Tag Archives: golden sunrise

Jam Buka, Harga Tiket, hingga Daya Tariknya


Dieng adalah sebuah dataran tinggi yang berada di Jawa Tengah. Lokasinya terkenal jadi destinasi wisata dengan keindahan alamnya dan kekayaan budayanya.

Dieng menawarkan pemandangan pegunungan dengan udara sejuk, kompleks candi, kawah, hingga telaga yang indah. Tak heran, jika Dieng dikenal dengan sebutan “Negeri di Atas Awan”.

Rekomendasi Wisata Dieng

Dirangkum detikTravel, berikut adalah daftar wisata Dieng yang wajib dikunjungi:


1. Bukit Sikunir

Lokasi: Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo.

Bukit di Wonosobo, DiengBukit Sikunir di Wonosobo, Dieng. (ahmadsabani18/d’Traveler)

Bukit Sikunir menjadi salah satu destinasi wisata Dieng yang menawarkan panorama pegunungan yang berderet. Dikutip dari laman resmi Kemenparekraf, Bukit Sikunir memiliki ketinggian 2.263 mdpl.

Pemandangan menakjubkan saat matahari terbit sering disebut dengan “Golden Sunrise Sikunir” oleh para wisatawan.

Selain bisa menikmati sunrise dan sunset yang indah, dari puncak bukit ini kamu juga bisa melihat pemandangan Telaga Cebong.

Dilansir laman Dieng Plateau, lokasi Telaga Cebong ada di sebelah barat Gunung Sikunir. Dinamakan demikian, karena telaga ini bentuknya menyerupai cebong/berudu. Menariknya, konon jika di pagi hari air telaga ini sering tampak berkilau.

Jam Buka

Sama seperti bukit lain pada umumnya, Bukit Sikunir memiliki jam buka selama 24 jam.

Harga Tiket

Harga tiket wisata Bukit Sikunir berkisar Rp 10.000.

2. Candi Arjuna

Lokasi: Karangsari, Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara.

Objek wisata di dataran tinggi Dieng ditutup saat PPKM Darurat. Kondisi itu dimanfaatkan petugas untuk melakukan penyemprotan disinfektan di area Candi Arjuna.Area Candi Arjuna, bbjek wisata di dataran tinggi Dieng. (Uje Hartono/detikcom)

Di puncak pegunungan Dieng, kita bisa menemukan Candi Arjuna. Ini adalah candi bercorak Hindu yang terkenal di area wisatawan lokal hingga mancanegara.

Karena letaknya ada di puncak gunung, hal ini julah lah yang menambah keindahan arsitektur candi ini.

Candi Arjuna Dieng merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang dibangun pada abad ke-7 atau sekitar tahun 731 saka.Luas keseluruhannya mencapai 1 hektar.

Kawasan candi ini terdiri dari beberapa bangunan candi yaitu candi Arjuna, Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk wisata Candi Arjuna Rp 10.000 untuk wisatawan lokal, sedangkan wisatawan asing Rp 30.000.

3. Gunung Prau

Lokasi: Terletak di kawasan dataran tinggi Dieng.

Lansekap Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing terlihat sangat mempesona dari Gunung Prau. Momen matahari terbit pun seakan membuat nuansa menjadi romantisLanskap momen matahari terbit di Gunung Prau. (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Gunung Prau memiliki ketinggian 2.565 meter di atas permukaan laut. Bagi traveler yang suka mendaki, Gunung Prau akan sangat cocok dikunjungi.

Puncak Gunung Prau menawarkan pemandangan sangat indah, berupa lautan awan, panorama matahari terbit hingga lanskap berbagai gunung di sekitarnya.

Harga Tiket Masuk

Tiket masuk Gunung Prau Rp 10.000 untuk lokal dan Rp 25.000 ribu untuk wisatawan asing.

4. Kawah Sikidang

Lokasi: Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Wisatawan mengunjungi Kawah Sikidang di kawasan dataran tinggi Dieng Desa Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu (27/2/2021). Menurut pengelola tempat wisata kawasan Dieng, sejak penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jumlah kunjungan wisatawan menurun hingga 70 persen dibandingkan sebelumnya. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/rwa.Kawah Sikidang di kawasan dataran tinggi Dieng Desa Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah. (Anies Efizudin/Antara)

Kawang Sikidang termasuk kawah gunung berapi, namun masih jadi tempat wisata yang tidak berbahaya. Kawah ini juga dikenal dengan Kawah Telur Rebus, karena bau belerangnya yang cukup menyengat.

Kawah Sikidang memiliki warna kehijauan dan mengeluarkan asap putih. Pengunjung bisa melihat kawah ini di jarak aman. Disediakan akses berupa jembatan kayu, untuk mengelilingi Kawah Sikidang.

Jam Buka

Kawah Sikidang buka setiap hari mulai pukul 07.00-17.00 WIB.

Harga Tiket Masuk

Tiket masuk Kawah Sikidang Rp 15.000 untuk lokal, dan Rp 30.000 untuk asing.

5. Telaga Menjer

Lokasi: Desa Maron, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah.

Telaga Menjer di Wonosobo.Telaga Menjer di Wonosobo. (satriarexyg28/d’Traveler)

Telaga Menjer adalah objek wisata Dieng yang memiliki pemandangan danau dengan keindahan Gunung Sindoro. Telaga ini ketinggian 1300 meter di atas permukaan laut, yang terbentuk dari letusan vulkanik di kaki gunung Pakuwaja.

Telaga Menjer menjadi telaga terluas di area Wisata Dataran Tinggi Dieng. Telaga ini memiliki luas sekitar 70 hektar dengan kedalaman 50 meter.

Jam Buka

Telaga Menjer buka setiap hari dari jam 08.00 WIB-17.00 WIB.

Harga Tiket Masuk

Tiket masuk Telaga Menjer berkisar Rp 5.000.

6. Telaga Warna

Lokasi: Kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

danauTelaga Warna di kawasan wisata Dieng. (Widi Arini/d’Traveler)

Letak Telaga Warna ada pada ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut. Luasnya sekitar 40 hektar dan dikelilingi oleh panorama Gunung Prau.

Dinamakan demikian, karena jika terkena matahari warna air di sana sering berubah-ubah.

Jam Buka

Wisata Telaga Warna buka dari 07.00-18.00 WIB.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk ke Telaga Warna dikenakan biaya Rp 22.500 untuk wisatawan domestik, sedangkan wisatawan asing Rp 163.500.

7. Telaga Dringo

Lokasi: Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Telaga di DiengTelaga Dringo di Dieng. (isah.af/d’Traveler)

Telaga Dringo terletak pada ketinggian 2.202 meter di atas permukaan laut, dengan luas sekitar 10 hektar. Masyarakat sekitar menjuluki telaga ini sebagai Ranu Kumbolo.

Pasalnya, penampakannya mirip dengan danau yang ada di Gunung Semeru. Wisatawan juga akan disajikan pemandangan hutan yang lebat. Tak heran, jika tempat ini sering jadi tempat camping.

Jam Buka

Dikutip dari akun Instagram @telaga_dringo, pengelola wisata alam dan camping Telaga Dringo memiliki jam cuka dari 05:00-23:00 WIB.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk ke Telaga Dringo Rp 5.000 – 15.000 per orang.

8. Batu Pandang Ratapan Angin (Batu Pandang Telaga Warna)

Lokasi: Jalan Dieng KM.2, Dieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

batu ratapan anginObjek wisata Batu Pandang Ratapan Angin. (Widi Arini/d’Traveler)

Batu Ratapan Angin merupakan objek wisata Dieng, yang terkenal dengan dua buah batu bertumpuk di atas sebuah bukit di area Telaga Warna Dieng.

Posisi batu yang tinggi dan dikelilingi pepohonan serta semak belukar, membuatnya menghasilkan bunyi yang unik. Bunyi gemerisik halus itu seperti suara siulan dan ratapan.

Konon, dari bunyi itulah alasan kenapa Batu Pandang Telaga Warna disebut Batu Ratapan Angin.

Jam Buka

Batu Pandang Telaga Warna buka setiap hari dari jam 06.00-17.30 WIB.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket Masuk Batu Pandang Telaga Warna Rp 15.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 25.000 bagi wisatawan asing.

9. Sumur Jalatunda

Lokasi: Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.

Sumur Jalatunda dan lempar batu keberuntunganSumur Jalatunda. (Randy/detikTravel)

Objek wisata Dieng selanjutnya adalah Sumur Jalatunda. Sumur ini diameter sepanjang 90 meter dengan kedalaman berkisar 100 meter, terbentuk akibat dari letusan Gunung Prahu Tua.

Konon, sumur ini sering dijadikan sebagai tempat untuk mengabulkan permohonan oleh para wisatawan.Masyarakat setempat percaya, barangsiapa yang mampu melempar batu sampai ke sisi seberang sumur dan melintasi permukaan sumur, permintaan orang tersebut akan terkabul.

Masyarakat setempat juga percaya kalau bahwa sumur adalah pintu menuju Sapta Pratala (bumi lapis ketujuh).

Jam Buka

Sumur Jalatunda buka dari jam 06.00-17.00 WIB setiap hari.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk Sumur Jalatunda adalah Rp 5.000.

10. Gardu Pandang Tieng

Lokasi: Jalan Dieng, Desa Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo.

Gardu Pandang Tieng menawarkan keindahan pemandangan Gunung Sindoro dari dekat. Hamparan ladang dan pemukiman pegunungan dari atas ketinggian juga menjadi daya tarik destinasi wisata Dieng satu ini.

Gardu Pandang Tieng bisa jadi tempat bersantai terbaik untuk menikmati pemandangan matahari terbit dan terbenam.

Jam Buka

Gardu Pandang Tieng buka 24 jam.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket Gardu Pandang Tieng Rp 10.000 per orang.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Wisata Perantunan, Ini Daya Tarik, Lokasi, dan Harga Tiketnya



Jakarta

Ada banyak destinasi menarik yang dapat dijelajahi di lereng Gunung Ungaran. Salah satunya adalah Perantunan yaitu wisata alam, camping ground, dan pos pendakian di Gunung Ungaran.

Perantunan berada di ketinggian 1.290 mdpl. Sementara, Gunung Ungaran berada di atas ketinggian 2.050 mdpl.Sunrise di Perantunan tak kalah cantik dari pemadangan sunrise lainnya di puncak-puncak gunung. Panorama alamnya begitu indah dan udaranya sejuk!

Daya Tarik Wisata Alam Perantunan

Wisata Perantunan di SemarangWisata Perantunan di Semarang (Meilind Faizah/d’traveler)

Traveler bisa sekedar berjalan-jalan, menginap atau melakukan pendakian di Perantunan. Berikut beberapa daya tariknya mengutip laman Pemprov Jateng dan Instagram Perantunan.


1. Rumah Liliput

Wisatawan bisa merasakan sensasi menginap di rumah liliput dengan view sunrise yang begitu indah. Penginapan ini sudah termasuk kasur, selimut hangat, kamar mandi pribadi, dan penerangan. Rumah-rumah yang unik ini juga bisa dijadikan spot foto yang menarik.

2. Rumah Kayu

Selain rumah liliput, ada rumah kayu yang bisa jadi pilihan untuk bermalam. Penginapan ini memiliki fasilitas yang sama dengan rumah liliput denga tambahan pemanas air. Sama seperti rumah liliput, bentuk rumah kayu juga cukup unik dengan pemandangan sunrise yang cantik.

3. Camping Ground

Camping Ground atau area perkemahan bisa dipilih untuk kamu yang ingin merasakan sensasi menginap di alam terbuka. Banyak wisatawan yang sengaja bermalam di sini untuk menikmati suasana pegunungan yang dingin, melihat pohon yang memanjakan mata, dan melihat golden sunrise di pagi hari.

Wisatawan bisa langsung melihat keindahan sunrise dari tenda. Adapun fasilitas yang disediakan cukup lengkap, mulai dari mushola, toilet, warung dan penyewaaan peralatan kemah.

4. Spot Foto Aesthetic

Spot foto unik di Peranturan tak hanya pada rumah kayu dan rumah liliput. Pepohonan yang rindang dan asri, serta panorama bukit-bukit di sekitarnya juga menarik untuk menjadi latar foto.

5. Pendakian dengan 3 Puncak

Estimasi waktu yang dibutuhkan untuk mendaki sampai Gunung Ungaran dari Perantunan adalah 3 jam. Wisatawan akan melewati tiga puncak, yaitu Bondolan, Botak, dan Banteng Rider.

Lokasi Wisata Alam Perantunan

Basecamp Perantunan berada di Gintungan, Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Jarak tempuh menuju Perantunan dari Alun-alun Perantunan adalah sekitar 20 km, membutuhkan waktu sekitar 45 menit.

Traveler disarankan menggunakan motor. Sebab, jalanannya sempit dan menanjak.

Harga Tiket Wisata Alam Perantunan

Harga tiket masuk wisata alam Perantunan adalah Rp 15.000.

Itulah informasi mengenai daya tarik wisata Penaturan, lokasi, dan harga tiket masuknya.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

Ranu Regulo Masih Tutup, Ini 3 Alternatif Tempat Camping di Dieng


Jakarta

Ranu Regulo merupakan salah satu objek wisata di Dieng yang ramai dikunjungi wisatawan. Di tempat ini, detikers dapat menikmati pemandangan alam sambil berkemah di tepi danau.

Sayangnya, Ranu Regulo masih ditutup untuk umum. Dalam catatan detikTravel, Ranu Regulo telah ditutup untuk umum sejak 5 Februari 2024.

Kabarnya penutupan ini hanya bersifat sementara sampai ada pemberitahuan berikutnya. Namun hingga sekarang belum ada informasi lebih lanjut apakah Ranu Regulo sudah dibuka atau belum.


Hal ini tentu membuat kecewa sejumlah pengunjung yang ingin datang ke Ranu Regulo, terutama bagi mereka yang mau berkemah di tepi danau. Tapi jangan khawatir, sebab masih ada tempat camping di sekitar Dieng yang tak kalah keren dari Ranu Regulo.

Penasaran, apa saja tempat camping di Dieng sebagai alternatif Ranu Regulo tutup? Simak ulasannya dalam artikel ini.

Camping Ground di Dieng

Ada sejumlah tempat wisata di Dieng yang bisa menjadi pilihan alternatif ketika Ranu Regulo masih ditutup untuk umum. Mengutip dari berbagai sumber, berikut daftar camping ground di Dieng.

1. Puncak Gunung Prau

Gunung PrauFoto: (Uje Hartono/detikcom)

Spot camping yang pertama ada di puncak Gunung Prau. Untuk bisa sampai ke puncak, tentu detikers harus mendaki gunung terlebih dahulu dari basecamp. Namun jangan khawatir, Gunung Prau merupakan salah satu gunung yang ramah bagi pendaki pemula.

Setibanya di atas puncak, travelers dapat mendirikan tenda dan berkemah semalaman. Menjelang pagi hari, kamu bisa menikmati detik-detik matahari terbit yang begitu indah. Ketika cuaca sedang cerah, travelers akan disuguhkan oleh pemandangan alam yang menakjubkan.

Setidaknya ada enam basecamp pendakian di Gunung Prau yang bisa dipilih. Namun, salah satu yang jadi favorit adalah basecamp via Patak Banteng.

Basecamp ini terletak di Jalan Dieng Km 24, Desa Patak Banteng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Alasan kenapa basecamp ini jadi favorit para pendaki karena rute pendakiannya lebih singkat daripada melalui jalur lain.

Selain itu, jalur pendakian via Patak Banteng lebih dekat dengan puncak Gunung Prau, yakni hanya sekitar 4 kilometer. Kira-kira butuh waktu sekitar 2-3 jam pendakian dari basecamp Patak Banteng menuju puncak Gunung Prau.

Mengutip akun Instagram @patakbanteng, setiap pengunjung yang ingin mendaki ke puncak Gunung Prau melalui basecamp Patak Banteng dikenakan tiket masuk sebesar Rp 15.000 per orang. Jangan khawatir soal persediaan makanan dan minuman karena ada banyak warung di sekitar basecamp.

2. Bukit Sikunir

Bukit di Wonosobo, DiengFoto: (ahmadsabani18/d’Traveler)

Jika puncak Gunung Prau dirasa terlalu berat untuk didaki, travelers dapat memilih berkemah di Bukit Sikunir. Tempat camping yang satu ini juga menawarkan pemandangan keren, lho.

Cukup membayar tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang, travelers sudah bisa mendaki ke puncak Bukit Sikunir. Waktu pendakiannya juga lebih singkat daripada ke puncak Gunung Prau, yakni sekitar 40-60 menit saja.

Dilansir situs Badan Otorita Borobudur Kemenparekraf, daya tarik utama dari Bukit Sindur adalah pemandangan golden sunrise yang begitu indah. Pastikan kamu datang saat cuaca sedang cerah agar bisa menikmati detik-detik matahari terbit.

3. Embung Kledung

Embung KledungFoto: (Abdullah Hanif Ariq/d’traveler)

Tempat camping ground lainnya di sekitar Dieng adalah Embung Kledung. Lokasinya berada di antara Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro, jadi sudah pasti udaranya dingin dan segar.

Yang menarik, pihak pengelola objek wisata Embung Kledung telah menyediakan paket camping untuk para pengunjung. Mengutip akun Instagram @wisata_embung_kledung, berikut rincian paket dan harganya:

a. Paket 2 orang (Rp 150.000/orang)

Fasilitas yang didapat yakni tenda kap 4, lalu 2 sleeping bag, 2 matras, dan lampu senter.

b. Paket 3 orang (Rp 190.000/orang)

Paket ini menyediakan fasilitas tenda kap 4, lalu 3 sleeping bag, 3 matras, dan lampu senter.

c. Paket 4 orang (Rp 220.000/orang)

Pengunjung akan mendapatkan tenda kap 4, kemudian 4 sleeping bag, 4 matras, dan lampu senter.

Oh ya, harga di atas belum termasuk tiket masuk ke Embung Kledung. Setiap pengunjung yang berkemah dikenakan tiket masuk sebesar Rp 15.000 per orang. Sementara untuk pengunjung yang hanya ingin berwisata di Embung Kledung dikenakan biaya masuk sebesar Rp 7.000 per orang.

Selama berkemah di Embung Kledung, travelers dapat melakukan sejumlah aktivitas menarik lainnya seperti bersantai di tepi waduk, memberi makan ikan, hingga menikmati sunrise dengan pemandangan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang begitu menakjubkan.

Selain itu, ada juga sejumlah spot foto Instagramable yang estetik, mulai dari ayunan dengan latar belakang gunung dan danau, hammock, tangga pelangi, tanaman rambat, hingga perkebunan hortikultura. Fasilitas yang tersedia juga lengkap, seperti toilet, musholla, hingga warung.

Itu dia tiga tempat alternatif camping di Dieng selain Ranu Regulo yang masih ditutup untuk umum. Semoga artikel ini dapat membantu travelers yang ingin camping di Dieng.

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Dieng Membeku, Ini 5 Spot Wisata Fotogeniknya



Wonosobo

Dieng yang membeku menarik perhatian wisatawan. Kembali terjadi di musim panas, fenomena ini sayang untuk dilewatkan.

Negeri di Atas Awan, itulah julukan destinasi di ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut ini. Suasana berkabut menciptakan pemandangan memukau, apalagi saat fenomena embun es terjadi.

Berjarak 30 km dari pusat kota Wonosobo, ada 5 tempat wisata fotogenik yang bisa kamu kunjungi selama berada di Dieng.


5 Spot Wisata Fotogenik Dieng

1. Kawah Sikidang

Kawah ini terkenal dengan aktivitas vulkaniknya yang stabil dan mudah diakses. Kamu bisa melihat semburan uap panas dan kolam lumpur mendidih dari jarak yang cukup dekat, tentunya dengan tetap memperhatikan batas aman.

Kawah ini juga memiliki aroma belerang yang khas, sebaiknya kamu memakai masker. Ada satu kegiatan yang wajib dilakukan wisatawan yaitu, merebus telur mentah dan merebusnya langsung di kawah!

2. Bukti Sikunir

Bukit Sikunir menjadi lokasi berburu matahari terbit yang wajib di Dieng. Bahkan, Sikunir masuk dalam daftar spot sunrise terbaik di Indonesia dengan nama Golden Sunrise.

erjalanan menuju puncak Bukit Sikunir memang membutuhkan tenaga ekstra karena kamu harus mendaki selama kurang lebih 30 menit. Namun, lelahmu akan terbayar lunas begitu melihat indahnya mentari pagi yang perlahan menyinari barisan pegunungan.

3. Telaga Cebong

Telaga Cebong terletak di kaki Bukit Sikunir dan bisa kamu kunjungi sebelum atau sesudah menikmati sunrise. Telaga ini memiliki pemandangan yang memukau dengan air yang jernih dan dikelilingi perbukitan hijau.

Banyak wisatawan yang memilih berkemah di sekitar Telaga Cebong untuk merasakan suasana malam yang tenang dan pagi yang indah. Selain itu, di sini kamu juga bisa menyaksikan aktivitas masyarakat lokal yang bercocok tanam di ladang-ladang sekitar telaga.

4. Kompleks Candi Arjuna

Candi peninggalan Kerajaan Mataram Kuno ini bercorak agama Hindu. Tempat ini menjadi lokasi ritual Dieng Culture Festival yang menampilkan prosesi pemotongan rambut anak gimbal.

Dibangun pada abad ke-8, tempat ini sangat cocok untuk kamu yang menyukai wisata sejarah dan budaya.

5. Telaga Warna

Yang satu ini tak boleh kamu lewatkan saat liburan ke Dieng. Seperti namanya, air di telaga ini dapat berubah warna mulai dari hijau, biru, hingga kuning keemasan. Fenomena ini terjadi karena kandungan belerang di dalam air yang memantulkan sinar matahari dengan sudut berbeda.

Di sekitar telaga, kamu juga bisa menjelajahi gua-gua kecil seperti Gua Semar, Gua Jaran, dan Gua Sumur yang diyakini memiliki nilai spiritual.

(bnl/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Jam Buka, Harga Tiket & Daya Tariknya



Jakarta

Wisata ke Dieng kamu akan dimanjakan oleh destinasi alamnya yang memukau. Mulai dari hamparan hijaunya pegunungan hingga keindahan telaga yang menyegarkan.

detikTravel telah merangkum, Kamis (31/7/2025) destinasi yang populer di Dieng yang bisa kamu kunjungi nanti bersama keluarga.

1. Bukit Sikunir

Bukit di Wonosobo, DiengBukit Sikunir di Wonosobo, Dieng Foto: (ahmadsabani18/d’Traveler)

Bukit Sikunir menjadi salah satu destinasi wisata Dieng yang menawarkan panorama pegunungan yang berderet. Bukit Sikunir dengan ketinggian 2.263 mdpl ini berada di Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo.


Pemandangan menakjubkan saat matahari terbit sering disebut dengan “Golden Sunrise Sikunir” oleh para wisatawan. Selain bisa menikmati sunrise dan sunset yang indah, dari puncak bukit ini kamu juga bisa melihat pemandangan Telaga Cebong.

Sama seperti bukit lain pada umumnya, Bukit Sikunir memiliki jam buka selama 24 jam. Harga tiket wisata Bukit Sikunir berkisar Rp 10.000.

2. Candi Arjuna

Di puncak pegunungan Dieng, kita bisa menemukan Candi Arjuna. Ini adalah candi bercorak Hindu yang terkenal di area wisatawan lokal hingga mancanegara.

Karena letaknya ada di puncak gunung, hal ini julah lah yang menambah keindahan arsitektur candi ini.

Candi Arjuna Dieng merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang dibangun pada abad ke-7 atau sekitar tahun 731 saka.Luas keseluruhannya mencapai 1 hektar. Kawasan candi ini terdiri dari beberapa bangunan candi yaitu candi Arjuna, Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra.

Harga tiket masuk wisata Candi Arjuna Rp 10.000 untuk wisatawan lokal, sedangkan wisatawan asing Rp 30.000.

3. Gunung Prau

Gunung PrauGunung Prau Foto: (Uje Hartono/detikcom)

Gunung Prau memiliki ketinggian 2.565 meter di atas permukaan laut. Bagi traveler yang suka mendaki, Gunung Prau akan sangat cocok dikunjungi. Gunung ini juga cocok untuk pendaki pemula.

Puncak Gunung Prau menawarkan pemandangan sangat indah, berupa lautan awan, panorama matahari terbit hingga lanskap berbagai gunung di sekitarnya.

4. Kawah Sikidang

Kawang Sikidang termasuk kawah gunung berapi, namun masih jadi tempat wisata yang tidak berbahaya. Kawah ini juga dikenal dengan Kawah Telur Rebus, karena bau belerangnya yang cukup menyengat. kawah ini berada di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Kawah Sikidang memiliki warna kehijauan dan mengeluarkan asap putih. Pengunjung bisa melihat kawah ini di jarak aman. Disediakan akses berupa jembatan kayu, untuk mengelilingi Kawah Sikidang.

Kawah Sikidang buka setiap hari mulai pukul 07.00-17.00 WIB. Harga tiket masuk Kawah Sikidang Rp 15.000 untuk lokal, dan Rp 30.000 untuk asing.

5. Telaga Menjer

Telaga Menjer adalah objek wisata Dieng yang memiliki pemandangan danau dengan keindahan Gunung Sindoro. Telaga ini ketinggian 1.300 mdpl yang terbentuk dari letusan vulkanik di kaki gunung Pakuwaja.

Telaga Menjer menjadi telaga terluas di area Wisata Dataran Tinggi Dieng. Telaga ini memiliki luas sekitar 70 hektar dengan kedalaman 50 meter.

Telaga Menjer buka setiap hari dari jam 08.00 WIB-17.00 WIB. Dan harga tiket masuk Telaga Menjer berkisar Rp 5.000.

6. Telaga Warna

Letak Telaga Warna ada pada ketinggian 2.000 mdpl dan luasnya sekitar 40 hektar dengan dikelilingi oleh panorama Gunung Prau. Telaga ini berada di Kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Harga tiket masuk ke Telaga Warna dikenakan biaya Rp 22.500 untuk wisatawan domestik, sedangkan wisatawan asing Rp 163.500.

7. Telaga Dringo

Telaga Dringo di BanjarnegaraTelaga Dringo di Banjarnegara Foto: (Randy/detikTravel)

Telaga Dringo terletak pada ketinggian 2.202 mdpl dengan luas sekitar 10 hektar. Masyarakat sekitar menjuluki telaga ini sebagai Ranu Kumbolo. Pasalnya, penampakannya mirip dengan danau yang ada di Gunung Semeru. Wisatawan juga akan disajikan pemandangan hutan yang lebat. Tak heran, jika tempat ini sering jadi tempat camping.

Dikutip dari akun Instagram @telaga_dringo, pengelola wisata alam dan camping Telaga Dringo memiliki jam cuka dari 05:00-23:00 WIB. Teruntuk harga tiket masuk ke Telaga Dringo Rp 5.000 – 15.000 per orang.

8. Batu Pandang Ratapan Angin (Batu Pandang Telaga Warna)

Batu Ratapan Angin merupakan objek wisata yang berada di Jalan Dieng KM.2, Dieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Destinasi ini terkenal dengan dua buah batu bertumpuk di atas sebuah bukit di area Telaga Warna Dieng.

Posisi batu yang tinggi dan dikelilingi pepohonan serta semak belukar, membuatnya menghasilkan bunyi yang unik. Bunyi gemerisik halus itu seperti suara siulan dan ratapan. Konon, dari bunyi itulah alasan kenapa Batu Pandang Telaga Warna disebut Batu Ratapan Angin.

Batu Pandang Telaga Warna buka setiap hari dari jam 06.00-17.30 WIB. dan harga tiket masuk Batu Pandang Telaga Warna Rp 15.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 25.000 bagi wisatawan asing.

9. Sumur Jalatunda

Objek wisata Dieng selanjutnya adalah Sumur Jalatunda. Sumur ini diameter sepanjang 90 meter dengan kedalaman berkisar 100 meter, terbentuk akibat dari letusan Gunung Prahu Tua.

Konon, sumur ini sering dijadikan sebagai tempat untuk mengabulkan permohonan oleh para wisatawan.Masyarakat setempat percaya, barangsiapa yang mampu melempar batu sampai ke sisi seberang sumur dan melintasi permukaan sumur, permintaan orang tersebut akan terkabul.

Masyarakat setempat juga percaya kalau bahwa sumur adalah pintu menuju Sapta Pratala (bumi lapis ketujuh).

10. Gardu Pandang Tieng

Gardu Pandang Tieng menawarkan keindahan pemandangan Gunung Sindoro dari dekat. Hamparan ladang dan pemukiman pegunungan dari atas ketinggian juga menjadi daya tarik destinasi wisata Dieng satu ini.

Gardu Pandang Tieng bisa jadi tempat bersantai terbaik untuk menikmati pemandangan matahari terbit dan terbenam.

(sym/wsw)



Sumber : travel.detik.com