Tag Archives: edukasi

Masih Banyak yang Salah Gunakan Pipa, PVC Bukan untuk Air Panas!



Jakarta

Masalah salah pilih jenis pipa ternyata masih sering terjadi di masyarakat. Banyak yang menggunakan satu jenis pipa untuk semua kebutuhan, padahal setiap jenis pipa punya fungsi yang berbeda.

Salah satu kesalahan paling umum adalah penggunaan pipa PVC untuk air panas, padahal pipa tersebut tidak dirancang untuk tahan suhu tinggi. Hal ini menjadi perhatian serius dari produsen sistem perpipaan Rucika dalam ajang IndoBuildTech 2025 yang digelar di ICE BSD, Tangerang.

“Masih banyak masyarakat yang belum paham fungsi masing-masing pipa. Misalnya, PVC digunakan untuk air panas, padahal itu berisiko karena tidak tahan suhu tinggi,” ujar Reynard Natamihardja, Corp. Brand Management & Activation Dept. Head Rucika, dalam keterangannya Senin (7/7/2025).


Rucika menyebut, edukasi soal pemilihan pipa yang tepat masih menjadi PR besar dalam industri konstruksi dan properti. Sebab, kesalahan memilih pipa bisa berdampak pada kebocoran, kerusakan sistem air, hingga biaya perbaikan yang membengkak.

Untuk menjawab tantangan itu, Rucika tak hanya pamer produk, tapi juga menyelenggarakan sejumlah sesi edukatif di booth mereka selama pameran. Mulai dari talkshow bersama arsitek Atelier Riri, hingga diskusi santai dengan para content creator.

Di IndoBuildTech 2025, Rucika juga memperkenalkan sejumlah produk terbaru yang dirancang khusus sesuai kebutuhan proyek modern. Salah satunya adalah Rucika Kelox PE-RT Multilayer, sistem pipa untuk air panas dan dingin bertekanan yang dikembangkan bersama Ke Kelit dari Austria.

“Pipa ini sudah menggunakan teknologi PUSH FIT, sistem sambungan tanpa las atau lem yang lebih cepat dan efisien saat pemasangan,” jelas Reynard.

Selain itu, ada juga Fosetpol, tiang keran berdesain estetis hasil kerja sama dengan Maezawa dari Jepang. Fosetpol cocok digunakan di area luar rumah seperti taman atau carport, dan diklaim tahan cuaca hingga 30 tahun.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Disparekraf Gelar Jakarta Illumination Island Festival di Pulau Pramuka



Jakarta

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-498 Kota Jakarta, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta menghadirkan pengalaman unik dan memikat melalui event Jakarta Illumination Island Festival yang akan digelar pada 2 – 8 Juni 2025 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Festival ini menjadi salah satu rangkaian acara unggulan yang mengangkat tema keindahan alam bawah laut Jakarta dalam bentuk instalasi cahaya yang memukau.

Melalui dekorasi lampu tematik berbentuk biota laut dan ornamen bawah laut lainnya, pengunjung akan diajak merasakan suasana magis seolah-olah berada di dalam laut DKI Jakarta, yang kaya akan keanekaragaman hayati dan keindahan alam bahari.

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-498 Kota Jakarta, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta menghadirkan pengalaman unik dan memikat melalui event Jakarta Illumination Island Festival yang akan digelar pada 2 - 8 Juni 2025 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta menghadirkan pengalaman unik dan memikat melalui event Jakarta Illumination Island Festival yang akan digelar pada 2 – 8 Juni 2025 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Foto: Disparekraf DKI

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata mengatakan Jakarta Illumination Island Festival merupakan sebuah inovasi baru Pemprov Jakarta dalam mempromosikan wisata unggulan Kepulauan Seribu.


“Festival ini bukan hanya menjadi atraksi wisata malam hari, tetapi juga merupakan bagian dari upaya kami untuk menghadirkan inovasi dalam mempromosikan destinasi unggulan Jakarta, khususnya Kepulauan Seribu,” ujar Andhika dalam keterangannya, Rabu (4/6/2025).

Selama satu pekan penyelenggaraan, pengunjung akan diajak menikmati instalasi seni cahaya di berbagai titik Pulau Pramuka, diiringi pertunjukan musik, aktivitas budaya, kuliner lokal, serta edukasi lingkungan tentang pentingnya menjaga ekosistem laut Jakarta.

Diharapkan Jakarta Illumination Island Festival ini dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan lokal maupun mancanegara, sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Kepulauan Seribu dan mendukung pengembangan ekonomi kreatif serta pariwisata berkelanjutan di Jakarta.

Jakarta Illumination Island Festival bukan hanya sekadar tontonan visual, melainkan sebuah langkah konkret dalam mempromosikan ekowisata dan pariwisata berkelanjutan di Jakarta. Kegiatan ini juga menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku industri kreatif, komunitas lokal, dan masyarakat Pulau Pramuka dalam menyemarakkan ulang tahun Kota Jakarta dengan penuh makna.

(ega/ega)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Piknik di Pantai-Kulineran di Pasar



Yogyakarta

Tahun Baru 2025 sudah di depan mata. Traveler yang ingin menghabiskannya di Yogyakarta simak ide liburan tahun baru berikut ini:

Yogyakarta memiliki banyak pilihan liburan seru yang bisa dilakukan tanpa harus meninggalkan kota. Dari menikmati alam hingga mengeksplorasi budaya.

Selain itu, ada berbagai aktivitas menarik yang bisa mengisi waktu liburan traveler.


Berikut sederet ide liburan tahun baru di Yogyakarta yang menarik:

1. Wisata Edukasi di Kebun Binatang

Liburan yang menyenangkan dan edukatif sering kali menjadi pilihan terbaik bagi keluarga, terutama yang membawa anak-anak. Mengunjungi kebun binatang bukan hanya menawarkan pengalaman menyaksikan hewan-hewan yang menarik, tetapi juga memberikan kesempatan untuk belajar tentang berbagai jenis hewan.

Di Jogja, Anda bisa mengunjungi Gembira Loka Zoo, sebuah kebun binatang yang memiliki koleksi satwa dari berbagai belahan dunia. Selain itu, Suraloka Interactive Zoo juga bisa menjadi alternatif yang menawarkan suasana yang berbeda.

2. Berkeliling Taman

Bagi yang ingin menikmati udara segar dan suasana hijau, mengunjungi taman kota adalah pilihan yang tepat. Di taman kota, traveler bisa berjalan-jalan santai, bersepeda, atau sekadar duduk menikmati pemandangan.

Aktivitas ini memberikan kesempatan untuk melepaskan penat setelah rutinitas yang padat. Wisdom Park UGM, bisa menjadi pilihan yang tepat bagi traveler untuk melakukan aktivitas ini. Suasananya yang sangat asri dan teduh cocok untuk traveler yang ingin melakukan aktivitas outdoor namun tetap santai.

3. Wisata Budaya di Museum

Museum Benteng VredeburgMuseum Benteng Vredeburg (dok. IHA)

Jika traveler tertarik mengenal lebih dalam tentang sejarah dan budaya lokal, mengunjungi museum bisa menjadi pilihan yang menyenangkan. Di museum, traveler tidak hanya akan mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga menikmati atmosfer yang lebih tenang dan reflektif.

Museum Sonobudoyo, yang menyajikan koleksi seni dan budaya Jawa, adalah tempat yang sempurna bagi detikers yang ingin lebih mengenal warisan budaya Jogja. Selain itu, detikers juga bisa mengunjungi Museum Benteng Vredeburg atau Museum Sandi yang terletak strategis di tengah kota.

4. Staycation di Hotel

Tidak semua liburan harus menghabiskan waktu di luar kota. Staycation atau menginap di hotel lokal bisa menjadi alternatif yang menarik. detikers bisa menikmati fasilitas hotel, bersantai, dan menikmati waktu bersama keluarga tanpa harus bepergian jauh.

Beberapa hotel di Jogja menawarkan nuansa lawas yang kental, seperti The Phoenix Hotel, yang memiliki arsitektur kolonial yang indah, atau Hotel Tentrem yang menggabungkan kemewahan modern dengan sentuhan tradisional mungkin akan menjadi sensasi baru untuk detikers saat staycation.

5. Piknik di Pantai

Bagi traveler yang ingin liburan santai namun tetap menikmati alam terbuka, piknik di pantai atau danau bisa menjadi pilihan yang menyegarkan. Jogja memiliki beberapa pantai dan danau yang indah untuk dijadikan tempat piknik.

Contohnya seperti Pantai Parangtritis yang terkenal dengan pasir hitamnya dan pantai-pantai di Gunungkidul seperti Pantai Ngetun dan Wediombo. Nikmati suasana tenang sambil menikmati makanan ringan atau sekadar menikmati alam.

6. Jelajahi Kuliner Khas Jogja

Suasana di Pasar Beringharjo, Jogja, Selasa (26/12/2023).Suasana di Pasar Beringharjo, Jogja (Adji G Rinepta/detikJogja)

Liburan Tahun Baru juga bisa menjadi kesempatan untuk mengeksplorasi kuliner lokal yang menggugah selera. Jogja dikenal dengan berbagai hidangan lezat yang sayang untuk dilewatkan.

Traveler bisa mengunjungi pasar tradisional untuk mencicipi makanan khas, atau menjelajahi tempat makan yang populer di kota ini. Pasar Beringharjo, Pasar Kotagede dan Pasar Ngasem adalah tiga contoh rekomendasi tempat yang sempurna untuk berburu makanan lokal.

Ada gudeg, bakpia, dan aneka jajanan tradisional khas Jogja yang bisa dicoba traveler. Bagi traveler yang ingin berburu makanan dan jajanan otentik khas Jogja, maka pilihan ini cukup menarik untuk dimasukkan dalam rencana liburan.

——-

Artikel ini telah naik di detikJogja.

(wsw/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Itinerary Keliling Jakarta Seharian dengan Transportasi Umum



Jakarta

Traveler yang sedang mencari ide liburan untuk mengisi Natal dan tahun baru, detikTravel punya rekomendasinya, nih. Destinasi ini bisa digapai dengan naik transportasi umum.

Traveler mau liburan dengan tema apa nih? Memperkaya edukasi anak, me time atau seru-seruan bersama bestie? detikTravel telah menyusun rangkaian tempat yang bisa kamu kunjungi seharian di Jakarta dengan transportasi umum.

Pagi (08.00 WIB-12.00 WIB)

1. Monas

Destinasi pertama yang bisa kamu kunjungi untuk membuka petualangan kamu adalah Monumen Nasional alias Monas. Traveler bisa nih menikmati indahnya kota Jakarta dengan naik ke puncak Monas atau melihat-lihat di museumnya.


Untuk bisa naik ke Puncak Monas, harga tiketnya Rp 24 ribu untuk dewasa, Rp 13 ribu untuk mahasiswa, dan Rp 6.000 untuk anak-anak. Operasionalnya mulai pukul 08.00-16.00 WIB.

Sedangkan harga tiket ke Museum Sejarahnya Rp 8.000 untuk orang dewasa, Rp5.000 untuk mahasiswa dan Rp 3.000 untuk anak-anak.

Cara menuju Monas dengan transportasi umum adalah dengan naik Transjakarta dan berhenti di Halte Monas.

2. Museum Nasional

Museum Nasional Indonesia di malam hari pada Sabtu (26/10/2024).Museum Nasional Indonesia di malam hari pada Sabtu (26/10/2024). (Weka Kanaka/detikcom)

Setelah puas bermain di Monas, kamu bisa lanjut ke Museum Nasional yang berada di seberangnya. Kamu harus tahu nih, Museum Nasional makin cantik dan kekinian lho. Dijamin berkeliling museum tidak membosankan!

Untuk harga tiket anak-anak (usia 3-12 tahun) Rp 15 ribu/orang, pengunjung dewasa Rp 25 ribu/orang, tikey Imersifa Rp 35 ribu dan untuk turis asing Rp 50 ribu per orangnya. Untuk jam operasionalnya Selasa-Kamis 08.00-16.00 WIB, Jumat-Minggu 08.00-20.00 WIB dan hari Senin tutup.

Di sini, kamu bisa menjelajahi koleksi arkeologi, etnografi, seni rupa, dan ragam pameran. Dan yang sedang digemari sekarang adalah pameran wajah nusantara. Di sini kamu bisa melihat dan mencari tahu keturunan suku menggunakan Augmented Reality, berdasarkan lukisan karya RM Pirngadie. Keren, kan?

Siang (12.00-15.00 WIB)

3. Kota Tua

Sebelum berkeliling Kota Tua, kamu bisa nih mencari makan siang di sekitaran sana. Banyak pilihan kok, mulai dari Cafe Batavia, Taman Fatahillah Food Court, Kedai Kopi Taman Fatahillah dan lainnya. Namun bila ingin makan hemat, banyak pedagang kaki lima yang bisa kamu temui di pinggiran Kota Tua kok.

Setelah makan siang, kamu bisa nih menikmati Kota Tua dengan mendatangi museum-museumnya. Ada Museum Keramik, museum Fatahilla, Museum Wayang, Museum Bank Indonesia, dan lainnya.

4. Ikut workshop di Museum Seni Rupa dan Keramik

Banyak cara untuk melepas penat keseharian. Salah satu caranya dengan mengikuti kelas membuat keramik di Museum Seni Rupa dan Keramik di kawasan Kota Tua, Jakarta.Mengikuti kelas membuat keramik di Museum Seni Rupa dan Keramik di kawasan Kota Tua, Jakarta. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Salah satu kegiatan yang bisa kamu coba untuk me time adalah mengikuti workshop membuat gerabah di Mudeum Seni Rupa. Harganya Rp 50 ribu untuk sekali sesi dan kamu akan mendapatkan pemandu, tanah liat, serta box pembungkus agar bisa dibawa pulang.

Sore (15.00-18.00 WIB)

5. M Blok Space

Destinasi terakhir yang bisa kamu kunjungi adalah kawasan Blok M yang memang sedang hits di tengah anak muda. Menuju kawasa Blok M juga mudah dengan transporrasti umum kok.

Bila naik Transjakarta, kamu bisa turun di beberapa halte, diantaranya Halte CSW, Halte Kejaksaan, dan Halte Blok M.

Bila naik MRT, kamu turun saja di Stasiun MRT Blok M.

Tempat pertama yang bisa kamu kunjungi adalah M Blok Space. Di sini tak hanya untuk kulineran di berbagai kedai saja, namun banyak pameran menarik yang bisa kamu lihat lho.

M Blok Space sering mengadakan bazaar atau pop-up market yang menampilkan berbagai produk kreatif karya lokal. Kadang juga ada konser mini atau live musik dari seniman lokal.

Kamu yang ingin menambahkan keahlian visa juga mengikuti ragam workshop kreatif dan cari saja jadwalnya di medsos M Blok Space ya.

6. Berburu kuliner viral

Uma Oma Cafe di Blok M, Jakarta SelatanUma Oma Cafe di Blok M, Jakarta Selatan (Syanti Mustika/detikcom)

Setelah puas di M Blok Space, kita bergeser ke kawasan Blok M Square. Di sini kamu bisa menemui ragam makanan dan minuman viral.

Sebut saja Haka Dimsum, Claypot Popo, Uma Oma Cafe, Fitago Ya, Bakmi Tjo Kin, London Layers, Little Salt Bread, Kopi Tuku, Filosofi Cafe, Fumo Chicken Bar, RM Loklin dan banyak lainnya.

7. Taman Literasi

Menikmati hari selepas beraktivitas untuk melepas penat bisa jadi cara ampuh untuk menyegarkan pikiran, salah satunya menyaksikan matahari terbenam di Taman Literasi Blok M.Menikmati hari selepas beraktivitas untuk melepas penat bisa jadi cara ampuh untuk menyegarkan pikiran, salah satunya menyaksikan matahari terbenam di Taman Literasi Blok M. (Muhammad Lugas Pribady)

Setelah seharian berkegiatan, kamu bisa nih menikmati sore di Taman Literasi. Banyak juga kafe-kafe yang bisa kamu pilih untuk lokasi ngobrol, bertemu teman atau sekedar me time.

Namun banyak kok kawasan gratis yang bisa kamu duduki di Taman Literasi. Biasanya yang sering dilakukan di sini adalah duduk menghadap ke arah jalur MRT. Bila kamu beruntung, bisa mendapatkan pemandangan kereta MRT lewat dengan latar ciamik langit Jakarta berwarna jingga.

Malam (19.00-20.00 WIB)

8. Makan gultik

Gultik Barito: Gultik Viral yang Habiskan 100 Liter Kuah Gulai per HariGultik Barito: Gultik Viral yang Habiskan 100 Liter Kuah Gulai per Hari (Andi Annisa DR/detikcom)

Menutup hari ini kamu bisa menikmati kuliner gultik yang begitu identik dengan kawasan Blok M. Beberapa rekomendasi diantaranya Gultik Agus Budi (Bulungan), Gultik Barito (Depan Gereja Barito), Gultik Sticker, Gultik Mas Tri, Gultik Pak Roni dan Gultik Mas Adit.

Harga kuliner hits ini mulai Rp 10 ribuan.

(sym/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

DolanRia Prambanan by BTN, Taman Bermain Warisan Budaya Pertama di RI



Jakarta

Siapkan diri Anda untuk pengalaman taman bermain warisan budaya yang belum pernah ada sebelumnya! InJourney Destination Management bersama Loket.com mempersembahkan DolanRia Prambanan by BTN, yang akan diadakan pada 5-7 Juli 2024 di Candi Prambanan.

DolanRia Prambanan merupakan festival Taman Bermain Warisan Budaya Pertama di Indonesia yang menggabungkan berbagai unsur permainan, musik, pertunjukan seni, dan budaya yang edukatif, menciptakan pengalaman yang penuh keceriaan dan keseruan.

Festival ini terdiri atas PentasRIA, yang merupakan sajian ragam pertunjukan kesenian budaya lokal dengan kehadiran seniman dan para musisi terkenal yang inspiratif di antaranya Quinn Salman, The Bandels, RAN, dan Mocca.


Ada pula LokakaRIA sebagai kelas-kelas edukasi yang dapat diikuti anak-anak dengan 11 pilihan yang memberikan kesempatan untuk belajar melalui berbagai topik-topik menarik.

Dengan tema ‘Generasi Jelajah Budaya’, DolanRia hadir menciptakan suasana unik, di mana anak-anak belajar bahwa keberagaman adalah jembatan untuk memperkaya pengalaman. Pengunjung juga dapat menikmati Pameran Keluarga dan juga Pasar Medang yang berkolaborasi dengan pelaku kuliner UMKM di sekitar kawasan destinasi dengan mengangkat lokalitas.

Nantinya pengunjung diharapkan merasakan petualangan menjelajahi dunia dengan rasa ingin tahu yang tak terbatas, merangkul perbedaan budaya sebagai peluang untuk belajar dan tumbuh.

“Sebagai pengelola destinasi, kami senantiasa berupaya memberikan kegiatan wisata yang menyenangkan di masa liburan sekolah. DolanRia Prambanan adalah pengalaman baru yang menggabungkan keindahan dan nilai historis Candi Prambanan, sebuah warisan budaya UNESCO dengan seni edukasi dan hiburan bagi keluarga dan anak-anak kita di seluruh Indonesia. Kami berharap pengunjung merasakan energi liburan yang berbeda di DolanRia Prambanan,” ujar Direktur Utama InJourney Destination Management Febrina Intan dalam keterangannya, Kamis (4/7/2024).

DolanRia Prambanan kali ini menghadirkan Nussa sebagai kawan bermain anak-anak dan keluarga, menjadikan liburan ini penuh kenangan. Nussa, tokoh animasi pemenang Penghargaan Festival Film Indonesia 2021, mengisahkan anak laki-laki berusia 9 tahun bernama Nussa dan adiknya, Rarra, yang berusia 5 tahun. Kedua karakter ini digambarkan sebagai anak-anak yang pemberani, aktif, periang, dan imajinatif.

Melalui petualangan mereka, Nussa dan Rarra mengajarkan nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari dengan cara yang mudah dipahami oleh anak-anak. Diharapkan melalui interaksi langsung dengan Nussa, anak-anak dapat mengambil pelajaran berharga yang akan menjadi pondasi kuat generasi emas Indonesia ke depannya.
“Dengan kehadiran sosok Nussa bisa menarik lebih banyak menarik minat pengunjung selama penyelenggaraan DolanRia kali ini,” tambah Febby.

DolanRia Prambanan by BTN Foto: BTN

Sementara Vice President Loket.com Faqih Mulyawan mengatakan sebagai promotor, pihaknya memastikan pengunjung dapat merasakan liburan yang menyenangkan di DolanRia Prambanan.

“Prambanan dan Yogyakarta menjadi tempat di mana anak-anak dan keluarga dapat menjelajahi dunia dengan rasa ingin tahu yang tak terbatas, merangkul ragam budaya sebagai peluang untuk belajar dan tumbuh, sambil menikmati suasana magis Prambanan sebagai warisan budaya Indonesia. Dengan menggabungkan Nussa, taman bermain, musik, seni, dan budaya, festival ini diharapkan menjadi tempat sempurna untuk dikunjungi bersama keluarga. Loket.com dan seluruh tim yang terlibat selalu memprioritaskan kenyamanan bagi semua yang hadir di DolanRia Prambanan,” katanya.

Beragam aktivitas seru dihadirkan untuk menunjang kegiatan fisik dan permainan di DolanRia, di antaranya area Balance Bike dan Kebun Binatang Mini memungkinkan anak-anak melatih keseimbangan, empati, dan eksplorasi dunia hewan.

“Kami sangat antusias mempersiapkan kegiatan petualangan yang seru untuk anak-anak dan keluarga selama liburan sekolah. Berharap ini dapat seterusnya dinikmati dan meninggalkan pengalaman seru bagi anak-anak dan keluarga,” imbuh Faqih.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Nixon LP Napitupulu menjelaskan BTN mendukung kegiatan DolanRia sebagai bentuk komitmen BTN dalam melestarikan warisan budaya nusantara.

“DolanRia Prambanan diharapkan menjadi ruang temu, bermain dan belajar anak-anak Indonesia merasakan secara langsung berbagai pengalaman mengenal budaya nusantara dari kegiatan mulai dari kelas belajar, wahana bermain, pameran seni pertunjukan, hiburan, musik dan dongeng,” tutur Nixon.

Untuk meningkatkan antusiasme pengunjung DolanRia, BTN memberikan tawaran menarik diantaranya diskon khusus hingga 50 persen bagi pengunjung yang membeli tiket via Loket.com, baik dengan kartu debit maupun transaksi melalui virtual account.

Selain itu, pengunjung yang menggunakan aplikasi BTN Mobile juga dimanjakan dengan cashback khusus jika bertransaksi dengan QRIS di aneka kuliner Pasar Medang.
Tak hanya itu, pengunjung dapat membuka tabungan BTN melalui BTN Mobile selama event berlangsung.

“Kami juga memberikan tiket gratis untuk 200 orang pertama yang hadir on the spot dan membuka rekening BTN,” kata Nixon.

Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menjadi bagian dari Kawan DolanRia dan rasakan petualangan seru masa liburan sekolah yang penuh warna dan keceriaan di DolanRia Prambanan! Untuk informasi lebih lanjut dan pembelian tiket, kunjungi media sosial @dolanriaprambanan.

(ncm/ega)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Bahagia Itu Sederhana, Cukup Berenang di Kolam Taman Sejarah Bandung



Bandung

Bahagia itu sederhana. Bagi anak-anak, mereka cukup berenang di kolam air Taman Sejarah di Bandung. Seperti apa keseruannya?

Keramaian anak-anak terpantau di salah satu taman tematik milik pemerintah kota Bandung, yakni Taman Sejarah Wiranatakusumah pada Sabtu (27/4) sore.

Sejumlah anak-anak asyik bermain air di kolam yang ada di taman itu. Ada yang berlari-lari, meloncat-loncat dan ada yang merendam tubuhnya di kolam itu.


Di samping keceriaan anak-anak itu, sejumlah orang tua nampak memantau kegiatan anak-anaknya di pinggir kolam. Ada yang duduk di kursi taman, ada juga yang duduk di batu-batu berbentuk kursi yang ada di taman itu.

Tak hanya itu, ada juga warga yang membuka bekal makanannya dan makan dengan suasana rindang taman ini. ada juga warga yang asyik berswafoto dan bersenda gurau di taman yang dibangun di era Wali Kota Bandung Ridwan Kamil pada 4 Februari 2017 silam.

Meski suasananya sama, ada yang berbeda di taman ini, yakni pengunjungnya tak seramai dulu dan dari empat kolam yang ada di taman ini, hanya tiga kolam yang dapat digunakan. Selain itu, volume airnya tidak penuh, hanya mencapai mata kaki hingga betis kaki anak.

Tak hanya saat ini, kondisi ini sudah terjadi beberapa tahun terakhir. Apalagi di kala COVID-19, taman ini sempat ditutup dan tidak boleh dikunjungi warga.

“Suasananya nyaman, cuman anak kurang puas, airnya sedikit,” kata Nani warga Cimahi.

Taman Sejarah BandungTaman Sejarah Bandung Foto: Fitroh Rara Azzahro

Nani menyebut, sebelum pandemi COVID-19 dia juga pernah berkunjung ke Taman Sejarah bersama anak dan cucunya. Meski suasananya nyaman, namun kunjungannya tak seramai dulu.

“Iya betul, pengunjungnya tak seramai dulu, nggak tahu kenapa, mungkin karena pernah ditutup dulu ya, jadi tahunya warga jika taman masih ini ditutup,” tuturnya

Nani mengaku senang, karena melihat cucunya bisa bermain bahagia bersama saudara-saudaranya, bermain di Taman Sejarah.

“Anak-anak tetap senang kok, apalagi airnya penuh dan pengunjungnya banyak,” tambahnya.

Hal serupa juga dikatakan Wawan, warga Buahbatu Bandung itu mengaku, datang ke Taman Sejarah demi menikmati wisata gratis.

“Iya karena gratis, jadi saya datang bareng anak dan istri ke sini, di mana lagi tempat main gratis kalau bukan di sini,” ujar Wawan.

Wawan mengaku, kedatangannya ke Taman Sejarah bukan yang pertama kali, melainkan sering. Bahkan dia juga masih ingat, ketika taman ini baru diresmikan Ridwan Kamil, kunjungannya cukup banyak.

“Ya dulu, pas anak pertama saya masih umur enam tahunan, pernah diajak main ke sini, sampai pengunjungnya mencapai ratusan orang,” ujar Wawan.

“Gimana ya, terlalu banyak nggak nyaman, sedikit juga enggak ramai,” tambahnya.

Meski demikian, Wawan mengaku jika dia dan keluarganya terhibur bermain ke taman ini. “Oke-oke aja sih kalau dari saya, tempat udah nyaman, tinggal ramainya saja yang belum,” pungkasnya.

Selain kolam air, spot favorit yang ada di taman ini yakni kursi-kursi taman dan pelataran taman. Tak jarang pengunjung yang datang ke taman ini hanya sekadar nongkrong dan menikmati sejuknya suasana taman ini.

Taman Sejarah BandungTaman Sejarah Bandung Foto: Fitroh Rara Azzahro

Meski cuaca panas, taman ini tetap sejuk karena dikelilingi banyak pohon-pohon besar. Pohon-pohon itulah menjadi kelebihan di taman ini, karena tidak setiap tempat di pusat Kota Bandung ditumbuhi banyak pepohonan.

Tak hanya duduk di kursi taman, pengunjung juga bisa mengetahui sejarah Kota Bandung dengan melihat dinding yang memiliki relif berwarna cokelat di sebelah Gedung Bapelitbang.

Pengunjung juga bisa berswafoto di diorama kaca yang berisikan gambar mantan-mantan wali kota Bandung sekaligus sejarah yang ditulis dioramanya.

Seperti diketahui, taman ini merupakan sarana edukasi bagai para pengunjung yang berkunjung ke Taman Sejarah Wiranatakusimah.

——–

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

11 Kegiatan Seru di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Harga Tiket, Jam Buka


Jakarta

Sejak revitalisasinya rampung pada awal September 2023, kini Taman Mini Indonesia Indah (TMII) memiliki wajah baru yang lebih cantik, rapi, dan hijau. Tempat ini menjadi lokasi perkumpulan dan area rekreasi yang cocok untuk perorangan, keluarga, maupun komunitas.

TMII pertama kali diresmikan pada April 1975 silam. Hingga sekarang, tempat wisata ini ditujukan untuk kawasan rekreasi sekaligus pelestarian budaya Indonesia. Penasaran ada apa saja di Taman Mini saat ini? Simak informasinya di bawah ini.

Aktivitas Seru di TMII

Ada banyak kegiatan seru yang dapat traveler lakukan di Taman Mini, di antaranya sebagai berikut:


1. Naik Kereta Gantung

Di area TMII yang luas, kamu dapat menemukan deretan Anjungan Daerah, museum, rumah ibadah, hingga peta Indonesia di kawasan Archipelago. Hampir seluruh wajah baru Taman Mini yang menawan dapat dilihat dari ketinggian dan tanpa lelah dengan menaiki kereta gantung.

Traveler akan dibawa keliling satu putaran dari stasiun pertama ke kedua, dan kembali lagi ke stasiun awal. Total terdapat 81 kabin kereta gantung dan tiga stasiun: Stasiun A di dekat area parkir selatan, Stasiun B berseberangan dengan Anjungan Papua, dan Stasiun C di sekitar lapangan parkir utara.

2. Keliling Museum

Terdapat banyak museum yang bisa Traveler datangi di Taman Mini. Sejumlah museum ini dapat menjadi wisata edukasi yang pas, terlebih untuk anak. Seperti Museum Indonesia untuk mempelajari ragam kebudayaan di Tanah Air, belajar perihal kelistrikan sambil bereksperimen kecil di Museum Listrik, dan mencoba flight simulator di Museum Transportasi.

Ada pula Museum Perangko, Museum Pusaka, Museum Batik, sampai Museum Penerangan. Tenang saja, deretan museum tersebut telah direvitalisasi sehingga punya suasana yang menarik dan tidak membosankan.

3. Melihat Fauna

Siapa sangka di TMII terdapat konservasi fauna Indonesia yang cukup lengkap? Ya, di sini ada Jagat Satwa Nusantara dengan tiga destinasinya yakni Taman Burung, Museum Komodo, dan Dunia Air Tawar dan Serangga.

Di Taman Burung, traveler bakal lihat koleksi burung dari seluruh wilayah Tanah Air. Berbagai spesies reptilia dapat ditemukan di Museum Komodo. Kamu juga bisa lihat sejumlah serangga dan ikan langka di Dunia Air Tawar dan Serangga lho.

4. Nonton Film

Taman Mini punya bangunan ikonik berwarna kuning yaitu Teater Keong Mas. Di sana, traveler dapat menyaksikan berbagai film dengan layar raksasa di ruangan yang besar.

Film yang diputar mulai dari animasi pilihan hingga film bertema kekayaan budaya Indonesia. Beberapa film yang sudah dirilis yakni The Glorious Komodo Island, Langkah-Langkah Kecil, dan legenda animasi Keong Mas.

5. Mengunjungi Anjungan Daerah

Miniatur rumah adat dari seluruh wilayah Indonesia yang disebut Anjungan, bisa kamu temukan di TMII. Mulai dari Anjungan Aceh, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Bali, NTT dan NTB, Sulawesi Tengah, Maluku, sampai Papua, semuanya ada di sini.

Tak jarang digelar acara yang bisa kamu datangi di masing-masing Anjungan. Traveler bahkan dapat memainkan alat musik daerah seperti gamelan di Anjungan Jawa Tengah. Dan yang tidak boleh terlewat juga, tiap-tiap Anjungan bisa dijadikan spot foto unik.

6. Nonton dan Ikuti Ragam Acara

Tahukah traveler, berbagai acara juga sering diselenggarakan lho di TMII? Antara lain pertunjukan ragam budaya Indonesia, festival, pawai, parade, pemanggungan teater, storytelling, workshop, hingga konser bersama artis papan atas Tanah Air.

Terdapat acara yang rutin dilakukan setiap hari, per pekan, atau bulanan, maupun acara sekali selesai. Seperti pertunjukan Kecak Dance tiap akhir bulan, free bike tour setiap weekend, atau instalasi seni di Contemporary Art Gallery dan workshop painting di Desa Seni Ganara.

Untuk mengikuti atau nonton sejumlah acaranya, kamu bisa pantengin Instagram @tmiiofficial untuk tahu jadwal masing-masingnya.

7. Keliling TMII

Taman Mini mempunyai area yang luas. Namun kini, pengunjung tidak boleh berkeliling menggunakan kendaraan pribadi. Untuk menelusuri kawasan ini, pengunjung hanya bisa menyewa transportasi di dalam atau menaiki angkutan yang disediakan pihak TMII.

Traveler dapat menyewa sepeda single atau tandem, skuter listrik, sepeda listrik roda 3, atau buggy car dengan tarif yang bervariasi. Sementara untuk angkutan gratis tersedia feeder, shuttle LRT, serta angling umum dan prioritas. Transportasi gratis ini dapat dinaiki pada titik-titik tertentu saja.

8. Piknik

Sekitar 70 persen kawasan TMII adalah ruang terbuka hijau. Area ini dapat dinikmati oleh pengunjung, salah satunya untuk kegiatan piknik. Kamu bisa menggelar tikar atau alas duduk lain di sana untuk berkumpul bersama keluarga atau teman sambil menyantap makanan dan camilan lezat.

9. Mencicipi Kuliner

Perut keroncongan saat berkeliling Taman Mini? Traveler bisa mampir ke sejumlah resto di beberapa titik areanya lho. Kamu dapat mencicipi berbagai menu nikmat nan sedap yang disajikan di sana.

Resto yang dapat ditemukan, yaitu Resto Bajo di Museum Komodo, Resto Bakau di area Dunia Air Tawar dan Serangga, Resto Bantimurung di Taman Burung, KOBAin COFFEE di kawasan parkir selatan, Resto Navarasa di dekat Anjungan Jambi, dan Tentang Kopi di depan Anjungan Maluku.

Terdapat pula banyak tenant street food lain yang tersebar di sejumlah titik area TMII lho. Sejumlah resto tidak hanya menawarkan menu hidangan tetapi juga view dan tempat yang cantik serta nyaman untuk nongkrong.

10. Merchandise Store

Kalau cari aksesoris atau ornamen unik yang identik dengan TMII, kamu bisa mencarinya di Merchandise Store. Traveler dapat menemukan koleksi baju, tas, topi, mainan, buku cerita, papercraft, keramik, hingga kerajinan tangan khas Nusantara. Terdapat koleksi pernak-pernik yang berkolaborasi dengan beberapa brand lokal seperti

Di sini tersedia pula berbagai jajanan jadul, makanan dan minuman, serta es krim. Kalau pingin ngopi juga bisa karena terdapat coffee shop yang dapat didatangi. Lokasi Merchandise Store terletak di seberang Museum Indonesia, tidak jauh dari Pusat Informasi.

11. Menyaksikan Pertunjukan Air Mancur

Setelah seharian mengelilingi TMII, ada satu hal lagi nih yang tidak boleh terlewat yaitu menonton Air Mancur Tirta Cerita dan Air Mancur Tirta Menari. Pertunjukan air mancur ini digelar setiap harinya di Danau Archipelago. Seluruh pengunjung dapat menyaksikannya secara gratis di Plaza Promenade, depan Anjungan D.I. Yogyakarta.

Jadwal pertunjukan Air Mancur Tirta Menari: Senin-Kamis (13.00), Jumat (14.00), serta Sabtu-Minggu (10.00, 13.00, dan 16.00). Sementara jadwal pertunjukan Air Mancur Tirta Cerita: Senin-Jumat (18.30) tanpa drone show dan Sabtu-Minggu (18.30) dengan drone show.

Lokasi dan Waktu Operasional TMII

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) beralamatkan di Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Dari pusat kota Jakarta, tempat rekreasi ini dapat ditempuh dengan waktu sekitar 30 menit-1 jam perjalanan, tergantung kondisi jalan.

Traveler dapat mengunjungi TMII dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum seperti bus Transjakarta, LRT, dan KRL. Kendaraan pribadi tidak boleh dibawa masuk untuk berkeliling area Taman Mini.

TMII buka setiap hari mulai pukul 05.00-20.00 WIB untuk gate 3. Waktu pembelian tiket dapat dilakukan dari jam 05.00-19.00 WIB.

Harga Tiket Masuk TMII

Tiket masuk taman Mini terbagi menjadi beberapa kategori, yaitu tiket masuk perorangan dan tiket masuk kendaraan. Berikut daftar tiket masuk TMII:

1. Harga Tiket Masuk Harian

  • Harga tiket masuk orang: Rp 35.000
  • Harga tiket masuk motor: Rp 15.000
  • Harga tiket masuk mobil: Rp 35.000
  • Harga tiket masuk sepeda: Rp 10.000
  • Harga tiket masuk bus/truk: Rp 60.000.

2. Harga Tiket Annual Pass

  • TMII LOOP Sport Annual Pass Reguler (tiket masuk orang + sepeda): Rp 600.000
  • TMII LOOP Sport Annual Pass Komunitas (tiket masuk orang + sepeda): Rp 400.000.

3. Harga Tiket Masuk & Kereta Gantung (Bundling)

  • Harga tiket masuk & kereta gantung: Rp 70.000
  • Harga tiket masuk & kereta gantung: Rp 70.000.

4. Harga Tiket Masuk & Jagat Satwa Nusantara (Bundling)

  • Harga tiket masuk & Taman Burung: Rp 77.500
  • Harga tiket masuk & Dunia Air Tawar: Rp 62.500
  • Harga tiket masuk & Museum Komodo: Rp 62.500
  • Harga tiket masuk & 3 Jagat Satwa Nusantara: Rp 147.500.

Cara Beli Tiket Masuk TMII

Tiket Taman Mini dapat dibeli secara online melalui situs resminya. Berikut langkah-langkahnya:

1. Cara Beli Tiket Harian

  • Buka situs tiket.tamanmini.com di browser
  • Pada halaman utama, pilih Beli Tiket Masuk
  • Pilih tanggal kedatangan
  • Pilih jenis tiket yang diinginkan, lalu gulir ke bawah dan ketuk Beli Tiket
  • Masukkan data diri lalu klik Lanjutkan
  • Lanjut bayar tiket sesuai dengan metode pembayaran yang dipilih
  • E-tiket akan dikirim ke nomor WhatsApp dan email terdaftar
  • Tunjukkan e-tiket kepada petugas untuk di scan saat hari kunjungan.

2. Cara Beli Tiket Annual Pass

  • Buka situs tiket.tamanmini.com di browser
  • Pada halaman utama, pilih Beli Tiket Annual Pass
  • Pilih tanggal kedatangan
  • Pilih jenis tiket yang diinginkan, lalu gulir ke bawah dan ketuk Beli Tiket
  • Masukkan data diri lalu klik Lanjutkan
  • Lanjut bayar tiket sesuai dengan metode pembayaran yang dipilih
  • E-tiket akan dikirim ke nomor WhatsApp dan email terdaftar
  • Tunjukkan e-tiket kepada petugas untuk di scan saat hari kunjungan.

Harga Sewa Kendaraan Keliling TMII

Untuk berkeliling kawasan Taman Mini, traveler dapat berbagai kendaraan seperti sepeda, skuter dan sepeda listrik, serta buggy car. Berikut daftar harganya:

  • Sepeda single: Rp 30.000 / jam
  • Sepeda keranjang: Rp 40.000 / jam
  • Sepeda tandem: Rp 40.000 / jam
  • Skuter listrik: Rp 25.000 / 15 menit, Rp 40.000 / 30 menit
  • Sepeda listrik roda tiga: Rp 70.000 / 30 menit, Rp 120.000 / jam, Rp 200.000 / 2 jam
  • Buggy car / 2 jam: Rp 350.000 (2 kursi), Rp 450.000 (4 kursi), Rp 600.000 (6 kursi).

Nah, itu tadi sederet aktivitas seru hingga harga tiket TMII. So, apakah kamu tertarik berkunjung ke Taman Mini?

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Taman Wisata Lebah Jakarta Timur



Jakarta

Taman Wisata Lebah di Jakarta Timur menawarkan pengalaman edukasi tentang budidaya lebah dan madu. Nikmati suasana asri dan berbagai jenis madu yang unik.

Taman Wisata Lebah memiliki area cukup luas, mencapai sekitar lima hektar. Di tempat ini suasananya begitu asri dengan area hijau terbuka dengan banyaknya pepohonan.

Sesuai dengan nama tempatnya, Taman Wisata Lebah merupakan area wisata edukasi terkait budidaya lebah, madu, dan olahan lainnya.


Untuk dapat masuk ke area ini dikenakan tarif per orangnya sekitar Rp 40.000 untuk di hari biasa dan jika datang pada weekend dikenakan biaya sebesar Rp 50.000 per orang.

Taman Wisata Lebah di Jakarta TimurTaman Wisata Lebah di Jakarta Timur (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

detikTravel pun mencoba pengalaman baru wisata edukasi tentang lebah itu pada Kamis (22/8/2024). Bersama pemandu bernama Rudi detikTravel pun diajak berkeliling taman dan melihat dua jenis lebah budidaya yang ada di taman ini yakni lebah Trigona dan Apis Mellifera.

Menurut Rudi kedua jenis lebih terus memiliki beberapa perbedaan seperti secara ukuran lebah trigona lebih kecil daripada lebah mellifera. Selain itu lebih trigona juga tidak memiliki sengat, sementara lebih mellifera menyengat.

Dan madu paling banyak di jual di taman ini berasal dari mellifera yang memiliki beragam jenis madu. Ragam jenis madu dan rasa sesuai dari nektar bunga mana yang lebah itu hisap, ada dari pohon kelengkeng, rambutan, hingga kapuk.

“Misalkan ternak di perkebunan mahoni nah itu madunya terpengaruh agak sedikit ada rasa-rasa pahitnya, terpengaruh sama nektar bunganya. Misalkan kita ternak lebah di kebun kelengkeng pun dia (madu) manisnya itu lebih manis dibanding nektar bunga lain,” ujar Rudi sambil berkeliling.

Taman Wisata Lebah ini merupakan taman edukasi dari produk Madu Pramuka, taman yang berdiri sejak 2013 ini memang fokus untuk memberikan informasi tentang lebah budidaya. Dan Rudi juga mengatakan banyak pembeli Madu Pramuka itu penasaran bagaimana proses dari madu yang mereka beli.

“Kan orang suka banyak yang penasaran ‘pengen tahu dong lebah yang dipakai Madu Pramuka tuh lebah apa’ nah itu pakai lebah mellifera,” ujarnya.

Taman Wisata Lebah di Jakarta TimurTaman Wisata Lebah di Jakarta Timur (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Lebih lengkap, Kepala Taman Wisata Lebah, Indra Gunawan, menerangkan sistem mengangon lebah yang pihaknya lakukan untuk produksi Madu Pramuka. Di mana lebah-lebah nantinya akan di bawa ke kebun buah yang sedang berbunga.

“Jadi kita sebenarnya bekerja sama dengan si pemilik kebun, mereka mendapat manfaat bunganya dipolinasi oleh si lebah sehingga hasil buahnya makin banyak. Sementara kita mendapatkan madunya, selain itu juga mereka mendapatkan biaya sewa juga proses pembuatan madunya juga jadi tahu,” kata Indra.

Taman Wisata Lebah di Cibubur, Jakarta timur ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Terdapat beberapa area di Taman Wisata Lebah ini, mulai dari area budidaya lebah madu, area wahana permainan anak, taman bunga pakan lebah hingga ruang edukasi.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Taman Wisata Lebah Cibubur Punya 2 Jenis Lebah Budidaya dan Terapi Sengat Lebah



Jakarta

Taman Wisata Lebah di Cibubur, Jakarta Timur menyajikan edukasi lebah dan madu. Di sini ada dua jenis lebah budidaya dan bisa tau manfaat madu yang dihasilkan.

Taman Wisata Lebah itu berada di Jalan Buperta No. 1 Komplek Wiladatika. Taman wisata ini memiliki memiliki toko produk yang tersohor, yakni Madu Pramuka.

Saat detikTravel berkunjung ke taman ini, Kamis (22/8/2024) Kepala Taman Wisata Lebah, Indra Gunawan, menerangkan banyak hal terkait taman edukasi yang berdiri sejak 2013 ini.


“Awalnya ingin memberikan informasi tentang apa manfaat lebah terus produk-produk lebah, terutama madu ya. Karena masyarakat banyak yang nggak tahu kalau madu itu sifat-sifatnya seperti apa, mereka kadang bertanya ‘madu asli tuh gimana’,” ujar Indra kepada detikTravel.

“Terus kita juga pengenalan tentang lebah madu itu seperti apa dan jenis lebah yang bisa dibudidaya seperti apajadi mereka tahu. Kadang-kadang nggak bisa membedakan antara lebah tawon,” dia menambahkan.

Taman Wisata Lebah, CibuburTaman Wisata Lebah, Cibubur (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Di Taman Wisata Lebah ini memiliki dua jenis lebah yang disuguhkan kepada masyarakat sebagai media edukasinya, yakni Trigona dan Apis mellifera. Kedua jenis lebah itu memang diperuntukkan sebagai lebah budidaya penghasil madu.

Madu yang dijual dengan merk Madu Pramuka itu memiliki banyak jenis seperti madu kelengkeng, madu kapuk, madu rambutan, madu kaliandra hingga madu mahoni. Semua madu terus merupakan produk dari lebah mellifera setelah menghisap nektar bunga pohon tertentu.

“Jadi kalau ada madu rambutan, madu kelengkeng itu bukan berarti madunya ditambah kelengkeng yang diperas atau apa. Ini kan lebah budidaya ya jadi kita ada istilah mengangon, jadi ketika musim kelengkeng kita bawa lebahnya ke kebun kelengkeng yang sedang berbunga,” kata dia.

Lanjut Indra, madu asli memiliki banyak khasiat yang baik untuk tubuh kita terutama terkait daya tahan tubuh. Jika mengkonsumsinya secara rutin dua kali sehari, pada pagi hari saat keadaan perut masih kosong satu sendok makan dan malam hari sebelum tidur satu sendok makan.

Bagi anak-anak, Indra menganjurkan untuk satu sendok teh atau setengah sendok makan.

“Mau dicampur air boleh, air hangat ya nggak boleh panas atau air dingin yang penting cepet larut, atau langsung juga boleh.

Terapi Sengat Lebah

Kemudian, di Taman Wisata Lebah ini juga terdapat praktek sengat lebah, praktek pengobatan alternatif ini mampu mengobati berbagai penyakit. Terapis sengat lebah, Harjiyanto, menjelaskan bahwa lebah yang digunakan dalam sengat lebah ini adalah lebah mallifera.

Taman Wisata Lebah di Jakarta TimurTaman Wisata Lebah di Cibubur, Jakarta Timur (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

“Terapi sengat lebah ini kita menggunakan media lebah untuk menyengatkan atau memasukkan semacam serum ke dalam tubuh. Gunanya untuk memperlancar peredaran darah, kemudian untuk memperkuat syaraf, dan memulihkan syaraf-syaraf yang sudah rusak,” kata Harjiyanto.

Selain penghasil madu yang ulung, lebah mallifera juga mampu memberikan khasiat dari sengat yang dimilikinya. Menurut Harjiyanto, sengat lebah mallifera paling aman untuk dimasukkan ke dalam tubuh manusia.

“Kebanyakan orang untuk terapi itu menggunakan Apis mallifera atau jenis unggul. Kenapa? Karena (mellifera) sedang atau tidak banyak tidak terlalu banyak racunnya atau tidak sedikit. Jadi dia sedang saja, bagus untuk tubuh manusia jadi terasanya tidak terlalu sakit,” ujarnya.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

10 Wisata di Solo yang Ramah Anak, Ada Taman-Museum


Jakarta

Solo atau dikenal dengan Surakarta memiliki sejumlah destinasi wisata menarik yang dapat dikunjungi. Sebagian tempatnya bahkan ramah anak sehingga traveler bisa mengajak Si Kecil bermain.

Sejumlah wisata ramah anak di Solo meliputi kawasan taman, alun-alun, maupun wisata edukasi seperti museum dan spot bersejarah seperti benteng. Lantas, di mana saja objek wisata tersebut? Simak di bawah ini.

10 Rekomendasi Wisata Ramah Anak di Solo

Berikut sederet wisata ramah anak di Solo yang dapat traveler kunjungi bersama Si Kecil:


1. Taman Balekambang Solo

Suasana baru Taman Balekambang Solo usai direvitalisasi, Selasa (23/7/2024).Taman Balekambang Solo. (Tara Wahyu NV/detikcom)

  • Lokasi: Jl. Balekambang, Manahan, Banjarsari, Kota Surakarta
  • Jam Buka: Setiap hari (07.00-16.00 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: –

Usai revitalisasi, Taman Balekambang Solo semakin cantik. Kini Gedung Pertunjukan, Gedung GIC & Gastronomi, dan Kolam Partini memiliki wajah baru. Banyak tempat duduk yang tersebar di taman dan di bawah pohon rindang bisa jadi spot bersantai juga. Anak-anak akan senang di sini karena terdapat sekumpulan rusa, monyet, dan angsa yang bisa dijumpai.

2. Museum Radya Pustaka

Museum Radya Pustaka di Solo.Museum Radya Pustaka di Solo. (Nila Handayani)
  • Lokasi: Jl. Balekambang, Manahan, Banjarsari, Kota Surakarta
  • Jam Buka: Selasa-Minggu (08.30-16.00 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: Rp 5.000-10.000

Museum Radya Pustaka disebut-sebut sebagai museum tertua di Indonesia yang telah berdiri sejak 18 Oktober 1890.

Di sini menyimpan banyak koleksi barang bersejarah seperti pusaka adat, buku kuno, wayang kulit dan arca dari masa kerajaan Hindu-Budha. Buah hati dapat traveler ajak ke sini untuk berwisata edukasi lho.

3. Taman Sriwedari

taman sriwedari soloTaman Sriwedari Solo (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
  • Lokasi: Jl. Slamet Riyadi No. 275, Sriwedari, Laweyan, Kota Surakarta
  • Jam Buka: Setiap hari (10.00-22.00 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: –

Di Taman Sriwedari, kamu dapat mengajak Si Kecil untuk menyaksikan pentas budaya seperti pertunjukan wayang. Dengan begitu, ia akan belajar mengenal budaya di Indonesia.

Anak-anak juga pasti akan senang dibawa ke sini karena terdapat rusa, angsa, kalkun kecil, dan burung merpati yang dibebaskan. Sehingga mereka bisa berinteraksi dengan hewan-hewan tersebut

4. Solo Safari

Solo SafariSolo Safari (Femi Diah/detikcom)
  • Lokasi: Jl. Ir. Sutami No. 19, Jebres, Kota Surakarta
  • Jam Buka: Senin-Jumat (08.30-16.30 WIB), Sabtu-Minggu (08.00-16.30 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: Rp 45.000-110.000

Ini adalah kebun binatang yang berada di Solo nih. Terdapat banyak koleksi satwa yang bisa dilihat di sini, mulai dari harimau, gajah, orangutan, unta, hingga kangguru. Di sini pengunjung juga dapat berinteraksi lebih dengan memberi makan hewan maupun menunggangi kuda atau unta.

5. Alun-alun Kidul Surakarta

  • Lokasi: Pasar Kliwon, Kota Surakarta
  • Jam Buka: 24 Jam
  • Harga Tiket Masuk: –

Alun-alun Kidul Surakarta dikenal juga dengan sebutan Alkid. Di sini pengunjung anak-anak senang sekali menyaksikan kawanan kerbau albino yang konon merupakan kerbau keramat milik Klangenan Raja.

Alun-alun juga kerap dijadikan tempat pasar malam. Berbagai wahana permainan yang bisa dinaiki seperti komidi putar dan bianglala.

6. Taman Cerdas Soekarno-Hatta Jebres

Sejumlah tempat wisata di Kota Solo mulai dibuka saat PPKM Level 2. Taman Cerdas Jebres, Solo, Jawa Tengah, pun mulai ramai pengunjung, Minggu (14/11).Taman Cerdas Jebres di Solo. (Agung Mardika)
  • Lokasi: Jl. Ki Hajar Dewantara, Jebres, Kota Surakarta
  • Jam Buka: Setiap hari (09.00-21.00 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: –

Anak pasti senang dibawa ke taman satu ini. Pasalnya, terdapat replika dinosaurus dan sejumlah patung robot besar yang dapat dijadikan spot foto di sini. Traveler juga bisa mengajak Si Kecil untuk bermain wahana permainan di area playground yang tersedia.

7. Benteng Vastenburg

Benteng Vastenburg kamp tentara Belanda yang disiapkan jadi rumah karantina Pemkot SoloBenteng Vastenburg. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
  • Lokasi: Jl. Jenderal Soedirman, Kedung Lumbu, Pasar Kliwon, Kota Surakarta
  • Jam Buka: 24 Jam
  • Harga Tiket Masuk: Rp 2.000-3.000

Si Kecil juga perlu sesekali diajak ke tempat bersejarah, contohnya Benteng Vastenburg untuk berwisata edukasi. Bangunan bekas masa kolonial Belanda telah ada sejak 1745. Kala itu, benteng ini berfungsi untuk mengawasi Keraton Surakarta yang berkuasa.

8. Taman Bendungan Tirtonadi

Taman Tirtonadi Solo.Taman Tirtonadi Solo. (Hana Gemeli Rahmawati/detikcom)
  • Lokasi: Jl. Ahmad Yani, Gilingan, Banjarsari, Kota Surakarta
  • Jam Buka: 24 Jam
  • Harga Tiket Masuk: –

Sesuai namanya, taman ini berada di pinggir Bendungan Tirtonadi. Traveler dapat mengajak Si Kecil kemari untuk duduk-duduk santai di tepi bendungan, jajan, atau beli angkringan. Sebaiknya datang pada sore hari karena cuaca sudah tidak terlalu terik.

9. Ngarsopuro Night Market

Night Market Ngarsopuro, Solo, Selasa (27/3/2018).Night Market Ngarsopuro, Solo. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
  • Lokasi: Jl. Slamet Riyadi, Laweyan, Kota Surakarta
  • Jam Buka: Jumat-Sabtu (17.00-23.00 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: –

Kalau ingin berwisata kuliner, traveler bisa datang ke Ngarsopuro Night Market bersama buah hati. Banyak sekali pedagang pernak-pernik, pakaian, hingga makanan dan jajanan yang dapat ditemukan di pasar malam akhir pekan ini. Terdapat live music juga yang bakal menghiburmu selama di sana.

10. Taman Sunan Jogo Kali

Taman Sunan Jogo Kali Pucang Arum, Pucangsawit, Jebres.Taman Sunan Jogo Kali Pucang Arum, Pucangsawit, Jebres. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
  • Lokasi: Pucangsawit, Jebres, Kota Surakarta
  • Jam Buka: Setiap hari (06.00-21.00 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: –

Ada lagi Taman Sunan Jogo Kali di Solo. Di sana anak-anak bisa bermain wahana playground seperti ayunan dan papan seluncur. Terdapat sejumlah spot bagus yang bisa dijadikan latar berfoto.

Kian malam taman ini semakin “hidup”. Akan ada banyak penjual kuliner dan penampilan live musik yang menghibur.

Nah, itu tadi sederet tempat wisata ramah anak di Solo yang bisa traveler datangi bersama buah hati. Jadi, kamu tertarik berkunjung ke tempat mana nih?

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com