Tag Archives: gem

Mungkin Ini Hotel Paling Hidden Gem di Subang, Begitu Tenang Serasa di Ubud!



Subang

Tren staycation di tempat-tempat anti-mainstream mulai digandrungi. Nah, hotel ini boleh dibilang hidden gem, tidak jauh dari Jakarta.

Favehotel Pamanukan adalah hidden gem yang dimaksud. Terletak di jalan M. Tjeje Dzakaria no 92, Rancasari, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, hotel ini memiliki view yang tak disangka-sangka, seolah mendapatkan kejutan yang menenangkan.

Dari depan, hotel ini tampak berkelas dengan desain yang modern. Lobby dan Lime Restoran berada di lantai pertama dengan konsep konekting, memberi kesan minimalis namun tetap elegan.


Memiliki luas 8.000 meter persegi, Favehotel Pamanukan jadi yang terbesar kedua di Subang. Hotel bintang tiga itu memiliki 107 kamar dengan empat tipe kamar yaitu Standard room mulai dari Rp 545.000 per malam, Standard Balcony room mulai dari Rp 645.000 per malam, Deluxe room mulai dari Rp 795.000 per malam, dan Suite room mulai dari Rp 1.020.000 per malam.

Dalam undangan media trip bersama Archipelago pada Jumat-Sabtu (30-31 Agustus), detikTravel merasakan langsung bagaimana bermalam di Favehotel Pamanukan. Tipe kamarnya standar room dengan twin bed, pemandangan jendela langsung menghadap sawah. Rasanya seperti sedang ada di Ubud!

Favehotel Pamanukan, SubangSuite room di Favehotel Pamanukan, Subang (dok Favehotel Pamanukan)

Pasar utama hotel ini adalah MICE, kebanyakan yang menginap adalah ekspatriat dari China, Korea Selatan dan Jepang. Durasi menginapnya pun bisa bulanan alias long-stay.

Subang yang adalah kawasan pertanian dan pabrik, tak memiliki banyak tempat hiburan. Mau tak mau, Favehotel harus mampu memberikan sesuatu yang berbeda kepada tamu.

Hal itu dituangkan ke dalam restoran. Kebanyakan hotel-hotel dengan tamu asing memiliki rasa makanan yang menyesuaikan lidah bule atau bisa dibilang kurang garam dan bumbu. Namun hal ini sangat berbeda dengan Lime Restoran yang dikelola oleh Favehotel, tiap menu makanan dibuat dengan penuh bumbu.

Favehotel Pamanukan di SubangsFavehotel Pamanukan di Subangs (bonauli/detikcom)

Siang itu, tim media mendapat menu makanan Padang karena setiap hari restoran menyajikan tema yang berbeda. Soto Padang yang pekat dan kuat rasa terjadi bersama emping dan sambal yang pedas. Menu-menu lain seperti rendang, sayur dan gulai ikan pun menambah selera makan.

Menu makanan saat sarapan pun berganti tema setiap hari. Jangan khawatir, rasanya akan dibuat sama-sama enak dan kaya bumbu.

Fasilitas lain yang disediakan oleh hotel adalah gym dan kolam renang. Khusus untuk kolam renang, tamu akan diantar ke waterpark Subang, karena pemilik hotel juga mengelola waterpark tersebut. Sementara itu, gym berada di bangunan terpisah dari hotel, fasilitasnya pun lengkap!

Favehotel Pamanukan di SubangsFavehotel Pamanukan di Subangs (bonauli/detikcom)

Untuk melengkapi kebutuhan tamu-tamu MICE, Favehotel Pamanukan juga memiliki ruang rapat dan ballroom.

Favehotel Pamanukan hanya berjarak dua jam dari Jakarta. Traveler yang mau staycation di tempat tenang dengan view Ubud, rasanya bisa healing ke Favehotel Pamanukan.

Selamat staycation dan jajal kejutan yang menenangkan itu.

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com

Surga Kuliner Murah dan Kafe Hits di Jakarta Selatan



Jakarta

Di balik hiruk pikuk Blok M, ada sebuah gang yang jadi sorotan warganet. Gang ini menawarkan jajanan murah meriah sekaligus deretan kafe hits yang membuatnya dijuluki surga kuliner Jakarta Selatan.

Gang viral blok M berada di area pinggir jalan dan lantai 1 gedung Pasaraya Blok M terletak di Jl. Iskandariyah II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Disebut gang viral karena tenant atau makanan yang viral di media sosial serta terkenal murah.

Gang ini memang cukup spesial. Bentuk kedai dan toko yang unik dengan kursi dan mejanya yang lucu berbentuk ufo alien, juga makanan kekinian, serta harga yang relatif terjangkau.


Gang Viral Pasaraya Blok M, JakselGang Viral Pasaraya Blok M, Jaksel saat malam (Qonita Hamidah/detikcom)

Pasaraya Blok M adalah salah satu pusat perbelanjaan legendaris di Jakarta yang terkenal dengan koleksi produk lokal dan UMKM, termasuk batik, kerajinan tangan, serta berbagai kuliner khas Nusantara.

Meski era kejayaannya sempat meredup, kini Pasaraya kembali berbenah dan tetap menjadi tujuan menarik bagi wisatawan yang ingin mencari oleh-oleh berkualitas.

Berdasarkan penelusuran detiktravel, ada sebuah kafe lucu dengan interiornya yang menarik. Butter baby, kafe ini dicat berwarna kuning. Kafe ini mengangkat tema alien yang lucu, disini traveler akan duduk di ruangan yang akan membawa traveler seolah menaiki pesawat alien.

Selain kafe alien (Butter Baby) masih banyak lagi kafe hidden gem di gang viral Pasaraya Blok M. Berdasarkan penuturan Muti, pemandu wisata Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mengatakan semua kafe atau tenant kuliner di Pasar Raya ada di lantai 1 atau area pinggir jalan ini, lantai 2 diisi dengan koleksi pewayangan dan aneka kerajinan lainnya.

Sejumlah tenant lain di area ini adalah Make Some Room (toko baju), Mack’s Creamy (toko es krim), Coffebar Musik Saltbread (kopi), Hoomie Dough (donuts, drinks, coffe), Busycheese Cafe (kafe), Cups (kios makanan Jepang), dan T Ninety Nine (milk tea & fruit tea).

Di Gang Viral Pasaraya Blok M ini terdapat 14 kios yang menawarkan berbagai makanan, minuman, hingga photobooth.

“Aku baru tahu kalau jalanan ini namanya gang viral, aku sering lewat tapi ga tau namanya, dan ternyata di sini banyak sekali kafe yang unik, ya,” kata Rosa, seorang kreator konten yang sedang berkeliling Blok M.

Gang viral itu biasanya ramai saat akhir pekan. Di hari-hari biasa, pengunjung juga banyak, namun antrean di toko-toko tidak sampai mengular.

“Kalau hari biasa nggak sampai antri keluar sih, malam minggu biasanya antri sampai luar sampai depan pintu masuk Gang Viral,” kata petugas keamanan Gang Viral Blok M.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com