Tag Archives: hr. bukhari

Apa Arti Kucing Datang ke Rumah dalam Islam? Simak Penjelasan Ini


Jakarta

Rumah kita mungkin sering kedatangan kucing liar. Tahukah detikers arti kucing datang ke rumah dalam Islam? Benarkah kucing membawa rezeki dan bisa menolong kita untuk masuk surga? Di bawah ini akan kita ulas arti kucing datang ke rumah dalam Islam menurut pandangan beberapa ustadz.

Arti Kucing Datang ke Rumah dalam Islam

Tidak ada arti khusus yang menjelaskan arti kucing datang ke rumah dalam Islam. Namun ada sejumlah penjelasan mengenai keutamaan ketika berbuat baik kepada kucing, seperti memberi makanan atau memeliharanya.

Berikut ini penjelasan sejumlah ustadz mengenai kucing yang datang ke rumah maupun yang kita pelihara:


1. Rumah yang Makmur

KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di channel YouTube OFFICIAL LP3IA (Lembaga Pembinaan, Pendidikan, dan Pengembangan ilmu Al-Qur’an) yang diunggah 17 Agustus 2022, sedikit menyinggung mengenai banyaknya kucing yang datang ke rumah. Menurutnya, rumah yang banyak kucingnya adalah rumah yang makmur.

Dalam unggahan berjudul ‘Tafsir jalalain Surat Asy Syura ayat 32’ itu, Gus Baha memberi penjelasan logis mengenai pendapatnya. Sebab jika kucing senang di rumah tersebut karena banyak makanan, maka bisa dikatakan bahwa pemilik rumah memiliki makanan yang cukup, bahkan berlebih.

“Ukuran rumah bagus itu… Rumahmu banyak kucingnya nggak? Kalau kucingnya sedikit, kucingnya pergi, karena sedikitnya makanan di rumahmu,” kata Gus Baha.

“Saya tanya ke teman saya, ‘Rumahmu ada kucingnya nggak? Nggak ada Gus. Lha kenapa? Daging buat saya saja kurang. Jadi kalau rumah banyak kucingnya itu rumah makmur. Rumah saya banyak kucingnya, makmur,” katanya dalam bahasa Jawa.

2. Kesempatan Bersedekah

Dikutip dari situs Muyassar Quranic & Leadership Boarding School, KH Syaefudin, M.Pd.I selaku pengasuh menjelaskan kedatangan kucing ke rumah bisa jadi merupakan jalan dari Allah bagi kita untuk mendapatkan pahala.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda orang menyayangi binatang akan mendapatkan pahala.

“Wahai Rasulullah, apakah kita mendapat pahala (apabila berbuat baik) pada binatang?” Beliau bersabda, “Pada setiap yang memiliki hati yang basah maka ada pahala.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Yang dimaksud hati yang basah adalah makhluk hidup. Jadi ketika kita berbuat baik kepada makhluk hidup, termasuk kucing, maka akan mendatangkan pahala sedekah.

3. Sebagai Ujian

Kedatangan kucing ke rumah mungkin saja adalah sebuah ujian bagi pemilik rumah. Tidak semua kucing bersikap baik dan manis. Sebagian orang merasa jengkel dengan kucing karena mengambil makanan, menerkam hewan ternak, buang kotoran di area rumah, dan sebagainya.

Dilansir dari NU Online, Ustadz Ahmad Mundzir, pengajar di Pesantren Raudhatul Quran an-Nasimiyyah Semarang, pemilik rumah tetap tidak boleh berbuat keji, namun tetap harus bersikap bijak dan bisa bertindak secara bertahap. Misalnya jika itu kucing liar, kita bisa mengusirnya. Jika itu milik tetangga, maka bicarakan baik-baik dengan pemiliknya.

Jika kucing liar masih datang dan mengganggu, maka boleh dibuang. Dibuang ini pun masih harus mempertimbangkan kondisi kucing, apakah dia bisa mencari makan di tempat itu,

4. Bisa Diampuni Dosanya?

Dalam video lain, Ustadz Ammi Nur Baits dalam kanal resmi ANB Channel memberi penjelasan lewat video berjudul Keutamaan Memelihara Kucing yang diunggal 29 Mei 2023. Dalam kesempatan itu, Ustadz Ammi mendapat pertanyaan apakah memelihara kucing bisa mengampuni dosa-dosa.

Ustadz Ammi mulanya menjelaskan bahwa hukum memelihara kucing adalah boleh, dengan syarat memberikan hak kucing, seperti hak nutrisi makanan.

“Diriwayatkan oleh Bukhari-Muslim dari sahabat Ibnu Umar ra, Nabi SAW pernah menceritakan ada wanita yang disiksa yang dihukum oleh Allah gara-gara kucing. Kenapa dia kurung kucing itu sampai mati, akhirnya dia masuk neraka. Dia tidak kasih makan kucing itu, dia tidak kasih minum kucing itu,” katanya.

Ustadz Ammi juga mengatakan memelihara kucing dengan baik dapat memberikan pahala. Namun dia menyebut tidak ada dalil yang menjelaskan secara khusus mengenai ampunan dosa untuk pemelihara kucing.

“Ketika Anda berbuat baik kepada kucing dengan ngasih makan atau ngasih tempat dia istirahat dan seterusnya, Anda akan mendapatkan pahala. Kalau kucing secara khusus, wallahualam. Kami tidak mengetahui dalilnya, sehingga kalau disebutkan di sana bisa mendatangkan rezeki atau menghapus dosa, memasukkan ke dalam surga dan seterusnya, mohon maaf kami sama sekali tidak menjumpai dalilnya,” ungkap dia.

Nah, itulah tadi telah kita ketahui pandangan ustadz mengenai arti kucing datang ke rumah dalam Islam. Sebagai muslim, hendaknya kita berbuat baik kepada kucing agar mendapatkan pahala. Wallahu a’lam.

(row/row)



Sumber : www.detik.com

Tak Hanya Berdagang, Nabi Muhammad SAW Juga Berinvestasi di Properti



Jakarta

Nabi Muhammad SAW merupakan pedagang yang jujur dan amanah. Selain berdagang, ia juga berinvestasi di bidang properti dengan menyewakan tanah.

Dilansir dari detikHikmah yang mengutip Laporan Musaffa, Rasulullah SAW menyewakan tanah kepada orang Yahudi dengan konsep bagi hasil. Ia menyewakan kebun kurma dan tanah di Khaibar pada orang Yahudi.

Penyewa dapat tinggal dan mengelola tanah tanah tersebut. Lalu, keuntungannya dibagi menggunakan konsep bagi hasil atau mudharabah. Kisah ini tertuang dalam hadits berikut.


“Dari Nafi’, dari ‘Abdullah bin ‘Umar, bahwasannya Rasulullah SAW menyerahkan kepada bangsa Yahudi Khaibar kebun kurma dan ladang daerah Khaibar, agar mereka yang menggarapnya dengan biaya dari mereka sendiri, dengan perjanjian, Rasulullah SAW mendapatkan separuh dari hasil panennya.” (HR Bukhari dan Muslim)

Dikutip dari buku Bisnis, Ekonomi, Asuransi dan Keuangan Syariah yang disusun Abdullah Amrin, mudharabah adalah kontrak bagi hasil antara pemilik dana dan pengelola yang menjalankan bisnis.

Pemilik dana atau shohibul mal menyerahkan premi kepada pengusaha sebagai mudharib. Kumpulan dana tersebut lalu dikelola oleh operator dan digunakan untuk saling menanggung di antara pemilik dana apabila ada kerugian.

Selain itu, investasi Rasulullah SAW selalu berkaitan dengan sedekah. Islam mengajarkan bahwa ada hak orang lain di dalam setiap harta yang dimiliki. Harta yang digunakan dengan cara membantu orang lain akan mendapat keuntungan tersendiri dari Allah SWT.

Menukil dari buku Bisnis dalam Islam – Panduan Berbisnis Menggunakan Ajaran Nabi Muhammad SAW yang ditulis Bagas Bantara, Nabi Muhammad SAW mengajarkan agar bijak dalam berinvestasi. Ia memilih untuk menjalankan investasi yang halal dan menghindari yang spekulatif.

Rasulullah SAW bukan investor, tapi beliau menarik modal untuk menjalankan bisnisnya. Menurut riset The Rasulullah Way of Business oleh Badrah Uyuni yang terbit di Jurnal Bina Ummat Vol 4 No 1 tahun 2021, Nabi SAW memiliki modal kepercayaan karena sifatnya yang amanah dan jujur, sehingga bisa mendapat investor.

Nabi SAW menjalankan usaha dari kumpulan uang para pemodal. Kemudian, beliau melakukan bagi hasil pada keuntungan usahanya dan berinvestasi agar mendapat passive income.

Artikel ini sudah tayang di detikHikmah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Kucing Datang ke Rumah Pertanda Apa? Ini Artinya dalam Islam



Jakarta

Kedatangan kucing ke rumah bisa membuat senang para pecinta kucing. Namun, ada juga penghuni yang merasa terganggu karena kucing suka buang kotoran sembarangan atau mencuri makanan di rumah.

Namun, tahukah kamu rumah kedatangan kucing memiliki arti tersendiri dalam Islam. Hewan satu ini bisa menjadi sumber pahala maupun ujian bagi penghuni rumah.

Lantas, apa arti di balik kucing datang ke rumah dalam Islam? Simak penjelasan berikut ini menurut pandangan beberapa ustadz.


Arti Kucing Datang ke Rumah dalam Islam

Sebenarnya tak ada arti khusus yang menjelaskan arti kucing datang ke rumah dalam Islam. Namun, ada sejumlah penjelasan mengenai keutamaan ketika berbuat baik kepada kucing, seperti memberi makanan atau memeliharanya.

Kesempatan Bersedekah

Dikutip dari situs Muyassar Quranic & Leadership Boarding School, KH Syaefudin, M.Pd.I selaku pengasuh menjelaskan kedatangan kucing ke rumah bisa jadi jalan dari Allah bagi kita untuk mendapatkan pahala.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda orang menyayangi binatang akan mendapatkan pahala.

“Wahai Rasulullah, apakah kita mendapat pahala (apabila berbuat baik) pada binatang?” Beliau bersabda, “Pada setiap yang memiliki hati yang basah maka ada pahala.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hati yang basah dalam hal ini adalah makhluk hidup. Jadi ketika kita berbuat baik kepada makhluk hidup, termasuk kucing, maka akan mendatangkan pahala sedekah.

Kucing Sebagai Ujian

Kedatangan kucing ke rumah mungkin saja adalah sebuah ujian bagi pemilik rumah. Sebagian orang merasa jengkel dengan kucing karena mengambil makanan, menerkam hewan ternak, buang kotoran di area rumah, dan sebagainya.

Dilansir dari NU Online Ustadz Ahmad Mundzir, pengajar di Pesantren Raudhatul Quran an-Nasimiyyah Semarang, pemilik rumah tetap tidak boleh berbuat keji, namun tetap harus bersikap bijak dan bisa bertindak secara bertahap. Misalnya jika itu kucing liar, kita bisa mengusirnya. Jika itu milik tetangga, maka bicarakan baik-baik dengan pemiliknya.

Jika kucing liar masih datang dan mengganggu, maka boleh dibuang. Dibuang ini pun masih harus mempertimbangkan kondisi kucing, apakah dia bisa mencari makan di tempat itu.

Itulah pandangan ustadz mengenai arti kucing datang ke rumah dalam Islam. Sebagai muslim, kita semestinya berbuat baik kepada kucing agar mendapatkan pahala. Wallahu a’lam.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com