Tag Archives: detikproperti

Kapan Septic Tank Perlu Dikuras agar Tidak Meledak? Pemilik Perlu Tahu!


Jakarta

Septic tank berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan rumah, sebagai bagian dari sistem pembuangan rumah. Septic tank berfungsi untuk menampung limbah domestik agar tidak mencemari lingkungan.

Di tempat septic tank pula terjadi proses penguraian kotoran yang menghasilkan gas metana. Karena itu, septic tank berisiko meledak jika tidak rutin dikuras dan minim saluran udara berkualitas. Saluran udara menjamin gas metana bisa dikeluarkan dari septic tank, sementara pengurasan untuk menghindari sumbatan.

Kapan Septic Tank Perlu Dikuras?

Pemilik PT Argajasa Mandiri, penyedia jasa sedot septic tank, Basuki mengatakan bahwa penyedotan septic tank dilakukan sesuai kebutuhan berdasarkan jenis septic tank yang digunakan. Ada dua jenis septic tank yang biasa ditemui di rumah, yaitu model konvensional dan biotank.


1. Septic Tank Konvensional

Septic tank konvensional dasarnya menggunakan tanah. Kotoran, tinja, atau limbah yang masuk septic tank diresapkan ke tanah. Pemiliknya tak perlu sering menguras septic karena tidak akan penuh, meski telah digunakan 10-20 tahun.

“Kalau bicara berapa lama perlu disedot itu tergantung dari kondisinya. Biasanya kalau di rumah-rumah yang di perkampungan atau di dataran agak tinggi yang tanahnya nggak basah itu bisa 10-20 tahun nggak akan penuh karena dia peresapan tanahnya bagus sehingga air atau kotoran yang masuk itu akan meresap terus,” katanya kepada detikProperti.

2. Septic Tank Biotank

Berbeda dengan septic tank konvensional, septic tank biotank membutuhkan perawatan lebih intens. Biotank adalah septic tank yang bentuknya seperti toren air.

Di dalam septic tank biotank ada filtrasi yang berfungsi untuk mengurai kotoran. Septic tank jenis ini perlu dikuras minimal 1 sampai 2 tahun sekali, supaya tidak lekas penuh.

“Untuk yang septic tank model begini justru butuh perawatan, jadi dia perlu disedot misalnya 1-2 tahun sekali itu sifatnya hanya untuk treatment saja. Dia nggak disedot selama 5-10 tahun juga nggak masalah, karena dia tetap bersirkulasi terus. Tetapi tetap dianjurkan untuk disedot minimal 1-2 tahun sekali untuk treatment saja,” papar Basuki.

Dapat disimpulkan, saat yang tepat untuk menguras septic tank tergantung dari jenisnya. Septic tank biotank memerlukan pengurasan lebih sering dibandingkan yang konvensional.

(elk/row)



Sumber : www.detik.com

Rincian Biaya Notaris Jual Beli Rumah, Ini Simulasinya


Jakarta

Saat membeli rumah, siapkan juga dana untuk biaya notaris jual beli rumah. Biaya notaris ini biasanya dibebankan kepada pembeli, namun bisa juga sesuai kesepakatan dengan penjual.

Biaya notaris ini bisa berbeda-beda antara notaris satu dengan yang lain. Namun angka maksimalnya sudah ditentukan melalui regulasi. Simak rincian dan simulasi biaya notaris untuk jual beli rumah dalam artikel ini.

Rincian Biaya Notaris Jual Beli Rumah

Berikut ini rincian perkiraan biaya notaris jual beli rumah, mulai dari honor notaris, hingga biaya-biaya lainnya.


Honor Notaris

Honor atau jasa notaris diatur dalam Pasal 36 UU Nomor 30 Tahun 2004 Tentang Jabatan Notaris. Honor ini dibedakan menjadi dua, yaitu nilai ekonomis dan sosiologis.

1. Nilai Ekonomis

Nilai ekonomis telah ditentukan persentasenya antara 1% hingga 2,5% tergantung pada nilai objeknya.

  • Honor paling banyak 2,5% diterima jika nilai objeknya sampai dengan Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah).
  • Honor paling banyak 1,5% diterima jika nilai objeknya antara Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah) sampai dengan Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).
  • Honor paling banyak 1% diterima jika nilai objeknya lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)

2. Nilai Sosiologis

Nilai sosiologis ditentukan berdasarkan fungsi sosial dari objek setiap akta. Honor yang diterima notaris paling besar Rp 5.000.000,00 (lima juta rupiah).

Biaya Lain-lain

Selain honor notaris, masih ada biaya lain-lain, mulai dari biaya cek sertifikat, validasi pajak, SK 59, hingga biaya Akta Pemberian Hak Tanggungan. Berikut ini kisaran biayanya yang dikutip dari situs Sinarmas Land dan Metland Transyogi:

1. Cek Sertifikat

Biaya cek sertifikat adalah sekitar Rp 100 ribu. Cek sertifikat dilakukan untuk memastikan kekuatan hukum hak atas tanah. Jangan sampai objek yang diperjualbelikan itu bersertifikat palsu.

2. Validasi Pajak

Biaya validasi pajak adalah Rp 200 ribu. Hal ini dilakukan untuk menguji kebenaran pajak yang telah dibayarkan sebelumnya, atau mungkin utang pajak yang belum dibayarkan.

3. BBN

Untuk Bea Balik Nama (BBN) dikenakan sekitar Rp 750 ribu. BBN merupakan pajak ketika melakukan prosedur mengubah nama yang tertulis di SHM (Sertifikat Hak Milik) untuk properti.

4. PNBP

Dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Tahun 2010 tentang Jenis dan Tarif Atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), pembeli harus membayar PNBP sekaligus saat pengajuan BBN. Biaya PNBP dapat dihitung menggunakan rumus berikut yaitu (1/1000 x harga jual rumah) + Rp 50.000.

5. BPHTB

Kemudian ada Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), yaitu pajak yang dikenakan kepada pembeli properti seperti tanah, rumah, apartemen, ruko dan sebagainya. Biaya BPHTB berdasarkan Undang-undang No. 28 Tahun 2009 paling besar berada di angka 5%.

6. SK 59

Ada juga biaya untuk Surat Keterangan (SK) 59 ialah sekitar Rp 1 juta. SK 59 diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri yang ditujukan untuk memberikan keterangan pemindahan hak.

7. Akta Jual Beli

Berdasarkan situs Bapenda Jabar, biaya Akta Jual Beli (AJB) sebesar 0,5% hingga 1% dari harga jualnya. AJB merupakan dokumen berkekuatan hukum yang dapat dijadikan acuan jika terjadi permasalahan hukum di kemudian hari.

8. Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan

Biaya untuk Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan (SKMHT) adalah sekitar Rp 250 ribu. Hal ini biasanya perlu dilakukan misalnya karena sertifikat masih atas nama pengembang, kemudian pihak bank mewakili pengembang untuk untuk melaksanakan pembebanan hak tanggungan dengan menandatangani APHT.

9. Akta Pemberian Hak Tanggungan

Biaya Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) adalah sekitar Rp 1,2 juta. Akta ini ditujukan untuk menjamin pelunasan utang kepada kreditur.

Simulasi Biaya Notaris Jual Beli Rumah

Penghitungan biaya notaris jual beli rumah di atas hanyalah perkiraan dan beberapa aturan hanya menyebut biaya maksimal. Pada kenyataannya, kebanyakan notaris mematok biaya jasa jauh di bawah itu karena adanya persaingan harga.

Biaya lain-lain yang disebutkan di atas juga tidak seluruhnya harus diurus. Misalkan membeli secara tunai, pembeli tidak perlu mengurus APHT. Tapi beberapa hal wajib dilakukan, seperti cek sertifikat, validasi pajak, hingga biaya PNBP.

Ketika berurusan dengan bank, misalnya melakukan pembelian secara kredit, biasanya bank sudah memiliki rekanan notaris sendiri untuk menekan biaya.

Lantas berapa perkiraan biayanya? Dihubungi detikProperti, Notaris dan PPAT Bram Jattuperkasa, SH, MKn, asal Solo, mengatakan biaya notaris tergantung pada nilai transaksi, lokasi rumah, Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), dan sebagainya.

“Sebagai contoh, seseorang membeli rumah kecil senilai Rp 200 juta di tempat yang tidak strategis, saya perkirakan biayanya sekitar Rp 3,5 juta. Itu jasa notaris saya hitung 1% jadi Rp 2 juta, ditambah biaya cek sertifikat, PNBP, dan lain-lain Rp 1,5 juta,” katanya, Sabtu (20/7/2024).

Itulah tadi rincian perkiraan biaya notaris jual beli rumah, mulai dari honor notaris, cek sertifikat, validasi pajak, hingga Akta Pemberian Hak Tanggungan.

(bai/row)



Sumber : www.detik.com

Mending Beli Rumah atau Mobil Dulu? Ini Kata Menteri Basuki



Jakarta

Mempunyai hunian sendiri merupakan pencapaian yang diidamkan banyak orang, maka tak jarang yang bertekad beli rumah sedini mungkin. Namun, mempunyai mobil pribadi juga menjadi pertimbangan karena dapat memudahkan berpergian.

Hal ini menjadi perdebatan antara membeli rumah atau mobil dulu, terutama bagi mereka yang baru memulai karir atau berkeluarga. Pilihan tersebut tergantung pada preferensi dan gaya hidup calon pembeli.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memberikan pandangannya soal pilihan tersebut. Menurutnya, orang yang berkeluarga harus mempunyai rumah.


“Ya mungkin karena saya bukan milenial, jadi memang pertama kali orang berkeluarga harus punya rumah,” ujar Basuki kepada detikProperti belum lama ini.

Ia mengibaratkan rumah sebagai istana yang menjadi tempat orang kembali setelah berpergian ke berbagai tempat. Menurutnya, seseorang akan bahagia bila berada di rumahnya.

“The sooner the better untuk punya rumah karena rumah itu adalah istana kita. Orang boleh kemana-mana. Setinggi-tinggi bangau terbang dia akhirnya akan ke sarang. Jadi rumah menurut saya mungkin sampai sekarang the most important orang untuk family,” katanya.

Bahkan, Basuki mengungkapkan dirinya tidak terlalu memedulikan mobil karena lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dan di kantornya. Menurutnya mobil masih bisa dipinjam ke orang lain.

“Kalau saya (beli) rumah (dulu). Mangkanya sampai sekarang saya dengan mobil nggak care tapi pasti kantor. Kantor atau rumah karena hidup saya terutama saya ⅔ (menghabiskan waktu) di kantor. Kalau saya mobil nggak terlalu care, saya bisa pinjam orang kok. Tapi kalau kantor itu pohon-pohon semua saya sendiri yang menanami,” jelasnya.

Selain itu, ia menyebut rumah selain sebagai tempat tinggal bisa menjadi investasi karena harganya tidak pernah turun. Sementara mobil bukanlah aset investasi karena harganya pasti akan turun.

Basuki juga menyampaikan bagi yang sudah memiliki pekerjaan tetap atau tidak mungkin pindah sebaiknya mempunyai rumah. Adapun orang yang akan pindah tidak harus menjual rumahnya karena masih bisa dikontrakan dan menjadi aset investasi.

“Jadi memang pindah misalnya, pasti akan datang kembali ke tempat semula,” tuturnya.

Ia pun menceritakan pengalamannya mempunyai rumah pertamanya pada usia 41 tahun. Setelah hidup berpindah-pindah kota dan negara, ia akhirnya menempati rumah pertama di Bekasi.

Sebelumnya, ia tinggal di sebuah kos-kosan di Pulo Raya, Kabupaten Aceh Jaya sementara sang istri di Semarang. Lalu, Basuki mendapatkan rumah pertamanya ketika menjabat sebagai Direktur Jenderal Pengairan pada tahun 1995.

“Pulang tahun 93 (1993), saya kos di Pulo Raya, istri saya di Semarang. Oleh Dirjen Pengairan waktu (itu) kami diberi rumah di Bekasi yang sekarang digusur itu,” ungkapnya.

Ia mengatakan rumah tersebut adalah rumah dinas yang dapat dibeli setelah dihuni selama lebih dari sepuluh tahun. Basuki menjelaskan keadaan rumah saat itu rusak dan belum layak huni.

“Itu pun rumah yang belum layak dihuni karena sudah rusak sama sekali. Tapi waktu itu tahun 94/95 rasanya buat saya itu rumah pertama saya yang bagi saya penghargaan dan achievement saya pertama kali mempunyai rumah. Jadi achievement saya sebagai kepala keluarga mempunyai rumah di Jakarta atau Bekasi,” pungkasnya.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

9 Jenis Atap Tahan Cuaca Panas yang Bikin Rumah Sejuk Terus


Jakarta

Atap antara lain berfungsi untuk melindungi rumah dari terik matahari. Dengan fungsi utamanya itu, kamu jangan sampai salah saat memilih atap. Karena ada beberapa jenis atap yang justru membuat bagian dalam rumah menjadi panas.

Terlebih kita yang tinggal di negara beriklim tropis. Pemilihan atap rumah perlu benar-benar diperhatikan, terutama material genteng yang akan digunakan. Untungnya ada lho jenis atap tahan cuaca panas sehingga membuat suhu rumah tetap sejuk dan tidak gerah. Ada atap apa saja? Temukan di bawah ini.

Jenis-jenis Atap Tahan Cuaca Panas

Dilansir catatan detikProperti dan Architizer, berikut deretan material atap yang tahan cuaca panas sehingga bikin rumah tetap sejuk:


1. Genteng Tanah Liat

Tanah liat telah digunakan sebagai material atap sejak masa lampau. Di Tanah Air, jenis genteng ini juga sangat umum dipasang sebagai atap rumah.

Atap tanah liat banyak dipilih karena terbukti mampu meredam panas. Sehingga udara di dalam rumah tetap sejuk meski cuaca di luar terik. Genteng ini juga kuat dan tahan lama.

Di sisi lain, genteng tanah liat rentan rusak saat ada badai besar yang menerjang. Material atap ini juga cenderung berat sehingga pondasi hunian harus cukup kokoh sebelum memasangnya.

2. Atap Dak Beton

Dak beton kini banyak dijadikan sebagai atap hunian. Jenis atap satu ini datar tanpa genteng sehingga memberi tampilan rumah berbentuk kotak minimalis yang rapi bila dilihat dari luar. Atap dak beton cocok digunakan pada rumah di wilayah bersuhu hangat.

Penggunaan dak beton terbilang multifungsi. Dengan atap ini, penghuni dapat mempersiapkan pembangunan rumah lantai atas. Bisa pula dijadikan area rooftop, lokasi jemur pakaian, hingga tempat memasang panel surya.

Akan tetapi, masalah yang sering ditemui pada dak beton yaitu munculnya genangan air jika drainase tidak dipasang dengan benar. Area atap juga rawan kotor oleh sampah atau benda yang jatuh karena permukaannya yang datar.

3. Atap Sirap Kayu

Sirap kayu kerap digunakan sebagai atap pada rumah tradisional dan gazebo. Atap ini terbuat dari bilahan kayu yang kemudian ditumpuk rapi. Ini merupakan jenis atap alami yang bisa menahan suhu panas.

Atap sirap kayu juga membuat visual rumah menjadi unik. Lantaran kepingan kayu biasanya dibuat bentuk persegi panjang dengan salah satu ujungnya lancip.

4. Genteng Keramik

Atap dari genteng keramik bisa dipilih agar suhu di dalam rumah tetap sejuk. Gentengnya terbuat dari keramik yang ditambahkan glazur pada proses finishingnya. Dengan begitu, genteng menjadi lebih kokoh dan tahan lama. Genteng ini pun tahan cuaca ekstrem seperti panas, angin, dan hujan.

Pemasangan atap ini perlu diperhatikan tingkat kemiringannya. Kemiringan atap harus 30 derajat supaya air hujan mengalir dengan baik dan atap tidak bergeser turun.

5. Atap Metal

Atap satu ini termasuk pilihan bagus untuk rumah di wilayah beriklim tropis. Material metal diketahui dapat memantulkan terik matahari sehingga tidak menghantarkan panas ke dalam rumah.

Metal juga diketahui bersifat kokoh dan kuat. Bobotnya pun tergolong cukup ringan dan bisa memberi kesan rumah yang lebih modern.

6. Genteng Metal Pasir

Genteng metal pasir terbuat dari bahan dasar zinc dengan bagian bawahnya dilapisi back coat zinc aluminium coating, primary epoxy, zinc phosphate, synthetic resin, stone chip, dan acrylic finishing.

Genteng ini disebut pula dengan genteng metal batuan Fulo Roof lantaran terdapat lapisan polypropylene dan serbuk batuan alami. Lapisan serbuk batuannya membuat suhu panas tidak menyerap ke atap rumah yang memasang genteng ini. Selain itu, suara air hujan yang jatuh di atasnya juga dapat diredam dengan genteng metal pasir .

7. Atap EPDM

Atap yang terbuat dari lapisan tunggal membran EPDM (ethylene propylene diene monomer) mampu tahan terhadap panas dan radiasi sinar ultraviolet. Ini karena EPDM terbuat dari bahan karet dengan paduan polimer jenuh.

Material EPDM yang diformulasikan dengan baik dapat bertahan lama di luar ruangan selama tahunan tanpa rusak. Pemasangan dan perawatannya pun cukup mudah serta berbiaya terjangkau. Membran karet sintetis ini dapat dipasangkan pada atap rumah datar seperti dak beton.

8. Atap Bitumen

Atap bitumen kerap digunakan pada rumah modern. Jenis atap ini terbuat dari campuran aspal serta bahan-bahan seperti fiberglass dan pasir batu. Atap bitumen disebut juga dengan atap aspal.

Material atap ini berbentuk lembaran yang berbobot cenderung ringan tetapi tidak mudah pecah. Bitumen memiliki kualitas tinggi yang tahan panas, hujan, angin kencang, maupun api. Berkat campuran aspalnya, atap bitumen tidak mudah terbakar, rusak, serta korosi.

9. Atap Polimer

Atap ini terbuat dari genteng polimer yang merupakan hasil campuran plastik berteknologi tinggi. Jenis atap ini memiliki daya tahan panas, api, dan angin yang baik. Biaya perawatan cukup terjangkau dan bobot gentengnya bervariasi dari ringan hingga berat. Di sisi lain, atap polimer cenderung mahal harga dan pemasangannya.

Nah, itu tadi sederet material atap yang tahan cuaca panas dan bikin rumah sejuk terus. Kalau rumahmu pakai jenis atap yang mana nih?

(row/row)



Sumber : www.detik.com

Begini Pentingnya Punya Asuransi Kebakaran dan Ketentuannya



Jakarta

Asuransi memiliki banyak jenis, bukan hanya asuransi kesehatan. Fungsi dari asuransi ini adalah sebagai bentuk pengelolaan pembiayaan tak terduga atas suatu risiko. Salah satu risiko yang harus dipersiapkan adalah asuransi kebakaran. Tentu, tidak ada yang mau propertinya hangus karena membelinya saja membutuhkan dana yang besar. Maka dari itu, untuk mengatasi pengeluaran yang besar, kamu bisa mengajukan asuransi kebakaran untuk dana pengganti properti yang rusak.

Pentingnya Memiliki Asuransi Kebakaran

Menurut pengamat asuransi, Irvan Rahardjo, memiliki asuransi kebakaran penting untuk menjaga aset propertinya. Sebab, asuransi kebakaran tidak hanya mengelola risiko karena korsleting listrik, melainkan karena sambaran petir (Lightning), ledakan (Explosion), dan kejatuhan pesawat terbang (Aircraft Impact), dan asap (Smoke) atau yang biasa disebut FLEXAS.

Dia menyebut penyebab FLEXAS ini adalah jaminan dasar, sementara penyebab kebakaran lain masuk dalam jaminan perluasan misalnya rumah rusak karena huru-hara, gempa, dan banjir. Huru-hara di sini maksudnya adalah kerusakan rumah karena adanya kerusuhan seperti kerusuhan Mei 1998.


“Kalau ingin perluasan atau jaminan yang lebih luas biasanya terhadap huru hara, gempa bumi, banjir, harus menambah premi,” kata Irvan Rahardjo saat dihubungi detikProperti, Selasa (30/7/2024).

Dalam kesempatan berbeda, Direktur Utama PT Asuransi Jasa Indonesia, Andy Samuel juga mengatakan memiliki asuransi kebakaran ini bukan hanya untuk rumah-rumah hunian, melainkan properti yang digunakan sebagai tempat bisnis juga.

“Pada intinya, asuransi ini penting, mempertimbangkan risiko kebakaran itu sumbernya bisa dari mana aja. Bisa dari faktor internal dan eksternal, mau itu sifatnya teknis maupun faktor human error. Terutama untuk pelaku bisnis, tentunya ketika terjadi risiko kebakaran atau gempa bumi akan mengganggu operasional bisnis mereka. Karena seperti produk asuransi kebakaran bukan hanya dapat menjamin risiko terbakarnya sebuah properti, tetapi dapat melindungi juga dari risiko seperti petir, ledakan, kejatuhan pesawat terbang, dan asap,” ujar Andy dalam keterangannya, Selasa (30/4/2024) lalu.

“Sedangkan untuk asuransi gempa bumi (yang bisa menjadi perluasan jaminan dari asuransi kebakaran), dapat menjamin kejadian gempa bumi itu sendiri, serta letusan gunung berapi, kebakaran dan Ledakan yang mengikuti terjadinya Gempa Bumi dan atau Letusan Gunung Berapi,” tambahnya.

Ketentuan Pengajuan Asuransi Kebakaran

Irvan mengatakan untuk pengajuan asuransi kebakaran bisa langsung mengunjungi perusahaan asuransi terdekat. Kamu juga bisa memeriksa secara online melalui website atau menelpon call center.

“Tinggal pilih dari daftar perusahaan asuransi dari daftar asosiasi asuransi umum. Nanti kita hubungi mereka lewat website, call center, mengisi proposal form, dan seterusnya. Nanti pihak asuransi akan mengadakan survei, kalau survei sudah disetujui, mereka akan membuat police dan tagihan premi. Terus kita membayar premi,” jelasnya.

Dia menegaskan asuransi kebakaran ini bisa mengatasi risiko 100% sesuai dengan nilai pertanggungannya atau nilai rumah yang diasuransikan. Nilai dana yang harus dibayar atau preminya menurut Irvan sekitar 0,25% yang dibayarkan per tahun. Sejak asuransi disetujui, dana bisa cair dalam waktu 30 hari.

“Seratus persen, sesuai dengan nilai pertanggungannya. Nilai pertanggungan itu sesuai dengan nilai kondisi baru. Jadi rumah itu dalam kondisi baru,” imbuhnya.

Kemudian, asuransi kebakaran ini dapat cair untuk semua properti yang terbakar, tetapi dilihat kembali tingkat risikonya. Sebab, dana yang harus dibayarkan akan berbeda bila rumah tersebut berada di wilayah yang rawan terjadi kebakaran seperti dekat pabrik dan SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi).

“Umumnya bisa (semua mendapat asuransi), tinggal mereka akan menilai tingkat risikonya seperti apa. Kalau berdekatan dengan objek-objek yang mudah terbakar, misalnya pabrik, itu preminya akan lebih mahal,” pungkasnya.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

3 Tips Beli Keramik Lantai Kamar Mandi


Jakarta

Kamar mandi merupakan ruangan paling sering terkena air, sehingga rawan licin dan lembap. Oleh karena itu, pemilihan lantai keramik yang tepat sangat penting untuk menyesuaikan dengan kondisi kamar mandi yang basah.

Hal ini berguna untuk menghindari kecelakaan seperti terpeleset atau kaki terluka karena ada pecahan keramik. Bagi kamu yang mau beli keramik buat lantai kamar mandi, sebaiknya cari tahu dulu keramik yang cocok.

Dalam pameran ke-10 Keramika Indonesia bersama Mega Build Indonesia edisi ke-21, PT Kia Serpih Mas atau KIA Ceramics membagikan beberapa tips membeli keramik.


Tips Beli Keramik buat Lantai Kamar Mandi

1. Pilih Permukaan Keramik Anti Slip

Graphic Designer PT Kia Serpih Mas, Besa Wade Ruwapensa mengatakan untuk kamar mandi terdapat 2 jenis keramik yang disarankan yakni satin atau baby skin dan anti-slip atau anti licin.

“Kalau kamar mandi disarankan untuk wet areanya memakai anti slip. Terus untuk area kering kalau menurut saya lebih disarankan memakai satin. Jangan pakai yang glossy karena di sana biasanya ada wastafel, takut ada cipratan air berpotensi basah licin,” kata Besa kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

Tampilan keramik anti slip keluaran KIA Ceramics.Tampilan keramik anti slip keluaran KIA Ceramics. Foto: Sekar Aqillah Indraswari

Namun, jika ukuran kamar mandi terlalu kecil sehingga hanya terdiri dari area basah saja atau wet area, bisa hanya menggunakan keramik anti-slip. Untuk ukuran dan modelnya bisa dibebaskan keinginan pembeli.

2. Pilih Keramik Khusus Lantai

“Disarankan menggunakan keramik sesuai peruntukkannya. Contohnya banyak yang memakai keramik dinding ke lantai. Padahal itu kurang cocok karena breaking strength-nya lebih rendah yang dinding. Kalau dia ditempel otomatis ada kemungkinan kalau perekatnya tidak kuat akan jatoh, nanti menimpa orang. Nah makanya keramik dinding pasti lebih ringan dari keramik lantai,” jelasnya.

Tampilan keramik baby skin atau satin keluaran KIA Ceramics.Tampilan keramik baby skin atau satin keluaran KIA Ceramics. Foto: Sekar Aqillah Indraswari

Untuk membedakan keramik lantai dan dinding, bisa dilihat melalui kemasan produk. Untuk keramik lantai biasanya ditulis floor tile dan untuk keramik dinding dinamakan wall tile.

Lebih lanjut, Besa menjelaskan semakin besar ukuran keramik maka ketebalannya akan bertambah. Begitu juga dengan harganya juga akan semakin mahal.

“Kalau untuk pasar Indonesia biasanya memakai ukuran 30×30 cm (persegi), 25×25 cm untuk kamar mandi. Kalau bentuknya square biasanya untuk keramik lantai,” sebutnya.

Biasanya ketinggian dinding yang perlu dipasang keramik apabila hanya sebagian yang ditutup keramik sekitar 150-175 cm dari bawah. Penentuannya disesuaikan dengan tinggi penghuni rumah.

3. Tentukan Ukuran dan Jumlah Keramik

Kemudian untuk menentukan jumlah keramik yang perlu dibeli baik untuk dinding dan lantai bisa diketahui dari luas ruangan. Besa menyebutkan harga keramik ditentukan per meter persegi. Dalam satu dus keramik itu terdiri dari keramik 1 meter persegi (square meter).

Selain itu, keramik tidak bisa dibeli satuan sehingga saat membeli keramik kamar mandi harus dilebihkan 1 dus untuk berjaga-jaga.

“Anggaplah perumahan-perumahan sekarang itu kamar mandinya 1,5 meter x 1,5 meter biasanya. Berarti tinggal dikalikan. Nanti kita dapat luasnya berarti 22,5 meter persegi. Berarti harus beli 3 dus untuk keramik ukuran 50 x 50 cm dengan 12 pcs keramik isinya. Biasanya satu dus itu 1 square meter. Satu dus (ukuran 50 x 50 cm) isinya 4 pcs karena 1 keramik setengah meter,” ujarnya.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Awas Luber, Ini Waktu Ideal buat Sedot Septic Tank Sebelum Penuh



Jakarta

Septic tank berfungsi untuk mengelola air limbah di rumah. Meski tidak begitu nampak, septic tank tetap harus dirawat dengan menyedot kotoran secara berkala supaya tidak penuh.

Setelah lama digunakan, kotoran akan mengendap di dasar tangki sampai penuh. Jika sampai penuh, kapasitas air kotor yang bisa ditampung berkurang hingga akhirnya luber.

Nah, jangan sampai tunggu penuh ya. Simak penjelasan berikut ini untuk tahu kapan harus sedot tangki.


Septic tank lid cover made of concrete. Domestic sewage concept for environmental issues, home owner problems, hygiene, or waste management for home owners.Septic tank lid cover made of concrete. Domestic sewage concept for environmental issues, home owner problems, hygiene, or waste management for home owners. Foto: Getty Images/Jena Ardell

Spesialis Sanitasi Senior dari USAID IUWASH Tangguh, Endro Adinugroho menjelaskan septic tank harus disedot secara berkala menggunakan truk vakum untuk mengurangi padatan atau lumpur di dasar tangki.

“Kalau menunggu penuh, posisinya justru malah kita nggak sadar bahwa tangki septiknya sudah mencemari. Karena air akan tetap keluar kecuali kalau misalnya ada gangguan sebelumnya atau kemudian meluber,” kata Endro kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

Selain itu, padatan yang terlalu lama dibiarkan bukan hanya memenuhi tangki tetapi bisa mengganggu mekanisme septic tank yang menggunakan resapan air. Endro menerangkan padatan atau lumpur septic tank yang menumpuk bisa terbawa ke area resapan tangki sehingga menghalangi penyerapan air.

“Jadi itu kenapa kita memperkenalkan ada namanya layanan lumpur tinja terjadwal supaya penyedotannya itu nggak mesti menunggu kalau ada masalah,” imbuhnya.

Di sisi lain, Koordinator Nasional Layanan Sanitasi yang Berketangguhan Iklim dari USAID IUWASH Tangguh, Iman Utomo menyebut waktu yang paling baik untuk menyedot septic tank setiap 2-3 tahun. Ia pun tidak menyarankan menunggu tanda-tanda septic tank penuh, sebab tanda tersebut biasanya tidak muncul.

Sementara, Koordinator Nasional Sanitasi Urban dari USAID IUWASH Tangguh Immanuel Ginting mengungkapkan tanda-tanda yang mungkin saja dapat timbul ketika septic tank penuh.

“Pertama, tangki septiknya itu mulai berbau. Lalu kemudian kalau disiram itu sudah sangat sulit untuk bisa masuk kembali tinjanya. Jadi kalau di rumah disiram sekali biasanya sudah masuk, ini sudah 3-4 kali tidak masuk-masuk, itu salah satu tandanya penuh,” ujar Ginting.

Lalu, ia menyebutkan semakin banyak penghuni rumah, maka ukuran septic tank seharusnya semakin besar. Pasalnya, semakin banyak penghuni rumah dan semakin menggunakan toilet, maka septic tank akan lebih cepat penuh. Oleh karena itu, ukuran septic tank yang tepat juga menunjang agar tangki tidak cepat penuh.

“Makin banyak orang di rumah, maka volumenya akan semakin besar. Tapi rata-rata kalau untuk satu rumah itu biasanya (ukuran septic tank) antara 2 meter kubik sampai 3 meter kubik paling besar,” pungkasnya.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

4 Kesalahan Ini Bisa Bikin Septic Tank Bermasalah


Jakarta

Septic tank adalah komponen penting untuk mengelola limbah di rumah. Tangki ini berfungsi untuk menampung air limbah dan mengurai kotorannya.

Namun, masih banyak yang abai dengan perawatan dan penggunaan septic tank yang benar. Padahal, kalau septic tank tidak diperhatikan penggunaannya, bisa muncul berbagai masalah yang merepotkan di rumah.

Nah, jangan sampai menambah PR ya. Berikut ini beberapa kesalahan yang perlu dihindari agar tidak timbul masalah pada septic tank.


Kesalahan Menggunakan Septic Tank

1. Tidak Rutin Sedot Septic Tank

Sewage Tank truck. Sewer pumping machine. Septic truck. Pipe in the drainage pit. Pumping out sewage from a septic tank. Septic tank serviceKesalahan yang Bikin Septic Tank Bermasalah Foto: Getty Images/Sergey Dolgikh

Spesialis Sanitasi Senior dari USAID IUWASH Tangguh, Endro Adinugroho mengatakan septic tank perlu disedot secara berkala menggunakan truk vakum dengan jangka waktu yang disarankan, yakni setiap tiga tahun sekali. Penyedotan untuk mengurangi tumpukan padatan atau lumpur septic tank, sehingga air luber ke luar ataupun kotoran terbawa ke area resapan.

“Nggak mesti menunggu penuh dulu karena kalau menunggu penuh, posisinya justru malah kita nggak sadar bahwa tangki septiknya sudah mencemari. Karena air akan tetap keluar kecuali kalau misalnya ada gangguan sebelumnya atau kemudian meluber,” ujar Endro kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

“Tidak semuanya tangki septik ada tanda-tandanya seperti itu. Jadi itu kenapa kita memperkenalkan ada namanya layanan lumpur tinja terjadwal supaya penyedotannya itu nggak mesti menunggu kalau ada masalah,” sambungnya.

2. Membuang Bahan Pembunuh Bakteri ke WC

Hindari membuang bahan-bahan pembersih yang bersifat keras, sehingga dapat membunuh bakteri anaerob yang hidup di tangki septik seperti cairan pembersih lantai kamar mandi. Pasalnya, adanya bakteri sangat penting untuk proses penguraian kotoran di septic tank.

“Pakai jenis cuci tangan di atas toilet atau pakai sabun untuk skala kecil itu nggak ada masalah sebenarnya. Tapi kalau kita pakai bahan bangunan yang tipenya keras, yang asam keras itu bisa membunuh bakteri. Itu juga tidak boleh dibuang ke dalam lubang tangki septik,” jelasnya.

3. Membuang Barang ke WC

Man suffers from diarrhea holds toilet paper roll in front of toilet bowl.Kesalahan yang Bikin Septic Tank Bermasalah Foto: Getty Images/vchal

Jangan membuang barang ataupun sampah seperti plastik atau kertas ke dalam WC karena dapat mengakibatkan penyumbatan pada saluran pipa, sehingga sulit menyiram WC. Dengan demikian, bisa menimbulkan kebingungan antara pipa tersumbat atau septic tank penuh.

“Kalau WC-nya lubang pipa tersumbat, kita nggak tahu apakah ini tandanya sudah penuh atau tidak tangki septiknya, sehingga mau tidak mau kita harus ngeceknya (dengan) kita buka manhole, kita masukan tongkat, kita cucuk ke dalam seberapa besar nanti kelihatan ketinggian dari lumpur itu,” papar Endro.

4. Memasukkan Barang Terbakar ke Septic Tank

Jangan pernah memasukkan barang yang terbakar ke dalam septic tank karena ada gas metana di dalam tangki yang rawan terbakar. Terdapat kasus terjadinya ledakan pada septic tank ketika petugas hendak memeriksa isi tangki setelah penyedotan. Endro menyebut cara yang lebih tepat untuk memeriksa isi tangki adalah dengan memasukan tongkat ke dalamnya.

“Pemicunya (ledakan ada) tiga. Kalo tadi kita lihat kejadian, bahan mudah terbakarnya apa? Gas metana. Terus ada oksigen di udara karena terbuka dari manhole. Yang ketiga, dia membakar, pemicunya kan membakar koran terus dilempar ke dalam (septic tank). Ada yang membakar, kalau sudah terbakar, ada oksigen akan makin kencang,” pungkasnya.

Itulah beberapa hal yang harus dihindari supaya tidak memicu masalah pada septic tank. Semoga bermanfaat!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

6 Tips Pasang Septic Tank dengan Benar, Pengolahan Limbah Lancar



Jakarta

Setiap rumah memerlukan septic tank untuk mengelola limbah. Namun, pemasangan septic tank tidak boleh asal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar sistem sanitasi air berjalan lancar.

Bukan cuma itu, kalau kamu pasang septic tank dengan benar, maka rumah akan terhindar dari berbagai masalah. Sebab, ada saja kejadian septic tank meluap, bahkan meledak.

Perlu diingat, langkah awal memasang tangki adalah memilih produk yang berkualitas dan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Selain itu, apa lagi ya?


Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pemasangan septic tank dilakukan dengan benar agar tidak menjadi masalah di kemudian hari.

The partially removed plastic cover of a septic tank with the safety cover visible.The partially removed plastic cover of a septic tank with the safety cover visible. Foto: Ilustrasi septic tank (iStockphoto)

Tips Pasang Septic Tank

1. Ukuran Septic Tank

Koordinator Nasional Sanitasi Urban dari USAID IUWASH Tangguh, Immanuel Ginting menjelaskan semakin banyak penghuni rumah, maka ukuran septic tank seharusnya semakin besar.

“Makin banyak orang di rumah, maka volumenya akan semakin besar. Tapi rata-rata kalau untuk satu rumah itu biasanya antara 2 meter kubik sampai 3 meter kubik paling besar,” ujar Ginting kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

Namun, hal ini juga tergantung pada sistem pembuangan air limbah. Apabila sistemnya tercampur yang menerima pembuangan limbah dari WC maka septic tank bisa berukuran kurang sekitar 1,7-2 meter kubik untuk 5-10 penghuni rumah.

Sementara sistem tercampur yang menerima air limbah dari saluran pembuangan di seluruh rumah dengan ukuran serupa hanya bisa menampung kebutuhan 4 penghuni rumah.

2. Septic Tank Kedap Air

Spesialis Sanitasi Senior dari USAID IUWASH Tangguh, Endro Adinugroho menekankan pentingnya tangki septik yang kedap air. Septic tank yang kedap air akan menghalau masuknya air dari tanah ke dalam tangki yang akan membuatnya cepat penuh.

“Jadi kalau misalnya muka air tanahnya naik, dan dia muka air, istilahnya muka air tanahnya tinggi, dia pasti pada saat sudah di sedot pun, dia akan ada lagi karena air tanahnya mengisi ke dalam tangis septik,” jelas Endro.

3. Lubang Kontrol Lebih Tinggi

Kemudian, untuk mencegah masuknya air hujan Endro menyebut lubang kontrol septic tank atau manhole harus sedikit lebih tinggi dari permukaan tanah.

“Jadi limpasan dari air hujan, bukan esok kan, air hujan yang masuk melalui bisa lubang ataupun dari atas. Jadi kesannya harusnya muka manhole-nya atau lubang tanki septiknya posisinya harus lebih tinggi sedikit dari tanah sekitar. Dan dia posisinya tidak mudah air dari luar masuk ke dalam,” katanya.

4. Resapan Air Terpisah

Seringkali di masyarakat masih menggunakan septic tank yang bagian bawahnya dibuat menjadi resapan, sehingga tidak kedap air dan memiliki kontak langsung dengan tanah. Hal ini kurang tepat karena tangki berisiko terisi air ketika muka tanah naik.

“Sebenarnya itu resapannya posisinya tidak di situ (bawah tangki). Jadi di dalam tangki septik SNI pun ada yang namanya lubang untuk resapan air. Nah, kita membuatnya itu biasanya ada satu tangki, jadi ada dua bagian (untuk memisahkan resapan air),” papar Endro.

5. Ada Pipa Hawa

Pipa hawa adalah komponen septic tank yang tidak boleh ketinggalan karena berfungsi sebagai ventilasi untuk mengeluarkan gas metana yang dihasilkan di dalam septic tank. Tanpa pipa hawa, maka gas metana berisiko untuk keluar melalui sela-sela pipa di kamar mandi.

“Tangki septik itu kan harus ada lubang hawa, harus ada lubang udara ke atas. Seringkali karena lubang udara nggak ada, akhirnya gas metana terakumulasi di bawah di tangki septik,” ungkapnya.

6. Pemilihan Lahan

Pemilihan lahan juga perlu diperhatikan agar tidak berdekatan dengan benda keras atau pohon dengan akar keras di dekat septic tank. Sebab, benda atau akar keras dapat mengenai septic tank, sehingga tekanannya membuat tangki retak atau pecah.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Jenis-Jenis Pipa di Rumah dan Cara Pilih yang Tepat


Jakarta

Sistem perpipaan di rumah meski tak terlihat memiliki peran penting untuk kehidupan penghuni. Mulai dari sistem air, pembuangan, hingga kabel listrik akan memerlukan pipa.

Nggak sembarangan, setiap jenis pipa memiliki karakteristik dan fungsi tersendiri. Lalu, kualitas pipa juga perlu diperhatikan agar berfungsi dengan baik.

Quality Control dari Lesso, Rokan yang ditemui detikProperti pada pameran IndoBuildTech Expo 2024 di ICE BSD CITY membagikan tips memilih pipa yang berkualitas berdasarkan jenis dan fungsinya. Simak penjelasannya berikut ini.


“Secara umum, pipa yang dibutuhkan untuk perumahan dibagi menjadi tiga, satu pipa PVC AW sama D, dua pipa PP-R, tiga pipa conduit,” ujar Rokan saat ditemui di IndoBuildTech Expo 2024, beberapa waktu lalu.

Cara Pilih Pipa Berkualitas

Jenis-Jenis pipaPipa PVC AW dan PVC D Foto: Danica Adhitiawarman

Pipa PVC AW

Pipa yang terbuat dari polyvinyl chloride ini berfungsi untuk mengalirkan air bersih seperti ke wastafel dapur dan shower kamar mandi. Salah satu ciri pipa ini memiliki garis berwarna biru.

“AW ini harus kuat karena dia harus mampu menahan tekanan dan juga anti korosi,” katanya.

Selain itu, kemurnian bahan PVC pada pipa juga mempengaruhi kekuatan pipa. Semakin tinggi kadar PVC, maka akan pipa akan lebih kuat.

“PVC kalau dikurangi dia akan rapuh,” imbuhnya.

Rokan menyarankan untuk memilih pipa dengan tekanan setidaknya 10 bar. Angka tersebut sudah cukup bagus dan aman mengalirkan air.

Pipa PVC D

Sedangkan pipa ini berfungsi untuk drainase atau saluran pembuangan air kotor. Berbeda dari pipa PVC AW, garis di pipa ini berwarna merah.

Meski tidak memiliki spesifikasi khusus, Rokan menyarankan untuk memilih pipa yang bisa menahan tekanan yang tinggi.

“Kami merekomendasikan untuk (pipa dengan daya tekanan) 15 bar,” tuturnya.

Pipa PP-R

Pipa berwarna hijau ini terbuat dari bahan polypropylene random. Gunanya untuk mengalirkan air panas dan air dingin di kamar mandi.

Rokan menyebutkan pipa dengan garis berwarna biru mengalirkan air dingin, warna merah air panas, dan warna kuning untuk kedua tipe suhu air.

Ia menyarankan memilih pipa PP-R yang kuat dan mampu bertahan lama. Bahkan, daya tahan pipa ini bisa sampai 50 tahun.

Jenis-Jenis pipaPipa Conduit dan PP-R Foto: Danica Adhitiawarman

Pipa Conduit

Pipa conduit berfungsi untuk menyimpan aliran kabel listrik di dalam tembok rumah misalnya kabel lampu. Pipa satu ini bisa elastis, sehingga dapat ditekuk untuk menyesuaikan aliran kabel.

“Keistimewaannya dia bisa ditekuk jadi tidak pecah,” katanya.

Saat membeli pipa conduit, sebaiknya memilih yang elastis dan tahan api.

“Conduit ada spesifikasinya harus bisa ditekuk karena kan tidak mungkin rumah kabelnya lurus terus. Kedua ini harus tahan api karena kalau dia korslet apinya akan menyebar ke mana-mana,” pungkasnya.

(abr/dna)



Sumber : www.detik.com