Tag Archives: jawa barat

12 Curug Terdekat dari Jakarta, Cocok Buat Healing Sejenak


Jakarta

Air terjun atau curug menjadi salah satu objek wisata yang paling favorit untuk menyegarkan pikiran. Apalagi buat detikers yang bekerja di Jakarta, pasti sangat menyenangkan jika seminggu sekali healing ke curug.

Nah, di bawah ini ada rekomendasi 12 curug terdekat dari Jakarta yang bisa detikers kunjungi di akhir pekan. Simak lokasi, harga tiket masuk, dan jam bukanya.

Rekomendasi Curug Terdekat dari Jakarta

Berikut ini rekomendasi 12 curug terdekat dari Jakarta yang dilansir dari sejumlah artikel detikTravel:


1. Curug Cibulao

Curug Cibulao di Kawasan Gunung Paseban, BogorCurug Cibulao di Kawasan Gunung Paseban, Bogor. (Muhammad Idris/d’Traveler)
  • Lokasi: Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
  • Jam buka: 08.00-17.00 WIB.

Dilansir dari situs Desa Megamendung, nama Curug Cibulao berasal dari warna airnya yang kebiruan. Warna biru tersebut menyerupai blau yang berwarna biru. Sementara ci berarti air, maka disebut Cibulao.

Nama asli dari air terjun ini adalah Curug Hulu karena lokasinya berada di hulu atau paling atas dibandingkan air terjun lain di aliran sungai Cirangrang.

Curug ini memiliki dua leuwi atau kolam. Leuwi pertama sedalam 8 meter, dan yang kedua 5 meter. Jika ingin seru-seruan meloncat dari tebing, traveler bisa mencobanya di kolam pertama yang lebih dalam.

2. Curug Ciburial

Bogor juga punya banyak curug alias air terjun yang bisa disambangi traveler. Salah satunya ada curug Ciburial yang segar. Lokasinya tak jauh-jauh amat dari Jakarta lho! Nih penampakannya.Bogor juga punya banyak curug alias air terjun yang bisa disambangi traveler. Salah satunya ada curug Ciburial yang segar. Lokasinya tak jauh-jauh amat dari Jakarta lho! Nih penampakannya. (Rachman_punyaFOTO)
  • Lokasi: Jl. Gunung Wangun Kampung Cibereum, Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 20 ribu.
  • Jam buka: 07.00-17.00 WIB.

Curug Ciburial cukup hits di Bogor. Ada tiga curug di kawasan ini, yaitu Curug Ciburial, Curug Hordeng, dan Curug Kembar Cibeureum. Sekali bayar tiket, traveler bisa menikmati ketiga curug itu.

Di sana, traveler akan menyusuri aliran sungai dan tracking melewati bebatuan besar. Selama perjalanan, tampak pemandangan pepohonan rindang. Sesampainya di air terjun, rasa capek akan ditukar dengan kesegaran air terjun ini.

3. Curug Rahong

Curug Rahong di BogorCurug Rahong di Bogor. (Bekti Yustiarti/d’Traveler)
  • Lokasi: Rengasjajar, Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu.
  • Jam buka: 07.00-17.00 WIB.

Curug Rahong adalah air terjun yang tersembunyi di kawasan tambang pasir. Selama perjalanan, traveler akan melihat tambang pasir yang gersang. Tak jarang kalian menemui truk-truk pasir.

Dari parkiran, traveler harus berjalan sekitar 1,5 km melewati perkampungan, sawah, jembatan, dan jalan setapak. Tapi jika membawa sepeda, kalian bisa membawanya mendekat ke air terjun.

4. Curug Bidadari

air terjunCurug Bidadari. (Bekti/d’Traveler)
  • Lokasi: Jalan Sentul Paradise Park, Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 30 ribu (weekday) dan Rp 40 ribu (weekend).
  • Jam buka: 08.00-17.00 WIB.

Curug Bidadari merupakan tempat wisata hits yang menyenangkan. Selain karena tingginya air terjun yang mencapai 50 meter, aliran airnya menyenangkan untuk tempat bermain.

Terdapat kolam yang berkedalaman 30 cm untuk anak-anak dan kolam dewasa dengan kedalaman 1,5 cm. Traveler bisa menyewa ban untuk bermain-main di air.

5. Curug Cikaracak

Curug Cikaracak di BogorCurug Cikaracak di Bogor Foto: Muhammad Idris/d’Traveler
  • Lokasi: Jalan Cinagara, Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu (termasuk parkir).
  • Jam buka: 06.00-16.00 WIB.

Curug Cikaracak berada di bawah Gunung Gede. Air terjun ini menarik karena diapit dua tebing curam yang membuat pemandangannya menakjubkan. Ketinggiannya mencapai 40 meter dengan debit air yang besar, sehingga pengunjung tidak boleh berada di bawahnya.

6. Leuwi Hejo

Bermain Air Di Segarnya Aliran Sungai Curug Leuwi HejoBermain Air Di Segarnya Aliran Sungai Curug Leuwi Hejo. (Luthfi hafidz/detikcom)
  • Lokasi: Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
  • Jam buka: 08.00-17.00 WIB.

Nama Curug Leuwi Hejo berasal dari kata leuwi yang berarti relungan atau kolam, dan hejo yang berarti hijau. Sesuai namanya, air terjun ini memiliki warna jernih kehijauan.

Jika datang ke sini, traveler bisa mengunjungi 5 curug sekaligus. Yaitu Leuwi Hejo, Leuwi Liek, Leuwi Ciung, Leuwi Cepet, serta Baliung.

7. Curug Lembah Tepus

Curug Lembah Tepus yang Eksotis di BogorCurug Lembah Tepus yang Eksotis di Bogor. (Resa Noor Fauziah/d’Traveler)
  • Lokasi: Pasir Reungit, Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu.
  • Jam buka: 07.00-17.00 WIB.

Lokasi Curug Lembah Tepus cukup mudah ditemukan, karena berada di kawasan wisata Gunung Halimun Salak. Infrastruktur jalannya pun sudah cukup baik. Traveler cukup berjalan sekitar 300 meter dengan kondisi jalan yang sudah baik, dari loket pembayaran tiket.

8. Curug Cigamea

Curug di Gunung SalakCurug Cigamea. (Teguh Tofik Hidayat/d’Traveler)
  • Lokasi: Jalan Curug Cigamea, Gunung Picung, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.
  • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu.
  • Jam buka: 07.00-17.30 WIB.

Curug Cigamea juga termasuk tempat wisata di kawasan Halimun Salak. Air terjun ini dilengkapi dengan kolam yang cukup luas untuk berendam atau bermain air. Untuk menuju ke air terjun, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 30 menit. Sampai di lokasi, traveler akan menyaksikan air terjun dengan ketinggian sekitar 50 meter.

9. Curug Love

Lokasi curug berada di tengah perkebunanCurug Love. (detik)
  • Lokasi: Bantar Karet, Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
  • Jam buka: 07.00-17.00 WIB.

Curug Love memiliki keunikan tersendiri. Meski debit airnya kecil, terdapat spot foto yang sangat menarik, yakni seperti Grand Canyon tapi versi mini. Pengunjung bisa berjalan di air di antara dinding tebing yang tinggi.

10. Curug Mariuk

Kalau mau sepi datangnya harus lebih pagi yaCurug Mariuk. (detik)
  • Lokasi: Sukamakmur, Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
  • Jam buka: 07.00-16.00 WIB.

Curug Mariuk memiliki air terjun yang jernih dan memanjakan mata traveler. Tapi wisatawan harus berjalan sekitar 1 jam melewati bukit dengan pepohonan dan jalanan batu. Debit air curug ini tidak besar, namun memiliki leuwi yang bisa dipakai untuk terjun dari atas bebatuan.

11. Curug Lontar

Curug LontarCurug Lontar. (Cah Jetak/d’travelers)
  • Lokasi: kawasan Geopark Pongkor, Leuwiliang, Kabupaten Bogor.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
  • Jam buka: 08.00-16.00 WIB.

Curug Lontar memiliki air tenang, tetapi cukup dalam. Aliran sungai di sekitarnya juga bisa digunakan untuk bermain-main. Aksesnya cukup mudah dan bisa dilewati mobil. Dari tempat penitipan kendaraan, pengunjung hanya berjalan sebentar untuk sampai di curug.

12. Curug Putri Kencana

Curug Putri Kencana di BogorCurug Putri Kencana di Bogor. (idris_aje/d’Traveler)
  • Lokasi: Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Bogor.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
  • Jam buka: 07.00-17.00 WIB.

Terakhir adalah Curug Putri Kencana yang sudah tertata, namun masih terasa alami. Wisatawan dapat menikmati keindahan Taman Gunung Pancar yang asri. Dari Taman Gunung Pancar, masih harus berjalan kaki.

Bagi detikers yang ingin berkunjung ke 12 curug terdekat dari Jakarta, jangan lupa update harga tiket dan ketersediaan layanan lebih dulu. Hal ini untuk memastikan liburan kamu berlangsung lancar dan menyenangkan.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik The Farm Pancawati, Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Operasionalnya


Jakarta

Berada di kawasan sejuk dan asri Bogor, The Farm Pancawati menjadi destinasi yang menawarkan pengalaman liburan yang menyenangkan. Tak hanya menyajikan keindahan alam, wisatawan bisa melakukan aktivitas seru seperti memberi makan hewan dan menikmati kuliner.

Jadi, destinasi ini cocok untuk didatangi bersama keluarga di momen liburan. Lantas, ada daya tarik apa saja di The Farm Pancawati, berapa harga tiket masuknya?

Daya Tarik The Farm Pancawati

The Farm Pancawati punya kawasan mini zoo, kolam renang, dan penginapan dengan konsep yang unik. Mengutip laman instagram The Farm Pancawati dan travel agen, berikut informasi lengkapnya.


1. Mini Zoo

The Farm Pancawati memiliki area mini zoo di mana anak-anak bisa berinteraksi dengan aneka hewan, seperti rusa, domba, kelinci, dan ikan. Mini zoonya menyediakan pakan yang bisa dibeli wisatawan. Selain itu, ada koleksi kura-kura sulcata, burung, hingga iguana.

2. Kolam Renang

Selain melihat hewan-hewan, ada fasilitas kolam renang yang bisa dinikmati wisatawan. Areanya cukup luas dan dilengkapi perosotan dan pelampung untuk anak-anak.

3. Spot Foto

Berbagai spot foto yang unik dan menarik bisa ditemukan di The Farm Pancawati. Ada spot helikopter, ikon love berlatar pemandangan, replika kingkong, dan replika kereta lokomotif mini.

4. Rafting

Traveler yang mau memacu adrenalin bisa coba rafting yang menantang. Wisatawan akan melalui sungai Cisadane dengan jarak sejauh 12 km.

5. Penginapan

The Farm Pancawati menawarkan penginapan di aneka vila yang unik. Ada villa kaca yang dikelilingi kaca dengan pemandangan, villa segitiga yang aesthetic dan villa jamur yang berbentuk jamur raksasa. Selain ketiga villa yang unik ini, ada juga pilihan villa pinguin, villa hobbit, villa pelangi, villa bamboe,dan villa bunga. Villa-villa ini menawarkan mulai dari 1-4 kamar.

6. Kafe dan Restoran

Wisatawan tidak dibolehkan membawa makanan dan minuman dari luar. Namun, ada beberapa kafe dan restoran yang tersedia dengan pemandangan alam yang indah. Beberapa makanan dan minuman yang ditawarkan mulai dari fried chicken, sushi dan ramen, hingga aneka kopi.

Harga Tiket The Farm Pancawati

Harga tiket masuk: Rp 15.000
Villa: Rp 800.000- Rp 2.000.000/malam termasuk 2 breakfast. Harga ini sudah termasuk tiket masuk untuk 2 orang.

Lokasi dan Jam Buka The Farm Pancawati

The Farm Caringin berlokasi di Jl. Tapos Lbc, Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jam bukanya mulai dari pukul 08.00-17.00 WIB.

Itulah informasi mengenai The Farm Pancawati di Bogor yang cocok untuk jadi tempat liburan bersama keluarga. Sebelum datang ke sini, jangan lupa untuk update informasi mengenai jam buka dan harga tiketnya ya.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

Destinasi Rekreasi Hemat, Mendunia Berkat Dayung



Karawang

Situ Cipule, sebuah danau yang terletak di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menjadi salah satu destinasi wisata menarik dengan harga tiket masuk yang sangat terjangkau. Selain pesona alamnya yang menenangkan, danau itu memiliki nilai historis sebagai lokasi perlombaan ajang nasional dan internasional cabang olahraga dayung.

Salah satu pemilik warung dekat danau, yang biasa disapa Opung, menyebutkan bahwa Situ Cipule saat ini dikelola oleh Karang Taruna setempat. Adapun, kegiatan dayung dikoordinasikan oleh Rais, yang menjadikan aktivitas itu sebagai ekstrakurikuler pelajar.

“Iya, danau ini dikelola oleh Karang Taruna setempat. Pak Rais yang mengatur kegiatan dayung di sini,” ujar Opung kepada detikTravel, Kamis (28/11/2024).


Menurut Opung, warung-warung di sekitar Situ Cipule biasanya mulai buka pukul 08.00. Warung tersebut ramai oleh pengunjung terutama pada Minggu.

“Kalau hari biasa, sepi, paling ramai itu hari Minggu. Sabtu kadang-kadang saja ramainya,” kata dia.

Situ Cipulir, Karawang, JabarJalan menuju Situ Cipulir, Karawang, Jabar (Asti Azhari/detikcom)

Situ Cipule menyediakan fasilitas tiket masuk yang sangat terjangkau. Pengunjung dikenakan biaya masuk Rp 5.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 10.000 untuk kendaraan roda empat, namun biaya parkir terpisah dengan tarif Rp 2.000.

“Kalau Sabtu dan Minggu biasanya ada penjaga di gerbang tiket, jadi lebih terorganisasi,” kata Opung.

Kegiatan olahraga dayung menjadi salah satu daya tarik utama Situ Cipule. Dengan sejarahnya sebagai lokasi perlombaan cabang olahraga dayung pada Porda Jabar serta sebagai venue dayung pada PON XIX/2026 Jawa Barat dan SEA Games XXVI/2011.

“Pak Rais sering mengelola kegiatan dayung di sini, terutama untuk pelajar yang menjadikan ini sebagai ekstrakurikuler,” kata Opung.

Situ Cipulir, Karawang, JabarSitu Cipulir, Karawang, Jabar (Asti Azhari/detikcom)

Pengunjung yang tertarik bahkan dapat menyaksikan latihan dayung. Selain aktivitas dayung, kawasan sekitar Situ Cipule juga didukung oleh keberadaan warung-warung milik warga lokal yang menjual makanan ringan dan minuman.

“Banyak warga Karawang yang buka warung di sini, jadi pengunjung bisa santai sambil menikmati pemandangan danau,” kata Opung.

Meski menawarkan keindahan dan fasilitas yang cukup memadai, Situ Cipule masih tergolong sepi pada hari-hari biasa. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola dan warga sekitar untuk terus menarik minat wisatawan. Dengan promosi dan pengelolaan yang lebih baik, Situ Cipule memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata andalan Karawang.

Bagi traveler yang mencari destinasi wisata murah meriah dengan suasana asri, Situ Cipule bisa menjadi pilihan menarik. Nikmati keindahan alam, suasana tenang, serta pengalaman melihat para pendayung di salah satu danau bersejarah di Indonesia.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik Gunung Kuta dan Lokasinya, Cocok untuk Pendaki Pemula


Jakarta

Bogor menyimpan berbagai destinasi alam yang memikat, salah satunya adalah Gunung Kuta. Berada di kawasan yang asri, Gunung Kuta menawarkan keindahan alam yang begitu alami dan menenangkan.

Tempat ini menjadi tujuan yang menarik bagi para pecinta petualangan atau pendaki pemula. Sebelum datang ke sini, ketahui berbagai daya tarik, harga tiket masuk, dan fasilitasnya.

Daya Tarik Gunung Kuta

Gunung Kuta dibuka pada tahun 2019. Pendakiannya cocok untuk para pendaki pemula sebab jalurnya relatif mudah. Berikut beberapa daya tariknya.


1. Ketinggian 1.050 mdpl

Gunung Kuta mempunyai ketinggian mencapai 1.050 mdpl. Mengutip arsip detikTravel berdasarkan pengalaman ke Gunung Kuta pendakian ini mempunyai mempunyai 3 pos yang dilalui pendaki.

2. Dekat dengan Jakarta

Gunung Kuta bisa menjadi pilihan bagi traveler yang berdomisili di Jakarta. Perjalanan dari Jakarta ke Gunung yang berada di Kabupaten Bogor ini tidak terlalu lama. Para pendaki bisa menggunakan kendaraan motor atau mobil dalam menjangkaunya.

3. Pemandangan Malamnya Indah

Para pendaki bisa menggelar tenda di Bukit Wanapa yang bisa menampung hingga ratusan tenda. Pemandangan malamnya cukup indah dengan lanskap gemerlap Bogor.

4. Jalur Trek Relatif Mudah

Pendaki bisa trekking di jalur yang dilalui relatif mudah. Meski begitu, ada beberapa bagian yang cukup menantang. Selama trekking, pendaki akan ditemani panorama alam yang indah.

Harga Tiket Masuk Wisata Gunung Kuta

Untuk bisa mendaki di Gunung Kuta, harga tiket atau retribusinya cukup terjangkau. Mengutip salah satu laman agen travel, berikut harganya:

  • Harga tiket masuk: Rp 20.000
  • Parkir kendaraan: Rp 5.000 (Motor) dan Rp 10.000 (Mobil).

Gunung Kuta berlokasi di Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jika menggunakan kendaraan pribadi dari Jakarta, kamu bisa menuju Cibubur, kemudian Cileungsi. Lanjutkan perjalanan menuju Jonggol dan Sukamakmur, dan terakhir ke Desa Cibadak.

Fasilitas Wisata Gunung Kuta

Terdapat beragam fasilitas yang cukup lengkap di Wisata Gunung Kuta. Berikut di antaranya:

  • Air bersih
  • Mushola dan tempat berwudhu
  • Kamar mandi
  • Warung yang menjual makanan dan minuman

Untuk traveler yang mau mendaki ke Gunung Kuta, musim panas menjadi waktu yang tepat. Sebab, kontur tanah yang kering dan tidak hujan akan meminimalisir terjadinya badai saat camping. Sebelum datang, jangan lupa update informasi terbaru terkait Gunung Kuta ya.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

12 Tempat Liburan Wisata Akhir Tahun 2024, Ada yang Dekat Jakarta



Jakarta

Akhir tahun menjadi waktu yang tepat untuk rehat sejenak dari rutinitas dan menikmati momen berharga bersama keluarga. Dengan kekayaan alamnya, ada berbagai tempat di Indonesia yang bisa menjadi tujuan akhir tahun yang menyenangkan.

Mulai dari pantai-pantainya yang memanjakan mata, pegunungan yang menenangkan, hingga taman rekreasi, ada banyak pilihan menarik untuk liburan akhir tahun. Berikut rekomendasinya;

12 Rekomendasi Wisata Bersama Keluarga

Kebun Raya Bogor di Bogor, TMII di Jakarta, sampai dengan Taman Nasional Baluran di Banyuwangi bisa menjadi tujuan wisata akhir tahun bersama keluarga. Mengutip laman website dan Instagram wisata, Indonesia travel dari Kemenparekraf, hingga agen travel, simak informasinya berikut ini.


1. TMII

Ilustrasi taman miniIlustrasi taman mini (Getty Images/JokoHarismoyo)

TMII memiliki aneka spot wisata yang bisa didatangi keluarga. Ada kereta gantung, keong mas, hingga taman burung.

Mengutip laman Instagramnya, mulai tanggal 30, 31, dan 1 Januari 2025 digelar Sorak Sorai. Acara ini menghadirkan musisi seperti Tiara Andini hingga Diskopantera. Ada pula jajanan hingga kuliner khas Nusantara.

  • Harga tiket: Rp 35.000 (belum termasuk konser).
  • Jam buka: 05.00-20.00 WIB (Gate 3).
  • Lokasi: Jl. Taman Mini Indonesia Indah, Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

2. Kebun Raya Bogor

Cara ke Kebun Raya Bogor naik KRL bisa dilakukan dari Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Bekasi, dan Stasiun Tangerang. Yuk, simak langkah-langkahnya di sini.Cara ke Kebun Raya Bogor naik KRL bisa dilakukan dari Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Bekasi, dan Stasiun Tangerang. Yuk, simak langkah-langkahnya di sini. (Kebun Raya Bogor)

Bogor mempunyai banyak pilihan wisata alam yang memanjakan mata, salah satunya adalah Kebun Raya Bogor. Traveler bisa menikmati makan sian bersama keluarga di antara pepohonan rindang dan udara yang sejuk.

Destinasi ini punya Museum Zoologi yang menyimpan berbagai kerangka binatang, mulai dari hewan purba hingga paus biru. Anak-anak bisa bermain di hamparan rumput hijau yang dikelilingi tanaman dan bunga yang cantik.

  • Harga tiket: Rp 15.500 (Weekday) dan Rp 25.500 (weekend).
  • Jam buka: 08.00-16.00 WIB (Weekday) dan 07.00-16.00 WIB (Weekend).
  • Lokasi: Jl. Ir. H. Juanda No.13, Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

3. Pantai Sawarna

Pantai Sawarna salah satu objek wisata di Geopark Bayah Dome, Lebak.Pantai Sawarna salah satu objek wisata di Geopark Bayah Dome, Lebak. (Bahtiar/Detikcom)

Pantai Sawarna di Banten juga menyuguhkan keindahan yang mempesona. Berada di Desa Wisata Sawarna, Pantai Sawarna terdiri dari beberapa pantai yang menyuguhkan panorama berbeda satu sama lain, yaitu Pantai Karang Taraje Sawarna, Pantai Tanjung Layar Sawarna, Pantai Karang Seupang Sawarna. Pantai Ciantir Sawarna. Pantai Teluk Legon Pari Sawarna, hingga Pantai Karang Bokor Sawarna.

Traveler bisa berselancar. snorkeling, dan berfoto dengan latar keindahan pantai. Selain itu, objek wisata di sekitarnya juga menarik untuk dikunjungi, seperti Pantai Muara, Pantai Pasir Putih dan Pantai Legon Sari, Goa Langir, Goa Seribu hingga Goa Sarah.

  • Harga tiket: Rp 5.000 (Weekday) dan Rp 15.000 untuk (Weekend).
  • Jam buka: 24 jam.
  • Lokasi: Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.

4. Ranca Upas

Penangkaran Rusa Ranca UpasPenangkaran Rusa Ranca Upas (Resa Noor Fauziah/d’traveler)

Ranca Upas merupakan kawasan bumi perkemahan, penangkaran rusa, dan spot-spot foto yang instagramable. Area campingnya memiliki luas 215 hektare di ketinggian 1.700 mdpl.

Selain camping atau melihat rusa, traveler bisa mencoba pemandian air panas dan kolam renangnya. Ada juga wahana ATV dan area outbond

  • Harga tiket masuk: Rp 25 ribu (wisatawan lokal), Rp 44 ribu (WNA).
  • Jam buka: 07.00-16.00 WIB (camping 24 jam).
  • Lokasi: Jl. Camp Ranca Upas, Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

5. Taman Buah Mekarsari

Menjelang akan beroperasinya kembali Taman Buah Mekarsari yang rencananya akandibuka pada sabtu 15 Agutus 2020 pengelola sudah mempersiapkan protokol kesehatan covid-19bagi para pengunjung yang berwisata.Taman Buah Mekarsari (Taman Buah Mekarsari)

Taman Buah Mekarsari adalah salah satu pusat pelestarian keanekaragaman hayati buah-buahan tropika terbesar di dunia. Selain melihat aneka buah dan memetiknya, ada berbagai wahana untuk wisatawan.

Ada wahana Maxbound yang menelusuri area seperti Sepeda Gantung, Talloir Crossing, Cross Wall, dan Mobil Seluncur. Ada juga KidsBound yang khusus untuk anak usia 5-12 tahun. Selain itu, ada ATV, 3D Trick ART Mekarsari, perahu naga, dan panahan.

  • Harga tiket: Mulai dari Rp 35.000

-ATV / ATV Mini: Rp 40.000

-MaxBound: Rp 35.000

-KidsBound: Rp 35.000

-Panahan: Rp 20.000.

  • Jam buka: 09.00-16.00 WIB.
  • Lokasi: Jalan Raya Cileungsi-Jonggol KM.3, Mekarsari, Cileungsi, Kabupaten Bogor.

6. Telaga Warna

Telaga Warna DiengTelaga Warna Dieng Foto: Reexy/d’traveler

Telaga Warna di Dieng merupakan danau vulkanik yang terkenal dengan fenomena perubahan airnya. Hal ini karena kandungan mineral dalam air dan pembiasan cahaya matahari.

Menurut laman SMKN 9 Jakarta, wisatawan bisa berjalan-jalan di jalur trekking yang mengelilingi telaga atau duduk di tepiannya. Telaga ini juga menawarkan spot-spot foto alami yang menakjubkan

  • Harga tiket masuk: Rp 22.000.
  • Jam buka: 07.00-16.00 WIB.
  • Lokasi: Dataran Tinggi Dieng, Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

7. Kota Lama Semarang

Little Netherland, Kota Lama SemarangLittle Netherland, Kota Lama Semarang Foto: Laman resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Semarang

Kota Lama Semarang merupakan destinasi yang sayang untuk dilewatkan saat ke Semarang. Ada sekitar 50 bangunan kuno yang masih berdiri dengan kokoh dan memiliki sejarah Kolonialisme di kota ini.

Kawasan yang disebut sebagai Little Netherland ini mempunyai beberapa spot menarik yang bisa dikunjungi. Misalnya, ada Taman Srigunting yang dikelilingi bangunan khas Eropa, Gedung Marabunta yang memiliki patung semut raksasa di atasnya, dan Semarang Contemporary Art Gallery yang memiliki berbagai karya seni kontemporer.

  • Harga tiket: Gratis, namun untuk beberapa spot wisata memerlukan tiket masuk. Misal Semarang Contemporary Art Gallery dengan tarif Rp 20.000 per orang.
  • Jam buka: 24 jam.
  • Lokasi:Jl. Letjen Suprapto No.31, Tj. Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah

8. Obelix Hills

Obelix HillsObelix Hills (dok. Obelix Hills)

Obelix Hills menawarkan pemandangan indah Yogyakarta. Menurut laman resminya, destinasi ini berada di atas perbukitan batu, sehingga wisatawan bisa melihat keindahan dari ketinggian.

Ada lebih dari 30 spot foto instagramable di Obelix Hills. Kamu bisa datang sore menjelang malam untuk melihat sunrise di atas bukit.

  • Harga tiket: Rp 20.000 (Weekday) dan Rp 25.000 (Weekend). Harga belum termasuk spot foto berbayar.
  • Jam buka: 10.00-21.00 WIB (Weekday) dan 07.00-21.00 WIB (Weekend dan hari libur nasional.)
  • Lokasi: Dusun Klumprit I-II, Wukiharjo, Kapanewon, Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

9. Batu Night Spectacular

Tim detikJatim menikmati sejumlah wahana di Batu Night SpectacularTim detikJatim menikmati sejumlah wahana di Batu Night Spectacular (Aujana Mahalia/detikcom

Batu Night Spectacular merupakan sebuah lokawisata yang ada di Kota Batu, Jawa Timur. Menurut laman resminya, destinasi ini menggabungkan konsep pusat perbelanjaan, permainan, olahraga, dan hiburan.

Ada beragam wahana yang bisa dinikmati oleh anak-anak sampai orang dewasa. Mulai dari go kart, roller coaster, hunting ghost, bumper car, lampion garden, hingga trick art gallery.

-Tiket reguler: Rp 45.000 (Weekday) dan Rp 65.000 (Weekend).

-Tiket terusan: Rp 115.000 (Weekday) dan Rp Rp 125.000 (Weekend).

  • Jam buka: 15.00-23.00 WIB, untuk tahun baru buka dari pukul 15.00-01.00 WIB.
  • Lokasi: Jl. Hayam Wuruk No.1, Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu.

10. Taman Nasional Baluran

Taman Nasional Baluran SitubondoTaman Nasional Baluran Situbondo Foto: Taman Nasional Baluran Situbondo (Chuck Shatu Widarsa/detikJatim)

Taman Nasional Baluran di Banyuwangi disebut sebagai Africa van Java. Menurut laman pemkab Situbondo, saat musim kemarau, panoramanya mirip dengan daratan di Afrika, sementara saat musim hujan, pemandangannya hijau berlatar belakang Gunung Baluran.

Selain pemandangan gunung, ada pula Savana Bekol yang menyuguhkan rerumputan dan pepohonan eksotis. Area ini menjadi rumah bagi kerbau, banteng, rusa, kera, lutung, merak, ular, serta beberapa burung kecil.

Pintu Batangan: Rp 21.000 (Weekday) dan Rp 31.000 (Weekend)

Pintu Watunumpuk dan Pintu Perengan : Rp 11.000 (Weekday) dan Rp 16.000 (Weekend).

  • Jam buka: 07.30-16.00 WIB
  • Lokasi: Area Hutan/Kebun, Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo.

11. Pantai Sanur

Wisatawan domestik berwisata di kawasan wisata Pantai Sanur, Denpasar, Bali, Senin (15/4/2024). Hari terakhir masa libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 2024 dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berwisata ke berbagai destinasi yang ada di Pulau Dewata. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/Spt.Pantai Sanur (Fikri Yusuf/Antara)

Pantai Sanur mempunyai pasir putih dengan alam bawah laut yang jernih dan asri. Tak hanya bisa main air di pantai, traveler bisa mencoba sensasi seru menanam terumbu karang di Pantai Mertasari atau disebut dengan sea walker. Aktivitas seru lainnya yaitu mendayung kano dan bersepeda di pinggir pantai.

Dekat dengan pantai ada ragam olahan seafood yang menggoda hingga santapan tradisional. Ada aneka seafood yang dibakar dengan bumbu rempah, sajian sup kepala ikan, hingga sate plecing.

  • Harga tiket: Gratis.
  • Jam buka: 24 jam.
  • Lokasi: Jalan Danau Buyan, Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan, Denpasar.

12. Danau Toba

Perjalanan menuju Parapat via kapal motorPerjalanan menuju Parapat via kapal motor di Danau Toba (Tasya Khairally/detikcom)

Panorama danau, pemandangan deretan pegunungan, dan pepohonan hijau Danau Toba begitu menyegarkan mata. Traveler bisa menyewa motor untuk mengitari kawasan Pulau Samosir.

Di tepi Danau Toba juga terdapat wisata Bukit Senyum Parapat yang menyediakan tempat duduk dari kayu serta gazebo yang bisa disewa sehari penuh. Dari atas puncak Bukit Senyum Parapat, wisatawan bisa melihat hamparan air Danau Toba dan area rerumputan dan view perbukitan.

  • Harga tiket masuk: Gratis
  • Jam buka: 24 jam.
  • Lokasi: Sumatera Utara.

Bagaimana? Tertarik untuk mendatangi salah satu wisata ini? Sebelum datang, jangan lupa update informasi terbaru terkait wisata yang akan kamu datangi ya. Info tarif, layanan, dan rute memastikan liburan kamu berlangsung aman serta nyaman.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

Harga Terkini Curug Leuwi Hejo Jonggol, Daya Tarik, dan Lokasinya


Jakarta

Kabupaten Bogor masih menjadi daerah yang paling banyak dikunjungi wisatawan di Jawa Barat. Bogor masih menjadi daerah sejuta pesona alam, salah satunya dengan keberadaan curug atau air terjun yang menawarkan keindahan dan kesejukan khas pegunungan.

Salah satu destinasi wisata alam yang populer ialah Curug Leuwi Hejo Jonggol. Airnya jernih berwarna kehijauan dan suasana yang masih asri. Curug Leuwi Hejo menjadi tempat sempurna untuk melepas penat dari hiruk-pikuk kota.

Terletak tidak jauh dari pusat kota Bogor, Curug Leuwi Hejo menawarkan pemandangan eksotis yang memanjakan mata. Di sekitarnya juga terdapat beberapa air terjun cantik lainnya yang dapat dikunjungi, yaitu Curug Cibaliung, Curug Leuwi Lieuk, Curug Leuwi Ciung, dan Curug Leuwi Cepet. Lokasi antar curugnya pun tidak terlalu jauh.


Harga Terkini Curug Leuwi Hejo Jonggol

Curug Leuwi Hejo yang ada di Bogor ini memang banyak menyita perhatian. Air terjun dengan kolam air yang jernih membuat para pengunjung dapat bermain air sambil mandi di sekitar lokasi curug.

Leuwi dalam bahasa Sunda berarti relungan atau kolam, sedangkan hejo berarti hijau. Dengan tebing batu pegunungan, curug ini terlihat sangat indah.

Dari beragam informasi yang dihimpun, biaya masuk ke Curug Leuwi Hejo per akhir tahun 2024 sebesar Rp 25 ribu per orang. Sementara harga curug lain di sekitar Leuwi Hejo bervariasi sekitar Rp 10-30 ribu. Jam Operasional curug ini pukul 08.00-17.00 WIB.

Harga lainnya yakni parkir motor sebesar Rp 10 ribu dan parkir mobil Rp 25 ribu. Harga toilet Rp 3 ribu, dan ada pula warga yang menyediakan penyewaan motor jika tak mau berjalan kaki dengan harga Rp 50 ribu.

Daya Tarik Curug Leuwi Hejo Jonggol

Air Curug Leuwi Hejo Jonggol yang dikenal bening dan dingin, mengalir deras dari tebing-tebing batu yang kokoh. Aliran itu menciptakan kolam alami yang sering dijadikan tempat bermain air oleh para pengunjung.

Tak hanya menawarkan keindahan, akses menuju Curug Leuwi Hejo relatif mudah meskipun tetap memerlukan sedikit usaha untuk trekking. Perjalanan menuju lokasi dipenuhi dengan pemandangan perbukitan dan udara segar khas pegunungan, menambah pengalaman wisata yang menyenangkan.

Air terjunnya tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 1,5 meter. Aliran dari curug ini berasal dari mata air di Gunung Kencana, kemudian aliran Curug ini mengalir menuju beberapa sungai seperti Sungai Cikeas, Sungai Cileungsi, dan Sungai Sunter. Curug ini berjarak sekitar 50 km di selatan Jakarta dan 30 km di sebelah timur Kota Bogor.

Lokasi Curug Leuwi Hejo Jonggol

Curug Leuwi Hejo Jonggol berbatasan dengan kecamatan Sukamakmur, Jonggol, Bogor dengan Babakan Madang, Bogor yang dibatasi oleh aliran Sungai Cileungsi. Curug ini ada di Jl Cibadak Sukamakmur, Cibadak, Kec Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tapi juga bisa diakses dari Kampung Wangan Cileungsi, Karang Tengah, Babakan Madang, Sentul, Bogor.

Jika kamu ke sini dengan menggunakan kendaraan roda empat bisa langsung keluar di pintu Tol Sentul, lalu ambil ke arah kawasan Jungleland, dan jarak ditempuh sekitar 4 jam perjalanan dari Jakarta.

Rute dari Jakarta yakni melewati Tol Jagorawi menuju Sentul Selatan. Setelah keluar dari pintu tol, menuju arah jalan ke Sentul City, Rainbow Hills Golft, lalu Polsek Babakan Madang.

Dari situ, ikuti beberapa petunjuk jalan menuju Curug Leuwi Hejo. Sesampai di pintu masuk curug, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 15-20 menit untuk tiba di Curug Leuwi Hejo. Pengunjung perlu melalui jalan setapak berbatu, sehingga lebih baik untuk menggunakan sepatu yang aman dan anti licin.

Nah itulah tadi informasi seputar Curug Leuwi Hejo Jonggol. Berminat untuk berlibur ke sini?

(aau/fds)



Sumber : travel.detik.com

Papa Dino, Wahana Dinosaurus yang Baru Buka di Puncak



Jakarta

Kawanan ‘dinosaurus’ kini hadir di Puncak, Bogor, siap menajak traveler liburan layaknya di Jurassic Park.

Tempat itu adalah Papa Dino Puncak yang merupakan taman bermain yang menyuguhkan wahana animatronik dinosaurus. Berkunjung ke sini, traveler dapat menyaksikan berbagai animatronik dinosaurus yang terdiri dari dinosaurus herbivora, karnivora, hingga omnivora. Dinosaurus yang tersohor seperti T-Rex ataupun pterodactyl juga dapat traveler saksikan.

Papa Dino Puncak, wahana baru di Puncak, Bogor, yang memungkinkan traveler melihat dan belajar terkait hewan purba dinosaurus.Papa Dino Puncak, wahana baru di Puncak, Bogor, yang memungkinkan traveler melihat dan belajar terkait hewan purba dinosaurus. (Pradita Utama/detikcom)

Menariknya, berbagai dinosaurus tersebut dilengkapi dengan efek suara dan gerak tambahan. Ada yang bisa menggerakkan kepala hingga mengeluarkan semburan air.


Sebelumnya, pameran Papa Dino berada di area Kiara Artha Park, Bandung. Kini, tempat rekreasi tersebut baru saja melantai di Puncak, Bogor pada Jumat (20/12/2024).

Papa Dino Puncak, wahana baru di Puncak, Bogor, yang memungkinkan traveler melihat dan belajar terkait hewan purba dinosaurus.Papa Dino Puncak, wahana baru di Puncak, Bogor, yang memungkinkan traveler melihat dan belajar terkait hewan purba dinosaurus. (Pradita Utama/detikcom)

Alamat lengkapnya berada di Jalan Raya Puncak KM. 77 Leuwimalang, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor. Jika traveler tau The Ranch? Yak di sana tempatnya saat ini.

“Papa Dino puncak ini merupakan kelanjutan dari perjalanan Papa Dino yang awalnya di Bandung. Dan sekarang kita memiliki lahan yang jauh lebih luas, jauh lebih adem, jauh lebih lengkap dan pastinya jauh lebih seru,” ujar Owner Papa Dino Puncak Bintang Priambodo, saat soft opening Jumat (20/12/2024).

Ia mengeklaim bahwa wahana tersebut merupakan taman rekreasi dinosaurus terbesar di Jawa Barat.

“Di sini kita memiliki area yang kurang lebih hampir sekitar tiga hektare. Dan kita bisa dikatakan sebagai taman dinosaurus dino park terbesar di Jawa Barat,” ucapnya.

Jam Operasional dan Biaya

Pada hari weekday, tempat itu buka dari pagi hingga sore hari. Sedangkan di akhir pekan tempat itu akan buka hingga malam hari dengan konsep dino night.

“Saya yakin kalau dikelola dengan baik, karena posisi kita, lokasi kita cukup baik pinggir jalan, nggak masuk-masuk, terus dalemnya nyaman, cukup besar, semoga aja,” ujar Perry Tristianto selalu owner The Ranch yang membawahi Papa Dino.

“Apalagi nanti bermain dengan waktu malam. Karena kita memulai selain taman safari mungkin kita yang memulai untuk wisata malam. Yang pastinya begitu jalan diikuti yang lain, yakin, sangat yakin,” tambahnya.

09:00 – 18:00 WIB (Senin-Jumat)
08:00 – 21:00 WIB (Sabtu-Minggu)

Sementara itu untuk tiket masuk, harganya adalah Rp 35 ribu (weekday) dan Rp 40 ribu. Selain menikmati panorama taman bermain dan berfoto dengan dinosaurus, traveler juga dapat menjajal beberapa wahana dan fasilitas yang tersedia.

Berikut ini daftar harga beberapa fasilitas yang tersedia:

1. Dino Dokar Rp 50 ribu (2 dewasa 1 anak / 2 anak 1 dewasa)
2. Dino ride Rp 40 ribu (1 anak 1 dewasa)
3. Kereta dino Rp 25 ribu (1 tiket = 1 orang)
4. Kereta Thomas Rp 20 ribu (1 tiket = 1 orang)
5. Mini komidi putar Rp 20 ribu (1 tiket = 1 orang)
6. Lighting car Rp 30 ribu (1 anak 1 dewasa)
7. Becak anak Rp 25 ribu (2 anak)
8. Becak dewasa Rp 30 ribu (1 dewasa 2 anak)
9. Jeep papa Rp 60 ribu (3 orang)
10. Sepeda gowes Rp 25 ribu (1 orang)
11. Sepeda listrik roda 3 Rp 55 ribu (2 dewasa)
12. Sepeda listrik Rp 40 ribu (1 dewasa 1 anak)
13. Flying fox anak Rp 30 ribu (1 anak)
14. Feeding rabbit Rp 25 ribu (1 orang)

(wkn/wkn)



Sumber : travel.detik.com

Dulu Bekas Tambang, Kini Jadi Destinasi Wisata Alam di Sumedang



Sumedang

Dulu tempat di Sumedang ini adalah bekas tambang galian C. Namun sekarang, destinasi itu berhasil disulap menjadi tempat wisata alam yang menawan.

Kabupaten Sumedang kini memiliki tempat wisata ekosistem. Menariknya, wisata ini merupakan hasil reklamasi dari bekas galian C.

Lokasinya berada di kaki gunung Tampomas, tepatnya di Dusun Ciseureuh, Desa Cibeureum Wetan, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.


Hadirnya wisata ekosistem di Sumedang ini ditandai dengan peresmian oleh Penjabat (Pj) Bupati Sumedang Yudia Ramli, pada Kamis (30/1). Menurut Yudia, kehadiran Tampomas ECO Park sendiri menjadi satu-satunya wisata di Sumedang yang berbasis pelestarian lingkungan.

“Hari ini saya meresmikan Tampomas ECO Park di Kabupaten Sumedang. Ini adalah yang pertama satu-satunya yang ada di Sumedang karena ini merupakan basis pelestarian lingkungan,” ujar Yudia.

“Kabupaten Sumedang tentunya merasa bangga dan terima kasih kepada pengagas Tampomas ECO Park,” sambungnya.

Wisata Agrowisata Tampomas ECO Park merupakan hasil dari reklamasi yang dulunya wilayah galian C. Destinasi ini menjadi salah satu daya tarik wisata baru di Sumedang khususnya.

“Yang menarik adalah ini dari reklamasi, kalau yang tidak reklamasi mah mudah tapi ini yang reklamasi yang luar biasa tadi disebutkan, dan ini bagi kita mudah-mudahan menjadi lingkungan menjadi baik, bisa menjadi destinasi wisata, masyarakat sekitar ekonominya bisa meningkat,” katanya.

Tampomas ECO Park yang berdiri di lahan bekas galian C di SumedangTampomas ECO Park Foto: Dwiky Maulana Vellayati/detikJabar

Yudia berharap, dengan kehadiran wisata Tampomas ECO Park bisa menjadi salah satu contoh wisata yang menjadi penggagas wisata dengan konsep reklamasi.

“Yang bagus ini bisa menjadi percontohan kalau secara nasional mudah-mudahan ini bisa menjadi laboratorium nanti misalnya kalau ada yang mana ECO park tuh contohnya di Sumedang ada reklamasi. Tapi bukan hanya lingkungan yang indah tapi juga bermanfaat,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama pengelola Tampomas ECO Park, Gilar Sabilah menyampaikan nantinya konsep wisata Tampomas ECO Park akan punya berbagai wahana, termasuk penginapan dengan pemandangan yang indah.

“Jadi konsep tempat ini tuh sebenarnya kita punya tagline di sini one stage hiling, jadi satu tempat banyak fasilitas. Jadi orang-orang yang datang kesini itu diharapkan tidak bingung karena apapun di sini ada, fasilitas dari mulai penginapan rumah kayu, terus ada vila, ada caffe, ada restoran makan Sunda, terus ada go car, ada camper van, ada camping ground, ada karaoke dan masih ada fasilitas penunjang lainnya,” kata Gilar.

Untuk menjadi sampai dengan sekarang, kata Gilar, proses reklamasi tentu membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Hingga saat ini pembangunan sendiri baru mencapai 45 persen dan akan ditargetkan pada tahun 2026 sudah beroperasi sepenuhnya.

“Betul ini dulunya bekas galian C. Proses reklamasi kita hampir 4 tahun setengah, jadi dulu dari masih galian pasir sampai sekarang ini kita butuh waktu 4 tahun setengah,” kata dia.

“Kalau kita pembangunan sekarang hampir 45 persen target kita di tahun depan sudah 100 persen. Cuman di pertengahan tahun ini kita buka untuk umum,” pungkasnya.

——-

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

8 Gunung di Jawa Barat yang Cocok untuk Pendaki Pemula


Jakarta

Ada banyak gunung di Jawa Barat yang sering dikunjungi para pendaki. Beberapa di antaranya bahkan tergolong aman untuk pendaki pemula.

Saat ini, mendaki gunung menjadi salah satu aktivitas yang banyak dilakukan masyarakat. Namun, dibutuhkan fisik dan mental yang kuat sebelum travelers melakukan pendakian.

Jika kamu baru pertama kali mendaki gunung, sebaiknya pilih gunung yang tidak terlalu tinggi dan treknya cukup landai. Sebab, dikhawatirkan kamu tidak kuat saat melewati medan berat, apalagi travelers belum punya banyak pengalaman mendaki gunung.


Di wilayah Jawa Barat, ada sejumlah gunung yang cocok untuk pendaki pemula. Lantas, apa saja gunung tersebut? Simak daftarnya dalam artikel ini.

Gunung di Jawa Barat yang Cocok untuk Pendaki Pemula

Terdapat sejumlah gunung di Jawa Barat yang populer di kalangan pendaki, seperti Gunung Gede, Papandayan, hingga Kerenceng. Berikut daftar gunung yang pas untuk pendaki pemula yang dirangkum dari catatan detikcom:

1. Gunung Gede

Rekomendasi yang pertama ada Gunung Gede. Lokasinya berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP). Secara administratif, lokasi taman nasional ini masuk ke dalam tiga kabupaten di Jawa Barat, yakni Bogor, Sukabumi, dan Cianjur.

Gunung Gede menjadi favorit para pendaki pemula karena treknya yang tidak terlalu curam. Selain itu, gunung dengan ketinggian 2.958 mdpl ini menawarkan pemandangan alam yang memukau di sepanjang jalur pendakian.

Saat mendaki di Gunung Gede, kamu bisa melihat Telaga Biru dan air terjun. Terdapat juga Alun-alun Suryakencana yang menandakan puncak Gunung Gede sudah dekat.

2. Gunung Papandayan

Gunung Papandayan terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Gunung dengan ketinggian 2.665 mdpl ini juga termasuk ramah pendaki.

Salah satu jalur yang aman dengan medan yang tidak terlalu sulit adalah via jalur Cisurupan. Sambil menyusuri hutan dan jalan setapak, travelers akan disuguhkan oleh panorama alam yang memukau.

Selama mendaki, kamu juga bisa menemukan hutan mati, padang bunga abadi edelweis, pepohonan hijau yang rindang, udara segar, dan kawah. Sebagai pengingat, Gunung Papandayan masih cukup aktif dan tercatat pernah beberapa kali erupsi.

3. Gunung Kencana

Apabila tidak mau mendaki gunung yang terlalu tinggi, Gunung Kencana bisa menjadi opsi terbaik. Dengan ketinggian hanya 1.802 mdpl, durasi pendakian dari titik awal hingga highland camp memakan waktu sekitar 1 jam saja.

Gunung Kencana berlokasi di Rawa Gede, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Terdapat tiga jalur yang bisa dipilih, yakni via lerengan Barat Daya Gunung Paseban, via puncak Karvak, dan rute Paseban.

4. Gunung Guntur

Rekomendasi berikutnya adalah Gunung Guntur. Dengan ketinggian 2.249 mdpl, gunung ini termasuk dalam kategori ramah bagi pendaki pemula.

Sepanjang trek pendakian, travelers akan disuguhkan dengan pemandangan alam yang indah. Setibanya di puncak gunung, kamu dapat menyaksikan panorama Kota Garut dari atas awan.

5. Gunung Burangrang

Pendakian di Gunung Burangrang via Pangheotan bisa menjadi pilihan terbaik bagi pendaki pemula. Sebab, medan yang dilalui tidak terlalu sulit dan cukup landai, sehingga bisa melakukan pendakian santai.

Namun, jalur pendakian yang dimulai dari Cikalong Wetan, Purwakarta, ini kurang diminati banyak pendaki karena waktu tempuhnya bisa mencapai lima jam untuk bisa tiba di puncak.

Meski begitu, detikers tetap disuguhkan oleh lanskap yang indah dan memanjakan mata. Selain itu, kamu juga bisa menyaksikan panorama Kota Bandung dari atas langit.

6. Gunung Kerenceng

Gunung Kerenceng juga bisa menjadi opsi terbaik bagi pendaki pemula. Sebab, treknya cenderung pendek dan bisa ditempuh sekitar 2,5 jam saja.

Namun, medan yang dilalui cukup ekstrem karena di sisi kanan-kirinya terdapat jurang. Jadi, detikers harus hati-hati selama pendakian menuju puncak.

Gunung Kerenceng memiliki ketinggian 1.754 mdpl. Dari atas puncaknya, kamu dapat melihat lanskap Kota Sumedang. Selain itu, kamu juga bisa menyaksikan indahnya Gunung Ciremai, Gunung Cikuray, dan Kawasan Cadas Pangeran.

7. Gunung Putri

Gunung yang berada di Lembang, Bandung, ini termasuk salah satu gunung yang ramah pendaki. Dengan ketinggian 1.578 mdpl, Gunung Putri bisa dijadikan sebagai tempat uji coba atau pemanasan sebelum mendaki gunung yang lebih tinggi.

Setibanya di puncak, travelers bisa mendirikan tenda di camping ground yang telah disediakan pihak pengelola. Selama di puncak Gunung Putri, detikers dapat menyaksikan sunset, sunrise, hingga keindahan city light Kota Bandung.

8. Gunung Malabar

Rekomendasi yang terakhir adalah Gunung Malabar. Dengan ketinggian 2.347 mdpl, Gunung Malabar termasuk salah satu gunung favorit di kalangan pendaki.

Meskipun jalur pendakiannya cukup menantang, tetapi Gunung Malabar masih cocok untuk pendaki pemula. Rasa lelah setelah mendaki selama berjam-jam langsung terbayar lunas setibanya di atas puncak.

Sebab, kamu dapat melihat pemandangan Kota Bandung dan Gunung Tangkuban Perahu. Wajar saja, sebab Gunung Malabar terletak di Kawasan Cililin, Kabupaten Bandung Barat.

Itu dia delapan rekomendasi gunung di Jawa Barat yang cocok untuk pendaki pemula. Tertarik untuk mendaki gunung yang mana, travelers?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik Jembatan Gantung Sukabumi, Lengkap dengan Harga dan Fasilitasnya


Jakarta

Jembatan Gantung Sukabumi atau Jembatan Situ Gunung, menjadi salah satu destinasi wisata alam yang menarik di Jawa Barat. Sebagai jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara, tempat ini menawarkan pengalaman seru bagi para pencinta petualangan dan keindahan alam.

Dengan panorama hutan hijau yang membentang luas, jembatan ini menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam sambil menguji adrenalin. Terletak di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jembatan Gantung Sukabumi memiliki panjang sekitar 243 meter dengan ketinggian mencapai 150 meter di atas tanah.

Kamu bisa merasakan sensasi berjalan di atas jembatan, sambil menikmati pemandangan hutan tropis yang asri. Selain itu, destinasi ini juga menawarkan berbagai fasilitas pendukung yang membuat perjalanan semakin nyaman dan menyenangkan.


Lokasi dan Daya Tarik Jembatan Gantung Sukabumi

Jembatan Gantung Situgunung SukabumiJembatan Gantung Situgunung Sukabumi. Foto: Siti Fatimah/detikcom

Situ Gunung adalah tempat wisata alam terletak di Sukabumi yang menyimpan berjuta pesona dan keindahan. Di dalamnya, ada beberapa spot wisata populer. Salah satunya Jembatan Gantung Situ Gunung atau Situ Gunung Suspension Bridge.

Jembatan Gantung Sukabumi berlokasi di Desa Wisata Gedepangrango tepatnya di Jl. Raya Situgunung KM 9, Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Jembatan ini merupakan jembatan gantung tengah hutan, yang terpanjang di Asia Tenggara. Dikutip dari laman Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi, jembatan gantung ini membentang sepanjang 243 meter, dengan lebar 1,8 meter, dan ketinggian 121 meter di atas permukaan tanah.

Apalagi, kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) memiliki banyak keindahan alam. Adapun daya tarik jembatan ini yakni di sekitarnya (area Situ Gunung Sukabumi) terdapat beberapa spot wisata yaitu Air Terjun Curug Sawer dan Air Terjun Lembah Purba.

Belum lagi, kita akan dimanjakan dengan pemandangan dari jalur gua, jalur pendakian, dan danau. Salah satu dari keindahan-keindahan tersebut adalah Kawasan Situgunung.

Jembatan gantung memiliki daya tarik bagi wisatawan. Selain memacu adrenalin dengan berjalan di atas ketinggian, pemandangan sekitarnya pun sangat memukau.

Di sekeliling jembatan, pengunjung akan melihat bukit hijau dan pepohonan tinggi. Suasana sejuk dan dingin akan menemani perjalanan selama berjalan-jalan di Situ Gunung. Selain itu, jembatan ini juga sangat instagramable untuk berswafoto bersama keluarga atau orang terkasih.

Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional Jembatan Gantung Sukabumi

Tiket masuk ke Situ Gunung mulai dari Rp50-100 ribu. Tiket tersebut sesuai dengan fasilitas yang didapatkan. Selain masuk ke area, masuk ke Curug Sawer, juga ada fasilitas minuman dan camilan sebelum memasuki pintu masuk jembatan.

  • Harga tiket reguler: Rp 50 ribu
  • Harga tiket VIP: Rp 100 ribu
  • Harga tiket VVIP: Rp 150 ribu.

Tarif tersebut bergantung dengan fasilitas yang didapatkan. Pengunjung dengan tiket reguler akan masuk ke area menuju jembatan dengan berjalan kaki. Namun jika membeli tiket VIP, pengunjung diantarkan ke lokasi utama dengan menggunakan mobil atau ojek secara gratis.

Sebelum masuk ke jembatan gantung akan disuguhi welcome drink berupa bakso, kacang hijau, dan teh atau kopi panas. Sementara pengguna tiket VVIP tak jauh berbeda, tapi memperoleh makan siang di De’Balcone Resto.

Jam operasional Jembatan Situ Gunung mulai dari pukul 07.00-16.00 WIB pada hari biasa. Lalu buka pukul 07.00-17.00 WIB ketika weekend dan waktu high season (libur panjang).

Fasilitas Jembatan Gantung Sukabumi

Jembatan Gantung Situgunung pertama kali dibangun di pertengahan tahun 2017. Proses pembangunan jembatan dilakukan secara manual dengan melibatkan warga lokal dan tenaga ahli dari Bandung.

Dalam laman Kementerian Maritim juga disebut pembangunannya tidak menggunakan alat berat, namun bisa selesai dalam kurun waktu kurang dari 1 tahun, lebih tepatnya selama 4 bulan.

Material yang digunakan Jembatan gantung Situ Gunung Sukabumi berbahan dasar kayu ulin. Bahan kayu ini digunakan karena memiliki banyak keistimewaan, seperti sifatnya yang tahan terhadap kelembaban dan perubahan cuaca dan air laut.

Tekstur kayu ulin atau kayu besi dari Papua ini, sangat berat dan keras. Memiliki diameter yang lebar dan panjang, kayu ini tidak mudah dimakan oleh rayap.

Saat menaiki jembatan, pengunjung juga akan diberi Alat Pelindung Diri (APD) yang telah disediakan oleh pengelola, berupa sabuk pengaman. APD ini wajib kita kenakan di pinggang saat berada di atas jembatan sebagai standar keselamatan. Saat terjadi guncangan, pengunjung harus mengaitkan sabuk ke ramp yang ada pada bagian sisi-sisi jembatan.

Adapun fasilitas lainnya yang bisa digunakan pengunjung yakni ATM, pusat Kesenian dan Budaya, Musholla, Persewaan Alat, Selfie Area, Tempat makan, dan Wifi Area.

Ada pula pengalaman wahana lainnya seperti Keranjang Sultan, Floating Lodge Danau Situ Gunung, Flying Fox, hingga paket wisata bermalam di Situ Gunung dari Glamping maupun Camping Ground.

Dikutip dari laman Kemenkeu Tim KPPN Sukabumi, di area dalam jembatan ini terdapat banyak UMKM makanan dan minuman khas Sunda. Di antaranya cilok, combro, mie rebus, hingga aksesoris dan kerajinan tangan.

Nah itulah tadi penjelasan soal jembatan gantung Sukabumi dengan lengkap. Jadi, kamu tertarik mengunjunginya?

(aau/fds)



Sumber : travel.detik.com