Tag Archives: detiktravel

Geger 23 Orang Masuk RS gegara Digigit Semut Api, Begini Cara Cegahnya


Jakarta

Dilaporkan sebanyak 23 orang warga Australia menjalani perawatan medis sejak Maret 2025 karena sengatan semut api. Di luar itu, pihak Program Pemberantasan Semut Api Nasional mencatat telah menerima 60 laporan terhadap sengatan serangga ini.

Dilansir detikTravel, meskipun semut api bertubuh mungil, risiko dari gigitannya dapat menimbulkan pustula, alergi, dan yang paling parah adalah kematian.

Serangga ini akan tiba-tiba menyengat berulang kali saat mereka merasa terancam. Sengatan tersebut akan menyebabkan bentol-bentol yang gatal, nyeri, dan bahkan reaksi alergi yang parah pada beberapa orang.


Semut api banyak ditemukan di Amerika Serikat, Meksiko, Karibia, Tiongkok, Australia, negara-negara di Eropa, dan Indonesia.

Penyebab semut api banyak ditemukan di Australia adalah karena hujan deras. Australia tengah mengalami badai tropis pada awal Maret yang menyebabkan serangga tersebut bergerak di atas tanah dan membentuk rakit untuk mengapung ke daerah baru.

Lantas, bagaimana cara mengantisipasi keberadaan semut api agar tidak masuk ke rumah? Dilansir The Spruce berikut cara cegah dan basmi semut api.

1. Kulit Jeruk atau Minyak Jeruk

Mengusir semut api ternyata bisa memakai bahan alami yakni kulit jeruk atau minyak esensial dari jeruk. Semut memiliki penciuman yang tajam, ketika mencium bau jeruk mereka akan menjauh karena terlalu menyengat.

Cara memasang perangkapnya dengan meletakkan kulit jeruk di area yang sering didatangi semut. Bisa juga membuat semprotan dari minyak esensial jeruk atau dari kulit jeruk yang dihaluskan. Semprotan larutan dari kulit jeruk tersebut ke ruangan yang banyak semut atau sarangnya yang berada di luar rumah.

2. Insektisida

Bahan kedua yang bisa dipakai adalah dengan menaburkan insektisida ke sarang semut api. Insektisida tidak dapat digunakan untuk mencegah atau mengusir semut api yang ditemukan di dalam ruangan.

Saat menyebar insektisida, pastikan area tersebut aman dari anak-anak atau hewan lainnya yang tidak berbahaya.

3. Boraks

Bahan selanjutnya yang cukup untuk mengusir semut api adalah boraks. Namun, saat menyiapkan umpan ini harus lebih berhati-hati karena bahan ini beracun baik untuk hewan dan manusia. Saat menyiapkan umpan ini disarankan untuk menggunakan sarung tangan khusus dan jauh dari anak kecil.

Boraks tersebut harus dicampur dengan cairan manis. Setelah boraks disebar, tunggu selama 24-48 jam untuk dapat memusnahkan semut api.

4. Air Panas

Jika tiba-tiba melihat semut api di rumah, daripada membasmi satu per satu lebih baik mengusirnya dengan air panas. Lalu, jika mengetahui lokasi sarangnya, kalian juga bisa menyiramnya dengan air panas. Namun, setelah menyiram sebaiknya kamu harus langsung menjauh karena semut yang berada di dalamnya akan keluar.

5. Panggil Tenaga Ahli

Apabila keberadaan semut api benar-benar mengancam, kamu bisa memanggil jasa pembasmi serangga untuk menangani masalah ini.

Itulah beberapa cara untuk mencegah semut api masuk ke dalam rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Itinerary Keliling Jakarta Seharian dengan Transportasi Umum



Jakarta

Traveler yang sedang mencari ide liburan untuk mengisi Natal dan tahun baru, detikTravel punya rekomendasinya, nih. Destinasi ini bisa digapai dengan naik transportasi umum.

Traveler mau liburan dengan tema apa nih? Memperkaya edukasi anak, me time atau seru-seruan bersama bestie? detikTravel telah menyusun rangkaian tempat yang bisa kamu kunjungi seharian di Jakarta dengan transportasi umum.

Pagi (08.00 WIB-12.00 WIB)

1. Monas

Destinasi pertama yang bisa kamu kunjungi untuk membuka petualangan kamu adalah Monumen Nasional alias Monas. Traveler bisa nih menikmati indahnya kota Jakarta dengan naik ke puncak Monas atau melihat-lihat di museumnya.


Untuk bisa naik ke Puncak Monas, harga tiketnya Rp 24 ribu untuk dewasa, Rp 13 ribu untuk mahasiswa, dan Rp 6.000 untuk anak-anak. Operasionalnya mulai pukul 08.00-16.00 WIB.

Sedangkan harga tiket ke Museum Sejarahnya Rp 8.000 untuk orang dewasa, Rp5.000 untuk mahasiswa dan Rp 3.000 untuk anak-anak.

Cara menuju Monas dengan transportasi umum adalah dengan naik Transjakarta dan berhenti di Halte Monas.

2. Museum Nasional

Museum Nasional Indonesia di malam hari pada Sabtu (26/10/2024).Museum Nasional Indonesia di malam hari pada Sabtu (26/10/2024). (Weka Kanaka/detikcom)

Setelah puas bermain di Monas, kamu bisa lanjut ke Museum Nasional yang berada di seberangnya. Kamu harus tahu nih, Museum Nasional makin cantik dan kekinian lho. Dijamin berkeliling museum tidak membosankan!

Untuk harga tiket anak-anak (usia 3-12 tahun) Rp 15 ribu/orang, pengunjung dewasa Rp 25 ribu/orang, tikey Imersifa Rp 35 ribu dan untuk turis asing Rp 50 ribu per orangnya. Untuk jam operasionalnya Selasa-Kamis 08.00-16.00 WIB, Jumat-Minggu 08.00-20.00 WIB dan hari Senin tutup.

Di sini, kamu bisa menjelajahi koleksi arkeologi, etnografi, seni rupa, dan ragam pameran. Dan yang sedang digemari sekarang adalah pameran wajah nusantara. Di sini kamu bisa melihat dan mencari tahu keturunan suku menggunakan Augmented Reality, berdasarkan lukisan karya RM Pirngadie. Keren, kan?

Siang (12.00-15.00 WIB)

3. Kota Tua

Sebelum berkeliling Kota Tua, kamu bisa nih mencari makan siang di sekitaran sana. Banyak pilihan kok, mulai dari Cafe Batavia, Taman Fatahillah Food Court, Kedai Kopi Taman Fatahillah dan lainnya. Namun bila ingin makan hemat, banyak pedagang kaki lima yang bisa kamu temui di pinggiran Kota Tua kok.

Setelah makan siang, kamu bisa nih menikmati Kota Tua dengan mendatangi museum-museumnya. Ada Museum Keramik, museum Fatahilla, Museum Wayang, Museum Bank Indonesia, dan lainnya.

4. Ikut workshop di Museum Seni Rupa dan Keramik

Banyak cara untuk melepas penat keseharian. Salah satu caranya dengan mengikuti kelas membuat keramik di Museum Seni Rupa dan Keramik di kawasan Kota Tua, Jakarta.Mengikuti kelas membuat keramik di Museum Seni Rupa dan Keramik di kawasan Kota Tua, Jakarta. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Salah satu kegiatan yang bisa kamu coba untuk me time adalah mengikuti workshop membuat gerabah di Mudeum Seni Rupa. Harganya Rp 50 ribu untuk sekali sesi dan kamu akan mendapatkan pemandu, tanah liat, serta box pembungkus agar bisa dibawa pulang.

Sore (15.00-18.00 WIB)

5. M Blok Space

Destinasi terakhir yang bisa kamu kunjungi adalah kawasan Blok M yang memang sedang hits di tengah anak muda. Menuju kawasa Blok M juga mudah dengan transporrasti umum kok.

Bila naik Transjakarta, kamu bisa turun di beberapa halte, diantaranya Halte CSW, Halte Kejaksaan, dan Halte Blok M.

Bila naik MRT, kamu turun saja di Stasiun MRT Blok M.

Tempat pertama yang bisa kamu kunjungi adalah M Blok Space. Di sini tak hanya untuk kulineran di berbagai kedai saja, namun banyak pameran menarik yang bisa kamu lihat lho.

M Blok Space sering mengadakan bazaar atau pop-up market yang menampilkan berbagai produk kreatif karya lokal. Kadang juga ada konser mini atau live musik dari seniman lokal.

Kamu yang ingin menambahkan keahlian visa juga mengikuti ragam workshop kreatif dan cari saja jadwalnya di medsos M Blok Space ya.

6. Berburu kuliner viral

Uma Oma Cafe di Blok M, Jakarta SelatanUma Oma Cafe di Blok M, Jakarta Selatan (Syanti Mustika/detikcom)

Setelah puas di M Blok Space, kita bergeser ke kawasan Blok M Square. Di sini kamu bisa menemui ragam makanan dan minuman viral.

Sebut saja Haka Dimsum, Claypot Popo, Uma Oma Cafe, Fitago Ya, Bakmi Tjo Kin, London Layers, Little Salt Bread, Kopi Tuku, Filosofi Cafe, Fumo Chicken Bar, RM Loklin dan banyak lainnya.

7. Taman Literasi

Menikmati hari selepas beraktivitas untuk melepas penat bisa jadi cara ampuh untuk menyegarkan pikiran, salah satunya menyaksikan matahari terbenam di Taman Literasi Blok M.Menikmati hari selepas beraktivitas untuk melepas penat bisa jadi cara ampuh untuk menyegarkan pikiran, salah satunya menyaksikan matahari terbenam di Taman Literasi Blok M. (Muhammad Lugas Pribady)

Setelah seharian berkegiatan, kamu bisa nih menikmati sore di Taman Literasi. Banyak juga kafe-kafe yang bisa kamu pilih untuk lokasi ngobrol, bertemu teman atau sekedar me time.

Namun banyak kok kawasan gratis yang bisa kamu duduki di Taman Literasi. Biasanya yang sering dilakukan di sini adalah duduk menghadap ke arah jalur MRT. Bila kamu beruntung, bisa mendapatkan pemandangan kereta MRT lewat dengan latar ciamik langit Jakarta berwarna jingga.

Malam (19.00-20.00 WIB)

8. Makan gultik

Gultik Barito: Gultik Viral yang Habiskan 100 Liter Kuah Gulai per HariGultik Barito: Gultik Viral yang Habiskan 100 Liter Kuah Gulai per Hari (Andi Annisa DR/detikcom)

Menutup hari ini kamu bisa menikmati kuliner gultik yang begitu identik dengan kawasan Blok M. Beberapa rekomendasi diantaranya Gultik Agus Budi (Bulungan), Gultik Barito (Depan Gereja Barito), Gultik Sticker, Gultik Mas Tri, Gultik Pak Roni dan Gultik Mas Adit.

Harga kuliner hits ini mulai Rp 10 ribuan.

(sym/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

7 Tempat Kencan Low Budget di Jakarta, Banyak yang Masuknya Gratis!


Jakarta

Bingung cari tempat kencan low budget? Nggak perlu ambil pusing, karena untuk ngisi liburan panjang di Jakarta, kamu bisa menemukan banyak pilihan spot romantis yang ramah di kantong.

Ada ruang publik yang bisa dinikmati bersama masyarakat gratis hingga kawasan bersejarah. Walaupun low budget, tempat-tempat ini juga bisa membuat momen berkesan dan manis bareng pasangan.

Tempat Ngedate Murah di Jakarta

Berikut adalah rekomendasi tempat untuk ngedate low budget untuk quality time bareng pacar atau pasangan versi detikTravel:


1. Museum Nasional Indonesia (Museum Gajah)

Museum Nasional Indonesia di malam hari pada Sabtu (26/10/2024).Museum Nasional Indonesia. (Weka Kanaka/detikcom)

Museum Nasional Indonesia berlokasi di Jl. Medan Merdeka Barat No.12, Gambir, Jakarta Pusat. Harga masuk museum hanya sekitar Rp 25 ribuan untuk orang dewasa (lokal).

Enaknya museum date, kamu mungkin bakal nggak kehabisan topik. Soalnya, kamu bisa bangun obrolan dengan ngomongin topik seputar koleksi menarik atau karya seni di museum tersebut.

Mengutip laman resminya, museum ini memiliki koleksi sekitar 190.000an benda. Benda tersebut dari 7 jenis koleksi yakni prasejarah, arkeologi masa klasik, sejarah, numismatik dan heraldik, keramik, serta etnografi.

2. Kawasan Blok M

Suasana berwisata di Mbloc Space.Suasana berwisata di Mbloc Space. (Rengga Sancaya/detikcom)

Kawasan Blok M jadi salah satu tempat pacaran Jakarta di malam hari, yang cukup populer di kalangan para anak muda Jakarta. Lokasinya ada di Jakarta Selatan.

Ada apa aja di blok M? Kawasan Blok M terkenal menawarkan berbagai pilihan aktivitas seru untuk pasangan. Mulai dari berburu kuliner viral, nongkrong di cafe, di tambah akses transportasi di sini pun mudah karena dilewati MRT dan jalur TransJakarta.

3. Kota Tua

Warga berjalan di dekat bunga tabebuya yang bermekaran di Kawasan Kota Tua, Jakarta, Senin (30/9/2023). Bunga dari pohon Tabebuya yang berasal dari Brazil itu bermekaran dan menambah keindahan kota.Warga berjalan di dekat bunga tabebuya yang bermekaran di Kawasan Kota Tua, Jakarta, Senin (30/9/2023). Bunga dari pohon Tabebuya yang berasal dari Brazil itu bermekaran dan menambah keindahan kota. (Ari Saputra)

Untuk membangun suasana sejarah yang romantis, Kota Tua bisa jadi pilihan tempat kencan low budget yang bisa kamu coba. Dari pagi hingga malam, kawasan ini cukup ramai orang terutama di hari libur.

Di sini, kamu dan pasangan kamu menikmati berbagai kegiatan seru tanpa perlu mengeluarkan banyak uang lho.

Pilihannya bisa ke Museum Fatahillah, Museum Wayang, hunting foto, berkeliling dengan sepeda, atau mengunjungi kafe/tenant makan, dan restoran yang ada di sana.

4. Hutan Kota GBK

Hutan Kota GBKHutan Kota GBK. (Tasya Khairally/detikcom)

Untuk edisi picnic date, Hutan Kota GBK bisa jadi pilihannya. Tempatnya ada di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan.

Untuk masuk ke hutan GBK, kamu tidak perlu mengeluarkan uang alias gratis. Ruang hijau di menawarkan suasana asri dan sejuk di tengah kota, yang menghadirkan pemandangan gedung-gedung tinggi Jakarta di sekelilingnya.

Di sini, kamu dan pasangan bisa bersantai sambil menikmati suasana atau sambil ngemil menu picnic yang simple, main board game, hingga ngobrol satu sama lain.

5. Perpustakaan Jakarta Cikini

Perpustakaan Jakarta Cikini telah resmi beroperasi. Perpustakaan tersebut diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada Kamis (7/7/2022) lalu.Perpustakaan Jakarta Cikini. (Instagram @perpusjkt)

Perpustakaan Jakarta Cikini ada di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Tempat ini buka dari 09.00-17.00 WIB dan jika hari libur tutup sampai 20.00 WIB.

Untuk masuk perpustakaanya, kamu bisa masuk secara gratis kok. Selain itu, banyak aktivitas seru yang bisa kamu lakukan di sini. Mulai dari nonton teater, foto-foto di spot yang Instagramable, ataupun melihat lukisan.

6. Taman Literasi

Imlekan di Taman LiterasiTaman Literasi Blok M. (Weka Kanaka/detikTravel)

Namanya Taman Literasi Martha Christina Tiahahu. Taman Literasi ini lokasinya ada di kawasan Blok M, dan kamu bisa secara gratis masuk ke sini.

Pembangunan taman ini bertujuan untuk mengaktivasi ruang hijau dan publik kota Jakarta. Terdapat beragam fasilitas di sini, mulai dari healing garden, plaza anak, hingga amphitheater.

Di sini, kamu bisa baca-baca buku di perpustakaan atau sekedar ngobrol di area outdoor. Tenang saja, kalau kelaparan di sekitar lokasi banyak tempat makan yang bisa kamu kunjungi.

7. Pantai Ancol

Suasana Pantai Ancol pada Jumat (10/5/2024)-(Belia/detikcom)Suasana Pantai Ancol pada Jumat (10/5/2024). (Belia/detikcom)

Pantai Ancol lokasinya ada di Jakarta Utara. Dilansir laman website resmi Ancol (15/11/2024), harga tiket masuk Ancol sekitar Rp 30 ribu (motor) dan Rp 30 ribu (mobil).

Di sini, kamu bisa bermain di Pantai selama seharian penuh. Tidak hanya bisa memandangi laut dan pasir putih, di sini kamu juga bisa piknik di Ecopark Ancol, kulineran, melihat pameran seni di Pasar Seni, atau keliling Ancol gratis pakai bus Wara Wiri maupun kereta Sato Sato.

Itu tadi beberapa rekomendasi tempat kencan low budget di Jakarta yang bisa kamu kunjungi. Dengan memanfaatkan tempat-tempat tadi, kamu dan pasangan bisa menikmati quality time tanpa perlu membebani dompet.

(row/row)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Dari Jauh Seperti Vihara, tapi Ternyata Kuliner Legendaris Rumah Merah



Jakarta

Sebuah bangunan di Tanah Abang menyita perhatian. Dari jauh sekilas seperti vihara, tapi ternyata itu adalah wisata kuliner legendaris si Rumah Merah.

Terletak tepat di samping kompleks Pasar Tanah Abang Blok A, traveler akan menemukan sebuah bangunan bergaya Tionghoa yang menyerupai vihara, padahal bukan.

Dikenal dengan sebutan Rumah Merah, bangunan ini ternyata adalah sebuah kafe dan restoran bernama Kapitan Lim. Bangunan kafe itu memang terlihat dari luar memiliki kombinasi warna merah dan putih yang mencolok.


Dengan pagar pintu berwarna merah yang menyerupai ciri khas vihara, kafe ini lengkap dengan hiasan lampion-lampion yang menggantung di sekelilingnya, menciptakan suasana yang memikat dan kental dengan nuansa Tionghoa.

Penamaan kafe ‘Kapitan Lim’ diambil dari nama Kapitan Tionghoa di Batavia, seorang tokoh berpengaruh dalam sejarah Batavia yang tidak hanya dikenal sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai seorang pengusaha gula sukses di wilayah Batavia pada masanya. Berdasarkan arsip sejarah ada dua kapitan bermarga Lim, yaitu Lim Lak Tjo dan Lim Kin Kwa.

“Kalau yang saya tahu, dari kapitan Lim, Kapitan Lim ini bukan owner, tapi nama sejarah orang Tionghoa,” kata Ria penanggung jawab resto tersebut kepada detikTravel.

Kafe Kapitan Lim di Tanah AbangKafe Kapitan Lim di Tanah Abang Foto: Amalia Novia Putri/detikTravel

Kapitan Lim kafe dan resto menawarkan pengalaman yang berbeda dengan interior dan bangunan yang unik. Suasananya membawa pengunjung seakan tertransportasi ke zaman dahulu.

Saat berada di dalam kafe, traveler akan merasakan suasana yang dihadirkan selaras dengan ciri khas Tionghoa, dari bangunan maupun ornamen penghiasnya.

Tidak seperti kafe-kafe di Jakarta yang mengusung konsep gaya minimalis, di Kapitan Lim tetap dijaga tradisi dan keaslian konsep arsitektur Tionghoa yang kental, sehingga menciptakan kombinasi yang harmonis antara modernitas dan warisan budaya yang kaya.

“Karena keunikannya terus konsepnya lebih mengarah ke zaman dahulu jadi membuat orang tuh berada di tahun sekarang” ujar Ria.

Rata-rata pengunjung kafe dan resto Kapitan Lim ini terdiri dari berbagai kalangan. Banyak dari mereka adalah orang-orang yang datang setelah berbelanja di Tanah Abang, serta pengunjung yang mengadakan meeting atau event-event keluarga.

“Kebanyakan sih kita event-event keluarga, meeting, dan orang-orang setelah habis berbelanja,” Ria menjelaskan.

Kafe Kapitan Lim di Tanah AbangKafe Kapitan Lim di Tanah Abang Foto: Amalia Novia Putri/detikTravel

Bangunan Kapitan Lim terbilang sangat luas dan terdiri dari dua lantai. Lantai pertama dapat menampung hingga 70 pengunjung dengan suasana yang hangat dan nyaman, dihiasi oleh lampu-lampu dari rotan memberikan pencahayaan lembut. Sementara bangku-bangku kayu menambahkan kesan vintage yang menawan, diimbangi dengan piring dan guci keramik yang dipajang indah dan poster pop art yang menghiasi dinding.

Sedangkan lantai kedua tidak kalah memanjakan mata pengunjung dengan kapasitas yang mampu menampung lebih dari seratus orang, terdapat smoking area, memberikan pengalaman yang lebih luas dan menyenangkan bagi siapa saja yang ingin bersantai dan menikmati hidangan di kafe ini.

Menu yang ditawarkan di Kapitan Lim cukup beragam, mencakup berbagi hidangan Chinese food hingga masakan peranakan. Salah satunya Lontong Tjap Gomeh hingga Kapitan Chicken Rice.

Kapitan Chicken Rice disajikan dengan kuah kaldu gurih dalam wadah yang terpisah. Isianya terdiri dari nasi hainan yang kaya rempah, dipadukan dengan ayam yang empuk dan gurih, serta disertai dengan pakcoy rebus dan selada, menciptakan perpaduan rasa yang sempurna dan memanjakan lidah setiap pengunjung yang mencobanya.

Salah satu menu lain yang jadi favorit di Kapitan Lim adalah racikan kopi Kapitan seharga Rp 22.000. Traveler dapat memesan varian kopi itu dalam bentuk dingin atau hangat. Uniknya, kopi Kapitan disajikan dalam cangkir berwarna putih yang bergambar ayam jago, memberikan sentuhan estetika yang menarik.

Sementara aroma kopinya yang sangat harum dan rasanya yang seimbang menciptakan perpaduan yang pas, menjadikan pengalaman ngopi Anda di sini tak terlupakan.

Soal kehalalan jangan khawatir, di sini traveler dapat menikmati berbagai hidangan yang dijamin halal, sehingga kalian bisa makan dengan tenang dan aman tanpa perlu meragukan kehalalan makanan yang disajikan.

Kafe dan Resto Kapitan Lim beralamat di Jl H. Fachrudin No 82A, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapitan Lim buka setiap hari mulai jam 09.00 hingga jam 16.00 WIB.

(wsw/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

10 Tempat Staycation di Jakarta Kurang dari Rp 500 Ribuan


Jakarta

Staycation jadi salah satu alternatif liburan bagi mereka yang ingin menikmati waktu santai di tengah kota. Jakarta punya berbagai tempat menginap yang nyaman, strategis, dan fasilitas yang cukup lengkap.

Jangan khawatir, staycation di Jakarta tak melulu harus mahal kok. Dengan budget kurang dari Rp 500 ribu per malam, ada berbagai pilihan tempat menginap yang cocok untuk melepas penat sejenak.

Rekomendasi Hotel Staycation Murah di Jakarta

Dirangkum detikTravel dari website resminya dan beberapa situs agen travel online (13/11/2024), berikut adalah beberapa pilihan tempat staycation di Jakarta kurang dari Rp 500 ribu per malam:


1. Ampera Avenue Residence

  • Harga kamar: Mulai dari Rp 350 ribuan.
  • Alamat: Jl. Ampera I No.1, RT.2/RW.9, Ragunan, Jakarta Selatan.

Ampera Avenue Residence lokasinya ada di kawasan komersial Jakarta Selatan. Kamu bisa staycation di sini sambil menikmati kolam renang outdoor hingga lounge bersama.

Selain dapat akses wifi gratis, setiap kamar di sini juga usah dilengkapi dengan AC. Pembuat kopi dan teh, TV layar datar, kulkas mini., kamar mandi shower, handuk bersih dan peralatan mandi gratis juga termasuk fasilitas yang akan tamu dapatkan jika menginap di sini.

2. 101 URBAN Jakarta Thamrin

  • Harga kamar: Rata-rata mulai dari Rp 358 ribu.
  • Alamat: Jl. Taman kebon Sirih I No.3, RT.10, RW. 10, Kp. Bali, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

1O1 URBAN Jakarta Thamrin menawarkan pemandangan kota Jakarta yang menawan. Selain itu, ada kolam renang atap, bar, restoran,kamar berAC, hingga wifi gratis.

Ada berbagai destinasi terdekat untuk dieksplorasi dari sini. Mulai dari pusat perbelanjaan seperti Grand Indonesia, Monumen Nasional hingga Pasar Tanah Abang.

3. Ghurfati Hotel Mangga Besar

  • Harga kamar: Mulai dari Rp 111 ribu.
  • Alamat: Jalan Mangga Besar IV H No.29, Taman Sari, Jakarta Barat.

Di sini, kamu akan mendapatkan wifi gratis di dalam kamar dan pemandangan kota yang menakjubkan dari teras. Dengan lokasi yang strategis untuk menjelajahi harta budaya Jakarta, ini adalah tempat peristirahatan yang sempurna untuk dua wisatawan.

4. Sentral Cawang Hotel

  • Harga kamar: Mulai dari Rp 300 ribuan.
  • Alamat: Jl. Letjen MT Haryono 9, Jakarta Selatan.

Para tamu yang menginap di Sentral Cawang Hotel akan akses layanan concierge dan layanan kamar selama menginap. Kamar hotel ini juga menawarkan kulkas dan AC di setiap ruangannya.

Akses wifi gratis, kolam renang, dan sarapan juga bisa kamu dapatkan di hotel ini. Lokasinya pun cukup strategis. Beberapa lokasi terkenal terdekat dari hotel ini ada Masjid Perahu (3,9 km) dan Makam Perang Jakarta (4,6 km).

5. Hotel Falatehan Jakarta

  • Harga kamar: Mulai dari Rp 286 ribu.
  • Alamat: Jl. Falatehan I No.26, Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Jenis kamar yang tersedia di hotel ini ada suite, superior, dan deluxe. Fasilitas yang bisa kamu gunakan di hotel ini di antaranya, wifi, parkiran, lift , resepsionis 24 jam.

Menariknya, dari sini kita bisa ke pusat perbelanjaan Pasaraya Blok M dengan 5 menit berjalan kaki. Di jalan Mahakam yang berselang 10 menit jalan kaki dari hotel, kalian juga bisa menemukan berbagai pilihan restoran untuk berkuliner.

6. MK Hotel Jakarta

  • Harga kamar: Mulai dari Rp 317 ribu.
  • Alamat: Jl. Ciledug Raya No.1, RT.9/RW.5, Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

MK Hotel Jakarta (sebelumnya bernama Kyriad Metro Kebayoran) memiliki resepsionis dan restoran yang buka 24 jam. Setiap kamar di sini juga sudah dilengkapi dengan AC, TV layar datar, meja kerja dan brankas.

Berbagai fasilitas seperti wifi gratis, mini bar, kolam renang infinity juga bisa kamu nikmati. Selain itu, hotel ini juga menyediakan layanan penitipan bagasi dan layanan concierge.

7. Monolog Hotel Pasar Baru

  • Harga kamar: Mulai dari Rp 305 ribu.
  • Alamat: Jalan KH Samanhudi No.25, Jakarta Pusat.

Kamar di hotel bintang 3 ini berlantai kayu dan dilengkapi dengan AC. Fasilitas kamar termasuk meja kerja, TV layar datar, brankas, kamar mandi dengan pengering rambut, shower air panas dan peralatan mandi gratis.

Selain bisa bersantap di hotel, traveler juga bisa eksplor kuliner, di kedai makanan pinggir jalan dan restoran masakan China yang ada di area sekitar hotel.

Bagi yang ingin berwisata, dari sini kamu bisa 15 menit berkendara ke Kota Tua Jakarta. Menuju Stasiun Kereta Api Gambir dan Monumen Nasional bisa ditempuh sekitar 9 menit dengan berkendara.

8. Leaf Hotel

  • Harga kamar: Rp 179-217 ribu.
  • Alamat: Jl. Mangga Besar IV I No.29, RT.3/RW.5, RT.3/RW.1, Taman Sari, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

Hotel ini bisa jadi pilihan cocok untuk menginap dengan harga terjangkau tapi tetap nyaman. Meskipun terjangkau, resepsionis 24 jam, wifi, parkir, AC, hingga lift masih bisa kamu dapatkan di sini.

9. Asyana Kemayoran Jakarta

  • Harga kamar: Mulai dari Rp 138 ribu.
  • Alamat: Jl. Bungur Besar Raya No.79-81, Kemayoran, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Asyana Kemayoran Jakarta berlokasi di jantung kota Jakarta. Hotel ini menawarkan 131 kamar modern dan nyaman. Setiap kamarnya sudah dilengkapi dengan area tempat duduk, smart TV, AC, dan meja.

Sekitar 1,3 km kamu bisa mengunjungi Masjid Istiqlal. Monumen Nasional berjarak 2 km dari Asyana Kemayoran Jakarta, sedangkan Museum Nasional Indonesia berjarak sekitar 2,5 km.

10. Hotel Alia Matraman Jakarta

  • Harga kamar: Mulai dari Rp 271 ribu.
  • Alamat: Jl. Matraman Raya No.224, RT.4/RW.6, Bali Mester, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Lokasi hotel ini berjarak sejauh 550 meter dari Stasiun Jatinegara. Setiap kamarnya sudah dilengkapi dengan televisi, AC, shower dan peralatan mandi gratis.

Di sini, kamu juga bisa menikmati restoran, kolam renang dan WiFi. Jika jenuh di dalam hotel, kamu bisa berkunjung ke City Plaza Jatinegara (350 meter) atau ke Pasaraya Manggarai (2,3 km).

Harga yang disebutkan bisa berubah sewaktu-waktu. Sebagai catatan, harga yang diiklankan di situs agen travel juga mungkin belum termasuk semua pajak dan biaya lainnya. Namun, kamu juga bisa mendapatkan harga lebih murah jika mendapatkan promo.

Itu tadi berbagai pilihan tempat staycation murah di Jakarta dengan fasilitas yang cukup lengkap. Jadi, apakah traveler udah siap menghabiskan waktu liburan untuk healing sambil staycation?

(khq/row)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Daftar Hotel Bintang 5 di Jakarta, Per Malam Mulai Rp 1,5 Jutaan


Jakarta

Jakarta merupakan salah satu kota terbesar di Asia. Untuk memenuhi para tamu dari dalam maupun luar negeri, tersedia hotel bintang 5 di Jakarta yang memiliki fasilitas mumpuni.

Biasanya, hotel bintang 5 dipakai untuk sejumlah tamu VIP, mulai dari artis, aktor, musisi, hingga tim nasional sepak bola yang bertanding di Jakarta. Selain itu, hotel bintang lima juga kerap digunakan oleh para business trip.

Namun, belakangan ini juga sedang tren staycation di hotel bintang lima. Cara ini dilakukan orang-orang untuk melepas penat atau sekadar ingin mencicipi rasanya menginap di kamar hotel yang mewah.


Penasaran, apa saja sih hotel bintang 5 di Jakarta? Simak daftar hotelnya dalam artikel ini.

Daftar Hotel Bintang 5 di Jakarta

Ada sederet hotel bintang 5 di Jakarta, beberapa di antaranya yang terkenal seperti Ritz-Carlton, The Langham, hingga Fairmont. Untuk harga menginap di hotel bintang 5 mulai dari Rp 1,5 jutaan per malam.

Daripada penasaran, berikut daftar hotel bintang 5 di Jakarta yang telah dirangkum detikTravel:

Hotel Bintang 5 di Jakarta Pusat

Cukup banyak hotel bintang 5 yang berada di Jakarta Pusat. Simak daftar hotelnya di bawah ini:

1. Park Hyatt Jakarta

  • Lokasi: Kebon Sirih, Jakarta Pusat
  • Rating: 9,1/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 4,2 juta

2. Fairmont Jakarta

  • Lokasi: Senayan, Jakarta Pusat
  • Rating: 9,4/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 3,9 juta

3. Grand Hyatt Jakarta

  • Lokasi: Thamrin, Jakarta Pusat
  • Rating: 8,7/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 3,8 juta

4. Mandarin Oriental Jakarta

  • Lokasi: Thamrin, Jakarta Pusat
  • Rating: 9/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 3,2 juta

5. Hotel Indonesia Kempinski

  • Lokasi: Thamrin, Jakarta Pusat
  • Rating: 8,9/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 3 jutaan

6. The Orient Jakarta, a Royal Hideaway Hotel

  • Lokasi: Sudirman, Jakarta Pusat
  • Rating: 8,7/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 2,7 juta

7. Shangri-La Jakarta

  • Lokasi: Karet Tengsin, Jakarta Pusat
  • Rating: 8,9/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 2,4 juta

8. Hotel Mulia Senayan

  • Lokasi: Senayan, Jakarta Pusat
  • Rating: 8,7/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 2,4 juta

9. Ayana Midplaza Jakarta

  • Lokasi: Sudirman, Jakarta pusat
  • Rating: 8,8/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 2,3 juta

10. Fraser Residence Sudirman Jakarta

  • Lokasi: Sudirman, Jakarta Pusat
  • Rating: 8,7/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 2,3 juta

11. Le Meridien Jakarta

  • Lokasi: Sudirman, Jakarta Pusat
  • Rating: 8,7/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 2,2 juta

12. Ascott Jakarta

  • Lokasi: Thamrin , Jakarta Pusat
  • Rating: 8,7/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 2,1 juta

13. Pullman Jakarta Indonesia

  • Lokasi: Thamrin, Jakarta Pusat
  • Rating: 8,6/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 2 juta

14. The Mayflower Jakarta

  • Lokasi: Sudirman, Jakarta Pusat
  • Rating: 9/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 1,9 juta

15. Fraser Residence Menteng Jakarta

  • Lokasi: Kebon Sirih, Jakarta Pusat
  • Rating: 8,8/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 1,8 juta

16. Sari Pacific Jakarta

  • Lokasi: Thamrin, Jakarta Pusat
  • Rating: 8,4/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 1,5 juta

17. Grand Mercure Jakarta Kemayoran

  • Lokasi: Gunung Sahari, Jakarta Pusat
  • Rating: 8,7/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 1,4 juta

18. Grand Sahid Jaya Jakarta

  • Lokasi: Sudirman, Jakarta Pusat
  • Rating: 8,1/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 1,2 juta

19. Hotel Sultan Jakarta

  • Lokasi: Kebayoran Baru, Jakarta Pusat
  • Rating: 8,6/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 1,1 juta

20. Hotel Borobudur Jakarta

  • Lokasi: Pasar Baru, Jakarta Pusat
  • Rating: 8,6/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 1 jutaan

21. Aryaduta Menteng

  • Lokasi: Gambir, Jakarta Pusat
  • Rating: 8,5/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 1 jutaan

22. Merlynn Park Hotel

  • Lokasi: Petojo Utara, Jakarta Pusat
  • Rating: 8,6/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 1 jutaan

23. DoubleTree by Hilton

  • Lokasi: Cikini, Jakarta Pusat
  • Rating: 8,8/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 1,9 jutaan

24. Pan Pacific Jakarta

  • Lokasi: Thamrin, Jakarta Pusat
  • Rating: 9,7/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 2,9 jutaan

25. The Grand Mansion Menteng by The Crest Collection

  • Lokasi: Menteng, Jakarta Pusat
  • Rating: 8,9/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 2,8 jutaan

26. The Hermitage Jakarta

  • Lokasi: Menteng, Jakarta Pusat
  • Rating: 8,9/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 1,7 juta

Hotel Bintang 5 di Jakarta Selatan

Ada banyak juga hotel bintang 5 yang berlokasi di Jakarta Selatan. Berikut daftarnya:

1. The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place

  • Lokasi: Senayan, Jakarta Selatan
  • Rating: 9/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 5,5 juta

2. The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan

  • Lokasi: Kuningan, Jakarta Selatan
  • Rating: 8,8/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 4,2 juta

3. Four Seasons Hotel Jakarta

  • Lokasi: Gatot Subroto, Jakarta Selatan
  • Rating: 9/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 4,2 juta

4. The Gunawarman

  • Lokasi: Selong, Jakarta Selatan
  • Rating: 8,7/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 4 juta

5. The Langham, Jakarta

  • Lokasi: Senayan, Jakarta Selatan
  • Rating: 8,9/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 3,9 juta

6. The Westin Jakarta

  • Lokasi: Rasuna Said, Jakarta Selatan
  • Rating: 8,9/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 3,7 juta

7. Alila SCBD Jakarta

  • Lokasi: Senayan, Jakarta Selatan
  • Rating: 8,5/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 3,7 juta

8. The Dharmawangsa Jakarta

  • Lokasi: Dharmawangsa, Jakarta Selatan
  • Rating: 8,9/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 3,6 juta

9. Ascott Kuningan Jakarta

  • Lokasi: Kuningan, Jakarta Selatan
  • Rating: 8,7/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 3,6 juta

10. Raffles Jakarta

  • Lokasi: Kuningan, Jakarta Selatan
  • Rating: 9/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 3,5 juta

11. Oakwood Suites La Maison Jakarta

  • Lokasi: Gandaria, Jakarta Selatan
  • Rating: 8,8/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 3,1 juta

12. JW Marriott Hotel Jakarta

  • Lokasi: Kuningan, Jakarta Selatan
  • Rating: 8,6/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 2,9 juta

13. InterContinental Hotels Jakarta

  • Lokasi: Pondok Indah, Jakarta Selatan
  • Rating: 8,9/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 2,9 juta

14. Sheraton Grand Jakarta Gandaria City

  • Lokasi: Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
  • Rating: 8,9/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 2,6 juta

15. Fraser Place Setiabudi

  • Lokasi: Rasuna Said, Jakarta Selatan
  • Rating: 8,8/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 1,8 juta

16. Hotel Gran Mahakam

  • Lokasi: Gandaria, Jakarta Selatan
  • Rating: 8,9/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 1,8 juta

17. Gran Melia Jakarta

  • Lokasi: Kuningan, Jakarta Selatan
  • Rating: 8,8/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 1,7 juta

18. The Grove Suites by Grand Aston

  • Lokasi: Kuningan, Jakarta Selatan
  • Rating: 8,7/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 1,5 juta

19. Manhattan Hotel Jakarta

  • Lokasi: Rasuna Said, Jakarta Selatan
  • Rating: 8,3/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 1,3 juta

20. Kemang Icon Hotel

  • Lokasi: Kemang, Jakarta Selatan
  • Rating: 8,1/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 1,1 juta

21. Mangkuluhur ARTOTEL Suites

  • Lokasi: Setiabudi, Jakarta Selatan
  • Rating: 8,6/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 1,1 juta

22. Ra Suites Simatupang

  • Lokasi: Cilandak, Jakarta Selatan
  • Rating: 8,9/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 1,1 juta

23. The St. Regis Jakarta

  • Lokasi: Setiabudi, Jakarta Selatan
  • Rating: 8,9/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 2,9 juta

Hotel Bintang 5 di Jakarta Barat

Pullman Jakarta Central Park

  • Lokasi: Tanjung Duren, Jakarta Barat
  • Rating: 8,5/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 2 juta

Hotel Bintang 5 di Jakarta Utara

Swissôtel Jakarta PIK Avenue

  • Lokasi: Kamal Muara, Jakarta Utara
  • Rating: 8,5/10
  • Harga per malam: mulai dari Rp 2,4 juta

Demikian daftar hotel bintang 5 di Jakarta. Semoga dapat membantu detikers yang ingin staycation di hotel mewah.

(ilf/fds)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Cara ke Hutan Kota GBK: Jam Buka dan Fasilitasnya


Jakarta

Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK) adalah salah satu ruang hijau yang hits di Jakarta. Luas areanya sekitar 9 hektare, dengan view kontras gedung tinggi dan hijau pepohonan.

Taman Kota GBK berada di di Pintu Tujuh Senayan, Jl. Jenderal Sudirman, RT.1/RW.3, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat.

Akses dan Rute ke Taman Kota GBK

Hutan Kota GBK menjadi alternatif wisata selain ke mal. Biasanya hutan kota itu menjadi tempat untuk menghabiskan waktu sore.Hutan Kota GBK menjadi alternatif wisata selain ke mal. Biasanya hutan kota itu menjadi tempat untuk menghabiskan waktu sore. (Grandyos Zafna/detikcom)

Masuk ke Hutan Kota GBK gratis (tidak dipungut biaya). Letaknya sangat strategis karena berada di jantung Jakarta, sehingga akses menuju Taman Kota GBK cukup mudah.


Taman ini bisa dijangkau menggunakan transportasi umum maupun kendaraan pribadi. Mengutip laman Jakarta Tourism dan catatan detikTravel, berikut adalah panduan untuk ke Taman Kota GBK:

1. Cara ke Hutan Kota GBK Naik TransJakarta

Halte terdekat dari Taman Kota GBK adalah Halte Polda Metro Jaya di dekat pintu 7 GBK. Selain itu, traveler juga bisa berhenti di Halte Senayan Bank DKI (dulu halte GBK).

Traveler bisa naik Transjakarta koridor 1 Jurusan Blok M-Kota atau koridor 3F Kalideres – Halte Senayan Bank DKI. Dari halte itu, traveler bisa melanjutkan dengan berjalan kaki untuk sampai ke Hutan Kota GBK.

  • Dari Jakarta Timur: Naik Transjakarta koridor 7 (Kampung Rambutan-Kampung Melayu) – turun di Halte Transjakarta Cawang UKI – naik koridor 9C (Pinang Ranti-Senayan).
  • Dari Jakarta Barat dan Jakarta Selatan: Naik Transjakarta koridor 9 (Pluit-Pinang Ranti) – transit di Kuningan Barat – naik koridor 9C (Pinang Ranti-Senayan).
  • Dari Jakarta Utara: Naik Transjakarta koridor 12 (Tanjung Priok-Pluit) – turun di Halte Transjakarta Kota – naik koridor 1 (Kota-Blok M) turun di Halte Senayan Bank DKI (GBK) – dari Halte GBK, bisa masuk lewat pintu 5 di samping Mal FX atau pintu 6.

2. Cara ke Hutan Kota GBK Naik MRT

Jika naik MRT ke Taman Kota GBK maka turunnya di Stasiun MRT Istora Mandiri. Traveler bisa keluar dari stasiun yang dekat dengan pintu 6 GBK. Dari stasiun MRT Istora mandiri ke Hutan Kota GBK bisa jalan kaki sekitar 9 menit.

3. Cara ke Hutan Kota GBK Naik KRL

Jika menggunakan KRL ke Hutan Kota GBK, traveler bisa turun di stasiun Palmerah. Dari stasiun, traveler bisa melanjutkan perjalanan dengan ojek online.

4. Cara ke Hutan Kota GBK dengan Kendaraan Pribadi

Jika menggunakan kendaraan pribadi, traveler bisa memasuki area kompleks GBK dan mencari area Parkir Selatan GBK. Sementara, sepeda motor bisa diparkir di area Stadion Akuatik dan Helipad.

Jam Buka Hutan Kota GBK

Cara ke Taman Kota GBK Naik MRTHutan Kota GBK. (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Hutan Kota GBK buka setiap Selasa-Minggu dengan dua shift dalam satu hari, yakni mulai pukul 06.00-10.00 WIB dan 15.00-18.00 WIB. Jadwal itu tercantum pada papan informasi di depan Hutan Kota GBK.

Fasilitas Hutan Kota GBK

Tersedia banyak fasilitas di Hutan GBK, di antaranya:

  • Area kolam trembesi dengan konsep alas kayu di atasnya.
  • Jogging track
  • Bangku taman
  • Ruang ganti
  • Toilet
  • Foodcourt.

Pengunjung juga bisa bawa makanan ke Hutan Kota GBK. Namun, perlu diingat jika membawa makanan dan minuman selalu jaga kebersihan dan buang sampahnya ya.

(khq/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Rute ke Dieng dari Jakarta Naik Kereta Api Beserta Waktu Tempuhnya


Dieng terletak di Jawa Tengah, tepatnya di perbatasan antara Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara. Bagi para traveler yang ingin pergi ke Dataran Tinggi Dieng, perjalanan dari Jakarta bisa menjadi pengalaman seru tersendiri.

Apalagi kalau perjalanannya ditempuh dengan kereta api. Kamu mungkin akan menikmati perjalanan yang santai sambil melewati berbagai pemandangan indah di sepanjang jalur rel. Ketahui rutenya dalam artikel ini.

Rute ke Dieng dari Jakarta Naik Kereta 2024

Kalau dari Jakarta ke Dieng lebih dekat Stasiun Purwokerto. Traveler bisa mengawali perjalanan dari Jakarta di Stasiun Gambir atau Stasiun Pasar Senen.


Umumnya, perjalanan dari Jakarta ke Wonosobo naik kereta ditempuh sekitar 4 jam lebih.
DIlihat detikTravel dari laman resmi PT Kereta Api Indonesia (KAI) (27/08/2024), berikut adalah daftar stasiun asal beserta stasiun tujuan dalam rute dari Jakarta ke Dieng dari stasiun tujuan terdekatnya.

1. Keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen (Jakarta) ke Stasiun Purwokerto

  • Kereta Api Fajar Utama Solo – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Bengawan – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Fajar Utama Yk – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Sawunggalih – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Gajahwong – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Kutojaya Utara – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Serayu – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Gaya Baru Malam Selatan – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Jaka Tingkir – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Bangunkarta – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Jayakarta – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Senja Utama Yk – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Singasari – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Bogowonto – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Mataram – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Progo- Stasiun Purwokerto

Perjalanan dari Stasiun Pasar Senen ke Stasiun Purwokerto ditempuh sekitar 4 jam 36 menitan. Biasanya, keberangkatan dari Stasiun Pasar adalah kereta-kereta kelas ekonomi, sehingga harganya lebih terjangkau.

Harga tiket kereta keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen ke Stasiun Purwokerto berkisar mulai dari Rp 100 ribuan hingga Rp 600 ribuan.

2. Keberangkatan dari Stasiun Gambir (Jakarta) ke Stasiun Purwokerto

  • Kereta Api Argo Semeru – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Argo Dwipangga – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Taksaka – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Bima Compartment – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Bima – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Gajayana Luxury – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Gajayana – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Argo Lawu – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Argo Lawu Luxury – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Purwojaya – Stasiun Purwokerto

Perjalanan dari Stasiun Gambir ke Stasiun Purwokerto ditempuh sekitar 4 jam 23 menitan. Biasanya, keberangkatan dari Stasiun Gambir adalah kereta-kereta kelas luxury yang harganya cenderung lebih tinggi dari kereta yang dari Stasiun Pasar Senen.

Harga tiket kereta keberangkatan dari Stasiun Gambir ke Stasiun Purwokerto berkisar mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 1,5 jutaan.

Seorang warga lokal Desa Gembol yang berjarak sekitar 3 km dari Dieng, Wiwig Prayugi, membagikan pengalaman perjalanannya dari Jakarta ke Dieng.

Wiwig sendiri sering bolak balik Dieng-Jakarta setiap bulannya. Berdasarkan pengalamannya, ia lebih suka naik kereta dari Jakarta keberangkatan pada malam hari.

“Paling enak kalau KA dari Jakarta malam. Biasanya yang paling murah dari Gambir KA Purwojaya jam 21.00 sampai Purwokerto jam setengah 2 (dini hari),” kata Wiwig saat dihubungi detikcom pada (29/08/2024).

Selain Stasiun Purwokerto, sejatinya traveler juga bisa memilih untuk berhenti di Yogyakarta atau Semarang. Namun, pilihan kereta di Purwokerto lebih banyak dan lebih cepat.

“Enaknya dari Purwokerto, pilihan kereta banyak. Yang ke arah Solo dan Yogya lewat, ada juga yang lewat Cilacap. Kalau menurut saya, jamnya enak sih. Dari Jakarta misal Gambir banyak pilihan dari keberangkatan pagi dan malam. Sebenarnya, lewat Semarang juga pilihannya banyak. Tapi, dari Semarang ke Wonosobo lebih lama,” jelasnya.

Ada juga alternatif lain, yakni melewati Pekalongan. Namun, rute ini tidak disarankan oleh Wiwig karena di sana cukup sulit mencari transportasi umum.

“Tidak disarankan untuk yang mengandalkan transportasi umum karena susah banget. Kecuali sudah kenal orang lokal atau pesan trip minta dijemput di Pekalongan juga lebih dekat. Tapi, harus dipastikan yang menjemput paham jalan tembusan Pekalongan-Batang-Dieng, soalnya banyak berkelok-kelok curam dan sering ada kecelakaan,” ungkapnya.

Perjalanan dari Purwokerto ke Dieng

Dari Stasiun Purwokerto, traveler bisa melanjutkan perjalanan menaiki bus atau travel untuk menuju Wonosobo terlebih dahulu.

“Dari stasiun ke terminal PWT bisa naik ojol (ojek online) aja biar cepet. Bus ada yang Patas AC Nusantara jurusan PWT-SEMARANG dengan biaya Rp 80-90 ribu. Yang ekonomi sekitar Rp 50 ribuan. Untuk bus ekonomi lama banget ngetem-ngetem gitu,” kata Wiwig.

Bus Patas hanya ada 2 kali sehari. Sementara, waktu tempuh naik bus dari Purwokerto ke Wonosobo kurang lebih 3 jam.

Setelah sampai terminal Wonosobo, traveler perlu melanjutkan perjalanan lagi untuk sampai Dieng. Kita bisa naik microbus atau dengan transportasi online untuk menuju ke sana.

“Dari Wonosobo ada microbus ke Dieng bayarnya Rp 20 ribu, tapi ngetem lama. Sarannya setelah turun dari agen travel atau terminal, lebih baik nyetop bus di daerah Kalianget, luar kota Wonosobo, micro busnya udah jalan itu nggak ngetem-ngetem lagi. Kalau mau cepat dan rombongan, bisa naik grab/gocar sekitar Rp 270 ribuan,” katanya.

Wiwig merekomendasikan untuk menggunakan jasa agen travel daripada bus. Karena jam keberangkatannya lebih banyak dan bisa langsung dijemput di Stasiun Purwokerto.

“Travel yang paling recommended langganan tiap saya mudik, biaya Rp 110 ribu itu udah dijemput di stasiun dan tiap 2 jam ada. Ada travel yang berangkat jam 3.30 jadi bisa sampai Dieng lebih pagi, pas nanjak kebagian sunrise,” ujar Wiwig.

“Agen travel perlu booking by WhatsApp gitu. Ada juga Joglosemar dan agen travel yang bisa dibook di app tiket,” pungkasnya.

Wisata Dieng

Dieng adalah sebuah dataran tinggi di Jawa Tengah, yang terkenal sering jadi tujuan destinasi wisata. Dataran Tinggi Dieng menawarkan udara sejuk dan pemandangan alam yang indah.

Bahkan, sering disebut sebagai “Negeri di Atas Awan”. Kawasan Dieng terkenal dengan berbagai destinasi wisata seperti telaga, kawah, hingga andi-candi peninggalan Hindu kuno.

(khq/fds)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Museum Layang-layang Menyimpan Kenangan, Merawat Harapan



Jakarta

Museum Layang-layang Indonesia memang tak sepopuler Museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahilah) atau pun Museum Nasional, tetapi museum itu justru sangat interaktif. Mengisahkan sejarah, mengajak membuat layang-layang, juga merawat harapan.

Dengan bermodalkan rasa penasaran dengan museum tersebut, detikTravel berkesempatan untuk menyambangi Museum Layang-layang ini yang terletak di Jalan H. Kamang no 38, Jakarta Selatan. Setiba di sana, bangunan-bangunan khas Jawa berdiri tegak seraya menyambut kedatangan.

Setelah membeli tiket kemudian dibawa untuk melihat cuplikan video tentang layang-layangan. Sekilas seperti sederhana menyoal layang-layang belaka, namun salah satu guide yang sekaligus perajin layang-layang bernama Asep Irawan.


Ia mengatakan misi di balik adanya Museum Layang-layang ini merupakan upaya untuk melestarikan budaya Indonesia tentang layang-layang itu sendiri. Mungkin layang-layang banyak dikenal sebagai media bermain saja tapi Asep mengatakan sebetulnya layang-layang juga banyak digunakan di berbagai kegiatan seperti spiritual.

Layang-layang di Museum Layang-layang di JakartaLayang-layang di Museum Layang-layang di Jakarta Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikcom

“Tujuannya Museum Layang-layang ini untuk melestarikan khazanah budaya Indonesia melalui layang-layang dan berdirinya ini tepat pada 21 Maret 2003. Visi dan misinya ini sebagai tempat pembelajaran anak-anak tentang layang-layang,” kata Asep kepada detikTravel, Senin (24/6/2024).

Pria asal Bandung itu juga mengatakan di zaman sekarang anak-anak kecil banyak yang sudah tidak memainkan layang-layang. Karena tempatnya memainkannya yang sulit dan lebih memilih permainan yang canggih jadi layang-layang ini sedikit banyak mulai ditinggalkan.

Asal Mula Museum Layang-layang

Asep pun menjelaskan tentang hadirnya Museum Layang-layang ini di Jakarta. Endang W. Puspoyo yang merupakan pemilik dari museum itu adalah pecinta layang-layang.

Layang-layang di museum itu adalah koleksi pribadinya yang kemudian dibuka untuk masyarakat umum. Asep mengatakan Endang juga sering mengadakan festival layang-layang dan mengundang banyak perajin layang-layang untuk berpartisipasi.

Endang kala itu tak hanya mengundang perajin lokal saja tapi juga hingga mancanegara. Dari jejaring tersebut alhasil banyak layangan-layangan hias nan unik yang terpajang di Museum Layang-layang ini, mulai dari Indonesia sampai layang-layang dari berbagai negara terdapat di sini.

Layang-layang Bukan Sekadar untuk Bermain-main

Rupanya, layang-layang bukan sekadar media bermain. Lebih dari itu, sedari dulu layangan juga dipakai di berbagai negara, termasuk Indonesia sebagai tradisi dan media spiritual.

“Budayanya ada dan agamanya juga ada kan, nah kalau di negara-negara lain kan ada yang buat upacara kelahiran, kalau di kita (Indonesia) dipakai buat perayaan hasil panen untuk rasa bersyukur jadi nerbangin layang-layang. Itu supaya masyarakat banyak yang datang ke upacara itu dan sambil mendoakan supaya hasil panen lebih banyak lagi,” kata Asep.

Masuk ke dalam Museum Layang-layang yang berbentuk pendopo ini, rasa kagum pertama kali jadi penilaian karena layang-layangan di museum ini mayoritas berukuran besar. Selain itu bentuk-bentuknya juga beragam, ada yang berbentuk binatang hingga wayang dan juga terbuat dari berbagai macam bahan baku seperti kertas, plastik sampai dedaunan.

Asep menerangkan jumlah keseluruhan layang-layangan yang dipajang di museum ini sekitar 100 buah. Namun secara keseluruhan koleksi layang-layang yang dimiliki museum ini bisa lebih dari 1000 layang-layang yang berasal dari berbagai belahan dunia.

“Sekitar 100 ada lah, kalau semuanya ada ribuan tapi nggak dipasang,” kata dia.

Layang-layang di Museum Layang-layang di JakartaLayang-layang di Museum Layang-layang di Jakarta (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Di museum ini pun terdapat beberapa layangan hasil dari tangannya, di antaranya adalah layang-layang berbentuk penari merak yang merupakan tarian khas Jawa Barat. Layang-layangan tersebut ia buat di tahun 1997 dan telah menjuarai perlombaan layang-layang internasional.

“Nah ini (layang-layang) dari Bandung, ini layangan tari burung merak. (Berbahan dasar) kain parasut, ini karya saya dibikin tahun 1997 ini udah lima kali juara internasional dan ditaruh di sini,” kata Asep sambil tersenyum.

Setelah selesai diajak berkeliling museum layang-layang, sembari bercengkrama dengan lelaki murah senyum ini. Terdapat keluarga yang tengah asyik membuat dan mewarnai layang-layang, Ami membawa ketiga anaknya untuk berkunjung ke Museum Layang-layang.

Bagi Ami anak-anaknya senang saat pertama kali diajak ke museum ini, terlebih anak laki-lakinya yang bernama Hamzah. Setelah diberikan rangka layang-layang oleh petugas, dirinya dengan serius menempelkan kertas menggunakan lem dan mewarnai layang-layang hasil tangannya.

Layang-layang di Museum Layang-layang di JakartaAnak-anak bikin layang-layang di Museum Layang-layang di Jakarta (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Hamzah begitu senang dengan museum ini dengan berbagai bentuk dan ukuran dan baginya membuat layang-layang tak begitu susah.

“Nggak (susah), senang. (Di museum ini) banyak layang-layang yang gede banget,” katanya sambil malu-malu.

Untuk masuk ke Museum Layang-layang ini pengunjung akan dikenakan biaya sebesar Rp 20.000 untuk anak-anak dan Rp 25.000 untuk dewasa.

Dengan harga tersebut selain pengunjung bisa menikmati berbagai koleksi layang-layang, pengunjung juga akan diperlihatkan terlebih dahulu video tentang festival layang-layang dan di akhir tour museum juga akan diberikan pengalaman membuat dan mewarnai layang-layang.

Museum ini buka setiap hari mulai dari pukul 09.00 sampai 16.00 WIB, tak ada hari libur kecuali tanggal merah. Yuk buat kamu yang penasaran dengan koleksi layang-layang di museum ini dan ingin mencoba pengalaman membuat layang-layang, langsung saja datang ke Museum Layang-layang ini.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Back To Nature di Ekowisata Kalitalang



Klaten

Wisata alam yang paket komplit bisa ditemui di Ekowisata Kalitalang. Dari sini, Gunung Merapi terlihat dengan gagah saat cuaca bersahabat.

Ekowisata Kalitalang, yang terletak di Desa Balerante, Klaten, Jawa Tengah, pas untuk traveler yang menyukai petualangan. Memiliki pembeda pemandangan spektakuler Gunung Merapi dan suasana padang rumput yang luas, tempat itu merupakan destinasi ideal untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan sahabat dalam suasana alam yang tenang.

Kalitalang mengangkat konsep ecosystem dengan menghadirkan eco-tourism, photo spot, camping dan tracking. Lokasinya berjarak 31 kilometer dari jantung kota Klaten atau butuh waktu sekitar satu jam lebih jika ditempuh dari Tugu Yogyakarta.


Banyak aktivitas yang dapat di jajal di sini, mulai dari sekedar hunting foto hingga merencanakan kemah yang menyenangkan. Letaknya yang berada di ketinggian 1.120 mdpl juga cocok untuk latihan tracking melintasi kawasan ekowisata.

“Kesini nyoba buat tracking ringan karena jalurnya tidak sesusah itu, jadi aksesnya mudah untuk semua orang,” kata Naufal, salah satu pengunjung yang ditemui detikTravel

Yuk, simak ulasan aktivitas di ekowisata Kalitalang, Klaten:

1. Easy Hiking di Tengah Keindahan Alam

Salah satu daya tarik utama Ekowisata Kali Talang adalah jalur hiking yang mudah. Naufal, seorang pengunjung, menjelaskan bahwa jalurnya tidak terlalu sulit, memungkinkan akses bagi banyak orang untuk menikmati keindahan alam sekitar tanpa kesulitan yang berarti.

Dari jalur hiking ini, pengunjung dapat dengan jelas melihat Gunung Merapi yang megah serta menikmati panorama padang rumput yang terhampar luas.

2. Aktivitas Camping dan Fotografi

Bagi penggemar camping, Ekowisata Kali Talang menyediakan berbagai paket camping mulai dari tenda glamping hingga tenda standar, dilengkapi dengan perlengkapan seperti cooking set dan lampu tenda.

Suasana udara sejuk di pagi hari dan pemandangan matahari terbenam yang memukau menjadikan tempat ini sebagai pilihan ideal untuk menghabiskan malam bersama keluarga atau teman-teman.

Spot-spot foto yang tersebar di sekitar lokasi juga menawarkan latar belakang yang sempurna dengan Gunung Merapi dan hamparan rumput sebagai pemandangan utama.

3. Mengenal Lebih Dekat Lokalitas dan Budaya

Tidak hanya itu, kunjungan ke Ekowisata Kali Talang juga memberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan warga setempat yang ramah. Warga sering kali memanfaatkan padang rumput ini untuk mencari pakan ternak, menciptakan suasana yang hangat dan menyambut bagi para pengunjung.

Selain itu, keberadaan objek wisata ini dalam kawasan Taman Nasional Gunung Merapi menambah nilai ekologis dan kelestarian alam yang dijaga oleh para pemuda setempat.

4. Akses dan Fasilitas

Meskipun akses jalan menuju lokasi masih perlu diperbaiki, Ekowisata Kali Talang tetap menawarkan pengalaman berharga bagi setiap pengunjung. Dengan biaya masuk yang terjangkau sebesar Rp 5.000 per orang serta tersedianya area parkir yang aman, pengunjung dapat dengan nyaman menikmati berbagai fasilitas yang disediakan.

Dengan segala keindahannya, Ekowisata Kali Talang dijamin membuat siapa pun yang mengunjunginya merasa terpesona dan ingin kembali lagi. Untuk para pencinta alam dan petualang, tempat ini tidak hanya sekadar destinasi wisata, tetapi juga tempat untuk menciptakan kenangan tak terlupakan di tengah alam yang masih asri dan indah.

(fem/wsw)



Sumber : travel.detik.com