Tag Archives: imbas

Jangan Coba-coba Jual Rumah Kalau Ada 5 Kondisi Ini, Pokoknya Jangan!


Jakarta

Menjual rumah bekas atau second kebanyakan pasti harganya jauh lebih rendah daripada harga belinya. Hal ini dikarenakan pasar melihat properti tersebut pasti sudah mengalami banyak penurunan kualitas sehingga tidak bisa dihargai mahal.

Harga rumah bekas juga bisa ditawar sadis oleh calon pembeli jika mereka menemukan banyak kerusakan dan kondisi rumah yang ternyata tidak terurus. Ada taktik yang bisa dilakukan pemilik rumah untuk menjaga nilai propertinya, yakni pastikan kondisi rumah dalam keadaan baik sebelum menjualnya.

Dilansir dari Better Homes & Gardens, berikut beberapa hal yang harus segera dicek dan diperbaiki sebelum memutuskan untuk menjual rumah.


1. Kerusakan Atap

Kerusakan pada atap merupakan masalah serius karena dapat mengganggu kenyamanan dan berbahaya bagi penghuni rumah. Apalagi Indonesia hanya memiliki dua musim, sudah pasti saat musim hujan pasti kejadian atap bocor. Kebocoran juga kerusakan yang paling terlihat, bahkan tanpa perlu naik ke atap karena bisa dilihat dari plafon.

Oleh karena itu, apabila calon pembeli menemukan kerusakan tersebut mereka memiliki celah dan alasan yang masuk akal untuk minta pengurangan harga.

2. Kerusakan Akibat Air dan Jamur

Imbas dari kebocoran, area sekitarnya pasti akan lembap dan jamur mudah tumbuh di sana. Tanda pertumbuhan jamur adalah noda warna atau biasanya berwarna gelap pada beberapa permukaan. Noda tersebut tidak mudah dibersihkan dan sebelumnya tidak ada di sana. Apabila menemukan penampakan seperti itu berarti bagian rumah tersebut berjamur.

“Pemilik rumah harus segera memperbaiki sisa kerusakan akibat air di rumah mereka, bahkan jika itu hanya noda pada cat dari kebocoran sebelumnya yang telah diperbaiki,” kata Kate Wollman-Mahan, dari Coldwell Banker Warburg, seperti yang dikutip pada Rabu (19/11/2025).

3. Perpipaan yang Rusak

Perpipaan di rumah ada banyak fungsinya, bisa sebagai jalur masuknya air, pembuangan air, hingga jalur keluar masuknya udara. Sistem perpipaan di rumah harus dalam kondisi baik karena apabila ada kerusakan, dapat menurunkan nilai rumah karena penghuni berikutnya akan rugi untuk mengganti pipa dan air yang terbuang sia-sia

Adanya kerusakan pada perpipaan juga bisa diketahui dengan mudah. Salah satunya dengan mengecek ketika pengisian air, mengecek tanda-tanda jamur pada bagian rumah, hingga perangkat sanitasi kamar mandi.

“Kebocoran harus segera diperbaiki. Jika tidak segera diatasi, kebocoran biasanya akan menyebabkan kerusakan lebih parah atau membuat tagihan air kamu membengkak,” ujar George Rosko, seorang agen real estat.

4. Masalah Struktural dan Fondasi

Kerusakan di rumah yang benar-benar fatal dan dapat menurunkan nilai rumah adalah jika ada masalah struktural, seperti retak dinding yang besar, bangunan miring, lantai retak, keramik terangkat, hingga terdengar suara seperti rumah mengalami pergerakan.

Apabila nekat menjual rumah yang mengalami kerusakan struktural, risikonya sangat besar karena rumah tersebut bisa saja tidak layak lagi dipakai. Pemilik rumah pasti tidak mau dipidana oleh keluarga pembeli karena rumah yang ambruk beberapa haru seteleh ditempati oleh penghuni baru, bukan?

“Masalah struktural dan mendasar sulit dijelaskan karena hal itu menyiratkan adanya masalah lain di balik tembok tersebut,” kata Ivan Chorney, penasihat real estat di Compass.

5. Perlengkapan Lampu Rusak

Perlengkapan lampu merupakan perbaikan mudah yang sangat berguna saat menata rumah. Pastikan semua bohlam berfungsi, hal ini menghilangkan kekhawatiran pembeli akan kemungkinan adanya masalah pada kelistrikan.

Kamu juga harus mengatasi masalah pencahayaan lain yang lebih serius yang memiliki implikasi besar terhadap keselamatan.

Itulah beberapa masalah pada rumah yang harus segera diperbaiki agar tidak menurunkan nilai rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason

Cara Merawat Tanaman Indoor dan Outdoor saat Musim Hujan


Jakarta

Musim hujan membawa tantangan tersendiri bagi para pecinta tanaman. Curah hujan yang tinggi dan kelembapan yang meningkat dapat memengaruhi kesehatan tanaman kamu.

Namun, dengan perawatan yang tepat, kamu dapat memastikan tanaman tetap tumbuh subur meskipun dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Berikut adalah beberapa tips praktis untuk merawat tanaman kamu selama musim hujan agar tetap sehat dan bersemi.

Utamakan Drainase yang Baik

Melansir dari Kangaroo Kids, pastikan pot tanaman kamu dilengkapi dengan lubang drainase yang memadai untuk menghindari genangan air. Genangan ini dapat menyebabkan akar membusuk jika air tidak dapat mengalir dengan baik.


Kamu bisa meninggikan pot dengan menggunakan batu bata atau penyangga untuk meningkatkan aliran air. Pertimbangkan juga penggunaan campuran pot yang memiliki kemampuan drainase baik, sehingga kelebihan air dapat keluar dengan mudah.

Lindungi Tanaman yang Rentan

Meskipun air hujan bermanfaat bagi tanaman, hujan deras berpotensi untuk merusaknya. Untuk merawat tanaman indoor dan outdoor, kamu bisa memindahkan tanaman yang lebih sensitif ke tempat yang terlindung. Bawa mereka ke balkon atau di bawah kanopi untuk melindungi tanaman di luar dari hujan lebat.

Lakukan Pemangkasan dan Pembersihan Secara Rutin

Musim hujan adalah waktu ketika pertumbuhan tanaman melambat. Lakukan pemangkasan cabang yang tumbuh terlalu besar secara teratur dan hilangkan dedaunan berlebih untuk meningkatkan sirkulasi udara.

Ini juga membantu mengurangi risiko penyakit jamur. Pastikan untuk membersihkan daun-daun yang mati serta kotoran, dan sterilkan alat pemangkas kamu setelah digunakan untuk mencegah penyebaran infeksi.

Atasi Penyakit Jamur

Selama musim hujan, jamur dapat muncul di berbagai tempat, menjadikannya waktu yang ideal bagi penyakit jamur untuk berkembang.

Untuk mencegah hal ini, semprotkan fungisida organik pada tanaman yang rentan. Selain itu, hindari penyiraman berlebihan agar pertumbuhan jamur dapat diminimalisir.

Periksa Tanah Secara Berkala

Hujan lebat dapat mengikis lapisan atas tanah. Oleh karena itu, periksa tanah secara rutin dan pastikan bahwa tanah tersebut berpori dan memiliki drainase yang baik, jika kamu menemukan lumut atau alga, segera bersihkan.

Gunakan Metode Pengendalian Hama Organik

Pengendalian hama secara organik adalah metode terbaik untuk melindungi tanaman kamu. Gunakan minyak imbas atau neem oil, semprotan bawang putih, atau sabun insektisida sebagai perlindungan.

Ingatlah bahwa beberapa serangga seperti kepik dan lacewings sangat bermanfaat, jadi biarkan mereka berkembang biak di kebun kamu sebagai predator alami hama.

Sesuaikan Intensitas Penyiraman

Setiap jenis tanaman memiliki kebutuhan penyiraman yang berbeda-beda. Misalnya, kaktus memerlukan lebih sedikit air dibandingkan dengan tanaman buah.

Selama musim hujan, kelembapan udara sudah tinggi, jadi hindari penyiraman berlebihan agar akar tidak membusuk.

Gemburkan Tanah di Pot

Meskipun terlihat sepele, menggemburkan tanah di pot sangat penting untuk membantu akar tanaman bernapas dan meningkatkan sirkulasi udara. Tanah yang terlalu padat dapat menahan kelembapan berlebih, sehingga akar berisiko membusuk.

Ciptakan Akses Sinar Matahari

Setelah beberapa hari hujan terus-menerus, sinar matahari menjadi sangat diinginkan bagi kamu maupun tanaman. Oleh karena itu, sesekali pindahkan tanaman ke lokasi yang lebih terang untuk mendapatkan sinar matahari langsung dan hindari erosi tanah akibat hujan.

Pastikan Pot Terisi Penuh dengan Tanah

Untuk mencegah genangan air, pastikan pot kamu terisi penuh dengan tanah. Campuran tanah dan pupuk kandang akan lebih efektif dalam mencegah genangan air di permukaan serta memastikan nutrisi sampai ke akar tanaman. Namun, jangan sampai tanah terlalu padat karena bisa memerangkap kelembapan yang dapat membuat akar membusuk

Itulah beberapa cara merawat tanaman indoor dan outdoor saat musim hujan.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

2 Wisata Alam Baru Disiapkan di IKN, Lagi Pembebasan Lahan



Penajam Paser Utara

Untuk memperkuat sektor pariwisata seiring rencana pemindahan ibu kota negara Indonesia dari Jakarta ke sebagian wilayah Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan pengembangan objek wisata alam.

“Pemerintah kabupaten perkuat sektor pariwisata dengan kembangkan dua objek wisata alam,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Israwati ketika ditanya mengenai potensi wisata di Penajam, seperti dilansir dari Antara, Kamis (7/8/2025).

Ibu Kota Nusantara (IKN), sebagai Ibu kota negara baru Indonesia yang dibangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, dinilai memberi imbas dalam memperbesar peluang sektor wisata lokal untuk berkembang dan memberikan manfaat ekonomi masyarakat.


Pemerintah kabupaten, kata dia, harus menyiapkan sektor wisata agar bisa menarik lebih banyak pengunjung, atau wisatawan, sehingga bermuara pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

“Saat ini sedang proses pembebasan lahan warga untuk kembangkan dua objek wisata alam,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara melibatkan tim penilai (appraisal) bertugas menilai harga tanah yang pantas dan wajar dalam pembebasan lahan mengembangkan objek wisata pantai dan hutan bakau di kabupaten yang akrab disapa Benuo Taka itu.

Objek atau tempat wisata yang bakal dikembangkan tersebut, Pantai Sipakario Kelurahan Nipah-Nipah dan Ekowisata Hutan Mangrove (bakau) Kelurahan Kampung Baru di Kecamatan Penajam.

“Pembebasan lahan dilakukan secara transparan melibatkan tim appraisal dan penilaian lahan didasarkan rencana pengembangan dengan menentukan harga yang ditawarkan kepada pemilik lahan,” katanya.

Hasil penilaian tim appraisal diumumkan secara terbuka, terutama kepada pemilik lahan dan setelah ada kesepakatan bakal dilanjutkan dengan proses pembayaran pembebasan lahan tersebut, demikian Andi Israwati.

(ddn/ddn)



Sumber : travel.detik.com