Tag Archives: detikproperti

Kenapa Baju Harus Dibalik saat Dicuci? Ini Kata Pakar



Jakarta

Saat mencuci baju, biasanya dilakukan dalam keadaan terbalik yaitu bagian dalamnya di luar. Hal ini ternyata ada manfaatnya lho.

Membalik pakaian saat dicuci bisa menjaga warna agar tidak pudar. Selain itu, membalik bagian dalam jeans ke luar bisa mencegah iritasi bahan pakaian lain yang sensitif karena bergesekan dengan ritsleting, kancing, atau bahan berat lainnya.

“Mencuci pakaian dan membaliknya akan membantu melindungi kain luar dari gesekan selama pencucian, yang sangat penting untuk mempertahankan warna dan membuat pakaian tampak baru,” kata Forrest Webber, pemilik Bear Brothers Cleaning dikutip dari Real Simple, Selasa (25/11/2025).


Selain itu, cara ini juga bisa melindungi motif dan sulaman pakaian membersihkan bagian dalam pakaian hingga menghilangkan keringat.

Walaupun membalik pakaian tidak bisa mencegah warna pudar, setidaknya bisa memperlambat proses itu.

Walau demikian, tidak semua pakaian bisa dicuci dengan cara bagian dalamnya dibalik. Berikut ini beberapa pakaian yang bisa dicuci dengan bagian dalam yang ada di luar.

– Jeans
– Pakaian olahraga
– Kemeja katun
– Pakaian berwarna cerah
– Pakaian berwarna gelap
– Bahan halus dan bebas noda

Kalau ada pakaian berwarna gelap atau cerah dan ingin mempertahankan kecerahan warnanya, balikkan pakaian tersebut sebelum dicuci.

“Ini akan mencegah pudarnya pakaian berwarna gelap atau cerah dan akan mempertahankan sulaman atau sablon,” kata Webber.

Kalau pakaian terkena noda, perlu mengatasinya terlebih dulu dan membersihkannya dengan sisi yang benar. Ini akan membantu menghilangkan noda sebaik mungkin.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

5 Kebiasaan yang Bikin Rumah Bau, Jangan Diulangi!


Jakarta

Rumah yang wangi tentu menjadi idaman banyak orang. Tapi ada beberapa kebiasaan ini justru bisa bikin rumah bau.

Ya, rumah bisa jadi bau karena kebiasaan penghuninya. Misalnya karena tidak buang sampah yang sudah menumpuk di dalam rumah.

Selain itu, masih ada sederet kebiasaan yang bisa bikin rumah bau. Dilansir dari Southern Living, berikut ini informasinya.


1. Tidak Memandikan Hewan Peliharaan

Jika punya hewan peliharaan di rumah, tentunya pemilik harus memandikannya. Kalau tidak dibersihkan atau dimandikan, justru bisa membuat rumah bau.

Ketombe, bulu, dan rambut hewan peliharaan dapat menumpuk di permukaan dan lama kelamaan menimbulkan bau apek. Untuk menghilangkan bau ini, ahli kebersihan King dan Barton menyarankan untuk menggunakan pembersih berbasis enzim pada lantai dan memandikan hewan peliharaan setidaknya sebulan sekali.

2. Ventilasi Kurang Baik

Ventilasi yang kurang baik juga bisa menyebabkan rumah bau apek. Hal itu karena tidak ada aliran udara yang masuk. Tanpa ventilasi yang memadai, bau di rumah bisa terperangkap dan terus bertambah apalagi kalau ditambah tidak membuang sampah.

3. Tidak Mencuci Karpet

Apabila di rumah memakai karpet, tentu harus dicuci agar tidak berdebu dan bau. Hal itu karena karpet bisa menjadi sarang bau dari sel kulit mati, rambut hewan, maupun tumpahan air yang menumpuk.

Setidaknya, cuci karpet setahun sekali untuk hasil yang maksimal. Mencuci karpet juga bisa membuat warna kembali hidup dan menjadi wangi.

4. Tidak Menyiram Tanaman

Tanaman hias bisa jadi dekorasi rumah yang menarik. Tapi kalau dibiarkan begitu saja bisa-bisa wanginya menghilang. Tanaman dan bunga yang mulai layu harus segera dibuang agar tidak menimbulkan bau.

5. Tidak Membersihkan Kulkas

Di kulkas bisa saja ditemukan makanan busuk. Apabila tidak dibuang, bisa-bisa bikin kulkas bau. Setelah makanan busuk atau kedaluwarsa dibuang baru bersihkan dengan air panas dan sabun.

Cara terbaik untuk membersihkan bagian dalam kulkas adalah dengan melepas semua rak dan mengelapnya secara menyeluruh dengan sabun sebelum membilasnya dengan air panas. Disarankan juga untuk menggunakan cuka putih dan soda kue saat membersihkan kulkas secara menyeluruh untuk mendisinfeksi dan meningkatkan kualitas udara.

Itulah beberapa kebiasaan yang bisa bikin rumah bau.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

Segini Kisaran Harga Semen per 50 Kg Terbaru 2025


Jakarta

Semen merupakan salah satu bahan baku utama dalam konstruksi bangunan. Sebelum membeli semen, pastikan mencari tahu dulu harga semen terbaru di pasaran.

Pada umumnya, semen dijual dalam ukuran per sak yang isinya 50 kilogram. Setiap harga semen di pasaran bisa berbeda-beda, tergantung dari merek, lokasi penjualan, dan ketentuan toko bangunan.

Apabila berencana ingin membeli semen di toko bangunan atau secara online, cek dahulu harga semen per 50 Kg terbaru per November 2025 dalam artikel ini.


Harga Semen per 50 Kg Terbaru November 2025

Perlu diingat, harga semen dapat berubah sewaktu-waktu. Maka dari itu, penting untuk mengecek harga semen secara berkala jika berencana untuk membelinya.

Dari pantauan detikProperti di berbagai toko bangunan di e-commerce, Rabu (26/11/2025), berikut kisaran harga semen per 50 Kg sesuai mereknya:

  • Semen Merah Putih 50 kg: Rp 60.000-63.000
  • Semen Tiga Roda 50 kg: Rp 80.000-90.000
  • Semen Gresik 50 kg: Rp 68.000-75.500
  • Semen SCG 50 kg: Rp 62.500-72.000
  • Semen Jakarta 50 kg: Rp 51.000-56.500
  • Semen Garuda 50 kg: Rp 53.000-62.500
  • Semen Padang 50 kg: Rp 60.500-67.000.

Sebagai catatan, harga di atas bisa berbeda-beda tergantung ketentuan toko bangunan dan lokasi penjualan. Untuk harga yang tercantum merupakan harga semen dari berbagai toko bangunan online di wilayah Jakarta, Depok Tangerang, dan Bekasi.

Disarankan untuk selalu melakukan pengecekan harga semen secara berkala karena bisa berubah setiap waktu. Apabila harga semen dirasa terlalu mahal, cobalah mencari dari merek lain atau bisa membeli semen ukuran 40 Kg.

Demikian kisaran harga semen per 50 Kg terbaru per November 2025 untuk wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/abr)



Sumber : www.detik.com

Sering Dipakai Usir Tikus, Ternyata Baking Soda Tidak Seampuh yang Dikira!


Jakarta

Baking soda atau soda kue merupakan salah satu bahan multifungsi, bisa dipakai untuk membuat kue, menghilangkan bau di kulkas hingga jadi bahan pengusir serangga.

Baking soda kadang-kadang juga dipakai untuk basmi tikus. Tapi apakah itu efektif?

Menurut pemilik All-Safe Pest & Termite, Jeff Schumancher, secara umum baking soda bahan yang murah dan memang sangat membantu untuk mengendalikan hama, tapi tidak untuk tikus dan hewan pengerat lainnya.


“Agar efektif, mereka (tikus) perlu banyak mengonsumsi baking soda, yang tidak mungkin terjadi karena tikus tidak menyukainya,” ujarnya, dikutip dari The Spruce, Rabu (26/11/2025).

COO dan entomolog bersertifikat di Arrow Termite & Pest Conrol, Jacob Cohn, menjelaskan tikus tidak bisa mengeluarkan gas jadi kalau mereka makan baking soda dalam jumlah banyak, karbon dioksida akan menumpuk di dalam perut yang kemudian akan kembung dan membuatnya mati. Sekalipun berhasil, kata Cohn, itu adalah cara yang tidak manusiawi untuk memusnahkan tikus.

“Tikus-tikus itu akan mengalami sakit perut yang parah dan menderita untuk sementara waktu sebelum mereka mati,” ungkapnya.

Cara Usir Tikus dari Rumah

Sebelum basmi tikus, Cohn menyarankan untuk mencegahnya masuk ke dalam rumah. Caranya dengan mengkombinasikan bau yang kuat dari minyak esensial peppermint dan citronela atau serai wangi.

Selain itu, coba hilangkan sumber makanan tikus, baik makanan baru atau di tempat sampah, sekaligus bersihkan rumah agar tidak banyak barang berserakan. Schumacher pun setuju untuk merapikan barang-barang agar tidak jadi tempat persembunyian tikus.

Di luar rumah, tikus bisa bersembunyi di tumpukan daun, semak-semak, dan tumpukan kayu.

Cara lainnya adalah dengan menutup lubang-lubang yang bisa mereka masuki dengan sabut baja dan sealant. Bagian-bagian yang bisa ditutup contohnya seperti celah bawah pintu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

Hindari Tanam 7 Pohon Ini Dekat Rumah, Akarnya Bisa Bikin Dinding Retak


Jakarta

Rumah akan terasa lebih hidup dan nyaman dihuni apabila di sekitarnya terdapat pohon atau tanaman. Sebab, tanaman dapat memasok oksigen dan menyerap karbondioksida.

Dedaunan yang rimbun juga bisa menghalau cahaya matahari masuk ke dalam rumah sehingga rumah tidak terlalu panas. Beberapa pohon juga bisa mengubah tampilan rumah jadi lebih estetik karena bentuknya yang indah, layaknya membingkai atau mengelilingi area rumah.

Ketika hendak menanam pohon, pilih tanaman yang paling cocok dengan kebutuhan dan selera. Sebagai contoh pohon berbunga, pohon dengan bentuk daun unik, atau pohon yang batangnya pendek.


Di luar itu semua, pemilik rumah juga perlu mempertimbangkan kondisi akar tanaman. Sebab, ada beberapa tanaman yang akarnya bisa menembus tanah bahkan bangunan sehingga menyebabkan bentuknya miring atau retakan pada fondasi. Bukan hanya bangunan pohon yang memiliki bentuk akar yang besar dan menembus tanah juga bisa menghancurkan aspal, paving block, hingga penutup jalan lainnya.

Dilansir dari Jimstrees.com berikut beberapa jenis pohon yang dapat merusak fondasi rumah.

Pohon yang Bisa Merusak Fondasi Rumah

1. Pohon Pepaya

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon pepaya/Britanica (Wilfredo Rodriguez)

Pohon pepaya merupakan salah satu jenis tanaman yang mudah tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia. Jika kita lihat, tanaman ini tidak seperti pohon pada umumnya karena batangnya tidak begitu tebal dan keras. Namun, akar pohon pepaya dapat menjalar sangat dalam ke bawah tanah. Hal ini bisa merusak fondasi dan membahayakan struktur bangunan.

Lalu, akar pohon pepaya membuat tanah di sekitarnya menjadi lebur sehingga bisa menciptakan lubang. Jika dibiarkan, lubang tersebut dapat membuat rumah terlihat miring.

2. Pohon Jambu

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon jambu/iStock (Satriady Utomo)

Pohon jambu merupakan salah satu tanaman yang mudah ditemukan di Indonesia. Banyak rumah menanam pohon ini, baik yang jenis jambu air ataupun jambu bangkok. Namun, hati-hati, pohon jambu memiliki akar yang besar dan keras. Kalau tidak diperhitungkan lokasi penanamannya, akar pohon jambu bisa menjangkau hingga ke area rumah dan merusak bagian bawah fondasi atau pagar.

3. Pohon Mangga

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon mangga/The Spruce (K Dave)

Akar pohon mangga akar juga salah satu yang berpotensi dapat merusak fondasi rumah. Bahkan jika di sekeliling pohon tersebut dibuat pembatas dari semen, batu, atau paving block, beberapa tahun kemudian pasti ada sisi yang pecah dan retak. Oleh karena itu, perhatikan tinggi dan jarak tanam pohon ini agar tidak terlalu dekat dengan rumah.

4. Pohon Beringin

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: iStock/Sourav Mahata

Pasti detikers sudah tidak asing dengan pohon beringin. Tanaman ini memiliki akar yang berukuran besar dan timbul ke permukaan. Bahkan beberapa pohon ada yang akarnya menjalar cukup jauh dari lokasi batasnya tumbuh. Oleh karena itu, jarang ada orang yang mau menanam pohon beringin di dalam perumahan atau cluster kecil karena berpotensi merusak bangunan.

5. Pohon Ketapang

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto:Ketapang: saranakontraktor.com

Pohon satu ini sering ditemukan di rumah-rumah masa kini. Tampilan batangnya yang ramping, daun-daun yang melebar layaknya piring membuat tampilan pohon ini tampak indah. Namun, hati-hati tanaman ini memiliki akar yang merusak. Jadi sebaiknya hindari tanaman ini.

6. Pohon Bidara

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: Bidara: Getty Images/Alisa Gabliya

Pohon bidara merupakan tanaman obat yang biasa tumbuh subur di daerah kering. Namun, tanaman ini tidak direkomendasikan ditanam di dekat rumah karena akarnya dapat merusak fondasi.

7. Pohon Durian

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: Durian: iStock/montri13rd

Pohon durian cenderung tumbuh besar dan kokoh, serta akarnya menjalar. Oleh karena itu, pohon ini sebaiknya ditanam jauh dari rumah agar akarnya tidak merusak fondasi.

Selain berhati-hati memilih pohon, penghuni perlu memperhatikan jarak tanamnya dengan rumah.

Jarak Aman Menanam Pohon di Rumah

Jarak yang masih aman untuk menanam pohon di rumah berdasarkan ketinggiannya.

  • Tinggi pohon di bawah 8 meter jarak minimal 3 meter dari bangunan
  • Tinggi pohon 8-15 meter jarak minimal 4-6 meter dari bangunan
  • Tinggi pohon lebih dari 15 meter jarak minimal 10-15 meter dari bangunan

Itulah tips seputar pohon yang bisa merusak fondasi rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Jangan Dipaksakan! Ini Ciri-ciri AC Sudah Tak Layak Pakai


Jakarta

AC layaknya perangkat elektronik pada umumnya, pasti bisa mengalami kerusakan. Tanda-tanda kerusakan pada AC umumnya terlihat jelas, seperti cara kerja perangkat menurun, muncul suara bising, hingga muncul air pada area yang tidak seharusnya.

Penyebab kerusakan pada AC umumnya saat ini karena pemakaiannya yang asal-asalan, seperti peletakan AC outdoor yang tidak tepat, penggunaan AC secara terus menerus, jarang dibersihkan, atau karena dibongkar sembarangan.

Tidak semua kerusakan bisa diperbaiki. Ada beberapa kasus di mana AC lebih baik diganti dengan yang baru karena biaya perbaikannya yang mahal. Kemudian, jika berhasil diperbaiki tidak ada jaminan AC tidak akan rusak lagi. Daripada membuang-buang waktu dan biaya, lebih baik membeli AC baru.


Dilansir Smarter Air & Electrical, berikut tanda-tanda AC harus diganti dengan yang baru.

1. Muncul Suara Berisik

AC umumnya minim suara. Jika AC tiba-tiba mengeluarkan suara aneh seperti dengungan atau ketukan padahal biasanya tidak pernah terjadi berarti ada masalah pada mesinnya. Suara tersebut bisa menandakan ada masalah kecil seperti filter udara yang kotor. Namun, jika filter udara sudah dibersihkan dan masih terdengar suara berisik maka ada kerusakan yang lebih serius pada unit internal.

Masalah ini perlu diatasi oleh teknisi langsung, untuk dicek. Apabila tidak bisa diperbaiki, lebih baik ganti dengan AC baru.

2. Ruangan Tidak Terasa Dingin

AC tidak bisa membuat ruangan dingin rasanya pasti tidak nyaman karena pengaturan suhunya tidak berfungsi. Kerusakannya bisa berada di remote AC dan AC itu sendiri. Apabila kerusakan pada remote AC, pengguna masih bisa mencari jalan keluar dengan mengatur sendiri dari tombol pada mesinnya. Namun, jika kerusakan pada AC, pengguna harus memanggil tenaga ahli untuk mengecek. Jika kerusakannya cukup parah, sebaiknya beli AC yang baru.

3. Usia AC Sudah Lebih dari 10 Tahun

AC yang berkualitas bisa dipakai selama puluhan tahun. Namun, tentu pasti ada perubahan yang terjadi, bisa terlihat dari tampilannya dan kinerjanya. Apabila perubahan-perubahan tersebut mempengaruhi kenyamanan, sebaiknya langsung diganti. Sebagai contoh AC setiap dinyalakan mengeluarkan air atau berisik ketika dinyalakan.

Itulah beberapa tanda kerusakan pada AC, semoga bermanfaat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com