Tag Archives: gwk

50 Lebih Destinasi Wisata yang Cocok untuk Liburan Akhir Tahun


Jakarta

Menjelang akhir tahun, banyak masyarakat yang sudah menyiapkan waktu untuk liburan bareng keluarga, teman, ataupun pasangan. Beberapa memilih berlibur ke luar negeri, tapi ada juga yang berkunjung ke sejumlah objek wisata di Tanah Air.

Adapun sejumlah kota yang menjadi destinasi wisata favorit saat liburan, mulai dari Bogor, Bandung, Yogyakarta, Semarang, hingga Bali. Soalnya, ada banyak tempat wisata seru dan menarik di kota-kota tersebut.

Liburan akhir tahun enaknya ke mana ya, travelers? Jika masih bingung, simak beberapa rekomendasi tempat wisata di Tanah Air yang cocok untuk menghabiskan liburan akhir tahun dalam artikel ini.


Rekomendasi Tempat Wisata yang Cocok untuk Liburan Akhir Tahun

Ada banyak destinasi wisata di Tanah Air yang patut dikunjungi saat liburan akhir tahun. Beberapa objek wisata tersebut umumnya tersebar di daerah Bandung, Yogyakarta, hingga Semarang.

Jika masih bingung menghabiskan waktu liburan ke mana, simak rekomendasi tempat wisata untuk liburan akhir tahun yang dirangkum detikTravel:

A. Jakarta

Suasana Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Jumat (1/9/2023).(Weka Kanaka/detikcom)

Apabila detikers hanya menghabiskan waktu liburan akhir tahun di Jakarta, berikut rekomendasi tempat wisata yang bisa dikunjungi saat liburan akhir tahun:

  1. Kebun Binatang Ragunan
  2. Taman Mini Indonesia Indah (TMII)
  3. Trans Studio Cibubur
  4. Wisata Pulau Seribu
  5. Jakarta Aquarium
  6. Dunia Fantasi (Dufan)
  7. Tebet Eco Park
  8. Taman Ismail Marzuki
  9. Monumen Nasional (Monas)
  10. Kota Tua
  11. Kawasan Blok M.

B. Bandung

Wahana baru di Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat.(Whisnu Pradana/detikJabar)

Bandung menjadi salah satu destinasi favorit warga Jakarta yang ingin liburan. Selain jaraknya tidak terlalu jauh, ada banyak objek wisata menarik di Kota Kembang.

Berikut sejumlah destinasi wisata di Bandung yang wajib dikunjungi saat liburan akhir tahun:

  1. Terminal Wisata Grafika Cikole
  2. Noah’s Park
  3. Dusun Bambu
  4. Orchid Forest Cikole
  5. Floating Market Lembang
  6. Ranca Upas
  7. Kawah Putih Ciwidey
  8. Trans Studio Bandung
  9. Taman Hutan Raya Ir H. Djuanda
  10. Lembang Park & Zoo
  11. The Great Asia Afrika
  12. Jalan Braga.

C. Bogor dan Puncak

Agrowisata Gunung Mas Puncak Bogor(Pradita Utama/detikcom)

Bogor dan Kawasan Puncak juga menjadi tujuan favorit warga Jakarta yang ingin menghabiskan waktu liburan akhir tahun. Ada banyak destinasi wisata menarik di Bogor dan Puncak yang wajib dikunjungi, yaitu:

  1. Puncak Pass Farm Petik Stroberi
  2. Kebun Raya Bogor
  3. Curug Cibaliung
  4. Agrowisata Gunung Mas
  5. Gunung Leuwi Lieuk
  6. Wisata Agro Inkarla
  7. Situ Gede
  8. Taman Safari
  9. Dairyland Farm Theme Park
  10. Dairyland Riverside
  11. The Ranch Puncak Bogor
  12. Nicole’s River Park
  13. MiniMania
  14. Kuntum Farmfield.

D. Yogyakarta

Petugas berjaga saat penutupan Candi Prambanan di Klaten, Jawa Tengah, Senin (11/3/2024). Pengelola Taman Wisata Candi Prambanan dan Ratu Boko melakukan penutupan Candi Prambanan selama 24 jam sebagai penghormatan kepada seluruh umat Hindu yang merayakan Hari Raya Nyepi tahun Saka 1946. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/aww.(Antara Foto/Hendra Nurdiyansyah)

Kota yang satu ini juga menjadi tujuan favorit banyak wisatawan, baik turis lokal maupun mancanegara. Ada sejumlah destinasi wisata di Yogyakarta yang wajib dikunjungi saat liburan, di antaranya:

  1. Keraton Yogyakarta
  2. Jalan Malioboro
  3. Museum Benteng Vredeburg
  4. Kampung Wisata Yogyakarta
  5. Tebing Breksi
  6. Candi Ratu Boko
  7. Candi Prambanan
  8. Wisata Alam Pinus Pengger
  9. Pantai Krakal
  10. Pantai Parangtritis
  11. Obelix Hills
  12. Taman Nasional Gunung Merapi
  13. Jogja Bay Waterpark.

E. Semarang

Warga menyaksikan pertunjukan tarian naga pada perayaan Festival Arak-arakan Cheng Ho 2024 di Klenteng Sam Poo Kong, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (4/8/2024). Kirab yang merupakan agenda tahunan Kota Semarang tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah itu yang dimulai dari Klenteng Tay Kak Sie menuju Klenteng Sam Poo Kong untuk perayaan menyambut kedatangan Sam Poo Tay Djien atau Laksamana Cheng Ho ke-619. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/rwa.(Makna Zaezar/Antara)

Semarang memiliki sejumlah destinasi wisata yang populer. Jika tertarik menghabiskan liburan akhir tahun di Semarang, berikut beberapa tempat wisata yang wajib dikunjungi:

  1. Lawang Sewu
  2. Sam Poo Kong
  3. Kota Lama
  4. Klenteng Tay Kak Sie
  5. Dusun Semilir
  6. Masjid Agung Jawa Tengah
  7. Desa Wisata Kandri
  8. Kawasan Simpang Lima
  9. Taman Budaya Raden Saleh
  10. Museum Kota Lama Semarang
  11. Pura Giri Natha.

F. Bali

Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) menjadi patung tertinggi ke-4 di dunia. Butuh waktu 28 tahun untuk mewujudkan mahakarya sekaligus ikon Pulau Bali itu.(Ni Made Nami Krisnayanti)

Bagi travelers yang ingin menghabiskan waktu liburan akhir tahun di Bali, ada banyak sekali destinasi wisata yang patut dikunjungi. Agar tidak bingung, simak rekomendasinya di bawah ini:

  1. Pantai Sanur
  2. Pura Tanah Lot
  3. Pantai Seminyak
  4. Pura Uluwatu
  5. Peninsula Island
  6. Sunset Point Amed
  7. Ubud Art Market
  8. Garuda Wisnu Kencana (GWK)
  9. Pantai Kuta
  10. Monkey Forest Ubud
  11. Desa Penglipuran
  12. Pantai Lovina
  13. Bali Bird Park
  14. Bali Safari and Marine Park
  15. Pura Ulun Danu Beratan.

G. Surabaya

Kawasang Hutan Mangrove Wonorejo(Bappedalitbang Surabaya)

Surabaya juga memiliki banyak tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi saat liburan akhir tahun. Simak rekomendasinya di bawah ini:

  1. Kebun Binatang Surabaya
  2. Trans Snow Surabaya
  3. Atlantis Land Kenjeran
  4. Wonorejo Mangrove Ecotourism
  5. Museum Sepuluh Nopember
  6. Monumen Tugu Pahlawan
  7. Alun-alun Surabaya
  8. Surabaya North Quay
  9. Masjid Muhammad Cheng Hoo
  10. Kampung Peneleh
  11. Jembatan Suramadu View Point.

H. Malang

Malang Skyland(M Bagus Ibrahim/detikJatim)

Ada sejumlah objek wisata di Malang yang patut dikunjungi saat liburan akhir tahun. Penasaran? Simak rekomendasinya di bawah ini:

  1. Hawai Waterpark
  2. Flora Wisata San Terra
  3. Malang Skyland
  4. Malang Dreamland
  5. Malang Night Paradise
  6. Kebun Teh Wonosari
  7. Air Terjun Coban Rondo
  8. Araya Arcade Garden
  9. Taman Kemesraan
  10. Alun-alun Malang
  11. Malang Night Paradise
  12. Umbulan Tanaka.

Demikian rekomendasi tempat wisata yang cocok untuk liburan akhir tahun dari berbagai kota di Indonesia. Jadi, ingin berkunjung ke mana, travelers?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

5 Perbedaan Tari Kecak dengan Tari Bali Lainnya


Jakarta

Tak perlu diragukan lagi, tari kecak merupakan tari yang paling populer di kalangan wisatawan Bali. Tarian ini begitu atraktif meski banyak gerakan yang sebetulnya monoton.

Lantas apakah yang membuat tari ini berbeda dari tari Bali lainnya? Simak perbedaan dan keunikan tari kecak berikut ini. Ketahui juga jenis-jenis tari Bali lainnya untuk mengetahui perbedaannya dengan tari kecak.

Keunikan Tari Kecak

Dirangkum dari buku Keanekaragaman Seni Tari Nusantara oleh Resi Septiana Dewi dan buku Unsur Tari dan Simbolnya, berikut ini 5 keunikan tari kecak yang membedakan dengan tari Bali lainnya:


1. Iringan Musik

Tari kecak berbeda dari tari pada umumnya yang menggunakan iringan musik. Tari kecak tidak diiringi dengan musik dari gamelan atau alat musik tradisional lain, melainkan cuma diiringi suara para penarinya.

Para penari bersuara ‘cak’ secara berulang dan sebagian melantunkan nada-nada tertentu sehingga membentuk musik akapela. Ada juga yang bertindak sebagai dalang untuk membawakan alur cerita.

2. Jumlah Penari

Tari kecak biasanya dimainkan oleh sekitar 50 orang penari. Kebanyakan penari merupakan pengiring cerita sekaligus bersuara ‘cak’ sebagai iringan musik. Mereka duduk melingkar dan memberikan suasana dalam alur cerita.

Sementara beberapa penari bertindak sebagai tokoh dalam cerita, seperti Rama, Sinta, Rahwana, dan Hanuman. Mereka menari dan berperan sesuai alur cerita di tengah-tengah lingkaran.

Jumlah penari ini tak dibatasi. Bahkan pada 1979, tari kecak pernah dimainkan 500 penari. Rekor dipecahkan pada 2006 oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan yang menyelenggarakan kecak kolosal dengan 5 ribu penari.

3. Gerakan

Gerakan tari kecak tidak serumit tari tradisional lainnya. Gerakannya tidak banyak variasi karena kebanyakan hanya menggerakkan lengan ke atas kepala menggoyang-goyangkan telapak tangan.

Gerakannya pun cenderung bebas tanpa pakem-pakem seperti tari lainnya. Gerakan tari kecak mengutamakan alur cerita dan perpaduan dengan suara ‘cak’.

4. Kostum dan Properti

Kostum para penari pengiring sangat sederhana, yakni hanya kain poleng atau kain hitam putih yang digunakan sebagai bawahan dan tanpa mengenakan baju. Mereka juga mengenakan setangkai bunga yang disematkan di telinga.

Sementara para penari yang menjadi tokoh, mereka mengenakan kostum sesuai tokohnya, misalnya Rahwana mengenakan topeng raksasa atau Hanuman mengenakan kostum kera.

Ada beberapa properti digunakan dalam tari kecak, antara lain bara api, bunga kamboja, gelang kerincing, selendang hitam putih, dan tempat sesajen yang membuat nuansa terasa sakral dan mistis.

5. Drama yang Dimainkan

Setiap tari biasanya memiliki cerita yang dimainkan. Tari kecak mengisahkan cerita Ramayana. Kisahnya mengenai Rama dan Hanuman yang berusaha membebaskan Dewi Sinta dari tangan Rahwana. Cerita ini juga dimainkan dalam Sendratari Ramayana di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Jenis-jenis Tarian Bali

Dikutip dari situs ISI Denpasar, jenis tarian Bali dibedakan menjadi tiga berdasarkan fungsinya, yakni:

1. Tari Wali

Tari wali disebut juga tari sakral, yakni berfungsi sebagai pelengkap tata cara dalam upacara keagamaan. Tari ini biasanya dilakukan di pura-pura dan tempat-tempat yang berhubungan dengan upacara keagamaan.

Tari ini tidak memakai lakon alias tidak bercerita. Contoh tari wali antara lain tari rejang dan tari pendet.

2. Tari Bebali

Tari bebali sering digunakan sebagai tari seremonial, tetapi juga bisa digunakan sebagai pengiring upacara atau upakara di pura maupun di luar pura. Tari ini umumnya memakai lakon, contohnya drama tari, tari topeng, tari arja.

3. Tari Bali-balian

Tari bali-balian termasuk seni hiburan karena tidak termasuk tari wali maupun tari bebali. Tari ini dibuat dengan unsur dan dasar tari yang luhur. Contohnya adalah tari kecak, legong keraton, dan tari joged.

9 Tarian Bali yang Terkenal

Untuk mengetahui perbedaan tari kecak dengan tari Bali lainnya, simak 9 tari Bali berikut ini, dikutip dari situs Perumda Kerthi Bali Santhi:

1. Tari Pendet

Tari pendet melambangkan turunnya dewa-dewi ke bumi. Tari ini biasanya dipentaskan lima orang penari wanita atau lebih. Para penari mengenakan pakaian adat dan membawa bokor atau canang sari berisi bunga. Tari ini umumnya dipentaskan di halaman pura menghadap ke sebuah palinggih, tempat bhatara dan bhatari diistanakan.

2. Tari Barong

Tari barong ada berbagai macam, seperti barong macan, barong asu, barong bangkal, dan barong gajah. Tari ini menggambarkan pertentangan antara kejahatan dan kebajikan.

Tari barong memiliki unsur komedi, biasanya dibawakan dua penari laki-laki. Satu penari mengendalikan kepala kostum dan satu lainnya mengendalikan ekor.

3. Tari Legong

Tari legong berasal dari kata ‘leg’ (gerak tari yang luwes) dan ‘gong’ (gamelan). Tarian ini menekankan kelenturan dan keluwesan penarinya, diiringi dengan Gamelan Semar Pegulingan.

Penari wanita menggunakan kipas sebagai atribut utama. Dulunya, tari ini hanya dapat dinikmati oleh kalangan bangsawan di keraton, namun kini dapat dinikmati siapa saja.

4. Tari Baris

Awalnya, tari baris berfungsi untuk ritual upacara keagamaan, tetapi kini digunakan sebagai hiburan bagi wisatawan di Bali. Tari baris menggambarkan kepahlawanan, menunjukkan keahlian dan keberanian seorang prajurit dalam menggunakan senjata perang.

5. Tari Puspanjali

Tari puspanjali berasal dari kata ‘puspa’ dan ‘anjali’ yang masing-masing berarti ‘bunga’ dan ‘menghormati’. Tari ini biasa digunakan untuk penyambutan tamu sebagai tanda penghormatan kepada mereka lewat simbol sekuntum bunga.

6. Tari Janger

Tari janger dibawakan oleh 10 penari muda-mudi Bali yang berpasangan. Gerakannya sederhana namun ceria dan bersemangat. Penari terdiri dari kelompok putra (kecak) dan kelompok putri (janger) yang saling berpasangan sambil bernyanyi lagu janger secara bersahut-sahutan.

7. Tari Bumbung atau Joged Bumbung

Tari atau joged bumbung adalah tarian hiburan tradisional Bali yang sering ditampilkan pada acara-acara seperti pernikahan, perayaan pascapanen, dan hari raya. Tarian ini dibawakan oleh seorang penari perempuan, yang kemudian akan memilih seorang penonton pria untuk diajak menari bersama, yang disebut ‘ngibing’.

8. Tari Gambuh

Tari gambuh memadukan unsur seni tabuh, dialog, sastra, rupa, dan rias, sehingga bisa dikatakan menyerupai teater. Tari ini dibawakan oleh 25 hingga 40 penari pria dan wanita, termasuk penari lanjut usia.

9. Tari Topeng Sidakarya

Tari topeng sidakarya biasanya ditampilkan di akhir sebuah acara sebagai tanda penutup. Tarian ini termasuk dalam kategori seni pertunjukan sakral dari Bali. Alur ceritanya bervariasi, disesuaikan dengan upacara yang digelar.

Nah, sudah tahu kan bedanya tari kecak dengan tari Bali lainnya? Kalau detikers ingin menyaksikan tari kecak, bisa datang ke beberapa lokasi, antara lain Pura Luhur Uluwatu dan Garuda Wisnu Kencana (GWK).

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com

Bianglala Raksasa The Wheel Bali



Badung

Di Canggu, ada wahana wisata baru berupa bianglala raksasa bernama The Wheel Bali. Seperti apa penampakannya?

Bianglala berukuran jumbo hadir di Canggu. Lokasi tepatnya berada di Gang Sri Kahyangan, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.

Bianglala bernama The Wheel Bali itu menawarkan pengalaman menikmati ketinggian dengan kenyamanan dan keamanan lengkap, ditambah panorama alam yang menawan.


Bianglala ini memiliki tinggi 42,5 meter atau setara gedung 10-14 lantai. Rasa deg-degan tentu muncul ketika mencapai puncaknya, namun pengelola memastikan keamanan terjamin.

Setiap kabin di bianglala ini dilengkapi dengan penangkal petir, alat pengukur kecepatan angin, genset cadangan, hingga teknologi canggih untuk menjaga keselamatan wisatawan yang naik ke dalamnya.

Putaran mesin penggerak bianglala diatur pelan dengan mekanisme rotasi yang membuat kabin tetap stabil. Kabin juga dilengkapi pendingin ruangan, kaca riben, dan kursi empuk yang menambah kenyamanan.

Total ada 20 kabin dengan kapasitas 4-6 orang, baik dewasa maupun anak-anak. Pengunjung tidak perlu menunggu lama, karena begitu membeli tiket, kalian langsung bisa naik wahana itu.

Melihat Panorama Bali dari Atas Ketinggian

Durasi sekali naik bianglala berlangsung 10-12 menit atau sekitar dua kali putaran. Dari atas bianglala ini, wisatawan bisa melihat hamparan sawah khas Canggu nan hijau.

Traveler juga bisa memandangi garis pantai di pesisir barat Bali, hingga patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang berjarak 25 km. Saat cuaca cerah, Gunung Agung juga tampak dari kejauhan.

Tri Sutrisno (28) dan Alifa Rara (24), wisatawan asal Makassar, mengaku puas setelah mencoba wahana bianglala raksasa ini.

The Wheel Bali, wahana bianglala yang menawarkan keindahan Bali dari ketinggian di Canggu, Badung.The Wheel Bali, wahana bianglala baru di Canggu Foto: I Nyoman Adhisthaya Sawitra/detikBali

“Seru, asyik sih, ini pertama kali mencoba bianglala berukuran besar seperti ini,” ungkap Tri, Jumat (5/9/2025).

Meski sempat takut karena kabin sedikit bergoyang saat berpindah posisi, keduanya tetap menikmati pengalaman.

“Untuk putarannya tidak terasa, tiba-tiba sudah di posisi sebaliknya. Untuk viewnya cakep sih, karena kita langsung lihat sunset gitu, worth it pokoknya,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Gita Julianti (20), wisatawan asal Denpasar. Ia datang bertiga bersama pacar dan temannya.

“Seru banget apalagi setelah bertahun-tahun tidak pernah naik bianglala, terutama dari pemandangannya kita bisa lihat hampir sekeliling Bali, bahkan GWK yang di Jimbaran kelihatan, bagus banget deh,” ujarnya.

Pengunjung perlu memperhatikan kondisi cuaca. Jika angin kencang, hujan, atau gerimis, wahana bianglala ini tidak beroperasi dengan alasan keamanan.

Waktu terbaik menikmati The Wheel Bali adalah sore menjelang matahari terbenam pukul 17.00-18.30 Wita atau malam hari sekitar pukul 19.00 hingga tutup.

Harga Tiket The Wheel Bali

Harga tiket promosi saat ini Rp 55 ribu untuk anak-anak dan Rp 110 ribu untuk dewasa sekali naik. Bagi pengunjung yang hanya ingin berfoto atau membuat video di sekitar area bianglala, pengelola tidak memungut biaya alias gratis.

——–

Artikel ini telah naik di detikBali.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com