Tag Archives: gunung

14 Tempat Wisata Malang yang Seru dan Cocok untuk Keluarga


Jakarta

Malang menjadi salah satu destinasi wisata favorit bagi banyak masyarakat. Apalagi saat musim libur sekolah atau Lebaran, jumlah wisatawan yang datang semakin meningkat.

Sebab, ada banyak tempat wisata di Malang yang seru dan cocok untuk keluarga, teman-teman, hingga pasangan. Harga tiket masuknya yang terjangkau juga menjadi salah satu faktor banyak tempat wisata di Malang yang ramai saat musim liburan.

Ingin tahu apa saja tempat wisata Malang yang seru, murah, dan cocok untuk dikunjungi bersama keluarga? Simak ulasannya dalam artikel ini.


Tempat Wisata Malang yang Seru

Ada banyak tempat wisata di Malang yang patut dikunjungi. Dirangkum dari catatan detikTravel, berikut rekomendasi tempat wisata Malang yang seru:

1. Malang Dreamland

Rekomendasi tempat wisata yang pertama adalah Malang Dreamland. Tempat wisata ini cocok untuk travelers yang berlibur bareng keluar karena terdapat berbagai wahana menarik, mulai dari seluncuran pelangi, ayunan sultan, hingga spot foto balon udara layaknya di Cappadocia.

Selain itu, travelers juga bisa berkemah di camping ground. Kalau datang saat sore, kamu juga bisa menikmati udara malang yang sejuk sekaligus disuguhi pemandangan sunset yang cantik.

  • Lokasi: Ngadireso, Kec. Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
  • Harga tiket masuk: Rp 10.000/orang (untuk setiap wahana harus membayar tiket lagi).
  • Jam buka: 11.00-19.00 WIB.

2. Happy Durian

Bagi detikers pecinta durian wajib datang ke tempat makan ini. Sesuai namanya, kamu bisa menikmati durian yang rasanya manis dan legit di mulut.

Menariknya, Happy Durian merupakan tempat makan yang mengusung konsep kafe, sehingga bisa menikmati durian sambil bercengkrama dengan keluarga. Bahkan di dalamnya terdapat kolam renang dan arena playground juga, lho.

Rasa durian yang ada di Happy Durian tidak usah diragukan lagi karena dipastikan kualitasnya terbaik. Maka dari itu, tempat ini sangat cocok untuk kulineran durian sembari berwisata bersama keluarga.

  • Lokasi: Jl. Cerme No.1, Karangduren, Kendalpayak, Kec. Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
  • Harga tiket masuk: –
  • Jam buka: 10.00-21.00 WIB.

3. Kampung Warna-warni Jodipan

Wisatawan berjalan di jembatan kaca saat mengunjungi Kampung Warna-Warni Jodipan di Malang, Jawa Timur, Kamis (20/7/2023). Kampung warna-warni yang dibuka sebagai objek wisata sejak tahun 2016 tersebut saat ini dicat ulang secara bertahap pada ratusan rumah milik warga setempat yang dimulai dari awal tahun 2023 untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/rwa.Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Tempat wisata ini viral di media sosial karena rumah penduduknya dicat beraneka warna, sehingga terlihat estetik dan colorfull. Rasanya kurang lengkap kalau berkunjung ke Malang namun tak sempat berfoto di Kampung Warna-warni Jodipan.

  • Lokasi: Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.
  • Harga tiket masuk: Rp 3.000/orang.
  • Jam buka: 07.00-18.00 WIB.

4. Malang Night Paradise

Malang Night ParadiseFoto: (Aisa Marisa/d’Traveler)

Bingung menghabiskan waktu malam di Malang? Cobalah mampir ke Malang Night Paradise. Di tempat ini, travelers akan disuguhkan pemandangan indah dari Hutan Menyala.

Selain itu, ada juga Taman Dino dan Taman Lampion yang sangat menarik untuk dikunjungi bersama keluarga dan anak-anak.

Di Taman Dino terdapat berbagai replika dinosaurus. Sementara di Taman Lampion, pengunjung seolah-olah diajak pergi ke negeri dongeng.

  • Lokasi: Jl. Graha Kencana Raya, Karanglo, Balearjosari, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.
  • Harga tiket masuk: mulai dari Rp 90.000/orang.
  • Jam buka: 17.45-23.00 WIB.

5. Alun-alun Malang

Ingin sekadar menikmati suasana kota Malang di malam hari? Ajak keluarga, teman, atau pasangan travelers untuk berkunjung ke Alun-alun Malang. Sedikit informasi, terdapat dua alun-alun yang bisa dikunjungi, yakni Alun-alun Merdeka dan Alun-alun Bunder. Jarak keduanya sekitar 700 meter.

Alun-alun Merdeka memiliki fasilitas area skateboard, playground, air mancur menari, dan Masjid Jami’. Sementara Alun-alun Bunder memiliki Monumen Tugu dan lokasinya dekat dengan Balai Kota Malang.

  • Lokasi: Alun-Alun Merdeka di Jalan Merdeka Selatan, Alun-alun Bunder di Jalan Tugu, Kecamatan Klojen, Malang.
  • Harga tiket masuk: Gratis
  • Jam buka: 24 jam.

6. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Sejumlah wisatawan menyaksikan matahari terbit di Penanjakan Satu Bromo, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (13/6/2024). Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur (Jatim) menargetkan mampu menggerakkan 324,8 juta wisatawan ke Jatim sepanjang tahun 2024 dengan perputaran transaksi hingga Rp400 triliun. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/rwa.Foto: ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI

Destinasi wisata yang satu ini wajib dikunjungi oleh travelers yang baru pertama kali ke Malang. Salah satu daya tariknya adalah menikmati matahari terbit (sunrise) dengan latar belakang Gunung Bromo yang indah. Pastikan menggunakan pakaian yang tebal dan hangat karena udaranya sangat dingin.

Sempatkan juga untuk mampir ke lautan pasir Bromo atau disebut juga Gurun Pasir Berbisik. Lokasinya berada di sisi timur kawah Bromo, jadi masuk ke dalam wilayah Kabupaten Probolinggo.

  • Lokasi: Secara administratif, TN Bromo Tengger Semeru berada di Kabupaten Malang, Pasuruan, Lumajang, dan Probolinggo.
  • Harga tiket masuk: Weekdays Rp 29.000 dan Weekend 34.000.
  • Jam buka: 24 jam.

7. Malang Skyland

Malang SkylandFoto: M Bagus Ibrahim/detikJatim

Tempat wisata selanjutnya yang wajib dikunjungi adalah Malang Skyland. Daya tarik utama dari Malang Skyland yaitu menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan.

Saat cuaca cerah di pagi atau siang hari, kamu dapat melihat pemandangan alam berupa gunung-gunung, seperti Gunung Arjuno, Gunung Panderman, dan Gunung Ukir. Sedangkan di malam hari, travelers dapat melihat kota Malang dari atas yang dipenuhi gemerlap cahaya.

Ada juga berbagai spot foto Instagramable, wahana permainan seru, hingga kuliner yang murah dan lezat. Sempatkan juga untuk mencoba Skybridge dan Sky Glass ketika datang ke Malang Skyland.

  • Lokasi : Leban, Tawangargo, Kec. Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
  • Harga tiket masuk: Rp 40.000 untuk dewasa, Rp 25.000 untuk anak-anak, dan Rp 15.000 untuk balita.
  • Jam buka : 10.00-20.00 WIB.

8. Pantai Ngliyep

Pantai di Malang SelatanFoto: (ilhamfirdaa/d’Traveler)

Ingin seru-seruan bermain di pantai? Coba mampir ke Pantai Ngliyep. Sedikit informasi, kata ‘Ngliyep’ merujuk pada rasa mengantuk atau tertidur. Konon, orang yang melihat pantai ini akan merasa nyaman dan tenang sampai mengantuk.

Di sekeliling pantainya terdapat tebing curam dan hamparan hutan tropis yang hijau, sehingga cocok banget untuk travelers yang ingin bersantai sambil melepas penat.

Selama berada di Pantai Ngliyep, terdapat sejumlah aktivitas seru yang bisa dilakukan, mulai dari berenang, bermain pasir, mengunjungi Teluk Putri, hingga berkemah.

  • Lokasi: Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.
  • Harga tiket masuk: Rp 15.000/orang.
  • Jam buka: 24 jam.

9. Pantai Balekambang

Pantai Balekambang MalangFoto: Muhammad Aminudin

Pantai ini merupakan salah satu pantai terkenal di Malang. Salah satu daya tariknya adalah Pura Amertha Jati yang berada di Pulau Karang yang sekilas mirip seperti Tanah Lot di Bali.

Untuk bisa ke Pulau Karang, detikers bisa berjalan kaki melalui jembatan permanen sepanjang 70 meter. Tenang saja, jembatannya kokoh dan bisa dilalui banyak orang.

Selain berkunjung ke Pura Amertha Jati, sempatkan diri untuk bermain dan bersantai di pinggir pantai. Sebab, pasir pantainya putih dan bersih, sehingga bikin pengunjung betah berlama-lama.

Disarankan datang pada pagi dan sore hari ketika cuaca sedang cerah agar bisa menikmati pemandangan laut dan langit yang biru. Kalau perut lapar, di sekitar Pantai Balekambang terdapat rumah makan dan warung.

  • Lokasi: Dusun Sumber Jambe, Desa Srigonco, Jalan Balekambang, Balekambang, Sumberbening, Bantur, Malang.
  • Harga tiket masuk: Rp 20.000/orang.
  • Jam buka: 24 jam.

10. Pantai Batu Bengkung

Masih seputar wisata alam, travelers juga bisa mengunjungi Pantai Batu Bengkung. Pantai ini juga menjadi salah satu tujuan favorit sejumlah wisatawan yang ingin berlibur ke pantai di Malang.

Daya tarik dari Pantai Batu Bengkung karena terdapat kolam alami di bibir pantai. Oleh sebab itu, pantai ini dinamakan Batu Bengkung karena terdapat batu melengkung di bibir pantai.

Pantai Batu Bengkung juga memiliki pasir yang putih dan bersih, sehingga cocok untuk bermain di pinggir pantai. Disarankan datang ke pantai ini saat sore hari agar bisa menikmati sunset.

  • Lokasi: Desa Gajahrejo, Gedangan, Kabupaten Malang.
  • Harga tiket masuk: Rp 10.000/orang.
  • Jam buka: 24 jam.

11. Pantai Tiga Warna

pantaiFoto: (Majawati/d’Traveler)

Pantai Tiga Warna bisa menjadi opsi alternatif bagi travelers yang ingin liburan ke pantai. Dinamakan Pantai Tiga Warna karena memiliki warna air yang berbeda-beda, yakni biru, hijau, dan cokelat, sehingga menjadi daya tarik tersendiri.

Ombak di pantai ini terbilang cukup tenang, sehingga kerap dijadikan salah satu spot snorkeling di Malang. Pantai ini juga berhadapan langsung dengan Pulau Sempu.

  • Lokasi: Jl. Sendang Biru, Area Sawah/Kebun, Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
  • Harga tiket masuk: Rp 10.000/orang.
  • Jam buka: 07.00-16.00 WIB (Kamis tutup).

12. Pantai Teluk Asmara

Satu lagi pantai yang wajib dikunjungi ketika travelers berkunjung ke Malang, yakni Pantai Teluk Asmara. Tempat wisata ini juga terkenal di Malang karena disebut mirip seperti Raja Ampat di Papua.

Daya tarik utama dari Pantai Teluk Asmara yaitu terdapat karang besar hijau, pasirnya yang bersih dan putih, serta air laut yang biru dan jernih. Hal ini membuat banyak wisatawan merasa betah berlama-lama di pantai ini.

Untuk menuju ke bibir pantai, travelers harus menuruni anak tangga dari atas bukit. Pantai ini cocok buat detikers yang ingin berenang atau snorkeling.

  • Lokasi: Tambak, Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
  • Harga tiket masuk: Rp 15.000/orang.
  • Jam buka: 24 jam.

13. Hawai Waterpark

Hawai Waterpark di MalangFoto: Istimewa (dok.Hawai Waterpark)

Hawai Waterpark bisa menjadi pilihan alternatif bagi travelers ingin bermain air bersama keluarga. Berada di lahan seluas 2,8 hektare, waterpark ini menyuguhkan berbagai wahana menarik, seperti Kolam Ombak Tsunami dan Jet Coaster Water Slide.

Kalau perut mulai lapar, jangan khawatir. Sebab, ada banyak tenant makanan dan minuman yang tersedia di Hawai Waterpark dengan harga cukup terjangkau.

  • Lokasi: Jalan Graha Kencana Utara V, Karanglo, Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
  • Harga tiket masuk: Rp 110.000/orang (weekend dan hari libur) dan Rp 85.000/orang (weekday).
  • Jam buka: 09.00-17.00 WIB.

14. Wisata Agro Wonosari

Ingin melihat pemandangan hijau dan menikmati udara sejuk? Cobalah mampir ke Wisata Agro Wonosari. Selain menikmati pemandangan hijau kebun teh sambil menghirup udara segar, travelers juga bisa berfoto-foto.

Sebab, ada beberapa spot foto Instagramable di Wisata Agro Wonosari, seperti di jembatan kayu, kebun teh, hingga papan bertuliskan ‘WONOSARI’ dengan latar belakang pegunungan.

Sedikit informasi, kebun teh tersebut merupakan salah satu unit kebun milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII. Selama di Wisata Agro Wonosari, detikers juga bisa berkeliling kebun teh dengan mengendarai ATV yang dapat disewa.

  • Lokasi: Bodean Putuk, Toyomarto, Kecamatan Singosari, Malang, Jawa Timur
  • Harga tiket masuk: Senin-Jumat Rp 15.000, Sabtu-Minggu Rp 20.000.
  • Jam buka: 06.00-17.00 WIB.

Demikian ulasan mengenai 14 tempat wisata Malang yang seru dan cocok dikunjungi bareng keluarga. Yuk liburan!

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Kisah Kampung Mati yang Terkubur Erupsi Dahsyat Gunung Merapi



Sleman

Di Sleman, ada satu kampung mati yang ditinggalkan penghuninya akibat dihajar erupsi dahsyat gunung Merapi. Ini kisah dusun Bakalan yang perlu kamu tahu.

Dusun Bakalan di Argomulyo, Cangkringan, Sleman menyimpan cerita dahsyatnya erupsi gunung Merapi. Erupsi tersebut mengubur dusun yang kini sebagian wilayahnya akan menjadi Museum Terbuka Bakalan itu.

Di kawasan museum itu, hanya tersisa tembok rumah yang jadi saksi erupsi yang terjadi 14 tahun silam. Tiga bangunan masih berdiri. Dua di antaranya hanya tersisa tembok, sementara satu bangunan lagi masih utuh.


Sedangkan satu bangunan rumah lainnya sudah setengah terkubur material vulkanik dan hanya tampak bagian atas rumah.

Di luar kawasan museum, juga masih ada rumah. Setidaknya ada tiga rumah yang masih berdiri. Namun, semuanya kosong dan ditinggalkan sehingga ditumbuhi alang-alang.

“Total rumah yang ada tujuh. Dulu ada 88 KK di Dusun Bakalan ini,” kata Partono, salah satu pengelola museum sekaligus warga asli Bakalan, Selasa (30/7).

Dia mengutarakan tak ada lagi warga yang tinggal di wilayah itu. Semua terpaksa pindah karena material vulkanik mengubur seluruh kampung.

“Ya sekarang pindah ke namanya huntap Kuwang. 4,5 kilometer dari sini,” ujarnya.

Partono bercerita 5 November 2010 menjadi sejarah kelam untuk kampung itu. Partono bilang, tak semua warga selamat.

“Ada yang meninggal, tiga orang kena dampak langsung,” ucapnya.

Ketiga orang itu sebenarnya sudah diajak turun untuk mengungsi. Hanya saja, di malam nahas itu dua orang yang sudah di barak pengungsian justru memutuskan kembali.

“Mereka jam 9 malam izin pulang mengunci rumah. Tapi kami cari tidak ada. Paginya kami kembali ke sini (Bakalan) dan ketemu itu,” katanya.

Kala itu, material Merapi meluap dari Kali Gendol yang hanya berjarak kurang dari 50 meter dari kampung. Partono menceritakan, material panas setebal hampir puluhan meter yang mengubur habis kampung.

“Itu di aliran piroklastik ada tiga rumah, satu rumah terkubur dari bawah sampai atas. Satu masih kelihatan, satunya tinggal itu pintu,” ujarnya.

Kawasan aliran piroklastik Bakalan di Kalurahan Argomulyo, Cangkringan, Sleman, yang diusulkan menjadi geopark tingkat nasional, Jumat (26/7/2024).Dusun Bakalan di Kalurahan Argomulyo, Cangkringan, Sleman Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja

Pascaerupsi Merapi, mereka harus mengungsi selama dua bulan. Lepas itu mereka dibangunkan hunian sementara. Hanya seluas 6×6 meter per KK.

“Itu rumahnya temboknya dari bambu. Dua tahun kami menempati,” ujarnya.

Mereka kemudian kembali mengungsi karena lokasi hunian sementara dibersihkan untuk dibangun hunian tetap yang ditempati hingga saat ini.

“Baru 2012 kami bisa tinggal di huntap,” ucapnya.

Dusun Bakalan Bakal Jadi Museum Terbuka

Dusun Bakalan yang sudah terkubur material memaksa warga pindah. Endapan material Merapi oleh pemerintah kemudian dikeruk. Normalisasi sungai, sebutannya.

Akan tetapi, dari sekian banyak material yang diambil, oleh warga kemudian ada yang diselamatkan dan dijadikan tempat wisata. Kini di lokasi Museum Terbuka Bakalan, terdapat sisa aliran piroklastik yang oleh pemerintah kabupaten Sleman akan diajukan jadi situs warisan geologi.

“Ini ada beberapa timbunan erupsi termuda material erupsi Merapi 2010 ini ada dua rumah yang terpendam di sini (menunjuk sisa aliran piroklastik), yang satu kelihatan atasnya sedikit, yang satu terpendam tidak kelihatan,” ucap Partono.

Kawasan aliran piroklastik Bakalan di Kalurahan Argomulyo, Cangkringan, Sleman, yang diusulkan menjadi geopark tingkat nasional, Jumat (26/7/2024).Dusun Bakalan di Kalurahan Argomulyo, Cangkringan, Sleman Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja

Dia menjelaskan bangunan museum ini sepenuhnya dikuasai oleh pemerintah. Warga, lanjutnya, yang kemudian mengelola menjadi wisata.

“Tiga bulan ini banyak dari mahasiswa terutama di Jogja sering ke sini untuk kunjungan situs geologi. Dari Australia juga pernah beberapa kali ke sini,” katanya.

Selain situs geologi, di museum itu juga terdapat satu rumah yang benar-benar masih utuh. Hanya sebagian kecil saja yang terbakar.

Di dalam rumah berbentuk joglo itu, sisa abu Merapi masih menempel di dinding maupun tiang rumah. Ada juga dua tiang utama di dalam rumah yang gosong terbakar. Sisanya, seperti tak terjadi apa-apa.

“Ada satu rumah di tahun 2010 itu masih utuh, yang lain kanan kiri depan belakang hancur namun itu masih utuh terus di dalamnya ada beberapa benda peninggalan untuk sisa erupsi 2010,” ucapnya.

Partono melanjutkan, meski masih ada beberapa sisa rumah yang berdiri, tak ada satupun warga yang kembali ke dusun itu.

“Tinggal sisa rumah, yang di sini tinggal tidak ada karena warga kami kebetulan menurut, karena sini KRB jadi tidak boleh untuk tempat tinggal. Kalau usaha silakan,” pungkasnya.

——-

Artikel ini telah naik di detikJogja.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Wisata Perantunan, Ini Daya Tarik, Lokasi, dan Harga Tiketnya



Jakarta

Ada banyak destinasi menarik yang dapat dijelajahi di lereng Gunung Ungaran. Salah satunya adalah Perantunan yaitu wisata alam, camping ground, dan pos pendakian di Gunung Ungaran.

Perantunan berada di ketinggian 1.290 mdpl. Sementara, Gunung Ungaran berada di atas ketinggian 2.050 mdpl.Sunrise di Perantunan tak kalah cantik dari pemadangan sunrise lainnya di puncak-puncak gunung. Panorama alamnya begitu indah dan udaranya sejuk!

Daya Tarik Wisata Alam Perantunan

Wisata Perantunan di SemarangWisata Perantunan di Semarang (Meilind Faizah/d’traveler)

Traveler bisa sekedar berjalan-jalan, menginap atau melakukan pendakian di Perantunan. Berikut beberapa daya tariknya mengutip laman Pemprov Jateng dan Instagram Perantunan.


1. Rumah Liliput

Wisatawan bisa merasakan sensasi menginap di rumah liliput dengan view sunrise yang begitu indah. Penginapan ini sudah termasuk kasur, selimut hangat, kamar mandi pribadi, dan penerangan. Rumah-rumah yang unik ini juga bisa dijadikan spot foto yang menarik.

2. Rumah Kayu

Selain rumah liliput, ada rumah kayu yang bisa jadi pilihan untuk bermalam. Penginapan ini memiliki fasilitas yang sama dengan rumah liliput denga tambahan pemanas air. Sama seperti rumah liliput, bentuk rumah kayu juga cukup unik dengan pemandangan sunrise yang cantik.

3. Camping Ground

Camping Ground atau area perkemahan bisa dipilih untuk kamu yang ingin merasakan sensasi menginap di alam terbuka. Banyak wisatawan yang sengaja bermalam di sini untuk menikmati suasana pegunungan yang dingin, melihat pohon yang memanjakan mata, dan melihat golden sunrise di pagi hari.

Wisatawan bisa langsung melihat keindahan sunrise dari tenda. Adapun fasilitas yang disediakan cukup lengkap, mulai dari mushola, toilet, warung dan penyewaaan peralatan kemah.

4. Spot Foto Aesthetic

Spot foto unik di Peranturan tak hanya pada rumah kayu dan rumah liliput. Pepohonan yang rindang dan asri, serta panorama bukit-bukit di sekitarnya juga menarik untuk menjadi latar foto.

5. Pendakian dengan 3 Puncak

Estimasi waktu yang dibutuhkan untuk mendaki sampai Gunung Ungaran dari Perantunan adalah 3 jam. Wisatawan akan melewati tiga puncak, yaitu Bondolan, Botak, dan Banteng Rider.

Lokasi Wisata Alam Perantunan

Basecamp Perantunan berada di Gintungan, Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Jarak tempuh menuju Perantunan dari Alun-alun Perantunan adalah sekitar 20 km, membutuhkan waktu sekitar 45 menit.

Traveler disarankan menggunakan motor. Sebab, jalanannya sempit dan menanjak.

Harga Tiket Wisata Alam Perantunan

Harga tiket masuk wisata alam Perantunan adalah Rp 15.000.

Itulah informasi mengenai daya tarik wisata Penaturan, lokasi, dan harga tiket masuknya.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

6 Mitos Gunung Prau di Dataran Tinggi Dieng yang Menjadi Misteri


Jakarta

Gunung Prau berada di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah. Dengan ketinggian mencapai 2.565 mdpl dan medan tidak terlalu sulit, Prau termasuk gunung yang ramah pendaki pemula.

Gunung Prau disebut-sebut memiliki view matahari terbit terbaik. Di balik pesonanya, gunung ini konon menyimpan sederet mitos terkait hal mistis yang masih diyakini masyarakat setempat hingga sekarang. Apa saja mitos Prau di Dataran Dieng yang beredar? Cari tahu pada uraian di bawah.

6 Mitos Gunung Prau yang Menjadi Misteri

Mengutip skripsi berjudul Konstruksi Nilai Sosial Pendaki Gunung Melalui Mitos Pendakian (Studi Kasus: Gunung Prau) yang dipublikasi oleh UIN Jakarta, berikut deretan mitos Gunung Prau di Dataran Tinggi Dieng:


1. Makam Kyai Jalak Ijo

Di jalur pendakian Gunung Prau via Dwarawati terdapat sebuah makam yang dianggap keramat oleh masyarakat setempat. Letaknya berada di dalam hutan menyimbolkan lokasi kesakralannya. Pusara tersebut dipercaya milik seseorang yang dikenal dengan julukan Kyai Jalak Ijo.

Biasanya, banyak orang berziarah ke makam tersebut di waktu tertentu seperti pada malam 1 Suro atau 1 Muharram. Konon doa yang dipanjatkan di sana dapat dikabulkan, di antaranya saat berdoa meminta rezeki, jodoh, dan penglaris.

2. Dewa Penguasa Gunung Prau

Menurut kepercayaan sejak zaman kerajaan Hindu yang berdiri di Dataran Tinggi Dieng, Gunung Prau merupakan tempat bersemayam dewa penguasa gunung. Dewa ini dianggap sebagai makhluk supranatural suci yang menjaga Prau dari kerusakan.

Para dewa dipercaya akan turun dan menampakkan diri sebagai manusia ketika ritual pemotongan rambut gimbal dilaksanakan setahun sekali di area Candi Arjuno.

3. Larangan Mendaki bagi Wanita yang Haid

Ada juga mitos perempuan haid dilarang mendaki di Gunung Prau. Hal ini karena gunung setinggi 2.565 mdpl itu diyakini sebagai tempat suci, sementara wanita menstruasi dianggap “sedang kotor” sehingga tidak diperbolehkan mendaki.

Pendaki yang melanggar mitos tersebut konon akan tertimpa musibah yang bahkan dapat mengancam nyawanya maupun orang lain, seperti kecelakaan, tersesat, ataupun meninggal dunia.

4. Sandekala

Sandekala adalah mitos umum di dunia pendakian, termasuk di Prau, di mana terdapat larangan mendaki saat adzan Maghrib tiba atau pergantian hari. Waktu tersebut diyakini punya sisi mistis.

Siapa yang mendaki menjelang atau di waktu pergantian hari kabarnya akan diganggu oleh makhluk halus penghuni gunung. Jika mitos ini dilanggar, mereka yang melakukannya bisa mengalami hal mistis seperti kesurupan atau kejadian tak masuk akal seperti berpindah ke alam gaib.

5. Penjelmaan Burung Jalak

Menurut kepercayaan masyarakat yang tinggal di kawasan Gunung Prau, pendaki akan mendapat malapetaka saat berusaha menangkap atau mengganggu burung jalak yang ditemukan di jalur pendakian.

Burung jalak di Prau katanya merupakan penjelmaan makhluk halus yang dianggap senang mencelakai dan membahayakan para pendaki.

Selain jalak, hewan-hewan seperti ular, kera, kuda, kelabang, dan harimau juga kabarnya adalah binatang penjelmaan makhluk astral di gunung.

6. Oyot Rimpang

Ada lagi mitos terkenal di Gunung Prau yaitu oyot rimpang. Konon, oyot rimpang merupakan pintu menuju alam gaib. Pintu ini berupa pepohonan tinggi yang tumbuh di padang bunga daisy dan punya bentuk menyerupai kotak.

Lokasi oyot rimpang diduga dapat ditemukan di jalur pendakian Prau via Dwarawati setelah melewati puncak tertingginya. Usai melalui tower yang berada di puncak, pendaki akan menjumpai area Telaga Wurung yang terdapat tanaman tinggi, rerumputan, dan bunga daisy. Kabarnya, di situlah letak oyot rimpang berada.

Masyarakat meyakini siapa saja yang melewati pepohonan kotak bak pintu itu, secara sengaja ataupun tidak, maka ia akan memasuki dunia gaib dan tidak bakal bisa keluar dari sana.

Larangan di Gunung Prau

Selain mitos, ada baiknya mengetahui berbagai larangan Gunung Prau sebelum traveler mendaki di sana. Dilansir situs Visit Jawa Tengah, berikut beberapa larangan mendaki Prau:

  • Masuk tanpa izin
  • Membuang sampah sembarangan
  • Membuat api unggun
  • Tidak membawa sampah turun
  • Menebang pohon
  • Membawa tisu basah ke atas Gunung Prau
  • Membawa senjata tajam
  • Membawa dan menyalakan kembang api
  • Membawa dan mengkonsumsi minuman keras atau narkoba
  • Melakukan pencurian
  • Membawa alat musik dan musik box
  • Melakukan perzinahan
  • Melakukan vandalisme
  • Kencing di dalam botol.

Nah, itu tadi sederet misteri Gunung Prau yang diyakini masyarakat setempat beserta larangan saat mendaki gunung ini. Jika berkesempatan mengunjung Gunung Prap, semua aturan dan larangan wajib dipatuhi yanpa kecuali ya.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

5 Wisata Alam Semarang yang Terkenal, Enak untuk Liburan!


Semarang menawarkan berbagai destinasi wisata alam yang memukau Ibukota Jawa Tengah, ini memiliki daya tarik yang beragam, mulai dari pegunungan, curug, hingga pantai.

Dengan udara yang segar dan pemandangan yang memukau, wisata alam di Semarang memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam sekaligus melepas penat dari rutinitas sehari-hari.

Wisata Alam Semarang

1. Curug Gending Asmoro

Curug Gending Asmoro, air terjun yang lagi ngehits di SemarangCurug Gending Asmoro, air terjun yang lagi ngehits di Semarang (Eko Susanto/detikTravel)

Curug Gending Asmoro berlokasi di Dusun Tompo Gunung, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.


Untuk bisa menuju wisata alam Semarang, wisatawan perlu melewati rimbunan pohon bambu, sengon dan lainnya. Tak perlu khawatir, karena akses jalan di sana sudah dibeton jadi lumayan aman untuk dilewati.

2. Rawa Pening

Jalan Lingkar AmbarawaJalan Lingkar Ambarawa. (Aji Kusuma Admaja/detikTravel)

Katanya Rawa berlokasi di tengah antara Semarang dan Yogyakarta dan di cekungan antara Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo dan Gunung Ungaran.

Ketika memasuki kawasan ini, kita disuguhkan dengan pemandangan padi dan danau yang membentang luas. Rawa Pening adalah danau alami seluas 2.670 hektar, yang hampir setengahnya dipenuhi dengan tumbuhan enceng gondhok.

Dilansir laman Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang, rawa ini menempati 4 kecamatan di Kabupaten Semarang, yakni Bawen, Ambarawa, Tuntang, dan Banyubiru.

Selain melihat keindahan alam dengan perahu, di tempat ini kita juga bisa menikmati tempat makan apung dengan sajian seafood.

Masuk ke Rawa Pening dikenakan biaya Rp 30.000. Dengan biaya segitu, pengunjung akan dibawa mengelilingi Rawa Pening selama 40 menit.

3. Brown Canyon

Brown Canyon di SemarangBrown Canyon di Semarang. (Aisa Marisa/d’Traveler)

Brown Canyon adalah wisata alam Semarang menarik yang kerap disebut mirip Grand Canyon di Amerika Serikat. Ini adalah bekas kawasan pertambangan, yang menghasilkan batuan dan pasir bekas material bangunan.

Brown Canyon beralamat di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

4. Curug 7 Bidadari

Salah satu destinasi wisata alam yang menakjubkan di Semarang selanjutnya ada Curug 7 Bidadari. Curug ini ada di kaki Gunung Ungaran, di Desa Keseneng, Semarang.

Air terjun menawarkan aliran air yang memukau dan segar. Dikelilingi oleh hutan yang hijau dan alami, memberikan suasana yang sejuk dan damai bagi para pengunjung.

5. Pantai Marina

Pantai Marina Semarang.Pantai Marina Semarang. (dok. situs kemenparekraf.go.id)

Pantai Marina berlokasi di Tawangsari, Kota Semarang, Jawa Tengah. Dilansir dari situs Kemenparekraf, ombak di Pantai Marina sangatlah tenang. Pas banget, buat healing dan nongkrong sambil memandang laut.

Selain menikmati pantai, ada banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan di sini. Mulai dari naik perahu menikmati pemandangan hutan bakau, bermain jetski, joging di jalur, paving tepi pantai, melihat sunset hingga sunrise.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik, Fasilitas Umum, dan Harga Tiket Masuk


Jakarta

Ada banyak tempat wisata menarik di Bandung, salah satunya yang populer adalah Nimo Highland. Tempat ini selalu ramai dikunjungi wisatawan, terlebih saat akhir pekan dan memasuki musim liburan panjang.

Soalnya, ada banyak aktivitas seru yang bisa kamu lakukan di sini. Daya tarik utama dari Nimo Highland adalah pemandangan alamnya yang indah, cocok untuk travelers yang ingin bersantai sejenak.

Lantas, berapa harga tiket masuk Nimo Highland? Lalu apa saja fasilitas umum yang tersedia di sana? Simak ulasannya dalam artikel ini.


Daya Tarik Nimo Highland

Nimo Highland memiliki sejumlah daya tarik bagi para pengunjung. Daya tarik utama dari tempat wisata ini adalah dapat menikmati pemandangan gunung dan hamparan hijau kebun teh yang luas, sehingga cocok untuk kamu yang ingin liburan sambil healing.

Merasakan udara sejuk dan segar khas pegunungan menjadi incaran utama banyak pengunjung yang datang ke Nimo Highland. Paling cocok datang ke sini saat pagi hari dan ketika cuaca sedang cerah.

Nimo Eye merupakan kincir angin (bianglala) yang berada di Nimo Highland.Nimo Eye (dok. Instagram @nimohighland)

Ketika berkunjung ke sini, jangan lupa untuk mencoba Nimo Eye. Wahana kincir angin raksasa ini wajib banget dicoba karena travelers bisa melihat pemandangan alam yang indah dari atas. Sedikit informasi, Nimo Eye tercatat dalam rekor MURI sebagai kincir ria di elevasi tertinggi di Indonesia.

Selain itu, detikers juga wajib mencoba berjalan di sky bridge. Jembatan ini memiliki keunikan karena berada di atas kebun teh dan membentuk huruf “U”, sehingga travelers bisa melihat pemandangan gunung, kebun teh, dan sunset di sore hari.

Kalau ingin berfoto-foto di tempat yang Instagramable, cobalah menaiki wahana Glass Sky Bridge. Jembatan kaca ini menawarkan pemandangan yang luas karena travelers bisa menikmati pemandangan di bawah juga. Tenang saja, jembatan kaca ini aman karena sudah teruji.

Nimo Highland, tempat wisata baru di Kabupaten Bandung.Glass Sky Bridge (Yuga Hassani/detikcom)

Selain di Glass Sky Bridge, ada juga sejumlah spot foto lain di Nimo Highland yang tak kalah ciamik, mulai dari Bean Bag & Net, Santorini, Tenda Indian, dan Taman Boscha. Pastikan kamu menggunakan outfit terbaik agar bisa langsung diupload ke media sosial.

Belum puas bermain? Tenang saja, di Nimo Highland juga terdapat sejumlah wahana seru, mulai dari paintball, ATV dan gokart di tengah kebun teh, sepeda listrik, video booth 360 derajat, hingga virtual reality (VR). Masih kurang menantang? Cobalah menaiki wahana flying fox yang panjangnya mencapai 100 meter, dijamin bikin jantung deg-degan!

Kalau perut sudah lapar, di Nimo Highland juga terdapat foodcourt yang menyediakan berbagai makanan dan minuman lezat serta mengenyangkan. Jika sudah sore, travelers bisa bersantai di coffee shop sambil menikmati pemandangan alam dan matahari terbenam.

Di Nimo Highland, pengunjung juga bisa menyaksikan matahari terbit dari atas bukit, lho. Jika travelers tertarik, kamu harus sudah tiba di Nimo Highland sejak pukul 05.00 WIB agar tidak ketinggalan momen sunrise yang indah.

Fasilitas Umum di Nimo Highland

Demi memberikan kenyamanan dan kemudahan kepada pengunjung, pihak Nimo Highland telah menyediakan fasilitas umum yang lengkap. Berikut daftar fasilitasnya:

  • Tempat parkir yang luas
  • Mushola
  • Toilet
  • Foodcourt
  • Kedai kopi
  • Tempat oleh-oleh
  • Spot foto Instagramable
  • Information center.

Harga Tiket Masuk Nimo Highland

Dilansir akun Instagram resminya @nimohighland, berikut harga tiket masuk ke Nimo Highland:

Weekday

  • Dewasa: Rp 40.000.
  • Anak-anak: Rp 30.000.

Weekend

  • Dewasa: Rp 45.000.
  • Anak-anak: Rp 35.000.

Apabila detikers ingin menyaksikan matahari terbit di Nimo Highland, dikenakan tarif tiket khusus sebagai berikut:

  • Premium Sunrise Dewasa: Rp 75.000.
  • Premium Sunrise Anak: Rp 65.000.

Sebagai informasi, tiket premium sunrise hanya tersedia saat weekend dan libur nasional tertentu saja.

Apabila travelers ingin mencoba berbagai wahana di Nimo Highland, maka harus membayar tiket terusan sebagai berikut:

  • ATV: Rp 135.000/orang.
  • Flying fox: Rp 65.000/orang.
  • Glass sky bridge: Rp 15.000/orang.
  • Paintball: Rp 90.000/orang (weekday) dan Rp 100.000/orang (weekend).
  • Virtual reality: Rp 30.000/orang.
  • Sepeda listrik: Rp 50.000-Rp 75.000/orang.
  • Nimo Eye: Rp 40.000-Rp50.000/orang.

Lokasi dan Jam Buka Nimo Highland

Nimo Highland berlokasi di Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Lokasinya berada di sekitar perkebunan teh Malabar yang masuk dalam lokasi PTPN VIII.

Karena berlokasi di Pangalengan, maka jarak dari pusat kota Bandung menuju Nimo Highland terbilang cukup jauh. Dari pantauan Google Maps, jaraknya sekitar 60 kilometer atau 2,5 jam perjalanan dengan berkendara.

Nimo Highland buka setiap hari dari pukul 08.00-18.00 WIB saat weekday. Sedangkan di akhir pekan, tempat wisata ini beroperasi sejak pukul 05.00-18.00 WIB. Disarankan datang sejak pagi hari agar travelers bisa mencoba seluruh wahana dengan puas.

Demikian ulasan singkat mengenai Nimo Highland. Jadi, tertarik untuk menghabiskan waktu liburan di sini?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Kopi Tubing, Tempat Asyik untuk Ngopi Sambil Bersantai di Bogor


Jakarta

Bogor menjadi salah satu destinasi wisata favorit warga Jakarta. Selain jaraknya dekat, ada banyak tempat wisata hingga coffee shop kekinian di Bogor, salah satunya adalah Kopi Tubing.

Daya tarik dari Kopi Tubing adalah pemandangannya yang indah. Tak hanya sekadar menghirup secangkir kopi dan mencicipi berbagai menu makanan lezat, travelers juga bisa melakukan berbagai aktivitas seru selama di Kopi Tubing.

Lantas, apa daya tarik dari Kopi Tubing? Lalu bagaimana cara menuju ke sana? Simak ulasannya secara lengkap dalam artikel ini.


Daya Tarik Kopi Tubing

Kopi Tubing bisa menjadi pilihan terbaik bagi travelers yang ingin liburan namun tak mau jauh-jauh dari Jakarta. Sebab, ada banyak aktivitas seru yang bisa kamu lakukan selama di sana.

Tentu, daya tarik utama dari Kopi Tubing adalah pemandangan alamnya yang indah. Wajar saja, karena lokasinya berdekatan dengan Gunung Salak. Jadi, detikers bisa menyeruput secangkir kopi panas sambil merasakan udara sejuk pegunungan.

Coffee shop ini juga menjadi “pelarian” bagi sebagian warga Jakarta yang ingin healing sejenak dari rutinitas sehari-hari. Ditambah lagi ada banyak pilihan menu makanan dan minuman yang lezat serta porsinya mengenyangkan.

Eits, Kopi Tubing tak hanya sekadar coffee shop dengan pemandangan cantik, lho. Soalnya, ada berbagai aktivitas seru dan menantang yang bisa kamu coba di sini, yakni river tubing dan trekking.

Bagi kamu yang suka olahraga ekstrem, river tubing wajib dicoba. Namun jika travelers lebih ingin menikmati suasana alam pegunungan yang tenang, cobalah untuk trekking.

Di Kopi Tubing juga terdapat area playground, mini zoo, dan kolam renang yang ramah anak-anak. So, travelers nggak perlu khawatir jika membawa si kecil ke Kopi Tubing karena pasti akan betah berlama-lama.

Hewan-hewan yang ada di mini zoo Kopi Tubing juga beragam, mulai dari kelinci, domba, hingga aneka burung. Selain melihat dari dekat, si kecil juga bisa memberi makan secara langsung kepada hewan. Seru banget bukan?

Suasananya terjaga alami. Sawah, bukit, gemericik sungai, hijau daun, angin dan sejuknya udara di ketinggian 600 mdpl. Super lengkap sambari pesan kopi hangat dan kriyuk barbeque chiken wings.View Kopi Tubing (Ari Saputra/detikcom)

Suasana alam di Kopi Tubing memang bikin sejumlah pengunjung merasa betah berlama-lama. Nah, pihak Kopi Tubing telah menyediakan villa dan glamping untuk para pengunjung yang ingin menginap.

Satu lagi yang menarik dari Kopi Tubing adalah terdapat area pasir putih di tepi sungai. Jadi, travelers bisa menikmati pemandangan gunung sambil duduk santai di pasir putih.

Jika berencana ingin berkunjung ke Kopi Tubing, disarankan datang saat weekday atau sejak pagi hari ketika weekend. Sebab, tempat ini ramai dikunjungi wisatawan terlebih akhir pekan. Kalau travelers ingin menikmati suasana alam yang sejuk dengan tenang, maka sebaiknya datang saat hari kerja.

Harga Tiket Masuk ke Kopi Tubing

Pengunjung yang datang ke Kopi Tubing tidak dikenakan tiket masuk alias gratis. Namun, travelers akan dikenakan biaya tambahan jika ingin bermain di sejumlah wahana.

Dilansir akun Instagram resminya @kopitubing, berikut daftar harga tiket ke sejumlah wahana dan tarif menginap di Kopi Tubing:

A Frame Villa (4 orang)

  • Hari biasa Rp 2.300.000/malam.
  • Akhir pekan Rp 2.850.000/malam.

Glamping (2 orang)

  • Hari biasa Rp 750.000/malam.
  • Akhir pekan Rp 950.000/malam.

River tubing

1. Adventure

  • Hari biasa Rp 97.000.
  • Akhir pekan Rp 107.000.

2. Fun Ride

  • Hari biasa Rp 45.000.
  • Akhir pekan Rp 45.000.

Trekking

  • Hari biasa Rp 265.000.
  • Akhir pekan Rp 275.000.

Sebagai catatan, harga river tubing dan trekking di atas hanya berlaku per orang khusus tamu yang menginap di Kopi Tubing. Pengunjung yang tidak menginap juga bisa merasakan serunya river tubing, berikut harga tiketnya:

River Tubing

  • Fun Ride: Rp 55.000/orang.
  • Adventure: Rp 127.000/orang.
  • Adventure Ride: Rp 157.000/orang.

Trekking

  • Half day package (durasi 3-4 jam): Rp 295.000/orang.
  • Full day package (durasi 3-4 jam): Rp 325.000/orang.
  • Full adventure day package (durasi 4-6 jam): Rp 395.000/orang.

Sementara itu, ada berbagai aktivitas seru lainnya di Kopi Tubing yang juga dikenakan tiket masuk. Berikut daftarnya:

  • Berenang: Rp 25.000/orang
  • Playground: Rp 35.000/orang
  • Mini zoo: gratis, tapi jika ingin memberi makan wortel dikenakan biaya Rp 10.000/cup.
Suasananya terjaga alami. Sawah, bukit, gemericik sungai, hijau daun, angin dan sejuknya udara di ketinggian 600 mdpl. Super lengkap sambari pesan kopi hangat dan kriyuk barbeque chiken wings.Kopi dan makanan di Kopi Tubing (Ari Saputra/detikcom)

Kopi Tubing menyediakan berbagai menu makanan dan minuman dengan harga mulai dari Rp 15 ribuan saja. Penasaran? Simak daftar menunya di bawah ini:

Kids Meal

  1. Fish and Chip Tartar Sauce: Rp 65.000
  2. Sausage with French Fries: Rp 40.000
  3. Crunchy Chicken Burger: Rp 65.000
  4. Mini Beef Burger: Rp 40.000
  5. Dory Susi Burger: Rp 25.000

Appetizer

  1. Tahu Gejrot: Rp 30.000
  2. Load Potato: Rp 55.000
  3. Chicken Wings with BBQ Sauce: Rp 40.000
  4. Tahu Slawi: Rp 30.000
  5. Chicken Quesadillas: Rp 45.000
  6. Dimsum: Rp 30.000
  7. Nachos: Rp 30.000
  8. Roti Bakar: Rp 40.000
  9. Lumpia Curug Hordeng: Rp 40.000

Main Courses Rice & Noodle

  1. Nasi Liwet Komplit (empal): Rp 75.000
  2. Nasi Liwet Komplit (ayam): Rp 65.000
  3. Nasi Goreng Komplit: Rp 65.000
  4. Nasi Bakar Ayam: Rp 65.000
  5. Nasi Goreng Seafood: Rp 45.000
  6. Nasi Goreng Tom Yum: Rp 45.000
  7. Nasi Goreng Ayam: Rp 45.000
  8. Pecel Ayam: Rp 65.000
  9. Mie Godog: Rp 50.000
  10. Pad Thai: Rp 50.000

Main Courses Meat & Fish

  1. Sapi dalam Kelapa: Rp 85.000
  2. Ayam dalam Nanas: Rp 65.000
  3. Gurame Salad Mangga/Asam Manis/Saus Padang: Rp 85.000
  4. Sapi Lada Hitam: Rp 65.000
  5. Ayam Pandan: Rp 60.000

Seafood & Soup

  1. Baby Kailan: Rp 45.000
  2. Udang Mayonaise: Rp 60.000
  3. Cumi Mayonaise: Rp 50.000
  4. Brokoli Saus Tiram: Rp 45.000
  5. Seafood Thermidor: Rp 60.000
  6. Curry Green: Rp 50.000
  7. Tom Khai Gai: Rp 50.000
  8. Tom Yum Gung: Rp 50.000
  9. Dumpling Soup: Rp 50.000

Main Courses Aneka Soto

  1. Soto Ayam: Rp 23.000
  2. Soto Bening: Rp 37.000
  3. Soto Bogor: Rp 35.000
  4. Soto Betawi: Rp 35.000
  5. Soto Oseng Sapi: Rp 37.000
  6. Nasi Putih: Rp 5.000

Western Food

  1. Chicken Sandwich Carbonara: Rp 65.000
  2. Potato With Melted Cheese: Rp 35.000
  3. Crunchy Beef Burger Cikuluwung: Rp 50.000
  4. Tubing Sampler: Rp 45.000
  5. Spaghetti Carbonara: Rp 45.000
  6. Triple Decker: Rp 45.000
  7. Chicken Cordon Bleu: Rp 55.000
  8. Spaghetti Bolognaise: Rp 45.000
  9. Salad Tubing: Rp 45.000
  10. Double Beef Cheese Burger: Rp 65.000
  11. Grilled Chicken with Black Pepper Sauce/BBQ Sauce: Rp 55.000

Snack Tradisional Indonesia

  1. Mendoan: Rp 18.000
  2. Perkedel: Rp 5.000 (1 pcs)
  3. Lumpia: Rp 18.000
  4. Pisang Goreng: Rp 18.000
  5. Tahu Isi: Rp 18.000

Dessert

  1. Tropical Smoothies: Rp 65.000
  2. Chocolate Lava with Ice Cream: Rp 40.000
  3. Brownies with Vanilla Ice Cream: Rp 35.000
  4. Roti Korea (Garlic Bread): Rp 20.000
  5. Ice Cream Lovers (Vanilla/Chocolate/Strawberry): Rp 25.000
  6. Banana Split: Rp 35.000

Beverage

  1. Infused Water: Rp 32.000
  2. Leci Mojito: Rp 33.000
  3. Strawberry Mojito: Rp 33.000
  4. Mojito Mint: Rp 30.000
  5. Lemon Squash: Rp 30.000
  6. Leci Squash: Rp 30.000
  7. Strawberry Squash: Rp 30.000
  8. Peach Lemonade: Rp 30.000
  9. Strawberry Smoothies: Rp 35.000
  10. Banana Smoothies: Rp 35.000
  11. Milkshake (Chocolate/Vanilla/Oreo/Strawberry): Rp 32.000
  12. Juice (Orange/Avocado/Strawberry): Rp 27.000
  13. Mojito Mint Tea: Rp 30.000
  14. Lemon Grass Tea: Rp 25.000
  15. Lemon Tea: Rp 25.000
  16. Strawberry Tea: Rp 28.000
  17. Leci Tea: Rp 28.000
  18. Peach Tea: Rp 28.000
  19. Teh Manis: Rp 15.000
  20. Teh Tawar: Rp 12.000
  21. Citrus Mocktail: Rp 32.000
  22. Lychee Mocktail: Rp 32.000
  23. Coffee Latte/Hazelnut/Vanilla/Caramel: Rp 31.000
  24. Cappuccino: Rp 31.000
  25. Es Kopi Susu Tubing: Rp 32.000
  26. Kopi Tubing 500 ml: Rp 60.000
  27. Kopi Tubing 1l: Rp 105.000
  28. Americano: Rp 24.000
  29. Long Black: Rp 31.000
  30. Cube Coffee: Rp 33.000
  31. V60: Rp 30.000
  32. Vietnam Drip: Rp 28.000
  33. Cokelat: Rp 31.000
  34. Es Susu Green Tea: Rp 31.000
  35. Red Velvet: Rp 31.000

Jam Buka Kopi Tubing

Kopi Tubing buka mulai pukul 09.00 hingga 20.00 WIB pada Senin-Jumat. Sedangkan saat weekend, tempat ini buka pukul 08.00 sampai 21.00 WIB.

Disarankan datang saat pagi hari agar travelers bisa menikmati suasana sejuk alam pegunungan. Jika sudah siang dan terutama saat weekend, pengunjung yang datang sudah ramai.

Kopi Tubing berlokasi di Jalan Gunung Menir, Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Karena lokasinya dekat dengan Gunung Salak, jaraknya cukup jauh dari pusat kota Bogor.

Dari pantauan Google Maps, jarak dari kota Bogor menuju Kopi Tubing sekitar 35 kilometer atau sekitar 1,5 jam perjalanan dengan mengendarai mobil. Jika berangkat dari Jakarta, waktu tempuhnya sekitar 2-3 jam perjalanan.

Demikian ulasan mengenai Kopi Tubing, salah satu destinasi wisata favorit di Bogor. Tertarik berkunjung ke sana?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik, Tiket Masuk, Lokasi


Jakarta

Kabupaten Banyuwangi dan sekitarnya menyimpan banyak pesona alam yang mengagumkan. Sebut saja Kawah Ijen, Alas Purwo, Taman Nasional Baluran, hingga pantai-pantai yang mempesona.

Sebelum datang ke wilayah ujung timur Pulau Jawa ini, simak dulu 17 wisata Banyuwangi dan sekitarnya berikut ini, lengkap dengan informasi daya tarik, harga tiket masuk, lokasi, dan jam bukanya.

Rekomendasi Tempat Wisata Banyuwangi dan Sekitarnya

Berikut rekomendasi 17 tempat wisata Banyuwangi dan sekitarnya, mulai dari kawah, hutan, hingga pantai.


1. Kawah Ijen

Kawah IjenKawah Ijen (Chuk Shatu Widarsha)

Lokasi: Pos Paltuding, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 02.00-12.00 WIB

Harga tiket masuk:

  • WNI: 5.000 (weekday) dan Rp 7.500 (weekend)
  • WNA: Rp 100.000 (weekday) dan Rp 150.000 (weekend)

Kawah Ijen tidak hanya menawarkan keindahan kawah hijau dan pemandangan gunungnya. Yang paling menarik adalah wisatawan bisa menyaksikan api biru atau blue fire.

Api biru merupakan hasil terbakarnya gas sulfur yang muncul dari retakan Gunung Api Ijen dan temperaturnya mencapai 600 derajat celcius. Api biru ini hanya bisa ditemui di Kawah Ijen dan Gunung Dallol Ethiopia.

Tapi tak mudah untuk mencapai ke sana, karena harus naik gunung hingga sekitar 2 jam. Perjalanan biasanya dimulai saat dini hari, karena api biru akan lebih cantik jika disaksikan saat gelap. Selama perjalanan, wisatawan akan mencium belerang di sini sangat kuat.

2. De Djawatan Benculuk

hutan mirip dalam film lord of the ringsHutan mirip dalam film lord of the rings (Ardian Fanani/detikTravel)

Lokasi: Purwosari, Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 07.00-12.00 WIB (sesi pertama) dan 13.00-17.00 WIB (sesi kedua)

Harga tiket masuk: sekitar Rp 7.500

Jika mencari tempat Instagramable, datanglah ke De Djawatan atau Jawatan Benculuk. Dikutip dari Indonesia.go.id, tempat seluas 4 hektare ini memiliki koleksi trembesi berusia lebih dari 100 tahun.

Di sini, traveler akan merasa berada di film The Lord of The Rings atau berada di negeri dongeng. Wisatawan bisa berfoto di rumah pohon atau berkeliling naik kuda poni.

3. Air Terjun Lider

Lokasi: Bejong, Sumberarum, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 08.00-17.00 WIB

Harga tiket masuk: Rp 3.000

Air Terjun Lider memiliki keindahan alam yang sangat asri. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 70 meter. Tempat ini merupakan bagian dari situs geologi di Gunung Raung.

Aliran airnya berasal dari sungai yang melewati tebing terjal yang disusun oleh breksi gunung api dan lava. Struktur lavanya adalah kekar kolom yang sama dengan Teluk Hijau dengan usia lebih muda.

4. Taman Gandrung Terakota

Taman Gandrung Terakota di BanyuwangiTaman Gandrung Terakota di Banyuwangi (Rachman Haryantoo/detikcom)

Lokasi: Krajan, Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 06.00-18.00 WIB

Harga tiket masuk: Rp 100 ribu (dewasa) dan Rp 50 ribu (anak)

Dilansir dari situs resminya, Taman Gandrung Terakota adalah sebuah situs pelestarian ikon seni budaya Banyuwangi, yaitu Tari Gandrung. Wisatawan akan disuguhi 1.000 patung penari gandrung yang dibuat dari tembikar atau terakota.

Patung-patung ini dapat dilihat di tepi dan di tengah persawahan yang dibuat terasering. Fasilitasnya antara lain Roemah Tjokelat Ijen, SateGete, Java Banana Cafe, Roemah Oleh-oleh, Galeri Seni, dan Amfiteater terbuka dengan kapasitas hingga 700 orang untuk kegiatan kesenian dan berbagai event.

5. Geopark Gunung Rante

Alternatif Ijen DitutupPendakian Gunung Rante (Ardian Fanani/detikTravel)

Lokasi: Dusun Kebundadap, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 24 jam

Harga tiket masuk: Rp 20 ribu

Berhadapan dengan Gunung Ijen terdapat Gunung Rante atau Gunung Ranti memiliki sensasi negeri di atas awan. Gunung setinggi 2.601 mdpl ini bisa didaki sampai puncak dengan waktu sekitar 3 jam.

6. Taman Nasional Baluran

Burung merak melintas di padang sabana Bekol di Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Jumat (22/6). Kawasan yang memiliki luas 25 ribu hektar tersebut memiliki sekitar 444 jenis tumbuhan, 26 jenis mamalia, 155 jenis burung dan terdapat lokasi wisata bahari serta lokasi pengamatan burung migran. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/pd/18Taman Nasional Baluran, Situbondo (M Agung RajasaAntara)

Lokasi: Gerbang Masuk Taman Nasional Baluran, Randu Agung, Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo

Jam buka: 07.30-16.00 WIB

Harga tiket masuk: Rp 16 ribu (weekday) dan Rp 18.500 (weekend)

Berbatasan dengan Banyuwangi di sisi utara terdapat Taman Nasional Baluran di Situbondo yang dikenal sebagai Africa van Java. Tempat ini khas dengan padang sabana Afrika dengan pemandangan gunung.

Banyak hewan yang bisa ditemui, antara lain rusa, kerbau hutan, dan banteng. Jika kalian pecinta fotografi, maka tempat ini sangat direkomendasikan. Di taman nasional ini, detikers juga bisa mampir ke pantai berpasir putih Pantai Bama.

7. Taman Nasional Alas Purwo

Saat ini musim kawin bagi burung merak hijau telah tiba. Merak jantan pun mulai mengembangkan ekornya untuk menarik perhatian merak betina di Taman Nasional Alas Purwo.Merak di Taman Nasional Alas Purwo (Budi Candra Setya/Antara)

Lokasi: Kutorejo, Kalipait, Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 08.00-16.00 WIB

Harga tiket masuk:

  • WNI: Rp 15 ribu (weekday) dan Rp 17.500 (weekend)
  • WNA: Rp 160 ribu (weekday) dan Rp 225 ribu (weekend)
  • Tiket pengamatan hewan liar: Rp 10 ribu

Di Kabupaten Banyuwangi memiliki Taman Nasional Alas Purwo yang berada di kawasan selatan Banyuwangi. Meski dikenal dengan kesan dan mitos mistis, taman nasional ini tetap banyak dikunjungi wisatawan.

Di kawasan ini, wisatawan akan menembus hutan yang sangat rimbun dan teduh sampai di padang sabana yang yang luas. Kalian bisa menyaksikan hewan seperti rusa dan burung-burung yang cantik.

Untuk menuju ke Alas Purwo, traveler bisa melewati Jalur Pintu Rowobendo maupun Jalur Pintu Bedul.

8. Agrowisata Kali Klatak

Lokasi: Gombengsari, Kalipuro, Gombeng, Gombengsari, Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 24 jam

Harga tiket masuk: Rp 20.000 hingga Rp 50.000 sesuai paket wisata yang dipilih

Agrowisata Kali Klatak adalah kawasan perkebunan dengan berbagai jenis tanaman, mulai dari karet, kopi, cokelat, kelapa, aneka buah, dan beragam rempah-rempah. Tempat ini menawarkan kesejukan dan pemandangan hijau, serta pesona Banyuwangi dari atas.

Kawasan Agrowisata Kali Klatak ini sebelumnya dimiliki oleh bangsa Belanda di bawah Mij Moorman & Co. Kemudian tempat ini beralih ke tangan pengusaha pribumi, R Soehoed Prawiroatmodjo.

9. Pemandian Taman Suruh

Lokasi: Jalan Perkebunan Kalibendo, Dusun Andong, Taman Suruh, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 07.30-15.30 WIB (Jumat tutup)

Harga tiket masuk: Rp 15 ribu

Detikers yang mencari wisata air, ada pemandian Taman Suruh yang luasnya mencapai 3,5 hektare. Lokasinya berada sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut, sehingga sangat menyejukkan.

10. Pantai Plengkung

pantai plengkungPantai Plengkung (detikcom)

Lokasi: Purworejo, Kalipait, Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 07.30-17.00 WIB

Harga tiket masuk: Rp 15 ribu

Pantai Plengkung adalah salah satu destinasi pantai yang wajib bagi pecinta surfing atau berselancar. Dilansir dari Indonesia.go.id, pantai ini juga disebut G-Land.

Pantai ini berada di kawasan Alas Purwo. G-Land termasuk dalam tujuh spot surfing dengan ombak terbaik di dunia (The Seven Giant Waves Wonder).

Wisatawan juga bisa menyewa perahu untuk melihat atraksi dari para surfer di tengah laut, atau melakukan aktivitas lain seperti snorkeling, diving, caving, dan melihat penangkaran penyu.

11. Pantai Pulau Merah

pulau merahPulau Merah (Raisha/detikcom)

Lokasi: Dusun Pancer, Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 24 jam

Harga tiket masuk: Rp 10 ribu

Pantai lain yang menarik adalah Pantai Pulau Merah. Pantai ini memiliki pasir putih, dan memiliki keindahan matahari terbenam.

Dilansir dari laman Wonderful Indonesia, pantai ini awalnya bernama Ringin Pitu. Namanya diganti Pulau Merah karena disebut-sebut warna tanah dan pasir pantai di Pulau Merah yang kemerahan. Versi lainnya, saat itu muncul cahaya merah terang yang bersinar dari pulau kecil Pulau Merah.

12. Green Bay

pantaiGreen Bay (Windra Aristiana/d’Traveler)

Lokasi: Dusun Krajan, Sarongan, Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 08.00-16.00 WIB

Harga tiket masuk: Rp 5 ribu

Selanjutnya ada Green Bay atau Pantai Teluk Ijo yang berada di kawasan Taman Nasional Meru Betiri. Air laut di pantai ini terlihat biru kehijauan, tak heran jika disebut Teluk Ijo.

Untuk menuju pantai ini, wisatawan harus melewati perkebunan dan hutan tropis lebat. Tiba di lokasi, detikers bisa menikmati pantai pasir putih dengan berenang atau snorkeling. Ada juga tebing dengan aliran air seperti air terjun.

13. Pantai Rajegwesi

Keindahan alam Pantai Rajegwesi, Teluk Hijau, dan Pantai Pulau Merah di Banyuwangi cukup mempesona disaksikan dari udara. Keindahan pantai itu dipotret dari Helikopter Bell 412 milik Skuadron 400 Wing Udara-1 Puspenerbal dengan Pilot Lettu Laut (P) V. Oktomiawan dan Copilot Lettu Laut (P) Tri Yudha. Istimewa/Sertu Mar Kuwadi.Pantai Rajegwesi (Istimewa/Sertu Mar Kuwadi)

Lokasi: Sarongan, Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 24 jam

Harga tiket masuk: Rp 7.500

Pantai Rajegwesi memiliki keindahan pantai pasir berwarna kecokelatan. Di sini, traveler juga bisa melihat perahu-perahu nelayan berjajar. Kalian juga bisa menyewa kapal untuk menuju ke Teluk Ijo.

Selain itu, terdapat sisa peninggalan bersejarah berupa bunker dari zaman Jepang. Di sisi timur pantai, terdapat area untuk tempat penyu-penyu bertelur.

14. Pantai Sukamade

Keindahan Pantai SukamadeKeindahan Pantai Sukamade (detikcom)

Lokasi: Jl. Sukamade, Dusun Sukamade, Sarongan, Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 24 jam

Harga tiket masuk: Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu

Taman Nasional Meru Betiri juga memiliki Pantai Sukamade yang terkenal dengan konservasi penyunya. Hampir setiap malam penyu-penyu datang untuk mengubur telur-telurnya.

Saat pagi, telur penyu mulai menetas dan berjuang untuk menuju lautan. Proses ini akan membuat wisatawan kagum melihatnya.

15. Bangsring Underwater

hiu bangsring underwaterhiu bangsring underwater (detikcom)

Lokasi: Desa Bangsring, Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 07.00-18.00 WIB

Harga tiket masuk: Rp 5 ribu

Tak hanya keindahan pantainya, Banyuwangi memiliki keindahan bawah laut. Salah satunya adalah Bangsring Underwater yang merupakan wisata alam berbasis konservasi terumbu karang alami maupun yang sengaja ditanam di sini.

Ada pula Rumah Apung Bangsring, yaitu tempat penjinakan ikan hiu yang berada dalam beberapa keramba berukuran 3×3 meter. Ikan hiu tersebut diletakkan tidak sampai tengah laut agar dapat bertahan hidup dengan nyaman.

16. Taman Blambangan

Taman BlambanganTaman Blambangan (Putri Akmal)

Lokasi: Jalan Diponegoro No 2, Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 24 jam

Harga tiket masuk: gratis

Taman Blambangan menjadi tempat yang banyak dikunjungi warga, terlebih saat akhir pekan. Setiap malam minggu hampir selalu digelar pentas seni yang menampilkan kebudayaan Banyuwangi.

Taman ini juga cocok untuk anak-anak karena wahana bermain anak. Pecinta olahraga pun bisa ke sini. Ada lapangan basket, skatepark, hingga dinding panjat. Sambil bersantai, kalian juga bisa berwisata kuliner di ‘Stand Kuliner Blambangan’ di bagian barat taman.

17. Desa Wisata Osing

Desa Wisata Osing KemirenDesa Wisata Osing Kemiren. (Rachman Haryanto/detikcom)

Lokasi: Dusun Krajan, Desa Kemiren, Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 07.00-17.00 WIB

Harga tiket masuk: Rp 5 ribu

Desa Kemiren adalah cagar budaya yang ditetapkan dengan nama Desa Osing. Traveler bisa melihat rumah-rumah kuno Suku Osing yang berusia ratusan tahun. Salah satu rumah berukuran besar dan biasa digunakan untuk pertunjukan kesenian, seperti tari gandrung, angklung paglak, dan sebagainya.

Nah, itulah 17 tempat wisata Banyuwangi dan sekitarnya, lengkap dengan daya tarik, harga tiket masuk, lokasi, dan jam bukanya. Buat detikers yang ingin berkunjung, jangan lupa update info terkait tujuan wisata ya.

Info terbaru memungkinkan detikers bisa mempersiapkan diri dengan baik sebelum datang ke tempat wisata di Banyuwangi. Hasilnya, detikers bisa piknik dengan aman dan nyaman mulai berangkat hingga pulang.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

9 Tempat Camping di Bandung dengan Aneka View, dari Hutan Pinus hingga Gunung



Jakarta

Dikelilingi pegunungan dan udara sejuk, Bandung menjadi destinasi favorit bagi para pecinta alam dan petualang. Salah satu aktivitas yang semakin populer adalah camping.

Dengan pemandangan alam yang indah dan suasana yang tenang, beberapa lokasi camping di Bandung cocok untuk menjadi tempat healing. Ada yang menawarkan keindahan pohon pinus, danau, hingga pegunungan yang indah.

9 Tempat Camping di Bandung

Beberapa tempat camping di Bandung menawarkan pengalaman menarik yang berbeda-beda. Berikut di antaranya mengutip masing-masing website dan instagram wisata dan lainnya:


1. Pine Forest Camp

Berkemah dengan mini van sendiri di Pine Forest Camp LembangBerkemah dengan mini van sendiri di Pine Forest Camp Lembang (Instagram @pineforestcamplembang)

Harga: Mulai dari Rp 600.000
Jam operasional:
Check in: 07.00 WIB, check out: 17.00 WIB (1 hari)
Check in: 13.00 WIB, check out 12.00 WIB (1 hari 1 malam)

Lokasi: Pasirjaya XII No. 10 Bandung
Maribaya Timur Desa Suntenjaya

Pine Forest Camp merupakan tempat camping yang berada di perbukitan pada ketinggian 1.200 mdpl. Wisatawan bisa menikmati pemandangan alam yang indah seperti pegunungan, hutan pinus, dan gemerlap kota Lembang di malam hari.

Berbagai aktivitas outdoor yang dapat dilakukan di Pine Forest Camp di antaranya yaitu exclusive camping, family gathering, outdoor party, high rope course, hingga bermain flying fox. Areanya luas dan terpisah, sehingga memberi privasi di setiap kegiatan.

2. Green Grass Cikole

Tempat berkemah di Green Grass CikoleTempat berkemah di Green Grass Cikole (Dadan Kuswaraharja)

Harga:
Tiket masuk: Rp 30.000
Sewa tenda mulai dari Rp 350.000-Rp 450.000.
Campervan: Rp 150.000.

Jam operasional: Check in pukul 13.00 WIB, check out pukul 12.00 WIB

Lokasi: Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat

Green Grass Cikole di kaki Gunung Tangkuban Perahu. Sepanjang jalan wisatawan bisa menikmati pemandangan gunung yang begitu mempesona.

Seperti namanya, Green Grass mempunyai hutan pinus dengan hamparan rumput. Kamu bisa membawa tenda sendiri atau menyewa tenda yang disediakan. Ada juga campervan park dengan fasilitas colokan listrik, keran, dan wastafel.

3. Ranca Upas

kempingRanca Upas (Wisma Putra/detikTravel)

Harga: Sewa tenda mulai dari Rp 150.000-Rp 1.200.000
Jam operasional: Check in mulai dari 08.00-23.00 WIB. Check Out maksimal jam 15.00
Lokasi: Jl. Camp Ranca Upas, Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Ranca Upas terkenal dengan bumi perkemahan, penangkaran rusa, dan spot-spot foto yang instagramable. Bagi wisatawan yang mau camping, tersedia berbagai pilihan tenda yang memuat hingga 12 orang.

Mulai dari Savana Ranca Upas yang merupakan sunset point dengan view pegunungan, Puspa Area Ranca Upas dengan view danau hingga Edelweis Area dengan view pegunungan di belakang penangkaran rusa.

Salah satu penginapan uniknya adalah Iglo Ranca Upas yang berbentuk Iglo, yang menawarkan nuansa glamping di atas danau.

4. Taman Langit Pangalengan

Taman Langit PangalenganTaman Langit Pangalengan (Yuga Hassani/detikcom)

Harga:
Tiket masuk: Rp 15.000
Camping Medium Rp 550.000
Camping Private: Rp 700.000
Sunrise Camping Deck: Rp 650.000 per hari.

Jam buka: Check in: 12.00 WIB, Check Out: 12.00 WIB

Lokasi: Kp. Puncak Mulya, Jl. Cukul, Sukaluyu, Pangalengan, Bandung, Jawa Barat.

Taman Langit Pangalengan merupakan destinasi wisata panorama dan area camping ground. Berdiri di atas tanah seluas kurang lebih satu hektar, Taman Langit Pangalengan menawarkan berbagai keindahan alam dari ketinggian 1670 mdpl.

Dari titik tingginya, wisatawan bisa menikmati pemandangan dari 4 wilayah sekaligus. Jika melihat ke arah timur, terlihat kota Pengalengan, Danau Situ Cileunca, dan Gugusan Gunung Wayang, kemudian, ke arah Selatan, ada perkebunan teh Perkebunan Cukul, Pegunungan Garut Selatan, dan Garis Samudera Hindia Laut Selatan.

Pada bagian utara terlihat sebagian kota Bandung dan Pegunungan Bandung Utara, sedangkan di bagian barat terdapat pemandangan gugusan pegunungan Ciwidey dan Cianjur Selatan.

Ada 3 pilihan kawasan camping, yaitu camping medium dengan tenda family double layer, private camping dengan area dan toilet terpisah, dan sunrise camping dengan view matahari tersebut.

5. Grafika Cikole

Terminal Wisata Grafika Cikole di Lembang, Bandung, Jabar menggratiskan tiket masuk untuk wisatawan.Terminal Wisata Grafika Cikole di Lembang, Bandung, Jabar menggratiskan tiket masuk untuk wisatawan. (Wishnu Pradana/detikTravel)

Harga: Mulai dari Rp 500.000 (camping) dan Rp 1.790.000 (glamping), sudah termasuk tiket masuk.

Jam operasional: Check in: 14.00, check out: 12.00 WIB

Lokasi: Jl. Raya Tangkuban Parahu No Km 8, Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat

Wisata Grafika Cikole menawarkan wisata alam, area camping ground, penginapan, restoran, dan outbound. Lokasinya berada di tengah alam pegunungan yang hijau.

Ada 54 unit tenda dome yang sudah terpasang dengan kapasitas 4 orang. Ada pula urban camp yang berkonsep glamping dengan kapasitas 4 orang.

6. Bumi Perkemahan Cakuang

Harga: Tiket masuk: Rp 22.000
Sewa tenda: Mulai dari Rp 80.000-450.000
Campervan: Rp 75.000

Jam operasional: Check in: Bebas, check out: 18.00 WIB

Lokasi: Jl. Gambung, Mekarsari, Kecamatan Pasirjambu, Bandung, Jawa Barat

Mengutip laman Jadesta Kemenparekraf, Bumi Perkemahan Ranca Cakuang begitu luas dengan hamparan rumput di atas tanah datar. Wisatawan bisa menikmati suasana alam, bermain di sungai, atau hiking di kawasan ini.

Tendanya ada yang diperuntukkan bagi dua orang, tiga sampai empat orang, hingga enam atau tujuh orang. Menurut salah satu laman agen travel, areanya terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu bagian atas yang merupakan bukit dengan rawa-rawa kering, bagian tengah yang merupakan padang rumput hijau dan bagian bawah di tepi sungai.

7. The Lodge Maribaya

kemping di the lodge maribaya bandungkemping di the lodge maribaya bandung (Mukhlis Dinillah/detikTravel)

Harga: Rp 1.000.000/ 2 pax/ malam

Jam operasional: Check in: 14.00 WIB, check out 12.00 WIB

Lokasi: Jalan Maribaya No. 149/252 RT. 03 / RW. 15 Babakan, Gentong, Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat

The Lodge Maribaya menawarkan berbagai aktivitas seperti camping, trekking, mengelilingi area hutan pinus, atau sekedar refreshing menaiki wahana menikmati kuliner yang ada.

Area campingnya private dengan udara yang begitu sejuk di tengah hutan pinus. Nama kawasan campingnya yaitu The Lodge Camp Village. Tersedia Fun Camp dengan tenda permanen berkapasitas 2 orang dengan fasilitas listrik dan wifi.

8. Pineus Tilu Riverside

Tempat camping Pineus Tilu di Pangalengan, BandungTempat camping Pineus Tilu di Pangalengan, Bandung (Instagram @pineustilu)

Harga: Mulai dari Rp 650.000-2.200.000, tergantung kapasitas tenda dan hari kunjungan.

Jam operasional: Check in: 14.00, check out 12.00 WIB

Lokasi: Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Pineus Tilu Riverside menawarkan sensasi berkemah di tepi Sungai Palayangan, Hutan Pinus Rahong. Aliran sungainya jernih, dengan pemandangan hijau dan indahnya hutan pinus.

Tendanya ada yang berkapasitas empat orang dan lima orang. Fasilitasnya mulai dari toilet, meja makan, dan api unggun.

Selain berkemah, wisatawan juga dapat mencoba wahana rafting dengan waktu tempuh 1,5-2 jam dan hammocking, tidur atau bersantai di atas tempat tidur gantung atau ayunan dari kain yang terpasang di pohon.

9. Gaspol Situ Cileunca

Harga: Camping: Rp 40.000/orang
Sewa tenda: Rp 189.000

Jam operasional: Check in: 14.00, check out 12.00 WIB

Lokasi: Kampung Cipangisikan, Dusun 02, Kelurahan Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Situ Cileunca adalah danau buatan seluas 1.400 hektar di atas ketinggian 1.418 mdpl. Wisatawan bisa bersantai di tepi danau, bermain rafting, sampai bermalam di camping groundnya.

Bagi wisatawan yang tidak membawa tenda, bisa memilih paket camping dengan view danau. Fasilitas yang disediakan mulai dari mushola, toilet, akses listrik, hingga shelter kap untuk 40 orang.

Itulah 9 tempat camping di Bandung dengan berbagai view. Sebelum berkunjung, jangan lupa untuk terus update mengenai informasi terkait objek wisata yang dituju ya.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

Harga Tiket, Daya Tarik, dan Jam Bukanya


Taman Langit Pangalengan adalah destinasi wisata alam di Bandung Selatan. Pas buat traveler untuk berlibur di tengah pegunungan dan berhawa sejuk.

Taman Langit akan jadi pilihan sempurna bagi mereka yang ingin menikmati keindahan alam, udara segar, dan suasana tenang yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

Daya Tarik Taman Langit Pangalengan 360

Pangalengan dibangun dan dikelola oleh PT Taman Langit Jaya Wisata. Objek wisata ini dibangun di atas tanah seluas kurang lebih 1 hektar. Simak berbagai daya tarik wisatanya.


1. Camping Ground

Taman Langit PangalenganTaman Langit Pangalengan. (Yuga Hassani/detikcom)

Taman Langit Pangalengan terkenal sebagai area perkemahan, yang juga menyediakan fasilitas untuk camping di alam terbuka. Pengunjung bisa menikmati suasana pemandangan yang eksotis dan menawan.

Daftar Harga Paket Camping di Taman Langit Pangalengan

Dilansir situs resmi pengelolanya, berikut adalah harga paket camping di Wisata Taman Langit Pangalengan:

  • Paket Camping Standar (untuk 4 orang): Rp 450.000 per hari.
  • Paket Camping Medium (untuk 4 orang): Rp Rp 550.000 per hari.
  • Paket Sunrise Camping Deck (untuk 4 orang): Rp 650.000 per hari.
  • Paket Camping Private (untuk 4 orang): Rp 700.000 per hari.

Setiap paket akan mendapatkan fasilitas dan area yang berbeda. Camping medium menawarkan tenda family double layer, paket private camping memiliki kelebihan camping dengan area khusus dan toilet terpisah.

Sementara untuk paket sunrise camping, sesuai namanya pengunjung akan diberi tempat camping dengan view area matahari terbit yang indah yang ada di Taman Langit.

Sebagai contoh, untuk paket camping medium seharga Rp 550 ribu itu sudah termasuk fasilitas:

  • Tiket masuk camping
  • Tenda Quechua Arpenaz
  • Sleeping bag
  • Extra bed
  • Terminal listrik
  • Kayu bakar
  • Lampu Penerangan

2. Jembatan di Tengah Kebun Teh

Taman Langit PangalenganPengunjung yang berfoto di jembatan kebun teh Taman Langit Pangalengan. (Yuga Hassani/detikcom)

Salah satu daya tarik utama yang menawarkan pengalaman unik di tengah keindahan alam di Taman Langit adalah jembatan di tengah kebun teh.

Di atas hamparan kebun teh yang hijau dan luas, jembatan ini memberikan pandangan menakjubkan ke arah ladang teh yang terhampar hingga ke kaki gunung. Tempat ini jadi salah satu spot foto Instagramable di Taman Langit.

3. Pemandangan yang Indah

Taman Langit PangalenganPemandangan di sekitar kawasan Taman Langit Pangalengan. (Yuga Hassani/detikcom)

Dari Taman Langit pengunjung bisa melihat kecantikan kota Bandung, dari ketinggian 1670 mdpl.

Dari arah timur, akan ada suguhan pemandangan kota Pangalengan, Danau Situ Cileunca, dan Gugusan Gunung Wayang.

Sementara dari arah selatan, kita bisa melihat pemandangan perbukitan Teh Perkebunan Cukul, Pegunungan Garut Selatan, dan Garis Samudera Hindia Laut Selatan.

Dari daya tarik di atas, ada juga berbagai aktivitas seru yang bisa dilakukan di Taman Langit Pangalengan, seperti melihat dan menikmati suasana kebun teh, berkemah, berkuliner, melihat sunrise dan sunset, hingga menikmati keindahan awan.

Lokasi Taman Langit Pangalengan

Taman Langit Pangalengan beralamat di Kampung Puncak Mulya, Jalan Cukul, Sukaluyu, Pangalengan, Bandung, Jawa Barat. Letaknya sekitar 50 km di selatan pusat kota Bandung.

Rute menuju Taman Langit Pangalengan bisa ditempuh melalui Jalan Raya Situ Cileunca, kalau kalian berangkat menggunakan kendaraan milik sendiri.

Dari catatan detikTravel, jika menggunakan transportasi umum, traveler bisa memilih pilihan kendaraan dan rute di bawah ini:

  • Naik bus dari terminal Leuwi Panjang dengan rute Pangalengan-Bandung.
  • Mini bus atau elf dari terminal Tegal Lega.

Semua transportasi umum tadi akan menuju pemberhentian terakhir di terminal Pangalengan.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk Taman Langit Pangalengan adalah Rp 15.000 untuk dewasa, dan
Rp 5.000 untuk kategori anak-anak.

Untuk biaya parkir kendaraan regular (tanpa camping) Rp 5.000 untuk motor dan Rp 10.000 untuk mobil.

Sementara, bagi pengunjung yang bawa kendaraan dan camping di sini akan dikenakan biaya parkir Rp 10.000 untuk motor dan Rp 20.000 untuk mobil.

Jam Operasional Taman Langit Pangalengan

Wisata Taman Langit Pangalengan buka setiap hari, dengan jam buka sebagai berikut.

  • Senin – Jum’at : 05.00 -17.00 WIB.
  • Sabtu – Minggu : 24 jam.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com