Tag Archives: dilansir

7 Tanaman Ini Cocok untuk Kamar Mandi, Bikin Asri dan Rileks


Jakarta

Menanam tanaman hias di kamar mandi memiliki sejumlah manfaat. Selain terlihat asri dan hijau, adanya tanaman hias juga membantu pikiran lebih rileks.

Namun, tak semua tanaman hias bisa ditaruh di kamar mandi. Sebab, ada beberapa tanaman yang tidak cocok jika ditanam di dalam ruangan.

Penasaran, apa saja tanaman hias yang cocok diletakkan di kamar mandi? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


Tanaman Hias yang Cocok di Kamar Mandi

Ada beberapa tanaman hias yang bisa kamu letakkan di kamar mandi. Dilansir situs Gardeners World, Senin (12/5/2025) berikut rekomendasi tanaman hias untuk kamar mandi:

1. Lidah Mertua

ilustrasi lidah mertuaFoto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

Pilihan yang pertama ada lidah mertua. Tanaman ini dapat hidup di tempat yang terang atau minim cahaya matahari. Cara merawatnya pun juga tidak sulit, cukup disiram ketika tanahnya sudah mulai mengering.

2. Spider Plant

cat playing in spider plantFoto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

Spider plant jadi salah satu tanaman yang banyak dipilih karena bisa tumbuh di lingkungan apa pun, salah satunya di kamar mandi. Bahkan, spider plant dapat hidup di tempat dengan kelembapan tinggi serta tempat yang minim cahaya matahari.

Sebagai pengingat, pastikan pilih pot dengan drainase yang baik agar udara dapat masuk ke akar tanaman. Spider plant cukup disiram ketika tanahnya sudah mengering, mungkin sekitar 1-2 minggu sekali.

3. Pakis Boston

Studio photo shoot of a Nephrolepis exaltata Foto: iStock

Pakis boston merupakan tanaman hias yang dapat tumbuh subur di tempat yang minim cahaya matahari. Tanaman ini juga memiliki tingkat kelembapan yang baik, sehingga cocok diletakkan di kamar mandi. Agar pakis boston tetap segar dan hijau, sebaiknya disiram secara teratur.

4. Philodendron

Rekomendasi tanaman hias berikutnya adalah philodendron. Dari sekian banyak jenisnya, philodendron xanadu bisa dipilih sebagai tanaman hias di kamar mandi.

Philodendron jenis ini dapat tumbuh di tempat yang minim cahaya dan ruangan gelap. Bila perlu jangan diletakkan di area terbuka yang langsung terpapar sinar matahari karena daunnya bisa layu.

5. Telinga Gajah

Tanaman ini punya keunikan tersendiri karena daunnya yang lembut dan berbentuk seperti hati. Disebut telinga gajah karena daunnya memang berukuran lebar.

Telinga gajah membutuhkan tanah yang lembap dan tingkat kelembapan tinggi agar bisa tumbuh subur. Maka dari itu, tanaman ini cocok jika ditempatkan di kamar mandi yang hangat dan beruap.

6. Lidah Buaya

Tanaman aloe vera atau lidah buayaFoto: Getty Images/iStockphoto/OlgaMiltsova

Lidah buaya atau aloe vera bisa menjadi opsi menarik sebagai tanaman hias di kamar mandi. Tanaman ini tidak membutuhkan banyak air sehingga bisa disiram sesekali saja. Tanaman ini juga dapat tumbuh subur di bawah sinar matahari langsung.

7. Pakis Sarang Burung

Tertarik meletakkan tanaman hias berukuran kecil di kamar mandi? Kamu bisa menanam pakis sarang burung. Tanaman ini punya ciri khas tersendiri karena bentuk daunnya yang keriting.

Pakis sarang burung dapat tumbuh di tempat yang agak teduh pada suhu berapa pun. Namun, tanaman ini membutuhkan tingkat kelembapan yang tinggi.

Demikian tujuh tanaman hias yang cocok ditanam di kamar mandi. Tertarik dengan tanaman yang mana?

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

Trik Jitu Usir Semut yang Bersarang di Rumah, Bisa Pakai Bahan Alami


Jakarta

Semut bisa ditemukan di dalam dan luar rumah. Biasanya semut di luar rumah lebih mudah dimusnahkan karena sarangnya terlihat. Namun, ternyata cara membasmi semut tidak sekadar menutup sarangnya karena mereka bisa berpindah tempat.

Dilansir HGTV, bagian sarang semut yang terlihat di permukaan hanyalah puncak dari gunungan sarang koloni semut. Sarang tersebut lebih luas daripada lebar lubangnya yakni bisa mencapai 60-91 cm luasnya. Lokasinya berada di 1 meter dari permukaannya.

Sementara itu, untuk menemukan sarang semut di dalam ruangan jauh lebih sulit karena letaknya tersembunyi, bisa di dinding, lantai, atau bahkan di bawah lemari.


Kemudian, setelah menemukan sarang semut, cara memusnahkannya bukan hanya dengan menutup atau menghancurkan sarangnya saja, melainkan menargetkan ratu semut. Koloni semut dapat bubar apabila ratu semut tiada. Selama ratu semut masih hidup, koloni semut dapat berpindah tempat untuk hidup.

Ada beberapa cara dan bahan yang bisa digunakan untuk membasmi semut, terutama di luar ruangan, berikut di antaranya.

1. Air mendidih

Cara lainnya yang bisa dicoba untuk mengusir semut adalah menyiramkan air mendidih ke sarang mereka. Namun, air mendidih juga bisa membunuh tanaman sehingga jika lokasi sarang terlalu dekat sebaiknya pakai cara lain.

2. Cuka

Cuka mengandung asam asetat yang memiliki aroma tajam dan tidak disukai oleh semut. Bahan ini cukup mudah menjadi bahan pengusir semut, caranya dengan mencampurkan cuka dan air dengan perbandingan yang sama. Kemudian, tambahkan beberapa tetes sabun cair. Tuangkan campuran tersebut ke sarang semut. Namun, sama seperti air mendidih, cuka dapat membunuh tanaman, jadi perlu berhati-hatilah saat menggunakannya di halaman.

3. Genangan Air

Semut bisa bertahan hidup di bawah air sekitar 24 jam. Maka, perangkap yang harus kita buat adalah air yang dapat merendam sarang lebih dari itu.

Itulah beberapa cara membasmi semut dengan bahan alami. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Batu Bata Belum Tentu Lebih Bagus dari Hebel, Ini Kelebihan dan Kekurangannya


Jakarta

Fondasi yang kuat ditentukan pada material yang digunakan. Biasanya untuk pembangunan rumah banyak yang menggunakan hebel atau batu bata sebagai material utama fondasi rumah. Lantas, di antara keduanya mana yang lebih baik?

Sebelum mengetahui kelebihan dan kekurangan, lebih baik kenali dahulu apa itu hebel dan batu bata.

Hebel

Truk bermuatan hebel yang terguling di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur sudah dievakuasi. Lalu lintas yang sempat macet sudah kembali normal.TIlustrasi hebel. Foto: Lamhot Aritonang

Dilansir laman Loftybuildinggroup, bata hebel atau bata ringan merupakan beton ringan aerasi (Autoclaved Aerated Concrete). Material ini terbuat dari pasir, semen, kapur, dan gypsum. Hebel umumnya tersedia dalam bentuk balok. Warna dari hebel sendiri adalah putih ke abu-abuan. Ukuran dari hebel jauh lebih besar dan panjang. Namun, material ini jauh lebih ringan.


Batu Bata

Tembok Batu Bata dengan Pola English BondTembok Batu Bata dengan Pola English Bond Foto: Getty Images/Jose Pouwels

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), batu bata adalah tanah liat yang diaduk sampai halus, kemudian dicetak, dikeringkan, lalu dibakar. Biasanya dipakai untuk membuat dinding dan sebagainya. Bentuknya persegi panjang berwarna coklat kemerahan.

Kelebihan dan Kekurangan Hebel dan Batu Bata

Menurut Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama, Panggah Nuzhulrizki, masing-masing material ini memiliki kelebihan dan kekurangan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, hingga saat ini banyak yang masing memakai keduanya.

Untuk lebih jelasnya berikut kelebihan dan kekurangan hebel dan bata merah.

Kelebihan Hebel

– Harga yang lebih terjangkau jika dibeli satuan

– Memiliki ketahanannya cukup baik

– Lebih ringan daripada batu bata

Kekurangan Hebel

– Ukurannya yang lebih besar dari batu bata.

Kelebihan Batu Bata

– Mudah ditemukan di toko-toko bangunan

– Ukuran lebih kecil

Kekurangan Batu Bata

– Materialnya murah menyerap air sehingga mudah membuat dinding lembab dan berjamur

– Harganya lebih mahal daripada hebel

– Lebih berat dari hebel

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

5 Tanaman Ini Cocok untuk Penghuni Rumah yang Super Sibuk


Jakarta

Memiliki tanaman di rumah tentu bisa menyegarkan pemandangan dan menjadi dekorasi alami. Apalagi kalau tanaman yang mudah dirawat, sudah pasti menjadi favorit banyak orang.

Merawat tanaman dengan telaten tentu tidak bisa dilakukan oleh semua orang, terutama bagi orang-orang sibuk. Walau demikian, ada beberapa tanaman yang bisa lho dirawat oleh penghuni rumah yang super sibuk dan tidak punya banyak waktu.

Tanaman apa saja kah itu? Dilansir dari Real Simple, berikut ini informasinya.


1. Lidah Mertua

Potted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior designLidah mertua. Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

Salah satu tanaman yang bisa dirawat dengan mudah adalah lidah mertua. Tanaman ini bisa bertahan di tempat yang sulit atau jarang terpapar sinar matahari.

Tak hanya itu, tanaman ini bisa bertahan tanpa air hingga 2 minggu, khususnya bila tanaman ini diletakkan di tempat yang gelap.

2. Tanaman Dolar

Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Zamioculcas (ZZ) atau tanaman dolar. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

Menurut pendiri Bouquet Box, Courtney Sixx, tanaman ini bisa bertahan pada kondisi cahaya matahari yang terang namun tidak langsung. Ia mengatakan bahwa tanaman ini hanya perlu disiram beberapa minggu sekali saja.

“Kamu bisa menyiramnya setiap beberapa minggu sekali, biarkan mengering di sela-sela penyiraman. Tanaman ini tumbuh dari rimpang, yang memungkinkannya untuk menyimpan air, sehingga secara alami membuatnya tahan kekeringan. Anggap saja sebagai sumber air cadangan,” ujarnya dikutip dari Real Simple.

3. Janda Bolong

Monstera White TigerMonstera White Tiger Foto: Chairul Amri Simabur

Tanaman janda bolong alias monstera ini juga cocok untuk penghuni rumah yang sibuk. Tanaman yang sempat ngetren beberapa waktu lalu ini cukup mudah dirawat.

Menurut Sixx, tanaman yang satu ini juga bisa bertahan hidup di tempat dengan cahaya matahari yang terang namun tidak langsung. Tanaman ini hanya memerlukan penyiraman air setiap 7 hingga 10 hari sekali saja.

4. Kaktus dan Sukulen

Stylish room interior with beautiful potted cactiKaktus. Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

Kaktus maupun sukulen juga termasuk tanaman yang mudah dirawat. Tanaman tersebut kerap menjadi favorit bagi mereka yang ingin memiliki tanaman yang mudah dirawat dan tahan kering. Kaktus bisa bertahan selama 2 minggu tanpa air walaupun diletakkan di area yang terpapar sinar matahari langsung.

5. Sirih Gading

Propagating a Golden Pothos Plant in a mason jar in Palm Beach, Florida.Also known as the Epipremnum aureum. The Pothos Plant is a trailing, leafy vine that can reach lengths of up to 40 feet in tropical jungles. Its genus name is derived from the Greek words epi (meaning upon) and premnon (meaning a trunk) in reference to its growing on tree trunks.Indoors, the pothos plant usually confines itself to about six to 10 feet. Its leaves are bright and waxy with a noteworthy pointed heart shape, and are often green or variegated in white, yellow, or pale green. It is rare for them to flower or produce berries, especially indoors, but certain varietals can have tiny, petal-less white flowers that feature small berries.Also called devil's ivy, pothos can be grown in hanging baskets or as a potted plant on a desk. They are excellent at helping to purify the air and tolerant of fluorescent light, making them a popular choice for office environments. These plants can also help cleanse the air when grown in your home or office, as well.Sirih gading. Foto: Getty Images/Crystal Bolin Photography

Tanaman ini bisa bertahan hidup di tempat dengan cahaya matahari yang terang namun tidak terkena secara langsung. Sirih gading juga tidak perlu terlalu sering disiram, cukup 1-2 minggu sekali saja.

Itulah beberapa tanaman yang cocok untuk penghuni rumah super sibuk. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

5 Pohon yang Aman Ditanam di Rumah Tanpa Merusak Fondasi


Jakarta

Menanam pohon di rumah bisa menjadi salah satu cara untuk membuat pekarangan asri dan adem. Selain itu, adanya pohon di rumah juga bisa mempercantik hunian.

Apabila menanam pohon buah, tentunya buah yang dihasilkan bisa langsung dikonsumsi secara gratis. Namun yang jadi masalah, terkadang akar pohon yang ditanam bisa merusak fondasi rumah.

Jangan khawatir, karena ada beberapa pohon, baik pohon hias maupun pohon buah, yang aman ditanam di rumah tanpa merusak fondasi. Pohon apa saja kah itu? Berikut ini informasinya.

1. Pohon Apel

Ilustrasi Pohon ApelIlustrasi Pohon Apel Foto: Getty Images/Martin Wahlborg

Dilansir dari Love The Garden, pohon apel menyukai area yang terkena sinar matahari penuh dan terlindungi dari angin kencang. Walau tanaman ini bisa tumbuh di tanah kering, penyiraman masih perlu dilakukan.


2. Pohon Kersen

Pohon KersenPohon Kersen Foto: Istimewa

Pohon kersen atau ceri kampung juga cocok ditanam di rumah. Daunnya yang cukup rimbun, batangnya bisa mencapai 12 meter, serta dahannya tumbuh mendatar dan menggantung juga cocok untuk dijadikan tempat berteduh.

Pohon ini minim perawatan. Namun perlu dipangkas jika pohonnya terlalu besar.

3. Pohon Tabebuya

Bunga Tabebuya di GowaPohon tabebuya. Foto: Evelyn Djuranovik/detikSulsel

Dilansir dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, akar pohon ini tidak menyebar dan bunga yang muncul berwarna warni selama musimnya, seperti warna pink, kuning, maupun putih tergantung dari jenis pohonnya.

Perawatan pohon ini tidak sulit, hanya perlu penyiraman dan pemupukan. Pohon yang bisa mencapai tinggi 10 meter ini cocok ditanam di wilayah subtropis maupun tropis.

4. Pohon Bugenvil

Pohon Bougenville atau BougainvillaeaPohon Bougenville atau Bougainvillaea Foto: Getty Images/iStockphoto/grauy

Pohon ini bisa tumbuh cepat di bawah sinar matahari. Tak hanya di tanah, tanaman ini juga bisa tumbuh di dalam pot.

Tanaman bugenvil dapat tahan di iklim tropis. Dikutip dari Gardenia, perawatan pohon bugenvil hanya memerlukan sedikit penyiraman dan pemangkasan sesekali untuk mempertahankan bentuk serta memperbanyak bunganya.

5. Pohon Bungur

Pohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtlePohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtle Foto: Getty Images/magicflute002

Pohon bungur juga cocok ditanam di halaman rumah. Sebaiknya, penghuni rumah menanam ini di tempat yang cukup luas dan tidak tertutup karena batangnya akan menjulang hingga 10-20 meter.

Pastikan pohon ini mesti ditanam di area yang terkena cahaya matahari. Pohon ini mudah tumbuh dengan disiram rutin jika tidak turun hujan dan sesekali perlu dipangkas.

Bunga pohon bungur tumbuh majemuk berwarna ungu hingga merah muda keunguan dengan menghasilkan aroma harum.

Itulah beberapa pohon yang aman ditanam di rumah, tidak akan merusak fondasi.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Segini Jarak Aman Tanam Pohon di Rumah


Jakarta

Menanam pohon di rumah tentu bisa membuat pekarangan terasa adem dan asri. Apalagi jika menanam pohon yang buahnya bisa langsung dikonsumsi, tentu bisa membuat pemiliknya senang.

Akan tetapi, menanam pohon tidak bisa sembarangan. Sebab, bisa saja ada kejadian yang tidak diinginkan, misalnya akar pohon merusak fondasi rumah.

Ada jarak aman yang harus dilakukan saat menanam pohon, apalagi jika yang ditanam adalah pohon yang besar. Kira-kira, berapa ya jarak aman menanam pohon di rumah?


Jarak Aman Tanam Pohon di Rumah

Dilansir dari jimstrees.com.au, jarak penanaman pohon bisa dilakukan berdasarkan tinggi pohon. Berikut daftarnya.

– Tinggi pohon di bawah 8 meter, jarak amannya setidaknya 3 meter dari bangunan
– Tinggi pohon 8-15 meter, jarak amannya sekitar 4-6 meter dari bangunan
– Tinggi pohon lebih dari 15 meter, jarak amannya setidaknya 10-15 meter

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Tanam Pohon di Rumah

Selain jarak dan tinggi pohon, ada juga hal-hal yang harus diperhatikan saat ingin menanam pohon di dekat rumah. Dilansir dari situs A Plus Tree, berikut ini informasinya.

Luas Tajuk Pohon

Lebar pohon yang ditanam juga harus diperhatikan karena bisa saja memerangkap kelembapan dan kotoran.

Laju Pertumbuhan

Laju pertumbuhan pohon juga harus diperhatikan. Biasanya, pohon yang tumbuhnya lambat bisa bertahan lebih lama.

Kebutuhan akan Sinar Matahari, Tanah, dan Kelembapan

Hal-hal tersebut harus diperhatikan karena jika tidak bisa saja pohon tidak tumbuh.

Zona Ketahanan

Penghuni rumah harus memperhatikan zona ketahanan wilayah dan pilih pohon yang sesuai dengan kondisi wilayah tempat tinggal. Sebab, menanam pohon yang tidak sesuai dengan kondisi daerah bisa membuat pohon mati.

Itulah informasi mengenai jarak aman dan hal-hal yang harus diperhatikan saat ingin menanam pohon di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

4 Tanaman yang Cocok Ditaruh di Kamar Anak


Jakarta

Menaruh tanaman di dalam kamar bisa memberikan kesan yang asri dan menyegarkan mata. Tanaman juga bisa lho diletakkan di kamar anak.

Nah, pastikan tanaman yang diletakkan di kamar anak itu aman ya detikers. Sebab, ada beberapa tanaman yang beracun apabila dimakan oleh anak.

Selain itu, jangan taruh tanaman yang tidak memicu alergi pada sang buah hati. Maka dari itu, pilihlah tanaman yang tidak menimbulkan reaksi alergi.


Nah, ada beberapa tanaman yang dianggap aman untuk diletakkan di kamar anak. Berikut ini daftarnya.

Tanaman Koin

Chinese money plant (Pilea peperomioides) shot on blue wooden surface. From above, top view, flat lay. Botanical background.Tanaman koin. Foto: Getty Images/iStockphoto/Diana Rebenciuc

Dilansir dari RHS, tanaman koin atau Pilea peperomioides ini mudah dirawat dan cocok untuk di kamar si kecil. Daun berbentuk bulat ini biasanya berwarna hijau atau bergradasi hijau.

Spider Plant

cat playing in spider plantSpider plant. Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

Ada juga tanaman spider plant. Spider plant bisa dibilang cukup mudah dirawat dan tahan banting sehingga cocok apabila ingin mengajari anak merawat tanaman. Selain ditaruh di meja, tanaman ini juga bisa digantung di dalam kamar lho.

Lidah Mertua

Snake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior designlidah mertua. Foto: Getty Images/M.photostock

Tanaman lidah mertua juga bisa ditaruh di dalam kamar anak yang sudah agak besar, yang tidak akan memakan tanaman. Dilansir dari Minty Magazine, lidah mertua bisa menjadi dekorasi sekaligus ‘pembersih’ udara di kamar karena bisa melepaskan oksigen dalam semalam.

Pemilik rumah bisa meletakkannya 1,5 meter dari tempat tidur anak untuk hasil terbaik. Di sisi lain, tanaman ini juga mudah dirawat, cukup disiram sebulan sekali.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa tanaman ini sedikit beracun dan bisa menyebabkan pembengkakan dan mati rasa pada lidah jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

Bambu Keberuntungan

Green Lucky bamboo plant for decoration aka Dracaena Sanderiana  in Glass vase placed in front of mirror Selective focus.Bambu keberuntungan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashish Kumar

Dilansir dari Greenkin, tanaman ini juga cocok ditaruh di kamar anak-anak. Bambu keberuntungan tidak butuh perawatan intensif dan bisa bertahan di ruangan dengan penerangan yang rendah.

Itulah beberapa tanaman yang cocok untuk ditaruh di kamar anak. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Awas! 7 Pohon Ini Bisa Rusak Fondasi Kalau Ditanam Terlalu Dekat Rumah



Jakarta

Lingkungan rumah bisa lebih asri dan adem dengan menanam pohon di pekarangan. Meski bagus untuk lingkungan, sayangnya nggak semua pohon cocok di taman dekat rumah, lho.

Beberapa jenis pohon kalau berada dekat rumah justru menimbulkan kerugian. Rumah bisa kotor dan rusak kalau sewaktu-waktu dedaunan, batang, dan ranting berjatuhan.

Selain itu, akar pohon juga dapat merambat sampai ke rumah. Hal ini bisa gawat karena mengakibatkan fondasi rumah rusak.


Lalu, apa saja jenis pohon yang bisa merusak fondasi pohon? Simak penjelasan berikut ini dikutip dari catatan detikProperti.

Pohon yang Bisa Merusak Fondasi Rumah

1. Pohon Pepaya

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon pepaya/Britanica (Wilfredo Rodriguez)

Pohon pepaya mempunyai akar yang menjalar sangat dalam ke bawah tanah. Hal ini bisa merusak fondasi dan mengancam ketahanan rumah secara keseluruhan.

Lalu, akar pohon pepaya membuat tanah di sekitarnya menjadi lebur, sehingga bisa menciptakan lubang. Jika dibiarkan, lubang tersebut dapat membuat rumah terlihat miring.

2. Pohon Jambu

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon jambu/iStock (Satriady Utomo)

Pohon jambu memiliki akar yang besar dan keras. Kalau tidak dirawat, akar pohon jambu dapat merusak bagian bawah fondasi rumah atau pagar.

3. Pohon Mangga

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon mangga/The Spruce (K Dave)

Akar pohon mangga akar dapat merusak fondasi rumah yang terbuat dari semen, batu, atau material lainnya. Perhatikan tinggi dan jarak tanam pohon ini agar tidak terlalu dekat dengan rumah.

4. Pohon Beringin

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: iStock/Sourav Mahata

Pohon beringin berukuran besar, sehingga bisa membuat rumah menjadi asri dan teduh. Namun, pohon ini lebih cocok ditanam di pekarangan yang luas agar tidak berdekatan dengan rumah.

5. Pohon Ketapang

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto:Ketapang: saranakontraktor.com

Perhatikan tinggi dan jarak tanam pohon ketapang cukup jauh dari rumah. Dengan begitu, fondasi rumah bisa terhindar dari ancaman kerusakan.

6. Pohon Bidara

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: Bidara: Getty Images/Alisa Gabliya

Jika ingin menanam pohon bidara, pastikan jarak minimal dengan rumah 3 meter. Jarak tersebut memungkinkan pohon bidara hidup lama dan akarnya tidak merusak fondasi rumah. Hal ini juga membantu pohon mendapatkan nutrisi dengan baik dari dalam tanah.

7. Pohon Durian

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: Durian: iStock/montri13rd

Pohon durian cenderung tumbuh besar dan kokoh, serta akarnya menjalar. Oleh karena itu, pohon ini sebaiknya ditanam jauh dari rumah agar akarnya tidak merusak fondasi.

Selain berhati-hati memilih pohon, penghuni perlu memperhatikan jarak tanamnya dengan rumah.

Jarak Aman Menanam Pohon di Rumah

Dilansir dari Jimstrees.com, berikut jarak yang dianjurkan untuk menanam pohon di rumah berdasarkan ketinggiannya.

  • Tinggi pohon di bawah 8 meter jarak minimal 3 meter dari bangunan
  • Tinggi pohon 8-15 meter jarak minimal 4-6 meter dari bangunan
  • Tinggi pohon lebih dari 15 meter jarak minimal 10-15 meter dari bangunan

Itulah tips seputar pohon yang bisa merusak fondasi rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Begini Cara Pilih Cat Eksterior


Jakarta

Memilih warna cat eksterior sebaiknya tidak dilakukan sembarangan. Jika salah pilih warna justru bisa membuat rumah terlihat kusam hingga ketinggalan zaman.

Banyaknya warna untuk dipertimbangkan tentunya sangat penting untuk memilih yang pas untuk rumah dan juga tak lekang oleh waktu. Pemilik pastinya nggak mau rumahnya sudah terlihat ketinggalan zaman padahal baru dicat beberapa tahun lalu.

Salah satu warna yang sangat tidak disarankan untuk eksterior rumah adalah kuning. Para desainer sepakat bahwa warna tersebut bisa membuat rumah tampak tidak menarik dan terkesan jadul.


Pendiri Studio Envie Jennifer Carter menuturkan cukup sulit untuk mendapatkan warna kuning sempurna. Terkadang terlalu kuning, terlalu kusam, atau terkadang terlihat keruh.

Untuk mendapatkan warna eksterior rumah yang tepat, para desainer menyarankan beberapa hal. Dilansir dari Real Simple, berikut ini cara untuk memilih cat eksterior yang tepat.

Hindari Warna yang ‘Berani’

Desainer Melissa Mahoney menyarankan untuk menghindari warna-warna yang berani untuk eksterior rumah. Menurutnya, sebaiknya gunakan warna yang berani atau yang cerah pada pintu depan.

Pilih Warna yang Berbeda dari Rumah Tetangga

Mahoney menyarankan untuk memilih warna yang berbeda dari rumah tetangga. Menurutnya jika warna rumah sama seperti milik tetangga sekitar sangat disayangkan karena akan kehilangan sentuhan personal.

Walau demikian, desainer Erin Tripodi mengingatkan untuk tidak berpikir terlalu out of the box agar terlihat sangat unik.

“Rumah Anda harus tetap terasa seperti bagian dari lingkungan (perumahan),” katanya, dikutip dari Real Simple.

Cek Warna Dulu

Cara lainnya adalah mengecek warna dulu alias swatch cat di dinding luar rumah untuk mengetahui apakah cocok atau tidak.

“Selalu uji tiga hingga empat sampel pada eksterior Anda dan amati pada waktu yang berbeda dalam sehari sebelum berkomitmen,” ujar Tripodi.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan warna cat dinding eksterior yang cocok dengan rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Jangan Diamkan Cucian Basah Terlalu Lama, Bisa Timbul Jamur!



Jakarta

Salah satu kebiasaan ketika menggunakan mesin cuci yang ternyata salah adalah tidak mengeluarkan cucian bersih setelah selesai. Baju didiamkan berjam-jam di dalam mesin cuci dan tidak langsung dijemur.

Dilansir dari situs Apartment Therapy, pemilik perlengkapan linen dari Pioneer Linens Marisa Murphy menganjurkan setiap pakaian yang sudah selesai dicuci agar segera di jemur. Meninggalkan pakaian bersih di dalam mesin cuci lebih dari 8 jam akan menyebabkan pakaian berbau.

“Jika meninggalkan pakaian basah, bau tak sedap dapat muncul, bahkan sebelum dicuci,” kata Murphy seperti yang dikutip detikcom, pada Minggu (21/9/2025).


Pakaian basah harus langsung dijemur dengan cara digantung agar terkena udara dan membantu mencegah pakaian berjamur.

Apabila terlanjur menemukan pakaian berbau tak sedap setelah didiamkan di dalam mesin cuci beberapa jam, sebaiknya dicuci ulang untuk menghentikan pertumbuhan jamur.

Ketika mencuci, jangan memasukkan terlalu banyak pakaian dalam sekali pencucian. Terlalu banyak pakaian justru mempersulit mesin cuci untuk berputar, bergerak, dan meresap detergen. Risikonya akan ada beberapa pakaian yang tetap bau karena tidak dibersihkan dengan maksimal.

Selain itu, jika kamu sering membiarkan cucian basah di mesin cuci dalam beberapa jam juga akan merusak mesin cuci itu sendiri. Mesin tidak akan bisa ‘bernapas’ karena kelembapan yang berlebih dalam jangka waktu yang lama.

Itulah alasan pakaian yang habis dicuci harus langsung dijemur, semoga bermanfaat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com