Tag Archives: gedung filateli jakarta

Menyantap Ragusa Ice Cream hingga Bakmi Gang Kelinci



Jakarta

Pasar Baru salah satu kawasan legendaris di Jakarta Pusat bisa menjadi jujugan saat libur tahun baru. Belanja, kuliner, berwisata sejarah. bisa dilakukan.

Pasar Baru mudah dijangkau dengan transportasi umum, dekat dengan Stasiun Juanda dan Halte TransJakarta Juanda dan halte TransJakarta Pasar Baru.

Di sinilah perpaduan nuansa Jakarta tempo dulu dengan pesona modern ibu kota. Traveler bisa berfoto dengan nuansa jadul atau pun kekinian.


Berikut adalah rekomendasi jalan-jalan sehari di Pasar Baru:

1. Memulai Hari dengan Es Krim Legendaris Ragusa

ice cream Ragusa di Jakarta PusatIce cream Ragusa di Jakarta Pusat (Rifkianto Nugroho/detikTravel)

Perjalanan dimulai di Ragusa Italian Ice Cream, yang berlokasi tidak jauh dari Stasiun Juanda maupun Halte TransJakarta Juanda. Setelah turun di Stasiun Juanda, traveler dapat mengikuti petunjuk keluar menuju Masjid Istiqlal dengan berjalan melalui skybridge. Ikuti jalur skybridge hingga melewati pintu masuk halte TransJakarta.

Setelah keluar dari skybridge, belok kiri dan lanjutkan perjalanan lurus hingga tiba di Ragusa Italian Ice Cream yang berada di seberang Masjid Istiqlal. Es krim yang telah berdiri sejak 1932 ini terkenal karena menggunakan resep tradisional tanpa pengawet.

Menu andalannya, seperti Spaghetti Ice Cream menjadi favorit pengunjung dari berbagai generasi. Suasana nostalgia semakin terasa dengan interior sederhana dan bangunan bergaya kolonial. Sembari menikmati es krim, traveler juga dapat melihat di atas lalu lalang KRL melintas dan pengamen jalanan yang sering tampil di depan Ragusa, menambah pengalaman otentik khas Jakarta tempo dulu.

2. Menyusuri Kemegahan Masjid Istiqlal

Hari ketiga Ramadan, umat muslim dari Jakarta dan sekitarnya menghadiri buka puasa bersama di Masjid Istiqlal, Kamis (14/3/2024). Begini suasananya.Masjid Istiqlal (Rifkianto Nugroho/detikTravel)

Hanya berjarak beberapa menit berjalan kaki dari Ragusa Italian Ice Cream, Masjid Istiqlal menjadi destinasi wajib selanjutnya. Sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara yang mampu menampung hingga 120.000 jemaah, Istiqlal memancarkan keindahan arsitektur modern dengan sentuhan tradisional yang memancarkan nuansa religius yang menenangkan.

Kubahnya yang megah berbentuk seperti payung melambangkan persatuan umat Islam di Indonesia, menjadikan masjid ini tidak hanya tempat ibadah, tetapi juga simbol kebangsaan.

Traveler dapat menjelajahi interiornya di dalam masjid Istiqlal, termasuk tepat sholat yang megah dan area wudhunya yang luas. Bagi para fotografer, halaman luar masjid juga menjadi spot menarik untuk mengabadikan perpaduan antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta yang berada di seberangnya.

3. Menikmati Seni dan Kreativitas di Pos Bloc

Pos Bloc Gedung Filateli Jakarta di Pasar Baru, Jakarta PusatPos Bloc Gedung Filateli Jakarta di Pasar Baru, Jakarta Pusat (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Dari Masjid Istiqlal, perjalanan berlanjut ke Pos Bloc, pusat kreatif baru yang berada di Gedung Filateli Jakarta. Gedung ini dulunya adalah kantor pos dan kini diubah menjadi ruang multifungsi yang dipenuhi dengan kafe, toko kerajinan lokal, dan spot nongkrong dan bengong.

Di sini, traveler bisa menikmati kopi, nyemil-nyemil cantik, photobox, atau sekadar bersantai di sudut-sudut estetik gedung Pos Bloc ini. Suasananya sangat Instagramable, cocok untuk traveler yang ingin berbagi momen di media sosial traveler.

4. Berburu Barang Unik di Pasar Baru

Setelah menikmati suasana santai di Pos Bloc, saatnya melanjutkan perjalanan ke destinasi utama yaitu berburu barang unik di Pasar Baru. Kawasan yang telah berdiri sejak 1820 merupakan surga belanja dengan berbagai toko legendaris yang menawarkan sepatu berkualitas dengan harga terjangkau.

Selain itu, Pasar Baru juga dikenal dengan gerai bahan pakaian yang menyediakan koleksi menarik dan unik, menjadikannya tempat yang sempurna untuk memenuhi kebutuhan belanja sekaligus merasakan nuansa nostalgia Jakarta tempo dulu.

5. Menutup Hari dengan Bakmi Gang Kelinci

Pasar Baru di JakartaBakmi Gang Kelinci di Pasar Baru, Jakarta (Natasha Kayla Ananta/detikcom)

Setelah lelah berbelanja, akhiri perjalanan dengan mencicipi kuliner legendaris di Bakmi Gang Kelinci. Berdiri sejak 1957, restoran ini terkenal dengan sajian bakminya yang lembut dan kuahnya yang gurih. Menu andalan seperti Bakmi Ayam isian jamur, Bakso, dan Pangsit Goreng selalu menjadi pilihan favorit pengunjung.

Restorannya terletak di kawasan Pasar Baru tepat di belakang pasar baru, sehingga mudah dijangkau setelah seharian menjelajahi dan berbelanja di Pasar Baru. Sambil menikmati makanan, traveler bisa mengenang kembali perjalanan yang penuh kenangan di kawasan bersejarah ini.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Rute Baru Open Top Tour Jakarta, Jalan Sore Lewat Situs Bersejarah


Jakarta

Open Top Tour Jakarta menyediakan rute baru bernama Jakarta Heritage bagi penikmat jalan-jalan sore. Rute yang baru diresmikan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno ini melewati seluruh tempat-tempat bersejarah. Tur tersedia pada sore dan malam hari ketika matahari tak lagi bersinar terik.

Detik travel berkesempatan ikut tur dengan bus tingkat yang terbuka di bagian atapnya ini pada Selasa (7/10/2025). Sunset Heritage Tour ini menggunakan bus setinggi 4,1 meter yang dipadati pengunjung. Para pengunjung langsung menuju bagian atas bus yang terbuka.

Open Top Tour of Jakarta rute Jakarta HeritageOpen Top Tour of Jakarta rute Jakarta Heritage (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

Tepat ketika bus berangkat, kita merasakan angin sore berhembus sejuk di sekitar tempat duduk. Sinar matahari tidak lagi bersinar terik, sehingga cuaca terasa lebih bersahabat. Sunset Heritage Tour adalah pilihan tepat bagi yang ingin healing murah dan nyaman.


“Kebetulan cuacanya lagi adem dan ada angin. Overall seru bisa keliling Jakarta lihat-lihat gedung bersejarah dan ingin memenuhi rasa penasaran,” ujar Gina salah satu pengunjung dari Jakarta Selatan saat ditemui detik travel usai Open Top Tour of Jakarta seri Jakarta Heritage.

Selama Open Top Tour, kita bisa menikmati suasana sore Jakarta dan berkeliling melewati gedung yang berusia puluhan hingga ratusan tahun. Lokasi yang dikunjungi antara lain Gedung Filateli, Pasar Baru, Gedung Kesenian Jakarta, Lapangan Banteng, Masjid Istiqlal, Gereja Katedral, hingga Istana Negara.

Saat detiktravel mencoba Open Top Tour of Jakarta rute Jakarta Heritage, bus ini melewati rute Pasar Baru, Gedung Kesenian Jakarta, dan Lapangan Banteng. Menurut pemandu Nadi Hidayat, kondisi ini dikarenakan adanya aksi masa di depan gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat pada Selasa (7/10/2025).

Peserta Open Top Tour of Jakarta akan memperoleh silent headphones, sticker pack, buku panduan, dan akses ruang tunggu. Perlengkapan ini diharapkan bisa memaksimalkan pengalaman selama naik bus dengan atap terbuka menikmati suasana sore Jakarta.

Jam Buka dan Harga Tiket Open Top Tour of Jakarta

Open Top Tour of Jakarta rute Jakarta HeritageOpen Top Tour of Jakarta rute Jakarta Heritage (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

Jadwal Open Top Tour of Jakarta rute Jakarta Heritage dilaksanakan pada jam berikut:

  • Sunset Heritage Tour pukul 16.00
  • Sunset Heritage Tour pukul 17.30
  • Night Heritage Tour pukul 19.00
  • Night Heritage Tour pukul 20.30

Pemberangkatan awal berada di Pos Bloc atau Gedung Filateli Jakarta sejauh 400 meter dari Stasiun Juanda. Tiket bisa diperoleh dengan harga Rp 50 ribu yang dapat dipesan mulai H-7 keberangkatan di aplikasi TJ:Transjakarta atau Tije.

Menurut Nadi, pengunjung pada hari kerja di Night Heritage pukul 19.00 cenderung lebih ramai. Pengunjung tidak hanya menikmati langit Jakarta, lampu, dan night view, tapi juga mengabadikannya dalam foto dan video.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com