Tag Archives: detikproperti

Ingin Berhentikan Tukang Karena Kerja Tak Sesuai Kontrak? Begini Caranya



Jakarta

Saat membangun rumah, kamu pasti menginginkan pengerjaannya lancar dan cepat selesai. Namun, sebaik-baiknya berencana tentu ada saja halangan, seperti menemukan tukang yang bermasalah, bekerja tidak benar, melenceng dari kesepakatan di awal. Jika menemukan model tukang seperti ini, apakah kita boleh memberhentikannya?

Menurut CEO SobatBangun Taufiq Hidayat, memutuskan kontrak tukang bangunan di tengah proyek berjalan boleh-boleh saja, tetapi sebelumnya perjanjian kerja harus jelas sejak awal.

“Tukang itu harus diikat kontrak, ‘Ini Pak mau bangun sampai jadi, saya mau sampai jadi’. Kecuali kalau ‘Pak enggak usah jadi pak, cuma temboknya aja’. Ya jadi tembok gitu ya. Nah itu juga jelas, harus diikat kontrak,” kata Taufiq kepada detikProperti pada Kamis (5/9/2024).


Dia menekankan sebelum memberhentikan tukang, terutama perihal kepuasan kerja, pemilik rumah harus sudah memiliki kontrak dengan aturan dan konsep yang jelas. Sebab, saat membangun rumah minimal waktu yang dibutuhkan sekitar 3 bulan. Bagian yang harus mereka kerjakan cukup banyak, termasuk material yang akan digunakan juga beragam.

Sebuah kontrak kerja bisa ditetapkan lewat ucapan. Bisa pula menggunakan kertas, untuk yang satu ini kekuatan hukumnya lebih kuat. Apabila ingin lewat ucapan setidaknya memiliki bukti jika sudah terjadi sebuah kontrak.

“Tidak sesuai progres, tidak sesuai quality. Ada juga di kontraknya itu bahwa kalau misalnya tidak mampu menyelesaikan progres tepat waktu, maka pihak pertama berhak memutus kontrak. Ada kontraknya. Kalau gak ada kontraknya, yaudah Gentlement agreement aja (perjanjian tidak tertulis dan tidak mengikat secara hukum),” ungkapnya.

Taufiq menyarankan saat membuat kontrak, pemilik rumah bisa meminta bantuan kepada tenaga ahli seperti arsitek, konsultan, atau orang lainnya di bidang ini. Dengan begitu saat pembangunan dimulai, tidak ada kesalahpahaman.

“Rencana itu harus jelas dan disepakati. Nah, untuk bikin rencana jelas dan disepakati mesti ada ahli, tukang ahli, atau pemimpin proyek ahli. Kalau meragukan, bisa panggil pihak tiga, konsultan namanya,” sebutnya.

Kemudian, rajin untuk mengawasi pembangunan. Tidak harus datang langsung ke lokasi, bisa juga melalui video call atau meminta jasa pihak ketiga seperti arsitek atau kontraktor.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Segini Kisaran Harga Kitchen Set per Meter dan Hitungan Pemasangannya


Jakarta

Ketika merencanakan dapur impian, kita mungkin bertanya-tanya berapa harga kitchen set per meternya? Harganya bisa bervariasi tergantung pada material, desain, hingga merek yang dipilih.

Pilihlah kitchen set yang sesuai dengan kebutuhan, gaya interior rumah, hingga budget yang dimiliki. Oleh sebab itu, pelajari kisaran harganya untuk membuat anggaran yang lebih tepat.

Harga Kitchen Set per Meter

Menurut Profesional Kontraktor PT Gaharu Konstruksindo Utama, Panggah Nuzhul Rizki, mengatakan bahwa harga kitchen set tergantung dengan bahan, luas, dan jumlah kabinet yang dibutuhkan.


“Kitchen set tergantung bahannya. Yang paling familiar itu kayu dilapisi HPL, tapi memang basically itu kayu. Yang bikin indah itu kulitnya, HPL itu. Biasanya kalau di interior kitchen set itu Rp 1,8 juta sampai Rp 2 juta tergantung dari bahan dan desainnya, tergantung besarnya kabinet yang ada,” kata Panggah kepada detikProperti
(14/8/2024) lalu.

Dikutip dari salah satu laman konstruksi bangunan dan properti, berikut adalah kisaran harga kitchen set per meter berdasarkan jenis bahan dan finishingnya 2024:

  • PVC (HPL luar): Rp 3.700.000
  • PVC (HPL luar dan dalam): Rp 3.900.000
  • PVC (Duco): Rp 4.100.000
  • Kayu Jati (HPL): Rp 2.500.000
  • Kayu Jati (Duco): Rp 2.200.000
  • Kayu Jati (Natural Wood ): Rp 1.500.000
  • Blockmin (HPL luar): Rp 1.800.000
  • Blockmin (HPL luar dan dalam): Rp 2.200.000
  • Blockmin (Duco): Rp 2.600.000
  • Multiplek (HPL luar): Rp 2.100.000
  • Multiplek (HPL luar dan dalam) : Rp 2.300.000
  • Multiplek (Duco): Rp 2.900.000
  • Aluminium (ACP 3 ml): Rp 3.000.000
  • Aluminium (ACP 4 ml): Rp 3.400.000
  • Aluminium (ACP lapis HPL): Rp 3.300.000
  • Aluminium (ACP serat kayu):Rp 3.400.000

Simulasi Perhitungan Biaya Pasang Kitchen Set

Untuk memasang kitchen set, kita perlu mengukur ruangan. Kemudian memilih material yang diinginkan hingga kitchen set bisa dipasang.

Sebagai contoh, berikut adalah simulasi perhitungan komponen kitchen set yang akan dipasang:

Kabinet bawah
Misalnya ukuran kabinet bawah punya panjang pada bagian kanan 3 meter (m) dan kiri 1,5 meter serta lebar 0,5 meter. Maka perhitungannya: 3 m + 1,5 m – 0,5 m = 4 m

Kabinet atas
Panjang sisi kanan 3 m, sisi kiri 1,5 m, lebar 0,3 m. Maka 3 m + 1,5 m – 0,3 m = 4,2 m

Meja dapur
Meja dapur berukuran yang sama dengan kabinet bawah yaitu 4 m.

Backsplash
Bagian ini bisa dihitung dengan menjumlahkan kedua sisi dinding: 3 m + 1,5 m = 4,5 m

Cara Menghitung Harga Pemasangan Kitchen Set

Setelah tahu ukuran kitchen set, kita bisa pilih material yang ingin digunakan. Sebagai contoh, kita akan memilih material HPL.

Harga HPL di pasaran sekitar Rp 1,5 – 2 juta per meter. Jika harga HPL yang digunakan Rp 1.750.000 per meter, maka total biaya yang dibutuhkan adalah sebagai berikut.

Kabinet bawah pakai HPL: 4 x Rp 1.750.000 = Rp 7.000.000
Kabinet atas pakai HPL: 4,2 x Rp 1.750.000 = Rp 7.350.000
Backsplash pakai granit: Rp 1.200.000 per meter = 4,5 x Rp 1.200.000 = Rp 5.400.000
Meja dapur pakai granit: Rp 1.200.000 per meter = 4,8 x Rp 1.200.000 = Rp 5.760.000

Jadi, total pasang kitchen set: Rp 7.000.000 + Rp 7.350.000 + Rp 5.400.000 + Rp 5.760.000 = Rp 25.510.000.

Rincian harga di atas merupakan perkiraan biaya pemasangan kitchen set menggunakan HPL dengan meja dapur dan backsplash pakai granit.

Project Manager dari Gradasi Design & Build, Wahyu, menyebut bahwa kisaran biaya dekorasi dapur lengkap dengan kitchen set adalah sekitar Rp 25 juta untuk ukuran 3-4 meter.

“Untuk dapur biasa start Rp 25 juta, sudah bisa. Cabinet bawah dan cabinet atas, dengan catatan sudah ada top table dan backsplashnya. Sudah termasuk kitchen setnya, ventilasi, rak piring, tempat sendok, rel panci, rel gas, dan rak bumbu custom,” ungkapnya ketika dihubungi terpisah oleh detikProperti.

Sekarang, bahan kitchen set yang biasa disarankan adalah adalah PVC board anti rayap. Bahan ini dikenal bagus dan harganya terjangkau adalah PVC board anti rayap.

Untuk biaya jasa dekorasi dapur ukuran besar, maka biayanya bisa lebih mahal lagi.

Contoh dapur dengan luas sekitar 25 meter persegi biaya bisa lebih dari Rp 30 juta. Selain itu, ada juga harga jasa dekor yang dihitung per meter. Sebagai gambaran, di Gradasi Design & Build sendiri mulai dari Rp 1,95 juta.

Perlu dicatat, harga kitchen set bisa saja berbeda, karena tergantung dari ukuran material yang digunakan, hingga wilayah tempat tinggal.

(khq/fds)



Sumber : www.detik.com

Jangan Salah Pilih Perangkat Biar Ruang Keluarga di Rumah Bikin Betah



Jakarta

Berkumpul bersama keluarga menjadi sebuah momen yang istimewa untuk menciptakan kenangan yang tak terlupakan. Beragam kegiatan dilakukan guna menyempurnakan momen kumpul keluarga seperti menonton film, berkaraoke, hingga bermain games. Untuk aktivitas tersebut dibutuhkan perangkat penunjang yang tepat.

Pabrikan elektronik Sharp telah hadir selama 112 tahun di dunia dengan berbagai produk untuk memudahkan aktifitas maupun lifestyle keluarga. Selama itu pula Sharp terus berinovasi mengembangkan berbagai produk untuk menyesuaikan dengan kemajuan dan tuntutan zaman.

Untuk menunjang kehangatan di ruang keluarga, Sharp menghadirkan Immersive Audio Visualization Mini Exhibition di Main Atrium Bintaro Jaya Xchange Mall. Melalui event ini masyarakat diajak untuk mendapatkan experience terkait produk yang tepat untuk membawa pengalaman hiburan di yang up-level.


“Melalui pengalaman melihat, mendengar, dan menyentuh secara lansung konsumen bisa merasakan kalau produk audio visual Sharp memiliki beberapa keunggulan melalui inovasi dan kualitas produk yang bisa memberikan pengalaman baru khususnya di living room setiap keluarga,” ujar Andry Adi Utomo, National Sales Senior GM PT Sharp Electronics Indonesia dalam keterangannya kepada detikproperti, Minggu (21/9).

Di dalam booth yang didesain playful dan fungsional, konsumen diajak untuk mendapatkan experience dan gambaran langsung bila produk audio visual Sharp diaplikasikan di rumah.
Ada beragam model Smart TV untuk disesuaikan dengan kebutuhan ruang di rumah. Untuk dua produk andalan Sharp Aquos Xled yaitu 4T-C65GU8500X dan 4T-C75GU8500X telah dilengkapi dengagn teknologi Mini LED dengan ribuan lampu dan lebih dari 500 zona dimming untuk menghasilkan brighness tinggi dan kontras tajam. Quantum Dot juga disematkan untuk kualitas warna superior dengan fitur tambahan Dolby Vision IQ yang menyesuaikan kecerahan dan warna otomatis serta Dolby Atmos untuk audio 3D imersif yang menjadikan pengalaman menonton lebih maksimal.

Sharp juga memperkenalkan Aquos TRU 4K GN7000X dalam ukuran 55 dan 65 inci yang ideal untuk gamer. Dengan panel 120 Hz dan Deep Chroma Display yang menawarkan 1 miliar warna, TV ini memberikan tampilan smooth dan kualitas setara QLED. Fitur Dolby Vision IQ dan Dolby Atmos juga hadir meningkatkan kualitas visual secara otomatis sesuai pencahayaan ruangan dan audio yang seimbang dan detail.

Untuk menemani produk TV-nya, ada juga speaker dan subwoofer profesional yang menawarkan kualitas suara luar biasa untuk sistem speaker indoor dan outdoor. Dengan suara besar, speaker ini ideal untuk konser musik, ballroom, studio musik, dan acara lainnya yang memerlukan audio berkualitas tinggi.

Bagi penggemar karaoke maupun acara keluarga, ada juga model party speaker yang dilengkapi fitur dapat disesuaikan untuk kebutuhan rumah ataupun profesional untuk menjadikan berbagai acara keluarga lebih meriah. Mengutip www.id.sharp, dengan rangkaian produk di living room ini akan membuat keceriaan kepada seluruh keluarga.

Product Strategy AUVI & Smartphone Head Division Ardy menambahkan, ada banyak promo menarik selama event pameran untuk melengkapi berbagai perangkat di ruang keluarga seperti cicilan 0 persen, cicilan tanpa bunga, bonus GoPay, flash sale, lucky dip, dan sebagainya,

“Sharp memiliki rangkaian produk dengan kualitas gambar TV dan suara untuk berkaraoke, menonton box office, bermain games yang kompetitif, dan lainnya. Bukan hanya menghadirkan rangkaian produk yang tepat, Sharp hadir dengan konsep one stop entertainment bagi keluarga Indonesia,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Sharp hadir di Indonesia sejak tahun 1970. Saat ini Sharp memiliki 23 kantor cabang, 8 sub cabang, 24 kantor servis, 47 Sharp Direect Service Stationn(SDSS), 517 Sharp Authorized Service Station (SASS), dan 48 Sharp Service Representative (SSR) yang tersebar di Indonesia.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Bangun Ruko di Atas Tanah Sewa, Saat Kontrak Selesai Jadi Hak Milik Siapa?



Jakarta

Sewa tanah adalah salah satu kegiatan bisnis yang cukup menguntungkan, terutama untuk lahan kosong yang belum ada bangunan di atasnya. Kegiatan ini bisa menjadi pilihan bagi kamu yang tidak ingin menjual tanah tetapi tetap ingin aset tersebut memberikan keuntungan.

Orang yang menyewa tanah ada yang membutuhkan untuk waktu yang singkat dan ada pula untuk waktu yang lama. Hal tersebut tergantung pada kesediaan pemilik tanah tersebut. Bahkan, tidak menutup kemungkinan pemilik tanah memperbolehkan penyewa mendirikan bangunan di atasnya. Sebagai contoh mendirikan ruko sementara sampai masa sewa selesai.

Ketentuan tentang hak sewa untuk bangunan diatur dalam Pasal 44 UUPA yaitu hak yang dipunyai seseorang atau badan hukum atas tanah. Hak ini memberikan wewenang kepada pemegang hak untuk mempergunakan tanah milik orang lain untuk keperluan bangunan dengan membayar kepada pemiliknya sejumlah uang sewa.


Lantas, apabila penyewa diperbolehkan mendirikan bangunan seperti ruko di atasnya, hak milik ruko akan jatuh ke tangan siapa? Pemilik tanah atau penyewa?

Menurut Pengacara Properti Muhammad Rizal Siregar apabila penyewa ingin membangun bangunan di atas tanah yang disewanya, hal pertama yang harus dilakukan adalah mendapatkan persetujuan dari pemilik lahan. Setelah itu, kedua belah pihak harus membuat sebuah surat perjanjian sewa tanah.

“Dari rumusan sewa menyewa seperti di tentukan oleh Pasal 1548 KUHPerdata, dapat dikatakan bahwa perjanjian sewa menyewa adalah suatu perjanjian konsensuil yang artinya perjanjian tersebut telah sah dan mengikat pada saat tercapainya kata sepakat, yaitu mengenai barang yang disewa dan harga sewanya,” kata Rizal kepada detikProperti pada Rabu (25/9/2024).

Setelah itu, penyewa perlu memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) ini akan menerapkan konsep norma, standar, pedoman, dan kriteria (NSPK) dari pemerintah pusat. Sebelumnya, untuk mendirikan bangunan, seseorang harus memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Namun, pemerintah melalui UU Cipta Kerja menghapus aturan Izin Mendirikan Bangunan tersebut yang sebelumnya diatur dalam Undang-undang No.28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung.

“Terkait sewa menyewa yang di atas tanah pribadi atau tanah negara didahului adanya perjanjian sehingga kebutuhan sewa menyewa menjadi clear. Adapun yang menjadi tanggung jawab membuat PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) di atas tanah adalah penyewa,” ujarnya.

Dengan begitu, bangunan berupa ruko tadi merupakan hak milik penyewa, bukan pemilik tanah. Namun, selama menyewa, penyewa hanya akan memegang surat kontrak sewa tanah dan surat PBG saja. Sertifikat tanah tetap menjadi hak pemilik tanah sehingga posisi bangunan tersebut tetap menumpang di atas tanah orang lain. Lalu, apabila masa kontraknya sudah selesai, penyewa harus membongkar bangunan tersebut apabila di awal sudah disepakati demikian.

“Namun apabila masa sewa berakhir, maka bangunan tersebut dapat dibongkar kembali oleh penyewa sebagaimana dalam perjanjian sewa,” pungkasnya.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Septic Tank bisa Meledak? Ini Tanda-tandanya Jika Penuh


Jakarta

Tangki septik atau septic tank adalah komponen penting dalam sistem pembuangan limbah rumah tangga. Jika dibiarkan terlalu lama, septic tank yang penuh bisa mengalami penumpukan gas berbahaya yang berpotensi meledak.

Makanya, perawatan tangki septik yang tepat penting untuk menghindari masalah serius pada sistem sanitasi.

Septic Tank Meledak Karena Apa?

Dikutip dari Badan Standardisasi Nasional (BSN), septik tank bisa meledak karena adanya penumpukan gas yang dihasilkan dari proses penguraian limbah.


Gas yang dihasilkan di antaranya ada gas metana, hidrogen sulfida, amoniak, karbondioksida, dan sejumlah senyawa lain. Misal, metana sendiri merupakan senyawa hidrokarbon fraksi ringan yang karakteristiknya mudah terbakar.

Gas-gas tersebutlah yang menjadi penyebab utama dari kasus meledaknya septic tank di rumah.

Ciri-ciri Septic Tank Penuh

Dilansir laman King Service, berikut adalah tanda-tanda jika bila septik tank penuh:

1. Adanya Genangan Air

Adanya genangan air menandakan septic tank penuh. Oleh karena itu, periksa saluran drainase secara teratur untuk melihat genangan air.

Air akan mulai menggenang ketika cairan berat berisi limbah menyumbat sistem, hal ini membuat air naik ke permukaan. Menentukan apakah air berasal dari tangki septik bisa diketahui dari baunya.

2. Saluran Air yang Lambat

Setiap saluran pembuangan di rumah akan mengarah ke sistem septik. Jika saluran pembuangan lambat, artinya ada penyumbatan di sistem pipa atau tangki yang penuh.

3. Tercium Bau Busuk

Jika di sekitar rumah tercium bau busuk khas limbah, berarti ada penyumbatan serius di sistem septik.

4. Suara Gemericik Pipa

Suara gemericik merupakan suara gelembung berfrekuensi rendah yang sering terdengar saat air mengalir dari wastafel, toilet, maupun pancuran. Sumbatan pada pipa bisa menyebabkan suara gemericik, karena udara terperangkap.

Hal ini membuat cairan tidak bisa mengalir dengan baik. Hal inilah yang jadi tanda peringatan dini bahwa ada yang salah dengan pipa ledeng.

5. Saluran Pembuangan Toilet Terlalu Lambat

Apakah toilet kamu tidak lagi bertenaga seperti dulu? Saluran pembuangannya terlalu lambat? Ini bisa menandakan adanya penyumbatan pada sistem septik.

6. Banyak Serangga di Sekitar Septic Tank

Nyamuk dan lalat suka bertelur di genangan air dan limbah. Jika tangki septic tank penuh, kamu pasti akan melihat peningkatan jumlah tersebut (terutama di sekitar tangki).

Kapan Septic Tank Perlu Dikuras?

Pemilik PT Argajasa Mandiri, penyedia jasa sedot septic tank, Basuki, mengungkapkan bahwa penyedotan septic tank dilakukan sesuai kebutuhan berdasarkan jenis septic tank yang digunakan.

Biasanya, ada dua jenis septic tank yang biasa ditemui di rumah yakni model konvensional dan biotank.

Untuk septic tank konvensional tidak perlu sering mengurasnya, karena tidak mudah penuh.

“Kalau bicara berapa lama perlu disedot itu tergantung dari kondisinya. Biasanya kalau di rumah-rumah yang di perkampungan atau di dataran agak tinggi yang tanahnya nggak basah itu bisa 10-20 tahun nggak akan penuh karena dia peresapan tanahnya bagus sehingga air atau kotoran yang masuk itu akan meresap terus,” jelas Basuki kepada detikProperti.

Sementara, septic tank biotank membutuhkan perawatan lebih intens. supaya tidak lekas penuh, septic tank biotank perlu dikuras minimal 1-2 tahun sekali.

“Untuk yang septic tank model begini justru butuh perawatan, jadi dia perlu disedot misalnya 1-2 tahun sekali itu sifatnya hanya untuk treatment saja. Dia nggak disedot selama 5-10 tahun juga nggak masalah, karena dia tetap bersirkulasi terus. Tetapi tetap dianjurkan untuk disedot minimal 1-2 tahun sekali untuk treatment saja,” kata Basuki.

Ini adalah septic tank yang bentuknya seperti toren air. Di dalamnya ada filtrasi yang berfungsi untuk mengurai kotoran. Septic tank jenis ini perlu dikuras minimal 1 sampai 2 tahun sekali, supaya tidak lekas penuh.

Kesimpulannya, waktu yang tepat untuk menguras septic tank tergantung dari jenisnya. Septic tank biotank perlu pengurasan lebih sering, jika dibandingkan yang konvensional.

Mengosongkan dan merawat septic tank bisa menjadi proses yang rumit dan berpotensi membahayakan. Maka dari itu, sebaiknya mengandalkan tenaga profesional.

(khq/fds)



Sumber : www.detik.com

Apa Bedanya Cat Interior dan Eksterior? Ini Jawabannya


Jakarta

Seperti yang kamu ketahui, bagian rumah terbagi menjadi dua, yakni bagian dalam dan luar. Saat kamu mau mengecat dinding, cat yang akan dipakai tentu berbeda, sehingga harus disesuaikan dengan lokasinya di luar atau dalam.

Maka dari itu, ada dua jenis cat yang tersedia di pasaran, yaitu cat interior dan cat eksterior. Apa saja perbedaannya?

Pengertian Cat Interior dan Cat Eksterior

Cat Interior merupakan jenis cat yang digunakan pada bagian dalam bangunan, seperti area ruangan kamar, lorong, kamar mandi, dapur, dan lain-lain. Cat ini juga bisa tahan terhadap untuk perubahan suhu dan kelembaban yang tidak begitu ekstrem di dalam ruangan.


Sementara itu, cat interior dan cat eksterior merupakan jenis cat yang digunakan pada bagian luar bangunan. Ketahanan cat eksterior lebih baik dari cat interior. Cat ini dirancang dapat beradaptasi dengan kondisi alam seperti cuaca dan angin yang cepat berubah

5 Perbedaan Cat Interior dan Eksterior

Untuk dapat memahami perbedaan dan fungsi cat interior dan eksterior, berikut 5 perbedaan kedunya jenis cat mengutip dari Real Milk Paint, Rabu (2/10/2024).

1. Bahan Dasar

Untuk kegunaan yang berbeda, tentu bahan dasar yang digunakan tidak sama. Cat interior bersifat lebih anti noda dan mudah dibersihkan. Hal ini berkaitan dengan bagian dalam bangunan yang ditinggali oleh orang dan juga hewan peliharaan.

Cat interior mengandung senyawa organik yang mudah menguap dalam jumlah rendah sehingga mengurangi risiko kesehatan. Selain itu, resin pada cat interior juga harus lebih kaku sehingga mengurangi noda dan lecet.

Sementara cat eksterior menggunakan bahan yang lebih kuat untuk menahan segala kondisi cuaca, seperti hujan, sinar matahari, angin, dan lainnya. Umumnya, cat eksterior memiliki bahan resin pengikat yang sangat lembut. Hal ini bertujuan untuk membuat bagian luar bangunan tidak mudah terkelupas dan pudar.

2. Pilihan Warna dan Tekstur

Jika kamu memperhatikan dari pilihan warna dan teksturnya, cat interior biasanya memiliki tampilan mat atau datar hingga efek bertekstur atau berkilau. Lalu, dari pilihan warna, cat interior jauh lebih banyak dan menarik karena semua warna bisa dapat terlindungi di dalam rumah.

Kebalikannya, pilihan warna dan tekstur cat eksterior umumnya lebih terbatas. Sebab, ada beberapa warna yang dapat bereaksi dengan cepat apabila menerima panas berlebih atau terlalu lembap.

Biasanya warna cat eksterior berkisar pada warna putih, abu-abu, atau warna netral lainnya. Selain itu, teksturnya juga cenderung lebih pada tampilan datar atau satin yang lebih mudah dibersihkan.

3. Teknik Pengaplikasian

Kamu mungkin berpikir saat mengecat bagian interior dan eksterior akan sama saja. Nyatanya, cara mengecatnya pun keduanya berbeda.

Pengecatan bagian interior lebih sederhana dan bisa dilakukan sendiri. Alat yang dibutuhkan hanya kuas atau roller untuk mengecat tembok bagian interior.

Sedangkan untuk cat eksterior jauh lebih kompleks. Beberapa tahapan yang harus dilakukan adalah pengelupasan cat lama, perbaikan retakan, dan penggunaan primer yang tahan cuaca. Alat yang digunakan juga cukup beragam, mulai dari semprotan, rol khusus, bahkan dengan bantuan kompresor udara untuk memastikan penutupan yang merata.

4. Proses Pengeringan

Pengecatan di lokasi yang berbeda, tentu pengeringannya tidak akan sama. Pada umumnya, cat interior lebih cepat mengering karena tidak ada gangguan seperti hujan atau cuaca dingin. Waktu pengeringan cat interior biasanya sekitar 2 hingga 4 jam saja.

Sedangkan untuk cat eksterior, waktu pengeringan jauh lebih lama karena harus tahan terutama saat cuaca yang tidak menentu dan lembap. Proses pengeringan pada cat eksterior biasanya memakan waktu sekitar 24 sampai 48 jam atau bahkan lebih lama tergantung pada faktor kelembaban udara, subuh, dan jenis cat yang digunakan.

5. Harga

Untuk harga, cat interior dan cat eksterior tidak begitu jauh. Namun, akan terasa jika kamu sedang melakukan renovasi rumah karena mengandung lebih banyak bahan tambahan dan daya tahannya yang lebih baik.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Tak Boleh Asal, Ini 7 Cara Pilih Warna Cat Dinding Rumah yang Tepat


Jakarta

Memilih warna cat dinding itu sebenarnya tidak begitu sulit, tetapi tetap tidak boleh sembarangan. Sebab, warna cat dinding dapat mempengaruhi suasana rumah dan mood penghuninya.

Selain itu, saat memilih warna cat dinding, kamu juga harus mempertimbangkan ketahanannya. Cat untuk dalam ruangan dan luar ruangan berbeda karena ketahanannya juga tidak sama.

Jangan sampai, kamu sudah membeli banyak cat dengan harga mahal, lalu mengecatnya menghabiskan waktu berjam-jam, berujung tidak puas. Belum lagi, jika memakai cat dinding yang kualitasnya tidak begitu bagus, yang ada justru rumah kamu cepat terlihat kusam dan berjamur.


Lantas, bagaimana cara memilih warna cat dinding yang sesuai untuk rumah? Mengutip dari HGTV, berikut beberapa tips yang bisa kamu ikuti.

1. Pilih Warna Cat yang Diinginkan

Setiap orang pasti memiliki selera masing-masing. Begitu pula saat memilih warna cat dinding, kamu juga perlu menentukan dahulu warna cat apa yang kamu inginkan. Referensinya bisa dari warna kesukaan atau warna yang cocok dengan interior rumah.

Jika kamu masih bingung, bisa dengan mencoba warna cat baru yang dioleskan ke dinding kecil untuk uji coba. Kalau dirasa suka dan cocok maka kamu bisa mengecat ke ruangan yang lebih luas.

2. Lihat Arah Pencahayaan di Rumah

Rumah yang baik sebenarnya adalah ruangan yang memiliki ventilasi dan mendapat cahaya matahari langsung. Namun, ada pula rumah yang hanya beberapa bagian yang terkena sinar matahari.

Apabila kamu memiliki ruangan yang sering tersorot sinar matahari warna yang digunakan perlu selektif. Sebab, ada beberapa cat yang cepat pudar apabila tersorot matahari dalam jangka waktu yang lama.

Tipsnya, hindari warna-warna cerah seperti biru cerah, kuning, dan merah karena lebih rentan kusam akibat radiasi sinar UV. Hal ini juga berlaku pada warna-warna cat yang gelap karena menarik banyak cahaya matahari atau menyerap panasnya. Sebagai gantinya gunakan warna cat dinding seperti cokelat, krem, atau putih yang pigmen warnanya lebih stabil dibandingkan warna lainnya.

3. Hindari Memakai 1 Jenis Warna

Mungkin kamu berpikir menggunakan 1 jenis warna akan jauh lebih sederhana, minimalis, dan hemat. Namun, saat mengecat dinding rumah sebaiknya kamu menggunakan beberapa jenis warna untuk rumah. Hal ini untuk menyesuaikan kebutuhan.

Sebagai contoh, area kamar tidur dan tempat bermain si kecil menggunakan yang lebih berwarna. Untuk bagian ruang tamu, kamar utama, atau dapur bisa mengusung warna-warna yang lebih kalem.

4. Pakai Bantuan Tabel Lingkaran Warna

Kamu pernah mendengar tabel lingkaran warna? Ini adalah daftar warna yang disusun dari yang termuda hingga ke warna yang paling gelap. Tabel ini juga bisa memberikan rekomendasi kepada penggunanya untuk menentukan warna kontras yang cocok untuk dipadukan. Dengan begitu kamu bisa tambah yakin untuk menggunakan suatu perpaduan warna.

5. Pastikan Permukaan Dinding Tidak Lembap

Selain memperhatikan soal pencahayaan di rumah. Hal lain yang dapat merusak cat dinding dengan cepat adalah kelembapan pada dinding. Meskipun dinding tertutupi cat, jamur tetap dapat tumbuh subur di dinding yang lembap. Alhasil kualitas cat dinding akan cepat menurun, terlihat kusam, dan pucat.

6. Gunakan Cat yang Mengkilap

Kamu pasti pernah melihat cat yang terlihat mengkilap seperti dilapisi plastik. Ternyata, jenis cat satu ini dapat membantu mengurangi jumlah cahaya yang dapat diserap oleh cat dinding.

Jenis cat mengkilap cocok digunakan di dinding luar rumah. Nama cat mengkilap ini adalah cat lateks akrilik yang berbahan dasar minyak.

7. Gunakan Cat Primer

Saat kamu hendak mengecat dinding, sebenarnya kamu perlu melapisi dinding beberapa kali agar ketahanan catnya bagus. Salah satunya dengan menggunakan cat primer atau cat dasar. Biasanya cat ini berwarna putih. Penggunaan cat primer bisa mencegah warna cat dinding cepat kusam, cat menggelembung, terkelupas dan retak, tumbuhnya jamur, hingga kering.

Itulah beberapa cara memilih warna cat dinding yang tepat. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Jangan Terlena dengan Bau Cat Dinding, Bisa Memicu Kanker Lho!


Jakarta

Cat dinding adalah lapisan terluar dinding yang berguna sebagai pelindung dan mempercantik tampilan bangunan. Namun, dibalik kegunaannya, ada bahaya yang mengintai yakni senyawa berbahaya yang kerap dipakai di dalam cat dinding tersebut. Senyawa ini disebut dengan VOC (Volatile organic compounds).

Lantas, apa itu VOC?

Mengutip dari How Stuff Works, VOC merupakan Senyawa organik yang mudah menguap setelah cat dinding diaplikasikan. Fungsi dari senyawa ini adalah membuat cat lebih tahan lama dan bahan kimia yang membuat dinding basah menjadi kering. Seperti pengertiannya, VOC ini bentuknya adalah uap.


Menurut Healthline, beberapa contoh VOC di antaranya adalah toluene, xilena, aseton, metilen klorida, formaldehida, hingga benzene.

Paparan VOC terkadang dapat menimbulkan efek kesehatan jangka pendek atau jangka panjang. Untuk jangka pendek seperti iritasi pada mata, hidung, atau tenggorokan, sakit kepala, pusing, mual, hingga kesulitan bernapas. Sedangkan, untuk jangka panjang bisa merusak sistem saraf, hati, ginjal.

Selain itu, senyawa ini juga dapat memicu kanker karena bersifat karsinogen.

Biasanya, sebagian besar VOC menguap pada saat cat mengering, tetapi tidak semuanya meninggalkan cat. VOC bisa menguap selama bertahun-tahun setelah pengecatan awal. Maka dari itu, pada saat mengecat disarankan kamu memakai penutup mulut dan tidak berada berlama-lama di ruangan yang baru dicat.

Di Amerika sendiri senyawa-senyawa berbahaya yang dikategorikan VOC sudah dilarang dan dibatasi penggunaannya. Menurut Cat Midwest Eco-Design kandungannya harus kurang dari 250 gram per liter. Pilihan lainnya agar tetap aman dan sehat adalah memilih cat tanpa VOC. Namun, cat tanpa VOC biasanya harganya jauh lebih mahal dari cat biasa.

Tips Mengurangi Risiko VOC Saat Mengecat

Kamu tentu memerlukan cat dinding untuk mempercantik rumah, tetapi tetap ingin sehat dan tidak terkena efek dari VOC ini bukan? Mengutip dari Healthline, Rabu (2/10/2024), berikut beberapa tips mengurangi risiko VOC.

1. Pilih Cat Berbahan Dasar Air

Cat dibedakan menjadi 2, ada yang untuk bagian dalam rumah atau cat interior dan untuk bagian luar rumah atau eksterior.

Untuk cat interior yang akan sering bersinggungan, kamu perlu berhati-hati saat membeli cat. Pilih yang berbahan dasar air dan tidak memiliki asap atau VOC di dalamnya. Jika kamu tidak paham saat membaca panduan di kalengnya, kamu bisa bertanya kepada penjual.

2. Pakai Kacamata dan Sarung Tangan

Untuk tindakan perlindungan, kamu perlu memakai alat pelindung seperti sarung tangan atau kacamata. Jika kamu ingin lebih aman, kamu bisa memakai respirator untuk menurunkan risiko menghirup VOC.

3. Pastikan Ada Ventilasi Ruangan

VOC biasanya menyebar ketika dia menguap, maka kamu harus memastikan setelah menguap, senyawa berbahaya tersebut terbuang ke luar. Caranya dengan memastikan ada ventilasi di ruangan yang sedang kamu cat. Sebagai contoh, jendela, pintu, atau lubang angin yang lain. Bisa juga pasang kipas angin agar udara segar tetap terasa di ruangan tersebut.

Saat mengecat sering-sering beristirahat dan menghirup udara segar agar tidak pusing dan mual.

Setelah selesai mengecat, pastikan jendela, pintu tetap dalam keadaan terbuka hingga tidak ada bau menyengat yang tercium. Jangka waktunya sekitar 2-3 hari dibiarkan terbuka.

Tidak lupa, tutup rapat wadah sisa cat untuk mencegah uap bocor ke area sekitar. Jika cat ingin dibuang, pastikan caranya sudah tepat dan tidak bocor.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

2 Alasan Rumah Harus Pasang Aliran Listrik Terpisah Tiap Lantai



Jakarta

Rumah harus memiliki kapasitas listrik yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan begitu, apa pun perangkat elektronik yang akan digunakan dapat berfungsi. Salah satu yang bisa dilakukan agar aliran listrik sesuai dengan kebutuhan adalah dengan memasang MCB atau Miniature Circuit Breaker di beberapa tempat.

Sebagai informasi, MCB merupakan komponen listrik yang dapat memutuskan aliran listrik di rumah. Biasanya aliran listrik yang mati disebabkan penggunaan yang berlebihan. Dengan satu tombol di MCB ini, kamu bisa mematikan dan menghidupkan lagi listrik di rumah. MCB ini letaknya di luar rumah.

Menurut Produk Manager Produk Manager Schneider Electric Ivan Desian Kaulika, sebuah rumah yang memakai banyak perangkat elektronik, sebaiknya MCB-nya ditopang oleh beberapa MCB yang bekerja terpisah.


Hal ini dikarenakan, rumah yang memiliki beberapa MCB dapat mencegah listrik di rumah mati seluruhnya apabila ada kerusakan. Jika masalah berada di lantai pertama, misalnya karena kebocoran listrik, maka yang perlu diperbaiki hanya lantai 1 saja. Listrik di lantai atas dapat beroperasi secara normal karena tidak terpengaruh.

Cara ini juga dinilai cukup efektif karena biasanya perbaikan listrik memerlukan beberapa hari untuk datang ke rumah. Dengan hanya sebagian yang rusak, penghuni rumah tetap bisa beraktivitas seperti biasa, meskipun terbatas.

“Jadi nggak satu rumahnya mati listriknya. Jadi kalau misalnya kita tahu matinya di situ, jadi tunggal listrik perbaikinya hanya di bagian itu saja. Jadi nggak perlu bongkar listrik satu rumah,” kata Ifan kepada detikProperti usai acara Innovation Talk: Rumah Nyaman Listrik Aman di Jakarta pada Rabu (2/10/2024).

Lalu, alasan kedua adalah mencegah terjadinya korsleting listrik dan kebakaran di rumah.

“Dengan makin banyak MCB, artinya dia kondisi korsletingnya lebih kecil kemungkinan terjadinya,” ujarnya.

Cara menentukan jumlah MCB di rumah ditentukan dari jumlah kapasitas listrik yang dipakai di rumah. Semakin banyak perangkat listrik yang dipakai sebaiknya dipisah.

Apabila rumah terdiri dari 2 lantai dan pemakaian listrik cukup besar dayanya, maka MCB sebaiknya dipisahkan. Dia menegaskan penentuan jumlah MCB per zona ini tidak ditentukan dari luas rumah.

Lebih lanjut, dia menuturkan perangkat elektronik yang membutuhkan daya listrik yang besar adalah yang harus menghasilkan panas. Sebagai contoh water heater elektrik dan microwave. Selain itu, AC juga bisa menguras banyak daya listrik di rumah.

“Elektronik yang paling banyak sebenarnya yang berhubungan dengan apa yang membuat panas. Water heater atau microwave, itu pasti pakai listrik aja. Atau yang membutuhkan gerak yang besar seperti AC,” pungkasnya.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Jarak Paling Ideal Pasang Saklar, Rumah yang Sering Kebanjiran Wajib Tahu!



Jakarta

Saklar adalan perangkat listrik yang pasti ditemui di setiap rumah. Fungsi paling umum yang sering ditemui di rumah adalah untuk menghidupkan dan mematikan lampu. Penasaran nggak sih, untuk pemasangan saklar di rumah di mana lokasi paling ideal?

Menurut Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) DKI Jakarta, Ranu Scarvia Ria Fitri tinggi pemasangan saklar sekitar 90 cm dari lantai. Jarak pemasangan setinggi ini juga aman untuk rumah yang kerap diterjang banjir.

“Rumah kita yang kita bangun itu di daerah banjir, artinya saklar harus di atas minimal 90 cm dari lantai,” kata Ranu dalam acara Innovation Talk: Rumah Nyaman Listrik Aman di Jakarta pada Rabu (2/10/2024).


Untuk saklar di kamar tidur, Ranu menyebutkan biasanya posisinya berada di samping pintu masuk. Lokasi ini dirasa ideal karena mudah dijangkau.

Selain itu, dia juga ikut membahas mengenai penempatan stop kontak yang kerap berada di samping saklar. Menurutnya peletakkan perangkat listrik seperti ini tidak wajib, itu bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

“Jadi saklar tempatnya dengan stok kontak itu juga tidak. Itu kadang sudah kebiasaan. Kebiasaan ada stop kontak, ada saklar sebelahnya. Jadi tidak diharuskan,” tegasnya.

Lalu, dia juga membantah anggapan adanya stop kontak di samping tempat tidur dapat menyebabkan radiasi berbahaya kepada penghuninya. Menurutnya itu tidak mempengaruhi bagi orang yang berada di dekatnya.

“Tidak ada aturannya stop kontak tidak boleh di dekat tempat tidur,” ujarnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com