Tag Archives: detikproperti

5 Cara Pilih Karpet yang Cocok untuk Tangga Rumah


Jakarta

Memilih karpet terbaik untuk tangga bisa sulit karena karpet harus memiliki ketahanan dan ketebalan yang sesuai agar berfungsi dengan baik. Karpet juga harus terlihat bagus saat dipotong, dililitkan, dan diselipkan di sekitar tepi anak tangga dan tiang pagar.

Jika kamu memiliki tangga yang sering dilewati atau memiliki anak kecil di rumah, disarankan untuk memasang karpet pada tangga di rumah kamu.

Melansir The Spruce, Selasa (15/10/2024), berikut cara memilih karpet dan metode pemasangan untuk tangga rumah kamu.


Cara Memilih Karpet untuk Tangga

1. Pilih Bahan yang Tepat

Dampak dari berjalan di tangga lebih besar daripada di permukaan datar karena adanya gaya gravitasi tambahan saat kamu menuruni tangga. Oleh karena itu, mempertimbangkan kualitas dan daya tahan bahan karpet. Pastikan juga permukaan karpet tetap rendah.

Untuk tangga, kamu bisa coba pakai karpet nilon sintetis yang dipotong dengan permukaan yang rendah, sehingga menawarkan stabilitas optimal.

2. Pertimbangkan Ketebalan

Ketebalan karpet merupakan faktor penting dalam kesesuaian karpet untuk tangga. Karpet tebal dengan permukaan yang tinggi mungkin ideal untuk kamar tidur, tetapi terlalu tebal untuk tangga.

Karpet yang terlalu tebal dapat membahayakan keselamatan karena saat melilit ujung depan tangga. Karpet tersebut berfungsi sebagai jalan menurun untuk kaki kamu. Tanpa permukaan yang kuat untuk menopang kaki, kamu berisiko untuk terjatuh.

3. Ketahanan

Ada perbedaan antara noda dan kotoran, meskipun tumpahan cenderung lebih sering terjadi pada karpet ruang keluarga daripada di tangga. Tetap penting untuk mencari karpet dengan kualitas tahan kotoran untuk tangga kamu.

4. Gaya dan Penampilan

Meskipun gaya karpet apapun dapat digunakan di tangga, ada baiknya untuk mempertimbangkan bagaimana tampilan karpet saat dililitkan di tepi tapak atau menyambung jahitan di sekitar tiang.

Pertimbangkan juga pola pada karpet dan bagaimana tampilannya saat dipasang. Pola karpet harus diletakkan secara vertikal, jangan pernah horizontal di tangga demi alasan estetika dan performa.

5. Pilihan Metode Memasang Karpet

Metode Waterfall

Tangga dengan karpetTangga dengan karpet Foto: Getty Images/iStockphoto/Elena Sgarabotto

Dilakukan dengan menekuk karpet di tepi tangga dan membiarkannya jatuh lurus ke bawah hingga sejajar dengan anak tangga berikutnya.

Ini adalah cara yang mudah dan cepat untuk memasang karpet dan karena alasan ini banyak pembangunan rumah menggunakan metode ini.

Metode French Cap

Karpet Tangga Hollywood/French CapKarpet Tangga Hollywood/French Cap Foto: The Spruce / Meg MacDonald

Disebut juga gaya Hollywood adalah tampilan tangga yang mewah dan dirancang khusus. Pemasang membungkus karpet dengan erat di sekeliling tepi setiap anak tangga, lalu menyelipkan dan menjepitnya di bawah bibir tangga, menyesuaikan bentuk anak tangga.

Metode ini membutuhkan lebih banyak waktu dan keterampilan dari pihak pemasang. Pelat tangga juga dapat dipasang dengan metode French cap untuk menonjolkan ujung tangga.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Ingat Ya! Ini 6 Poin Penting yang Harus Diperhatikan Saat Bangun Rumah


Jakarta

Saat hendak membangun rumah, banyak hal yang perlu dipersiapkan. Sebab, membangun rumah membutuhkan biaya yang besar, waktu yang lama, dan banyak pertimbangan di dalamnya. Apalagi jika rumah tersebut dibangun bersama dengan pasangan, pasti ada 2 pendapat yang perlu dipertimbangkan.

Dengan perencanaan yang matang ini, kamu bisa membangun rumah dengan lancar dan sesuai target. Apabila tidak ada persiapan sejak awal, banyak risiko yang timbul, mulai dari ditipu oleh kontraktor atau pemilik lahan, biaya pembangunan rumah membengkak, hingga lelah emosional karena menghadapi banyak masalah.

Untuk menghindari risiko saat pembangunan rumah, persiapan yang harus kamu lakukan minimal memperhatikan hal-hal mendasar, salah satunya soal lokasi rumah. Dilansir situs Well by Design, Selasa (15/10/2024), berikut deretan poin penting yang tidak boleh dilewatkan ketika membangun rumah.


1. Lokasi

Lokasi adalah poin penting saat kamu ingin membangun rumah. Salah pilih lokasi kamu, ke depannya bisa jadi sulit. Sebagai contoh memilih rumah jauh dari transportasi umum atau rumah sakit. Saat keadaan darurat kamu perlu waktu untuk sampai ke pusat kota atau rumah saki tadi. Selain itu, apakah lokasi rumah kamu keamanannya terjaga atau minimal airnya bersih.

Maka dari itu, saat mencari lokasi rumah yang cocok, kamu harus lakukan penelusuran sejarah dari kawasan yang ingin dibangun untuk memastikan tidak ada masalah. Selain itu, cari tahu juga tentang perairan sekitar dan saluran air agar terhindar dari memilih area yang rawan banjir.

2. Luas dan Tata Letak Lahan

Penting pada saat mencari rumah dilakukan secara langsung. Kamu bisa melihat langsung luas lahan dan lokasinya. Jika hanya melihat dari selebaran iklan, kamu tidak akan mendapat gambaran jelas. Selain itu, pada saat ingin membeli lahan pastikan bukan tanah sengketa dan bisa langsung balik nama lahan. Jika terjadi bencana atau pembebasan lahan, kamu dengan mudah mengajukan ganti rugi.

Dengan melihat langsung luas lahan, kamu bisa membayangkan bagaimana desain dalam rumah tersebut. Mulai dari berapa ruangan yang bisa ditampung serta luasnya. Jika luas, kamu bisa meminta ditambahkan ruangan hiburan seperti gazebo, kebun, atau kolam renang di halaman luar.

3. Tinggi Ruangan

Tinggi ruangan diukur dari lantai sampai plafon rumah. Tinggi ruangan atau langit-langit rumah tidak kalah penting karena ini akan mempengaruhi sirkulasi udara di rumah. Semakin tinggi plafon ruangan maka, akan terasa lapang dan sejuk ruangan tersebut. Untuk bagian ini, jangan lupa berkonsultasi dengan arsitek ataupun desainer agar tinggi ruangan sesuai dengan kebutuhan.

4. Material

Sudah jadi rahasia umum, apabila kamu memilih barang yang lebih bagus, maka harganya akan semakin mahal. Namun, pada saat membangun rumah, bukan hanya kualitas yang diperhatikan, tetapi dampaknya pula. Saat ini banyak rumah dibangun dengan material bekas, harganya murah tetapi tetap kokoh, kuat, dan tahan lama.

Selain itu, material juga sudah beragam saat ini, kamu bisa mendapat banyak pilihan. Kamu bisa minta saran dari desainer interior dan arsitek saat memilih material rumah.

5. Penempatan Kabel dan Stopkontak

Aliran listrik adalah salah satu detail yang harus dipahami oleh pemilik rumah. Kamu harus tau dimana saja listrik terletak di dalam rumah. Lalu untuk stop kontak kamu perlu pertimbangkan lokasi yang tepat. Idealnya 90 cm dari lantai.

Rumah yang nyaman dan fungsional tentunya membutuhkan banyak stopkontak yang ditempatkan pada lokasi yang strategis. Selain itu, penempatan kabel perlu dibuat agar tampak rapi dan tidak berserakan di mana-mana.

6. Pencahayaan Lampu dan Matahari

Lampu adalah komponen penting di rumah. Tanpa pencahayaan, rumah sama saja seperti rumah terbengkalai. Pencahayaan bukan hanya dari lampu, melainkan dari ventilasi atau jendela di rumah. Maka dari itu, posisi jendela di rumah juga sama pentingnya.

Mungkin Anda menginginkan cahaya matahari pagi di dapur, sedangkan di ruang kerja pada sore hari. Semua itu bisa direncanakan sebelum membangun rumah.

7. Ruang Penyimpanan

Kamu pasti ingin rumah dibuat lega dan banyak ruang bergerak. Maka dari itu, kamu memerlukan ruang penyimpanan yang cukup agar rumah selalu rapih dan tidak banyak barang di luar rumah.

Rencanakan ruang penyimpanan dalam rumah serta mempersiapkan lebih banyak ruang. Pastikan setiap barang nantinya memiliki tempat penyimpanan khusus. Ruang penyimpanan bisa berupa lemari dan laci. Adapun laci menjadi yang tempat penyimpanan paling praktis untuk mengatur barang-barang, terutama di dapur.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Segera Periksa! Ini 6 Tempat Persembunyian Ular di Rumah


Jakarta

Memikirkan ular masuk ke dalam rumah bisa membuat penghuni rumah bergidik ngeri. Namun, hal itu bisa saja terjadi terlebih saat musim hujan tiba.

Biasanya ular masuk ke rumah untuk mencari makanan dan air. Banyak tempat yang biasanya digunakan ular untuk bersembunyi di dalam rumah.

Dengan mengetahui tempat persembunyian ular di dalam rumah, hal ini akan membuat kamu berhati-hati terhadap resiko yang akan datang.


Melansir Pest Pointers, Selasa (15/10/2024), berikut beberapa tempat yang biasa digunakan ular untuk bersembunyi di dalam rumah.

Ruang Bawah Tanah atau Gudang

Jika kamu tinggal di daerah yang banyak ularnya dan memiliki ruang bawah tanah atau gudang, ada kemungkinan besar kamu akan menemukan satu atau dua ular berkeliaran di sana.

Ular senang berkeliaran di ruang bawah tanah karena suasananya tenang, sejuk, dan lembap. Biasanya mudah bagi mereka masuk ke dalam, dan mereka hampir selalu dapat menemukan sesuatu yang biasa dimakan seperti tikus.

Ular membutuhkan panas untuk menghasilkan energi. Tanpa energi, mereka tidak dapat bergerak, berburu, mencerna makanan, dan menjalankan fungsi tubuh yang penting.

Sekitar Pipa

Ular dapat dan akan masuk ke dalam rumah untuk mencari kehangatan dan mereka sering menemukan kehangatan ini di sekitar tangki dan pipa air panas. Saat mereka kedinginan, ular perlu mencari tempat hangat untuk menaikkan suhu tubuh mereka.

Ular mungkin bersembunyi di bawah atau di sudut-sudut sekitar pipa atau biasanya mereka melingkari berbagi pipa di rumah kamu.

Ruang Cuci di Rumah

Sebagian besar spesies ular membutuhkan kelembapan agar tetap sehat dan mencegah dehidrasi. Karena ruang cuci seringkali merupakan ruangan paling lembap di rumah, masuk akal jika ular bersembunyi di sana.

Ular yang tidak terpapar tingkat kelembapan yang tepat dapat mengalami masalah pergantian kulit. Untuk membantu mencegah hal ini, ular sering kali bersembunyi di tempat yang lembap untuk mempersiapkan diri berganti kulit.

Dapur Rumah

Dapur adalah salah satu ruangan terpenting di rumah, tempat orang dapat bersantai dan menghabiskan waktu untuk memasak bersama keluarga.

Ular merayap ke dapur untuk mengambil air untuk makanan dan sering bersembunyi di dapur dan di bawah atau di belakang berbagai peralatan memasak. Mereka tertarik ke dapur karena dapur menyediakan makanan, air, dan tempat berteduh.

Dari berbagai ruangan di rumah, dapur adalah yang paling rentan terhadap serangan tikus atau serangga karena makanan dan sampah paling sering ditemukan di dapur.

Dekat Sumber Air

Banyak spesies ular yang membutuhkan air. Meskipun mereka mendapatkan sebagian cairan dari makanan yang mereka makan, sebagian besar spesies ular perlu minum air selama proses dehidrasi.

Toilet Rumah

Banyak kasus ditemukan ular yang muncul di toilet rumah, biasanya hal itu terjadi karena ular masuk ke dalam pipa untuk mencari air dan mengikuti pipa tersebut sampai ke toilet kamar mandi rumah.

Itulah bagian-bagian yang bisa jadi tempat persembunyian ular.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

3 Cara Menentukan AC Sesuai Ukuran Ruangan



Jakarta

Menentukan ukuran AC yang tepat merupakan faktor yang krusial. Namun, ukuran AC tidak terlalu berkaitan dengan seberapa banyak ruang yang ditempati unit tersebut tetapi lebih berkaitan dengan daya pendinginan yang disediakan.

AC yang terlalu kecil untuk ruangan kamu harus bekerja ekstra keras untuk mendinginkan ruang secara efektif. Penggunaan yang berlebih ini menyebabkan kerusakan yang parah pada sistem.

Unit yang terlalu besar juga tidak efisien, unit lebih ini lebih mahal untuk dibeli dan akan mendinginkan ruangan terlalu cepat. AC yang mendinginkan terlalu cepat tidak akan mampu menghilangkan kelembapan dari dunia.


Melansir Architectural Digest, Selasa (15/10/2024), berikut cara menghitung ukuran AC untuk rumah kamu bergantung pada seberapa banyak luas persegi yang perlu didinginkan.

1. Hitung Luas Ruangan

Luas persegi tetap menjadi faktor penentu terbesar dalam ukuran unit AC yang optimal. Untuk AC sentral, kamu perlu mengukur luas persegi setiap ruangan di rumah kamu. Kalikan panjang setiap ruangan dengan lebarnya.

Setelah memperoleh semua perhitungan, jumlahkan untuk memperoleh luas persegi interior rumah kamu. Jika kamu membeli unit AC jendela untuk satu ruangan, kamu perlu mengukur panjang dan lebar ruangan dan mengalikan angka-angka tersebut.

2. Tentukan Kapasitas Pendinginan yang Dibutuhkan

Karena ukuran AC ditentukan oleh kapasitas pendinginan, bukan ukuran fisik unik. Kamu perlu menggunakan luas persegi untuk menghitung kapasitas pendinginan yang kamu perlukan.

Kapasitas pendinginan AC dihitung menggunakan pengukuran yang disebut BTU atau British Thermal Units.

Aturan umumnya adalah bahwa AC membutuhkan 20 BTU untuk mendinginkan setiap kaki persegi ruang hunian. Untuk menentukan kapasitas pendinginan yang dibutuhkan, kalikan luas persegi yang kamu hitung dengan 20.

3. Lakukan Penyesuaian

Karena setiap rumah berbeda, faktor lain dapat mempengaruhi beban pendinginan. Faktor-faktor ini dapat membuat rumah lebih mudah atau lebih sulit didinginkan. Misalnya, iklim yang lebih dingin dan tingkat kelembapannya lebih rendah memerlukan upaya pendinginan.

Disarankan untuk ruangan yang secara teratur ditempati lebih dari dua orang, tambahkan 600 BTU untuk setiap orang tambahan, tingkatkan kapasitas untuk ruangan yang sangat cerah sebesar 10%.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Wajib Tahu! Ini Cara Mencegah Ular Masuk ke Pekarangan Rumah


Jakarta

Ular memangsa hewan pengerat dan serangga yang merupakan penting dari ekosistem. Ular menjadi hewan yang sangat ditakutkan apabila masuk ke pekarangan rumah, karena akan sangat berbahaya jika terkena gigit terutama ular yang berbisa.

Cara terbaik mencegah ular masuk ke rumah adalah dengan menggunakan kombinasi berbagai teknik, mulai dari membuat halaman tidak ramah bagi ular hingga memasang pagar anti-ular dan menutup rapat rumah.

Melansir The Spruce, Selasa (15/10/2024), berikut beberapa cara mengusir dan mencegah ular masuk ke pekarangan rumah.


Jaga Halaman Tetap Kering

Jauhkan air berlebih dari halaman kamu, cari tahu metode drainase halaman untuk mengalirkan air yang menggenang dan pindahkan air selokan yang terkuras ke luar rumah.

Ular cukup tertarik pada air, mereka membutuhkan air untuk bertahan hidup. Selain itu, kelebihan air membuat rumput tumbuh subur sehingga menarik dan menjadi tempat berlindung ular.

Pangkas Rumput dan Dedaunan

Potong rumput secara berkala agar rumput tetap rendah, pangkas semak-semak agar tidak terlalu dekat dengan rumah, dan potong cabang-cabang pohon yang rendah.

Ular bergantung pada rumput tinggi dan dedaunan lebat untuk bersembunyi. Ular cenderung tidak pergi ke area yang terbuka dan area yang ditumbuhi tanaman liar juga menghalangi mereka untuk terlihat.

Hindari Tumpukan

Pindahkan tumpukan kayu bakar jauh dari rumah dan juga singkirkan tumpukan batu. Ular tertarik pada tempat-tempat yang kecil dan teduh. Memindahkan atau menghancurkan tempat yang dapat dijadikan sarangnya sehingga memaksa mereka mencari tempat lain.

Pasang Pagar Khusus

Buat batas khusus di sekeliling properti kamu untuk mencegah ular masuk. Gunakan kawat seperempat inci, tinggi 48 inci dan dipancang setiap enam kaki. Miringkan kawat 30 derajat ke arah luar.

Pasang Perangkap Lengket

Tempatkan perangkap lem lengket di sepanjang dinding atau di sudut-sudut sebagai garis pertahanan terakhir agar ular tidak masuk ke dalam rumah. Ular akan terjerat dalam perangkap dan menghambat pergerakannya.

Untuk melepaskan ular secara manusiawi, pindahkan ular dan perangkap yang terpasang ke habitat yang cocok jauh dari rumah kamu dan tuangkan minyak sayur ke perangkap untuk melepaskan ular dari perangkap.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Masuk Musim Hujan, Ini 3 Alat yang Ampuh Cegah Pagar Besi Berkarat


Jakarta

Besi dikenal sebagai salah satu jenis material yang mudah berkarat. Pemicunya biasanya karena air atau lingkungan yang lembap. Mengingat akhir-akhir ini beberapa wilayah sering diguyur hujan deras, kamu perlu melindungi barang di rumah dari karat, seperti pagar besi.

Pagar adalah penutup akses masuk ke rumah agar lebih aman, tertutup, dan rapih bila dilihat dari luar. Biasanya material yang sering digunakan adalah besi. Sebab, besi cukup tahan lama, harganya lebih terjangkau, dan mudah diolah. Di satu sisi, memang ada kekurangannya yakni pagar besi mudah berkarat.

Agar pagar besi bisa lebih tahan lama dan tidak mudah berkarat kamu perlu mencegahnya dan merawatnya. Mengutip Aberdeen Gate, Rabu (16/10/2024), kamu bisa memakai 3 alat ini untuk mengatasi masalah karat pada pagar besi.


1. Sikat Kawat, Kikir, Bor Listrik

Sikat kawat dan kikir dapat digunakan untuk pagar besi yang permukaannya menunjukkan tanda-tanda mengelupas. Apabila sudah seperti itu, kamu perlu mengikisnya dahulu baru ditutupi dengan cat atau lapisan yang baru.

Sementara itu, roda kawat yang dipasang pada mata bor juga dapat mengampelas, mengikis area yang sulit dijangkau. Lalu, ada sandblaster yang dapat digunakan untuk menghilangkan pembentukan karat.

2. Kuas Pembersih Lubang

Untuk area pagar besi yang sudah terlihat berkarat dan lebih sulit dibersihkan, kamu bisa menggunakan cairan kimia seperti asam fosfat. Dalam 24 jam, karat tersebut akan berubah menjadi serpihan hitam.

Serpihan ini dapat dengan mudah dihilangkan dengan sikat pembersih. Jangan lupa untuk memakai masker debu untuk mencegah kamu menghirup uap cat yang mungkin mengandung timbal.

3. Kuas Cat

Tahap selanjutnya adalah memberikan cat primer berbahan dasar minyak pada pagar besi yang telah dibersihkan. Tahap ini untuk melindungi besi dari reaksi karat setelah ini. Pastikan kamu memakai sarung tangan dan penutup mulut dan hidung saat mengecat. Setelah cat primer benar-benar kering, gunakan kuas cat baru untuk mengaplikasikan cat logam berbahan dasar minyak.

Sebagai catatan tambahan, jangan gunakan cat eksterior dinding untuk gerbang besi karena produk jenis ini tidak mengandung komponen penghambat karat yang diperlukan seperti cat DTM (direct-to-metal).

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Cara Memilih Lokasi Tanah yang Baik dan Menguntungkan Menurut Adat Jawa


Jakarta

Masyarakat Jawa masih banyak yang memegang adat dalam mencari lokasi tanah untuk dipakai sebagai tempat tinggal. Selain perhitungan hari baik, lokasi tanah juga bisa diyakini menentukan baik-buruknya kehidupannya nanti.

Lokasi tanah yang baik dianggap memberi keberuntungan. Sebaliknya, lokasi tanah yang buruk akan memberi kesialan. Namun ada juga cara-cara untuk mencegah keburukan itu.

Di bawah ini akan kita ulas bagaimana mengetahui lokasi tanah yang baik dan buruk menurut adat Jawa.


Tanah yang Baik dan Menguntungkan untuk Tempat Tinggal

Menurut HJ Wibowo dan Emiliana Sadilah yang dikutip Asti Musman dalam buku Filosofi Rumah Jawa, berikut ini lokasi tanah yang dianggap baik dan membawa keberuntungan:

1. Tanah yang Miring ke Timur

Tanah yang letaknya miring ke timur disebut tanah manikmaya atau baya sangar. Lokasi ini dipercaya bisa memberikan banyak rezeki bagi penghuninya. Selain itu, lokasi ini menyehatkan jasmani,rohani, dan memberikan ketenteraman.

2. Tanah yang Membujur ke Utara dan Selatan

Tanah dengan posisi membujur ke utara atau ke selatan disebut sebagai tanah darmalangit. Lokasi ini diyakini bisa menguntungkan bila didirikan bangunan rumah, karena akan mendatangkan kekayaan.

3. Tanah di Antara Bukit

Tanah yang berada di antara bukit atau gunung disebut sebagai tanah sangsang buwono atau kawula katubing kala. Jika didirikan rumah di atas tanah ini, maka akan disukai oleh tetangga, terhindar dari berbagai pertengkaran, serta dipercaya perkataannya.

4. Tanah yang Miring ke Utara

Tanah yang letaknya miring ke utara disebut tanah indraprastha, telaga ngayuda dan bathara. Rumah di atas tanah ini bisa mendatangkan kreativitas bagi penghuninya, banyak muncul ide yang bisa terlaksana. Akan lebih baik jika di sebelah utara tanah ini terdapat gunung atau bukit.

5. Tanah Miring ke Timur dan Sisi Utara-Selatannya Terdapat Bukit

Tanah yang miring ke timur serta sisi utara dan selatannya terdapat bukit atau gunung disebut sebagai tanah arjuna. Penghuninya dipercaya akan mendapat banyak keuntungan dan disegani tetangga.

6. Tanah di Atas Jurang

Tanah yang letaknya berada di atas jurang disebut bumi langupulawa. Tanah ini baik jika digunakan untuk tempat tinggal, terutama jika penghuninya senang berolah rohani atau kebatinan.

7. Tanah di Antara Lembah dan Diapit Sumber Air

Tanah yang berada di antara lembah dan diapit sumber air disebut sri mangempel. Tanah ini sangat subur jika ditanami banyak tanaman pangan dan akan mendatangkan rezeki bagi penghuninya.

8. Tanah yang Sisi Baratnya Lebih Tinggi daripada Sisi Timur

Tanah yang jika sisi baratnya lebih tinggi daripada sisi timur disebut tanah sri nugraha. Tanah ini bagus jika dibangun rumah, penghuninya diyakini akan cepat naik pangkat.

9. Tanah yang Bagian Tengahnya Agak Tinggi dari Sekelilingnya

Tanah yang bagian tengahnya agak tinggi dari ranah sekelilingnya disebut sebagai tanah endragana. Jika digunakan sebagai tempat tinggal maka dipercaya akan memberikan keselamatan bagi penghuninya.

10. Tanah yang Utaranya Tidak Rata

Tanah yang sisi utaranya tidak rata disebut tanah wisnu manitis. Penghuninya akan mendapatkan kekayaan jika tinggal di lokasi itu.

Tanah yang Buruk dan Merugikan untuk Tempat Tinggal

Selain tanah yang baik, ada juga tanah yang buruk untuk ditinggali karena dipercaya membawa kesialan atau keburukan. Namun ada juga cara untuk mencegah keburukan itu. Tanah ini antara lain:

1. Tanah yang Dikelilingi Air

Tanah yang dikelilingi air disebut tanah sigar penjalin. Lokasi ini buruk karena penghuninya akan kerap cekcok. Untuk bisa menghilangkan sifat buruk ini, maka bisa dengan menanam air di tengah tanah itu.

2. Tanah Bekas Kuburan atau Dikelilingi Kuburan

Tanah bekas kuburan atau dikelilingi kuburan disebut dhandhang kukulangan. Penghuninya dipercaya akan memiliki psikologis buruk, misalnya selalu murung, bahkan berpenyakit.

3. Tanah yang Miring ke Barat

Tanah yang letaknya miring ke barat disebut tanah sri sasadana. Tanah di lokasi ini akan membuat penghuninya tidak tenteram menempati rumahnya, kerap cekcok dan menimbulkan permusuhan. Jika ingin menanggulangi efek buruknya, dapat ditanami pohon pisang klutuk di sebelah timurnya.

4. Tanah yang Miring ke Selatan

Tanah yang miring ke selatan tidak baik jika didirikan rumah, karena bisa menimbulkan kemelaratan, bahkan menimbulkan kematian. Untuk menolaknya, tanamlah bara api di bagian tengahnya dan dengan membaca A-Fatihah dan Al-Ikhlas.

5. Tanah Sisi Timurnya Lebih Tinggi Daripada Barat

Tanah yang sisi timurnya lebih tinggi daripada sisi baratnya disebut kalawisa. Rumah yang dibangun di sini akan menimbulkan banyak bencana dan penyakit bagi penghuninya.

6. Tanah yang di Baratnya Ada Bukit

Tanah yang di sisi baratnya terdapat bukit atau gunung disebut dengan tanah asu ngelak. Tanah ini tidak baik didirikan rumah karena akan menimbulkan cekcok bagi penghuninya.

7. Tanah Tengahnya Ada Sumber Air

Tanah yang di tengah-tengahnya terdapat sumber air disebut sebagai singamita. Tanah ini dipercaya bisa menimbulkan penyakit bagi penghuni rumah. Cara menolak dampaknya adalah dengan menanam bebatuan di tengah tanah dan dengan membaca Al-Fatihah.

8. Tanah yang Berwarna Hitam atau Berbau Tidak Sedap/Amis

Terakhir adalah tanah yang berwarna hitam atau tercium bau tidak sedap atau amis. Tanah seperti ini banyak dihuni setan/jin, dan tidak menguntungkan bagi penghuninya.

Demikian berbagai cara mengetahui tanah yang baik dan buruk untuk dijadikan tempat tinggal menurut adat Jawa.

Sesuai nilai dan kepercayaan yang dianut tiap orang, cara memilih lokasi tanah menurut adat Jawa ini dapat menjadi bahan pertimbangan. Faktor-faktor lain dapat melengkapi pertimbangan pemilihan lokasi tanah, misal kondisi dan harganya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(bai/row)



Sumber : www.detik.com

4 Tips Mengecat Tembok Lebih Mudah dan Anti Berantakan



Jakarta

Mengecat tembok bisa jadi pekerjaan yang menyenangkan dan menantang. Salah satu tantangannya pastinya kamu bisa menjadi korban tetesan dan cipratan cat secara tidak terduga.

Tumpahan mungkin tidak dapat dihindari, tetapi ada beberapa cara yang bisa membuat kekacauan tidak terlalu berantakan. Biasanya, kamu perlu menggunakan selotip pelukis, wadah, dan sedikit dempul saat ingin mengecat.

Namun, mengecat juga akan mudah bila dikerjakan bersama, sehingga situasi menjadi menyenangkan.


Melansir Real Simple, Kamis (17/10/2024), berikut beberapa cara agar pengecatan menjadi mudah dan terhindar dari kekacauan.

Tips Mengecat Anti Berantakan

1. Gunakan Lakban Pelukis untuk Menjernihkan Rol Cat

Jika dinding kamu bertekstur, kamu memerlukan rol dengan serat yang tinggi, yakni serat halus. Serat yang lebih panjang akan masuk ke semua sudut dan celah, sehingga kamu dapat mengecat dengan merata.

Namun, kamu perlu berhati-hati karena rol ini dapat memiliki serat yang berlebih, sehingga akan terlepas dan mengering langsung pada dinding yang baru dicat.

Untuk melepaskan serat sebelum mulai pengecatan, bungkus rol dengan selotip pelukis dengan erat. Saat kamu menarik membuka selotip, serat akan ikut terkelupas.

2. Gunakan Lakban Pelukis untuk Menuang Cat

Daripada kamu harus berurusan dengan tetesan cat atau risiko tumpahan, kamu bisa membuat corong dengan selotip.

Sobek dua lembar selotip berukuran delapan inci dan tempelkan secara diagonal di bibir kaleng dalam bentuk V. Sobek lembar ketiga, sekitar 20 cm panjangnya dan letakkan di titik V. Corong akan menghasilkan tuangan yang rapi dan stabil.

3. Gunakan Karet Gelang untuk Menggosok Kuas

Untuk perbaikan cepat atau pekerjaan yang memerlukan kuas kecil, karet gelang elastis bisa menjadi solusi terbaik kamu. Aduk cat dan geser karet gelang dengan hati-hati di sekeliling kaleng, rentangkan di sepanjang bukaan.

Dengan cara ini, kamu dapat mencelupkan kuas ke dalam kaleng dan mengusapkannya ke karet gelang untuk menghilangkan cat berlebih. Tempat penyerap sementara ini akan menjaga tepi kaleng tetap bersih, sehingga mudah untuk menutupnya kembali.

4. Gunakan Kaleng Makanan untuk Menyimpan Rol

Saat kamu memiliki kaleng kosong, bilas dan biarkan kering. Kemudian, gunakan pemotong kotak untuk mengiris bukaan berbentuk tanda bintang di bagian tengah tutup kaleng. Masukan pegangan rol ke dalam tutup kaleng makanan tersebut.

Saat hendak berhenti mengecat, kamu bisa menyimpan rol cat ke dalam kaleng tersebut untuk menampung cat. Lalu, amankan tutupnya dan simpan di tempat yang seharusnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

8 Tips Mencegah dan Menangani Ular Masuk Lubang Toilet


Jakarta

Tentu akan sangat mengagetkan jika tiba-tiba ular muncul di dalam toilet. Ular bisa masuk dari berbagai lubang toilet, misalnya ventilasi, pipa yang mengarah ke luar, saluran pembuangan, atau bahkan bersembunyi di lubang WC.

Dalam artikel ini akan kita ulas penyebab ular masuk ke toilet, termasuk 8 tips mencegah dan menangani ular masuk lubang toilet.

Penyebab Ular Masuk Toilet

Dilansir dari laman House Digest, ada beberapa penyebab ular bisa masuk ke toilet melalui lubang-lubang yang ada:


1. Menyesuaikan Suhu

Alasan pertama ular masuk ke toilet atau WC adalah karena mereka menyesuaikan suhu tubuh dengan suhu lingkungan. Ular memang memiliki kemampuan beradaptasi dengan suhu lingkungan sesuai kebutuhan. Saat ular merasa kepanasan, insting mereka adalah mencari tempat sejuk, salah satunya adalah toilet yang lembap.

2. Mengejar Mangsa

Ular juga mungkin masuk ke toilet karena mengejar mangsa yang mengarah ke toilet. Mangsa mereka antara lain tikus. Indra penciuman ular akan mengejar ke mana tikus bersembunyi. Jika ular masuk ke toilet, mungkin saja ada tikus yang sempat melintas di situ.

Tips Mencegah dan Menangani Ular Masuk Lubang Toilet

Berikut ini sejumlah tips mencegah dan menangani ular masuk lubang toilet yang dikutip dari catatan detikProperti dan Gladesville Plumbing Service:

1. Tutup Tempat Duduk WC

Ular bisa masuk ke rumah lewat banyak jalan, tidak selalu langsung melalui lubang toilet. Mereka bisa masuk lewat pintu rumah, baru kemudian bersembunyi di dalam WC.

Jika detikers menggunakan toilet duduk, maka tutuplah ketika tidak menggunakannya. Kamu juga bisa menerapkan penutup untuk WC jongkok dengan penutup apapun.

2. Kendalikan Mangsa Ular

Salah satu penyebab ular masuk rumah adalah mengejar mangsa. Jika rumahmu sering ditemukan tikus, maka harus waspada. Segera cari pembasmi tikus untuk mengurangi kemungkinan ular masuk ke rumahmu.

3. Kenali Masalah Sumbatan WC

Ular mungkin bersembunyi di dalam lubang toilet rumahmu. Jika ular cukup besar, maka mungkin akan menyumbat saluran pembuangan. Kenali masalah sumbatan yang mungkin terjadi. Jangan-jangan penyebabnya adalah ular.

4. Pasang Jaring Kawat

Detikers bisa memasang jaring kawat untuk menutup celah-celah yang ada di toilet, seperti pada ventilasi, pipa, atau saluran pembuangan. Selain mencegah ular masuk, Ini juga berfungsi menghalangi tikus atau reptil lain.

5. Pasang Multi-Flap

Multi-flap adalah katup yang berfungsi satu arah. Pasanglah penutup dengan sistem kerja multi-flap di saluran-saluran pembuangan. Dengan demikian, binatang dari luar tidak bisa masuk melalui saluran tersebut.

6. Siram Toilet Sebelum Pakai

Untuk mencegah ular keluar dari lubang kloset saat kita buang air, selalu siram toilet dahulu sebelum menggunakannya. Ular kemungkinan akan ikut arus dan mencegah keluar dari lubang.

7. Bersihkan Kloset Secara Rutin

Selalu bersihkan toilet dengan rutin, termasuk lubang kloset. Ular tidak suka bau menyengat. Dia akan menjauhi toilet jika baunya menyengat.

8. Panggil Profesional

Jika ular sudah dipastikan masuk toilet, maka detikers bisa memanggil profesional, seperti petugas pemadam kebakaran atau pawang ular.

Nah, itulah tadi berbagai tips mencegah dan menangani ular masuk lubang toilet. Meski kasus ini cukup jarang terjadi, kita sebaiknya tetap waspada agar keluarga dijauhkan dari bahaya.

(bai/row)



Sumber : www.detik.com

Ketahui Tanda Listrik di Rumah Butuh Dipasang Stabilizer



Jakarta

Stabilizer adalah salah satu alat yang dapat membantu menyeimbangkan tegangan listrik di rumah. Alat ini tidak seperti meteran listrik yang pasti ada di rumah karena tidak wajib. Pemasangan stabilizer hanya pada saat kondisi listrik yang tidak stabil. Pemasangannya pun bisa dilakukan oleh perusahaan penyedia produk tersebut.

Lantas, apa tanda listrik di rumah butuh bantuan dari stabilizer?

SPV Teknik PLN Yudhi Maharsa Jaya mengungkapkan tujuan dari pemasangan stabilizer ini adalah mengarahkan dan menyeimbangkan tegangan listrik yang mengalir ke perangkat elektronik di rumah.


“Jadi stabilizer ini mengarahkan tegangan. Seandainya terjadi listrik tidak stabil, dia menstabilkan voltase yang keluar dari kWh meter (meteran listrik) ke peralatan-peralatan elektronik. Jadi dia bukan untuk penanganan drop tegangan, bukan,” kata Yudhi saat dihubungi detikProperti pada Jumat (18/10/2024).

Stabilizer ini hanya membantu tegangan listrik yang tidak stabil. Maka dari itu, saat kamu ingin memasang stabilizer, kamu perlu mengecek kondisi tegangan listrik di rumah. Apakah stabil atau tidak?

Cara mengeceknya bisa melalui meteran listrik. Yudhi mengatakan pengecekannya bisa dilakukan sendiri dengan arahan PLN. Tanda kedua yang bisa menunjukkan kondisi tegangan listrik di rumah adalah apabila alat elektronik di rumah banyak yang rusak setelah digunakan.

Tegangan yang tidak stabil bisa berpengaruh pada kinerja perangkat elektronik di rumah. Namun, kamu juga perlu memastikan kualitas perangkat elektronik itu pula, apakah sudah berstandar SNI atau belum. Bisa saja perangkat elektronik rusak karena kualitasnya yang tidak begitu bagus.

Apabila kamu sudah memastikan listrik di rumah tegangannya tidak stabil, baru kamu bisa menambahkan stabilizer. Jumlah pemasangan stabilizer ini juga bisa lebih dari satu. Hal ini tergantung dari jumlah perangkat elektronik yang digunakan.

“Boleh (lebih dari satu), mungkin anggap misalkan rumahnya bertingkat. Nah, untuk khusus di atas, kamar atas itu punya stabilizer ruangan atas sendiri boleh, kamar bawah, dapur, ruang tamu, ini boleh. Tapi biasanya untuk di rumah-rumah, hanya untuk peralatan elektroniknya saja, misalkan di ruangan atas, ada TV, ada komputer, ada laptop,” jelasnya.

Lalu, kamu harus pastikan dahulu besaran daya rumah saat ini. Listrik yang mengalir di rumah harus lebih besar dayanya dari daya stabilizer yang akan terpasang. Minimal listrik di rumah di atas 200 VA agar stabilizer dapat berfungsi.

“Pastikan kebutuhan dengan daya yang terpasang lebih besar dari daya terpasang. Misal daya 2.200 VA, maka stabilizier yang digunakan antara 3.000 watt sampai 5.000 watt,” sebutnya.

Ada pun, fungsi dari stabilizer ini selain menyeimbangkan tegangan listrik di rumah, juga mencegah perangkat listrik di rumah rusak. Sebab, tegangan yang tidak stabil dapat menyebabkan kerusakan pada sistem listriknya.

“Untuk peralatan (elektronik) itu awet,” ungkapnya.

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com