Tag Archives: gunung

Liburan Murah Meriah di Kaki Gunung Sawal



Ciamis

Menghabiskan libur panjang long weekend di bulan Mei 2025, traveler bisa mencoba wisata curug Jami yang murah meriah di kaki gunung Sawal, Ciamis.

Curug Jami menjadi salah satu tempat wisata yang cukup ramai dikunjungi di Kabupaten Ciamis. Destinasi ini menawarkan wisata alam yang murah meriah.

Curug Jami berada di Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Jarak dari pusat perkotaan Ciamis sekitar 27 kilometer atau 40 menit perjalanan menggunakan kendaraan pribadi.


Meski berada di Ciamis, namun wisata alam ini lebih dekat ke Kota Tasikmalaya yang jaraknya hanya sekitar 20-30 menit saja. Akses jalan hot mix yang mulus membuat tempat destinasi ini mudah dikunjungi.

Curug Jami menawarkan panorama alam Gunung Sawal yang hijau. Air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 30 meter tersebut berasal dari mata air gunung. Curug ini menjadi tempat favorit wisatawan untuk berfoto ria.

Suasana di destinasi wisata Curug Jami, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis di hari terakhir long weekend, Selasa (13/5/2025).Suasana di destinasi wisata Curug Jami Foto: Dadang Hermansyah/detikJabar

Di sekitar lokasi Curug terhadap fasilitas yang tersedia seperti tempat parkir sepeda motor, mobil, Musala, toilet, gazebo (sewa Rp 5 ribu) untuk makan dan bersantai serta sejumlah warung makanan.

Tidak ada tiket masuk alias gratis untuk menikmati keindahan air terjun ini, pengunjung hanya dikenakan tarif parkir Rp 3 ribu.

Pengunjung yang ingin merasakan sensasi berenang di alam liar, bisa juga mengunjungi Sungai Cibaruyan yang lokasinya tak jauh dari Curug Jami. Pengunjung cukup berjalan kaki ke bawah sekitar 5-10 menit. Tiket menuju area Sungai Cibaruyan tersebut hanya Rp 2 ribu per orang.

Di tempat tersebut pengunjung bisa merasakan dingin dan segarnya mata air pegunungan asli. Arus airnya yang cukup deras serta jernih membuat aktivitas berenang di alam bersama keluarga menjadi lebih seru dan asyik.

Pengunjung juga dimanjakan dengan sejumlah fasilitas yang disediakan oleh warga setempat. Mulai dari saung-saung untuk bersantai, kamar bilas, warung jajanan, hingga tempat duduk untuk nongkrong.

Dari pantauan di lokasi, terlihat ratusan pengunjung dari Ciamis dan Tasikmalaya memadati destinasi Curug Jami dan Sungai Cibaruyan. Mereka mengisi liburan dengan menikmati suasana alam sambil makan bersama. Beberapa di antaranya bermain air dan berenang di Sungai.

Suasana di destinasi wisata Curug Jami, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis di hari terakhir long weekend, Selasa (13/5/2025).Suasana di destinasi wisata Curug Jami Foto: Dadang Hermansyah/detikJabar

“Tahu curug Jami dari medsos, lagi cari-cari tempat wisata di Ciamis untuk ngisi libur panjang Minggu ini. Ketemu Curug jami, penasaran di medsos tempatnya sepertinya bagus jadi didatangi bersama anak dan keluarga,” ujar Ratna, pengunjung asal Linggasari, Ciamis.

Menurutnya, destinasi Wisata Alam Curug Jami ini sangat cocok untuk healing. Lokasinya di bawah Gunung Sawal dengan pemandangan hijau membuat pikiran menjadi tenang, di tambah dengan suasana sejuk dan teduh.

“Lokasinya pas untuk healing, tidak jauh dari kota juga murah apalagi aksesnya mudah, murah dan jalannya mulus,” katanya.

——–

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Sawah Lope Desa Cikaso, Nikmatnya Lihat Persawahan Sambil Ngebotram


Kuningan

Sawah Lope di Desa Cikaso menyuguhkan panorama indah khas perkampungan warga dengan mata pencaharian bertani. Area sawah tampak hijau dan luas dengan latar Gunung Ceremai, lengkap dengan jalan aspal tepat berada di tengah.

Lukisan alam Sawah Lope di Desa Cikaso persis gambar pemandangan anak SD tahun 90-an. Bedanya, Desa Cikaso menyediakan gazebo di pinggir jalan dan lokasi lain yang memungkinkan pengunjung melihat langsung keindahan Sawah Lope.

Sawah Lope di Desa Cikaso yang hijau, luas, dengan angin sepoi dan hawa sejuk menjadikan destinasi ini cocok sebagai tempat liburan bareng keluarga. Apalagi sambil makan bekel bersama alias ngebotram di gazebo. Bisa juga makan menu dari restoran pilihan di Desa Cikaso.


Selain sawah yang menguning jika siap panen dan gazebo, saluran irigasi pertanian di Desa Cikaso ini juga jadi spot wisata. Anak-anak sekitar desa kerep bermain di saluran yang airnya sangat bersih itu. Mereka menggunakan ban bekas dan menjadikannya seperti seluncuran air.

Kawasan Desa Cikaso dikelilingi 7 sumber air yang bikin wilayah tersebut tak pernah kekeringan. Mata air Cilangga, Cinangsi, Cibango, Cimalayan, Cipasantren, Cihanyir, dan Cikabulakan membantu areal pertanaman selalu subur.

Area Sawah Lope, Desa Cikaso yang terletak di Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat cocok bagi warga Jakarta yang ingin piknik. Tentunya masyarakat sekitar Jakarta bisa juga ke Sawah Lope, Desa Cikaso untuk healing dan piknik di tengah alamnya yang indah.

Berkat pengelolaan Bumdes Desa Cikaso, Kuningan diganjar penghargaan Desa BRILian Juara 2 tingkat nasional dari Bank BRI.Sawah Lope, Desa Cikaso (Wisma Putra/detikJabar)

Fakta Unik Desa Cikaso

Beberapa keistimewaan Desa Cikaso yang memiliki segudang prestasi ini adalah

1. Terletak di dataran rendah

Desa Cikaso berlokasi di ketinggian 500 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan tetap merasa sejuk. Hawa yang selalu bersahabat, rindang, dan lingkungan asri menjadikan Sawah Lope salah satu alternatif lokasi piknik bareng orang-orang terdekat.

2. Lope bukan plesetan love

Kata lope adalah kepanjangan dari lokasi persawahan yang menjadi spot wisata utama Desa Cikaso. Data Jadesta Kemenparekraf menyatakan, luas sawah mencapai 11.470 m2 yang masih produktif digarap warga. Selain sawah, ada juga tanaman hortikultura yang diusahakan warga. Misal sayur, buah, rempah, dan komoditas lain.

3. Bangkit usai COVID-19

Dampak pandemi dirasakan juga oleh warga Desa Cikaso dengan banyaknya jumlah pasien. Sebanyak 11 orang positif dan satu pasien meninggal akibat COVID-19. Jalan Desa Cikaso digunakan warga untuk berjemur yang ketika itu terkena lockdown.

Selepas COVID-19, warga Desa Cikaso perlahan menata kembali hidupnya. Jalanan desa sepanjang 1 km itu mulai ramai dengan aktivitas warga dan pedagang. Aktivitas itulah yang menginspirasi masyarakat dan perangkat desa membuat desa wisata dengan semua proses serta pendanaan dikelola bersama.

4. Sempat viral

Situs Jadesta Kementerian Pariwisata menyatakan, Desa Cikaso sempat viral sebagai pilihan destinasi wisata Kabupaten Kuningan. Warga Desa Cikaso telah siap sepenuhnya saat kunjungan wisatawan meningkat.

Berbagai fasilitas mulai dari tiket, penyewaan alat, gazebo, kostum, dan spot selfie bersama melayani kebutuhan turis. Warga yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Rumpun Padi semangat membangun layanan wisata sambil terus merawat sawah dan areal pertanaman lainnya.

5. Dibangun tanpa investasi dari luar

Menurut Kepala Desa Cikaso di tahun 2024 Hidayat Nur, Sawah Lope dibangun dengan swasembada masyarakat. Semua warga perlahan membangun fasilitas wisata, misal gazebo bisa menjadi 21 dari yang semula hanya lima. Pedagang dan restoran adalah warga sekitar yang membangun layanan sesuai kebutuhan turis.

Sawah Lope yang tergabung dalam BUMDesa Sangga Emas mendapat alokasi dana desa sebesar Rp 100 juta per tahun. Desa wisata berhasil setor penghasilan Rp 25 juta per tahun pada BUMDesa. Penghasilan tersebut ditambah dari sektor lain digunakan untuk kemandirian dan pembangunan desa.

6. Punya keunggulan lain

Sawah Lope merupakan salah satu keunggulan Desa Cikaso untuk menjadi mandiri. Sektor unggul lainnya adalah pertanian bawang merah, pengolahan menjadi bawang goreng, budidaya jamur tiram, dan pembuatan pupuk hayati. Hasilnya, warga tak pernah kekurangan pupuk untuk tanamannya.

Tiket masuk Sawah Lope, Desa Cikaso

Harga tiket

Biaya sewa

  • Gazebo: Rp 25 ribu untuk kapasitas lebih dari 6.
  • Sewa ban bekas: Rp 5 ribu.
  • Spot selfie: Rp 5 ribu.
  • Sewa kostum: Rp 5 ribu.

Sawah Lope, Desa Cikaso juga menyediakan homestay yang merupakan rumah warga setempat. Harga sewa bergantung pada kebijakan pemilih rumah.

Bagi detikers yang ingin berkunjung ke Sawah Lope, Desa Cikaso, sebaiknya update informasi lebih dulu di medsos atau situs traveling. Info terbaru memungkinkan pengunjung memperoleh layanan yang diinginkan.

(row/ddn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Usai Direvitalisasi, Pancuran 7 Baturraden Banyumas Mirip Onsen Jepang



Banyumas

Kawasan Baturraden, Kabupaten Banyumas, menyimpan berbagai spot wisata yang menarik untuk liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Salah satu yang bisa dicoba adalah wisata air panas Pancuran 7 yang baru saja direnovasi.

Kawasan wisata itu berada di area hutan lereng selatan Gunung Slamet, tepatnya berada di kawasan Perhutani, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas.

Setelah direnovasi, Pancuran 7 Baturraden kini menghadirkan tema baru. Suasana syahdu ala onsen Jepang menjadi pemandangan yang ditawarkan kepada pengunjung.


Asisten Manager Baturraden Palawi, Yudi Priyono menjelaskan, lokasi tematik baru ini diberi nama Tsuyura Pitu Onsen. Pemberian nama ini memiliki arti tersendiri.

“Tsuyuran artinya hubungan yang baik. Onsen itu air panas yang keluar dari Bumi. Kalau Pitu artinya tujuh. Konsepnya memang ke Jepang-jepangan dari sana,” kata Yudi kepada wartawan, Sabtu (21/12/2024).

Pengunjung menikmati suasana wisata Pancuran 7 dengan nuansa Jepang usai revitalisasi di Kawasan wisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Sabtu (21/12/2024).Pengunjung menikmati suasana wisata Pancuran 7 dengan nuansa Jepang usai revitalisasi di Kawasan wisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Sabtu (21/12/2024). (Anang Firmansyah/detikJateng)

Kawasan wisata ini terbagi menjadi dua kategori. Onsen untuk massal dan onsen untuk privat. Pengunjung bisa menikmati berendam air panas yang bersumber dari belerang asli Gunung Slamet.

Untuk onsen massal bisa diisi 10-20 orang. Onsen antara laki-laki dan perempuan dibuat terpisah. Setiap onsen massal ini memiliki ruang bilas masing-masing.

Selain itu, terdapat juga onsen privat yang bisa dinikmati lebih intim. Wisatawan bisa berkumpul dengan keluarga di onsen ini. Untuk sementara onsen privat masih terbatas. Baru ada 4 onsen.

Tiap onsen memiliki kolam air hangat yang sangat cocok untuk berendam. Jangan khawatir terganggu dengan pengunjung lain. Karena disekat menggunakan kayu dan langsung menghadap ke bukit di sebelah selatan.

“Tarifnya Rp 150 ribu per jam untuk 5 orang. Kalau nambah orang Rp 30 ribu per kepala. Selain kolam ada bilas. Ini rencana mau ditambah untuk camping. Terus ada juga onsen yang buat massal bisa untuk 10 orang lebih, tarifnya hanya Rp 15 ribu saja,” terangnya.

Pengunjung menikmati suasana wisata Pancuran 7 dengan nuansa Jepang usai revitalisasi di Kawasan wisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Sabtu (21/12/2024).Pengunjung menikmati suasana wisata Pancuran 7 dengan nuansa Jepang usai revitalisasi di Kawasan wisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Sabtu (21/12/2024). (Anang Firmansyah/detikJateng)

Menurut dia, berendam di air belerang memiliki manfaat tersendiri. Belerang dinilai memiliki kandungan yang bagus untuk kesehatan kulit.

“Belerang itu kesehatan untuk kulit, selain itu untuk relaksasi juga. Jadi berendam di air hangat dari air belerang banyak sekali manfaatnya,” jelasnya.

Untuk menikmati onsen di Pancuran 7, pengunjung bisa melewati gerbang bumi perkemahan Wanawisata Baturraden. Dari gerbang ini pengunjung akan melewati hutan pinus dengan waktu tempuh sekitar 20 menit menggunakan kendaraan.

Jalan yang dilalui sudah beraspal. Kalian cukup ikuti papan petunjuk jalan yang sudah tersedia. Setelah sampai di parkiran, pengunjung terlebih dahulu harus berjalan menuruni anak tangga dengan waktu tempuh sekitar 10 menit.

“Tiketnya kalau terusan dari pintu utama (gerbang bumper) weekday Rp 20 ribu, sedangkan weekend Rp 25 ribu per kepala. Tarif tersebut bisa untuk masuk ke empat obyek wisata, di antaranya Kebun Raya, Pancuran 7, Taman Labirin dan Bumi Perkemahan,” ungkapnya.

Yudi mengungkapkan jam operasional Pancuran 7 dari pukul 08.00-16.00 WIB. Sedangkan untuk lokasi onsen buka dari jam 09.00 karena dibutuhkan waktu untuk menguras terlebih dahulu.

Sementara itu, Rangga (35) salah satu wisatawan asal Jakarta mengatakan senang dengan konsep baru yang ditawarkan. Berendam di air hangat membuat dirinya lebih rileks.

“Segar ya, soalnya kan terbuka, outdoor begitu berendam airnya hangat jadinya sangat segar. Terus airnya alami, tapi baiknya pagi atau sore lebih mantap,” akunya.

_________________

Baca artikel selengkapnya di detikJateng

(wkn/wkn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Rute Menuju Pemandian Air Panas Guci Tegal dari Jakarta


Jakarta

Tegal terkenal dengan kawasan wisata Guci di lereng Gunung Slamet. Salah satu objek yang perlu dicoba adalah pemandian air panas alaminya. Selain menyegarkan, air panas ini diyakini bisa menyembuhkan masalah kulit.

Buat traveler yang ingin mencobanya, berikut rute menuju pemandian air panas Guci, baik rute dari Jakarta, dari pusat Kabupaten Tegal, maupun dari Kota Tegal. Simak juga beberapa objek wisata lain yang ada di Guci.

Rute Menuju Pemandian Air Panas Guci

Rute menuju pemandian air panas Guci adalah sebagai berikut:


Dari Jakarta

Rute dari Jakarta harus melewati jalan tol Trans Jawa. Jika dihitung dari Jakarta Pusat, jaraknya sekitar 330 km. Perjalanan bisa membutuhkan waktu 4-7 jam tergantung kecepatan dan kemacetan.

  1. Dari Jakarta Pusat, masuk ke jalan tol dalam kota hingga tol Trans Jawa.
  2. Keluar di Exit Tol Tegal KM 279.
  3. Masuk ke Jalan Banjaranyar-Tegal/Jalan Tegal-Slawi, lurus ke selatan.
  4. Setelah menemui bundaran Tugu Poci Slawi Ayu, terus ke selatan.
  5. Bertemu Tugu GBN Lebaksiu, ikut jalan ke arah kanan.
  6. Di simpang Terminal Yomani, belok kiri ke Jalan Bojong.
  7. Lurus terus di Jalan Bojong sekitar 15 km hingga menemui Tugu Bawang Putih.
  8. Belok kiri ke Jalan Tuwel, hingga sekitar 700 meter.
  9. Masuk ke kawasan wisata Guci, cari pemandian air panas yang kalian inginkan.

Dari Kabupaten Tegal

Rute kali ini kita mulai dari pusat Kabupaten Tegal, yakni di Alun-alun Hanggawana Slawi atau Kantor Bupati Tegal. Jaraknya sekitar 27 km atau bisa ditempuh sekitar 50 menit.

  1. Mulai perjalanan dari Jalan Merapi yang berada di selatan Kantor Bupati Tegal.
  2. Terus ke selatan hingga masuk ke Jalan Raya Lebakgowah.
  3. Belok kiri di Jalan Tegal-Purwokerto.
  4. Setelah 350 meter, di simpang Terminal Yomani, belok kanan ke Jalan Bojong.
  5. Lurus terus di Jalan Bojong sekitar 15 km hingga menemui Tugu Bawang Putih.
  6. Belok kiri ke Jalan Tuwel, hingga sekitar 700 meter.
  7. Masuk ke kawasan wisata Guci, cari pemandian air panas yang kalian inginkan.

Dari Kota Tegal

Rute kedua dimulai dari pusat Kota Tegal, yakni di Alun-alun Kota Tegal. Jaraknya sekitar 43 km atau ditempuh sekitar 1,5 jam.

  1. Mulai perjalanan dari Jalan P Diponegoro yang berada di barat Alun-alun Kota Tegal.
  2. Terus ke selatan untuk masuk ke Jalan Tegal-Slawi.
  3. Sampai Tugu Teh Botol Sosro Banjaran, terus ke selatan (serong ke kanan).
  4. Masih terus ke selatan sampai melewati bundaran Tugu Poci Slawi Ayu, terus ke selatan.
  5. Bertemu Tugu GBN Lebaksiu, ikut jalan ke arah kanan.
  6. Di simpang Terminal Yomani, belok kiri ke Jalan Bojong.
  7. Lurus terus di Jalan Bojong sekitar 15 km hingga menemui Tugu Bawang Putih.
  8. Belok kiri ke Jalan Tuwel, hingga sekitar 700 meter.
  9. Masuk ke kawasan wisata Guci, cari pemandian air panas yang kalian inginkan.

Tempat Wisata di Guci

Sampai di kawasan wisata Guci, traveler bisa mendatangi beberapa tempat wisata sekaligus, di antaranya sebagai berikut:

1. Pemandian Air Panas

Dikutip dari situs Pemprov Jateng, pemandian air panas ini berada di kawasan Desa Rembul, Kecamatan Bojong dan Desa Guci Kecamatan Bumijawa. Air panas Guci selain diyakini berkhasiat, airnya tidak bau belerang, warnanya jernih, tidak berasa, dan mengalir terus-menerus.

Ada beberapa pemandian air panas di Guci. Ada pemandian umum yang terbuka untuk banyak orang, dan ada fasilitas pemandian tertutup.

2. Jembatan Kaca The Baron Hill

Tempat wisata lainnya adalah Jembatan Kaca Baron Hill yang cocok untuk dijadikan spot foto para wisatawan. Traveler bisa melintasi jembatan kaca setinggi 400 meter dan sepanjang 43 meter.

3. Curug Sigeong

Ada juga Curug Sigeong yang tak jauh dari pemandian air panas. Air terjun ini juga berair hangat. Tingginya sekitar 6 meter. Selain menikmati air terjun, terdapat kolam air hangat yang bisa digunakan untuk bermain air.

4. Camping Ground Guci Forest

Buat traveler yang ingin benar-benar menikmati alam, kalian bisa berkemah di camping ground Guci Forest dengan pemandangan hutan pinus. Lokasinya di Desa Rembul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal.

Itulah rute menuju pemandian air panas Guci dari pusat Kabupaten Tegal dan Kota Tegal. Selain pemandian air panas, ada beberapa objek wisata yang juga bisa kalian kunjungi.

(bai/row)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Hempas Terik Jakarta dengan Main Salju di Trans Snow World Bekasi, Cuma Rp 50.000!



Jakarta

Sudah siap menikmati momen seru tanpa perlu ke luar negeri? Di Trans Snow World, kamu bisa merasakan sensasi bermain salju layaknya di negara empat musim tanpa harus jauh-jauh meninggalkan Jakarta.

Menghadirkan dua lokasi di Jabodetabek yaitu Bekasi dan Bintaro, Trans Snow World menawarkan pengalaman unik bermain salju yang pastinya tak terlupakan. Lebih asyiknya lagi, ada promo spesial yang bikin liburan kamu semakin terjangkau!

Promo Trans Snow World Bekasi

Untuk kamu yang ingin merasakan nuansa musim dingin ala Eropa, Trans Snow World Bekasi yang terletak di Trans Park Mall Bekasi bisa jadi pilihan tepat.


Di sini, kamu bisa menikmati serunya bermain salju dengan harga super hemat! Hanya dengan Shocking Promo, kamu bisa mendapatkan tiket masuk mulai dari Rp 50.000 saja. Promo ini berlaku untuk semua metode pembayaran dari tanggal 22 hingga 31 Agustus 2024.

Harga tiket weekday: Rp 50.000 per tiket
Harga tiket weekend: Rp 65.000 per tiket

Beli tiketnya DI SINI!

Promo Trans Snow World Bintaro

Kalau kamu lebih suka suasana ala Jepang, Trans Snow World Bintaro di Trans Park Mall Bintaro, Tangerang Selatan, menghadirkan pengalaman bermain salju dengan latar pemandangan Gunung Fuji dan rumah tradisional Jepang.

Kamu bisa menikmati promo Flash Sale Bertiga yang menawarkan harga spesial mulai dari Rp 90.000 untuk setiap pembelian tiga tiket. Promo ini juga berlaku untuk semua metode pembayaran dan berlangsung dari tanggal 22 hingga 31 Agustus 2024.

Harga tiket weekday: Rp 90.000 per tiket untuk setiap pembelian 3 tiket
Harga tiket weekend: Rp 100.000 per tiket untuk setiap pembelian 3 tiket

Beli tiketnya DI SINI!

Tips Berkunjung ke Trans Snow World

Bagi yang baru pertama kali berkunjung, tiket masuk Trans Snow World berlaku untuk dua jam bermain di dalam area salju. Sepatu khusus akan disediakan, jadi kamu hanya perlu membawa pakaian hangat dan kaus kaki karena suhu di dalam area bisa mencapai 10 derajat Celsius.

Pastikan kamu siap dengan perlengkapan yang tepat agar bisa menikmati keseruan bermain salju dengan nyaman. Nikmati promo menarik ini sebelum periode promonya berakhir. Segera pesan tiketmu di www.transentertainment.com dan pilih tanggal bermain antara 22 hingga 31 Agustus 2024.

(ddn/ddn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

7 Tempat Wisata Viral di Bali ini Cocok Dikunjungi saat Liburan Sekolah


Denpasar

Bali selalu menjadi tujuan wisata favorit untuk dikunjungi, terutama saat momen liburan sekolah. Pulau Dewata ini menawarkan banyak tempat wisata viral yang cocok untuk mengabadikan momen bersama keluarga dan anak-anak.

Buat yang masih bingung mau pergi kemana saat liburan sekolah, berikut ini kami rangkum 7 tempat wisata di Bali yang dijamin akan berkesan untuk si kecil:


1. Desa Penglipuran

Tempat wisata viral pertama yang bisa memperkenalkan budaya Bali ke si kecil adalah Desa Penglipuran. Di desa ini, wisatawan bisa melihat suasana adat Bali yang masih begitu kental dan terjaga kelestariannya. Dinobatkan menjadi desa terbersih di dunia, tata ruang desa Penglipuran masih menjunjung tinggi nilai-nilai luhur nenek moyang berkonsep Tri Mandala. Berkeliling sembari menikmati keunikan budaya Desa Penglipuran tentu akan jadi momen tak terlupakan.

Desa Wisata Panglipuran BaliDesa Wisata Penglipuran Bali Foto: shutterstock

2. Pantai Kuta

Pantai Kuta menjadi tempat wisata viral di Bali selanjutnya karena keindahan sunset dan ombaknya. Tak hanya bisa menikmati pantai, wisatawan bisa menyusuri sepanjang jalan Pantai Kuta dan berkeliling di pusat perbelanjaan Beachwalk Mall. Jangan lupa mengabadikan momen di depan Beachwalk untuk menambah memori berkesan untuk diingat selalu oleh si kecil!

Beachwalk Shopping Center di KutaBeachwalk Shopping Center di Kuta Foto: (beachwalkbali.com)

3. Tegallalang Ubud

Apabila berlibur ke wilayah Ubud, Tegallalang bisa jadi tujuan wisata selanjutnya yang bisa dikunjungi. Pemandangan sawahnya yang unik dan berundak-undak dengan latar belakang menakjubkan menjadikannya spot favorit untuk berfoto. Yang paling menarik, ada pertunjukan tari tradisional yang bisa dinikmati di area sekitar Tegallalang sembari menikmati keindahan alam.

Dozens of children and teenagers, covered their bodies in various colors like monsters as they participated in the Ngerebeg ritual in Tegallalang, Gianyar, Bali on Wednesday, 8th of February 2023. This ritual has been performed for years and passed down from generation to generation. Ngerebeg is held the day before the peak of the Pura Duur Bingin's piodalan (celebration of the holy place's anniversary), which occurs every 210 days according to the Balinese calendar system. The monsters in this ritual walk around the village of Tegallalang for 6 kilometers to purify the mind of Bhuana Alit (the human body) and Bhuana Agung (the universe). Specifically, the monster-like faces represent the negative qualities present in humans that need to be neutralized. (Photo by Keyza Widiatmika/NurPhoto via Getty Images)Ritual Ngerebeg di Tegallalang, Gianyar, Bali (Photo by Keyza Widiatmika/NurPhoto via Getty Images) Foto: Keyza Widiatmika/Getty Images

4. Tirta Empul

Sudah pernah mencoba melukat? Cobalah kunjungi Tirta Empul, tempat viral di kalangan wisatawan untuk melukat atau melakukan penyucian diri. Nama Tirta Empul sendiri memiliki arti mata air suci yang timbul dari tanah. Selain melukat, wisatawan juga dapat berkeliling di sekitar area untuk melihat bangunan-bangunan khas budaya Bali dan juga taman yang terlihat begitu Indah. Hal ini tentunya bisa jadi daya tarik tersendiri yang tidak bisa didapatkan di tempat lain!

Pura Tirta Empul merupakan salah satu pura Hindu yang juga menjadi destinasi favorit para traveler yang berkunjung ke Bali. Terletak di tengah pulau Bali, tepatnya di Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Pura ini terkenal dengan air sucinya di mana orang Hindu Bali mencari penyucian, tidak hanya Umat Hindu, para wisatawan pun dapat melakukan penyucian di Pura Tirta Empul, Kamis (02/12/2021).Pura Tirta Empul merupakan salah satu pura Hindu yang juga menjadi destinasi favorit para traveler yang berkunjung ke Bali. Terletak di tengah pulau Bali, tepatnya di Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Pura ini terkenal dengan air sucinya di mana orang Hindu Bali mencari penyucian, tidak hanya Umat Hindu, para wisatawan pun dapat melakukan penyucian di Pura Tirta Empul, Kamis (02/12/2021). Foto: Kemenparekraf

5. Pura Ulun Danu Beratan

Rekomendasi tempat wisata viral selanjutnya yaitu Pura Ulun Danu Beratan, Bedugul. Pura ini memiliki keindahan alam dan juga menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat Bali seperti Melasti. Daya tarik Pura Ulun terletak di tepi Danau Beratan. Keberadaan pura yang menjulang tinggi, menjadi spot foto paling ikonic bagi pengunjung dengan latar belakang gunung yang asri. Yang tak kalah menarik, wisatawan bisa mencoba mendayung di sekitar danau!

Pura cantik di Danau BedugulPura cantik di Danau Bedugul Foto: Riri Bhakti/d’Traveler

6. Kebun Raya Bedugul

Kebun Raya pastinya jadi pilihan yang bagus jika ingin berpiknik sembari melepas penat bersama keluarga. Bali juga memiliki kebun raya viral yang bisa dikunjungi, yaitu Kebun Raya Bali atau Kebun Raya Bedugul. Suasana pegunungan yang dingin serta udara yang sejuk menjadikan momen liburan begitu tenang dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Tak hanya itu, banyak spot menarik yang bisa dikunjungi seperti Taman Anggrek, Rumah Kaca Kaktus, Taman Akuatik dan masih banyak lagi yang lainnya.

7. Trans Studio Bali Theme Park

Terakhir, ada indoor theme park viral untuk bisa bermain 16 wahana kelas dunia yaitu Trans Studio Bali theme park. Salah satu wahana ekstrim yang sempat viral di sosial media adalah Boomerang Coaster, yaitu roller coaster super cepat yang berada di puncak gedung.

Trans Studio BaliTrans Studio Bali Foto: Dok. Trans Studio Bali

Wahana lainnya yang tak kalah menarik adalah Flying Over Indonesia, yaitu paralayang virtual terbesar di Asia Tenggara untuk bisa berkeliling Indonesia. Tak hanya wahana, theme park satu ini juga menghadirkan show-show spektakular, dimana salah satunya hanya ditampilkan saat liburan sekolah!
Itu dia 7 tempat wisata viral yang tentunya bisa membuat liburan sekolah semakin berkesan dan berwarna. Mumpung libur sekolah belum usai, yuk segera ajak keluarga dan si kecil berlibur seru di Bali!

(ddn/bnl)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Hutan Pinus Gunung Pancar, Lokasi Sri Mulyani Nikmati Weekend



Jakarta

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani menyempatkan diri rehat sejenak di Gunung Pancar pada Sabtu (25/11/2023). Di sana terdapat hutan pinus yang asri.

Momen rehat di sela-sela kesibukan itu Sri Mulyani bagikan melalui postingan di Instagram @smindrawati. Sri Mulyani yang berpakaian sporty itu terlihat menikmati kesejukan hutan pinus sambil minum kopi bersama suaminya.

Lokasi rehatnya itu berada di Gunung Taman Wisata Alam Gunung Pancar, Desa Karang Tengah, Babakan Madang, Bogor. Umumnya, lokasi ini dikenal pula berada di daerah Sentul.


Dilansir dari laman resmi Taman Wisata Alam Gunung Pancar, Gunung Pancar berada di ketinggian sekitar 300-800 mdpl. Jadi jangan heran kalau di sana suhunya cenderung dingin.

Selain itu, suasana di sana semakin segar dengan kehadiran pohon-pohon pinus. Pemandangan cantik itu juga terlihat dari foto-foto yang dibagikan Sri Mulyani. Namun, tak cuma pohon pinus, di sana juga tumbuh pohon rasamala, puspa, dan beringin.

Karena ditutupi pohon rindang, Taman Wisata Alam Gunung Pancar menjadi destinasi yang pas untuk berkemah. Di sana tersedia paket berkemah tanpa repot-repot membawa tenda. Selain itu, pada area camping ground juga tersedia kamar mandi. Aksesnya juga mudah karena kendaraan dapat lewat.

Taman Wisata Alam Gunung Pancar juga menyediakan fasilitas lainnya, termasuk lokasi pemotretan prewedding dan pesta pernikahan. Kemudian, ada juga fasilitas outbond dan glamping.

Bagi yang ingin lebih mengenal alam Gunung Pancar, traveler juga dapat melakukan trekking. Jangan khawatir, medan trekking di Gunung Pancar terbilang ringan dan ramah untuk anak-anak serta keluarga. Traveler juga akan ditemani pemandu lokal yang paham lingkungan Gunung Pancar.

Untuk trekking di Gunung Pancar, traveler harus membayar Rp 150 ribu dengan kuota minimal 4 orang. Harga itu sudah termasuk guide, air mineral, dan tiket masuk.

Traveler juga dapat memilih beberapa paket trekking, mulai yang berdurasi 30 menit, 60 menit, dan 90 menit. Waktu trekking-nya ini mulai pukul 06.00 – 09.00 WIB.

(pin/pin)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Inilah 5 ‘Negeri di Atas Awan’ yang Ada di Indonesia


Jakarta

Indonesia menyimpan banyak pemandangan alam yang rupawan. Sejumlah kawasan di negara ini bahkan ada yang disebut-sebut sebagai ‘negeri di atas awan’.

Julukan yang disematkan terhadap kawasan tersebut bukanlah sembarang. Melainkan hamparan awan yang membentang dan menyelimuti dapat terlihat dengan jelas oleh mata. Lantas, di mana saja ‘negeri di atas awan’ yang ada di Indonesia?

‘Negeri di Atas Awan’ yang Ada di Indonesia

Berikut beberapa tempat di Indonesia yang bagaikan ‘negeri di atas awan’:


1. Dataran Tinggi Dieng

Dataran tinggi Dieng berada di wilayah Wonosobo dan Banjarnegara, Jawa Tengah. Letaknya dataran ini ada di ketinggian 2.093 mdpl (meter di atas permukaan laut).

Selain itu, lokasinya juga berdekatan dengan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. Karenanya, pengunjung dapat melihat pemandangan samudra awan di sini.

Kawasan Dieng didominasi area pertanian terasering di lahannya yang berbukit-bukit. Panorama yang disuguhkan menambah keindahan tempat ini.

Ada sejumlah destinasi wisata yang bisa dikunjungi di dataran Dieng, di antaranya Telaga Warna dan Pengilon, Goa Semar, mata air Sungai Serayu, serta situs bersejarah berupa sejumlah candi.

2. Desa Citorek Gunung Luhur

Ada nih ‘negeri di atas awan’ yang lumayan dekat dari Jakarta, yaitu Gunung Luhur tepatnya di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Lebak, Banten. Lokasinya berada di kawasan Hutan Lindung, Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Panorama hamparan awan di tempat ini bisa disaksikan pada waktu pagi, sekitar pukul 05.00-08.00 WIB. Karena itu, pengunjung bisa bermalam di lokasi untuk melihat pemandangan samudra awannya yang indah.

Tapi, gulungan awan disebutkan tidak bisa dilihat setiap harinya. Karena tergantung dari kondisi cuaca di kawasan tersebut.

Untuk bisa melihat ‘negeri di atas awan’ diperlukan tiket masuk seharga Rp 12.000 per orang untuk weekday, serta Rp 14.500 per orang saat weekend dan hari libur.

Akses jalan menuju lokasi lebar dan bisa dicapai dengan menggunakan mobil atau motor untuk sampai ke lokasi. Tarif parkir yang ditetapkan sebesar Rp 5.000-Rp 7.500 untuk motor, dan mobil dikenakan Rp 10.000-Rp 15.000.

3. Puncak B29 Lumajang

Selanjutnya ada kawasan Puncak B29 di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Lumajang, Jawa Timur. Tempat ini dijuluki ‘negeri di atas awan’ dengan lokasinya yang berada di ketinggian 2.900 mdpl.

Di puncak ini, pengunjung akan melihat panorama gumpalan awan menakjubkan yang menyelimuti kawasan Gunung Bromo pada pagi hari. Selain itu, keindahan Gunung Semeru di sisi selatan dan sunrise di ufuk timur juga bisa terlihat sekaligus.

Untuk menuju ke Puncak B29 Lumajang, pengunjung dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Setelah sampai di rest area Desa Argosari bisa dilanjut naik ojek motor. Barulah pengunjung bisa sampai di Puncak B29 dengan membayar tiket masuk seharga Rp 5.000 per orang.

4. Desa Lolai Toraja Utara

Di wilayah Sulawesi juga ada tempat yang disebut-sebut jadi ‘negeri di atas awan’ yakni di Desa Lolai, Kecamatan Kepala Pitu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Utara. Tempat ini berada di ketinggian sekitar 1.300 mdpl.

Di sana, pengunjung bisa menyaksikan hamparan awan yang membentang. Di sela-selanya tak jarang muncul puncak-puncak gunung yang menjulang tinggi.

Untuk menuju ke sini, traveler dapat menempuh waktu kurang lebih 1 jam perjalanan dengan jarak 19 km dari Bandar Udara Pongtiku Toraja. Sementara dari Rantepao berjarak sekitar 15 km. Akses jalan yang dilalui pun sudah cukup bagus.

Pengunjung perlu membayar tiket sebesar Rp 15.000 per orang untuk masuk ke kawasan ‘negeri di atas awan’ ini. Selain itu, diperbolehkan juga menginap di lokasi untuk melihat panorama alam yang rupawan itu.

5. Bukit Panyangrayan Tasikmalaya

‘Negeri di atas awan’ juga ada di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat. Tepatnya di Bukit Panyangrayan yang berada di Kampung Pramuka Sadaukir, Desa Sukapura, Kecamatan Sukaraja, Tasikmalaya.

Pemandangan hamparan awan di sini dapat dilihat pada pagi hari saat matahari terbit. Panoramanya semakin indah saat cahaya matahari mengintip di antara gumpalan awan itu. Pengunjung bisa berkemah di atas bukit ini dengan membawa tenda atau menyewa tenda untuk menyaksikannya.

Kawasan Bukit Panyangrayan buka 24 jam sehingga traveler bisa datang kapan saja. Diperlukan tiket untuk masuk ke tempat ini dengan membayar tiket Rp 5.000 per orang.

Untuk sampai ke lokasi ini, pengunjung bisa melalui jalan satu jalur dengan mengendarai sepeda motor hingga pintu masuk kawasan bukit. Karena satu jalur, akan akan sulit dilewati mobil jika berpapasan.

Itu dia sederet ‘negeri di atas awan’ yang ada di Indonesia. Kalau detikers sudah pernah mengunjungi yang mana, nih?

(fds/fds)



Sumber : travel.detik.com

Bukit Kaba, Gunung Berapi yang Punya Mitos Kutukan di Bengkulu



Bengkulu

Di Bengkulu, ada sebuah gunung berapi yang menyimpan mitos kutukan. Bukit Kaba namanya. Seperti apa kutukan yang berlaku di gunung ini?

Bukit Kaba atau yang juga dikenal sebagai Gunung Kaba adalah salah satu gunung api aktif yang berada di Provinsi Bengkulu.

Menurut Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bengkulu, puncak Bukit Kaba terdiri dari dua kawah yang masing-masing berwarna hijau dan putih kecoklatan.


Gunung dengan ketinggian 1925 mdpl ini menyuguhkan hutan lebat yang dipenuhi semak belukar dan jurang sepanjang jalan menuju ke puncaknya.

Bukit Kaba dulunya adalah cagar alam yang jadi rumah bagi spesies Bunga Padma Raksasa atau yang dikenal sebagai Rafflesia arnoldi. Namun, kini Bukit Kaba berubah dari taman lindung menjadi tempat wisata alam.

Gunung Kaba ini terletak di Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Dari Kota Curup, lokasinya berada di sebelah tenggara dengan jarak sekitar 15 kilometer.

Bukit Kaba dapat ditempuh dengan kurang lebih 3-4 jam dari Ibukota Provinsi Bengkulu. Menurut buku Sejarah dan Budaya Tanah Serawai karya Ismaoen, nama kaba berasal dari bahasa Minangkabau yang artinya kamu.

Mitos Bukit Kaba

Menurut laman resmi Desa Kesambe Lama Bengkulu, bukit ini dipandang sebagai lokasi yang angker karena mitos bernama Muning Raib. Hal itu karena bukit tersebut dipercaya menjadi tempat tinggal Malim Bagus, seorang muning (paman) yang raib atau hilang dibawa oleh Bidadari.

Akibatnya, terdapat mitos kutukan yang cukup populer. Kutukan tersebut yakni bagi masyarakat asli yang lahir di Desa Curup dan belum menikah, dilarang untuk berkunjung atau mendaki ke Bukit Kaba. Jika melanggar, maka khawatir akan hilang diculik makhluk halus seperti Malim Bagus.

Bukit Kaba adalah salah satu dari 76 gunung aktif bertipe A di Indonesia. Gunung tipe A adalah gunung yang memiliki sejarah letusan sejak tahun 1600.

Saat ini, Bukit Kaba berada di level normal. Hal ini berarti tidak ada indikasi peningkatan aktivitas vulkanik, baik secara visual maupun kegempaan.

——

Artikel ini telah naik di detikSumbagsel.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Jambi Ternyata Punya Gunung Sumbing, Ini Penampakannya



Jambi

Gunung Sumbing ternyata tidak hanya ada di Jawa Tengah, gunung dengan nama yang sama juga ada di Jambi. Mari berkenalan dengan gunung berapi ini.

Gunung Sumbing satu ini berada di Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Jambi. Gunung Sumbing di Jambi ini hampir serupa dengan Gunung Sumbing di Jawa Tengah.

Mereka berdua sama-sama gunung berapi. Bedanya, Gunung Sumbing di Jambi ini memiliki ketinggian 2.507 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sedangkan gunung Sumbing di Jawa Tengah memiliki ketinggian 3.371 mdpl.


Gunung Sumbing di Jambi termasuk tipe gunung berapi stratovolcano, artinya gunung api yang tersusun atas perselingan endapan piroklastika dan aliran lava.

Meski termasuk gunung berapi, namun sudah 100 tahun lebih gunung Sumbing di Jambi tidak erupsi. Gunung Sumbing tercatat dua kali mengalami erupsi, yaitu pada tahun 1909 dan 1921. Setelah itu, Gunung Sumbing belum pernah mengalami erupsi lagi sampai hari ini.

Gunung Sumbing di Jambi kerap kali menjadi tujuan bagi para pendaki sekaligus tempat wisata bagi para pecinta alam. Tidak hanya pesona alamnya yang memikat mata, jika beruntung traveler bisa bertemu dengan berbagai satwa menarik di sana.

Itu karena Gunung Sumbing termasuk dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat. Kawasan ini menjadi habitat bagi para satwa endemik di Sumatera seperti berbagai jenis burung, primata hingga hewan reptil lainnya.

Cara Menuju ke Gunung Sumbing

Traveler yang ingin naik Gunung Sumbing, bisa mengambil rute dari Jalan H Bumin Hasan menuju ke Gajah Mada di Jeletung. Kemudian ambil Jalan Lintas Sumatera ke Raya Boulevard di Mendalo Darat dan langsung menuju Muara Bulian.

Kemudian saat sudah sampai di Muara Tembesi, traveler langsung menuju ke Pulau Rengas selama kurang lebih 4 jam 50 menit dan terus menuju Tanjung Kasri sekitar 4 jam hingga akhirnya sampai ke tujuan.

Jarak tempuh dari Kota Jambi adalah 393 km, dengan waktu tempuh kurang lebih 9 jam 30 menit.

Tidak hanya bisa melakukan pendakian gunung dan menikmati pemandangan alam, di Gunung Sumbing traveler juga bisa bersantai di kolam mata air panas yang ada di sebelah barat daya kaki Gunung Sumbing.

Traveler bisa istirahat, sambil menikmati mandi-mandi dan berendam di kolam mata air panas tersebut. Dijamin tubuh yang lelah akan bisa segar kembali.

——

Artikel ini telah naik di detikSumbagsel.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com