Tag Archives: jalan tol

Tol Cijago Rampung 100% Kerek Harga Tanah di Depok



Jakarta

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Translingkar Kita Jaya telah menyelesaikan pembangunan seluruh ruas Jalan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago).

Jalan tol ini merupakan bagian dari Jaringan Tol Lingkar Dalam dan Lingkar Luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road/JORR) 2.⁣

Penyelesaian tol Cijago ini ditandai dengan selesainya konstruksi Seksi 3B Junction Krukut-Limo. Jalan tol ini juga sudah lulus Uji Laik Fungsi beberapa waktu lalu sehingga dapat segera beroperasi.⁣

Dengan selesainya konstruksi Tol Cijago Seksi 3B, maka seluruh ruas Tol Cinere-Jagorawi telah tersambung, sehingga dapat melengkapi struktur jaringan jalan di kawasan Jabodetabek. Harapannya, pergerakan dari Bogor ke Jakarta akan semakin lancar, yakni dapat ditempuh dengan waktu berkendara 45 menit saja.⁣

Keberadaan jalan tol ini juga memberi dampak positif bagi sektor properti di wilayah Depok dan sejumlah wilayah lain yang dilewati.


Dalam catatan rumah.com Indonesia Property Market Outlook 2023, disebutkan bahwa pasar properti Depok sempat mengalami kejenuhan karena fokus pembangunannya yang hanya berkutat di sekitar Margonda.

Namun, kehadiran jalur tol Serpong-Cinere-Cimanggis menjadi penyemangat baru. Sejumlah kawasan berkembang tanpa harus bergantung lagi pada Margonda dan sekitarnya. Salah satu yang paling pesat dalam beberapa tahun terakhir ini adalah Bojongsari dan Sawangan.

Sejumlah pengembang berskala besar kini tak ragu membangun proyek di kedua kecamatan tersebut. Pamor wilayah yang dulunya dipandang sebagai kawasan hunian menengah bawah itu kini makin bersinar.

“Kehadiran mal bertaraf menengah atas membuat Bojongsari dan Sawangan kini diminati,” bunyi riset tersebut.

Menyusul kedua kawasan tersebut, Beji dan Cimanggis diprediksi juga akan bersinar pada tahun mendatang.

Kawasan Cimanggis kini menjadi salah satu kawasan kelas menengah atas incaran konsumen yang menginginkan hunian dekat dengan kawasan Margonda. Sementara Beji memiliki potensi karena kedekatannya dengan kawasan Universitas Indonesia, salah satu penggerak ekonomi Depok.

Berkat kondisi-kondisi di atas, harga tanah di kawasan depok juga ikut terkerek naik. Seperti di Kecamatan Beji, Depok misalnya, median harga tanah di lokasi ini kini mencapai Rp 12 juta per meter persegi (m2). Begitu juga dengan Cimanggis yang memiliki median harga tanah di angka yang sama, Rp 12 juta/m2.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Jalan Tol Tercantik di Indonesia Itu Dua-duanya Ada di Jawa Tengah



Magelang

Jawa Tengah punya ‘jalan tol’ tercantik di Indonesia. Tidak hanya satu, tapi dua sekaligus. Penasaran seperti apa penampakannya?

Jalan tol atau jalan bebas hambatan biasanya dilewati mobil atau truk untuk menghubungkan antar kota di Indonesia. Namun, ‘jalan tol’ satu ini beda.

Jalanan ini memang bukan jalan tol seperti pada umumnya. ‘Jalan tol’ ini hanyalah jalan setapak beton dengan lebar sekitar 3 meter yang menghubungkan antar desa, namun dengan pemandangan yang sangat memukau.


Karena keindahan pemandangannya, orang-orang menyebutnya Jalan Tol Kahyangan. Ada dua lokasi Jalan Tol Kahyangan di Jawa Tengah. Dua-duanya punya pemandangan yang sangat cantik.

Tol Kahyangan pertama ada di Magelang. Sedangkan yang kedua ada di Wonosobo, lebih tepatnya di Kawasan wisata Dieng.

1. Tol Kahyangan di Magelang

Tol Kahyangan yang pertama terletak di Magelang, salah satu kota yang ada di Jawa Tengah. Lebih tepatnya Tol Kahyangan ini terletak di Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Magelang.

Jalannya hanya terbuat dari beton selebar sekitar tiga meter. Berkelok-kelok dan naik turun, dikelilingi oleh ladang sayuran khas dataran tinggi yang hijau dengan latar belakang panorama Gunung Merbabu. Terbayang udara sejuk dan keindahannya bukan?

Pemandangan di lereng Gunung Merbabu wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sangat indah. Selain pemandangan alam, traveler bisa melihat tanaman sayuran yang menghijau.Jalan Tol Kayangan di Kabupaten Magelang Foto: (Eko Susanto/detikcom)

Tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk menikmati destinasi alternatif wisata alam di Jawa Tengah ini. Sebab, jalur tersebut utamanya difungsikan sebagai transportasi bagi warga dari empat dusun di Desa Wonolelo, yaitu Dusun Wonodadi, Pelem, Suradadi, dan Candran.

Untuk menuju lokasi tersebut, arah Kota Magelang silahkan langsung menuju Balai Desa Wonolelo. Sesampainya di Balai Desa Wonolelo, kamu akan menemukan spanduk bertuliskan ‘Pesona Alam Tol Kayangan’. Jaraknya dari balai desa itu hanya sekitar 1,7 kilometer.

Di sana kamu bisa bersepeda santai sembari menikmati keindahan Tol Kahyangan atau sekedar duduk-duduk mencari spot foto yang indah.

2. Tol Kahyangan Dieng

Tol Kahyangan selanjutnya terletak di kawasan wisata Dieng, Wonosobo. Menariknya, Tol Kahyangan yang ada di Dieng benar-benar menghubungkan antar kabupaten yaitu Kabupaten Banjarnegara – Batang, benar-benar seperti jalan tol sesungguhnya.

Tol Kahyangan yang ada di Dieng juga tidak kalah mempesona dengan yang ada di Magelang. Udara dingin Dieng di ketinggian 1700 mdpl serta pemandangan lembah pegunungan yang luas dan hijau memberikan pengalaman berbeda jika kamu berkunjung ke sana.

Tol kayangan di Dataran Tinggi Dieng.Tol kayangan di Dataran Tinggi Dieng. Foto: Uje Hartono

Kemudian yang membuat pemandangannya cantik adalah jalan sepanjang 2 kilometer ini diapit oleh gunung-gunung yang ada di Dieng seperti Gunung Sipandu dan Gunung Gundul, serta hamparan sawah terasering yang memanjakan mata.

Belum lagi jika kamu berkunjung di waktu-waktu tertentu, di pagi hari kamu akan melihat matahari terbit disertai kabut tipis, sementara sore hari kamu akan melihat panorama matahari tenggelam yang luar biasa. Suasana semakin syahdu, bukan?

Lokasi dari Tol Kahyangan Dieng ini masih terletak di Kawasan Wisata Dieng, dan berjarak sekitar 5 kilometer dari kompleks Candi Arjuna di Desa Dieng Kulon.

Itu dia ulasan mengenai jalan ‘Tol Kahyangan’ di Jawa Tengah yang panoramanya seperti akan membawamu ke kahyangan. Tertarik mendatangi tempat ini?

——

Artikel ini telah naik di detikJateng.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Tol Prambanan Klaten, Bonus Pemandangan Indah Merapi-Merbabu



Jakarta

Jalan tol Jogja-Solo segmen Klaten-Prambanan sudah beroperasi di awal bulan ini. Pengendara bisa menikmati pemandangan indah Gunung Merapi dan Merbabu dari jalan tol.

“Bagus ya, Merapi dan Merbabu dari jalan tol Prambanan Klaten,” ujar Deti, warga Bekasi yang sedang melakukan perjalanan ke ke Jawa Tengah.

Dua raksasa Jawa, Gunung Merapi dan Merbabu, ini terlihat cerah dengan sapuan cahaya matahari pagi. Ada yang mengatakan kalau jalan tol ini tol wisata, bukan cuma cepat sampai ke berbagai tujuan, tapi bisa sambil healing melihat gunung Merapi.


Pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo Segmen Klaten-Prambanan ini telah rampung 100% sejak akhir 2024 lalu dan uji laik fungsi telah dilakukan pada Febuari 2025 serta telah mendapatkan Sertifikat Laik Operasi (SLO) dari Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada 17 Juni 2025 Nomor 30/STF/M/2025 dan Surat Keputusan (SK) Pengoperasian Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo Segmen Klaten-Prambanan Nomor 648/KPTS/M/2025 pada 30 Juni 2025.

(ddn/fem)



Sumber : travel.detik.com

Jogging di Bawah Tol? Coba Saja di Serbaraja Toll Park, Tangsel


Jakarta

Tangerang Selatan mempunyai ruang terbuka hijau yang unik dan berbeda dari taman kebanyakan. Namanya Serbaraja Toll Park.

Taman itu berada tepat di bawah kolong jalan tol Serbaraja serta berlokasi tak jauh dari pusat lifestyle The Breeze BSD, Tangerang Selatan.

4 Keunikan Serbaraja Toll Park

1. Akses Lewat Area The Breeze dan Pemeriksaan Ketat

Berbeda dengan taman pada umumnya, untuk masuk ke Serbaraja Toll Park pengunjung harus melewati area The Breeze dan gerbang pemeriksaan yang dijaga ketat.


Satpam akan memeriksa kendaraan, baik jok motor maupun bagasi mobil. Sistem keamanan ini membuat area taman terasa lebih aman dan terkontrol.

2. Kolong Tol Disulap Jadi Ruang Hijau

Keunikan paling mencolok dari Serbaraja Toll Park adalah pemanfaatan ruang kosong di bawah kolong tol. Biasanya area serupa identik dengan suasana kumuh dan terbengkalai. Namun di sini, ruang tersebut disulap menjadi taman hijau yang rapi dan bersih, lengkap dengan jalur jogging yang mulus dan deretan tanaman yang terasa menyegarkan.

Berbeda dengan taman lain yang menekankan fasilitas seperti alat fitness atau taman bermain, taman ini fokus menghadirkan lanskap hijau sebagai ruang rekreasi, jogging, dan bersantai. Menariknya, taman ini juga sering menjadi lokasi pemotretan wisuda. Namun pengunjung wajib koordinasi terlebih dahulu dengan pihak pengelola agar tidak dikenakan biaya tambahan.

“Jangan dadakan ramai-ramai bawa kamera tanpa izin. Nanti kami petugas keamanan yang kena tegur,” kata Suhadi, petugas keamanan Serbaraja Toll Park kepada detikTravel, Rabu (29/10/2025).

CCTV juga tersebar di area taman, membuat aktivitas di dalam area tetap terpantau.

3. Dekat Tiga Air Terjun Sungai Cisadane

Tak jauh dari area taman, pengunjung dapat menikmati pemandangan tiga air terjun kecil dari aliran Sungai Cisadane. Meski tidak tinggi, struktur air terjun bertingkat ini menjadi daya tarik visual yang jarang ditemukan di kawasan perkotaan. Tak heran, taman ini ramai dikunjungi pada pagi dan sore hari, terutama saat akhir pekan.

4. Kelolaannya Bukan Pemerintah

Keunikan lain yang membedakan adalah pengelolaannya. Hingga kini, Serbaraja Toll Park masih dikelola oleh pihak swasta.

“Taman ini belum dikelola pemerintah, masih dikelola oleh pihak swasta. Mulai dari perawatan, perizinan, dan penyiraman taman semua petugasnya dari Sinarmas,” ujar Suhadi, petugas keamanan.

Pengelolaannya mandiri, kondisi taman terjaga bersih dan aman sepanjang hari.

Pengunjung dapat datang kapan saja. Sensasi jogging di bawah jalan tol yang teduh dengan angin sepoi-sepoi menjadi pengalaman unik tersendiri.

“Jogging track-nya mulus, nggak berlubang, dan banyak tanaman hijaunya yang bikin pikiran fresh,” kata Mira, salah seorang pengunjung.

Keunikan suasana di bawah kolong tol membuat Serbaraja Toll Park menjadi ruang hijau yang menarik untuk dikunjungi. Taman ini menawarkan pengalaman berbeda bagi siapa pun yang sedang berada di kawasan BSD, Tangerang dan sekitarnya.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com