Tag Archives: hewan

Begini Cara Ampuh Cegah Semut Masuk Dapur Biar Makanan Nggak Diserbu


Jakarta

Setiap rumah tentu tidak luput dari kehadiran semut. Serangga yang satu ini bisa cepat menyerbu makanan dan minuman di rumah, terutama di dapur.

Keberadaan semut tidak hanya mengganggu, tetapi juga dapat menyebarkan bakteri, bahkan merusak fondasi rumah, lho.

Lalu, bagaimana cara ampuh mencegah semut masuk dapur? Yuk, simak tipsnya berikut ini yang dilansir dari The Spruce, Senin (12/8/2024).


Cara Cegah Semut Masuk Dapur

1. Bersihkan Dapur secara Menyeluruh

Semut umumnya tertarik pada makanan manis dan berminyak. Nah, cara paling efektif untuk membasminya adalah dengan menjaga kebersihan ruangan, khususnya dapur yang menjadi tempat memasak hingga menyimpan makanan.

Segera bersihkan dapur yang kotor akibat remah-remah, tumpahan, atau sisa makanan. Meskipun jumlahnya kecil, remah-remah makanan di sudut atau di bawah lemari tetap bisa mengundang semut ke dalam rumah, lho!

2. Simpan Makanan dengan Benar

Meskipun tersimpan aman di dalam lemari, tempatkan makanan ke dalam wadah tertutup agar semut tak bisa menjangkaunya. Hal ini juga berlaku untuk makanan hewan peliharaanmu.

3. Singkirkan Sumber Kelembapan

Selain makanan, semut juga tertarik pada air. Jika kamu mendapati keran atau pipa airmu bocor, segera perbaiki untuk mencegah datangnya semut.

Jaga area dapur agar tetap kering. Setelah selesai memasak, segera bersihkan area dapur dari tumpahan air, baik di meja maupun lantai.

4. Gunakan Pengusir Semut Alami

Beberapa bahan di dapur ternyata bisa dimanfaatkan sebagai pengusir semut alami. Semut masuk ke rumah karena mengikuti aroma makanan, namun mereka tidak menyukai aroma tertentu.

Kamu bisa coba gunakan minyak peppermint, jeruk, kayu manis, bubuk kopi, cabai rawit, cuka, atau soda kue.

Semut dapat masuk ke dalam rumah melalui celah tertentu. Coba cari titik masuk semut tersebut dengan cara mengikuti arah pergerakan semut. Jika memungkinkan, tutup titik masuk semut tersebut dengan dempul.

Itulah cara mencegah semut masuk ke dalam rumah, khususnya dapur. Semoga bermanfaat!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Mudah Banget! Pakai 4 Bahan Alami Ini, Laba-laba di Rumah Auto Kabur


Jakarta

Sarang laba-laba biasanya ditemukan di sudut rumah yang jarang dibersihkan. Keberadaan laba-laba sebenarnya tidak berbahaya karena laba-laba juga jarang menyerang manusia, tetapi memang keberadaannya kerap membuat risih dan rumah terlihat kotor jika ditemukan sarang ini.

Maka dari itu, kamu harus sering membersihkan rumah secara merata termasuk ke area celah seperti di bawah meja, di belakang lemari, di plafon, atau tempat lainnya. Cara membersihkannya pun tidak susah. Cukup ambil sarang dengan sapu atau benda padat lainnya.

Namun, jika kamu ingin laba-laba tidak bersarang lagi di rumah, kamu bisa menggunakan bahan khusus untuk membasmihnya. Melansir dari Mirror, Jumat (26/1/2024), berikut ini bahan yang efektif untuk membasmi laba-laba di rumah.


1. Jeruk

Sudah menjadi rahasia umum jika aroma jeruk cukup kuat. Namun, aroma tidak membuat laba-laba takut. Hewan satu ini lebih takut dengan air dari jeruk atau lemon karena terdapat senyawa insektisida (limonene dan linalool) yang membunuh banyak hama. Caranya kamu bisa memeras air jeruk atau lemon, lalu semprotkan pada area yang kerap ditemukan laba-laba.

2. Minyak Esensial

Sering digunakan sebagai cairan relaksasi dan bermanfaat untuk kesehatan, tetapi minyak esensial justru ampuh ditakuti oleh hama salah satunya laba-laba. Aroma yang paling ampuh untuk basmi laba-laba adalah peppermint karena aroma ini terlalu menyengat untuk laba-laba yang memiliki indera penciuman melalui kakinya.

Untuk membuat ramuan tersebut, kamu perlu sekitar 20 tetes minyak esensial peppermint ke dalam botol berisi air, lalu semprotkan ke setiap sudut dan celah rumahmu. Kamu juga bisa menyemprotkannya ke selimut untuk mencegah mereka naik ke tempat tidur. Karena minyak ini beracun bagi hewan peliharaan, pastikan bahwa kamu menghindari metode ini dari peliharaan Kamu.

3. Lilin Aromaterapi Serai

Salah satu bahan masakan yang ampuh usir laba-laba adalah serai. Tanaman ini juga ampuh mengusir serangga seperti tawon dan nyamuk. Cara penggunaannya bisa dengan menjadikannya lilin aromaterapi kemudian letakkan di dekat jendela.

4. Cuka Putih

Cuka putih memiliki segudang manfaat, termasuk untuk membasmi laba-laba di rumah. Cuka memiliki kandungan asam asetat yang sangat sensitif bagi laba-laba. Metode ini bisa dilakukan dengan cara menyemprotkan setengah air dan setengah cuka ke tempat laba-laba yang menyelinap masuk. Selain itu, cuka tidak memiliki efek yang berbahaya dan beracun sehingga aman untuk digunakan ketika kamu dekat hewan peliharaan.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Ternyata Ini Penyebab Banyak Lintah Bermunculan di Rumah?


Jakarta

Kamu bisa jadi sering melihat lintah ada di sekitar rumah atau bahkan ada sampai masuk rumah kalian ketika musim hujan tiba.

Hewan penghisap darah satu ini menyukai tempat yang lembap untuk bertahan hidup, seperti kamar mandi.

Tentu kemunculan lintah rumah membuat penghuni rumah khawatir dihisap darahnya. Meskipun ada beberapa pengobatan alami menggunakan lintah. Namun, biasanya yang digunakan bukanlah lintah liar.


Lalu, bagaimana cara mengusir dan mencegah lintah dari rumah? Mari simak ulasan lengkap berikut.

Penyebab Banyaknya Lintah

Sebelum menjelaskan tentang cara mengusir lintah, maka sebelumnya kamu harus tahu tentang penyebab munculnya lintah itu sendiri. Karena usaha akan sia-sia jika sudah berhasil mengusir atau membasmi nya namun lintah masih kembali lagi ke rumah.

Melansir dari Kicaumania, berikut beberapa penyebab mengapa lintah muncul dalam jumlah banyak apalagi saat musim hujan.

Rumah Berlokasi Dekat dengan Tempat Lembap

Rumah yang dekat dengan tempat lembap seperti got atau saluran pembuangan lembap yang tentunya akan banyak lintah hidup disekitarnya.

Rumah yang memiliki peluang banyaknya lintah di dalamnya salah satunya rumah yang dekat dengan sungai, rawa, selokan, lingkungan rumah banyak pohon sehingga lokasi rumah menjadi lembap.

Pasca Hujan Lebat dan Banjir

Saat hujan lebat tiba kemudian disusul banjir otomatis lintah akan terbawa arus banjir. Lalu, lintah akan menempel pada rumah yang diakibatkan oleh terbawa arus ketika banjir dan tinggal di rumah.

Kamar Mandi Sangat Lembap

Kamar mandi menjadikan tempat favorit bagi lintah untuk tinggal sebab memiliki udara yang lembap. Lintah biasanya masuk ke dalam kamar mandi melewati saluran air atau sela-sela kamar mandi.

Cara Mengusir Lintah dari Rumah

Mengutip dari situs How to Repel, kamu bisa mengikuti beberapa tips berikut untuk mengusir lintah dari rumah. Berikut beberapa diantaranya.

Membasmi Tempat yang Berpotensi Jadi Sarang Lintah

Lintah menyukai lingkungan yang lembap seperti dekat genangan air, selokan atau kolam dekat rumah. Pastikan kamu membersihkan halaman secara teratur dan buang tumpukan daun atau ranting kering. Karena lintah suka tinggal pada tumpukan daun yang berserakan. Selanjutnya, lintah suka tinggal pada rumput yang tinggi. Jadi, pastikan kamu memangkas rumput secara rutin. Barang bekas yang dibiarkan berserakan seperti kaleng cat, ban bekas, dan furnitur lainnya.

Menggunakan Bahan Alami untuk Mengusir Lintah

Ada beberapa bahan alami yang terbukti ampuh untuk mengusir lintah dari rumah. Berikut beberapa diantaranya.

Bawang putih dan Cengkeh

Kamu bisa gunakan beberapa siung bawang putih, lalu hancurkan bersama cengkeh. Lalu, sebarkan di area yang lembap dimana lintah sering terlihat.

Jus lemon

Kamu dapat membelah lemon, setelah itu peras dan campurkan dengan air. Semprotkan campuran bahan tersebut pada tanaman dan dinding.

Minyak Atsiri

Campurkan minyak atsiri dengan air secukupnya lalu semprotkan di sekitar rumah dan kebun.

Garam

Untuk garam sangat mudah, kamu cukup taburkan di sekeliling rumah yang sering dijumpai lintah.

Demikian cara ampuh untuk mengusir lintah dari rumah. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Cara Ampuh Usir Tokek Pakai Bahan di Rumah, Auto Kabur Nggak Balik Lagi


Jakarta

Tokek adalah sejenis kadal yang sering ditemui di rumah. Tokek memiliki bentuk seperti cicak tapi berukuran lebih besar dan mengeluarkan suara berisik khas yang terkadang mengganggu.

Kedua hewan ini bisa cukup mengganggu penghuni rumah karena berisik dan suka membuang kotoran di sembarang tempat. Sebagian orang pun ada geli atau takut dengan tokek. Lebih dari itu, tokek bisa saja menggigit ketika merasa terancam.

Nah, kalau kamu mau mengusir tokek, bisa coba pakai bahan-bahan yang ditemui di rumah. Berikut ini caranya, dikutip dari Cleanipedia, Senin (19/8/2024).


Cara Usir Tokek di Rumah

1. Bawang Putih dan Bawang Merah

Bawang merah dan bawang putih memiliki aroma yang kurang disukai hewan ini. Kamu cukup iris tipis bawang. Irisan bawang tersebut memberikan rangsangan yang mampu mengusir tokek.

Potong bawang menjadi dua lalu tinggalkan di tempat persembunyian tokek dan cicak yang kamu tahu. Tokek biasanya suka tempat yang lumayan hangat dan sepi seperti di pintu masuk dari luar rumah.

2. Cangkang Telur

Jika kamu punya sisa cangkang telur jangan dibuang sebab cangkang telur bisa untuk menakut-nakuti tokek. Karena jika hewan ini melihat cangkang telur mereka akan berpikir itu merupakan seekor ‘predator’.

Sisakan dua bagian cangkang telur di area sekitar rumah seperti di pintu masuk luar atau di dapur. Jangan hancurkan cangkang telur cukup biarkan terbelah menjadi dua.

Taruh sepasang dua bagian di setiap pintu masuk sudah cukup, dijamin tokek akan kabur. Agar cangkang telur tetap segar, ganti setiap tiga minggu hingga satu bulan.

3. Kapur Barus

Selanjutnya Kamu bisa gunakan kapur barus. Selain untuk mengusir serangga ternyata bau kapur barus yang menyengat kurang disukai tokek. Kapur barus bisa diletakkan di lemari pakaian.

4. Ampas Kopi

Jangan buang ampasnya jika selesai menyeduh kopi sebab kamu bisa letakkan di sebuah wadah dan keringkan dengan menjemurnya di terik matahari selama beberapa jam.

Ampas kopi yang sudah kering bisa jadi senjata ampuh untuk mengusir tokek karena bau kopi sanggup membuat tokek ngeri dan tidak bakal mendekat.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Ini Dia Tempat Persembunyian, Akses, dan Penarik Cicak Masuk Rumah


Jakarta

Cicak adalah sejenis reptil kecil yang sering ditemukan berkeliaran di dalam rumah. Meski tidak berbahaya, hewan ini cukup mengganggu penghuni rumah.

Sebagian orang mungkin merasa risih dengan cicak di rumah karena kerap buang kotoran sembarangan. Lalu, cicak terkadang mencuri atau ‘mencicipi’ makanan yang dibiarkan terbuka di rumah. Selain itu, ada juga orang yang geli dan takut bila melihat cicak.

Nah, kalau mau rumah bebas cicak, kamu harus tahu tempat persembunyian, akses, dan penarik cicak masuk rumah. Yuk, simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari PestClinic, Senin (19/8/2024).


Akses Masuk Cicak ke Rumah

Cicak masuk ke dalam rumah melalui bukaan di rumah, baik pintu maupun jendela. Bahkan, celah dan lubang kecil bisa menjadi akses bagi cicak untuk masuk rumah. Mereka suka menyelinap ke celah-celah kecil di ambang jendela, dinding, pintu, dan bukaan lainnya.

Penarik Cicak Masuk Rumah

1. Lokasi Lembap

Rumah di negara dengan iklim hangat dan lembap rentan dimasuki cicak. Hewan ini juga menyukai genangan air, termasuk kolam taman, pipa bocor, dan sumber kelembapan lainnya.

2. Buah-buahan

Membiarkan buah-buahan atau makanan yang terbuka di dapur akan menarik perhatian serangga yang merupakan salah satu sumber makanan utama cicak.

3. Kotoran dan Barang Berserakan

Remah makanan yang bercecer di mana-mana dan barang berserakan yang dapat dimakannya dapat menjadi tempat persembunyian yang juga dapat menarik bagi cicak.

4. Serangga

Serangga merupakan sumber makanan utama cicak. Jika banyak serangga lain, seperti semut dan nyamuk. Kalau kamu menemukan banyak serangga di rumah, maka tidak heran kalau ada banyak cicak.

Tempat Persembunyian Cicak di Rumah

Kalau mau basmi cicak di rumah, kamu harus tahu di mana saja tempat persembunyian cicak di rumah. Berikut ini tempat cicak biasa berkeliaran di dalam rumah.

  • Di bawah tumpukan kertas, majalah, koran, dan barang rongsokan lainnya.
  • Di bagian belakang bingkai atau barang lain yang digantung atau dipasang di dinding.
  • Lemari, laci, lemari, dan kabinet yang jarang dibuka.
  • Di belakang perabot biasa menjadi tempat cicak bertelur dan melindungi diri dari predator.
  • Di bawah wastafel merupakan tempat yang cocok untuk berkembang biak karena lembap.
  • Ruang bawah tanah yang lembap dan berantakan juga tempat yang bagus untuk berkembang biak.

Itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui soal cicak sebelum mengusirnya. Semoga bermanfaat!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Mudah! Ini Dia Tips Basmi Cicak di Rumah Biar Bersih dari Kotoran


Jakarta

Cicak adalah hewan melata yang sering ditemukan di rumah. Meskipun tidak berbahaya, cicak termasuk hama yang bisa mengganggu penghuni rumah.

Biasanya cicak suka membuang kotoran sembarangan, sehingga membuah rumah beserta perabotan terlihat kotor. Selain itu, ada sebagian orang yang geli dan takut dengan hewan kecil ini.

Bagi kamu yang merasa terganggu dengan kehadiran cicak di rumah, bisa mengikuti cara berikut ini untuk membasmi cicak yang dikutip dari Livspace, Senin (19/8/2024).


Cara Basmi Cicak dari Rumah

1. Bubuk Kopi

Cicak tidak menyukai aroma kopi yang kuat. Oleh karena itu, ia akan menjauhi aroma yang menyengat dari bubuk kopi.

Untuk mengusir cicak menggunakan bubuk kopi, kamu dapat mencampurkan bubuk kopi ke dalam air dan menyemprotkan ke daerah yang sering dilalui cicak. Kamu juga dapat menaburkan bubuknya saja.

2. Aneka Bawang

Selain bubuk kopi, hal lain yang dibenci cicak adalah bawang-bawangan yang menyengat. Simpanlah beberapa siung bawang putih mentah atau irisan bawang merah di berbagai sudut rumah.

Seiring berjalannya waktu, bau dari bawang akan membuat cicak menjauh. Jika kamu tidak ingin menggunakan potongan bawang, kamu juga dapat menggunakan air bawang dan menyemprotkannya di sekitar rumah.

3. Kapur barus

Kapur barus adalah cara yang baik untuk membasmi cicak di dalam rumah. Namun, kapur barus hanya boleh digunakan oleh rumah yang tidak memiliki hewan peliharaan atau bayi karena dapat membahayakan kesehatan mereka.

Cicak tidak tahan dengan bau yang menyengat dari kapur barus. Oleh karena itu, mereka akan menghindarinya. Usir cicak dengan meletakkan kapur barus di lemari dapur, rak penyimpanan, dan di bawah wastafel.

4. Atur suhu ruangan

Cicak merupakan hewan yang tidak mampu mengatur suhu tubuh sesuai dengan lingkungan. Oleh karena itu, mereka sering mencari ruangan yang memiliki suhu yang hangat.

Suhu ruangan yang dingin dapat menghindari cicak masuk ke dalam rumah. Kamu dapat mengatur AC dan menurunkan suhu rumah menjadi 22 derajat celcius.

5. Lada dan cabai

Salah satu cara untuk mengusir adalah menggunakan lada dan cabai. Kamu dapat mencampurkan sedikit merica atau bubuk cabai ke dalam air.

Lalu, semprotkan cairan tersebut ke area yang sering didatangi oleh cicak. Apabila hal tersebut tidak memungkinkan, kamu dapat menggantung cabai kering.

6. Cangkang telur

Kamu dapat menggunakan cangkang telur untuk mengusir cicak dari rumah. Caranya yaitu bersihkan cangkang telur dan taruh di tempat yang sering didatangi cicak, terutama di dekat pintu atau jendela. Kamu perlu membuang cangkang telur keesokan harinya untuk menjaga kebersihan.

7. Obat nyamuk

Semprotan pengusir nyamuk kimiawi dapat membasmi cicak dan nyamuk. Selain itu, jumlah cicak di rumah akan berkurang secara alami ketika kamu membasmi nyamuk atau serangga lain di rumah.

Hal ini karena cicak datang untuk mencari makanan. Jika kamu memotong sumber makanan mereka, maka tidak ada alasan bagi mereka untuk tinggal.

8. Air Dingin

Kalau kamu nggak mau memakai bahan-bahan berbau untuk mengusir cicak, masih ada cara lain yang bisa kamu ikuti.

Seperti yang kita ketahui, cicak menyukai tempat yang lebih hangat. Jika kamu menyiramkan air dingin atau air es pada mereka, maka mereka menjadi tidak bisa bergerak.

9. Memasang Jaring Jendela

Memasang jaring jendela adalah solusi jangka panjang yang praktis. Dengan jaring, kamu tidak perlu menutup jendela sepanjang waktu dan membiarkan semua cahaya alami masuk. Kamu dapat memilih jaring yang berwarna putih agar rumah lebih terang.

10. Menjaga Kebersihan

Cicak dan jenis hama lainnya bersembunyi di dalam rumah untuk mencari makanan. Jadi disarankan untuk tidak menyimpan makanan di tempat terbuka.

Simpan semua makanan dalam wadah yang tertutup. Apabila kamu memiliki sisa makanan yang tidak dapat dikonsumsi, pastikan untuk membuangnya.

Membersihkan rumah secara rutin adalah cara ampuh utama yang dapat kamu melakukan untuk mengusir cicak. Dengan menjaga rumah tetap bersih, hewan pengganggu lain juga akan berkurang.

Itulah cara membasmi cicak di rumah. Semoga bermanfaat!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Terganggu Gonggongan Anjing Tetangga di Rumah Cluster, Harus Gimana Ya?



Jakarta

Anjing merupakan salah satu hewan yang sering dipelihara di rumah. Keberadaannya bisa menjadi teman bagi penghuni dan bisa juga menjadi penjaga rumah.

Akan tetapi, keberadaan anjing di suatu cluster rumah terkadang bisa mengganggu kenyamanan penghuni lainnya. Contohnya karena gonggongan anjing yang keras.

Anjing yang terus menggonggong bisa menandakan beberapa hal, misalnya seperti kelaparan, ketakutan, perilaku teritorial, atau mencari perhatian.


Jika tetangga memiliki anjing yang menggonggong terus menerus dengan suara keras, tentu dapat mengganggu kenyamanan penghuni lainnya. Lantas, bagaimana penyelesaiannya?

Menurut Pengacara Properti Muhammad Rizal Siregar, hal itu bisa diselesaikan secara kekeluargaan terlebih dahulu. Lalu, bisa juga diselesaikan pada tingkat Rukun Tetangga (RT).

“Dalam area cluster perumahan pastinya lebih baik diselesaikan melalui mediasi di tingkat RT mengingat hal ini masuk dalam penyelesaian restoratif justice,” katanya ketika dihubungi detikcom, Kamis (22/8/2024).

Akan tetapi, jika sudah dilakukan mediasi pada tingkat RT masih belum menemukan titik terang, maka penghuni bisa melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian.

Sebagai catatan, saat ingin memelihara hewan sebaiknya dilaporkan terlebih dahulu kepada pihak RT/RW setempat. Pelaporan tersebut bisa dilakukan secara lisan.

Namun, setiap pemilik hewan peliharaan harus menjaga mereka agar tidak merugikan tetangga, tamu, dan orang di rumah tersebut. Misalnya menjaga hewan agar tidak mengotori halaman atau mengganggu tetangga.

Dalam Pasal 1365 KUH Perdata, diatur setiap perbuatan karena kelalaian dan merugikan orang lain dapat dikategorikan sebagai perbuatan melanggar hukum (PMH).

“Tiap perbuatan yang melanggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk menggantikan kerugian tersebut,” bunyi Pasal 1365 KUH Perdata.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Sederet Drama Tinggal di Rumah Cluster dan Cara Atasinya



Jakarta

Tinggal di rumah cluster memiliki ceritanya sendiri. Ada hal-hal yang menyenangkan, ada juga yang berupa drama.

Misalnya hewan peliharaan tetangga yang tiba-tiba masuk ke halaman rumah atau pemilik rumah yang ingin memasang pagar di rumahnya. Hal-hal tersebut terkadang meresahkan penghuni lainnya.

Berikut ini merupakan drama-drama yang kerap terjadi di rumah cluster dan cara mengatasinya.


Terganggu Karena Kotoran Peliharaan dan Gonggongan Anjing Tetangga

Hewan peliharaan yang dilepas begitu saja terkadang mengganggu penghuni sekitar. Misalnya, kucing atau anjing yang dilepas begitu saja di pekarangan rumah bisa saja membuang kotorannya sembarangan. Hal itu tentunya bisa menimbulkan bau tak sedap yang mengganggu penghuni perumahan lainnya.

Tak hanya itu, bagi tetangga yang memiliki hewan peliharaan anjing terkadang bisa mengganggu penghuni lainnya karena gonggongannya yang keras dan lama. Anjing yang terus menggonggong bisa menandakan beberapa hal, misalnya seperti kelaparan, ketakutan, perilaku teritorial, atau mencari perhatian.

Menurut Pengacara Properti Muhammad Rizal Siregar, apabila hal tersebut terjadi di lingkungan perumahan bisa diselesaikan secara kekeluargaan terlebih dahulu. Lalu, bisa dilanjutkan dengan mediasi di tingkat Rukun Tetangga (RT).

“Dalam area cluster perumahan pastinya lebih baik diselesaikan melalui mediasi di tingkat RT mengingat hal ini masuk dalam penyelesaian restoratif justice,” katanya ketika dihubungi detikcom, Kamis (22/8/2024).

Akan tetapi, jika sudah dilakukan mediasi pada tingkat RT masih belum menemukan titik terang, maka penghuni bisa melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian.

Pasang Pagar di Rumah Cluster

Tidak adanya pagar pada rumah yang ada di cluster memang dapat memudahkan penghuni untuk berinteraksi satu sama lain. Selain itu, tanpa adanya pagar juga bisa memudahkan akses keluar-masuk pemilik dan tamu yang datang ke rumah. Namun, boleh nggak ya kalau pemilik rumah di cluster memasang pagar di depannya?

Rizal mengatakan sebenarnya tidak ada ketentuan khusus yang melarang rumah di cluster tidak boleh dipasang pagar. Sebab, hal itu kembali pada siteplan yang dibikin oleh pengembang perumahan.

“Terkait bangunan cluster mengacu pada siteplan developer, apabila ada perubahan untuk dipagar maka tidak ada ketentuan larangan hal tersebut. Jika memang cluster tersebut tidak ada pemagaran, maka developer tanggung jawab untuk keamanan dan kenyamanan warga,” tuturnya.

Jika ada pemilik rumah tetap ingin memasang pagar di tempat tinggalnya, kata Rizal, tidak ada hukum pidana yang bisa menghukumnya. Namun, ia menuturkan bahwa dalam jual-beli rumah, pengembang sudah menuangkan hal-hal terkait cluster dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB).

“Kalau pidana (untuk masang pagar rumah di cluster) tidak ada. Yang pasti pada saat transaksi jual beli, developer memberikan info terkait cluster yang dijual sehingga dalam PPJB telah dituangkan hal tersebut,” ungkapnya.

Diminta ‘Uang Keamanan’ saat Renovasi Rumah

Merenovasi rumah memang diperlukan untuk memperbaiki bagian-bagian yang rusak. Namun, kadang-kadang ada saja yang meminta ‘uang keamanan’ saat melakukan renovasi rumah.

Rizal menuturkan, mengubah bangunan dapat dilakukan jika sudah memiliki Persetujuan Bangunan Gedung atau PBG. Dokumen itu merupakan perizinan yang diberikan kepada pemilik bangunan gedung untuk membangun baru, mengubah, memperluas, mengurangi, dan/atau merawat bangunan gedung sesuai dengan standar teknis bangunan gedung.

Namun, bagaimana kalau sedang renovasi rumah, sudah sesuai aturan dan mendapat izin tetangga, tiba-tiba didatangi sejumlah oknum yang meminta ‘uang keamanan’?

Rizal mengatakan, jika ada pihak-pihak, baik perorangan maupun organisasi masyarakat, yang meminta uang ketika pemilik rumah melakukan renovasi, maka mereka bisa disebut sebagai pelaku pungli. Pelaku pungli tersebut termasuk dalam KUHP dan bisa dijerat hukum berdasarkan pasal 368 ayat 1.

“Siapapun yang mengancam atau memaksa orang lain untuk memberikan sesuatu, terancam pidana penjara paling lama 9 tahun. Namun, jerat hukum itu berlaku untuk pelaku pungli yang bukan termasuk anggota pihak berwenang atau pemerintahan, melainkan atas nama organisasi kepemudaan,” katanya.

Apabila benar terjadi pungli, kata Rizal, bisa segera dilaporkan ke pihak berwajib. Misalnya, pihak kepolisian setempat.

“Jika hal tersebut terjadi, maka dapat dilaporkan pada kepolisian setempat,” pungkasnya.

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

4 Cara Efektif Usir Nyamuk dari Depan Pintu dan Halaman Rumah


Jakarta

Nyamuk adalah salah satu hewan yang mudah ditemukan di Indonesia. Biasanya nyamuk bersembunyi di sudut-sudut rumah yang jarang dilalui atau tumpukan barang di rumah juga adalah spot aman bagi nyamuk. Namun, bukan berarti nyamuk takut berada di ruang terbuka karena hewan ini juga sering ditemukan di depan pintu atau halaman rumah.

Menurut Real Simple, Kamis (22/8/2024), nyamuk juga menyukai area depan rumah. Penyebabnya cukup beragam mulai dari adanya genangan air di depan rumah, banyak puing-puing bangunan atau barang menumpuk, hingga ditemukan banyak karbon dioksida berlebihan di depan rumah.

Biasanya nyamuk lebih mudah ditemukan di depan pintu masuk atau halaman rumah karena bergerombol.


Jika di rumahmu mengalami hal tersebut, mengutip dari Homes and Gardens, berikut cara untuk mengusir nyamuk dari depan rumah.

1. Tambahkan Tanaman Pengusir Nyamuk

Lokasinya yang berada di luar ruangan, lebih baik mencegah nyamuk dengan bahan-bahan alami. Salah satunya adalah meletakkan tanaman pengusir nyamuk. Tanaman-tanaman ini mengeluarkan aroma yang tidak disukai oleh nyamuk. Beberapa tanaman yang bisa ditanam di dekat pintu masuk adalah serai, lavender, serai, marigold, basil, mint, dan catnip.

2. Bersihkan Genangan Air

Seperti yang disebutkan sebelumnya, nyamuk menyukai genangan air. Maka, agar nyamuk tidak berkumpul di depan pintu, pastikan setelah hujan tidak ada genangan air di depan rumah. Adanya genangan air hanya membantu nyamuk berkembang biak. Selain genangan air, tanah yang terlalu lembap juga dapat menarik nyamuk untuk datang.

3. Pakai Lampu yang Cahayanya Lembut

Pencahayaan ternyata dapat mengundang nyamuk datang. Semakin terang cahaya yang dihasilkan justru menarik nyamuk datang. Sementara, jika kamu memakai lampu kuning tidak begitu menarik bagi nyamuk. Hal ini dikarenakan panjang gelombang lampu kuning kurang terlihat oleh hama, sehingga kecil kemungkinannya mereka tertarik pada cahaya tersebut.

Selain itu, lampu LED tidak begitu memancarkan panas sehingga tidak begitu menarik bagi serangga. Nyamuk tertarik pada panas, kelembapan, dan karbon dioksida, sehingga mereka berkerumun di sekitar tubuh yang hangat.

4. Semprotkan Obat nyamuk

Untuk cara instan, kamu bisa menyemprotkan aroma yang tidak disukai nyamuk di sekitar pintu atau halaman rumah. Beberapa aroma yang tidak disukai nyamuk antara lain lavender, lemon, serai, kayu putih, peper mint, cengkeh, dan pohon teh.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Cek dan Basmi! Ini 6 Tempat Persembunyian Nyamuk di Rumah


Jakarta

Nyamuk adalah hewan yang bisa ditemukan di mana saja baik di dalam maupun di luar rumah. Bahkan kedatangannya tidak menentu, terkadang rumah sama sekali tidak diganggu nyamuk, ada suatu waktu nyamuk banyak sekali di rumah. Maka dari itu, minimal kita harus tau tempat-tempat apa saja yang disukai oleh nyamuk agar di waktu apa pun, nyamuk tidak bisa datang lagi ke rumah.

Sebelum itu, kamu harus mengetahui dahulu apa yang disukai nyamuk untuk tempat tinggalnya. Nyamuk adalah hewan yang menyukai genangan air. Di sana, dia bisa berkembang biak dengan baik. Maka dari itu, saat marak terjangkit penyakit DBD, salah satu pencegahannya adalah dengan menutup genangan.

Lalu, nyamuk mudah mendeteksi berbagai senyawa, salah satunya karbondioksida, maka dari itu, dia suka menghampiri manusia dan berada di halaman rumah.


“Karbon dioksida adalah sinyal terbaik bagi hewan berdarah panas, dan mereka dapat merasakannya dari jarak hingga 9 meter, jarak yang cukup jauh,” kata Peneliti Universitas Washington, Jeff Riffell seperti yang dikutip dari The Christian Science Monitor.

“Dan kemudian mereka mulai menggunakan penglihatan dan bau badan lainnya untuk membedakan apakah kita anjing, rusa, sapi, atau manusia. Mungkin itulah cara mereka membeda-bedakan calon inang darah,” lanjutnya.

Lantas, tempat-tempat mana saja yang sering jadi tempat persembunyian nyamuk? Melansir dari berbagai sumber pada Jumat (23/8/2024), berikut di antaranya.

1. Genangan Air

Menurut USA Today, seperti yang disebutkan sebelumnya, nyamuk sangat menyukai genangan air karena dijadikan sebagai tempat berkembang biak. Genangan air ini tidak hanya di tanah atau lantai yang cekung. Nyamuk juga bisa memanfaatkan sisa air di bawah pot, air yang menggenang di benda yang tahan air, dan ember di rumah.

Maka dari itu, usahakan tidak ada air yang bersisa di ember atau wadah yang letaknya di luar ruangan atau ruang terbuka.

2. Tumpukan Barang dan Area yang Gelap

Di rumah pasti ada sudut rumah digunakan untuk menyimpan barang yang tidak terpakai. Sudut ini juga biasanya jarang dibersihkan karena jarang dilalui atau tertutup. Ternyata area seperti ini penuh dengan barang adalah tempat yang disukai oleh nyamuk.

3. Bagian Bawah Sudut Dinding

Dikutip dari Best Life, penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal PNAS Nexus menemukan bahwa menyemprot bagian bawah dinding dengan insektisida dapat membasmih nyamuk di rumah. Hal ini dikarenakan adanya panas, sementara lebih suka tinggal di tempat yang lebih dingin.

4. Dapur

Selain halaman depan dan kamar mandi, dapur adalah tempat yang juga bisa banyak genangan karena ada wastafel.

5. Dekat Tanaman

Tanaman dalam ruangan yang terlalu banyak air dapat menarik nyamuk, terutama di dekat jendela yang terbuka. Coba selalu cek bagian bawah pot apakah ada genangan air atau tidak, selain itu cek juga kondisi tanah terlalu berair atau tidak.

6. Kamar Mandi

Salah satu sumber air di rumah, kamar mandi merupakan tempat yang disukai oleh nyamuk untuk bersembunyi.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com