Tag Archives: imbuh

5 Hal Ini Bikin Rumah Nggak Laku Meski Dijual Murah


Jakarta

Ada beberapa orang yang tengah kesulitan saat menjual rumahnya. Walau berada di lokasi yang strategis, harganya tidak terlalu mahal, dan memiliki surat yang lengkap, tapi tetap saja tidak laku-laku.

Mungkin pemilik rumah tidak sadar kalau ada beberapa hal yang membuat propertinya tak kunjung laku. Misalnya, ditemukan kerusakan pada atap atau halaman yang tidak terawat.

Hal-hal tersebut bisa membuat calon pembeli berubah pikiran. Dari semula sangat yakin untuk membeli rumah, tapi perlahan mundur dan akhirnya memilih mencari rumah yang lain.


Ingin tahu apa saja hal yang membuat rumah yang dijual tak laku-laku? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

Hal Ini Bikin Rumah yang Dijual Tak Laku-laku

Sejumlah agen properti membeberkan beberapa hal yang membuat rumah tidak kunjung laku. Dilansir situs The Spruce, berikut penyebabnya:

1. Halaman Rumah Tidak Terawat

Halaman yang tidak terawat membuat banyak calon pembeli memutuskan untuk tidak jadi meminang rumah tersebut. Kondisi ini meliputi rumput yang tumbuh lebat, rumput mati, daun-daun berserakan, atau jalan setapak yang retak.

Meski bisa dirapikan, tetapi calon pembeli harus mengeluarkan uang lagi untuk merawat halaman rumah. Selain itu, mereka menilai rumah tersebut tidak terawat karena dari halamannya saja sudah tak terurus.

“Bahkan sepetak kecil rumput hijau yang sehat di halaman depan akan sangat membantu membuat rumah lebih menarik,” kata agen properti Jan Ryan.

2. Kondisi Cat Dinding yang Kusam

Tak hanya bagian luar, tapi interior rumah juga wajib diperhatikan oleh calon pembeli. Jika ditemukan cat dinding sudah kusam atau mengelupas maka jangan heran kalau rumah tidak cepat terjual.

Selain itu, banyak pembeli yang tidak suka dengan warna cat yang terlalu mencolok, baik pada satu dinding atau menutupi seluruh ruangan. Memang bisa dicat kembali sesuai keinginan, tapi tentu mengeluarkan uang lagi.

“Dinding aksen hijau limau mungkin terasa menyenangkan pada awalnya, tetapi pembeli tidak dapat melihat lebih dari warna-warna yang berani dan ketinggalan zaman,” ujar Ryan.

3. Banyak Kerusakan di Rumah

Kondisi rumah yang tidak terawat jadi alasan utama banyak calon pembeli mengurungkan niatnya untuk membeli properti tersebut. Misalnya, ditemukan atap bocor, dinding retak halus, cat dinding mengelupas, atau pintu yang sudah rusak.

Hal-hal kecil seperti gagang pintu yang longgar atau tetesan air dari keran terkadang dianggap sepele. Namun, hal tersebut akan menjadi penilaian penting bagi calon pembeli rumah.

“Jika mereka melihat hal-hal kecil diabaikan begitu saja, mereka tentu khawatir akan ada masalah besar yang ditutupi,” papar Ryan.

4. Perabotan yang Sudah Jadul

Perabotan di rumah seperti kloset duduk atau fitting lampu yang sudah kuno juga termasuk penilaian bagi calon pembeli. Meski bisa diganti yang baru, tapi Ryan menyebut tak semua orang mau mengeluarkan duit ekstra hanya untuk mengganti perabotan kecil.

“Banyak dari barang-barang ini sebenarnya dapat diperbarui dengan biaya terjangkau, tetapi jika masih digunakan dapat memberikan perbedaan besar pada calon pembeli saat melihat rumah Anda,” tuturnya.

5. Perbaikan Rumah yang Tidak Tuntas

Sebelum dijual, banyak pemilik rumah yang melakukan sejumlah perbaikan di beberapa sudut ruangan. Meski tujuannya baik agar menambah nilai jual, tapi jika dikerjakan secara asal-asalan justru bisa berdampak buruk.

Sebagai contoh, cat dinding yang terlihat belang atau tidak rapi bisa membuat calon pembeli mengurungkan niatnya membeli rumah.

“Jika saya masuk ke sebuah rumah dan melihat lebih dari satu pekerjaan yang tidak rapi, hal itu menunjukkan jika penjual rumah terlalu hemat. Saya akan berasumsi dia juga menyewa tukang listrik atau tukang ledeng yang termurah,” imbuh Ryan.

Itulah lima hal yang membuat calon pembeli gagal membeli rumah kamu. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Manfaat Menanam Lidah Buaya di Rumah dan Cara Merawatnya, Simpel!


Jakarta

Lidah buaya merupakan salah satu tanaman hias yang banyak dikoleksi di rumah. Sebab, tanaman ini memiliki sejumlah manfaat bagi makhluk hidup.

Di sisi lain, menanam lidah buaya juga dapat memperindah ruangan di rumah. Dengan begitu, suasana di dalam rumah jadi terasa asri dan bisa memberikan efek menenangkan.

Jangan khawatir lidah buaya cepat mati, karena tanaman ini sangat mudah dirawat. Ingin tahu manfaat dari menanam lidah buaya dan cara merawatnya yang tepat? Simak dalam artikel ini.


Manfaat Menanam Lidah Buaya

Dilansir Good Housekeeping, lidah buaya mengandung banyak khasiat bagi tubuh. Kandungan gel di dalamnya dapat digunakan untuk mengatasi kulit terbakar akibat sinar matahari.

Gel lidah buaya juga dapat melembapkan kulit kering sehingga terasa lebih halus. Selain itu, mengoleskan gel lidah buaya ke wajah dapat mengatasi jerawat dan bekas luka gores.

“Lidah buaya adalah tanaman hias yang bagus karena tidak membutuhkan banyak perawatan. Kandungan gelnya telah digunakan sejak zaman Mesir untuk membantu menyembuhkan kulit akibat sengatan matahari serta menyembuhkan dan melembapkan kulit kering,” kata Christopher Satch, profesor di bidang botani dan CEO NYC Plant Help.

Selain berkhasiat untuk pengobatan, tanaman lidah buaya juga dapat memberikan sentuhan pada ruangan. Tanaman hias ini sangat cocok diletakkan di dalam ruangan, terutama di ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, atau meja kerja.

Cara Merawat Lidah Buaya di Rumah

Alasan utama lidah buaya banyak dipilih sebagai tanaman hias karena dapat dirawat yang mudah. Bagaimana cara merawat lidah buaya dengan benar?

1. Tanah yang Cukup

Aly Stoffo selaku pemilik Glam Gardener NYC menyebut tanah yang digunakan untuk menanam lidah buaya harus memiliki drainase yang baik. Hal ini agar tanah tidak menahan terlalu banyak air ketika disiram sehingga bisa membusukkan akar.

“Cara terbaik adalah mencampur pasir dan tanah pot dengan perbandingan yang sama atau membeli campuran khusus untuk sukulen,” ujar Stoffo.

2. Sinar Matahari yang Cukup

Agar tumbuh subur, pastikan lidah buaya diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari. Jika minim mendapatkan cahaya, maka tanaman ini bisa berhenti tumbuh dan akhirnya mati.

“Lidah buaya dapat tumbuh di lingkungan yang sangat panas. Semakin banyak panas dan sinar matahari maka semakin baik,” papar Stoffo.

Meski begitu, jangan langsung meletakkan lidah buaya di tempat yang panas dan terpapar sinar matahari langsung. Letakkan secara bertahap di tempat yang sejuk, lalu perlahan ke area yang lebih terang setiap beberapa hari.

3. Tak Perlu Sering Disiram

Tanaman ini disebut ‘tahan banting’ karena bisa hidup tanpa disiram air selama beberapa hari. Satch menyarankan lidah buaya disiram sekitar dua minggu sekali atau menunggu tanaman benar-benar kering.

“Lidah buaya tidak masalah jika sedikit terabaikan dan kering di antara waktu penyiraman, tetapi saat Anda menyiramnya, pastikan disiram dengan sangat baik,” imbuh Satch.

Kondisi tanah yang lembap membuat akar lidah buaya jadi membusuk. Daun yang layu atau berwarna cokelat juga menandakan kalau lidah buaya terlalu banyak disiram.

Itulah manfaat menanam lidah buaya dan cara merawatnya dengan benar. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Tak Hanya Cantik, 3 Tanaman Hias Ini Bisa Bawa Hoki di Rumah


Jakarta

Ada banyak tanaman hias yang bisa mempercantik hunian, sebut saja lavender hingga melati. Namun ternyata, ada beberapa tanaman hias yang disebut bisa membawa keberuntungan, lho.

Sejak zaman dahulu, ada sejumlah tanaman hias dalam ruangan yang dipercaya mendatangkan keberuntungan. Hal ini dipengaruhi oleh budaya dan keyakinan beberapa orang.

Ingin tahu apa saja tanaman hias yang disebut bisa mendatangkan hoki bagi pemilik rumah? Simak dalam artikel ini.


Tanaman Hias yang Bisa Mendatangkan Hoki

Selain memperhatikan bentuknya yang cantik dan indah, kamu juga bisa mempertimbangkan membeli tanaman hias yang bisa membawa hoki ke dalam rumah. Dilansir situs Homes & Gardens, berikut tanaman hias pembawa keberuntungan:

1. Lucky Bamboo

Close-up view of lucky bamboo plant trip in a decorative white pot.Foto: Getty Images/iStockphoto/asiantiger247

Sesuai namanya, lucky bamboo atau bambu keberuntungan merupakan salah satu tanaman yang bisa membawa hoki. Dalam budaya Asia, tumbuhan ini dianggap membawa keberuntungan karena bisa tumbuh dengan cepat dan mudah diperbanyak.

Jumlah tangkai pada tanaman ini melambangkan makna yang berbeda. Misalnya, satu tangkai melambangkan kehidupan bermakna, dua tangkai menandakan keberuntungan dalam cinta, dan tiga tangkai artinya kebahagiaan serta umur panjang.

Ahli tanaman rumah Julie Bawden-Davis mengatakan ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan jika ingin merawat lucky bamboo. Pastikan rutin mengganti air setiap 1-2 minggu karena tanaman ini bisa hidup di dalam air.

Selain itu, jika ditanam di dalam air sumur atau ledeng maka tidak perlu memberinya pupuk. Lucky bamboo juga bisa diletakkan di tempat yang terpapar banyak sinar matahari.

“Namun, jika kamu menanamnya di RO (reverse osmosis) atau air yang disaring, beri pupuk setiap tiga bulan dengan pupuk cair berkekuatan ΒΌ yang dicampur dengan air tawar,” ujar Julie.

2. Jade Plant

houseplant Crassula ovata jade plant money tree in white potFoto: Getty Images/iStockphoto/OlgaMiltsova

Jade plant atau lebih dikenal tanaman giok merupakan tanaman hias yang dianggap membawa hoki jika ditanam di rumah. Disebut tanaman giok karena bagian daunnya yang mirip seperti batu giok.

Pada umumnya, tanaman giok dapat diletakkan di area ruang kerja atau pintu masuk rumah. Dalam merawatnya, cukup letakkan di tempat terang dan beri pupuk untuk tanaman sukulen dan kaktus setiap enam bulan sekali.

Saat menyiram tanaman giok, pastikan kondisi tanah sudah mengering. Hal ini dilakukan untuk mencegah tanah tidak mudah busuk dan daunnya berguguran.

3. Peace Lily

Selain bunganya yang cantik, ternyata peace lily bisa mendatangkan hoki jika ditanam di rumah. Julie menyebut tanaman ini dikenal sebagai ‘tanaman kebangkitan’ karena ada keterkaitan dengan kematian dan kelahiran kembali.

Cara merawat peace lily terbilang mudah. Tempatkan tanaman ini di area yang terang, tapi tidak terpapar sinar matahari langsung. Tanah tanaman ini juga sebaiknya tetap lembap meski peace lily dapat hidup di kondisi yang kering.

“Bunga ini juga tahan terhadap kekeringan dan akan hidup kembali setelah tidak disiram,” imbuh Julie.

Itulah tiga tanaman hias yang indah dan bisa mendatangkan keberuntungan. Tertarik menanam tanaman yang mana?

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Mitos Gunung Pegat di Ponorogo yang Bisa Bikin Pengantin Baru Cerai



Ponorogo

Di Ponorogo, ada sebuah gunung yang memiliki mitos unik. Pengantin baru dilarang melintas di gunung itu karena bisa menyebabkan perceraian. Bagaimana kisahnya?

Masyarakat mengenal gunung itu sebagai Gunung Pegat. Lokasinya berada di desa Nambak, Bungkal, Ponorogo, Jawa Timur.

Warga setempat percaya, siapa saja pengantin baru maupun pengiringnya yang melintas di Gunung Pegat akan berpisah atau cerai dengan pasangannya.


Pengantin baru maupun pengiringnya disarankan melalui jalur lain dan tak diperbolehkan melintas di kawasan Gunung Pegat, apapun alasannya.

Gunung Pegat merupakan sebuah gunung yang dibelah untuk dijadikan jalan. Jalan yang membelah gunung inilah yang disebut gunung pegat. Dalam bahasa Jawa, Pegat sendiri berarti berpisah atau cerai.

Jalan gunung Pegat hingga saat ini masih digunakan oleh warga. Jalan ini menghubungkan antara Kecamatan Bungkal dengan Kecamatan Slahung.

Pegiat seni dan sejarah, Purbo Sasongko menjelaskan mitos ini masih dipercaya warga asal Slahung atau Balong yang menikah dengan warga Bungkal.

“Biasanya pengiring maupun pengantin tidak akan lewat jalan Gunung Pegat tapi memutar lewat jalan Nailan ke timur atau Balong ke timur,” tutur Purbo.

Menurut Purbo, mitos ini berkembang karena dipercaya masyarakat hingga kini. Tanpa sadar akhirnya masyarakat pun mengikuti saran orang setempat untuk tidak melintas saat mengiring pengantin baru.

“Kalau saya sendiri tidak percaya mitos itu,” terang Purbo.

Sebab, dia menikah dengan warga Desa Bekare, Kecamatan Bungkal dan melintas di jalan Gunung Pegat Desa Nambak, Kecamatan Bungkal.

“Saya pernah membuktikan, istri saya lewat situ. Saya juga lewat situ, nggak papa,” jelas Purbo.

Mitos ini, lanjut Purbo, karena kepercayaan warga setempat yang dijaga hingga saat ini. Akhirnya vibrasi dari spiritual tersebut pun berkumpul menjadi satu kekuatan tersendiri.

“Mitosnya kan kalau lewat situ pengantin bisa cerai,” imbuh Purbo.

Jika Anda tidak percaya, silakan dibuktikan. Namun risiko tentu saja ditanggung sendiri-sendiri.

——-

Artikel ini telah naik di detikJatim.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Serunya Mengisi Liburan di Pantai Slopeng, Objek Wisata Favorit di Madura



Jakarta

Pantai Slopeng di Kabupaten Sumenep, Madura, menjadi salah satu destinasi wisata favorit untuk mengisi liburan bersama keluarga atau teman. Pantai ini terletak sekitar 21 kilometer dari pusat kota Sumenep.

Pantai ini menawarkan pesona alam yang memikat dengan hamparan pasir putih yang luas, deretan pohon cemara udang, serta ombak yang tenang. Selama musim liburan, Pantai Slopeng selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun dari luar daerah.

Dengan suasananya yang tenang dan asri, pantai ini menjadi tempat ideal untuk melepaskan penat setelah aktivitas sehari-hari. Wisatawan dapat menikmati berbagai kegiatan seru, mulai dari bermain pasir, naik kuda, hingga mencoba motor Atv menyusuri keindahan pantai.


“Pantai Slopeng harus dikunjungi saat mengisi liburan ke Madura. Objek wisata ini akan memberikan pengalaman seru yang tak terlupakan,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo dalam keterangan tertulis, Jumat (6/12/2024).

Pantai Slopeng di MaduraFoto: Pemkab Sumenep

Bagi penggemar fotografi, Pantai Slopeng adalah surga kecil dengan pemandangan alam yang memukau, terutama saat matahari terbenam.

Banyak pengunjung memanfaatkan keindahan ini untuk mengabadikan momen bersama keluarga atau pasangan. Selain itu, area pantai yang luas juga cocok untuk bermain voli pantai atau sekadar duduk santai menikmati semilir angin laut.

Tidak hanya menawarkan keindahan alam, Pantai Slopeng juga menjadi tempat yang sempurna untuk mencicipi kuliner khas Madura. Wisatawan dapat menikmati nasi jagung, atau berbagai olahan ikan segar yang dijajakan oleh pedagang lokal. Sebagai pelengkap, es kelapa muda yang segar menjadi favorit untuk dinikmati sambil bersantai.

Fasilitas di Pantai Slopeng terus ditingkatkan oleh pengelola dan pemerintah daerah. Tersedia area parkir yang luas, gazebo untuk berteduh, toilet bersih, hingga tempat ibadah.

“Akses menuju pantai pun sudah nyaman, sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman bagi pengunjung,” tuturnya.

Dengan tiket masuk yang terjangkau, Pantai Slopeng menjadi pilihan wisata yang ramah di kantong namun tetap memberikan pengalaman liburan yang tak terlupakan.

“Jadi, jika Anda mencari tempat untuk mengisi liburan dengan suasana yang seru dan menenangkan, Pantai Slopeng di Sumenep adalah destinasi yang wajib dikunjungi,” imbuh Fauzi.

(anl/ega)



Sumber : travel.detik.com