Tag Archives: ikan nila

Baru Dibuka di Tangsel, Restoran dengan Playground yang Ada Mini Zoonya



Jakarta

Traveler yang sedang mencari tempat bermain anak dengan fasilitas lengkap di Tangerang Selatan bisa ke sini. Lokasinya juga gampang digapai dengan transportasi umum.

Nama tempat wisata baru di Tangsel ini adalah The Nice Garden Serpong. Lokasinya berada di Jl. Raya Serpong, Cilenggang, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Lokasinya persis berada di tepi jalan raya.

Tempat ini itu tidak hanya menawarkan lokasi bermain anak-anak saja lho, namun juga terdapat restoran dua lantai dengan sajian kuliner nusantara.


“Kita kan memang pionernya tempat makan yang menyediakan playgroud ya dan kita ada beberapa cabang. Nah untuk di Serpong ini kita lebih menonjolkan restorannya tapi tetap ada tempat bemain dengan ragam pilihan untuk anak,” kata Muhammad Yusuf Mulyo Utomo, Kepala Cabang The Nice Garden Serpong, Selasa (16/7/2024).

Baru beroperasional semenjak Desember 2023, Yusuf mengatakan bahwa animo masyarakat sangat tinggi. Apalagi saat momen liburan sekolah kemarin.

“Selama 2 bulan terakhir kemarin animonya luar biasa, bahkan sampai jam makan malam itu masih ramai. Enggak hanya di restoran, tapi juga di area bermain juga masih ramai. Mungkin karena memang masyarakat mau memanfaatkan waktunya di momen liburan sekolah,” dia menambahkan.

The Nice Garden Serpong di Tangerang SelatanThe Nice Garden Serpong di Tangerang Selatan. (Syanti Mustika/detikcom)

Harga tiket dan jam operasional

Harga tiket masuk untuk anak-anak adalah Rp 30 ribu per orang, baik untuk weekend maupun weekday. Sedangkan harga tiket untuk pendampingnya (orang dewasa) Rp 20 ribu per orang.

“Harga tiket kita itu sudah mencakup bermain di playground dan mini zoo. Jadi anak-anak bebas bermain sepuasnya di playground kita,” kata Yusuf.

Banyak permainan yang bisa dicoba oleh anak-anak di sini, mulai dari perosotan, jungkit-jungkitan, ayunan, sepeda roda tiga hingga area bermain pasir. Juga ada area memanjat untuk memacu adrenalin si buah hati.

Di sini juga ada rainbow slide, yang bisa juga dimainkan oleh orang dewasa lho. Tenang saja, ada pemandu dan penjaga yang mengawasi kamu bermain. Ikuti saja arahannya dan berseluncur!

Puas bermain, anak-anak juga bisa bertemu dan berinteraksi dengan beragam hewan-hewan lucu dan unik lho. Di sini ada monyet albino, monyet tupai, domba Merino, Burung Makaw, Marmoset, Kura-kura Sulcata, Ikan Koi, Marmut, dan Cincila.

Untuk jam operasional, The Nice Garden Serpong buka setiap hari. Saat weekday mulai pukul 09.00-21.00 WIB dan weekend 08.00-21.00 WIB.

The Nice Garden Serpong di Tangerang SelatanThe Nice Garden Serpong di Tangerang Selatan Foto: (Syanti Mustika/detikcom)
The Nice Garden Serpong di Tangerang SelatanThe Nice Garden Serpong di Tangerang Selatan Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Menikmati kuliner secara prasmanan

Setelah puas bermain, traveler bisa bersantai di restoran dengan menikmati sajian masakan nusantara yang disajikan prasmanan. Ada ayam goreng, sup iga, cumi hijau, olahan ikan, dan lainnnya.

“Kita penyajiannya menu nusantara, konsepnya kita pakai prasmanan. Salah satu andalan kita ada sop iga, daging sapi lada hitam dan untuk sayurnya kita ada daun singkong. Kita juga ada ikan nila dan ayam goreng. Sejauh ini yang jadi best seller kita ayam goreng dan ikan gurame,” ujar Yusuf.

Untuk harga makanan dan minuman di sini bervariasi, mulai dari Rp 5.000. Dan cara pemesanannya, traveler memilih nasi dan lauk di bagian prasmanan, lalu menuju kasir untuk melakukan pembayaran.

Setelah pembayaran, traveler bisa memilih meja yang berada di area outdoor atau indoor (ruang ber-AC).

The Nice Garden Serpong di Tangerang SelatanThe Nice Garden Serpong di Tangerang Selatan Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Fasilitas

Teruntuk menunjang kenyamanan pengunjung, di sini terdapat musala, toilet, lahan parkir yang luas, area playground, area bermain indoor, restoran, dan minizoo.

“Waktu terbaik untuk datang ke sini adalah pagi, saat kita baru buka pada pukul 09.00 WIB (weekdays) dan 08.00 WIB (weekend). Kalau mau kumpul santai bersama keluarga bagusnya datang sore karena tidak terlalu panas. Jadi suasana sudah mulai agak sejuk,” kata Yusuf.

“Kita juga ada jual kopi dan aneka minuman. Walau segmen kita adalah keluarga, namun bagi anak muda yang ingin nongkrong bisa kok. Ngadem saja di ruangan yang ber-AC dan seruput minumnya sembari menikmati view area playground,” dia menambahkan.

The Nice Garden Serpong di Tangerang SelatanThe Nice Garden Serpong di Tangerang Selatan Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Tips dan himbauan bermain

Traveler yang ingin membawa anak-anak bermain ke The Nice Serpong perlu memperhatikan kenyamanan dan keamanan anaknya. Mulai dari pakaian hingga diawasi saat bermain.

“Teruntuk para orang tua, mungkin dikondisikan anaknya untuk pakai pakaian yang nyaman untuk beraktivitas. Kalau memang mau datang di waktu siang, bisa menggunakan topi. Juga disarankan karena memang di beberapa area outdoor kita kan berundak, jadi memang harus selalu dalam pengawasan orang tua,” kata Yusuf.

“Kita memang menyediakan tim buat pengawasan, namun tetap kita selalu himbau buat orang tua juga ikut mendampingi dan mengawasi,” ujar dia.

Cara menuju ke lokasi dengan transportasi umum

Bagi traveler yang ingin menuju The Nice Garden Serpong dengan kendaraan umum, gampang kok. Traveler bisa naik KRL dengan titik pemberhentian di Stasiun Serpong. Dari stasiun lalu sambung dengan naik angkot sekitar 5 menit saja. Bilang saja ke supir angkotnya jika traveler ingin menuju ke playground ini.

(sym/fem)



Sumber : travel.detik.com

Hidden Gem Bogor Favorit Turis Arab



Bogor

Pesona Danau Lido di Bogor tak hanya memikat wisatawan lokal, tapi juga sukses meluluhkan hati turis Timur Tengah. Dengan rakit kayu sederhana, mereka menyusuri danau sambil menyantap nasi kebuli dan shawarma-sebuah pengalaman unik yang kini jadi primadona wisata tersembunyi di selatan Bogor.

Hanya sekitar 5 menit dari pintu keluar tol Cigombong, perahu rakit Danau Lido menjadi tempat wisata hidden gem Bogor. Setiap hari, ada saja pengunjung yang datang untuk berkeliling menikmati keindahan Danau.

Namun di musim-musim tertentu, misalnya pertengahan tahun, Danau Lido justru penuh dengan turis timur tengah. Mereka berkeliling Danau Lido dengan perahu rakit sambil makan siang.


“Tahun kemarin ada 627 pemandu yang membawa turis Arab ke sini,” kata Indra J Lesmana (35), ketua UMKM kluster perahu rakit Danau Lido yang kini menjadi binaan BRI.

Angka itu memang fantastis, tapi sebenarnya sudah jauh berkurang. Di era kejayaannya sebelum pandemi, Danau Lido dapat mencatat 1.600 pemandu, satu kelompok bisa sampai 10 turis. Tak terbayang betapa ramainya Danau Lido saat itu.

Wisata perahu rakit di Danau LidoWisata perahu rakit di Danau Lido (bonauli/detikcom)

“Kebanyakan mereka bawa turis Arab dari Puncak, Sukabumi dan Cianjur,” dia menambahkan.

Indra mengatakan bahwa turis-turis Arab sangat senang dengan atraksi ini. Mereka bisa makan sambil berkeliling danau dengan santai.

Jumlah perahu rakit di Danau Lido sekitar 24 unit, warga sekitar memiliki dua atau tiga perahu sekaligus. Mereka menjadi mitra dari Rumah Makan Yuliana Lido (RMYL).

Sebenarnya di sekitar danau ada beberapa rumah makan dengan konsep serupa, berkeliling danau dengan rakit. Namun perahu rakit itu tidak lagi dikelola oleh warga, melainkan swasta. RMTY menjadi satu-satunya restoran yang bermitra dengan kluster perahu rakit.

Wisata perahu rakit di Danau LidoWisata perahu rakit di Danau Lido (bonauli/detikcom)

Melihat banyaknya turis Arab, RMYL membuat menu khusus Arab. Isinya tak jauh beda dengan menu biasa hanya ada tambahan shawarma dan nasi kebuli yang khas timur tengah. Selain itu, papan penunjuk berbahasa Arab yang ada di seisi rumah makan mempertegas banyak tamu Arab singgah di sini.

Zaman semakin berkembang, selain turis yang bertambah, kecanggihan teknologi disempurnakan dengan adanya digitalisasi. BRI mempermudah pembayaran perahu rakit dan rumah makan dengan kode QRIS.

“Awalnya agak sulit, karena kebanyakan di sini kan orang tua. Tapi seiring berjalannya waktu, mulai pada ngerti kalau anak-anak muda bayar itu pakai QRIS,” kata pria asli Cigombong itu.

Wisata perahu rakit di Danau LidoWisata perahu rakit di Danau Lido gunakan QRIS (bonauli/detikcom)

Pengecekan pembayaran perahu rakit pun semakin mudah karena terekam dalam sistem. Apalagi QRIS BRI bisa menerima pembayaran dari berbagai bank.

Nurmawan (53) datang dari Depok hanya untuk menikmati ikan bakar Danau Lido yang terkenal tidak bau tanah atau lumpur. Benar saja, begitu tiba, ia memesan sekilo ikan nila bakar dengan nasi, lalapan dan sayur kangkung tumis. Awalnya ia ragu, karena porsinya terlihat besar. Mengunyah sambil melihat pemandangan membuat hidangan habis tak bersisa.

“Memang betul enak, ikannya segar,” katanya.

Ibu satu anak itu pun merasa tidak repot karena pembayaran dapat dilakukan dengan menggunakan QRIS BRI. Habis sampai Rp 200 ribuan, ia tak perlu repot memikirkan uang kembalian.

Wisata perahu rakit di Danau LidoWisata perahu rakit di Danau Lido (bonauli/detikcom)

Peran BRI di Danau Lido

Fahmi Hidayat, pemimpin BRI Bogor Dewi Sartika (Bordes), mengakui bahwa turis-turis yang datang ke Danau Lido adalah berkah sekaligus tantangan yang harus dihadapi.

“Tantangan yang kita lihat adalah kemampuan untuk berkomunikasi dengan wisatawan,” ucapnya pada detikTravel, Jumat (21/3).

BRI sedang mencoba untuk bekerjasama dengan ekosistem kluster perahu rakit Danau Lido. Dalam hal ini, Fahmi mengatakan bahwa BRI memberikan pendampingan seperti kursus bahasa Arab sederhana.

Wisata perahu rakit di Danau LidoWisata perahu rakit di Danau Lido (bonauli/detikcom)

“Minimal menyebutkan harga, tawar menawar atau bilang iya,” ujar dia.

Wisata perahu rakit di Danau LidoPilihan menu arab di wisata perahu rakit di Danau Lido (bonauli/detikcom)

Ia juga mengapresiasi RMYT yang menggunakan menu berbahasa Arab. Nasi kebuli yang masuk dalam daftar menu juga sangat didukung karena memberikan rasa ‘rumah’ saat mereka sedang jauh dari negaranya.

“Memang ya karena konsumennya dari saudara-saudara kita dari Timur Tengah ya mau tidak mau ya minimal kebuli ada-lah gitu,” kata dia.

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com