Tag Archives: detiktravel

6 Aktivitas Menarik di Puncak Pinus Becici Jogja, Bisa Lihat City Light


Jakarta

Puncak Becici adalah salah satu wisata yang menyuguhkan keindahan alam di Daerah Istimewa Yogyakarta. Berada di kawasan Bantul Puncak Becici terkenal dengan hutan pinus dan pemandangan yang memukau dari ketinggian.

Tak heran jika Puncak Becici menjadi tujuan bagi banyak wisatawan. Ada banyak aktivitas menarik yang bisa dilakukan di destinasi ini.

Aktivitas Menarik Puncak Becici

Puncak Becici bisa menjadi tempat healing untuk sejenak menghilangkan penat. Berikut beberapa aktivitas yang bisa dilakukan di Puncak Becici.


1. Menikmati Suasana yang Asri

Puncak BeciciPuncak Becici Foto: (Tasya Khairally/detikcom)

Puncak becici memiliki kawasan hutan pinus yang begitu asri dan sejuk. Berdasarkan pengalaman detikTravel, di antara pepohonan, terdapat tempat duduk di mana wisatawan bisa bersantai dan beristirahat sambil menikmati suasana.

2. Main Flying Fox

Puncak BeciciPuncak Becici Foto: (Tasya Khairally/detikcom)

Setelah menikmati keindahan hutan pinusnya, traveler yang suka memacu adrenalin bisa naik flying fox. Traveler akan merasakan terbang di antara pohon-pohon pinus yang tinggi.

3. Melihat Keindahan Sunset dan City Light

Senja di Puncak Becici.Senja di Puncak Becici. Foto: Instagram @puncakbecici

Berada di ketinggian, Puncak Becici memiliki spot yang menyuguhkan keindahan alam Yogyakarta. Saat sore, traveler dapat melihat sunset yang cantik, sementara pada malam hari, terlihat gemerlap city light yang indah dari atas sini.

4. Kemping di Tengah Hutan Pinus

Puncak BeciciPuncak Becici Foto: (Tasya Khairally/detikcom)

Kawasan Puncak Becici menyediakan camping ground. Jadi, traveler bisa berkemah di tengah pepohonan pinus.

5. Hunting Foto

Puncak Becici di YogyaPuncak Becici di Yogya Foto: (Indri Astuti/d’Traveler)

Dengan banyaknya spot foto yang menyuguhkan keindahan alam, traveler bisa hunting foto di destinasi ini. Apalagi saat sunset, tentunya kamu tidak boleh melewati kesempatan ini.

6. Naik Jeep Wisata

Puncak Pinus Becici, lokasi persewaan jeepPuncak Pinus Becici, lokasi persewaan jeep Foto: detik

Tak hanya berjalan-jalan mengelilingi hutan pinus, traveler juga bisa naik jeep wisata. Menurut laman Jadesta Kemenparekraf, jeep wisata ini akan membawa traveler keliling perkampungan hingga susur sungai.

Lokasi Puncak Becici

Puncak Becici berlokasi di Gunung Cilik, RT.07/RW.02, Gunung Cilik, Muntuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Mengutip salah satu laman agen travel, jarak tempuh ke Puncak Becici dari pusat kota Yogyakarta sekitar 30 km atau membutuhkan waktu selama satu jam.

Harga Tiket dan Jam Operasional Puncak Becici

Keindahan Puncak Becici dapat dinikmati dengan membayar tiket masuk dengan harga berikut:

Harga Tiket Puncak Becici

Harga tiket masuk: Rp 5.000

Jam Operasional Puncak Becici

Puncak Becici buka setiap hari mulai pukul 08.00-22.00 WIB.

Itulah informasi mengenai Puncak Becici di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tertarik untuk berlibur ke sini? Jangan lupa update info terbarunya seperti harga tiket masuk dan jam operasional sebelum datang ya.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

11 Spot Wisata Hits di Pantai Indah Kapuk, Gratis dan Instagramable


Jakarta

Pantai Indah Kapuk atau PIK adalah kawasan di pantai utara Jakarta yang memiliki berbagai pilihan tempat wisata hits, mulai dari pantai, tempat kuliner, tempat belanja, hingga aneka spot selfie.

Ada dua kawasan PIK, yaitu PIK 1 yang berada di Jakarta Utara dan PIK 2 yang masuk kawasan Tangerang. Meski berbeda daerah administratif, keduanya masih berada dalam satu kawasan yang bersebelahan.

Buat traveler yang ingin jalan-jalan ke PIK, tak perlu bingung mau ke mana. Di bawah ini akan kita ulas 11 rekomendasi tempat wisata hits di Pantai Indah Kapuk yang gratis alias tanpa membayar tiket masuk, dan tentunya instagramable.


Rekomendasi Wisata Pantai Indah Kapuk

Berikut ini 11 tempat wisata gratis paling hits di Pantai Indah Kapuk yang dirangkum dari catatan detikTravel:

1. Pantai Pasir Putih PIK 2

Pantai Pasir Putih PIK2Pantai Pasir Putih PIK2 Foto: Johanes Randy
  • Lokasi: PIK 2, Jalan Laksamana Yos Sudarso, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.
  • Jam buka: 06.00-22.00 WIB

Selanjutnya ada Pantai Pasir Putih yang berada di kawasan PIK 2 yang memiliki pemandangan indah pasir putih yang berpadu dengan laut utara. Sebagai tempat wisata modern, traveler juga akan melihat pemandangan gedung-gedung tinggi.

Di sini, kamu bisa bersantai di tepi pantai, bermain pasir dan air, berkeliling naik sepeda, hingga kulineran. Pengunjung dilarang membawa makanan dari luar dan harus selalu menjaga kebersihan.

2. Aloha PIK 2

Aloha PIKAloha PIK Foto: (‘Dadan Kuswaraharja/detikcom)
  • Lokasi: PIK 2, Jalan Laksamana Yos Sudarso, Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.
  • Jam buka: 10.00-22.00 WIB (weekend buka pukul 07.00 WIB)

Salah satu tempat wisata hits Pantai Indah Kapuk adalah Aloha yang merupakan tempat jajan hits yang memiliki banyak tenant makanan dan minuman, seperti aneka seafood, aneka sate, pizza, steak, es krim, croissant, dan kopi.

Keunikan Aloha adalah tempatnya berkonsep ala Hawaii. Pengunjung dapat menikmati pemandangan pasir putih. Dekorasi bangunannya pun dibuat dengan nuansa tropis, yakni menggunakan elemen kayu, jerami, rotan, bambu, dan juga open space balcony.

3. Land’s End PIK 2

Wisata Land's End PIK 2 baru saja di buka, Selasa (12/12) lalu. Jadi destinasi baru, kini Land's End jadi tempat wisata yang menarik perhatian pengunjung.Wisata Land’s End PIK 2 Foto: dok detikcom
  • Lokasi: PIK 2, Jalan Laksamana Yos Sudarso, Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.
  • Jam buka: 08.00-23.00 WIB

Tak jauh dari Aloha, ada tempat wisata Land’s End yang memiliki pemandangan pantai pasir putih. Keunikannya adalah terdapat bangunan ikonik berbentuk mercusuar berwarna putih yang juga menyala di malam hari.

Tak hanya duduk santai di pantai, traveler bisa jajan di sejumlah restoran dan coffee shop di Land’s End. Dibandingkan Aloha, Land’s End menawarkan fasilitas lebih ‘premium’.

4. Urban Farm PIK

Urban FarmUrban Farm Foto: Hestianingsih/Wolipop
  • Lokasi: Kawasan Pantai Maju PIK, Jalan The Golf Island Boulevard, Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.
  • Jam buka: 09.00-21.00 WIB

Urban Farm PIK adalah marketplace yang konsepnya dikelilingi alam. Buat kalian yang suka tanaman, tempat ini memiliki banyak koleksi tanaman menarik. Di sini terdapat beberapa tenant fashion, lifestyle, bookstore, F&B, hingga fresh market.

5. PIK Bridge

Ada dua jembatan menarik di PIK. Yang pertama adalah Jakarta PIK International Bridge yang berada di PIK 1, Jalan Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Jembatan ini memiliki jalur pejalan kaki kecil buat detikers yang ingin jogging atau jalan santai.

Ada juga Jembatan PIK 2 yang menghubungkan DKI Jakarta dengan Banten yang panjangnya sekitar 800 meter. Jembatan ini tidak disediakan jalur pejalan kaki, namun terdapat lajur khusus sepeda.

6. Pantjoran PIK

Pagoda Pantjoran PIKPagoda Pantjoran PIK Foto: Pantjoran PIK
  • Lokasi: PIK 1, kawasan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.
  • Jam buka: 07.00-23.00 WIB

Pantjoran PIK khas dengan nuansa pecinan atau chinatown. Banyak bangunan yang khas dengan negara China. Antara lain adalah pagoda merah yang disebut paling tinggi di Jakarta. Pagoda ini sering dipakai sebagai latar belakang foto.

Selain berfoto-foto, traveler juga bisa jajan beraneka makanan di sini, seperti Cakuw Ko Atek, Bakmi Gang Kelinci, Bakso Goreng Soekajadi, Es Pluit Acen, dan Roti Srikaya Ajong.

Untuk diketahui, ada beberapa tempat makanan non-halal di sini. Buat muslim, jangan segan bertanya menu makanan di sana.

7. Cove at Batavia

Cove at Batavia PIKCove at Batavia PIK Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom
  • Lokasi: PIK 1, Cove at Batavia, Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.
  • Jam buka: 09.00-23.00 WIB

Di PIK 1 terdapat kawasan bernama Cove at Batavia yang memiliki banyak restoran, kedai kopi, hingga bar yang hits di kalangan anak muda, mulai dari menu Indonesia, Jepang, hingga Western. Tempat ini berbatasan dengan laut, sehingga kalian bisa makan sambil menikmati keindahan laut.

8. Batavia PIK

Terinspirasi dari Kota Batavia masa lampau, Batavia PIK hadir dengan konsep baru, inovasi ramah lingkungan, dan desain arsitektur modern sebagai destinasi wisata dan kuliner tepi laut termegah di Golf Island PIKBatavia PIK Foto: Agung Sedayu Group
  • Lokasi: Batavia PIK 1, Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.
  • Jam buka: 09.00-23.00 WIB

Bergeser ke sisi selatan, ada kawasan bernama Batavia PIK yang memiliki banyak bangunan ruko modern. Banyak pilihan tenant makanan dan minuman, bar, coffee shop, restoran, hingga minimarket di sini.

Di belakang ruko terdapat beberapa tenant yang berbatasan dengan laut. Traveler juga bisa menyewa sepeda listrik untuk berkeliling di tepi laut Batavia PIK.

9. La Riviera

Mau menikmati suasana ala Eropa, tapi tak ingin jauh-jauh? Coba ke La Riviera di PIK2.Suasana ala Eropa di La Riviera, PIK2. Foto: Pradita Utama
  • Lokasi: PIK 2, Jalan Otista, Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten.
  • Jam buka: 24 jam

Wisata hits Pantai Indah Kapuk selanjutnya adalah La Riviera yang berada di PIK 2. Letaknya cukup jauh dibandingkan tempat-tempat yang disebut di atas. Kalian harus berkendara ke barat hingga kawasan Teluknaga.

Tempat ini unik karena memiliki bangunan-bangunan mirip Kota Amsterdam. Terdapat sungai kecil yang seakan-akan melintasi tengah kota. Di malam hari, lampu-lampu kuning akan dinyalakan sehingga mirip dengan suasana Eropa.

10. By The Sea PIK

Mall By The Sea yang berada di kawasan Pantai Indah Kapuk.Mall By The Sea yang berada di kawasan Pantai Indah Kapuk. Foto: dok. Amantara
  • Lokasi: PIK 1, Jalan Pulau Maju Bersama, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.
  • Jam buka: 10.00-22.00 WIB

Selanjutnya ada By The Sea PIK buat kalian yang ingin berbelanja. Ini adalah sebuah shopping district pertama di Jakarta Utara yang menawarkan produk-produk lokal premium.

Selain produk lifestyle dan fashion, ada banyak tenant makanan dan minuman yang tak kalah menarik.

11. Central Market PIK

Central Market PIK raih penghargaan  EDGE (Excellence in Design for Greater Efficiencies) Advance Certificate dari Green Building Council Indonesia.Central Market PIK. Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikcom
  • Lokasi: PIK 1, Jalan Pulau Maju Bersama, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.
  • Jam buka: 08.00-22.00 WIB

Terakhir ada Central market PIK, yaitu mal yang berada di tengah kawasan Golf Island PIK. Central Market juga terintegrasi dengan Pantjoran PIK dan By The Sea. Mal ini memiliki kawasan indoor dan outdoor.

Nah, itulah tadi 11 tempat wisata gratis paling hits di Pantai Indah Kapuk, baik PIK 1 di Jakarta Utara maupun PIK 2 di Tangerang.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com

Tempat Ngopi Baru di Taman Budaya Sentul, Instagramable buat Weekend



Sentul

Taman Budaya Sentul jadi destinasi yang cocok dikunjungi di akhir pekan. Di sana ada tempat ngopi baru yang Instagramable.

Nama tempat ngopi itu adalah Raindear Coffee and Kitchen. Dari segi bangunan, tempat ngopi ini memang lebih menonjol dibandingkan dengan sekelilingnya.

Konsep bangunan kafe ini terinspirasi dari kubah Timur Tengah dengan lengkungan-lengkungannya yang khas, sehingga membuatnya tampak unik serta berbeda.


detikTravel berkunjung ke tempat ngopi ini beberapa waktu lalu. Melangkahkan kaki ke dalam, traveler akan disambut dengan desain interior yang elegan. Nuansa hijau dari tanaman-tanaman tampak menghiasi sebagai pemanis.

Temboknya didesain dengan perpaduan warna cat biru tua dan light grey yang estetik sehingga cocok untuk menjadi background foto menarik bagi para pengunjung. Ada juga lampu-lampu yang unik.

Raindear SentulRaindear Sentul Foto: (dok. Istimewa)

Manager Area Raindear Coffee and Kitchen, Eron mengatakan kafe tempatnya bekerja mampu menampung hingga 250 orang tamu. Tak hanya anak-anak muda, kafe ini juga banyak dikunjungi keluarga, terutama saat weekend.

“Kami juga menyasar pengunjung dari keluarga, remaja sampai komunitas,” kata Eron, beberapa waktu lalu.

Untuk menu makanan, mulai dari appetizer, ada olahan makanan ala Texas-Mexico seperti nachos, singkong goreng garlic hingga kentang goreng saus mentai dengan perpaduan rumput laut dan mentai.

Raindear SentulAyam bakar Taliwang Foto: (dok. Istimewa)

Untuk menu utamanya yang jadi unggulan ada nasi ayam bakar taliwang dengan cita rasa pedas tapi mantap dan nasi goreng hitam yang memakai tinta dari cumi-cumi, tapi tidak amis. Harganya mulai dari Rp 50 hingga 70 ribuan.

Ada juga makanan-makanan western seperti pasta, pizza, cheese burger hingga wagyu steak dengan truffle oil. Rasanya sudah pasti sedap dan nikmat.

Oh iya, untuk kopinya ada bermacam-macam jenis, dari es kopi susu original hingga es kopi pandan, oatmilk hingga salted caramel. Harganya standar kafe, mulai dari Rp 30 ribuan.

Ada beragam fasilitas di tempat ini, di antaranya lahan parkir yang luas hingga mushola untuk salat. Tempat ngopi ini juga menjual beragam merchandise seperti tumbler, tote bag, hingga payung.

Pemilihan lokasi kafe yang berada di Taman Budaya Sentul ini juga sengaja agar traveler bisa ngopi sambil berwisata.

“Selain itu, pemilihan lokasinya memang berdekatan dengan tempat rekreasi atau wisata sehingga memiliki pemandangan perbukitan yang membuat suasananya semakin seru,” pungkas Eron.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Mengenal Pulau Moor, Primadona Baru dari Halmahera Tengah



Patani

Nun jauh di Halmahera Tengah, ada sebuah pulau cantik yang mungkin traveler belum pernah tahu sebelumnya. Namanya pulau Moor. Mari berkenalan dengan si cantik itu.

Dihimpun detikTravel dari beberapa sumber, Senin (26/8/2024), pulau Moor adalah sebuah pulau kecil yang berada tidak jauh dari Patani, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara.

Pulau Moor memiliki danau dan pantai yang luar biasa cantik sehingga bisa memanjakan mata bagi para pengunjungnya. Pulau Moor memiliki luas hanya sekitar 3 kilometer persegi.


Meski begitu, pulau ini memiliki pantai dengan pasir putih yang sangat halus. Dijamin, pantai ini akan memanjakan kaki dan mata wisatawan yang datang liburan ke sana.

Pulau Moor dihuni oleh petani kelapa aktif yang melakukan aktifitas di sana. Jumlahnya kurang lebih 20 orang saja.

Pulau Moor di Halmahera UtaraPulau Moor di Halmahera Tengah Foto: (dok. Istimewa)

Selain memiliki pantai yang indah, pulau Moor memiliki laguna atau danau air laut yang cantik sekali. Laguna ini memiiki air berwarna tosca yang hanya berjarak sepuluh meter dari bibir pantai.

Bagi traveler yang hobi snorkeling dan diving, kalian dapat mengeksplorasi potensi bawah laut pulau Moor yang luar biasa cantik dan terawat dengan baik.

Cara Menuju ke Pulau Moor

Agar bisa menikmati keindahan pulau Moor, pengunjung bisa mengaksesnya melalui 2 jalur. Melalui jalan darat, lalu menyebrang dengan speedboat menuju ke pulau indah tersebut.

Pulau Moor di Halmahera UtaraPulau Moor di Halmahera Tengah Foto: (dok. Istimewa)

Perjalanan menuju pulau Moor memakan waktu yang lumayan lama. Perjalanan dimulai dari Sofifi menuju ke desa Patani, Halmahera Tengah melalui jalur darat, yang bisa memakan waktu sekitar 4 sampai 5 jam perjalanan.

Setelah menempuh jalur darat, perjalanan akan disambung dengan naik speedboat ataupun kapal body menggunakan mesin selama kurang lebih 1 jam.

Meski perjalanan yang ditempuh cukup jauh, para wisatawan akan disuguhi dengan pengalaman yang menyenangkan di jalan saat menuju Patani.

Patani tak hanya memiliki Pulau Moor yang indah untuk dikunjungi, namun banyak juga destinasi wisata lainnya yang harus para pecinta wisata sampai dan jajaki.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Spot Ngonten Baru Nih! Skydeck Sarinah dengan Pemandangan Gedung Tinggi Jakarta



Jakarta

Menjelang matahari terbenam merupakan waktu tepat untuk menyaksikan keindahannya kota. Salah satu spot baru yang asyik dikunjungi ada di Sarinah, Jakarta Pusat.

Skydeck Sarinah itulah nama spot baru ini. Spot ini ramai dijadikan spot santai untuk menikmati sore hari. Di Skydeck ini pengunjung umum bisa hadir tanpa ada syarat apapun atau minimun pembelian.

Dari pintu masuk Sarinah langsung saja naik menggunakan eskalator ke lantai tiga untuk tiba di Skydeck ini. detikTravel pun menyambangi kawasan ini sekitar pukul 16.00 WIB, Kamis (29/8) lalu.


Terpantau Skydeck Sarinah ini belum terlalu ramai pada jam-jam tersebut. Area yang cukup luas ini bisa dieksplor oleh pengunjung untuk dijadikan spot berfoto dan membuat konten video.

Salah satunya adalah Fernando yang merupakan konten kreator asal Yogyakarta, ia mengetahui Skydeck Sarinah ini pun dari media sosial. Maka dari itu selagi berkunjung ke Jakarta, Fernando langsung menentukan destinasi pertamanya ke area ini.

“Awalnya lihat di TikTok, viewnya bagus, city lightnya bagus sama sunset juga katanya. Makanya ke sini pengen ngebuktiin bener apa nggak, ternyata bener sih city viewnya keliatan (khasnya) Jakarta,” katanya saat dihampiri detikTravel.

Skydeck SarinahSkydeck Sarinah Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Angin yang berhembus membuat suasana menjadi sejuk ditambah matahari yang sudah tidak begitu menyengat. Skydeck Sarinah juga menyuguhkan panorama gedung-gedung yang megah.

Belum lagi sinar lampu yang menyala kala malam hari tiba, tak lupa pengunjung yang datang ke Skydeck ini mengabadikan momen dengan view gedung-gedung pencakar langit dan Jalan MH Thamrin.

Serupa dengan Fernandi, Rini yang datang bersama keluarganya yang tengah berkeliling Jakarta menggunakan transportasi umum menyebut tempat ini bagus untuk spot foto. Namun, warga asli Cibubur ini mengeluh soal kurangnya pepohonan.

“Bagus cuma mungkin kurang pohon ya agak gersang, maksudnya agak gersang gitu. Mungkin kalau tamannya agak sedikit diperbanyak, tapi bagus sih maksudnya backgroundnya ya,” ungkapnya.

Skydeck SarinahSkydeck Sarinah Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Skydeck Sarinah ini mulai ramai di jam-jam selepas magrib hingga malam. Rooftop Mal Sarinah bisa dikunjungi sejak pukul 10.00 hingga 21.20 WIB.

Untuk lebih menikmati suasana sore hari dengan nyaman, pengunjung bisa membeli makan atau minuman di gerai-gerai di dalam mal Sarinah.

Karena di area Skydeck ini tidak terdapat gerai makan atau minuman. Namun yang perlu diingat adalah untuk membuang sampah bekas makanan dan minuman ke tempat sampah yang sudah disediakan.

“Pengunjung boleh bawa makan ke sini, tapi harus produk dari dalam Sarinah ya, kalau itu boleh,” terang petugas keamanan di lokasi.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Mampir ke Semesta Gallery, Melihat Karya Seni Sekaligus Spot Foto Estetik



Jakarta

Di Lebak Bulus, Jakarta Selatan ada salah satu ruang pamer seni bernama Semesta Gallery. Tak hanya menyuguhkan karya seni, tempat ini juga punya spot foto estetik.

Tak dipungkiri lagi, zaman sekarang ini media sosial begitu bervariasi, sehingga banyak medium untuk menyalurkan minat. Belum lagi bagi yang senang berfoto, tempat-tempat estetik pasti jadi tujuannya.

Berawal dari media sosial pula, detikTravel berkunjung ke galeri seni tersebut, Selasa (3/9/2024). Di bawah terik matahari, Semesta Gallery ini menyuguhkan suasana yang nyaman nan sejuk karena di sekelilingnya terdapat banyak pepohonan.


Kawasan ini juga cukup luas sehingga pengunjung banyak mengeksplor area-area sekitar Semesta Gallery ini untuk dijadikan latar belakang foto mereka. Shanaz berkunjung ke tempat ini memang sedang mencari ketenangan, sekaligus mencari nyaman secara pandangan matanya.

“Ke sini sih buat nyari suasana tenang aja karena kan tempat enak juga buat healing gitu, terus di sini kan ada galeri seninya jadi sekalian aja liat-liat. Di sini juga tempatnya enak banyak pohon, udaranya juga sejuk jadi enak banget,” ucapnya kepada detikTravel.

Semesta's GallerySemesta Gallery Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Di sela-sela aktivitasnya sebagai mahasiswa, ia sudah beberapa kali datang ke Semesta Galery ini hanya untuk sekadar melepas penat. Tak seperti kebanyakan yang datang ke sini bersama teman atau pasangan, Shanaz datang hanya seorang diri.

“Iya ke sini sendirian aja karena ya memang buat nyari ketenangan aja, kadang juga ke sini bareng teman kalau lagi pengen rame-rame,” ujarnya.

Semesta Gallery ini berada di Jalan Taman Sari No.77, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Saat berkunjung ke Semesta Gallery kebetulan sedang berlangsung pameran seni karya-karya Ria Pasaman yang merupakan ibu dari pemilik galeri ini yakni Andra Semesta.

Tak cuma terdapat galeri seni saja, bagi pengunjung yang lapar di Semesta Gallery juga terdapat cafe yang hidangannya bisa dinikmati oleh para pengunjung.

Semesta Gallery ini buka setiap hari Selasa hingga Minggu mulai dari jam 10.00 hingga 17.00 WIB untuk Selasa sampai Kamis

Untuk Jumat hingga Minggu, Semesta Gallery ini buka dari pukul 09.00 hingg 18.00 WIB. Tidak ada pungutan biaya untuk pengunjung yang ingin datang ke tempat ini.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Santai Dulu Kawan, Rileks di Hutan Kota Ciganjur Ditemani Kicau Burung



Jakarta

Kawasan Ciganjur di Jakarta Selatan ternyata punya hutan kota yang nyaman untuk disinggahi. Kalian bisa santai bersama kawan sambil ditemani kicauan burung.

Apalagi suasana di sini begitu tenang dan sejuk karena ada banyak pepohonan. Hutan Kota Ciganjur yang berada di Jalan Banda ini berada tepat di pinggir jalan dan dekat dengan pemukiman warga.

Hutan kota ini pun bisa jadi alternatif rekreasi murah bersama keluarga. Luas Hutan Kota Ciganjur kurang lebih sekitar 1,13 hektar.


Di area ini juga terdapat kolam ikan, trek pejalan kaki, tempat duduk hingga dek dermaga. Semua bisa dinikmati oleh para pengunjung tanpa mengeluarkan sepeser pun biaya.

Saat detikTravel berkunjung ke sini, Rabu (11/9/2024), suasana yang paling menarik adalah suara kicau burung-burung yang silih bersahutan.

Hutan Kota CiganjurHutan Kota Ciganjur Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Tak seperti kawasan Jakarta Selatan lainnya yang terkenal modern serta penuh dengan hiruk pikuk. Ketika bertandang ke Hutan Kota Ciganjur, perubahannya begitu terasa.

Walaupun tak seramai hutan kota atau kawasan hijau di tengah kota, Hutan Kota Ciganjur memberikan suasana sejuk seperti di pedesaan. Suara-suara binatang seperti tonggeret pun masih bisa didengar.

Untuk sekadar berolahraga pun tempat ini cocok sebagai arenanya, lari pagi atau sore bisa jadi pilihan sembari menikmati suasana Jakarta Selatan yang berbeda. Selain kolam ikan, di Hutan Kota Ciganjur ini juga terdapat kandang ayam.

Warga sekitar kerap menjadikan kawasan ini sebagai tempat untuk mengajak anak-anak mereka berjalan-jalan, sekaligus memberi makan ikan.

Hutan Kota CiganjurIbu-ibu mengajak main anaknya di Hutan Kota Ciganjur Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Diah misalnya, selepas menjemput anaknya sekolah sambil menunggu matahari redup dan lekas pulang. Anak-anaknya selalu meminta untuk berjalan-jalan di hutan kota ini.

“Iya ini kebetulan baru pulang jemput anak terus mereka pengen ke sini, ya sering juga ke sini mereka senang juga karena bisa ngasih makan ikan,” ujarnya saat dihampiri detikTravel.

Di Hutan Kota Ciganjur ini juga tersedia pakan ikan yang bisa dibeli oleh pengunjung dengan harga Rp 3.000. Fasilitas di Hutan Kota Ciganjur juga cukup lengkap.

Fasilitas umumnya seperti terdapat toilet hingga mushola. Hutan Kota Ciganjur buka setiap hari mulai pukul 06.00 sampai 18.00 WIB.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Terpikat Pemandangan Gedung Pencakar Langit Jakarta di Tanjakan 13



Jakarta

Banyak cara menikmati kota Jakarta yang sibuk. Salah satunya dengan melihat indahnya pemandangan gedung pencakar langit di Tanjakan 13, Mall Kuningan City.

Tanjakan 13 menyuguhkan panorama gedung-gedung pencakar langit di Jakarta. Tempat ini jadi spot menarik muda-mudi untuk menghabiskan waktu dengan menikmati Kota Jakarta dari ketinggian.

Beberapa waktu lalu, Tanjakan 13 Mall Kuningan City memang ramai berseliweran di berbagai platform media sosial seperti Instagram dan TikTok.


Di sini tak perlu khawatir jika butuh camilan untuk menghabiskan waktu, karena di Tanjakan 13 ini tersedia beberapa kafe yang menyuguhkan aneka hidangan makan dan minuman bagi pengunjung yang datang.

Waktu yang tepat untuk berada di rooftop mal ini adalah sore menjelang malam, karena pemandangan gedung-gedung tinggi akan lebih indah saat lampu-lampunya mulai menyala.

Tanjakan 13 Kunigan City MallTanjakan 13 Kuningan City Mall Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Tim detikTravel datang ke Tanjakan 13 sekitar pukul 17.00. Kami menikmati langsung pemandangan gedung-gedung bertingkat itu seperti dalam unggahan di media sosial.

Banyak pengunjung datang karena penasaran dan memang biasa menjadi tujuan nongkrong di wilayah sini. Nur Afifah sudah kesekian kalinya bersantai di Tanjakan 13.

Bersama teman-temannya, ia kerap habiskan waktu sore hari di tempat ini. Memang menurutnya jam-jam tersebut merupakan waktu yang tepat berkunjung ke Tanjakan 13.

Tentunya karena area rooftop ini adalah outdoor sore hari jadi waktu yang pas agar tidak merasakan panas Jakarta yang begitu menyengat kala siang.

“Sore hari sih enak buat di sini tuh, terus kan cuacanya mulai agak adem jadi makin nambah nyaman nongkrongnya. Di sini tempat nongkrongnya juga asik banyak makanan dan minuman,” katanya kepada detikTravel.

Tanjakan 13 Kunigan City MallTanjakan 13 Kuningan City Mall Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Betul saja, semakin matahari terbenam area ini semakin ramai pengunjung. Banyak pengunjung yang bersiap dengan kamera handphonenya untuk mengabadikan gambar dan memang pemandangan gedung-gedung kala malam merupakan pemandangan yang berbeda.

Salah satu pengunjung yang baru pertama kali ke sini adalah Tika, perantau asal Bandung ini awalnya melihat di media sosial tentang Tanjakan 13 di Mall Kuningan City. Ia tak menyangka bahwa melihat pemandangan yang seperti ini.

“Ini jadi pengalaman baru juga buat aku, selama ini baru lihat langsung pemandangan seperti ini. Ternyata Jakarta keren banget kalau malam gedung-gedungnya,” papar Tika.

Kawasan Tanjakan 13 ini bisa dinikmati setiap harinya hingga menjelang tengah malam sekitar pukul 22.30 WIB. Akses untuk berada di Tanjakan 13 ini pengunjung tinggal menggunakan lift untuk naik ke P7, setelah itu tinggal keluar untuK ke area terbuka.

“Kita pemberitahuan untuk clear area jam 22.00, untuk bener-bener clear areanya paling lambat jam 22.30,” ucap petugas keamanan di sana, Eriyanto.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Kisah Rumah Sakit Haji Zaman Belanda di Pulau Cantik Seberang Jakarta



Jakarta

Keindahan Kepulauan Seribu memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Tapi soal sejarah, tak banyak yang tahu jika ada rumah sakit zaman Belanda di sini.

Beragam pulau di kepulauan ini menawarkan keindahan pantai hingga kecantikan alam bawah lautnya. Selain menyuguhkan keindahan alam, sejarah di belakang pulau-pulau di sana juga layak untuk dinikmati.

Salah satunya adalah Pulau Cipir atau Pulau Kayangan yang pernah menjadi rumah sakit haji pada zaman kolonial Belanda.


Rumah sakit ini bisa disebut juga dengan rumah sakit yang memiliki fasilitas cukup komplet. detikTravel berkesempatan untuk melihat sisa-sisa bangunan di sana dalam kegiatan famtrip bersama Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

Di Pulau Cipir seperti komplek rumah sakit, terdapat beberapa bangunan di sana seperti bangunan utama rumah sakit, toilet untuk pasien hingga laboratorium dan ruang bedah.

Puing-puing bangunan rumah sakit itu pun masih terbilang utuh sehingga masih bisa terbayang situasi dan kesibukan kala itu.

“Tahun 1911 mereka (Belanda) membangun asrama haji, jadi semua keberangkatan haji diberangkatkan dari Pulau Onrust. Mereka dikarantina dulu baru diberangkatkan ke Tanah Suci, setelah kembali mereka akan dibawa ke Pulau Cipir,” ucap pemandu wisata, Ara.

Pulau CipirRumah sakit zaman Belanda di Pulau Cipir Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

“Di Pulau Cipir akan diperiksa kesehatannya. Fasilitasnya paling lengkap di Batavia itu adalah rumah sakit di Pulau Cipir pada saat itu, di Batavia ada rumah sakit tapi nggak selengkap yang ada di Pulau Cipir ada laboratorium, ruang operasi semuanya ada di Pulau Cipir,” lengkap Ara.

Lanjut Ara, di masa itu Belanda untuk mencari pemasukan lain bagi pihaknya adalah dengan memberangkatkan masyarakat Indonesia ke Tanah Suci.

Rumah sakit haji di Pulau Cipir ini jadi tempat para jamaah cek kesehatan sebelum pergi ke Mekkah dan tempat karantina setelah pulang dari Mekkah.

Setelah usai cek kesehatan para jemaah itu akan kembali ke Pulau Onrust terlebih dahulu untuk berangkat ke Tanah Suci, waktu tempuh dari Pulau Onrust ke Tanah Suci kurang lebih hingga satu bulan.

Selepas pulang, jika tidak bisa membayar uang karantina sebagai konsekuensinya para jemaah harus menjadi budak. Kemudian, Ara menjelaskan penamaan gelar haji itu merupakan sebuah tanda yang dilakukan oleh Hindia-Belanda kepada masyarakat Indonesia.

Pulau Kelor, Cipir, dan Onrust merupakan gugusan pulau yang berada di wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta. Pulau-pulau itu menyimpan jejak sejarah masa kolonial.Pulau Cipir Foto: Muhammad Lugas Pribady

Karena menurut mereka orang-orang yang telah berangkat ke Tanah Suci itu dianggap sudah terdoktrin oleh bangsa luar khususnya ketika di sana.

“Title haji ini untuk memudahkan karena kan saat itu udah mulai kan masuk kerajaan Islam yang menyebar ajarannya dan ditakutkan yang melakukan kudeta itu kebanyakan Muslim. Makanya nanti kalau ada kudeta yang dicari adalah haji dan hajah terlebih dahulu,” terangnya.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Kampoeng Gallery, Kafe Antik di Jaksel Pas buat Long Weekend



Jakarta

Di tengah pesatnya perkembangan kafe kekinian yang mengutamakan gaya minimalis, terdapat sebuah kafe dengan tema barang antik bernama “Kampoeng Gallery”. Pas, buat mengisi long weekend-mu.

Kafe barang antik itu berada di pusat kota Jakarta Selatan, yakni di Kebayoran lama, pas di samping Stasiun Kebayoran. Traveler hanya perlu menuju pintu keluar dan berjalan sedikit maka akan terlihat suasana tempat nongkrong dengan tulisan ‘Kebayoran Vintage/Kampoeng Gallery’.

Berada di gang yang tersembunyi dengan papan nama kafe yang sederhana, kafe itu ternyata penuh warna. Dinding-dindingnya dipenuhi beraneka lukisan dan rak-rak yang diisi dengan buku-buku, pajangan, dan barang-barang antik.


Gagasan membuka Kampoeng Gallery ternyata merupakan pelampiasan hobi si pemilik Ivan Moningka. Dia senang mengoleksi barang bekas.

Kampoeng Gallery di Kebayoran Lama, Jakarta SelatanIvan Moningka, pemilik Kampoeng Gallery di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Syanti Mustika/detikcom)

“Saya memiliki hobi sejak saya SMA dalam mengoleksi barang bekas dan saya suka sekali dengan musik. dari sinilah saya mencari kaset, piringan hitam, CD yang susah ditemukan di berbagai toko maupun koleksi orang lain,” kata Ivan dalam perbincangan dengan detikTravel beberapa waktu lalu.

“Saat saya hunting musik kesukaan saya, bertemulah dengan berbagai buku-buku, poster hingga benda-benda unik yang akhirnya saya jadikan koleksi,” dia menambahkan.

Menggali Nostalgia di Tengah Kota Modern

Kampoeng Gallery yang berada dekat di Pasar Kebayoran LamaKampoeng Gallery yang berada dekat di Pasar Kebayoran Lama (Yenny Mustika Sari/detikcom)

Ketika memasuki Kampoeng Gallery, traveler disambut dengan atmosfer yang akan membawa kembali ke masa lalu. Dekorasi yang menciptakan suasana vintage, seperti berbagai macam barang-barang antik, bangku-bangku dan meja yang sederhana.

Bahkan, Lukisan yang menghiasi dinding kafe menawarkan keindahan, menciptakan ruang yang nyaman, dan penuh dengan rasa seni yang mendalam dan juga rak buku yang dipenuhi dengan koleksi literatur klasik menambah kesan nostalgia.

Menjaga Tradisi di Tengah Tren Serba Modern

Kampoeng Gallery di Kebayoran Lama, Jakarta SelatanKampoeng Gallery di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Syanti Mustika/detikcom)

Di era maraknya kafe kekinian sering kali mengedepankan desain sleek dan high-tech, Kampoeng Gallery mengandalkan daya tarik barang antik. Bagaimana sebuah tempat dapat mempertahankan nilai-nilai dan gaya klasik di tengah dominasi tren kafe kekinian.

Dengan interior yang tidak hanya dipenuhi dengan koleksi barang-barang antiknya saja, Kampoeng Gallery memberikan adanya pengalaman yang menghubungkan visual nostalgia yang mendalam.

Memadukan sentuhan Klasik Kampoeng Gallery adalah contoh yang baik tentang bagaimana sebuah kafe dengan desain antik dapat mempertahankan tradisi bersaing di dunia modern.

Dengan menyatukan kebutuhan dan ekspektasi pengunjung seperti menu makan dan minuman yang bervariatif, terdapat colokan yang mendukung jika traveler ingin WFA menciptakan ruang yang nyaman dan fungsional sambil tetap mempertahankan sentuhan klasik.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com