Tag Archives: hewan

Awas! Ini Tanda-tanda Ada Tikus di Rumah dan Cara Mengatasinya


Jakarta

Tikus merupakan salah satu hewan yang bikin resah penghuni rumah. Tak heran penghuni rumah sering mencari cara untuk mencegahnya masuk atau membasminya.

Bukan tanpa alasan hewan pengerat ini bikin penghuni rumah uring-uringan. Selain karena tabiatnya yang suka menggerogoti sesuatu, tikus juga merupakan hewan pembawa penyakit yang bisa menyebarkannya lewat urine, saliva, dan kotorannya.

“Mereka dapat menularkan penyakit seperti hantavirus dan leptospirosis, dan mereka mungkin membawa kutu, yang kemudian dapat menggigit Anda atau hewan peliharaan,” ujar Sheldon Owen, PhD, spesialis penyuluhan satwa liar di West Virginia University, dikutip dari Southern Living, Selasa (4/11/2025).


Di sisi lain, tikus kerap masuk ke dalam rumah karena butuh tempat bernaung dan juga makanan.

Tanda-tanda Ada Tikus di Rumah

Lalu, apa saja tanda-tanda ada tikus di rumah? Masih dilansir dari Southern Living, berikut ini informasinya.

– Adanya kotoran tikus di dekat lemari, di bawah wastafel, dan area lainnya yang tidak terlihat.

– Ada bekas gigitan tikus pada material tertentu, seperti kertas, kain, dan lainnya.

– Jejak kaki tikus.

– Suara berisik dari dinding atau atap.

Cara Mengatasi Tikus di Rumah

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan penghuni untuk mengatasi tikus di rumah. Berikut ini caranya.

Gunakan Perangkap Tikus

Penggunaan perangkap tikus menjadi salah satu cara yang efektif dan murah untuk menangkap tikus. Profesor madya dan spesialis penyuluhan perikanan dan satwa liar di University of Missouri, Robert Pierce, PhD, menyarankan untuk menggunakan umpan agar tikus tertarik, seperti keju atau buah kering.

“Biarkan perangkap tetap berumpan tetapi jangan dijepret selama satu atau dua hari agar tikus terbiasa. Ini mencegah mereka menjadi takut pada perangkap,” kata Pierce.

Lalu, Owen menyarankan untuk meletakkan perangkap tegak lurus ke dinding dengan ujung pemicu menghadap permukaan vertikal, atau di ruang sempit, pasang dua perangkap sejajar dengan dinding, dengan pemicu menghadap ke kedua arah.

Owen juga mengatakan untuk tidak menggunakan bahan beracun untuk membasmi tikus karena bisa saja justru terkena ke hewan peliharaan. Kalau tikus tersebut memakan bahan beracun itu bisa saja mati di dalam rumah yang bisa memicu bau busuk.

Gunakan Jasa Profesional

Penghuni rumah juga bisa lho menggunakan jasa profesional untuk membasmi tikus. Apalagi, kalau di rumah ada banyak tikus, bisa jadi menggunakan jasa profesional adalah pilihan yang tepat.

Cara Mencegah Tikus Masuk Rumah

Nah, agar tikus tidak masuk ke rumah lagi, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Berikut ini informasinya.

Tutup Lubang

Tikus bisa masuk melalui lubang yang cukup kecil bahkan jika hanya terbuka setengah saja. Jadi, pastikan tidak ada lubang seperti di pintu, jendela, dan area perpipaan.

Tebang Dahan Pohon

Langkah selanjutnya bisa menebang dahan pohon yang mengarah ke rumah dan memangkas semak-semak. Sebab, tikus merupakan hewan yang bisa memanjat dan melompat dengan baik.

Rapikan Tumpukan Barang

Selanjutnya adalah rapikan tumpukan barang di rumah agar tidak berantakan. Buang barang-barang yang sudah tidak digunakan agar tidak menumpuk di rumah dan menjadi tempat persembunyian tikus.

Gunakan Tempat Sampah Tertutup

Tikus bisa mencari makanan dari sampah. Maka dari itu, pastikan tempat sampah tertutup rapat dan bersihkan secara berkala agar tidak menarik hama lainnya seperti semut.

Itulah tanda ada tikus di rumah dan cara mengatasinya. Semoga membantu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Kok Ada Kaki Seribu di Rumah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


Jakarta

Kaki seribu merupakan salah satu hewan yang kerap ditemukan di rumah. Hewan ini bisa ditemukan di halaman maupun di dalam rumah.

Keberadaannya sebenarnya tidak terlalu berbahaya bagi manusia. Tapi, ada saja penghuni rumah yang mencari cara untuk mengusirnya.

Lantas, kenapa bisa ada kaki seribu di rumah?


Dilansir dari The Spruce, hewan tersebut menyukai suasana yang lembap dan biasanya ditemukan di halaman rumah. Tapi bisa saja masuk ke dalam rumah karena suasana di luar sudah panas dan kering.

Mereka bisa masuk ke dalam melalui celah atau retakan pada fondasi atau jendela. Saat sudah di dalam rumah, kaki seribu sering kali bersembunyi di celah retakan.

Walau demikian, menurut CEO LawnStarter Ryan Farley menyarankan untuk tidak membuang kaki seribu. Hal itu karena hewan tersebut bermanfaat bagi tanaman karena bisa menjadi dekomposer yang menguntungkan kebun rumah.

“Di rumah, Anda cukup menangkapnya dan memindahkannya ke luar. Jika Anda melihat banyak kaki seribu di dalam ruangan, mungkin perlu memangkas tanaman yang menyentuh rumah atau memindahkan kayu atau tumpukan daun yang mungkin menumpuk terlalu dekat dengan dinding,” ujarnya, dikutip dari Homes & Gardens, Kamis (6/11/2025).

Cara Mengatasi Kaki Seribu

Nah, ada beberapa cara lainnya untuk mengatasi kaki seribu di rumah. Berikut ini informasinya dilansir dari Australia Plus ABC dan Homes & Gardens.

Bersihkan Sumber Makanan

Kaki seribu tertarik pada area lembap dan penuh daun busuk. Jadi, singkirkan tumpukan daun atau sampah organik di sekitar rumah agar mereka tidak betah dan mencari tempat lain.

Usir Pakai Sapu, Bukan Diinjak

Jika menemukan kaki seribu di dalam rumah, sebaiknya sapu keluar daripada diinjak. Menginjaknya justru bisa menimbulkan bau menyengat yang bertahan lama.

Buat Cairan Pengusir Kaki Seribu

Caranya adalah dengan menggunakan bawang putih atau cuka yang dicampurkan dengan air ke dalam botol. Wangi yang menyengat itu bisa mengusir kaki seribu dan hama lainnya seperti nyamuk.

Untuk mengusir kaki seribu dengan bawang putih, haluskan dua siung bawang dengan satu sendok makan minyak sayur. Biarkan semalaman dan saring. Lalu tambahkan satu sendok teh sabun cair dan empat cangkir air untuk mengisi botor semprotan.

Untuk mengusir kaki seribu pakai cuka, campurkan satu cup cuka putih dengan tiga cup air. Tambahkan setengah sendok teh sabun cuci piring ke dalamnya. Selanjutnya, semprotkan cairan ke area yang sering ditemukan kaki seribu.

Gunakan Semprotan Kimia

Dilansir dari Australia Plus ABC, pengendali hama dari Australia Selatan, Michael Cutting, menjelaskan, hambatan kimia dan fisik bisa membantu mengatasi serangan kaki seribu dengan mudah. Gunakan semprotan pembasmi serangga di area yang sering dilewati kaki seribu. Selain itu, pastikan semua celah atau retakan kecil di dinding dan lantai tertutup rapat agar hewan ini tidak bisa masuk.

Itulah penyebab dan cara mengatasi kaki seribu di rumah. Semoga membantu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Tanaman di Rumah Mendadak Layu? Waspada, Bisa Jadi Diserang Benalu



Jakarta

Benalu sering kali muncul tiba-tiba dan mulai merambat di tanaman rumah. Kehadiran tumbuhan parasit ini bisa mengganggu pertumbuhan tanaman lain dan merusak keindahan taman jika tidak segera ditangani.

Dilansir dari situs Wisconsin Horticulture, tanaman ini termasuk tanaman parasit karena menyerap makanan dari pohon inangnya. Munculnya benalu membuat pemilik tanaman di taman rumah kerap kali merasa khawatir karena benalu bukan hanya menempel, tetapi juga mengambil air dan nutrisi dari tanaman yang ditempelinya.

Salah satu alasan benalu bisa muncul di taman rumah adalah karena adanya tangkapan benih yang disebarkan oleh burung setelah memakan buah benalu. Burung kemudian menorehkan biji yang lengket ke ranting atau batang tanaman di taman. Selain itu, juga terdapat beberapa alasan benalu bisa muncul di tanaman taman rumah.


Penyebab Benalu Bisa Muncul

1. Penyebaran Biji oleh Burung dan Hewan Lain

Benalu menghasilkan buah yang lengket dan biasanya dimakan oleh burung. Setelah menelan buah, burung akan menempelkan biji ke ranting atau batang tanaman lain di taman, sehingga benalu menempel dan mulai tumbuh.

2. Tanaman Inang yang Stres atau Lemah

Pohon atau tanaman yang sedang stres, misalnya kekurangan air, terkena hama, atau tanah yang kurang subur-cenderung lebih mudah ditempeli benalu. Benalu mengambil nutrisi dari tanaman inang, sehingga tanaman yang lemah lebih rentan menjadi targetnya.

3. Kurangnya Perawatan Taman

Ranting mati atau sisa tanaman yang dibiarkan bisa menjadi tempat menempelnya benalu. Kurangnya pemangkasan rutin, membuat benalu lebih mudah berkembang karena ada banyak titik perlekatan untuk bijinya.

Cara Mencegah Munculnya Benalu

1. Rutin Memeriksa dan Memangkas Ranting Tanaman yang Terinfeksi

Pemilik taman sebaiknya rutin memeriksa tanaman, terutama di pohon buah atau tanaman hias besar. Jika terlihat benalu, segera pangkas ranting yang terinfeksi dan buang jauh dari taman agar bijinya tidak menempel kembali.

2. Menjaga Kesehatan Tanaman

Pastikan Tanaman mendapatkan air dan nutrisi yang cukup, serta tanah memiliki drainase baik. Tanaman sehat lebih kuat menahan serangan benalu dibanding tanaman yang lemah.

3. Menjaga Kesehatan Tanaman

Pastikan tanaman mendapatkan air dan nutrisi yang cukup, serta tanah memiliki drainase baik. Tanaman sehat lebih kuat menahan serangan benalu dibanding tanaman yang lemah.

4. Menghilangkan Sisa Ranting dan Buah

Jangan biarkan ranting mati atau buah benalu berserakan di taman. Membersihkan sisa tanaman secara rutin membantu mengurangi kemungkinan biji benalu menempel di tanaman sehat.

5. Menggunakan Alat dan Teknik Mekanis

Untuk benalu yang sudah menempel, pemotongan dengan alat tajam atau teknik pengikatan batang bisa diterapkan untuk mencegah pertumbuhan lebih lanjut. Hindari penggunaan bahan kimia keras yang bisa merusak tanaman inang.

Itulah beberapa penyebab dan cara mengatasi munculnya benalu di taman rumah. Semoga bermanfaat.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Rumah Bau Kucing? Jangan Panik, Ini Biang Kerok & Cara Hilangkannya!


Jakarta

Memelihara hewan peliharaan seperti kucing tentu sangat menggemaskan. Namun, hewan berbulu ini terkadang mengeluarkan bau tak sedap ke seluruh rumah.

Bau kucing ini mungkin sudah dianggap hal bias bagi pemilik rumah, tapi bagaimana jika ada tamu yang datang? Belum tentu mereka terbiasa mencium aroma tidak sedap itu.

Ada sejumlah penyebab munculnya bau kucing hingga ke seluruh rumah. Jangan khawatir, aroma tersebut bisa diatasi dengan beberapa cara mudah.


Ketahui penyebab muncul bau kucing di rumah dan cara mengatasinya dengan mudah dalam artikel ini.

Penyebab Muncul Bau Kucing di Rumah

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan munculnya bau kucing di dalam rumah. Dilansir situs Furrbby, Rabu (19/11/2025), berikut beberapa penyebabnya:

1. Kotoran Kucing

Faktor utama karena terdapat kotoran kucing di dalam rumah. Sebab, di dalam kotoran tersebut mengandung konsentrasi urea yang tinggi dan komposisi kimia. Campuran konsentrasi itu memicu bau yang kuat dan beraroma busuk.

2. Kotak Pasir Jarang Dibersihkan

Meski kucing sudah paham untuk buang air di kotak pasir (litter box), tetapi jika kotak pasirnya tidak dibersihkan maka bisa memicu bau tak sedap di dalam rumah. Apalagi jika kotoran sudah menumpuk dalam jumlah banyak, baunya terasa semakin menyengat.

3. Bulu Kucing

Kucing memiliki bulu yang mudah rontok. Jika bulu sudah rontok maka bisa cepat menyebar ke seluruh ruangan dan menempel di karpet, sofa, atau tempat tidur.

Pada bulu kucing terdapat partikel mikroskopis yang merupakan sumber bau. Ketika bulu sudah menyebar ke seluruh ruangan maka bisa menimbulkan aroma tidak sedap.

4. Tempat Tidur Kucing yang Sudah Kotor

Apabila kucing di rumah memiliki tempat tidur sendiri, maka kain untuk alas tidurnya perlu dicuci secara berkala. Sebab, bulu-bulu dan sisa kotoran yang menempel bisa memicu bau tak sedap ke seluruh ruangan.

Cara Mudah Hilangkan Bau Kucing di Rumah

Bau kucing yang menyebar ke seluruh ruangan tentu bikin tidak nyaman. Dikutip dari The Spruce, berikut cara mudah menghilangkannya:

1. Bersihkan Kotak Pasir

Membersihkan kotak pasir kucing wajib dilakukan secara berkala. Semakin banyak anabul di rumah, maka perlu dibersihkan minimal setiap 2-3 hari sekali atau sebelum kotoran kucing menumpuk.

2. Grooming Kucing

Penting juga untuk membersihkan kucing dengan cara di-grooming. Kamu bisa membawa anabul kesayangan ke pet shop agar bisa dilakukan perawatan tubuh, seperti dimandikan, mencukur bulu, dan menggunting kuku.

Pastikan juga makanan yang diberikan cocok dan aman sehingga tidak mengganggu pencernaan. Lalu, rawat bulu kucing agar tetap wangi dan tidak mudah rontok, serta rutin membawanya ke dokter hewan untuk dicek kondisi kesehatan.

3. Rajin Bersihkan Rumah

Bulu-bulu kucing yang beterbangan di udara dapat menempel di karpet, sofa, hingga tempat tidur. Maka dari itu, pastikan rumah dibersihkan setiap hari, terutama pada area yang sering didatangi kucing karena kerap ditemukan banyak bulu.

Itulah penyebab dan cara mengatasi bau kucing yang tidak sedap di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Ada Walang Sangit di Rumah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya



Jakarta

Walang sangit merupakan salah satu hewan yang bisa ditemukan di rumah. Keberadaannya bisa mengganggu penghuni rumah karena hewan itu mengeluarkan bau yang sangat mengganggu.

Walang sangit mengeluarkan bau menyengat bukan tanpa alasan. Itu adalah caranya untuk mempertahankan diri saat merasa terancam.

Menurut Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi, serangga dengan nama ilmiah Leptocorisa oratorius Syn.Leptocorisa acuta ini merupakan hama penting pada tanaman budidaya, terutama padi. Wujudnya mudah dikenali dari bentuknya yang memanjang sekitar 2 cm, berwarna cokelat keabuan dan memiliki belalai (proboscic) yang digunakan untuk menghisap cairan tumbuhan.


Meski bisa ditemukan di rumah, walang sangit umumnya ditemukan di area persawahan, perkebunan, atau lereng hutan. Serangga ini tertarik pada bau busuk atau bau bangkai, seperti bangkai kepiting atau kotoran hewan, yang terkadang digunakan petani sebagai umpan dalam perangkap.

Tapi kenapa ya walang sangit bisa masuk rumah?

Menurut Boyke, walang sangit yang masuk ke rumah tidak berarti ada pertanda khusus, tapi lebih merupakan tanda adanya celah di rumah yang perlu diperbaiki. Serangga ini bisa masuk ke rumah melalui celah pintu, jendela, atau dinding yang tidak tertutup rapat.

“Mengatasinya adalah dengan menambal celah-celah itu,” katanya kepada detikcom, Selasa (18/11/2025).

Selain itu, cahaya lampu di luar rumah juga bisa menarik perhatian walang sangit, terutama di sore dan malam hari. Sampah daun kering di halaman rumah juga bisa menjadi tempat berkumpul walang sangit.

Untuk mengendalikan dan mengatasi walang sangit bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah menutup akses masuknya ke dalam rumah.

“Pengendalian walang sangit meliputi berbagai metode, antara lain perbaikan sanitasi, penutupan celah, lubang atau akses masuk hama pada bangunan, dan menggunakan insektisida,” paparnya.

Itulah penyebab dan cara mengatasi walang sangit di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Cobain Nih! Ramuan Bawang Merah yang Ampuh Usir Tikus di Rumah


Jakarta

Salah satu hewan yang sering kali muncul di rumah adalah tikus. Hama ini sering kali bersembunyi di kamar mandi, dapur, atau gudang rumah.

Tikus bisa menggerogoti sisa-sisa makanan yang ada di dapur dan meja makan. Tak hanya itu, hewan pengerat ini juga bisa membuang kotoran sembarangan yang bisa memicu bau tak sedap.

Untuk mengusir tikus dari rumah umumnya menggunakan cairan pembasmi serangga. Namun, kandungan zat kimia di dalamnya bisa berbahaya bagi manusia jika terhirup dalam jumlah banyak.


Sebagai solusinya, kamu dapat menggunakan bahan dapur sederhana seperti bawang merah untuk mengusir tikus di rumah. Ingin tahu bagaimana caranya? Simak dalam artikel ini.

Ramuan Bawang Merah yang Ampuh Usir Tikus

Dilansir situs Pest Control In London, Jumat (21/11/2025), tikus sangat sensitif terhadap bau karena mereka memiliki penglihatan yang buruk, sehingga hanya mengandalkan indra penciuman agar bisa bertahan hidup.

Sementara itu, tikus tidak menyukai aroma bawang merah karena sangat menyengat. Maka dari itu, tikus akan memilih menghindari area yang tercium bau bawang merah.

Berikut cara mudah menggunakan bawang merah untuk mengusir tikus di rumah:

1. Iris Bawang Merah

Iris 3-4 siung bawang merah berukuran kecil. Jika bawang merah yang dimiliki ukurannya besar-besar, maka cukup pakai 2 siung saja.

Oh ya, pastikan bawang merah yang digunakan masih segar. Kalau sudah mulai membusuk maka aromanya tidak sekuat bawang yang masih segar.

2. Tuang ke Wadah Terbuka

Setelah diiris, tuang bawang ke wadah terbuka agar aromanya bisa keluar. Bisa juga dilapisi dengan plastik hingga rapat, lalu diberi sejumlah lubang agar aroma bawang merah tetap keluar.

3. Tambahkan Cuka

Tambahkan 2-3 tetes cuka putih ke dalam wadah berisi bawang merah. Aroma cuka yang tak kalah menyengat dinilai semakin efektif mengusir tikus dari rumah.

4. Letakkan di Ruangan yang Terdapat Tikus

Setelah itu, letakkan wadah berisi bawang merah ke area yang terdapat tikus. Diamkan selama 1-2 hari agar tikus bisa keluar dari rumah.

Cara ini memang efektif mengusir tikus, tapi aroma bawang merah akan cepat hilang dalam waktu hitungan hari saja. Maka dari itu, penting untuk membuat ramuan bawang merah secara berkala agar ampuh mencegah hama tersebut datang lagi.

Bawang Putih dan Bawang Bombay Bisa Jadi Alternatif

Kalau stok bawang merah di rumah habis dan hanya menyisakan bawang putih atau bawang bombay, keduanya juga bisa dipakai kok untuk mengusir tikus. Aroma kedua bawang ini tidak disukai hewan pengerat tersebut sehingga memilih untuk kabur.

Cara penggunaan bawang bombay jauh lebih simpel. Cukup iris 1-2 siung bawang bombay, lalu letakkan di area yang sering dilalui tikus. Bisa juga mengoleskan bawang bombay ke area yang menjadi sarang tikus.

Sedangkan 2-3 siung bawang putih, lalu bisa diiris atau digeprek terlebih dulu agar aromanya keluar. Kemudian tuang bawang putih ke dalam wadah dan letakkan di area yang sering dilalui tikus di rumah.

Itulah cara mengusir tikus di rumah dengan ramuan bawang merah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Cara Efektif Usir Lalat Limbah biar Nggak Balik Lagi


Jakarta

Pernah lihat serangga kecil yang ada di wastafel? Serangga itu terkadang muncul di saluran air wastafel dapur dan kamar mandi.

Namanya adalah lalat limbah atau drain flies. Lalat ini dipercaya bukan hewan pembawa penyakit dan tidak menggigit manusia maupun hewan peliharaan. Tapi harus tetap hati-hati karena hewan ini bisa berkembang biak di lingkungan rumah.

Dilansir dari Southern Living, lalat ini bisa berkembang biak di tempat yang ada genangan air, seperti got, tempat sampah yang kotor, genangan air AC, hingga lubang pohon. Lalat limbah betina bisa bertelur antara 10 hingga 200 butir.


Biasanya, lalat limbah tidak begitu banyak ditemukan di rumah. Pun kalau ditemukan, biasanya menunjukkan ada sesuatu yang rusak, misalnya pipa. Berikut ini beberapa cara untuk mengatasi lalat limbah di rumah.

Bersihkan Saluran Pembuangan

Bersihkan saluran pembuangan air secara manual dengan sikat. Gerakkan sikat hingga menyentuh bagian dalam saluran pembuangan. Hal itu untuk membersihkan endapan dan telur atau larva lalat limbah yang berkembang di sana.

Pakai Pembersih Enzimatik

Cara lainnya adalah dengan menggunakan produk enzimatik berlabel khusus untuk membersihkan saluran pembuangan. Ikuti petunjuk pemakaiannya.

“Anda tidak boleh membuang pestisida ke dalam saluran pembuangan tapi produk biologis akan melarutkan endapat tempat lalat limbah berkembang biak,” kata associate extension scientist di University of Florida, Dr. Faith Oi, dikutip dari Southern Living.

Cek Pipa

Jika masih tidak berhasil mengendalikannya setelah membersihkan saluran pembuangan, mungkin ada pipa yang rusak atau masalah kelembapan yang perlu diidentifikasi. Sewalah tukang ledeng atau perusahaan pengendalian hama untuk menemukan masalahnya.

Itulah beberapa cara mengatasi lalat limbah biar nggak balik lagi.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

Biar Nggak Bersarang, Ini Cara Cegah Kelelawar Masuk Rumah


Jakarta

Kelelawar merupakan hewan yang sering kali muncul di luar rumah saat malam hari. Keberadaannya sering kali mengganggu penghuni rumah.

Selain membuat penghuni tidak nyaman, kelelawar juga bisa membawa penyakit seperti virus nipah, SARS, dan lainnya. Tak heran, banyak penghuni yang berusaha untuk mengusirnya agar tidak bersarang di rumah.

Ada beberapa hal yang memicu kelelawar datang ke rumah. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


Penyebab Kelelawar Masuk Rumah

Sumber Makanan dan Air

Biasanya kelelawar mencari lokasi bernaung yang dekat dengan sumber makanan yaitu serangga dan buah-buahan. Jadi kalau di rumah ada pohon buah, harus hati-hati ya karena bisa saja jadi pemicu kelelawar datang ke rumah.

Selain itu, kelelawar juga butuh air untuk bertahan hidup. Biasanya kelelawar suka minum air di kolam, air mancur, kolam renang, dan sumber air lainnya.

Sumber Panas

Selain sumber makanan dan air, kelelawar juga mencari tempat yang hangat. Cara mereka menemukan tempat yang hangat dengan melihat petunjuk rasa hangat yang keluar dari celah rumah. Apabila fasad atau atap rumah terdapat celah, mereka bisa memanfaatkan spot tersebut.

Cara Cegah Kelelawar Masuk Rumah

Tutup Akses Masuk Kelelawar

Cara paling efektif untuk mencegah kelalawar masuk rumah adalah dengan menutup akses masuknya. Contohnya seperti menutup celah di atap, fasad, atau jendela.

Jauhkan Sumber Makanan Kelelawar

Salah satu sumber makanan kelelawar adalah buah-buahan. Kalau di rumah ada pohon buah dan sedang berbuah, sebaiknya bungkus buah agar tidak dimakan kelelawar. Cara itu juga bisa mencegah serangga berdatangan. Selain itu, jaga kebersihan bagian depan rumah atau di dekat celah-celah rumah agar serangga tidak muncul karena hewan itu salah satu makanan kelelawar juga.

Pasang Lampu Terang di Kebun

Sebagai hewan yang hidup di malam hari, kelelawar sensitif terhadap cahaya. Memasang lampu yang terang di kebun atau area yang berpotensi jadi spot favorit mereka dapat membuat kelelawar enggan mendekat.

Panggil Jasa Profesional

Langkah ini dilakukan apabila kelelawar sudah tidak bisa diusir dan mulai mengotori rumah. Dengan jasa profesional, penghuni rumah bisa terhindar dari penularan penyakit dan masalah akan lebih cepat selesai.

Itulah cara mencegah kelelawar masuk rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

5 Kebiasaan yang Bikin Rumah Bau, Jangan Diulangi!


Jakarta

Rumah yang wangi tentu menjadi idaman banyak orang. Tapi ada beberapa kebiasaan ini justru bisa bikin rumah bau.

Ya, rumah bisa jadi bau karena kebiasaan penghuninya. Misalnya karena tidak buang sampah yang sudah menumpuk di dalam rumah.

Selain itu, masih ada sederet kebiasaan yang bisa bikin rumah bau. Dilansir dari Southern Living, berikut ini informasinya.


1. Tidak Memandikan Hewan Peliharaan

Jika punya hewan peliharaan di rumah, tentunya pemilik harus memandikannya. Kalau tidak dibersihkan atau dimandikan, justru bisa membuat rumah bau.

Ketombe, bulu, dan rambut hewan peliharaan dapat menumpuk di permukaan dan lama kelamaan menimbulkan bau apek. Untuk menghilangkan bau ini, ahli kebersihan King dan Barton menyarankan untuk menggunakan pembersih berbasis enzim pada lantai dan memandikan hewan peliharaan setidaknya sebulan sekali.

2. Ventilasi Kurang Baik

Ventilasi yang kurang baik juga bisa menyebabkan rumah bau apek. Hal itu karena tidak ada aliran udara yang masuk. Tanpa ventilasi yang memadai, bau di rumah bisa terperangkap dan terus bertambah apalagi kalau ditambah tidak membuang sampah.

3. Tidak Mencuci Karpet

Apabila di rumah memakai karpet, tentu harus dicuci agar tidak berdebu dan bau. Hal itu karena karpet bisa menjadi sarang bau dari sel kulit mati, rambut hewan, maupun tumpahan air yang menumpuk.

Setidaknya, cuci karpet setahun sekali untuk hasil yang maksimal. Mencuci karpet juga bisa membuat warna kembali hidup dan menjadi wangi.

4. Tidak Menyiram Tanaman

Tanaman hias bisa jadi dekorasi rumah yang menarik. Tapi kalau dibiarkan begitu saja bisa-bisa wanginya menghilang. Tanaman dan bunga yang mulai layu harus segera dibuang agar tidak menimbulkan bau.

5. Tidak Membersihkan Kulkas

Di kulkas bisa saja ditemukan makanan busuk. Apabila tidak dibuang, bisa-bisa bikin kulkas bau. Setelah makanan busuk atau kedaluwarsa dibuang baru bersihkan dengan air panas dan sabun.

Cara terbaik untuk membersihkan bagian dalam kulkas adalah dengan melepas semua rak dan mengelapnya secara menyeluruh dengan sabun sebelum membilasnya dengan air panas. Disarankan juga untuk menggunakan cuka putih dan soda kue saat membersihkan kulkas secara menyeluruh untuk mendisinfeksi dan meningkatkan kualitas udara.

Itulah beberapa kebiasaan yang bisa bikin rumah bau.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

Sering Dipakai Usir Tikus, Ternyata Baking Soda Tidak Seampuh yang Dikira!


Jakarta

Baking soda atau soda kue merupakan salah satu bahan multifungsi, bisa dipakai untuk membuat kue, menghilangkan bau di kulkas hingga jadi bahan pengusir serangga.

Baking soda kadang-kadang juga dipakai untuk basmi tikus. Tapi apakah itu efektif?

Menurut pemilik All-Safe Pest & Termite, Jeff Schumancher, secara umum baking soda bahan yang murah dan memang sangat membantu untuk mengendalikan hama, tapi tidak untuk tikus dan hewan pengerat lainnya.


“Agar efektif, mereka (tikus) perlu banyak mengonsumsi baking soda, yang tidak mungkin terjadi karena tikus tidak menyukainya,” ujarnya, dikutip dari The Spruce, Rabu (26/11/2025).

COO dan entomolog bersertifikat di Arrow Termite & Pest Conrol, Jacob Cohn, menjelaskan tikus tidak bisa mengeluarkan gas jadi kalau mereka makan baking soda dalam jumlah banyak, karbon dioksida akan menumpuk di dalam perut yang kemudian akan kembung dan membuatnya mati. Sekalipun berhasil, kata Cohn, itu adalah cara yang tidak manusiawi untuk memusnahkan tikus.

“Tikus-tikus itu akan mengalami sakit perut yang parah dan menderita untuk sementara waktu sebelum mereka mati,” ungkapnya.

Cara Usir Tikus dari Rumah

Sebelum basmi tikus, Cohn menyarankan untuk mencegahnya masuk ke dalam rumah. Caranya dengan mengkombinasikan bau yang kuat dari minyak esensial peppermint dan citronela atau serai wangi.

Selain itu, coba hilangkan sumber makanan tikus, baik makanan baru atau di tempat sampah, sekaligus bersihkan rumah agar tidak banyak barang berserakan. Schumacher pun setuju untuk merapikan barang-barang agar tidak jadi tempat persembunyian tikus.

Di luar rumah, tikus bisa bersembunyi di tumpukan daun, semak-semak, dan tumpukan kayu.

Cara lainnya adalah dengan menutup lubang-lubang yang bisa mereka masuki dengan sabut baja dan sealant. Bagian-bagian yang bisa ditutup contohnya seperti celah bawah pintu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com