Tag Archives: jawa barat

Keindahan Danau Urugan di Balik Keseraman Lembah Tengkorak



Bandung

Namanya Lembah Tengkorak. Lokasinya di Bandung. Sepintas terdengar seram, namun di baliknya ada keindahan danau Urugan yang patut traveler saksikan.

Tersembunyi di balik rimbunnya pepohonan, kicau burung dan gesekan daun yang menenangkan jiwa, ada sebuah danau yang pemandangannya begitu istimewa.

Destinasi wisata alam yang masih tersembunyi itu, yakni Lembah Tengkorak atau Danau Urugan. Di balik namanya yang terkesan seram, Lembah Tengkorak menawarkan panorama alam yang menakjubkan.


Suasananya yang tenang menjadikan danau ini tempat yang sempurna untuk melarikan diri dari hiruk pikuk kehidupan kota besar.

Lembah Tengkorak dikelilingi oleh tebing-tebing tinggi yang ditumbuhi pepohonan rindang, menciptakan suasana yang asri dan sejuk.

Danau UruganDanau Urugan Foto: Wisga Putra Julian

Di tengah lembah bernama seram itu, terdapat sebuah danau alami yang jernih dengan air berwarna biru kehijauan, yang dikenal sebagai Danau Urugan.

Danau ini menjadi daya tarik utama Lembah Tengkorak, di mana pengunjung dapat menikmati keindahannya dengan bersantai di tepi danau, berenang, atau bahkan camping.

Lokasi dan Cara Menuju ke Lembah Tengkorak

Lembah ini berlokasi di Kadakajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Untuk akses menuju danau ini harus melalui daerah Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Kebun Kina).

Kami mencoba untuk menyusuri jalan menuju Danau Urugan ini. Walaupun jalurnya yang membingungkan, tapi traveler tak perlu khawatir, karena masih ada tanda pita merah menemani sepanjang jalan.

Jika kurang yakin, traveler dapat menanyakan jalur juga kepada petani yang kebetulan melintas di sekitar lokasi. Karena jalan berbatu, serta banyak genangan air yang menemani perjalanan, disarankan untuk menggunakan sepatu khusus untuk kegiatan alam.

Setelah melewati perkebunan milik warga, traveler, akan disuguhkan oleh pemandangan gunung-gunung yang memanjakan penglihatan. Tak jauh dari itu akan terlihat gerbang hutan yang akan menyambut untuk mulai trekking memasuki hutan yang sangat asri.

Danau UruganJalan menuju ke Danau Urugan Foto: Wisga Putra Julian

Di dalam hutan, traveler bisa melihat ada banyak sekali pohon-pohon besar yang kemungkinan sudah berumur ratusan tahun. ingat untuk lihat kanan-kiri karena petunjuk jalan yang sangat minin, walaupun jalur terlihat dengan jelas.

Setelah berjalan kaki dengan durasi kurang lebih 2 jam, detikers akan disuguhkan pemandangan danau yang sangat luas dan cantik ini.

Wisatawan Dibuat Penasaran

Dengan daya tarik yang sangat memukau tak jarang banyak juga wisatawan dari luar kota penasaran untuk menjajal kindahannya. Salah satunya Ravip, wisatawan asal Bekasi

“Setelah perjalanan yang jauh dan menguras tenaga ini, sangat terbayarkan ya dengan pemandangan yang sangat indah ini. Walaupun sempat terpeleset beberapa kali karena jalannya licin juga kan, itu yang membuat saya makin semangat menuju danau ini,” ucapnya.

Pengunjung lain bernama Putri juga mengaku sangat puas atas keindahan tersembunyi yang dia rasakan di Danau Urugan.

“Sangat menguras tenaga untuk menuju tempat ini ya, saya yang biasa treking juga tadi banyak istirahatnya karena cape ya jalan nya naik turun sama bebatuan juga kan, ini juga pas masuk hutan aga bingung juga karena tandanya yang masih minim kan jadi takut tersesat juga,” ujar Putri.

Untuk menuju ke sini, traveler bisa naik kendaraan roda dua atau empat dengan kondisi prima, yang bisa di titipkan di rumah warga.

Traveler hanya perlu membayar di pos masuk Rp 10.000 dan parkir kendaraan Rp 5.000 di rekomendasikan untuk pergi di pagi hari untuk menuju wisata ini.

Lembah Tengkorak cocok bagi pecinta alam dan petualangan yang mencari wisata alam yang indah dan tenang. Dengan segala keindahan di sepanjang perjalanan sangat tidak terasa untuk menuju tempat ini.

Jangan lupa juga untuk menjaga kebersihan selama perjalanan jangan tinggalkan sampah karena akan merusak keasrian alamnya.

——-

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Wisata Curug Walet, Surga Alam Tersembunyi di Kaki Gunung Salak


Jakarta

Curug Walet adalah salah satu destinasi wisata alam di kawasan Bogor dengan udara sejuk dan asri.
Keindahan alam tersembunyi tempat ini berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Tempat ini menawarkan pengalaman dan sensasi healing, untuk beristirahat sejenak dari rutinitas sehari-hari. Curug Walet bisa jadi destinasi yang wajib dikunjungi, apalagi buat kamu yang suka menikmati keindahan dan berpetualang di alam.

Aktivitas Menarik di Curug Walet

Berbagai aktivitas menarik dan seru bisa kalian lakukan di Curug Walet. Mulai dari menikmati pemandangan air terjun, bermain air, hingga trekking.


1. Trekking Curug Walet

Lokasi Curug Walet sangat cocok dijadikan tempat trekking. Setelah sampai di lokasi, pengunjung harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.

Untuk menuju ke air terjun Curug Walet, pengunjung akan berjalan melewati jalan berbatu dan cukup licin terutama jika setelah hujan. Jadi disarankan untuk memakai sepatu gunung dan selalu berhati-hati.

Jalannya cukup ekstrem, cukup sempit, dan bahkan sering kali akan menemui jurang di kanan kirinya.

Oiya, sebelum mencapai Curug Walet, kita juga akan melewati Curug Payung. Walaupun, air terjunnya tidak terlalu besar namun masih tetap indah.

Dari Curug Payung perjalanan masih berlanjut, dengan jalur yang makin ekstrem karena wisatawan perlu melewati sisi tebing. Perjalanan trekking ke air terjun Curug Walet kurang lebih membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Dilihat dari salah satu situs trip tour, harga trekking ke Curug Walet berkisar Rp 300-400 ribu per pax.

Biaya tersebut merupakan estimasi biaya open trip ke Curug Walet dari Jakarta.
Harga tersebut sudah termasuk:

  • Transport PP Hiace
  • Tiket masuk Gunung.Halimun Salak
  • Tiket masuk Curug Walet
  • Local guide
  • Tour leader dari Jakarta

Paket tidak termasuk:

  • Makan
  • Obat-obatan pribadi
  • Pengeluaran keperluan pribadi selama perjalanan
  • Penambahan dan atraksi wisata di luar program
  • Tipping tour leader dan driver

2. Menikmati Keindahan Alam di sekitar Curug Walet

Selama di perjalanan sebelum memasuki hutan, jalur kamu juga bisa melihat hamparan sawah di kanan kiri. Pengunjung akan ditawari pemandangan alam, dengan hutan yang asri selama melakukan perjalanan untuk menuju air terjunnya.

3. Bermain Air di Air Terjun

Curug Walet memiliki air jernih berwarna kehijauan karena berasal dari mata air Gunung Salak. Jika tercampur tanah dan hujan, biasanya air berwarna cokelat.

Dikutip dari salah satu situs travel, Air terjun di Curug Walet terdiri dari tiga tingkatan. Air terjun yang paling tinggi ada di area atas. Untuk menuju ke sana, disediakan akses berupa tangga. Jangan lupa mengabadikan momen di Curug Walet dengan berfoto-foto ria.

Alamat Curug Walet

Curug Walet berlokasi di Desa Ciasihan, Pamijahan, Bogor, Jawa Barat. Dari pusat kota Bogor ke sini, jaraknya sekitar 38 km dan memerlukan waktu kurang lebih 2 jam.

Harga Tiket Curug Walet 2024

Tiket masuk ke Curug Walet berkisar Rp 20.000. DItambah biaya untuk parkir motor Rp 5.000 dan untuk mobil Rp 10.000.

Itu tadi informasi seputar wisata Curug Walet di Bogor. Keindahan alamnya yang masih alami, mungkin bisa memberikan kamu kesan liburan yang tak terlupakan.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

7 Wisata Rengasdengklok: Tempat Bersejarah hingga Waterpark


Jakarta

Daerah Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terkenal dengan sejarahnya yang berkaitan dengan kemerdekaan Indonesia. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin napak tilas sejarah Indonesia.

Buat detikers yang ingin ke Rengasdengklok, kalian tidak hanya bisa berwisata ke tempat-tempat bersejarah. Namun ada tempat wisata lain yang bisa dikunjungi, seperti taman dan waterpark.

Rekomendasi Wisata Rengasdengklok dan Sekitarnya

Berikut ini 7 rekomendasi wisata Rengasdengklok dan sekitarnya yang bisa detikers kunjungi:


1. Rumah Djiaw Kie Siong

Rumah tempat Soekarno dan Hatta disembunyikan di Rengasdengklok, Karawang.Rumah tempat Soekarno dan Hatta disembunyikan di Rengasdengklok, Karawang. Foto: Irvan Maulana/detikJabar

Rengasdengklok terkenal dengan peristiwa penculikan Sukarno-Hatta pada 16 Agustus 1945. Mereka dibawa para pemuda ke rumah Djiaw Kie Siong, seorang warga keturunan Tionghoa.

Di rumah ini, Sukarno-Hatta didesak untuk segera memproklamasikan kemerdekaan tanpa harus menunggu Jepang menyerahkan kemerdekaan. Traveler bisa mendengarkan kisah-kisah tersebut dari keluarga pemilik rumah ini.

Rumah Djiaw Kie Siong dibangun pada 1920. Namun karena terjadi abrasi karena banjir, rumah tersebut dipindahkan dari lokasi semula pada 1957.

“Dulu rumah ini ada di dekat sungai. Tapi tahun 1950 itu ada banjir, karena abrasi, rumah dipindah, dicopot satu per satu kayunya dan dibangun ulang di sini,” kata Yanto, selaku cucu Djiaw Kie Siong, yang dikutip dari detikJabar, Senin (22/1/2024).

Lokasi rumah ini berada di pusat Kecamatan Rengasdengklok, tepatnya di Jalan Bung Karno, Dusun Bojong, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

2. Monumen Kebulatan Tekad

Tugu Kebulatan Tekad Rengasdengklok.Tugu Kebulatan Tekad Rengasdengklok. Foto: Irvan Maulana/detikJabar

Wisata sejarah lainnya adalah Monumen Kebulatan Tekad yang tak jauh dari rumah Djiaw Kie Siong. Jaraknya hanya sekitar 300 meter. Tempat ini adalah bekas markas tentara PETA (Pelindung Tanah Air).

Monumen ini didirikan setelah kemerdekaan, yakni diresmikan pada 17 Agustus 1950. Bentuk monumen ini memiliki arti simbolik, yaitu:

  • Tundangan tugu: simbol perjuangan seluruh masyarakat Indonesia untuk mencapai kemerdekaan
  • Badan tugu: bentuk segi empatnya menyimbolkan kesatuan perjuangan bangsa.
  • Bulatan tugu: bentuk bulatnya menyimbolkan kebulatan tekad dalam merebut kemerdekaan.
  • Kepalan tangan kiri: melambangkan perlawanan dan memegang teguh kemerdekaan.
  • Rantai dan tiang: berfungsi menjaga monumen, sekaligus simbol ikatan kokoh dan kuat dari seluruh rakyat Indonesia.

3. Taman Hud-hud

Wisata Taman Hud-hud KarawangWisata Taman Hud-hud Karawang Foto: Irvan Maulana/detikJabar

Selain napak tilas sejarah kemerdekaan, traveler juga bisa bersantai sejenak ke Taman Hud-hud. Dikutip dari detikJabar, tempat wisata ini memiliki fasilitas di antaranya kolam renang anak, outdoor dan semi indoor, perosotan, naik kuda, ATV, kolam ikan, danau kecil, dan taman burung.

Penamaan Taman Hud-hud ini terinspirasi dari kisah Nabi Sulaiman. Dalam kisah itu, burung Hud-hud adalah pembawa kabar.

“Kala itu ada seekor burung yang mengabarkan adanya seorang ratu cantik bernama Balqis penyembah matahari, pembawa kabar itu ialah burung Hud-hud,” kata pemilik Taman Hud-hud, Iqbal Jamalulail, dikutip dari detikJabar, Senin (22/1/2024).

Diharapkan agar taman ini selalu membawa kabar baik dan membahagiakan masyarakat. Taman yang memiliki luas sekitar 1,2 hektare ini berada di Jalan Proklamasi, Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.

Taman Hud-hud buka setiap Selasa-Minggu pukul 08.30-17.00 (khusus Jumat pukul 13.00-17.00 WIB). Harga tiketnya yakni Rp 30 ribu (weekday) dan Rp 50 ribu (weekend).

4. Waterboom Elmujira

Di Rengasdengklok, traveler juga bisa mengajak anak-anak bermain di Waterboom Elmujira yang tak jauh dari Taman Hud-hud. Seperti waterboom lainnya, di sini terdapat sejumlah wahana menarik, seperti beberapa jenis perosotan, kolam beraneka kedalaman, dan ember tumpah.

Waterboom ini berada di Jalan Raya Rengasdengklok, Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Tempat ini buka setiap hari pukul 09.00-20.30 WIB. Harga tiketnya Rp 30 ribu per orang.

5. Kompleks Percandian Batujaya

Candi Blandongan dan Jiwa di Kawasan Percandian Batujaya Karawang masih terendam banjir akibat intensitas hujan tinggi dan adanya luapan air irigasi Desa Segaran.Candi Blandongan dan Jiwa di Kawasan Percandian Batujaya Karawang. Foto: Yuda Febrian Silitonga

Di sekitar Rengasdengklok juga ada sejumlah tempat wisata yang bisa detikers kunjungi. Salah satunya Kompleks Percandian Batujaya.

Dikutip dari situs Kemdikbud, Kompleks Percandian Batujaya ini disebut sebagai candi tertua di Nusantara. Kompleks percandian ini dibangun pada zaman Kerajaan Tarumanagara yang bercorak Hindu.

Uniknya, candi-candi tersebut merupakan candi Buddha. Hal ini menunjukkan tingginya toleransi antar umat beragama pada masa itu. Terdapat 39 lokasi percandian di kompleks tersebut.

Letaknya berada di Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Jabar. Dari Kecamatan Rengasdengklok, jaraknya sekitar 18 km atau ditempuh sekitar 30 menit.

6. Kawung Tilu Bojong

Jika mencari wisata alam di sekitar Rengasdengklok, detikers bisa mampir ke Kawung Tilu Bojong yang berada di selatan Rengasdengklok. Taman ini cukup hits karena penataan yang instagramable.

Dikutip dari situs Kemenparekraf, Kawung Tilu Bojong Rangkas Wisata ini dibangun di atas lahan seluas sekitar 15 hektare. Selain menyajikan panorama alam pepohonan jati yang rindang, taman ini juga memiliki penangkaran hewan, aneka wahana, dan taman bermain anak.

Beberapa fasilitasnya antara lain penangkaran rusa, penangkaran domba Garut, wahana kicau burung, naik ATV, dan taman bermain anak.

Kawung Tilu Bojong Rangkas terletak di Ciranggon, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Dari Rengasdengklok, jaraknya sekitar 20 km atau ditempuh sekitar 40 menit.

7. Waterpark Megasari

Terakhir ada Waterpark Megasari yang juga berada di Kabupaten Bekasi. Waterpark ini khas dengan ornamen-ornamen berbentuk binatang raksasa, seperti dinosaurus, jerapah, hingga kupu-kupu.

Terdapat beberapa kolam untuk anak dan dewasa, kolam busa, kolam arus, dan mini zoo. Wahananya antara lain ember tumpah, beberapa jenis seluncuran. Traveler juga bisa berfoto-foto dengan nuansa Korea dan Jepang.

Waterpark Megasari berlokasi di Desa Sumbersari Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Dari Rengasdengklok, jaraknya cuma 3 km, atau sekitar 10 menit perjalanan. Harga tiket masuk Rp 35 ribu saat weekday dan Rp 45 ribu saat weekend dan liburan.

Nah, itulah tadi 7 rekomendasi wisata Rengasdengklok dan sekitarnya. Tidak cuma wisata sejarah, tetapi ada juga wisata alam dan waterpark.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com

4 Wisata Rafting di Pangalengan yang Seru dan Menantang, Wajib Dicoba!


Terletak di kawasan pegunungan di Jawa Barat, Pangalengan, dikenal dengan keindahan alamnya yang menakjubkan serta sungai-sungai yang cocok untuk kegiatan rafting (arung jeram).

Ada banyak wisata rafting di Pangalengan yang bisa jadi tujuan travelers. Bagi yang ingin merasakan adrenalin seru dengan berpetualang air, simak rekomendasi tempat untuk rafting air di bawah ini yuk.

Rekomendasi Wisata Rafting di Pangalengan

1. Situ Cileunca (Sungai Palayangan)

Tempat rafting di Sungai Palayangan terletak di Jalan Situ Cileunca, Wanasari, Pangalengan, Kabupaten Bandung. Tepatnya, di sekitar Situ Cileunca.


Traveler akan melakukan rafting di Sungai Palayangan dengan durasi sekitar 2 jam. Sungai Palayangan sendiri termasuk lokasi rafting populer di Bandung, karena memiliki sumber air yang relatif stabil dan tidak ada banjir bandang.

Bagi pemula, tak perlu khawatir! Karena akan ada rescue team yang selalu siaga di jeram-jeram tertentu. Makannya, sungai ini bisa diarungi oleh peserta pemula dengan umur minimal 8 tahun.

Menariknya, di sepanjang sisi sungai pengunjung bisa menikmati keindahan hutan pinus, perkebunan kopi, dan perkebunan teh.

Harga Paket Rafting

Dilansir dari salah satu jasa rekreasi lokal, Palayangan River, berikut adalah biaya rafting di Sungai Palayangan:

1. Rafting only (minimal 5 orang): Rp 150 ribu per orang.

Fasilitas:

  • Rafting 5 Km
  • Guide
  • Rescue
  • Perlengkapan rafting river
  • Free foto (syarat minimal 20 peserta)
  • Minuman hangat
  • Asuransi
  • P3K standar
  • Water heater, shower, dan closet duduk

2. Rafting trip (minimal 5 orang): Rp 190 ribu per orang.

Fasilitas:

  • Rafting 5 Km
  • Guide
  • Rescue
  • Perlengkapan rafting river
  • Free foto (syarat minimal 20 peserta)
  • Makan siang 1 kali (prasmanan)
  • Snack 1 kali
  • Local transport
  • Asuransi
  • P3K standar
  • Free foto (syarat minimal 20 peserta)
  • Water heater, shower, dan closet duduk

2. Sungai Cisangkuy

Sungai Cisangkuy berada di daerah Desa Lamajang, Pangalengan, Kabupaten Bandung. Rafting di sungai ini bisa dibilang cukup menantang, yaitu 3+.

Panjang jalur rafting di Sungai Cisangkuy kurang lebih 11-20 kilometer, dengan lebar yang mencapai kisaran 20 meter.

Harga Paket Rafting

Ada banyak layanan jasa rekreasi yang menawarkan beberapa paket, dengan fasilitas dan akomodasi untuk kegiatan rafting. Dari catatan detkJabar, harga rafting di Sungai Cisangkuy ada kisaran Rp 185 – 200 ribu per orang.

3. Glamping Mutiara Rahong Hills

Muara Rahong Hills adalah destinasi wisata yang menawarkan konsep glamping di tepi sunga jernih yang dikelilingi hutan pinus. Lokasinya ada di Jl. Rahong, Pulosari, Kec. Pangalengan, Kabupaten Bandung.

DIkutip dari akun Instagram @muararahonghills (18/07/2024), wisatawan perlu merogoh kocek sekitar Rp 175 ribu per orangnya untuk rafting di Glamping Mutiara Rahong Hills.

Muara Rahong Hills memiliki buka setiap hari dengan jam operasional 08.00 – 18.00 WIB.

Selain rafting, tempat ini juga menawarkan wahana lainnya seperti paintball, ATV, Flying Fox, hingga off road.

4. Pineus Tilu Riverside Camping

Pineus Tilu Riverside Camping berlokasi di kawasan Hutan Pinus Rahong, Pulosari, Pangalengan, Bandung Selatan, Jawa Barat. Dari pusat kota Bandung perjalanan ditempuh kurang lebih 2 jam.

Selain terkenal dengan tempat berkemah, wisatawan juga bisa mencoba wahana rafting di di di sini. Traveler akan diajak menyusuri Sungai Palayangan, dengan jarak dari start ke finish kurang lebih 4,5 km dengan waktu tempuh 1,5-2 jam.

Sepanjang rafting, kita akan melewati belasan jeram-jeram yang cukup menantang. Harga paket tenda di sini berkisar dari Rp 650 ribu sampai Rp 3,2 jutaan per malam dengan kapasitas standar 2-5 orang.

Selain perlu membayar camping, traveler juga perlu bayar parkir ke pengelola saat sampai di lokasi.

Itu tadi beberapa rekomendasi tempat wisata rafting di Pangalengan beserta harganya.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

4 Tempat Camping di Cibodas, Suguhkan Pemandangan Indah dan Udara yang Sejuk



Jakarta

Cibodas menjadi salah satu tujuan wisata yang banyak disukai. Alam yang indah dan juga sejuk membuat wisatawan betah belama-lama di kawasan ini.

Salah satu aktivitas seru yang bisa dilakukan di Cibodas adalah berkemah. Ada beberapa kawasan Cibodas yang menyediakan area berkemah dengan fasilitas yang cukup lengkap.

Tempat Camping di Cibodas

Beberapa tempat camping di Cibodas di antaranya yaitu Bumi Perkemahan Mandalawangi, Bukit Golf Cibodas, Bumi Perkemahan Mandala Kitri, serta Glamping Cibodas. Berikut informasinya.


1. Bumi Perkemahan Mandalawangi Cibodas

Bumi Perkemahan MandalawangiBumi Perkemahan Mandalawangi Foto: Luthfi Hafidz/detikcom

Lokasi:

Komplek Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Cimacan, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Gerbang area perkemahan terletak tepat di samping Kantor Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Harga tiket:

  • Camping: Rp 27.500/orang/malam
  • Kunjungan: Rp 13.500/orang
  • Paket camping: Rp 195.000-295.000/orang/malam.

Bumi Perkemahan Mandalawangi Cibodas berada di area yang asri dan sejuk di bawah kaki Gunung Gede Pangrango. Wisatawan bisa camping di area pinggir sungai dengan pepohonan yang indah.

Pengunjung dapat menyusuri sungai atau langsung menuju ke area Danau Mandalawangi yang menyejukkan. Untuk camping, wisatawan bisa menyewa peralatan camping di sini, jadi, tidak perlu membawa peralatan tersebut dari rumah.

Di area perkemahan, wisatawan akan menemukan patung komodo raksasa dengan mulut yang terbuka. Patung ini merupakan terowongan untuk masuk ke area perkemahan. Bagi wisatawan yang suka rintangan, ada jungle track dan fasilitas high rope seperti flying fox, lintas tali pohon, lintas danau, dan juga spider net.

2. Bukit Golf Cibodas

Bukit Golf CibodasBukit Golf Cibodas Foto: (Yulianto Adi/d’travelers)

Lokasi:

Jl. Kebun Raya Cibodas, Sindangjaya, Kec. Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Tepatnya berada di sebelah kiri barat atau pintu keluar dari Kebun Raya Cibodas dan berada di sebelah Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Harga tiket: .

  • Camping di padang rumput hijau: Rp 35.000/orang untuk kegiatan camping 24 jam
  • Paket Camping meliputi booking tiket, peralatan hingga makan: Mulai dari Rp 195.000- Rp 295.000.

Sama seperti Mandalawangi Cibodas, Bukit Golf Cibodas berada tepat di bawah kaki Gunung Gede Pangrango. Luasnya mencapai 40 hektar dengan pemandangan padang rumput dan pohon hijau yang rimbun.

Saking luasnya, Bukit Golf Cibodas bisa menampung peserta hingga 10.000 orang. Selain sejuk dan memiliki pemandangan indah, tempat camping di Cibodas ini dilengkapi area parkir dan toilet untuk banyak orang.

3. Bumi Perkemahan Mandala Kitri Cibodas

Lokasi: Jalan Kebun Raya Cibodas Km. 7, Cipanas, Cimacan, Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Harga tiket untuk berkemah: Rp 21.000/orang (Weekday) dan Rp 25.000/orang (Weekend).

Bumi Perkemahan Mandala Kitri Scout Camp Cibodas memiliki area yang sangat luas. Total luas tempat camping di Cibodas ini mencapai 5 hektar, dengan daya tampung mencapai tiga ribu orang.

Berlokasi di kawasan Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango da Kebun Raya Cibodas, Mandala Kitri Scout Camp Cibodas menyuguhkan panorama indah dan suasana yang sejuk. Tempat ini cocok untuk healing dan relaksasi bersama keluarga, teman dekat, atau kolega di kantor.

Di sini, ada beberapa penyewaan tenda dengan kapasitas 4 orang hingga 8-10 orang, extra bed, matras, sleeping bag, hingga terpal. Ada juga paket api unggun untuk sekolah yang mau mengadakan kegiatan di area ini.

4. Glamping Cibodas

Lokasi: Bumi Perkemahan, Mandalawangi, Cibodas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Harga tiket: Rp 500.000 per malam (minimal 3 orang).

Pengunjung Glamping Cibodas akan menikmati wisata camping mewah, layaknya yang ada di hotel berkelas. Tentunya, pengunjung glamour camping tetap bisa merasakan pesona alam bebas dan hawa sejuk.

Tak heran jika tempat camping di Cibodas ini menjadi pilihan utama untuk relaksasi dan mempererat hubungan dengan orang terdekat. Beberapa fasilitas yang dimiliki oleh tempat tidur, televisi, water heater, dapur umum, hingga dapur umum. Kawasan ini juga mempunyai kebun strawberry yang buahnya bisa dipetik oleh wisatawan.

Itulah 4 tempat camping di Cibodas dengan yang menyuguhkan keindahan alam dan suasana yang sejuk. Informasi ini didapatkan dari berbagai website wisata. Informasi harga mungkin bisa berubah. Jadi kamu bisa mengecek website atau menghubungi contact person di setiap wisata untuk mengetahui harga terupdatenya.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

Agrowisata Gunung Mas Puncak, Tempat Asyik untuk Liburan dan Healing


Jakarta

Ada banyak tempat wisata seru di sekitar Kawasan Puncak, Bogor, salah satunya yang terkenal adalah Agrowisata Gunung Mas. Selain menikmati udara sejuk pegunungan, ada berbagai aktivitas seru dan menarik di tempat ini.

Agrowisata Gunung Mas Puncak bisa menjadi pilihan alternatif bagi travelers yang ingin liburan singkat dari Jakarta. Tempat wisata ini cocok untuk kamu yang ingin liburan bareng teman, keluarga, atau pasangan.

Lantas, apa daya tarik utama dari Agrowisata Gunung Mas Puncak? Lalu berapa harga tiket masuknya? Simak ulasannya dalam artikel ini.


Daya Tarik Agrowisata Gunung Mas Puncak

Daya tarik utama dari Agrowisata Gunung Mas Puncak yakni menawarkan pemandangan alam yang hijau dan udara sejuk. Maka jangan heran, banyak penduduk ibu kota yang datang ke sini untuk liburan atau healing sejenak.

Di tempat wisata ini juga terdapat berbagai wahana yang seru dan Instagramable, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Apa saja? Simak di bawah ini:

1. Berkeliling Kebun Teh

Gunung mas puncak bogorFoto: detikcom

Banyak wisatawan yang datang ke Agrowisata Gunung Mas Puncak untuk berkeliling kebun teh yang luas dari atas jembatan kayu. Lokasi ini kerap disebut sebagai tea bridge atau jembatan teh.

Selama berjalan di atas jembatan, detikers dapat melihat hamparan kebun teh hijau yang luas dan view Gunung Pangrango. Tak heran, banyak pengunjung yang berfoto dengan latar belakang gunung tersebut.

Jika ingin hasil foto yang lebih bagus, detikers bisa menggunakan jasa tukang foto keliling yang menggunakan kamera DSLR. Cukup membayar Rp 5.000 per foto, nantinya hasil foto dari kamera DSLR bisa langsung ditransfer ke smartphone-mu.

Jika ingin berkeliling kebun teh, pengunjung akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang.

2. Menaiki Kuda

Agrowisata Gunung Mas Puncak BogorFoto: Pradita Utama/detikcom

Lelah berkeliling? Kamu bisa menyewa kuda yang disediakan pihak pengelola. Nantinya detikers akan diajak berkeliling kebun teh dengan menunggangi kuda, layaknya seorang bos yang sedang mengamati usaha kebun teh miliknya.

Pengunjung yang ingin berkuda akan dikenakan biaya Rp 60.000 untuk 1 kilometer. Jika ingin lebih lama, biayanya sebesar Rp 150.000 per 30 menit.

3. Rainbow Slide

Agrowisata Gunung Mas Puncak BogorFoto: Pradita Utama/detikcom

Wahana yang satu ini banyak diminati wisatawan karena sedang tren di media sosial. Nah, di Agrowisata Gunung Mas Puncak juga terdapat wahana rainbow slide yang seru dan menegangkan.

Pengunjung akan diajak berseluncur di rainbow slide menggunakan ban besar dengan panjang perosotan hingga 90 meter. Wahana ini makin seru karena akan melintasi tengah-tengah kebun teh yang hijau.

Tertarik untuk mencobanya? Kamu harus merogoh kocek sebesar Rp 25.000 per orang untuk sekali naik wahana rainbow slide.

4. Flying Fox

Agrowisata Gunung Mas Puncak BogorFoto: Pradita Utama/detikcom

Bagi travelers yang ingin memacu adrenalin, terdapat wahana flying fox untuk orang dewasa. Kamu akan diajak melintasi hamparan kebun teh yang luas dari ketinggian sekaligus merasakan udara dingin khas pegunungan.

Wahana ini dikenakan tarif sebesar Rp 60.000 per orang untuk sekali naik. Perlu diingat, tak sembarang orang bisa menaiki flying fox, karena terdapat minimal tinggi badan 120 cm.

5. Kolam Renang

Bagi si kecil yang ingin berenang sambil bermain air, di Agrowisata Gunung Mas Puncak juga terdapat kolam renang. Namun, siap-siap badan akan menggigil karena suhu airnya begitu dingin.

Pengunjung yang ingin berenang dikenakan tarif sebesar Rp 10.000 per orang. Meski ukuran kolamnya tidak terlalu besar, namun pas untuk anak-anak yang ingin bermain air.

6. Bermain ATV

Satu lagi wahana yang cukup menantang adrenalin di Agrowisata Gunung Mas Puncak, yaitu bermain ATV. Buat kamu yang belum terbiasa bermain ATV, jangan khawatir. Sebab, petugas akan mendampingimu selama mengendarai ATV hingga di garis finis.

Harga sewa ATV dipatok sebesar Rp 160.000 saat weekday dan Rp 210.000 ketika weekend. Tarif tersebut sudah mencakup waktu pemakaian ATV selama 45 menit dengan jarak tempuh tiga kilometer.

Berbeda dengan wisatawan lokal, bagi turis asing yang ingin bermain ATV akan dikenakan tarif Rp 260.000 di weekday dan Rp 310.000 saat weekend.

Sedikit informasi, pengelola Agrowisata Gunung Mas Puncak juga menyediakan tempat penginapan. Ada beberapa tipe kamar yang tersedia, mulai dari standar, bungalow, pondokan, rumah kelapa, hingga VIP. Untuk harganya mulai dari Rp 500 ribuan per malam.

Harga Tiket Masuk Agrowisata Gunung Mas Puncak

Bagi travelers yang ingin berkunjung ke Agrowisata Gunung Mas Puncak, ketahui dulu harga tiket masuknya. Saat weekday, tiket masuknya dibanderol Rp 15.500 per orang dan weekday sebesar Rp 20.000 per orang.

Sebagai pengingat, harga di atas merupakan tiket masuk ke Agrowisata Gunung Mas Puncak saja, jadi belum termasuk tarif untuk bermain di sejumlah wahana.

Bagi pengunjung yang membawa kendaraan akan dikenakan biaya parkir. Untuk parkir sepeda motor sebesar Rp 5.000 dan mobil dipatok Rp 10.000.

Lokasi Agrowisata Gunung Mas Puncak

Agrowisata Gunung Mas Puncak berlokasi di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Lokasinya yang berada di Kawasan Puncak membuat tempat wisata ini mudah dijangkau dengan berkendara.

Dilihat dari Google Maps, butuh waktu sekitar 1,5 sampai 2 jam perjalanan dari Jakarta menggunakan mobil. Namun di hari libur, waktu tempuhnya bisa lebih lama lagi karena kawasan Puncak yang macet akibat jumlah wisatawan membludak.

Demikian ulasan mengenai Agrowisata Gunung Mas Puncak yang menjadi salah satu tempat wisata favorit di Kawasan Puncak. Tertarik untuk datang ke sana?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Cerita, Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tariknya


Gunung Tangkuban Parahu adalah salah satu destinasi wisata terkenal di Jawa Barat. Orang-orang juga mengenalnya sebagai Tangkuban Perahu.

Dilansir laman pengelola Taman Wisata Alam (TWA) ini, Gunung Tangkuban Parahu memiliki ketinggian setinggi 2.084 meter di atas permukaan laut. Ini adalah gunung berapi aktif yang memiliki deretan kawah yang menakjubkan.

Lokasi Tangkuban Parahu

Gunung Tangkuban Parahu berada di Jl. Tangkuban Parahu No. 282, Cikole Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.


Lokasinya sekitar sekitar 20 km ke arah utara Kota Bandung. Akses ke Tangkuban Parahu bisa ditempuh dengan jalur Bandung-Ledeng-Lembang.

Jika dari arah Lembang, untuk bisa mencapai gerbang utama masuk objek wisata Gunung Tangkuban Parahu jaraknya 11 km ke arah Subang.

Daya Tarik Tangkuban Parahu

Terdapat beberapa kawah TWA Gunung Tangkuban Parahu yaitu:

  1. Kawah Ratu
  2. Kawah Upas
  3. Kawah Baru
  4. Kawah Domas.

Kawah yang paling populer di Tangkuban Parahu yaitu Kawah Ratu, Kawah Upas, dan Kawah Domas.

Gunung Tangkuban PerahuGunung Tangkuban Perahu. (Irpan Rispandi/d’Traveler)

Tidak hanya menikmati pemandangan alam daan kawah putihnya yang terkenal, sekarang di sana juga terdapat permainan outbound, taman cinta dan taman edukasi.

Harga Tiket Masuk 2024

Harga tiket masuk Tangkuban Parahu adalah Rp 20.000 untuk weekdays, dan Rp 30 ribu di weekend. Harga tersebut berlaku untuk wisatawan lokal.

Sementara, bagi wisatawan mancanegara dikenakan Rp 200.000 per orang di weekdays dan Rp 300.000 per orang.

Anak usia 5 tahun ke atas sudah dikenakan biaya tiket. Berdasarkan akun Instagram @twa_tangkubanparahu dilihat (30/07/2024), berikut adalah daftar harga tiket masuk Tangkuban Perahu:

Weekdays

  • Rombongan Pelajar/Mahasiswa: Rp 18.000 per orang.
  • Wisatawan lokal: Rp 20.000 per orang.
  • Wisatawan mancanegara: Rp 200.000 per orang.
  • Tiket masuk motor Rp 12.000 per unit.
  • Tiket masuk mobil: Rp 25.000 per unit.
  • Tiket masuk bus (roda 6): Rp 110.000 per unit.
  • Tiket angkutan shuttle/ontang-anting: Rp 10.000 per orang.

Weekend dan Tanggal Merah

  • Wisatawan Lokal: Rp 30.000 per orang.
  • Pelajar/Mahasiswa: Rp 20.000 per orang.
  • Wisatawan mancanegara: Rp 300.000 per orang.
  • Tiket masuk motor Rp 14.500.
  • Tiket masuk mobil: Rp 30.000.
  • Tiket masuk bus: Rp 125.000.

Biaya Parkir

  • Parkir bus: Rp 10.000.
  • Parkir mobil: Rp 5.000.
  • Parkir motor = Rp 3.000 (weekdays) dan Rp 3.500 (weekend).

Jam Buka

Tangkuban Parahu buka setiap hari untuk umum, mulai dari jam 08.00-17.00 WIB.

Fasilitas Tangkuban Parahu

Wisatawan tak perlu khawatir, karena di objek wisata Tangkuban Parahu telah banyak fasilitas tersedia. Berikut di antaranya:

  • Pusat informasi di ara Kawah Ratu.
  • Parkir kendaraan.
  • Toilet.
  • Gazebo.
  • Terminal bus Jayagiri.
  • Aula serbaguna.
  • Angkutan ontang-anting (shuttle).
  • Pos kesehatan.
  • Masjid.
  • Orchid garden.
  • Area outbond.
  • Menara.
  • Panggung budaya.

Cerita Tangkuban Parahu

Geografiwan sekaligus Pengamat dan Pecinta Lingkungan, T. Bachtiar menjelaskan mengapa dinamakan Gunung Tangkuban Parahu karena gunungnya terlihat seperti parahu terbalik.

“Karena ada dua kawah yang berdampingan dengan arah barat dan timur. Jadi, terlihat gunung itu dari arah selatan seperti perahu terbalik. Itu sebabnya mengapa Gunung Tangkuban Parahu, bentuknya terlihat seperti perahu yang terbalik. Jadi hanya orang yang melihat dari arah selatan (Lembang) yang melihat gunung itu seperti perahu yang terbalik,” terang Bachtiar dikutip dari situs TWA Tangkuban Parahu.

kawahKawah di area Tangkuban Perahu. (Neny Setiyowati/d’Traveler)

Legenda Sangkuriang

Tangkuban Parahu juga jadi salah satu cerita rakyat terkenal, yakni legenda Sangkuriang. Mengisahkan tentang seorang putri cantik bernama Dayang Sumbi.

Karena parasnya yang cantik, banyak raja jatuh hati padanya. Bahkan mereka rela berperang untuk mendapatkan hati Dayang Sumbi.

Suatu waktu, Dayang Sumbi tengah mengasingkan diri bersama jelmaan dewa berwujud seekor anjing jantan bernama Tumang di sebuah bukit.

Ketika tengah menenun, kain Dayang Sumbi terjatuh. Ia pun memberi sumpah bahwa siapa pun yang mengambilkan kain itu berjenis laki-laki, maka akan dijadikan suaminya.

Ternyata, si Tumang yang mengambil kain tersebut. Akhirnya mereka pun menikah dan mempunyai anak bernama Sangkuriang.

Singkat cerita, Sangkuriang tumbuh menjadi pemanah andal. Suatu hari saat ia tengah berburu, dirinya menyuruh si Tumang untuk mengejar babi betina Wayungyang.

Namun, Tumang tidak menurut. Dengan anak panahnya, Sangkuriang pun membunuh Tumang.

Setelah itu, hati si Tumang diberikan kepada Dayang Sumbi untuk dimakan dan dimakan. Setelah mengetahui kebenarannya, Dayang Sumbi marah dan memukul kepala Sangkuriang dengan sendok dari tempurung kelapa.

Pukulan itu membuat luka di kepala Sangkuriang. Sejak itu, Sangkuriang sangat menyesal dan memutuskan untuk pergi mengembara.

Setelah sekian lama, tanpa disadari ia kembali lagi ke tempat sang ibu, Dayang Sumbi. Namun, keduanya tidak saling mengenali. Tak disangka, mereka berdua jatuh cinta.

Suatu waktu, Dayang Sumbi melihat bekas luka yang ada di kepala Sangkuriang. Seketika, ia pun teringat. Kemudian dirinya mencoba untuk menjelaskan pada Sangkuriang bahwa ia adalah ibunya.

Sangkuriang pun tidak peduli dan tetap ingin menikahi Dayang Sumbi. Namun, Dayang Sumbi tidak ingin pernikahan itu tidak terjadi. Alhasil, Dayang Sumbi pun meminta Sangkuriang untuk membuatkannya danau dengan perahunya dalam waktu satu malam.

Dirinya menganggap bahwa Sangkuriang sepertinya tidak bisa memenuhi permintaan itu. Namun, Sangkuriang berusaha untuk mewujudkan permintaan itu dan dibantu oleh jin.

Melihat hal tersebut, Dayang Sumbi pun segera menebarkan kain ke arah timur dan memohon pada Sang Yang Tunggal supaya Sangkuriang gagal. Permintaannya pun dikabulkan dan matahari segera terbit.

Mengetahui hal itu, Sangkuriang pun marah. Seketika ia menendang perahu yang dibuatnya sampai perahu, tersebut terbalik dalam posisi telungkup. Dari situlah perahu itu berubah menjadi Gunung Tangkuban Parahu.

Namun, Sangkuriang terus mengejar Dayang Sumbi yang menghilang dan berubah menjadi setangkai bunga jaksi. Konon, Sangkuriang terus mencari Dayang Sumbi sampai pada akhirnya menghilang ke alam gaib.

Terlepas dari cerita rakyat tersebut, situs TWA Gunung Tangkuban Parahu menulis bahwa Gunung Tangkuban Parahu sebenarnya terbentuk dari letusan Gunung Sunda. Di mana Gunung Sunda meletus sebanyak dua kali. Kedua letusan tersebutlah yang melahirkan Gunung Tangkuban Parahu, Gunung Burangrang, dan Gunung Bukit Tunggul.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

12 Wisata Populer di Kuningan, Cocok untuk Healing dan Liburan


Jakarta

Kuningan, Jawa Barat memiliki banyak objek wisata yang cocok untuk didatangi traveler. Mulai dari telaga, curug, kolam renang, hingga gua untuk wisata rohani. Sejumlah tempat ini menawarkan panorama indah, air jernih, serta wahana seru.

Kalau kamu sedang di Kuningan dan bingung mau main ke mana, tenang karena detikTravel bakal kasih tahu deretan spot wisata menarik. Temukan rekomendasinya di bawah ini.

Rekomendasi Wisata di Kuningan

Berikut sederet tempat wisata di Kuningan yang patut untuk dikunjungi:


1. Telaga Biru Cicerem

Patung perempuan di tengah keindahan Telaga Biru Cicerem KuninganTelaga Biru Cicerem. Foto: Bima Bagaskara
  • Lokasi: Jl. Kaduela, Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kuningan
  • Jam buka: Setiap hari 07.00-17.00
  • Harga tiket masuk: Rp 15.000 per orang

Telaga Biru Cicerem termasuk destinasi wisata hits di Kuningan. Di sini, traveler bisa menyaksikan air telaga hijau kebiruan yang bening. Di dalamnya terdapat ratusan ikan besar yang berwarna nyentrik.

Aktivitas paling banyak dipilih di sini yaitu menaiki ayunan di atas telaga. Nantinya pengunjung dapat sekalian berfoto di atas ayunan dengan view telaga dan sekumpulan ikan di bawahnya. Selain itu, kamu dapat menaiki perahu untuk mengelilingi telaga dan bersantai di batuan pinggir telaga sambil memberi makan ikan.

2. Kebun Raya Kuningan

Kebun Raya KuninganKebun Raya Kuningan Foto: (Bima Bagaskara/detikcom)
  • Lokasi: Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kuningan
  • Jam buka: Setiap hari 08.00-16.00
  • Harga tiket masuk: Rp 10.000 (dewasa), Rp 5.000 (anak), Rp 2.500 (sepeda), Rp 5.000 (motor), Rp 10.000 (mobil), Rp 15.000 (bus/truk)

Kebun Raya Kuningan bisa dipilih kalau kamu ingin berpiknik, menjajal outbound, hingga menginap di vila berada di tengah-tengah alam hijau yang asri nan menenangkan. Di sini terdapat pula Situ Padabeunghar yang menjadi spot wahana air.

Sebagai tempat konservasi, kebun raya ini memiliki koleksi tanaman dari berbagai jenis. Di Rumah Anggrek, kamu dapat melihat 94 jenis bunga berwarna-warni. Di samping bunga dan tanaman, traveler bisa melihat bebatuan vulkanik hasil erupsi Gunung Ciremai pada masa lalu di Taman Kuning.

Cobalah naik ke menara pandang untuk menikmati keseluruhan view Kebun Raya Kuningan. Karena areanya luas, kamu dapat menunggangi kuda jika lelah berjalan kaki mengelilingi kebun raya ini.

3. Objek Wisata Cibulan

Objek Wisata Cibulan Kuningan.Objek Wisata Cibulan Kuningan. Foto: Erick Disy Darmawan
  • Lokasi: Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kuningan
  • Jam buka: Setiap hari 07.30-17.00
  • Harga tiket masuk: Rp 20.000-22.000 per orang

Objek Wisata Cibulan merupakan tempat wisata populer yang telah ada sejak 1939. Di sana terdapat dua kolam besar berkedalaman 1-2 meter berisi “ikan dewa” yang konon dikeramatkan oleh warga setempat. Di kolam ini, traveler dapat berenang bersama ikan berukuran sebetis orang dewasa itu.

Ada pula sejumlah wahana permainan, air mancur, hingga terapi ikan. Kalau lapar, terdapat resto dan food court yang menyediakan aneka makanan dan minuman.

Di sisi lain, terdapat juga petilasan dan tujuh sumur bekas peninggalan Prabu Siliwangi di sini. Ketujuh sumur yaitu sumur kejayaan, sumur keselamatan, sumur pengabulan, sumur kemuliaan, sumur cisadane (cita-cita), sumur cirencana, dan sumur kemudahan.

4. Curug Bangkong

Curug Bangkong di Kuningan, Jabar saat libur Idul Adha ramai wisatawan.Curug Bangkong di Kuningan. Foto: Bima Bagaskara/detikTravel
  • Lokasi: Desa Kertawirama, Kecamatan Nusaherang, Kuningan
  • Jam buka: Setiap hari 08.00-16.00
  • Harga tiket masuk: Rp 10.000 per orang

Curug Bangkong dapat didatangi kalau ingin menikmati segarnya air terjun alami di Kuningan, Jawa Barat. Lingkungannya asri dan suasananya juga sejuk. Arus airnya cenderung deras dan mengalir langsung ke kolam serta aliran sungai. Pengunjung tidak diperbolehkan berenang dan hanya bisa bermain air di pinggir saja. Tersedia kolam kecil untuk anak-anak.

Untuk sampai di lokasi curug, traveler perlu trekking terlebih dahulu. Jaraknya tidak terlalu jauh dari lokasi parkir tetapi medan jalannya cukup naik turun dan kecil. Meski begitu, lelahnya tidak akan terasa karena sepanjang rute melewati persawahan dan hamparan pepohonan hijau.

5. Woodland

Objek wisata Woodland Kuningan jadi tempat favorit wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan.Objek wisata Woodland Kuningan. Foto: Fathnur Rohman
  • Lokasi: Jl. Ragasakti No. 130, Setianegara, Kecamatan Cilimus, Kuningan
  • Jam buka: Senin-Jumat (08.00-17.00), Sabtu-Minggu (07.30-17.00)
  • Harga tiket masuk: Rp 15.000 (Senin-Jumat), Rp 20.000 (Sabtu-Minggu)

Ingin ke tempat wisata yang komplet di Kuningan? Bisa ke Woodland. Di sana pengunjung dapat menjajal sejumlah wahana dan outbond seru, berenang di kolam renang, hingga menyantap menu lezat di restonya.

Terdapat wahana flying fox, sepeda gantung, rainbow slide, kereta, perahu, panahan, berkuda, serta jeep adventure. Menariknya, kolam renang di sini berada di tengah hutan pinus dan airnya berasal dari sumber mata air langsung lho. Untuk menu hidangan di restonya banyak dan enak-enak, mulai dari nasi liwet, spaghetti bolognese, sampai barbeque dan steambot.

6. Taman Wisata Alam Linggarjati

  • Lokasi: Linggasana, Kecamatan Cilimus, Kuningan
  • Jam buka: Setiap hari 07.00-17.30
  • Harga tiket masuk: Rp 12.500-15.000

Bisa ke Taman Wisata Alam Linggarjati kalau ingin bermain wahana air seperti sepeda air, angsa boat, dan angry boat. Di sana, traveler dapat pula piknik bersama keluarga atau teman yang datang di bawah pepohonan rindang menyejukkan.

Kalau ingin berenang bisa pula mendatangi area kolam renangnya. Tapi dikenakan tiket tambahan seharga kisaran Rp 10.000 per orang. Terdapat beberapa tipe kolam dan papan seluncur.

7. Pondok Cai Pinus

Vila Pondok Cai Pinus di kaki Gunung Ciremai, Kuningan, JabarVila Pondok Cai Pinus di kaki Gunung Ciremai, Kuningan. Foto: Bima Bagaskara/detikTravel
  • Lokasi: Jl. Pejambon-Sagara Hiang, Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kuningan
  • Jam buka: Setiap hari 08.00-20.00
  • Harga tiket masuk: Rp 25.000

Di Kuningan terdapat spot istana bak negeri dongeng lho, yaitu Pondok Cai Pinus. Suasananya pun kini bak di Bali dengan ornamen patung khas. Terdapat pula perahu besar yang bisa dijadikan spot foto Instagramable.

Selain itu, di Pondok Cai Pinus terdapat resto dan kafe yang menyediakan berbagai menu. Ada juga vila dengan view Gunung Ciremai dari ketinggian yang harga sewanya cukup terjangkau.

8. Telaga Nilem

Telaga Nilem Kuningan, Telaga NilemTelaga Nilem Kuningan, Telaga Nilem Foto: Melati Raya Sihotang/d’Travelers
  • Lokasi: Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kuningan
  • Jam buka: Setiap hari 08.00-16.00
  • Harga tiket masuk: Rp 20.000 per orang

Telaga Nilem memiliki air jernih hijau kebiruan yang berasal langsung dari sumber mata air pegunungan. Traveler bisa berenang serta menaiki perahu ban karet di area telaganya ini. Lingkungannya yang asri dan suasana sejuk sangat cocok jadi tempat wisata keluarga. Di sini juga tersedia fasilitas seperti gazebo, mini resto, dan penginapan jika tertarik bermalam.

9. Wisata Cipaniis

Wisata alam CipaniisWisata alam Cipaniis Foto: Bima Bagaskara/detikcom
  • Lokasi: Singkup, Kecamatan Pasawahan, Kuningan
  • Jam buka: Setiap hari 08.00-17.00
  • Harga tiket masuk: Rp 15.000

Lagi-lagi objek wisata air di Kuningan, yaitu Wisata Cipaniis. Di sini kamu dapat berenang di aliran sungainya yang berair bening menyegarkan dan berarus tenang. Namun, traveler harus ekstra hati-hati berenang di sana ya karena sungainya dipenuhi bebatuan besar. Tersedia penyewaan ban karet untuk bantu berenang.

10. Taman Batu Hanjuang

  • Lokasi: Setianegara, Kecamatan Cilimus, Kuningan
  • Jam buka: Setiap hari 08.00-17.00
  • Harga tiket masuk: Rp 20.000 (dewasa), Rp 15.000 (anak)

Kalau mau berenang di kolam renang yang dikelilingi view bukit bebatuan, kamu bisa datang ke Taman Batu Hanjuang. Terdapat beberapa kolam renang dengan kedalaman berbeda di sini. Traveler bisa naik papan seluncur yang meliuk-liuk atau seluncuran lurus dengan ember tumpah di atasnya.

Di objek wisata ini juga ada terapi ikan yang cocok untuk mengisi waktu selagi menunggu anak berenang. Terdapat pula area playground untuk anak dengan wahana putar dan ayunan.

11. Waduk Darma

Waduk Darma KuninganWaduk Darma Kuningan Foto: Bima Bagaskara/detikcom
  • Lokasi: Kecamatan Darma, Kuningan
  • Jam buka: Setiap hari 08.00-16.30
  • Harga tiket masuk: Rp 20.000

Di Kuningan terdapat Waduk Darma yang pembangunannya selesai pada 1962. Selain untuk menampung air dan dimanfaatkan untuk keperluan pertanian serta budidaya ikan, danau buatan ini dijadikan spot wisata menarik.

Traveler dapat berkeliling waduk dengan perahu, menaiki wahana banana boat, piknik di area sekitar, hingga memancing. Bisa juga bermain mobil anak, menyewa sepeda listrik, serta kulineran di sepanjang pinggir waduk.

12. Gua Maria Fatima Sawer Rahmat

Suasana dan aktivitas peziarah di Gua Maria, Desa Cisantana, Kabupaten Kuningan.Peziarah di Gua Maria, Desa Cisantana, Kabupaten Kuningan. Foto: Fathnur Rohman/detikJabar
  • Lokasi: Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kuningan
  • Jam buka: Setiap hari 24 jam
  • Harga tiket masuk: Gratis

Gua Maria Fatima Sawer Rahmat merupakan tempat ziarah rohani bagi umat Katolik. Untuk sampai di lokasi, traveler perlu menaiki banyak anak tangga terlebih dahulu. Karena itu, kamu harus memiliki tenaga dan kondisi fisik yang prima.

Di atas dapat ditemukan patung Bunda Maria yang berada di gua kecil berhiaskan aneka tanaman dan bunga cantik. Di depannya terdapat barisan bangku untuk berdoa. Ada juga Kapel Perutusan, krusifiks, dan ornamen keagamaan lain. Lokasinya nyaman, tenang, dan hening sehingga cocok untuk berdoa.

Nah, itu tadi sederet wisata Kuningan yang patut dikunjungi saat berlibur di sana. Sebelum berkunjung, jangan lupa update informasi terkait lokasi wisata pilihan ya detikers.

Info paling baru terkait harga tiket, ketersediaan layanan, dan fasilitas memungkinkan detikers bisa piknik dengan nyaman. Apakah ada tempat wisata di Kuningan yang ingin dikunjungi detikers?

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Santai Bisa, Olahraga Boleh di Tengah Kawasan Bisnis Jaksel



Jakarta

Ada spot asyik untuk nongkrong sekaligus olahraga ada di tengah kawasan bisnis di bilangan Jakarta. Dengan view gedung-gedung pencakar langit membuat tempat ini bak berada di luar negeri.

River Walk Epicentrum, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan ini begitu ikonik dan kerap dijadikan tempat untuk bersantai di tengah kota. detikTravel pun mendatangi area yang dibangun oleh mantan orang nomor satu di Jawa Barat kala itu, Ridwan Kamil.

Di tahun 2005 sebelum menjadi Gubernur Jabar, RK bersama tim yang lain bekerja sama membangun tempat yang indah ini. Didapuk sebagai arsitek dengan tangan dinginnya ia menyulap area kosong jadi tempat yang kini banyak didatangi orang-orang.


Menurut petugas keamanan wilayah Epicentrum, Purnama, mengatakan River Walk Epicentrum ini banyak dijadikan arena olahraga dan juga bersantai-santai.

“Beres (adzan) ashar tuh jam-jam empatan mulai banyak yang lari satu, dua, tiga orang, nanti jam lima udah mulai rame. Kalau pagi orang-orang biasa lari di sini jam setengah enam,” kata Purnama kepada detikTravel, Selasa (30/7/2024).

Menurut Purnama yang menikmati tempat ini bukan hanya warga apartemen di sekitaran River Walk Epicentrum saja, tapi juga warga-warga lainnya di sekitar wilayah ini juga kerap menikmati hari ini di sini. Terlebih, saat akhir pekan seperti Sabtu dan Minggu.

“Kalau Sabtu-Minggu apalagi wah… orang-orang kampung pada ke sini, ada yang bawa anak, rame lah. Sabtu pagi atau Minggu pagi tuh rame,” ujarnya.

Ia juga mengingat masa sebelum pandemi Covid-19 dan sekarang ini berbeda. Kala itu Purnama menuturkan lebih banyak lagi masyarakat yang berkunjung ke River Walk Epicentrum ini.

Memang kawasan River Walk Epicentrum ini menyuguhkan tempat yang sejuk walaupun terletak di tengah jalan dan berada di samping Kali Cideng. Yang menariknya kebersihan kali di River Walk Epicentrum yang panjangnya sekitar 500 meter dengan lebar 8 meter ini terbilang cukup bersih dan tidak tercium bau apapun.

“Efek sebelum pandemi sama setelah pandemi beda jauh, dulu sebelum pandemi buset widih dari mana-mana datang ke sini. Orang-orang dari luar (kawasan Epicentrum) parkir motor, mobilnya di mana gitu terus ke sini, sekarang udah jarang nggak kaya dulu lagi,” kata dia.

Lelaki yang telah bertugas kawasan ini dari tahun 2016 itu, melanjutkan kalau banyak masyarakat yang menikmati River Walk Epicentrum ini hingga malam hari. Kawasan ini memang tak ada jam operasional, akan selalu hidup 24 jam.

“Nggak ada, ini kan 24 jam kawasan ini tuh. Selalu open 24 jam nggak ada penutupan, pembatasan nggak ada,” ujar dia.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Kopi Tubing, Tempat Asyik untuk Ngopi Sambil Bersantai di Bogor


Jakarta

Bogor menjadi salah satu destinasi wisata favorit warga Jakarta. Selain jaraknya dekat, ada banyak tempat wisata hingga coffee shop kekinian di Bogor, salah satunya adalah Kopi Tubing.

Daya tarik dari Kopi Tubing adalah pemandangannya yang indah. Tak hanya sekadar menghirup secangkir kopi dan mencicipi berbagai menu makanan lezat, travelers juga bisa melakukan berbagai aktivitas seru selama di Kopi Tubing.

Lantas, apa daya tarik dari Kopi Tubing? Lalu bagaimana cara menuju ke sana? Simak ulasannya secara lengkap dalam artikel ini.


Daya Tarik Kopi Tubing

Kopi Tubing bisa menjadi pilihan terbaik bagi travelers yang ingin liburan namun tak mau jauh-jauh dari Jakarta. Sebab, ada banyak aktivitas seru yang bisa kamu lakukan selama di sana.

Tentu, daya tarik utama dari Kopi Tubing adalah pemandangan alamnya yang indah. Wajar saja, karena lokasinya berdekatan dengan Gunung Salak. Jadi, detikers bisa menyeruput secangkir kopi panas sambil merasakan udara sejuk pegunungan.

Coffee shop ini juga menjadi “pelarian” bagi sebagian warga Jakarta yang ingin healing sejenak dari rutinitas sehari-hari. Ditambah lagi ada banyak pilihan menu makanan dan minuman yang lezat serta porsinya mengenyangkan.

Eits, Kopi Tubing tak hanya sekadar coffee shop dengan pemandangan cantik, lho. Soalnya, ada berbagai aktivitas seru dan menantang yang bisa kamu coba di sini, yakni river tubing dan trekking.

Bagi kamu yang suka olahraga ekstrem, river tubing wajib dicoba. Namun jika travelers lebih ingin menikmati suasana alam pegunungan yang tenang, cobalah untuk trekking.

Di Kopi Tubing juga terdapat area playground, mini zoo, dan kolam renang yang ramah anak-anak. So, travelers nggak perlu khawatir jika membawa si kecil ke Kopi Tubing karena pasti akan betah berlama-lama.

Hewan-hewan yang ada di mini zoo Kopi Tubing juga beragam, mulai dari kelinci, domba, hingga aneka burung. Selain melihat dari dekat, si kecil juga bisa memberi makan secara langsung kepada hewan. Seru banget bukan?

Suasananya terjaga alami. Sawah, bukit, gemericik sungai, hijau daun, angin dan sejuknya udara di ketinggian 600 mdpl. Super lengkap sambari pesan kopi hangat dan kriyuk barbeque chiken wings.View Kopi Tubing (Ari Saputra/detikcom)

Suasana alam di Kopi Tubing memang bikin sejumlah pengunjung merasa betah berlama-lama. Nah, pihak Kopi Tubing telah menyediakan villa dan glamping untuk para pengunjung yang ingin menginap.

Satu lagi yang menarik dari Kopi Tubing adalah terdapat area pasir putih di tepi sungai. Jadi, travelers bisa menikmati pemandangan gunung sambil duduk santai di pasir putih.

Jika berencana ingin berkunjung ke Kopi Tubing, disarankan datang saat weekday atau sejak pagi hari ketika weekend. Sebab, tempat ini ramai dikunjungi wisatawan terlebih akhir pekan. Kalau travelers ingin menikmati suasana alam yang sejuk dengan tenang, maka sebaiknya datang saat hari kerja.

Harga Tiket Masuk ke Kopi Tubing

Pengunjung yang datang ke Kopi Tubing tidak dikenakan tiket masuk alias gratis. Namun, travelers akan dikenakan biaya tambahan jika ingin bermain di sejumlah wahana.

Dilansir akun Instagram resminya @kopitubing, berikut daftar harga tiket ke sejumlah wahana dan tarif menginap di Kopi Tubing:

A Frame Villa (4 orang)

  • Hari biasa Rp 2.300.000/malam.
  • Akhir pekan Rp 2.850.000/malam.

Glamping (2 orang)

  • Hari biasa Rp 750.000/malam.
  • Akhir pekan Rp 950.000/malam.

River tubing

1. Adventure

  • Hari biasa Rp 97.000.
  • Akhir pekan Rp 107.000.

2. Fun Ride

  • Hari biasa Rp 45.000.
  • Akhir pekan Rp 45.000.

Trekking

  • Hari biasa Rp 265.000.
  • Akhir pekan Rp 275.000.

Sebagai catatan, harga river tubing dan trekking di atas hanya berlaku per orang khusus tamu yang menginap di Kopi Tubing. Pengunjung yang tidak menginap juga bisa merasakan serunya river tubing, berikut harga tiketnya:

River Tubing

  • Fun Ride: Rp 55.000/orang.
  • Adventure: Rp 127.000/orang.
  • Adventure Ride: Rp 157.000/orang.

Trekking

  • Half day package (durasi 3-4 jam): Rp 295.000/orang.
  • Full day package (durasi 3-4 jam): Rp 325.000/orang.
  • Full adventure day package (durasi 4-6 jam): Rp 395.000/orang.

Sementara itu, ada berbagai aktivitas seru lainnya di Kopi Tubing yang juga dikenakan tiket masuk. Berikut daftarnya:

  • Berenang: Rp 25.000/orang
  • Playground: Rp 35.000/orang
  • Mini zoo: gratis, tapi jika ingin memberi makan wortel dikenakan biaya Rp 10.000/cup.
Suasananya terjaga alami. Sawah, bukit, gemericik sungai, hijau daun, angin dan sejuknya udara di ketinggian 600 mdpl. Super lengkap sambari pesan kopi hangat dan kriyuk barbeque chiken wings.Kopi dan makanan di Kopi Tubing (Ari Saputra/detikcom)

Kopi Tubing menyediakan berbagai menu makanan dan minuman dengan harga mulai dari Rp 15 ribuan saja. Penasaran? Simak daftar menunya di bawah ini:

Kids Meal

  1. Fish and Chip Tartar Sauce: Rp 65.000
  2. Sausage with French Fries: Rp 40.000
  3. Crunchy Chicken Burger: Rp 65.000
  4. Mini Beef Burger: Rp 40.000
  5. Dory Susi Burger: Rp 25.000

Appetizer

  1. Tahu Gejrot: Rp 30.000
  2. Load Potato: Rp 55.000
  3. Chicken Wings with BBQ Sauce: Rp 40.000
  4. Tahu Slawi: Rp 30.000
  5. Chicken Quesadillas: Rp 45.000
  6. Dimsum: Rp 30.000
  7. Nachos: Rp 30.000
  8. Roti Bakar: Rp 40.000
  9. Lumpia Curug Hordeng: Rp 40.000

Main Courses Rice & Noodle

  1. Nasi Liwet Komplit (empal): Rp 75.000
  2. Nasi Liwet Komplit (ayam): Rp 65.000
  3. Nasi Goreng Komplit: Rp 65.000
  4. Nasi Bakar Ayam: Rp 65.000
  5. Nasi Goreng Seafood: Rp 45.000
  6. Nasi Goreng Tom Yum: Rp 45.000
  7. Nasi Goreng Ayam: Rp 45.000
  8. Pecel Ayam: Rp 65.000
  9. Mie Godog: Rp 50.000
  10. Pad Thai: Rp 50.000

Main Courses Meat & Fish

  1. Sapi dalam Kelapa: Rp 85.000
  2. Ayam dalam Nanas: Rp 65.000
  3. Gurame Salad Mangga/Asam Manis/Saus Padang: Rp 85.000
  4. Sapi Lada Hitam: Rp 65.000
  5. Ayam Pandan: Rp 60.000

Seafood & Soup

  1. Baby Kailan: Rp 45.000
  2. Udang Mayonaise: Rp 60.000
  3. Cumi Mayonaise: Rp 50.000
  4. Brokoli Saus Tiram: Rp 45.000
  5. Seafood Thermidor: Rp 60.000
  6. Curry Green: Rp 50.000
  7. Tom Khai Gai: Rp 50.000
  8. Tom Yum Gung: Rp 50.000
  9. Dumpling Soup: Rp 50.000

Main Courses Aneka Soto

  1. Soto Ayam: Rp 23.000
  2. Soto Bening: Rp 37.000
  3. Soto Bogor: Rp 35.000
  4. Soto Betawi: Rp 35.000
  5. Soto Oseng Sapi: Rp 37.000
  6. Nasi Putih: Rp 5.000

Western Food

  1. Chicken Sandwich Carbonara: Rp 65.000
  2. Potato With Melted Cheese: Rp 35.000
  3. Crunchy Beef Burger Cikuluwung: Rp 50.000
  4. Tubing Sampler: Rp 45.000
  5. Spaghetti Carbonara: Rp 45.000
  6. Triple Decker: Rp 45.000
  7. Chicken Cordon Bleu: Rp 55.000
  8. Spaghetti Bolognaise: Rp 45.000
  9. Salad Tubing: Rp 45.000
  10. Double Beef Cheese Burger: Rp 65.000
  11. Grilled Chicken with Black Pepper Sauce/BBQ Sauce: Rp 55.000

Snack Tradisional Indonesia

  1. Mendoan: Rp 18.000
  2. Perkedel: Rp 5.000 (1 pcs)
  3. Lumpia: Rp 18.000
  4. Pisang Goreng: Rp 18.000
  5. Tahu Isi: Rp 18.000

Dessert

  1. Tropical Smoothies: Rp 65.000
  2. Chocolate Lava with Ice Cream: Rp 40.000
  3. Brownies with Vanilla Ice Cream: Rp 35.000
  4. Roti Korea (Garlic Bread): Rp 20.000
  5. Ice Cream Lovers (Vanilla/Chocolate/Strawberry): Rp 25.000
  6. Banana Split: Rp 35.000

Beverage

  1. Infused Water: Rp 32.000
  2. Leci Mojito: Rp 33.000
  3. Strawberry Mojito: Rp 33.000
  4. Mojito Mint: Rp 30.000
  5. Lemon Squash: Rp 30.000
  6. Leci Squash: Rp 30.000
  7. Strawberry Squash: Rp 30.000
  8. Peach Lemonade: Rp 30.000
  9. Strawberry Smoothies: Rp 35.000
  10. Banana Smoothies: Rp 35.000
  11. Milkshake (Chocolate/Vanilla/Oreo/Strawberry): Rp 32.000
  12. Juice (Orange/Avocado/Strawberry): Rp 27.000
  13. Mojito Mint Tea: Rp 30.000
  14. Lemon Grass Tea: Rp 25.000
  15. Lemon Tea: Rp 25.000
  16. Strawberry Tea: Rp 28.000
  17. Leci Tea: Rp 28.000
  18. Peach Tea: Rp 28.000
  19. Teh Manis: Rp 15.000
  20. Teh Tawar: Rp 12.000
  21. Citrus Mocktail: Rp 32.000
  22. Lychee Mocktail: Rp 32.000
  23. Coffee Latte/Hazelnut/Vanilla/Caramel: Rp 31.000
  24. Cappuccino: Rp 31.000
  25. Es Kopi Susu Tubing: Rp 32.000
  26. Kopi Tubing 500 ml: Rp 60.000
  27. Kopi Tubing 1l: Rp 105.000
  28. Americano: Rp 24.000
  29. Long Black: Rp 31.000
  30. Cube Coffee: Rp 33.000
  31. V60: Rp 30.000
  32. Vietnam Drip: Rp 28.000
  33. Cokelat: Rp 31.000
  34. Es Susu Green Tea: Rp 31.000
  35. Red Velvet: Rp 31.000

Jam Buka Kopi Tubing

Kopi Tubing buka mulai pukul 09.00 hingga 20.00 WIB pada Senin-Jumat. Sedangkan saat weekend, tempat ini buka pukul 08.00 sampai 21.00 WIB.

Disarankan datang saat pagi hari agar travelers bisa menikmati suasana sejuk alam pegunungan. Jika sudah siang dan terutama saat weekend, pengunjung yang datang sudah ramai.

Kopi Tubing berlokasi di Jalan Gunung Menir, Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Karena lokasinya dekat dengan Gunung Salak, jaraknya cukup jauh dari pusat kota Bogor.

Dari pantauan Google Maps, jarak dari kota Bogor menuju Kopi Tubing sekitar 35 kilometer atau sekitar 1,5 jam perjalanan dengan mengendarai mobil. Jika berangkat dari Jakarta, waktu tempuhnya sekitar 2-3 jam perjalanan.

Demikian ulasan mengenai Kopi Tubing, salah satu destinasi wisata favorit di Bogor. Tertarik berkunjung ke sana?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com