Tag Archives: depresi

Cocok buat di Taman Rumah, 6 Tanaman Ini Ampuh Hilangkan Stres


Jakarta

Saat berada di rumah, kamu pasti ingin melepas stres. Caranya bisa dengan melakukan kegiatan yang kamu sukai, istirahat, atau olahraga. Di luar itu, ternyata bisa lho mengurangi stres dengan bantuan tanaman hias.

Sebagai makhluk hidup, tanaman bukan hanya untuk memperindah tampilan rumah, melainkan ada manfaat lain yang secara tak kasat mata bermanfaat bagi manusia yakni dari kandungan di dalamnya dan aromanya.

Maka dari itu, beberapa tanaman hias ini banyak ditanam di rumah, bahkan beberapa ada yang diletakkan di dalam rumah. Kira-kira apa saja? Melansir dari Home Beautiful, berikut beberapa di antaranya.


1. Mint

Ilustrasi tanaman peppermintIlustrasi tanaman peppermint Foto: Getty Images/La_vanda

Pasti kamu sudah tidak asing dengan tanaman satu ini. Mint kerap ditemukan di makanan atau minuman. Bahkan banyak makanan instan dibuat dari tanaman ini.

Ternyata tanaman mint yang belum diolah, masih dalam bentuk tanaman menurut sebuah studi oleh Wheeling Jesuit University bisa membantu mengurangi tingkat stres. Aroma yang tercium dari tanaman ini menyegarkan dan dapat meningkatkan kesadaran.

2. Melati

Bunga melati.Bunga melati. Foto: iStock/Photographer

Tanaman satu ini juga memiliki kelebihan karena aromanya yang wangi. Ternyata aroma melati ini juga sempat diuji dalam penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Biological Chemistry. Mereka menemukan bahwa aroma melati bisa menjadi penyejuk dan meredakan rasa stres pada seseorang.

3. Lidah Buaya

Tanaman aloe vera atau lidah buayaTanaman aloe vera atau lidah buaya Foto: Getty Images/iStockphoto/OlgaMiltsova

Sudah jadi rahasia umum jika lidah buaya punya segudang manfaat. Mulai dari menjadi obat dari gigitan serangga, luka bakar matahari, hingga melembabkan kulit kamu. Lidah buaya juga dapat membersihkan udara dari karsinogen dan mengeluarkan oksigen di malam hari. Udara bersih ini baik untuk pernapasan sehingga dapat mengurangi stres seseorang.

4. Lavender

lavender flowers on windowsilllavender flowers on windowsill Foto: iStock

Lavender telah dikenal sebagai tanaman aromaterapi selama berabad-abad. Dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal BioPsychoSocial Medicine, menemukan bahwa menghirup aroma lavender selama sepuluh menit memiliki efek yang signifikan pada sistem saraf wanita yang menderita gejala pramenstruasi. Ini terutama mengurangi perasaan depresi dan kebingungan.

5. Kemangi

kemangi dalam potkemangi dalam pot Foto: istimewa

Tumbuhan dengan daun mungil ini kerap ditemui sebagai pelengkap masakan. Bahkan tidak jarang dimakan tanpa perlu diolah. Tanaman kemangi yang diletakkan di sekitar rumah ternyata bisa mengurangi stres karena mengandung senyawa yang disebut linalool. Senyama ini bisa mengurangi aktivitas gen tertentu yang menjadi overdrive selama situasi stres.

6. Lidah Mertua

Potted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior designPotted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior design Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

Lidah mertua atau snake plant merupakan salah satu tanaman yang dapat menyaring udara kotor termasuk polusi, menurut NASA. Mereka dapat memurnikan udara di siang hari, dan mengeluarkan oksigen di malam hari. Dengan udara bersih penuh oksigen dapat membantu meredam stres pada tubuh.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Beli Rumah Dekat SUTET? Hati-Hati Dampaknya Bisa Merugikan Seumur Hidup


Jakarta

Ada sejumlah pertimbangan saat membeli sebuah hunian. Tak hanya soal biaya, tapi juga memperhatikan lokasi rumah tersebut. Salah satu pertimbangannya adalah membeli rumah di dekat Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET).

Banyak orang yang enggan tinggal di dekat SUTET. Salah satu alasannya dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan nyawa karena memiliki risiko yang tak main-main.

Apabila kamu tertarik untuk membeli rumah di dekat SUTET, sebaiknya pertimbangkan dulu sejumlah risikonya. Tak hanya terkait kesehatan, tapi juga harga jual properti tersebut di kemudian hari.


Ingin tahu apa saja risiko punya rumah di dekat SUTET? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

Risiko Tinggal di Rumah dekat SUTET

Perlu diketahui, ada sejumlah risiko jika kamu membeli hunian di dekat SUTET. Dengan begitu, kamu bisa mempertimbangkan lagi sebelum mencapai kata sepakat untuk membeli rumah tersebut.

1. Potensi Risiko Kesehatan

Salah satu risiko yang sangat dikhawatirkan jika membeli rumah di dekat SUTET adalah memengaruhi kesehatan. Soalnya, kabel listrik dapat menghasilkan medan elektromagnetik, yakni suatu bentuk radiasi yang disebut dapat meningkatkan risiko kanker jika terpapar secara signifikan dalam jangka waktu tertentu.

Sementara itu, dalam artikel ilmiah berjudul Pengaruh Radiasi Elektromagnetik dari SUTET Terhadap Kesehatan karya Prisca Ananda dan J Jamaaluddin, disebutkan potensi gangguan kesehatan akibat pajanan medan elektromagnetik SUTET 500 kV antara lain pada sistem biologis, psikologis, sosial budaya, dan hipersensitivitas. Tanda dan gejala hipersensitivitas elektromagnetik antara lain sakit kepala, pusing, gangguan tidur, keletihan menahun, jantung berdebar-debar, rasa mual, kejang otot, kebingungan, hingga depresi (Rea, 1991; Grant, 1995; Bergdahl, 1995).

Meski begitu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan medan elektromagnetik dapat memicu risiko kanker. Sebab, ada sejumlah barang elektronik di rumah seperti smartphone dan perangkat WiFi yang memancarkan radiasi tersebut, bahkan bisa lebih tinggi daripada kabel listrik.

2. Kebakaran dan Tower Roboh

Meski dipasang dengan kokoh dan mengutamakan keselamatan, SUTET juga dapat memicu kebakaran. Hal ini biasanya dipicu karena cuaca ekstrem seperti badai petir, sehingga menimbulkan bahaya kebakaran dan sengatan listrik.

Dilansir Fast Expert, Rabu (2/7/2025), cuaca ekstrem seperti hujan disertai angin kencang juga berisiko bagi masyarakat yang tinggal di bawah SUTET. Ada risiko sejumlah komponen tiang bisa roboh dan menimpa rumah warga di sekitar.

3. Harga Jual Rumah Turun

Risiko berikutnya adalah harga rumah jadi turun drastis. Hal ini terjadi karena banyak orang yang enggan tinggal di bawah SUTET sebab lebih banyak kekurangan daripada kelebihannya.

Meski kamu menjual rumah dengan harga lebih murah daripada saat membelinya, akan tetapi masih cukup sulit untuk mencari pembeli. Alhasil, harga properti bisa turun drastis dan sulit terjual dalam waktu cepat.

4. Estetika dan Visual

Bagi sebagian orang, kehadiran SUTET di lingkungan rumah dapat mengganggu estetika dan visual. Sebab, keberadaan SUTET bisa membuat hunian jadi tampak kurang menarik dan dianggap merusak pemandangan.

Bagi orang yang membeli rumah dengan pertimbangan pemandangan luas atau lingkungan yang indah, tentu tidak akan mengambil rumah di dekat SUTET. Hal tersebut yang juga memengaruhi harga jual properti jadi turun karena peminatnya sedikit.

5. Muncul Suara Berdengung

Aliran listrik bertegangan tinggi dapat menghasilkan suara dengung rendah atau berdengung terus-menerus. Suara tersebut dapat mengganggu penghuni rumah yang tinggal di dekat SUTET. Bahkan, suara tersebut akan semakin terdengar jelas saat cuaca hujan.

Dalam beberapa kasus, orang yang tinggal di dekat SUTET mengatakan kerap mengalami sakit kepala atau migrain akibat mendengar suara berdengung terus-menerus. Hal ini bisa memicu stres karena suara dengung yang terus berlangsung.

Demikian lima risiko tinggal di rumah dekat SUTET yang perlu diketahui. Semoga bisa menjadi pertimbangan bagi detikers!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

Jauhkan 7 Tanaman Hias Ini dari Kucing, Bisa Berbahaya!


Jakarta

Kucing merupakan makhluk lucu yang suka penasaran dengan benda di sekitarnya. Benda apa saja bisa jadi mainannya, termasuk tanaman. Umumnya mereka suka mencakar dan menggigit daunnya.

Kita yang melihat hal tersebut mungkin khawatir tanaman tersebut rusak atau potnya jatuh karena terdorong. Namun, pemilik rumah juga harus memperhatikan apakah tanaman tersebut aman untuk kucingl karena ada beberapa jenis tanaman hias yang ternyata mengandung racun jika termakan.

Tanaman-tanaman tersebut sebenarnya aman untuk dirawat di rumah dan tidak membahayakan manusia, tetapi untuk kucing sebaiknya dijauhkan. Dilansir dari The Spruce dan American Society for the Prevention of Cruelty to Animals (ASPCA), berikut ini informasinya.


1. Janda Bolong

clean image of propagation of Philodendron Monstera, Swiss Cheese Plant leaves, cuttings in water rooting in glass vase, copy spaceMonstera. Foto: Getty Images/iStockphoto/dropStock

Tanaman janda bolong atau monstera merupakan tanaman tropis yang bisa tumbuh subur di dalam rumah. Tanaman ini memiliki daun yang lebar dan memiliki bentuk yang unik.

Di balik keindahannya, hati-hati tanaman ini ternyata harus dijauhkan dari kucing. Sebab, tanaman janda bolong mengandung kalsium oksalat yang tidak dapat terlarut sehingga berbahaya bagi kucing. Apabila dimakan, bisa menyebabkan infeksi mulut, muntah-muntah, hingga sulit menelan makanan.

2. Pothos

Golden pothos or Epipremnum aureum at window in the bedroom home and gardenGolden pothos or Epipremnum aureum at window in the bedroom home and garden Foto: Getty Images/iStockphoto/FeelPic

Tanaman pothos merupakan tanaman rambat yang kerap diletakkan di dinding, di dalam rumah, dan di pagar. Tanaman ini tidak memerlukan tanah untuk tumbuh sehingga mudah dirawat karena air hanya perlu diganti sesekali. Namun, tanaman ini mengandung kalsium oksalat yang tidak baik untuk kucing karena dapat menyebabkan iritasi mulut, mengeluarkan air liur berlebihan hingga sulit menelan makanan.

3. Bunga Daffodil

Tanaman hias daffodilTanaman hias daffodil Foto: Getty Images/iStockphoto/redhumv

Bunga daffodil merupakan tanaman hias yang cantik dengan warna bunga yang indah dan cerah. Untuk dirawat di rumah tentu indah dipandang dan membuat rumah lebih estetik.

Sayangnya, bagian bunga maupun batang mengandung beracun yang dapat membahayakan kucing. Bagian paling beracun dari tanaman tersebut adalah umbinya (bulbs). Jika dikonsumsi dalam jumlah kecil saja bisa menyebabkan diare, muntah-muntah, gangguan pencernaan, darah rendah, hingga aritmia jantung.

4. English Ivy

Ivy in a potEnglish Ivy in a pot Foto: Getty Images/iStockphoto/chikaphotograph

Tanaman selanjutnya yang harus dijauhkan dari jangkauan kucing adalah tanaman ivy. Tanaman ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan, rasa terbakar atau iritasi di bagian mulut, sulit napas, koma, atau bahkan kematian.

Cara paling aman untuk merawat tanaman ini adalah dengan menggantungnya. Daunnya yang unik bisa menambah tampilan manis di rumah.

5. Lidah Mertua

Potted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior designLidah mertua. Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

Lidah mertua merupakan salah satu tanaman yang bagus untuk menyaring udara kotor dan kelembapan di rumah. Tak heran, banyak penghuni rumah yang memiliki tanaman tersebut di rumah. Meski begitu, lidah mertua tidak aman untuk kucing karena apabila dikonsumsi bisa menyebabkan keracunan. Tanaman ini mengandung saponin yang apabila dimakan oleh kucing bisa menimbulkan gejala diare, muntah-muntah, dan mual.

6. Tanaman Giok

Crassula ovata, known as lucky plant or money tree in a white pot in front of a window on a rainy day, selected focus, narrow depth of fieldTanaman giok. Foto: Getty Images/iStockphoto/fermate

Tanaman merupakan tanaman yang sering direkomendasikan ada di rumah menurut feng shui karena dapat membawa keberuntungan. Namun hati-hati, jauhkan tanaman ini dari kucing, anjing, dan kuda karena racunnya bisa menyebabkan hewan-hewan muntah, inkoordinasi, hingga depresi.

7. Aloe Vera

Tanaman aloe vera atau lidah buayaTanaman aloe vera atau lidah buaya Foto: Getty Images/iStockphoto/OlgaMiltsova

Aloe vera atau lidah buaya memiliki segudang manfaat untuk manusia. Namun, tanaman ini bisa beracun bagi kucing jika dikonsumsi serta menyebabkan diare, lemas, serta muntah-muntah.

Itulah beberapa tanaman yang beracun bagi kucing. Semoga bermanfaat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com