Tag Archives: jawa tengah

Rawan di Musim Hujan, Ini 7 Cara Cegah Ular Masuk Rumah



Jakarta

Mengetahui cara mencegah ular masuk ke dalam rumah penting untuk diketahui. Apalagi kalau rumah kamu dekat dengan pohon, rerumputan, atau area-area yang bisa menjadi tempat persembunyian ular.

Beberapa waktu lalu, seekor ular tali wongso sepanjang 120 cm memasuki rumah seorang warga di Sukoharjo, Jawa Tengah. Ular tersebut ternyata jenis ular berbisa menengah.

Pemilik rumah pun segera menghubungi Exalos Indonesia, sebuah komunitas yang berfokus pada penyelamatan hewan, seperti ular hingga tawon. Ketua Umum Exalos Indonesia Janu Wahyu Widodo mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan itu dini hari tadi pukul 12.15 WIB. Pihaknya langsung menerjunkan anggotanya untuk melakukan evakuasi ular tersebut.


“Ular itu masuk lewat jendela angin-angin rumah, dan berada kamar mandi rumah,” kata Janu dikutip dari detikJateng, Selasa (9/1/2024).

Ular tali wongso yang masuk rumah warga Kartasura, Sukoharjo, Minggu (7/1/2023).Ular tali wongso yang masuk rumah warga Kartasura, Sukoharjo, Minggu (7/1/2023). Foto: dok. Exalos Indonesia

Sebagai informasi, ular tali wongso berwarna hitam dan memiliki garis kuning. Biasanya ular ini aktif pada malam hari dan habitatnya ada di pohon.

Masuknya ular ke dalam rumah memang meresahkan penghuni di dalamnya. Apalagi jika ular tersebut berbisa yang bisa berbahaya bagi penghuni di dalamnya.

Ternyata, ada beberapa alasan kenapa seekor ular bisa masuk ke dalam rumah. Dikutip dari detikJateng yang melansir dari situs DLHK Daerah Istimewa Yogyakarta, berikut ini penyebab ular masuk ke dalam rumah.

Penyebab Ular Masuk Rumah

1. Habitatnya di alam kemungkinan sudah rusak atau terganggu oleh manusia
2. Ular cenderung mencari tempat yang lebih hangat saat musim hujan. Sebaliknya, ular mencari tempat yang teduh untuk berlindung saat musim kemarau.
3. Bertepatan dengan musim ular berkembang biak
4. Tersedia pakan yang melimpah seperti tikus, sehingga ular memilih tinggal dan berkembang biak di permukiman.

Tentunya pemilik rumah nggak mau dong rumahnya dimasuki oleh ular. Nah berikut cara mencegah ular masuk ke dalam rumah.

Cara Cegah Ular Masuk Rumah

Dikutip dari detikJatim, berikut ini cara mencegah ular masuk ke dalam rumah.

1. Tutup Lubang dan Terangi Area Rumah

Perhatikan kembali keadaan rumah. Apakah ada plafon, saluran air, genteng, dinding, dan bagian lain yang berlubang.

Jika ada yang berlubang, segera tutup dan jangan sampai ada celah untuk ular memasuki rumah. Lubang-lubang tersebut bisa menjadi sarang ular.

2. Gunakan Aroma Menyengat

Aroma menyengat sangat tidak disukai ular, seperti cuka dan cabai. Cara mencegah ular masuk ke rumah ini cukup mudah dengan menyemprotkan cairan cuka. Jika tak ada cuka, kamu bisa menggunakan jeruk dan cabai.

Bahan dengan bau menyengat lainnya yaitu belerang, yang dapat membuat iritasi pada ular. Aroma wangi pada kapur barus juga cukup efektif dalam mengusir ular.

Untuk penggunaan kapur barus, perlu dihaluskan terlebih dahulu. Lalu taburkan di area sudut rumah.

3. Jauhkan Burung dan Usir Tikus

Bagi kamu yang memelihara burung, gantungkan rumah burung di tempat yang tinggi. Kamu juga patut membasmi tikus agar tak menjadi incaran ular.

Pentingnya menjaga kebersihan agar rumah kamu tak didatangi tikus. Ular adalah hewan pemangsa tikus, maka basmi tikus yang bisa memancing datangnya ular.

4. Semprotkan Wewangian

Selain cuka dan cabai, wewangian ruangan seperti bau parfum, kayu manis, dan minyak cengkeh juga dapat mencegah masuknya ular ke dalam rumah. Semprotkan wewangian tersebut ke area yang rawan datangnya ular.

5. Bersihkan Sisa Makan Hewan Peliharaan di Dalam Rumah

Jika kamu memberi makan hewan peliharaan di luar rumah, hal itu akan mengundang ular datang. Terlebih jika tidak segera membersihkan sisa makanan tersebut. Simpan makanan hewan peliharaan di dalam kaleng yang tertutup rapat.

6. Tutup Tumpukan Kayu

Ular menyukai tumpukan barang. Kayu bakar yang menumpuk, sisa puing bangunan, batu bata hingga bebatuan pembangunan dapat menjadi tempat yang sempurna untuk ular bersembunyi. Segera tutup atau jauhkan dari rumah kamu apabila tak mau ular datang ke rumah.

7. Potong Rumput dan Bersihkan Area rumah

Selain gelap dan kotor, tempat rimbun juga disukai ular. Apabila sekitar rumah kamu ditumbuhi rumput yang lebat, segera potong agar ular tak datang ke rumah.

Kamu juga harus rajin membersihkan teras, taman, dan sudut-sudut rumah agar tak mengundang datangnya ular.

Itulah 7 cara mencegah ular masuk ke dalam rumah. Semoga bermanfaat!

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Mitos Tari Gambyong dari Jawa Tengah, Tari Pengundang Dewi Kesuburan


Jakarta

Tari gambyong adalah bentuk budaya dari Jawa Tengah (Jateng) dengan gerak lembut dan elegan. Sebagai bentuk kesenian yang telah berumur ratusan tahun, mitos tentu mengiringi perkembangan tari gambyong.

Mitos tari gambyong adalah sebagai bentuk undangan pada Dewi Sri sebagai dewi kesuburan. Berkah dari Dewi Sri atau Dewi Padi dipercaya bisa menyuburkan tanah sebelum musim tanam padi, seperti dijelaskan dalam tulisan berjudul Bentuk Penyajian Tari Gambyong Pareanom di Pasraman Bhuana Puja Boyolali karya Retna Sintawati dari ISI Yogyakarta.

Para penanggap tari berharap Dewi Sri bisa menurunkan berkah pada sawah mereka, sehingga memperoleh hasil panen maksimal. Kini mitos tersebut, bersama dengan tari gambyong, menjadi bagian dari wisata budaya Indonesia.


Kisah Tari Gambyong dari Penggoda Jadi Penghormatan

Awalnya, tari gambyong bertujuan menggoda para tamu dalam pertunjukan tayub. Sangat berbeda dengan tari gambyong sekarang yang dihadirkan untuk menyambut tamu kehormatan.

Kisah tari gambyong dimulai pada abad ke-15, berlanjut ke zaman Mangkunegaran, hingga lestari di masyarakat. Tari gambyong adalah pengembangan dari tari tledhek seperti dijelaskan dalam situs Indonesia Kaya. Tari tledhek dihadirkan sebelum tayub untuk mengundang para tamu agar ikut menari dan ngibing.

Tledhek sendiri berasal dari kata dalam bahasa Jawa ngledhek yang artinya meledek atau menggoda. Tari tledhek memperlihatkan betis, menggerakkan bagian dada penari perempuan, dan melirik yang bikin para tamu dalam pertunjukan tayub penasaran serta merasa diundang.

Tari tledhek sangat populer hingga muncul primadona bernama Mas Ajeng Gambyong. Tak hanya mahir menari, dia juga punya suara merdu dan sangat disukai masyarakat. Namanya menjadi inspirasi gerakan ini disebut tari gambyong. Gerak tari menghadirkan kebolehan penari sebelum pertunjukan tayub (nggambyong).

Saking populernya, tledhek kemudian masuk dan dihadirkan dalam lingkungan istana. Gerak tari diadopsi menjadi lebih sesuai aturan keraton atas usaha seniman KRMT Wreksadiningrat. Seiring waktu, tari gambyong mendapat sentuhan kreativitas dari para penari.

Salah satunya dilakukan S Ngaliman pada 1972 sehingga tari gambyong lebih mudah dipelajari masyarakat. Hasilnya, tari gambyong tidak hanya dihadirkan untuk Sinuhun Paku Buwono VI dan menyambut tamu tapi juga sebagai hiburan warga.

Tentunya tari gambyong tak lagi menerapkan gerak menggoda, pakaian sekadarnya, dan musik pengiring yang asal-asalan. Tari gambyong hadir dengan gerakan tersusun rapi, kostum anggun, serta tatanan rambut dan make-up enak dilihat sesuai kaidah Jawa.

Tari gambyong yang dipentaskan saat ini sudah naik takhta dibanding beratus tahun sebelumnya. Para penari harus menjaga keseimbangan mood sehingga gerak tari bisa dilakukan dengan luwes dan hati-hati.

(row/ddn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Tahukah Kamu, Ternyata Ada 2 Museum Kartini di Indonesia



Jepara

Tahukah kamu, ternyata ada dua Museum R.A. Kartini di Indonesia. Keduanya ada di Jawa Tengah. Satu museum di Jepara. Sedangkan museum lainnya ada di Rembang.

Tak hanya perbedaan lokasi saja, kedua Museum R.A. Kartini tersebut merupakan dua jenis museum yang berbeda. Museum R.A. Kartini di Jepara merupakan jenis museum umum.

Sementara Museum R.A. Kartini di Rembang merupakan museum khusus. Berikut perbedaan antara kedua museum tersebut:


1. Museum R.A. Kartini di Jepara

Dikutip dari situs resmi Kemdikbudristek, Museum R.A. Kartini di Jepara merupakan di bawah kepemilikan Pemerintah Kabupaten Jepara yang dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara. Museum yang satu ini merupakan jenis museum umum dengan Tipe C.

Museum R.A. Kartini di Jepara didirikan untuk mengenang jasa-jasa R.A. Kartini sebagai perintis emansipasi wanita Indonesia. Museum ini terletak di Jalan Kartini, Panggang I, Panggang, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Museum KartiniMuseum Kartini Foto: Dok. Museum Kartini

Museum R.A. Kartini di Jepara dibangun pada 30 Maret 1975, di masa pemerintahan Bupati Soewarno Djojomardowo, dan diresmikan pada 21 April 1977 oleh Bupati Soedikto.

Museum ini memamerkan benda-benda peninggalan R.A. Kartini semasa hidupnya, benda peninggalan kakaknya yaitu RMP Sosrokartono serta benda-benda kuno hasil temuan di wilayah Kabupaten Jepara.

2. Museum R.A. Kartini di Rembang

Sedangkan museum R.A. Kartini di Rembang merupakan museum khusus dengan Tipe B. Museum ini berada di bawah kepemilikan Pemerintah Kabupaten Rembang yang dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Rembang.

Museum R.A. Kartini di Rembang didirikan pada 21 April 1967. Museum R.A. Kartini Rembang terletak di Jl. Gatot Subroto No 8, Rembang.

museum kartini rembangMuseum Kartini di R embang Foto: Arif Syaefudin/detikcom

Museum ini menyimpan koleksi barang pribadi milik R.A. Kartini, seperti tempat tidur, bathtub pribadi, tempat jamu, meja makan, mesin jahit, lesung, cermin rias dan juga meja untuk merawat bayi.

Di dalam Museum R.A. Kartini Rembang juga terdapat ruang yang berisi berbagai karya dari pahlawan nasional itu, di antaranya adalah buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”, tulisan tangan surat-surat R.A. Kartini yang dikirimkan ke teman-temannya di luar negeri.

Ada juga lukisan karyanya serta foto-foto dirinya beserta keluarga semasa ia hidup. Koleksi unggulan museum ini adalah tulisan Kartini “Kongso Adu Jago”.

———

Artikel ini telah naik di detikNews.

(wsw/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Ada Bunker Peninggalan Belanda di Magelang, Kini Jadi Sarang Kelelawar



Magelang

Bangunan bunker peninggalan Belanda ternyata ada di Magelang. Bangunan bersejarah itu kondisinya tak terawat dan kini jadi sarang kelelawar.

Di kota Magelang, Jawa Tengah ada beragam bangunan peninggalan pemerintah kolonial Belanda. Salah satu bangunan itu adalah bunker yang lokasinya persis berada di belakang Kantor Kecamatan Magelang Tengah atau dikenal sebagai kawasan Kwarasan.

Tak banyak warga Kota Magelang yang mengetahui keberadaan bunker tersebut. Padahal bunker tersebut lokasinya berada di dekat perkampungan.


Untuk masuk ke dalam bunker ini, traveler harus melalui pintu masuk dengan lebar sekitar 1,5 meter. Ketinggian bangunan bunker itu sendiri 3,5 meter.

Jalan masuk menuju bunker tersebut mirip lorong dan nantinya bakal menemukan pintu lagi. Kondisi di dalam bunker tersebut gelap karena hanya ada satu lubang ventilasi udara.

Bangunan bunker peninggalan Belanda yang berada di Kota Magelang.Bangunan bunker peninggalan Belanda yang berada di Kota Magelang. Foto: Eko Susanto/detikcom

Di dalam bunker ada 6 ruangan. 4 ruangan berukuran sekitar 3,5 x 3,5 meter. Kemudian ruang lainnya memiliki luas yang relatif lebih kecil.

Di dalam bunker tersebut juga ada pintu keluar. Hanya saja kondisinya sudah tertutup tanah. Saat ini, bunker tersebut sudah menjadi sarang kelelawar.

Bahkan saat berada di dalam bunker, traveler akan mencium bau tidak sedap yang berasal dari tumpukan kotoran kelelawar.

“Kondisi bunker ini tidak terawat dan memprihatinkan. Sebenarnya, kalau terawat bisa menjadi destinasi wisata di Kota Magelang,” kata Tari (30), salah satu warga setempat.

Kondisi bunker, kata Tari, di dalamnya ada beberapa ruangan. Hanya saja di dalamnya gelap dan menjadi sarang kelelawar.

“Ada beberapa ruangan dan ruangan itu jadi sarang kelelawar,” ujarnya.

Ditemui terpisah, pegiat Komunitas Kota Toea Magelang, Bagus Priyana mengatakan, bunker di Magelang masih bisa telisik keberadaannya. Salah satunya yang berada di belakang kantor Kecamatan Magelang Tengah atau kawasan Kwarasan.

“Yang paling kelihatan di Kwarasan. Ada kamar-kamarnya, jadi kapasitas ruangnya menyesuaikan seberapa banyak orang yang tinggal di kawasan tersebut,” kata Bagus.

“Itu untuk perlindungan dari perang. Ada 6 ruangan. Ada juga lubang ventilasi. Pemkot Magelang harus mengonservasi bangunan bunker untuk diperbaiki, bisa juga dijadikan daya tarik wisata. Itu (bunker) kan tidak setiap kota ada bunker yang bisa diakses oleh publik,” tegas Bagus.

Terkait bangunan heritage peninggalan kolonial, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengatakan, bangunan heritage nantinya akan diinventarisasi dan dilakukan revitalisasi.

“Pokoknya nanti akan kita inventaris dan pasti akan kita revitalisasi untuk wisata Kota Magelang. Itu potensi namanya. Ini kita programkan, nanti program kedepan seperti itu,” kata Damar.

——–

Artikel ini telah naik di detikJateng.

(wsw/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Lokasi dan Harga Tiket Masuk


Jakarta

Umbul Cokro adalah salah satu tempat wisata unggulan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Namun tahukah kalian, Klaten memiliki banyak umbul atau kolam mata air alami yang tak kalah menarik.

Simak artikel ini untuk mengetahui daya tarik wisata Umbul Cokro dan 7 wisata alternatif Umbul Cokro, lengkap dengan lokasi, jam buka, dan harga tiket masuknya.

Wisata Umbul Cokro

Umbul Cokro KlatenUmbul Cokro Klaten Foto: (Achmad Syauqi/detikcom)

Dilansir dari situs Pemprov Jawa Tengah, Umbul Cokro dahulunya bernama Umbul Ingas karena berada di antara pohon ingas besar. Umbul ini lalu dikenal dengan Cokro karena berada di Desa Cokro.


Di sini, pengunjung tak hanya bisa berenang dan berendam, tetapi banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan, seperti main di Waterboom Cokro Tulung, water slide, snorkeling, river tubing, rafting, ATV, dan sebagainya.

Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket

Umbul Cokro berada di Desa Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Dari pusat kota Klaten, jaraknya sekitar 16 km atau ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit.

Jam buka Umbul Cokro adalah pukul 07.30 hingga 17.00 WIB setiap hari. Sementara harga tiket masuknya Rp 15 ribu per orang.

Wisata Alternatif Umbul Cokro

Jika traveler sudah bosan berwisata ke Umbul Cokro, ada beberapa wisata alternatif Umbul Cokro yang bisa kalian pilih, seperti dikutip dari situs Desa Sidowayah dan laman detikJateng.

1. Umbul Manten

Objek wisata air Umbul Manten di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten. Foto diunggah pada Senin (11/12/2023).Objek wisata air Umbul Manten di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
  • Lokasi: Jalan Janti Boto, Boto, Wunut, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
  • Jam buka: 06.00-18.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu.

Yang pertama adalah Umbul Manten memiliki beberapa kolam, yakni untuk anak hingga dewasa, dan ada juga kolam terapi ikan. Suasananya asyik buat berendam atau mencari ikan kecil-kecil. Di sini ada tempat makan yang nyaman.

2. Umbul Pelem

Objek wisata Umbul Pelem di Desa Wunut, Tulung, Klaten. Foto diunggah Selasa (2/4/2024).Objek wisata Umbul Pelem di Desa Wunut, Tulung, Klaten. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
  • Lokasi: Jalan Tegalgondo-Janti, Dukuh Wunut, Kecamatan Tulung, Klaten, Jawa Tengah.
  • Jam buka: 05.00-16.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Rp 8.000 (weekday), Rp 10 ribu (weekend).

Tak jauh dari Umbul Manten terdapat Umbul Pelem yang airnya juga jernih. Tempat ini cocok buat kalian yang cuma ingin bersantai tanpa berendam. Ada juga kolam terapi ikan yang membuat rileks. Selain itu, terdapat wahana mandi busa yang seru buat anak-anak.

3. Umbul Nilo

Umbul Nilo di Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Klaten.Umbul Nilo di Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Klaten. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
  • Lokasi: Dusun Margosuko, Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Klaten, Jawa Tengah.
  • Jam Buka: 08.00-18.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Rp 6 ribu (weekday), Rp 8 ribu (weekend dan liburan).

Umbul Nilo memiliki suasana yang alami karena dikelilingi pohon-pohon beringin. Airnya juga jernih, terdapat kolam untuk anak maupun dewasa. Terdapat joglo dan gazebo untuk bersantai sambil jajan makanan lokal yang enak.

4. Umbul Brintik

Umbul Brintik di Desa Malang Jiwan, Kecamatan Kebonarum, Klaten. Foto diunggah pada Selasa (12/12/2023).Umbul Brintik di Desa Malang Jiwan, Kecamatan Kebonarum, Klaten. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
  • Lokasi: Dusun Brintik, Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten.
  • Jam buka: 04.30-16.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu.

Umbul Brintik terkenal dengan kolam terapinya yang membuat badan jadi rileks dan tentunya menyehatkan. Ada beberapa kolam yang sesuai dengan usia, baik anak-anak maupun dewasa. Selain itu, terdapat sungai kecil yang bisa dijelajahi dengan berjalan kaki.

5. Umbul Sigedang Kapilaler

Umbul Sigedhang Klaten konon namanya diambil dari nama pohon pisang yang mengelilinginya. Airnya jernih dan diyakini untuk ritual.Umbul Sigedhang Klaten. Foto: Achmad Husein Syauqi/detikJateng
  • Lokasi: Dukuh Umbulsari, Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten.
  • Jam buka: pukul 07.00-17.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu.

Wisata alternatif Umbul Cokro lainnya adalah Umbul Sigedang Kapilaler yang airnya jernih. Wisatawan bisa berfoto underwater bersama ikan-ikan di bawah air. Suasana umbul ini sangat asri karena terdapat beberapa pohon yang rindang. Tempat ini cocok buat kalian yang pengin healing sejenak.

6. Umbul Siblarak

Tempat wisata Umbul Siblarak di Polanharjo, Klaten.Umbul Siblarak di Polanharjo, Klaten. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
  • Lokasi: Dusun Gondang, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten.
  • Jam buka: pukul 07.30-17.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Rp 5 ribu.

Umbul Siblarak memiliki dua kolam renang yang besar, sehingga lebih nyaman untuk berenang. Selain berenang, tempat wisata ini juga menawarkan wahana seru seperti flying fox dan menjelajah kawasan sekitar naik ATV.

7. Umbul Ponggok

Foto Underwater di Umbul Ponggok.Foto Underwater di Umbul Ponggok. Foto: Najhan Zulfahmi/detikcom
  • Lokasi: Ponggok, Polanharjo, Ponggok, Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
  • Jam buka: pukul 06.00-16.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.

Yang terakhir ada Umbul Ponggok yang juga tak kalah terkenal. Umbul ini cukup luas dengan kolam berisi ikan-ikan berwarna-warni. Kalian bisa snorkelling dan melakukan foto bawah air yang seru.

Demikian tadi informasi mengenai Umbul Cokro dan wisata alternatif Umbul Cokro, lengkap dengan lokasi, jam buka, dan harga tiket masuknya.

(bai/row)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Kecil-kecil Tua, Stasiun Solo Kota Warisan Belanda



Solo

Sebuah bangunan kecil di Solo jadi cagar budaya peninggalan Belanda. Lokasinya di Sangkrah, Pasar Kliwon, namanya Stasiun Sangkrah atau Stasiun Solo.

Kota Solo saat ini memiliki lima stasiun, yaitu Stasiun Purwosari, Stasiun Balapan, Stasiun Jebres, Stasiun Solo Kota, dan Stasiun Kadipiro yang baru berdiri sejak 2019. Di antara empat stasiun yang didirikan oleh perusahaan kereta api Hindia Belanda, Stasiun Solo Kota adalah stasiun yang paling muda.

Hal itu dijelaskan Ketua Solo Societeit, Dani Saptoni. Ia mengatakan, Stasiun Solo Kota diresmikan pada 1922, paling muda di antara 4 stasiun lawas lainnya.


“Dibangun paling akhir di antara beberapa stasiun kereta api lain di Kota Solo, yang lain dibangun sebelum abad 20. Yang di Sangkrah ini dibangun tahun 1919. 1922 itu kayaknya peresmiannya, tapi mulai pembangunannya 1919 atau 1920,” kata Dani saat dihubungi detikJateng, Kamis (23/11/2023).

Potret Stasiun Sangkrah atau Stasiun Solo Kota yang masih terjaga keasliannya meski sudah berdiri 100 tahun silam.Potret Stasiun Sangkrah atau Stasiun Solo Kota yang masih terjaga keasliannya meski sudah berdiri 100 tahun silam. Foto: Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Solo

Dani menjelaskan, pembangunan Stasiun Solo Kota ini dulunya digadang sebagai penunjang transportasi murah dan mudah untuk mengangkut berbagai hasil bumi. Stasiun ini dibangun perusahaan maskapai kereta api Hindia Belanda (Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij) agar kereta melewati pusat-pusat perdagangan dan transportasi.

“Program tahunan negara bagian selatan, yaitu daerah Wonogiri. Mobilitas penduduk di sana dipermudah untuk jalur perdagangan. Tapi sebetulnya kan di situ sebelum ada stasiun kereta api uap itu kan sudah ada trem kuda,” terangnya.

Trem kuda merupakan sarana transportasi yang berbentuk seperti gerbong kereta yang ditarik kuda. Menurut Dani, trem kuda ini dulu populer di era Hindia Belanda. Kemudian penamaan Solo Kota diambil karena letak stasiun yang berada di jantung Kota Solo, yang saat itu masih dalam kekuasaan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Pria yang kerap menelusuri sejarah melalui Solo Societeit itu mengatakan, jalur kereta di Stasiun Solo Kota ini dominan ke arah Wonogiri. Tapi dulunya sempat dibuka jalur Solo-Boyolali. Seiring perkembangan zaman, beberapa jalur banyak yang kemudian terputus karena ada pembangunan Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri.

“Makanya sekarang kan hanya ada Kereta Bathara Kresna yang masih beroperasional,” ujar Dani.

Kereta Bathara Kresna melintas dari Purwosari menuju Wonogiri. Sesekali Stasiun Solo Kota juga melayani rute Sepur Kluthuk Jaladara yang akan membawa penumpang melewati Jalan Slamet Riyadi dengan kereta uap yang antik.

“Menarik karena keberadaannya ini bukan untuk mobilitas luar kota, jadi jarang orang yang tahu. Makanya lebih ke wisata heritage, berbeda dengan Stasiun Purwosari, Balapan, Jebres yang ada pengunjung luar kota,” jelasnya.

Sebagai salah satu cagar budaya di Kota Solo yang berada di wilayah PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta, Stasiun Solo Kota masih mempertahankan keasliannya. Hanya beberapa ornamen yang diubah, seperti stasiun-stasiun lawas lainnya di Kota Solo.

“Itu dominan bangunan lama masih dipertahankan. Ada beberapa ornamen yang memang diubah karena kebutuhan zaman tentu saja,” tutur Dani.

Hal itu dibenarkan Manager Humas Daop 6 Jogja, Krisbiyantoro. Ia mengatakan, Stasiun Solo Kota termasuk ke dalam kategori bangunan heritage cagar budaya yang dilindungi, sehingga bangunannya masih asli dan masih dirawat untuk menjaga kelestariannya.

“Sampai saat ini kami mengatakan bangunan Stasiun Solo Kota itu masih asli, dan belum ada wacana untuk berubah karena harus dilindungi keasliannya. Bahkan sistem persinyalannya pun masih jadul, pakai mekanik, yang ditarik pakai tangan,” ungkapnya saat dihubungi detikJateng.

***

Baca berita selengkapnya di sini.

(bnl/bnl)



Sumber : travel.detik.com

Ngabuburit With A View, Ini Menoreh Dreamland Kulon Progo



Kulon Progo

Kulon Progo punya segudang tempat wisata untuk ngabuburit. Bukan sekedar menunggu waktu berbuka, pemandangannya bikin pikiran adem.

Inilah Menoreh Dreamland, tempat wisata dengan view hutan pinus. Menoreh Dreamland terletak di kawasan perbukitan menoreh wilayah Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girmulyo, Kulon Progo. Dari pusat Kota Jogja, jarak yang ditempuh untuk sampai ke sini berkisar 35 km atau 1 jam perjalanan menggunakan kendaraan bermotor.

Dibuka sejak Desember 2023 lalu, tempat yang berbatasan langsung dengan wilayah Kaligesing, Purworejo ini mengusung konsep wisata kuliner terpadu. Di mana wisatawan bisa menyantap aneka kuliner sembari menikmati keindahan hutan pinus yang ada di sekitar. Selain itu, juga tersedia beragam wahana permainan yang bisa diakses oleh masyarakat umum.


Suasana di Menoreh Dreamland, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girmulyo, Kulon Progo, Sabtu (16/3).Suasana di Menoreh Dreamland, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girmulyo, Kulon Progo, Sabtu (16/3). Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikJogja

“Jadi Menoreh Dreamland merupakan wahana wisata yang dilengkapi dengan cafe kekinian. Tempat kami menyediakan rainbow slide, kereta hutan, permainan rumah balon, kamera 360, taman play ground, outbond, hingga kolam renang,” ungkap Tri Sugianto, selaku Direktur Menoreh Dreamland saat ditemui detikJogja di lokasi Sabtu (16/3).

Wahana permainan itu bisa dijumpai di area hutan pinus sekitar Cafe Menoreh Dreamland. Biaya masuknya sebesar Rp10.000 per orang. Harga yang sama berlaku untuk penggunaan wahana seperti rainbow slide dan kereta hutan.

Bagi pengunjung yang ingin ke sini disarankan untuk datang pada sekitar pukul 16.00 WIB. Sebab, pada saat itu akan muncul kabut yang menambah syahdu suasana sewaktu ngabuburit.

“Sebenarnya cafe ini lebih mengedepankan pada kenyamanan. Jadi teman-teman yang datang ke sini akan menikmati suasana hutan pinus, nah kalau jam 4 sore kita bisa pastikan ada kabut, sehingga membuat suasana kian syahdu, jadi direkomendasikan datang sore karena untuk ngabuburit sangat cocok,” ujarnya.

Suasana di Menoreh Dreamland, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girmulyo, Kulon Progo, Sabtu (16/3).Suasana di Menoreh Dreamland, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girmulyo, Kulon Progo, Sabtu (16/3). Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikJogja

Tak hanya menjual suasana dan wahana permainan, Menoreh Dreamland juga menyajikan kuliner yang tergolong lengkap. Mulai dari aneka ayam goreng, olahan nasi, kentang, mie, camilan dan menu andalan yaitu sop buntut.

“Unggulan di sini adalah sop buntut, karena diracik dengan aneka bumbu yang dapat menggugah selera berbuka,” ucap Tri.

Pun demikian dengan minuman yang beraneka ragam. Termasuk beragam varian kopi yang cocok bagi pecinta minuman berkafein tersebut.

Untuk harga sendiri tergolong masih ramah di kantong. Baik makanan maupun minuman kisaran harganya mulai dari Rp10.000 hingga Rp50.000-an.

Salah satu pengunjung Ando, asal Jogja mengaku sengaja datang ke sini untuk mengisi waktu jelang berbuka puasa. Menurutnya tempat ini cocok untuk nongkrong karena suasana yang dihadirkan bisa jadi obat penenang dari penatnya hiruk pikuk perkotaan.

“Memang niatnya mau ngabuburit sih. Pilih di sini karena direkomendasikan oleh teman, terus pas sampai wah ternyata suasananya nyaman ya. Apalagi bisa lihat pemandangan hutan pinus dan hawanya dingin jadi semacam healing dari padatnya kota,” ujarnya.

Soal rasa kuliner yang disajikan, Andi menyebut cukup nikmat. Apalagi menu sop buntut yang menurutnya pas bagi lidah masyarakat Indonesia.

“Paling jos sop buntutnya sih, campuran rempahnya pas, jadi ada kombinasi gurih, manis, asinnya. Cocok untuk lidah saya,” ucapnya.

**

Baca artikel selengkapnya di sini.

(bnl/bnl)



Sumber : travel.detik.com

Hotel Salatiga Ini Terlangsing di Indonesia, Kedua di Dunia



Kota Salatiga

Kota Salatiga mencatatkan rekor hotel terlangsung atau tertipis di Indonesia, bahkan kedua di dunia!

Inilah Hotel Pitu Rooms di Jalan Sukowati No 33, dekat dengan Alun-alun Pancasila Salatiga. Meski tak ada pelang hotel di depannya, warga yang melintas bisa dengan mudah menemukan Pitu Rooms karena bentuknya yang unik.

Hotel itu hanya memiliki lebar 2,8 meter, panjang 9,5 meter, dan tinggi 17 meter. Bangunan itu terlihat menjulang tinggi dengan warna mayoritas cokelat kayu.


Sulit membayangkan bangunan itu adalah hotel jika hanya melihat dari depan. Identitas bangunan itu hanya terlihat di satu sisi bangunan dengan tulisan ‘PITU’.

Di depannya justru ada papan nama Kafe Ngopo Ngopi, yang membuatnya lebih terlihat seperti kafe. Apalagi susunan meja-kursi dan wastafel di depannya, jika tanpa meja resepsionis, area depan hanya akan terlihat seperti kafe biasa.

“Ini sepertinya memang dinobatkan sebagai hotel tertipis di Indonesia. Kalau di dunia nomor dua, yang pertama ada di Jerman tapi kan di sana hanya ada satu kamar,” kata Supervisor Pitu Rooms, Oktaviani Rosita saat ditemui detikJateng, Kamis (21/3/2024).

Hotel tertipis yang dimaksud ialah Eh’Haeusl yang berada di Amberg, Jerman. Hotel itu lebih tipis 40 sentimeter dibanding Pitu Rooms.

Meski begitu, Eh’Haeusl lebih seperti rumah yang dijadikan hotel dengan kapasitas maksimal dua orang tamu. Jauh berbeda dengan Pitu Rooms yang memiliki 7 lantai dengan 7 kamar, restoran, dan kafe.

“Kalau di sini per kamar memang direkomendasikan hanya untuk dua orang, kalau anak di bawah lima tahun masih boleh tapi kalau di atas lima tahun direkomendasikan pesan kamar tambahan,” jelasnya.

***

Baca berita selengkapnya di sini.

(bnl/bnl)



Sumber : travel.detik.com

10 Tempat Wisata Tawangmangu untuk Liburan Idul Adha 2024


Jakarta

Sejumlah tempat wisata Tawangmangu bisa menjadi pilihan untuk berlibur di saat Idul Adha 2024. Berada di lereng Gunung Lawu, kawasan Tawangmangu dan sekitarnya menawarkan keindahan alam dan kesejukan khas pegunungan.

Tawangmangu adalah nama kecamatan di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah yang berbatasan dengan Jawa Timur. Kecamatan sekitar Tawangmangu pun memiliki beragam tempat wisata menarik, seperti di Kecamatan Ngargoyoso dan Jenawi.

Tak perlu bingung memilih tempat tujuan. Simak artikel ini untuk mengetahui 10 tempat wisata Tawangmangu dan sekitarnya yang dapat kalian kunjungi pada saat libur Idul Adha 2024.


Pilihan Wisata Tawangmangu saat Libur Idul Adha 2024

Berikut ini 10 rekomendasi tempat wisata Tawangmangu dan sekitarnya yang dapat kalian kunjungi pada saat libur Idul Adha 2024:

1. Grojogan Sewu

Grojogan Sewu adalah salah satu tempat wisata utama di Tawangmangu. Grojogan Sewu berarti air terjun seribu. Tinggi air terjun ini sekitar 81 meter.

Untuk mencapai ke air terjun, pengunjung harus melewati ribuan anak tangga. Jika lewat pintu utama, rute ini ditempuh dengan jalan menurun dan pulangnya dengan menanjak. Kalian mungkin akan menemui banyak monyet.

Jika melewati pintu kedua, kalian harus menempuh jalan menanjak terlebih dulu, dan pulangnya melewati jalan menurun. Akses dari jalan utama ke loket agak sulit dibandingkan loket utama. Namun waktu tempuh ke air terjun jauh lebih singkat.

Lokasi: Jalan Raya Tawangmangu, Beji, Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Jam buka: 08.00-16.00 WIB.

Harga tiket masuk: Rp 22 ribu.

2. The Lawu Park

Tempat wisata Tawangmangu selanjutnya adalah The Lawu Park. Ini adalah tempat wisata alam buatan yang cocok jika mengajak anak-anak. Banyaknya pohon pinus membuat tempat ini menjadi rindang dan sejuk.

Beberapa aktivitas seru untuk anak-anak yaitu melihat aneka satwa di mini zoo, menyeberang jembatan gantung, dan bermain gelembung di taman salju gratis.

Ada juga wahana berbayar seperti flying fox, ATV, naik kuda, snow world, dan menonton 3D cinema. Tempat ini juga menyediakan paket penginapan glamping maupun cottage.

Lokasi: Bulakrejo, Gondosuli Kidul, Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Jam buka: 08.00-17.00 WIB.

Harga tiket masuk:

  • Rp 20 ribu saat weekday
  • Rp 25 ribu saat weekend.

Biaya naik wahana:

  • flying fox Rp 30 ribu
  • gondola isi 4 orang Rp 50 ribu
  • sewa jip Rp 325 ribu
  • snow world Rp 40 ribu.

3. Embun Lawu

Embun Lawu berada di sebelah The Lawu Park. Tempat wisata Tawangmangu ini menyajikan pemandangan alam yang indah dengan beberapa spot menarik untuk berfoto-foto.

Aktivitas seru yang bisa dicoba seperti flying fox, offroad jeep, sepeda terbang, sepeda gunung, dan lain-lain. Ada juga mini zoo yang disukai anak-anak. Embun Lawu juga menyediakan cottage untuk pengunjung yang ingin menginap.

Lokasi: Jalan Raya Matesih-Tawangmangu No. 16, Kawasan Hutan, Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Jam buka: 08.00-17.00 WIB.

Harga tiket masuk:

  • Rp 20 ribu saat weekday
  • Rp 25 ribu saat weekend dan hari libur
  • Naik wahana akan dikenakan biaya lagi.

4. Taman New Balekambang

Taman Balekambang Tawangmangu sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu. Sejak 2015 tempat ini direnovasi menjadi lebih menarik. Ada berbagai landmark terkenal dari berbagai negara seperti Colosseum, Sphinx, Menara Eiffel, Candi Borobudur, dan sebagainya.

Selain berfoto-foto, kamu bisa melakukan berbagai aktivitas seru bersama anak, seperti bermain paintball, berenang, flying fox, becak mini, hingga bermain tenis. Ada juga kolam renang yang seru buat bermain bersama anak-anak.

Lokasi: Jl. Balaikambang, Kalisoro, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Jam buka: 09.00-17.00 WIB.

Harga tiket masuk: Rp 20 ribu (belum termasuk wahana dan permainan).

5. Bukit Sekipan

Kawasan Sekipan Tawangmangu terkenal dengan tempat camping di alam. Banyak warga yang juga menyewakan propertinya untuk vila atau penginapan.

Kini di wilayah ini terdapat tempat wisata buatan bernama Bukit Sekipan yang cocok dikunjungi bersama keluarga. Bukit Sekipan memiliki berbagai miniatur landmark dunia.

Kamu juga bisa menyewa kostum unik untuk berfoto-foto. Ada juga wahana berbayar seperti bombom car, mini roller coaster, ayunan, kora-kora, dan perahu anak.

Bagi kalian yang suka tantangan, boleh juga mencoba masuk ke rumah hantu. Atau jika ingin menginap juga tersedia area camping maupun penginapan.

Lokasi: Jalan Sekipan, Kramat, Kalisoro, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Jam buka: 08.00-17.00 WIB.

Harga tiket masuk: Rp 30 ribu

  • Tiket terusan Rp 80 ribu.
  • Naik wahana Tanpa tiket terusan sekitar Rp 25 ribu.

Bukit Sekipan juga wahana yang tidak berbayar seperti mini zoo, mini jurassic, rumah kaca, goa hantu, art 3D, dan lain-lain.

6. D’Lawu Bistro & Mountain Cottage

D’Lawu Bistro & Mountain Cottage merupakan tempat makan dan penginapan berupa cottage. Selain itu, tempat wisata ini juga bisa dikunjungi wisatawan tanpa perlu menginap.

Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan di sini seperti memetik stroberi langsung dari kebunnya, naik kuda dengan biaya Rp 50 ribu, masuk mini zoo Rp 15 ribu, bermain di mini playground Rp 15 ribu, dan naik jip dengan biaya Rp 300 ribu.

Lokasi: Jalan Alternatif Tawangmangu-Sarangan Kilometer 9. Bulakrejo RT 3 RW 6, Gondosuli Kidul, Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Jam buka:

  • 09.00-21.00 WIB saat weekdays.
  • 09.00-22.00 WIB saat weekend.

Harga tiket masuk: Gratis namun dikenakan biaya parkir Rp 2-5 ribu dan tiket wahana yang dipilih.

7. Tawangmangu Wonder Park

Tempat wisata Tawangmangu lainnya adalah Tawangmangu Wonder Park. Selain berfoto-foto di spot-spot menarik, ada juga berbagai aktivitas menarik lainnya, seperti berkeliling naik kuda, flying fox, naik ATV, atau offroad dengan menaiki mobil jip.

Buat kamu yang ingin camping, bisa juga mendirikan tenda di sini. Tempat ini juga menyediakan glamping yang disewa mulai dari Rp 350 ribu.

Lokasi: Jl. Ombang-ombang No. 32 Blumbang, Tawangmangu, Karanganyar.

Jam buka: 08.00-17.00 WIB.

Harga Tiket Masuk: Rp 20 ribu.

8. Telaga Madirda

Di sekitar Tawangmangu, ada Telaga Madirda yang juga menjadi tempat wisata menarik untuk dikunjungi. Ini adalah telaga alami yang airnya jernih sehingga bisa melihat aneka ikan dengan jelas.

Dengan pemandangan yang indah dan menenangkan, kalian bisa berfoto dengan latar belakang telaga maupun perbukitan. Yang menarik, kalian bisa camping di dekat telaga dengan biaya yang murah.

Setelah membayar tiket masuk, pengunjung bisa menyewa keperluan campung dengan biaya mulai Rp 100 ribu untuk tenda kapasitas 2 orang, lengkap dengan matras, lampu, dan sleeping bag. Kamu juga bisa naik perahu kayuh dengan biaya Rp 20 ribu.

Lokasi: Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar.

Jam buka:

  • 08.00-16.00 WIB saat weekday.
  • 08.00-17.30 WIB saat weekend.

Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.

9. Kemuning Sky Hills

Ngargoyoso juga dikenal dengan kebun tehnya di Desa Kemuning. Di antara kebun teh ini terdapat tempat wisata menarik, yaitu Kemuning Sky Hills.

Dari bukit ini, kalian bisa melihat pemandangan kebun teh yang luas. Saat cuaca cerah, kalian bisa melihat keindahan matahari terbenam dari sini.

Jika tidak takut, kalian juga bisa mencoba sensasi berada di atas jembatan kaca sepanjang 120 meter di ketinggian 60 meter dengan ketebalan kaca berkisar 3 cm.

Lokasi: Sumbersari, Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar.

Jam buka: 09.00-18.30 WIB.

Harga tiket masuk: Rp 10 ribu.

Pengunjung yang ingin naik jembatan kaca Kemuning Sky Hills bisa membayar Rp 40 ribu, yang sudah termasuk tiket masuk.

10. Candi Cetho

Di ujung Kecamatan Jenawi, terdapat peninggalan bersejarah yang menawan, yakni Candi Cetho. Uniknya, candi ini mirip dengan pura yang ada di Bali karena memang merupakan candi Hindu.

Candi Cetho merupakan peninggalan terakhir Majapahit di bawah Brawijaya V. Namun kini masih banyak warga lokal yang memeluk agama Hindu.

Selain berfoto-foto dengan latar belakang pemandangan candi ‘di atas awan’, kalian juga mengenal sejarah persebaran Hindu di Jawa. Selain di Candi Cetho, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Puri Saraswati dan Candi Kethek.

Lokasi: Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar.

Jam buka: 07.30-16.30 WIB.

Harga tiket: Rp 15 ribu per orang.

Nah, itulah 10 tempat wisata Tawangmangu dan sekitarnya yang dapat dikunjungi saat liburan Idul Adha 2024.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Jam Buka, Harga Tiket, hingga Daya Tariknya


Dieng adalah sebuah dataran tinggi yang berada di Jawa Tengah. Lokasinya terkenal jadi destinasi wisata dengan keindahan alamnya dan kekayaan budayanya.

Dieng menawarkan pemandangan pegunungan dengan udara sejuk, kompleks candi, kawah, hingga telaga yang indah. Tak heran, jika Dieng dikenal dengan sebutan “Negeri di Atas Awan”.

Rekomendasi Wisata Dieng

Dirangkum detikTravel, berikut adalah daftar wisata Dieng yang wajib dikunjungi:


1. Bukit Sikunir

Lokasi: Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo.

Bukit di Wonosobo, DiengBukit Sikunir di Wonosobo, Dieng. (ahmadsabani18/d’Traveler)

Bukit Sikunir menjadi salah satu destinasi wisata Dieng yang menawarkan panorama pegunungan yang berderet. Dikutip dari laman resmi Kemenparekraf, Bukit Sikunir memiliki ketinggian 2.263 mdpl.

Pemandangan menakjubkan saat matahari terbit sering disebut dengan “Golden Sunrise Sikunir” oleh para wisatawan.

Selain bisa menikmati sunrise dan sunset yang indah, dari puncak bukit ini kamu juga bisa melihat pemandangan Telaga Cebong.

Dilansir laman Dieng Plateau, lokasi Telaga Cebong ada di sebelah barat Gunung Sikunir. Dinamakan demikian, karena telaga ini bentuknya menyerupai cebong/berudu. Menariknya, konon jika di pagi hari air telaga ini sering tampak berkilau.

Jam Buka

Sama seperti bukit lain pada umumnya, Bukit Sikunir memiliki jam buka selama 24 jam.

Harga Tiket

Harga tiket wisata Bukit Sikunir berkisar Rp 10.000.

2. Candi Arjuna

Lokasi: Karangsari, Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara.

Objek wisata di dataran tinggi Dieng ditutup saat PPKM Darurat. Kondisi itu dimanfaatkan petugas untuk melakukan penyemprotan disinfektan di area Candi Arjuna.Area Candi Arjuna, bbjek wisata di dataran tinggi Dieng. (Uje Hartono/detikcom)

Di puncak pegunungan Dieng, kita bisa menemukan Candi Arjuna. Ini adalah candi bercorak Hindu yang terkenal di area wisatawan lokal hingga mancanegara.

Karena letaknya ada di puncak gunung, hal ini julah lah yang menambah keindahan arsitektur candi ini.

Candi Arjuna Dieng merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang dibangun pada abad ke-7 atau sekitar tahun 731 saka.Luas keseluruhannya mencapai 1 hektar.

Kawasan candi ini terdiri dari beberapa bangunan candi yaitu candi Arjuna, Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk wisata Candi Arjuna Rp 10.000 untuk wisatawan lokal, sedangkan wisatawan asing Rp 30.000.

3. Gunung Prau

Lokasi: Terletak di kawasan dataran tinggi Dieng.

Lansekap Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing terlihat sangat mempesona dari Gunung Prau. Momen matahari terbit pun seakan membuat nuansa menjadi romantisLanskap momen matahari terbit di Gunung Prau. (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Gunung Prau memiliki ketinggian 2.565 meter di atas permukaan laut. Bagi traveler yang suka mendaki, Gunung Prau akan sangat cocok dikunjungi.

Puncak Gunung Prau menawarkan pemandangan sangat indah, berupa lautan awan, panorama matahari terbit hingga lanskap berbagai gunung di sekitarnya.

Harga Tiket Masuk

Tiket masuk Gunung Prau Rp 10.000 untuk lokal dan Rp 25.000 ribu untuk wisatawan asing.

4. Kawah Sikidang

Lokasi: Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Wisatawan mengunjungi Kawah Sikidang di kawasan dataran tinggi Dieng Desa Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu (27/2/2021). Menurut pengelola tempat wisata kawasan Dieng, sejak penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jumlah kunjungan wisatawan menurun hingga 70 persen dibandingkan sebelumnya. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/rwa.Kawah Sikidang di kawasan dataran tinggi Dieng Desa Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah. (Anies Efizudin/Antara)

Kawang Sikidang termasuk kawah gunung berapi, namun masih jadi tempat wisata yang tidak berbahaya. Kawah ini juga dikenal dengan Kawah Telur Rebus, karena bau belerangnya yang cukup menyengat.

Kawah Sikidang memiliki warna kehijauan dan mengeluarkan asap putih. Pengunjung bisa melihat kawah ini di jarak aman. Disediakan akses berupa jembatan kayu, untuk mengelilingi Kawah Sikidang.

Jam Buka

Kawah Sikidang buka setiap hari mulai pukul 07.00-17.00 WIB.

Harga Tiket Masuk

Tiket masuk Kawah Sikidang Rp 15.000 untuk lokal, dan Rp 30.000 untuk asing.

5. Telaga Menjer

Lokasi: Desa Maron, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah.

Telaga Menjer di Wonosobo.Telaga Menjer di Wonosobo. (satriarexyg28/d’Traveler)

Telaga Menjer adalah objek wisata Dieng yang memiliki pemandangan danau dengan keindahan Gunung Sindoro. Telaga ini ketinggian 1300 meter di atas permukaan laut, yang terbentuk dari letusan vulkanik di kaki gunung Pakuwaja.

Telaga Menjer menjadi telaga terluas di area Wisata Dataran Tinggi Dieng. Telaga ini memiliki luas sekitar 70 hektar dengan kedalaman 50 meter.

Jam Buka

Telaga Menjer buka setiap hari dari jam 08.00 WIB-17.00 WIB.

Harga Tiket Masuk

Tiket masuk Telaga Menjer berkisar Rp 5.000.

6. Telaga Warna

Lokasi: Kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

danauTelaga Warna di kawasan wisata Dieng. (Widi Arini/d’Traveler)

Letak Telaga Warna ada pada ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut. Luasnya sekitar 40 hektar dan dikelilingi oleh panorama Gunung Prau.

Dinamakan demikian, karena jika terkena matahari warna air di sana sering berubah-ubah.

Jam Buka

Wisata Telaga Warna buka dari 07.00-18.00 WIB.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk ke Telaga Warna dikenakan biaya Rp 22.500 untuk wisatawan domestik, sedangkan wisatawan asing Rp 163.500.

7. Telaga Dringo

Lokasi: Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Telaga di DiengTelaga Dringo di Dieng. (isah.af/d’Traveler)

Telaga Dringo terletak pada ketinggian 2.202 meter di atas permukaan laut, dengan luas sekitar 10 hektar. Masyarakat sekitar menjuluki telaga ini sebagai Ranu Kumbolo.

Pasalnya, penampakannya mirip dengan danau yang ada di Gunung Semeru. Wisatawan juga akan disajikan pemandangan hutan yang lebat. Tak heran, jika tempat ini sering jadi tempat camping.

Jam Buka

Dikutip dari akun Instagram @telaga_dringo, pengelola wisata alam dan camping Telaga Dringo memiliki jam cuka dari 05:00-23:00 WIB.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk ke Telaga Dringo Rp 5.000 – 15.000 per orang.

8. Batu Pandang Ratapan Angin (Batu Pandang Telaga Warna)

Lokasi: Jalan Dieng KM.2, Dieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

batu ratapan anginObjek wisata Batu Pandang Ratapan Angin. (Widi Arini/d’Traveler)

Batu Ratapan Angin merupakan objek wisata Dieng, yang terkenal dengan dua buah batu bertumpuk di atas sebuah bukit di area Telaga Warna Dieng.

Posisi batu yang tinggi dan dikelilingi pepohonan serta semak belukar, membuatnya menghasilkan bunyi yang unik. Bunyi gemerisik halus itu seperti suara siulan dan ratapan.

Konon, dari bunyi itulah alasan kenapa Batu Pandang Telaga Warna disebut Batu Ratapan Angin.

Jam Buka

Batu Pandang Telaga Warna buka setiap hari dari jam 06.00-17.30 WIB.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket Masuk Batu Pandang Telaga Warna Rp 15.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 25.000 bagi wisatawan asing.

9. Sumur Jalatunda

Lokasi: Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.

Sumur Jalatunda dan lempar batu keberuntunganSumur Jalatunda. (Randy/detikTravel)

Objek wisata Dieng selanjutnya adalah Sumur Jalatunda. Sumur ini diameter sepanjang 90 meter dengan kedalaman berkisar 100 meter, terbentuk akibat dari letusan Gunung Prahu Tua.

Konon, sumur ini sering dijadikan sebagai tempat untuk mengabulkan permohonan oleh para wisatawan.Masyarakat setempat percaya, barangsiapa yang mampu melempar batu sampai ke sisi seberang sumur dan melintasi permukaan sumur, permintaan orang tersebut akan terkabul.

Masyarakat setempat juga percaya kalau bahwa sumur adalah pintu menuju Sapta Pratala (bumi lapis ketujuh).

Jam Buka

Sumur Jalatunda buka dari jam 06.00-17.00 WIB setiap hari.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk Sumur Jalatunda adalah Rp 5.000.

10. Gardu Pandang Tieng

Lokasi: Jalan Dieng, Desa Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo.

Gardu Pandang Tieng menawarkan keindahan pemandangan Gunung Sindoro dari dekat. Hamparan ladang dan pemukiman pegunungan dari atas ketinggian juga menjadi daya tarik destinasi wisata Dieng satu ini.

Gardu Pandang Tieng bisa jadi tempat bersantai terbaik untuk menikmati pemandangan matahari terbit dan terbenam.

Jam Buka

Gardu Pandang Tieng buka 24 jam.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket Gardu Pandang Tieng Rp 10.000 per orang.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com