Tag Archives: detikproperti

Mengenal Jenis dan Material Talang Air yang Cocok buat Rumah Kamu


Jakarta

Talang air berperan penting untuk mengalirkan air hujan menjauhkan dari atap, loteng, dan fondasi rumah. Talang air juga melindungi dinding, sehingga mencegah kerusakan akibat air, seperti banjir, korosi, jamur, dan lumut.

Memilih jenis talang air untuk desain rumah menjadi pertimbangan penting. Talang air hujan tersedia dalam berbagai jenis dan material. Untuk memilih sistem talang air yang tepat untuk rumah kamu, penting untuk memahami berbagai jenis talang air.

Dilansir Better Homes & Gardens, Rabu (23/10/2024), berikut berbagai material dan jenis talang air perlu kamu ketahui.


Material Talang Air

1. Vinyl

Talang Air Plastik/PVC Foto: Getty Images/sergei scherbak

Talang air vinyl terbuat dari Plastik Polivinil Klorida (PVC) dan dapat bertahan hingga 10 sampai 20 tahun. Talang air ini tahan lama dan mudah dipasang. Untuk rumah yang berada di daerah dengan curah hujan ekstrem dan cuaca basah, material ini menjadi pilihan praktis.

2. Aluminium

Talang air aluminium bersifat ringan dan tahan karat, sehingga dapat bertahan lama. Namun, material ini memiliki risiko retak yang lebih tinggi dibandingkan talang logam lainnya.

Rata-rata talang aluminium memiliki masa pakai hingga 20 sampai 30 tahun. Talang aluminium tanpa sambungan adalah pilihan yang optimal, tetapi ketebalannya bervariasi tergantung pada iklim di daerah kamu.

3. Tembaga

Talang Air Tembaga Foto: Getty Images/iStockphoto/alacatr

Tembaga adalah material yang sangat tahan lama untuk talang air karena tidak akan bengkok atau berkarat bahkan dalam kondisi cuaca ekstrem.

Talang air tembaga memiliki kilau indah yang tahan lama, tetapi harganya bisa sangat mahal. Hal itu karena talang air dengan material ini dapat bertahan hingga 60 tahun, bahkan terkadang bertahan lebih lama dari atap itu sendiri.

4. Seng

1431261691 Foto: Getty Images/OceanProd

Material ini juga menjadi bahan talang air yang bisa bertahan lebih lama. Talang air ini mudah dirawat dan tahan karat. Seng memiliki patina yang dapat menutup sendiri, sehingga mencegah goresan atau retakan.

Rata-rata talang air material seng memiliki masa pakai yang cukup lama hingga 80 tahun. Harga talang ini juga lumayan terjangkau.

Jenis-jenis Talang Air

1. Talang Setengah Lingkaran

Ilustrasi model talang air untuk kanopi Getty Images/via The Spruce Foto: Getty Images/via The Spruce

Talang ini berbentuk setengah lingkaran dengan bibir melengkung yang tampak bagus. Talang setengah lingkaran lebih mahal karena pilihan bahan yang digunakan untuk membuatnya.

Talang ini memiliki permukaan bagian dalam yang halus, sehingga mudah dibersihkan dari serpihan dan daun. Talang setengah lingkaran biasanya mudah dirawat dan tersedia dalam berbagai ukuran dan lebar.

2. Talang Air Berbentuk Kotak

Ilustrasi model talang air untuk kanopi Getty Images/via The Spruce Foto: Getty Images/via The Spruce

Talang air berbentuk kotak paling umum digunakan untuk bangunan komersil karena ukurannya yang besar. Talang air ini paling cocok digunakan di daerah dengan curah hujan yang tinggi dan untuk atap yang besar.

3. Talang Air Model K

Ilustrasi model talang air untuk kanopi Getty Images/via The Spruce Foto: Getty Images/via The Spruce

Talang air model K terlihat seperti kubus cengkung dengan bagian atas terbuka. Talang air ini memiliki bagian belakang yang datar dan bentuk bersudut. Talang jenis ini memberi tampilan fasad yang modern.

Talang air ini tidak memerlukan bracket dan aksesoris untuk pemasangan yang mudah, tetapi talang air model K dianggap memerlukan lebih banyak perawatan dibanding jenis lainnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Pilih Warna Pintu Depan Rumah



Jakarta

Pintu depan adalah hal pertama yang dilihat orang saat mereka mengunjungi rumah kamu. Pintu depan rumah sebaiknya memberikan kesan yang ramah, dapat meningkatkan estetika rumah, dan menunjukkan sedikit gaya pribadi kamu.

Saat memilih pintu, kamu perlu mempertimbangkan warna dan gaya arsitektur rumah. Namun, ada hal yang harus kamu perhatikan ketika memilih warna pintu depan rumah agar terlihat menarik.

Melansir Better Homes & Gardens, Rabu (23/10/2024), berikut beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat memilih warna pintu depan rumah.


Tips Pilih Warna Pintu Depan Rumah

1. Pikirkan Desain Klasik

Ilustrasi pintu rumah minimalis Foto: iStock

Pertimbangkan warna pintu depan yang netral, tetapi pilihlah warna yang memiliki daya tarik visual. Warna dasar yang kuat dan gelap seperti hitam, abu-abu, atau coklat tua akan selalu cocok dan tidak akan pernah ketinggalan zaman.

Kamu juga bisa memakai pintu depan merah tua atau biru tua, keduanya adalah warna klasik yang serbaguna dan berfungsi sebagai warna netral. Hal itu berarti keduanya cocok dengan berbagai warna dan material rumah.

2. Gunakan Warna yang Berani

Ilustrasi rumah 2 pintu/Getty Images Foto: Getty Images/iStockphoto via i 95 Rock

Banyak rumah memiliki eksterior yang menonjolkan warna-warna alami yang dilapisi bata, batu, atau dinding. Warna-warna rumah yang netral ini dapat cocok dipadukan dengan pintu depan yang dicat dengan warna yang mencolok.

Memberikan warna yang berani pada pintu depan tidak terlalu sulit dibandingkan mengecat seluruh ruangan. Sentuhan warna jingga, kuning, atau hijau limau akan menonjolkan rumah yang netral.

3. Pilih Cat yang Tepat

Karena pintu kamu terbuka ke luar ruangan, sangat penting untuk memilih cat yang tahan terhadap cuaca. Pilih cat eksterior berkualitas tinggi, cat yang tidak mudah mengelupas dan kotor serta memiliki ketahanan UV untuk mencegah warna pudar.

Beberapa cat memiliki sifat antimikroba untuk menangkal tumbuhnya jamur, penting untuk kamu mencegah kelembapan. Cat berbasis air paling cocok untuk sebagian besar spesies kayu dan fiberglass, sedangkan cat berbasis minyak mencegah karat pada pintu logam.

4. Pertimbangkan Gaya Rumah

Gaya arsitektur rumah kamu secara keseluruhan dapat memberi kamu petunjuk untuk warna pintu depan yang tepat. Untuk pintu depan, warna hitam atau biru tua akan cocok, tetapi warna hijau limau lebih cocok untuk menunjukkan arsitektur modern.

5. Pertimbangkan Lingkungan Sekitar

Jika kamu masih bingung menentukan warna untuk pintu depan, carilah inspirasi dari alam dan lingkungan sekitar rumah kamu. Pertimbangkan untuk memilih warna dari tanaman di depan rumah kamu.

Menggunakan warna-warna alami yang memiliki manfaat membuat rumah kamu tampak menyatu dengan lanskap.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Mau Buka Tempat Usaha di Rumah, Perlu Izin Tetangga? Ini Jawabannya



Jakarta

Kamu pasti sering melihat di tengah pemukiman padat, ada beberapa bangunan justru digunakan sebagai ruko atau tempat usaha. Tidak jarang juga ada rumah yang digunakan sebagai tempat usaha sekaligus tempat tinggal.

Konsep pemilihan tempat usaha seperti ini menguntungkan karena biasanya biaya sewanya lebih kecil daripada di Mal atau pusat perbelanjaan besar. Lalu, lebih dekat juga dengan pasar yakni tetangga rumah. Namun, ada beberapa kejadian keberadaan tempat usaha tersebut mengganggu tetangga. Pemicunya bisa karena terganggu suara berisik, halaman rumah lebih kotor karena banyak orang yang datang, hingga hilangnya privasi.

Sebenarnya konsep alih fungsi bangunan seperti ini boleh nggak sih di mata hukum? Apakah perlu minta izin juga ke tetangga?


Pengacara Muhammad Rizal Siregar mengungkapkan alih fungsi rumah menjadi tempat usaha sah-sah saja di mata hukum. Asalkan tempat usaha tersebut tidak membahayakan masyarakat sekitar dan lingkungan. Aturan mengenai hal ini tertuang dalam Pasal 49 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan Dan Kawasan Permukiman (UU 1/2011) yang menyatakan bahwa pemanfaatan rumah dapat digunakan sebagai kegiatan usaha secara terbatas tanpa membahayakan dan tidak mengganggu fungsi hunian.

Lebih lanjut, ia menyebutkan persyaratan dan kesesuaiannya terhadap peraturan perundang-undangan terkait sebagaimana ketentuan Pasal 7 dan Pasal 8 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 Tentang Bangunan Gedung dan ketentuan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang, sehubungan dengan Izin Mendirikan Bangunan, guna memastikan bahwa pemanfaatan bangunan tersebut telah sesuai dengan fungsi peruntukannya sebagaimana ketentuan Pasal 49 Ayat (1) UU 1/2011 di mana rumah yang dijadikan tempat usaha tidak membahayakan dan tidak mengganggu fungsi hunian, terutama bagi warga di sekitarnya.

Rizal menekankan, alih fungsi rumah menjadi tempat usaha adalah salah satu wujud fisik pemanfaatan ruang. Selama pemilik properti tidak mengganggu tetangganya atau menimbulkan kerugian untuk lingkungan sekitar, maka kegiatannya sah-sah saja. Terkait izin, kamu bisa meminta izin agar tetangga memahami situasinya nanti.

“Terkait bangunan gedung merupakan salah satu wujud fisik pemanfaatan ruang. Dalam pengaturan bangunan gedung mengacu pada pengaturan penataan ruang sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk menjamin kepastian dan ketertiban hukum dalam penyelenggaraan bangunan gedung, setiap bangunan gedung harus memenuhi persyaratan administratif dan teknis bangunan gedung, serta harus diselenggarakan secara tertib,” kata Rizal kepada detikProperti seperti yang dikutip pada Rabu (23/10/2024).

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

5 Cara Bikin Ruangan Tanpa Jendela Tetap Cerah



Jakarta

Ruangan tanpa jendela kerap ditemukan, baik itu karena terbatasnya lahan, lokasi, atau arsitektur bangunan yang jadul. Ruangan tanpa jendela bisa menyebabkan berbagai permasalahan, seperti pencahayaan yang kurang hingga sirkulasi udara yang terbatas.

Namun, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membuat ruangan tersebut tetap nyaman. Berikut ini informasinya.

Pakai Furniture Berwarna Cerah

Melansir House Beautiful, pada Rabu (23/10/2024), banyak orang merasa ragu untuk membeli barang berwarna putih untuk rumah mereka, namun hal ini seharusnya tidak menjadi pertimbangan jika kamu mendesain ruangan tanpa jendela. Meskipun ada kemungkinan tinggi untuk menodai sofa atau karpet putih, risikonya sebanding dengan hasil yang diperoleh.


Dengan menambahkan sofa putih panjang dan lemari aksen di sampingnya, kita dapat menciptakan ilusi dinding yang lebih tinggi dan lebih lebar, sehingga membuat ruangan terasa lebih luas dan sedikit lebih terang secara otomatis.

Lapisan Warna Cerah

Tentu saja, tidak semua elemen di ruangan kamu harus memiliki warna yang cerah. “Menggunakan semburat warna akan memberikan nuansa yang lebih ceria dan hidup,” kata mantan wakil presiden bidang gaya di Modsy, Alessandra Wood dalam kutipannya di House Beautiful.

Namun perlu diingat, tidak cukup dengan hanya satu semburat warna saja.

“Jika Anda hanya memiliki satu bagian berwarna gelap di ruangan, bagian itu akan terlihat mencolok. Jadi, anda benar-benar perlu mencari cara untuk memperkenalkan warna atau corak dalam beberapa momen yang berbeda,” jelas Wood.

Selain itu, menggunakan tips ini bisa membantu meningkatkan kesan dimensinya dalam ruangan kamu.

Beri Pencahayaan Tambahan

Tanpa jendela, kamu terpaksa menciptakan cahaya sendiri, jadi jangan takut untuk menggunakan banyak lampu. Misalnya di ruang tamu hanya memiliki satu lampu langit-langit dan jendela atap yang tidak selalu menyediakan sinar matahari yang kami butuhkan, kamu meletakkan tiga lampu di ruangan itu, satu di kedua sisi sofa dan lampu lantai di sudut dekat TV.

Ini tidak hanya akan membantu membuat ruangan terasa lebih terang, tetapi juga memberi kamu lebih banyak kendali atas ruang tersebut.

“Jika Anda ingin mematikan lampu langit-langit, Anda memiliki lebih dari cukup pencahayaan untuk menciptakan lingkungan yang benar-benar indah dan damai di malam hari juga,” jelas Wood.

Gantung Beberapa Cermin

Cara lain untuk menambah cahaya di ruangan kamu adalah dengan menambahkan cermin. Modsy menempatkan cermin secara strategis, sehingga sinar matahari alami yang masuk dari jendela atap dapat dipantulkan kembali ke dalam ruangan.

Ini juga efektif jika kamu hanya memiliki lampu dan lampu langit-langit, jadi pastikan untuk mencobanya.

Tanam Tanaman yang Membutuhkan Cahaya Rendah

Tanaman hias dapat menambah kehidupan di ruangan kamu, sehingga meletakkan beberapa tanaman di sekitar ruangan akan membuat area tersebut terasa lebih hidup. Kamu juga dapat memilih pot berwarna terang agar lebih cerah.

Namun, perlu diingat bahwa kamu mungkin perlu memilih tanaman yang bisa hidup dengan minim cahaya untuk ruangan tersebut. Pastikan kamu menyiramnya dengan benar dan berikan waktu untuk meletakkannya dekat jendela di ruangan lain jika perlu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

4 Tips Bikin Pagar Anti Maling, Mudah!


Jakarta

Tingkat kriminalitas di Indonesia masih cukup tinggi, terutama soal pencurian. Maling, sebutan untuk pelaku yang kerap mengambil barang orang lain, tidak hanya beraksi di tempat ramai, ada yang menargetkan rumah warga. Meskipun risikonya lebih tinggi, tetapi mereka berfikir pembobolan rumah akan jauh lebih menguntungkan apalagi saat tidak ada penghuninya.

Maka dari itu, banyak rumah di Indonesia memasang pagar sebagai pengaman terdepan. Dengan ada pagar rumah, orang luar tidak bisa sembarangan masuk ke halaman rumah, bahkan tidak bisa langsung melihat pintu masuk rumah. Penghuni rumah juga akan lebih tenang karena keamanan serta privasinya terlindungi.

Namun, pemasangan pagar ternyata tidak menjamin maling takut untuk beraksi. Saat situasinya mendukung mereka tetap berani membobol rumah. Lantas, apa yang perlu kita lakukan agar rumah tidak jadi target pencurian?


Dikutip dari situs United Fence Company, Kamis (24/10/2024), berikut beberapa persiapan dan kelengkapan yang harus ada di pagar rumah agar maling tidak berani membobol rumah kamu.

Cara Membuat Pagar Rumahmu Anti Dipanjat Maling

1. Duri Anti Panjat (Anti-Climb Spikes)

Pasang penghalang seperti duri atau paku anti panjat terbuat dari logam tajam di bagian atas pagar, sehingga maling akan sulit untuk berpegangan ketika memanjat. Selain itu kamu juga bisa menggunakan pecahan kaca atau kawat berduri sebagai alternatifnya. Cara ini juga banyak dipakai pada pagar bangunan pemerintahan.

Dengan adanya duri di sekeliling pagar rumah, maling akan lebih susah untuk memanjat rumah. Mau tidak mau harus melewati pintu masuk utama.

2. Menambahkan Terali

Ada beberapa bangunan yang memasang besi pembatas lagi di atas pagar hingga ke kanopi halaman. Nama besi pembatas ini adalah terali. Bentuknya mirip dengan pembatas besi di jendela rumah, ramping, kokoh, dan banyak ukurannya.

Tampilan rumah memang jadi tidak begitu estetik karena seperti berada di dalam kurungan, tetapi pemasangan terali jadi salah satu cara paling efektif mencegah maling memanjat pagar rumah.

3. CCTV

Kamu tidak akan pernah tahu seberapa ahlinya maling tersebut. Maka dari itu, keamanan rumah harus lebih canggih dan cepat mendeteksi pergerakan mencurigakan. Salah satu caranya adalah memasang CCTV. Kamera pengawas ini nantinya bisa mereka segala kejadian di rumah dan kamu bisa menonton ulangnya saat dibutuhkan.

Jika ingin lebih aman, cari CCTV yang bisa bergerak mengikuti pergerakan orang di sekitar rumah. Pastikan pemasangannya juga di tempat yang tepat, tidak tertutup apa pun, dan cukup terang.

4. Cat Anti Panjat

Apabila kamu tidak cukup dana untuk memasang besi tambahan atau jebakan lainnya. Kamu bisa melapisi pagar dengan cat anti panjat. Cat ini berupa ‘non-drying paint’ yang bisa membuat permukaan pagar licin sehingga maling akan kesulitan untuk memanjatnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

6 Ciri Talang Air di Rumah Harus Segera Dibersihkan


Jakarta

Membersihkan talang air memang bukanlah hal yang mudah. Dengan posisinya yang berada di atas rumah, membutuhkan tenaga ekstra untuk membersihkannya.

Namun, apabila kamu menunda-nunda untuk membersihkan talang air, kotoran kecil ataupun dedaunan yang menumpuk akan mengakibatkan aliran air terhambat. Hal itu bisa juga menyebabkan penyumbatan serta kerusakan pada talang air.

Sebelum hal itu terjadi, melansir Better Homes & Gardens, Selasa (24/20/2024), berikut beberapa tanda talang air kamu harus segera dibersihkan.


1. Talang Air yang Meluap

Air yang meluap biasanya disebabkan oleh penyumbatan, seperti ranting atau tumpukan daun basah. Membersihkan talang air akan menghilangkan penyumbatan dan mencegah ari hujan meluap.

2. Noda Air dan Kerusakan

Kerusakan pada atap, dinding, halaman, dan pondasi dapat terjadi jika talang air terlalu penuh sehingga air tidak dapat mengalir dengan baik. Jika situasi ini tidak diatasi, maka kerusakan akibat air akan dapat menimbulkan masalah serius.

3. Talang Air yang Melengkung atau Menggantung

Kerusakan pada talang air dapat menjadi tanda bahwa talang air kamu perlu dibersihkan dan diperbaiki. Kotoran dalam sistem talang air dapat menumpuk hingga berat yang terkumpul menarik sistem talang air menjauh dari atap atau dinding luar.

4. Aktivitas Hama

Adanya aktivitas hama di talang air dapat mengindikasikan adanya sarang atau penumpukan bahan bersarang, seperti daun basah yang perlu disingkirkan.

5. Pertumbuhan Tanaman di Talang Air

Dengan munculnya tanaman di talang air memberikan tanda bahwa talang air perlu segera dibersihkan. Jika tidak, air tidak akan mengalir dengan lancar saat hujan sehingga menyebabkan air meluap dari talang di atasnya.

6. Penumpukan Kotoran hingga Terlihat

Terlihatnya kotoran yang berada di talang air merupakan tanda paling jelas bahwa talang air perlu dibersihkan. Rencanakan satu hari untuk membersihkan talang air sebelum terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Umumnya, waktu terbaik membersihkan talang air adalah saat musim panas atau awal musim hujan. Sebelum memutuskan untuk membersihkan talang air, periksa kondisinya. Jika sistem talang air rusak, bengkok, atau ada yang patah maka sebaiknya panggil profesional untuk memperbaikinya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Jangan Diulang! 5 Kesalahan saat Menata Rak Buku di Rumah


Jakarta

Dalam menata rak buku memerlukan usaha lebih dari sekedar menaruh hiasan dan buku di satu tempat. Setelah kamu menata buku dengan baik, hasilnya akan membuat barang-barang atau buku kamu terlihat rapi dan tertata.

Namun, terkadang kamu tidak menyadari ada beberapa kesalahan yang dilakukan saat menata rak buku di rumah. Melansir Better Homes & Gardens, Jumat (25/10/2024), berikut beberapa kesalahan yang harus kamu hindari saat menata rak buku kamu di rumah.

Rak Hanya Digunakan untuk Buku

Rak buku memang diutamakan untuk menaruh buku-buku yang kamu miliki agar tertata rapi di rumah. Namun, barang-barang dekoratif seperti foto dan koleksi pribadi menjadi kunci untuk menata rak buku.


Memasukkan benda-benda lain di rak buku kamu tidak hanya memberi rak lebih banyak kepribadian tetapi juga menciptakan tampilan yang lebih lengkap. Seperti vas bunga kecil, lampu bertenaga baterai, dan karya seni berbingkai bisa kamu gunakan.

Salah Memilih Ukuran

Ukuran rak buku adalah hal penting dalam menata barang. Meskipun sebaiknya barang-barang memiliki ukuran yang bervariasi, namun barang yang ukurannya tidak pas membuatnya akan mencolok.

Untuk memberi bobot lebih pada barang-barang yang lebih kecil, kelompokkan semuanya. Untuk barang-barang yang besar, beri banyak ruang agar tidak terasa terlalu sesak.

Tidak Mempertimbangkan Bagian Belakang Rak Buku

Wallpaper, papan kayu, atau cat yang akan menambah kepribadian di balik koleksi buku dan dekorasi kamu. Pencahayaan yang baik juga dapat membantu menonjolkan detail-detail yang mungkin tidak diperhatikan.

Terangi rak-rak kamu dengan lampu perpustakaan, lampu kecil, dan bahkan lilin untuk memamerkan detail-detail di bagian belakang rak.

Menata Barang Terlalu Berdekatan

Satu hal yang penting untuk diingat saat menata dengan rak terbuka adalah batas tipis antara penataan yang sempurna dan jauh dari kekacauan. Menciptakan ruang di seluruh rak memungkinkan tampilan kamu terasa lebih harmonis.

Hal ini juga dapat memastikan setiap barang atau pengelompokan mendapatkan bagiannya sendiri. Saat rak kamu menjadi terlalu penuh, saat itulah kamu tidak akan dapat menghargai barang-barang istimewa yang ingin kamu pajang.

Menata Rak Secara Berlebihan

Membuat rak buku yang tampak ditata dengan sempurna memerlukan pengendalian. Mulailah dengan barang-barang yang kamu suka, tambahkan barang-barang tambahan sedikit demi sedikit.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Waspada! Ini 5 Penyebab Munculnya Cacing di Kamar Mandi Rumah



Jakarta

Seringkali saat kamu pergi ke kamar mandi melihat cacing yang berada di toilet ataupun saluran pembuangan. Pastinya setelah melihat hal itu, kamu memiliki kekhawatiran terutama jika memiliki anak di rumah.

Banyak penyebab yang ditemukan kenapa cacing muncul di kamar mandi kamu. Cacing dapat masuk ke sistem perpipaan melalui retakan atau kebocoran, hingga kotornya kamar mandi bisa menjadi penyebab adanya cacing di tempat kamu.

Dilansir DIY Home Comfort, Jumat (25/10/2024), berikut beberapa penyebab adanya cacing di kamar mandi kamu.


Kebocoran pada Pipa

Pipa yang bocor dapat menciptakan lingkungan lembap yang disukai oleh cacing. Kebocoran ini dapat terjadi di area yang tidak langsung terlihat, seperti di balik dinding atau di bawah lantai kamar mandi.

Pipa Retak

Retakan pada pipa terutama di rumah-rumah yang sudah lama, dapat menyebabkan tanah serta cacing masuk ke dalam sistem perpipaan. Hal ini membuat cacing masuk sampai ke dalam kamar mandi kamu.

Pipa saluran pembuangan yang retak juga dapat menyebabkan benda asing menyusup ke dalam pipa. Segera periksa dan perbaiki retakan pada pipa, sebelum menimbulkan kerugian besar lainnya.

Kebersihan Kamar Mandi yang Buruk

Pembersih yang jarang dapat mengakibatkan penumpukan kotoran di dalam dan sekitar kamar mandi, yang menarik berbagai hama seperti cacing.

Jika kamu tidak menyiram toilet secara teratur atau membersihkannya secara menyeluruh, hal itu dapat menciptakan lingkungan yang cocok untuk cacing.

Kelembapan yang Tinggi

Kelembapan menjadi hal yang sangat buruk di rumah kamu, termasuk di kamar mandi. Tidak hanya menimbulkan jamur dan bau yang tidak sedap, tetapi membuat hama tertarik untuk berada di tempat tersebut.

Kamar mandi dengan ventilasi yang buruk dapat menjadi lembap, menjadikannya tempat berkembang biaknya cacing dan hama lainnya.

Masalah Saluran Pembuangan

Jika toilet kamu tersumbat oleh limbah, hal ini dapat menjadi tempat berkembang biaknya cacing. Cacing ini akan masuk ke toilet kamu melalui saluran pembuangan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Mudah! Ini 5 Cara Efektif Usir Cacing yang Ada di Kamar Mandi


Jakarta

Cacing kerap ditemui di kamar mandi. Terkadang keberadaannya tidak disadari karena tubuhnya yang kecil panjang mirip dengan rambut yang terjatuh di lantai kamar mandi. Meskipun tidak menggigit atau naik ke tubuh manusia, cacing dapat menjadi gangguan jika jumlahnya cukup banyak seperti merusak kamar mandi atau membuat penghuni rumah geli dan tidak nyaman melihat tubuhnya.

Selain itu, cacing yang tinggal di kamar mandi dalam waktu lama dapat meninggalkan noda pada lantai kamar mandi. Kemunculan cacing sendiri biasanya dari drainase kamar mandi atau saluran air. Permukaan kamar mandi yang lembap juga menarik perhatian cacing. Kemudian, kondisi kamar mandi yang jarang dibersihkan, banyak rambut yang bercecer dan lumut di setiap sudutnya sangat disukai cacing.

Bagi kamu yang ingin mengurangi keberadaan cacing di rumah, dilansir situs Toity Go, Jumat (25/10/2024), berikut beberapa cara membasmi cacing yang ada di kamar mandi.


1. Pakai Detergen

Di rumah pasti memiliki detergen bukan? Bubuk atau cairan yang kerap digunakan sebelum mencuci pakaian. Bahan pembersih ini ini efektif untuk membasmi cacing. Caranya dengan menaburkan sedikit detergen di lantai kamar mandi. Proses ini akan membuat cacing pergi, cara ini tidak membunuh cacing karena hanya membuat tempat mereka jadi tidak cocok.

2. Gunakan Garam

Taburkan sedikit garam di lantai kamar mandi, garam akan membunuh cacing yang bersentuhan dengannya. Setelah 15 menit, bilas lantai kamar mandi dengan air.

3. Pakai Cuka atau Soda Kue

Kamu bisa menggunakan cuka atau soda kue untuk mengusir cacing. Campurkan satu sendok makan cuka putih atau baking soda dengan air dalam botol semprot. Semprotkan larutan tersebut ke dalam dan luar saluran pembuangan. Diamkan selama lima menit sebelum siram menggunakan air.

4. Gunakan Pemutih Bebas Klorin

Pemutih biasanya digunakan untuk pakaian, tetapi pemutih juga bisa membasmi cacing. Caranya cukup tambahkan dua sendok teh pemutih bebas klorin ke satu gelas air. Aduk rata, lalu tuangkan campuran ke lantai dan saluran air serta di sekitar perlengkapan pipa. Diamkan selama 10 menit sebelum bilas menggunakan air.

5. Tutup Celah Pintu Masuk Cacing

Proses ini merupakan hal yang cukup penting, kamu harus memperhatikan dari mana cacing memasuki kamar mandi kamu. Tutup celah-celah tersebut dan tutup ruang terbuka, sehingga cacing tidak bisa masuk ke dalam ke kamar mandi.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Ini 7 Tanda Kasur Lama Harus Diganti Biar Tidur Lebih Nyenyak


Jakarta

Kasur adalah alas tidur yang pasti ada di rumah. Bentuknya pun beragam ada yang memakai dipan atau alas kayu di bagian kaki, ada pula yang bisa digulung seperti karpet tetapi tetap empuk. Sama seperti barang lainnya, kasur memiliki masa pakai, tidak bisa memberikan kenyamanan selamanya.

Apabila kamu tidak memperhatikan masa pakai tersebut, dikhawatirkan tulang belakang, sendi, dan berat badan bisa berpengaruh karena tidur yang tidak nyaman dan salah tidur. Lantas, bagaimana mengetahui kasur perlu diganti dengan yang baru?

Melansir Nolah Mattress, pada Jumat (25/10/2024), berikut beberapa tanda kamu harus beli kasur baru dan membuang yang lama.


1. Merasa Tidak Segar Saat Bangun

Kasur yang sudah tidak nyaman dipakai dapat menyebabkan masalah kesehatan. Sebagai contoh kamu mengalami gangguan tidur sehingga kualitas tidurmu menurun. Kurang tidur dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius. Namun, kasur tentu bukan satu-satunya penyebab masalah kesehatan tersebut, kamu perlu berkonsultasi dengan dokter jika ini menjadi masalah yang berkepanjangan.

2. Tubuh Sering Terasa Nyeri

Saat kamu tidur, tubuh sebenarnya dalam tahap relaksasi. Dengan begitu saat terbangun, tubuh kamu terasa lebih ringan dan bersemangat. Namun, apabila tubuh sering terasa kaku, nyeri, atau sakit bisa menjadi karena kasur kamu sudah tidak layak lagi untuk digunakan. Ketika kasur sudah tua, kemampuannya untuk mengurangi tekanan dan menjaga agar tulang belakang tetap sejajar akan menurun.

Hal ini dapat menyebabkan ketegangan di sekitar sendi, atau tulang belakang kamu mungkin melengkung. Jika kamu terus berada dalam posisi yang tidak nyaman sepanjang malam, kamu pasti akan bangun dengan rasa sakit dan nyeri.

Perhatikan sinyal dari tubuh kamu. Jika rasa nyeri di pagi hari menjadi masalah yang sering terjadi, mungkin sudah saatnya untuk mengganti kasur kamu.

3. Tidak Bisa Tidur

Ada beberapa alasan insomnia, seperti stres, kurang tidur, perubahan hormon, dan kondisi medis. Oleh karena itu, insomnia saja belum cukup untuk meyakini kamu perlu kasur baru. Namun, jika kamu selalu gelisah di malam hari dan ketidaknyamanan fisik membuat kamu terbangun, mungkin kasur adalah penyebab utamanya.

Sebuah kasur ideal harus memberikan kenyamanan yang optimal dengan mengurangi ketegangan di bagian tubuh yang sensitif. Sayangnya, tidak ada solusi yang tepat bagi siapapun dalam hal kenyamanan dan dukungan tidur karena tingkat kekencangan serta fitur yang dibutuhkan bisa berbeda-beda tergantung pada jenis tubuh dan posisi tidurnya.

Maka dari itu, saat kamu membeli kasur, pastikan untuk coba berbaring di atasnya dan konsultasikan ke ahli bagaimana menemukan kasur yang paling tepat dengan kebutuhan tubuh kamu.

4. Perubahan Pada Persendian Tubuh

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kasur tidak memiliki ukuran yang sama untuk semua orang. Kebutuhan individu bervariasi berdasarkan berat badan, posisi tidur, dan kondisi kesehatan seperti sleep apnea, arthritis, osteoporosis, dan sciatica.

Apabila terdapat perubahan signifikan pada kesehatan fisik atau kebiasaan tidur kamu , mungkin kamu memerlukan kasur baru yang lebih sesuai dengan kondisi saat ini.

Sebagai contoh, jika berat badan kamu bertambah, kamu mungkin ingin kasur yang lebih keras dengan penyangga yang lebih banyak. Atau, jika kamu mengalami nyeri sendi, tempat tidur dengan kontur dan pereda tekanan yang lebih baik dapat memberikan manfaat signifikan. Jika saat ini kamu memiliki keterbatasan mobilitas, kasur dengan tepi yang dapat digerakkan jauh lebih dibutuhkan.

5. Usia Kasur

Berapa lamanya kasur bertahan tergantung pada merek dan bahan yang digunakan. Sebagai contoh, kasur lateks alami sangat tahan lama dan dapat bertahan lebih dari sepuluh tahun jika dirawat dengan baik.

Namun, umumnya kasur tidak bertahan selamanya, jika kasur kamu sudah berusia delapan tahun atau lebih, kemungkinan besar saatnya untuk menggantinya. Meskipun kamu merawat kasur dengan baik, faktor-faktor seperti keausan akibat penggunaan sehari-hari, kelembapan, keringat, tungau debu, dan lain-lain bisa menurunkan kualitas kasur.

6. Terdapat Lekukan pada Kasur

Kamu membutuhkan kasur dengan permukaan yang datar dan rata untuk mendapatkan dukungan tidur yang optimal dan penyokong berat tekanan yang tepat. Jika kasur kamu memiliki lekukan atau lubang yang tampak, sudah saatnya untuk menggantinya.

Kasur busa memori yang murah sangat rentan terhadap tekanan, ketika busa mulai aus, ia kehilangan elastisitas dan tidak akan kembali ke bentuk semula meski sudah tidak ditekan. Di kasur pegas yang rusak sering kali menyebabkan lekukan pada permukaan kasur.

7. Kasur Berdecit

Ketika kasur pegas dan kasur hibrida mulai aus, pegasnya akan mulai mengeluarkan suara berderit. Saat pegas kehilangan ketegangan dan kekuatannya, mereka akan bergesekan saat tertekan oleh berat tubuh orang yang tidur. Kontak ini dapat menyebabkan suara berderit yang mengganggu setiap kali kamu mengubah posisi, sehingga mengganggu kualitas tidur.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com