Tag Archives: jawa tengah

Waduk Cacaban di Tegal, Tempat Wisata Indah Berlatar Perbukitan Hijau


Jakarta

Waduk Cacaban di Tegal, Jawa Tengah, bisa jadi pilihan detikers yang ingin healing dan refreshing. Tempat wisata ini menawarkan pemandangan indah dengan latar perbukitan hijau.

Tak heran jika udara sejuk dan panorama yang menyenangkan langsung ‘menyergap’ pengunjung di Waduk Cacaban, Tegal. Eloknya pemandangan makin lengkap dengan view air tenang dan pulau kecil di tengah waduk.

Waduk Cacaban awalnya adalah sarana penunjang pertanian bagi warga setempat. Namun pemandangan alam yang memukau, telah menarik perhatian masyarakat Tegal dan sekitarnya untuk berwisata.


Ngapain Aja di Waduk Cacaban?

Sejumlah perahu nelayan bersandar di pinggir Waduk Cacaban yang airnya mulai menyusut di Desa Karanganyar, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Selasa (29/8/2023). Volume air Waduk Cacaban untuk mengairi sekitar 7.000 hektar persawahan itu sejak lima bulan terakhir menyusut drastis dari normal 50 juta meter kubik menjadi 7,3 juta meter kubik sehingga dapat mengakibatkan berkurangnya pasokan air untuk mengairi areal persawahan di wilayah Pantura. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/tom.Waduk Cacaban. (Oky Lukmansyah/Antara)

Selain pemandangan yang indah, Waduk Cacaban menyediakan berbagai fasilitas bagi para pengunjung. Aneka layanan ini bikin liburan terasa makin komplit.

Berikut beberapa aktivitas dan pelayanan yang tersedia di Waduk Cacaban, Tegal, seperti dijelaskan laman Sekretariat Daerah Kabupaten Tegal:

1. Naik Perahu

Di area Cacaban, ada Pulau Gendu yang tepat berada di tengah waduk. Wisatawan bisa naik perahu menuju pulau yang bikin pemandangan Waduk Cacaban terlihat unik tersebut.

Berkendara dengan perahu memungkinkan pengunjung merasakan langsung segarnya udara di Waduk Cacaban. Sensasi inilah yang bikin Waduk Cacaban menjadi pilihan untuk refreshing.

2. Mancing dan Kulineran

Ingin makan mie rebus atau hidangan favorit lain sambil menikmati Waduk Cacaban? Tenang, wisatawan bisa mewujudkan agenda liburan ini lewat berbagai jenis kuliner yang tersedia di area waduk.

Berbagai pilihan menu dan olahan udang, ikan mujair, ikan gabus, dan sebagainya bisa dinikmati pengunjung. Wisatawan bahkan bisa memancing sendiri ikan yang akan dikonsumsi.

3. Joging atau Naik Kuda

Bagi wisatawan yang ingin melihat dari dekat hijaunya perbukitan Waduk Cacaban, kegiatan joging dan naik kuda bisa jadi pilihan. Area ini disebut mirip Bukit Teletubbies karena warnanya yang hijau, naik turun, dan lebih dari satu bukit. Selain itu, tersedia sepeda listrik untuk menikmati dari dekat indahnya Waduk Cacaban.

4. Arena Permainan Anak

Tempat ini juga dilengkapi dengan area permainan anak atau playground gratis dengan beberapa permainan. Biar nggak bosan, anak-anak bisa diajak kemari untuk bermain.

5. Fasilitas

  • Area parkir luas
  • Gardu panjang atas
  • Mushola
  • Warung makan
  • Playground
  • Dermaga apung
  • Jogging track
  • Wisata hutan
  • Perahu wisata.

Lokasi dan Harga Tiket Masuk

Bukit Teletubbies Waduk CacabanBukit Teletubbies Waduk Cacaban (detikTravel)

Lokasi Waduk Cacaban berada di Desa Penujah, Kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Dengan jarak sekitar 11 km dari pusat kota Kabupaten Tegal, lokasi Waduk Cacaban tidak terlalu jauh atau dekat.

Jarak inilah yang memungkinkan Waduk Cacaban menjaga kondisi alam, sekaligus jadi pilihan wisata bagi warga Tegal dan sekitarnya. Waduk Cacaban bisa ditempuh dalam waktu 25 menit dari pusat kota.

Bagi yang ingin piknik di Waduk Cacaban wajib datang pukul 06.00-20.00, sesuai aturan jam operasional tempat wisata. Jangan lupa membayar tiket masuk sebesar:

  • Dewasa: Rp 9.000 (weekday) dan Rp 10.000 (weekend & hari libur)
  • Anak-anak: Rp 8.000.

Happy tamasya di Waduk Cacaban detikers, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan ketertiban selama berada di tempat umum saat datang hingga kembali pulang.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

7 Wisata Alam Semarang Gratis: Pantai hingga Taman


Jakarta

Semarang, Jawa Tengah memiliki wilayah yang luas, mencakup Kota Semarang dan Kabupaten Semarang. Kondisi geografisnya yang beragam membuat daerah ini memiliki banyak wisata alam.

Uniknya, masih ada sejumlah tempat wisata yang gratis. Simak artikel ini untuk mengetahui 7 tempat wisata alam Semarang gratis, mulai dari pantai hingga taman.

Rekomendasi Wisata Alam Semarang Gratis

Berikut ini rekomendasi 7 tempat wisata alam Semarang gratis yang bisa kamu kunjungi:


1. Pantai Mangunharjo

Pantai Mangunharjo SemarangPantai Mangunharjo Semarang (semarangkota.go.id)

Lokasi: Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Jam buka: 24 jam

Kota Semarang memiliki sejumlah pantai di sisi utara, salah satunya adalah Pantai Mangunharjo yang masih gratis. Pantai ini sering dikunjungi para pemancing dan nelayan.

Pantai ini juga cocok buat detikers yang mencari tempat nongkrong sambil melihat pemandangan. Di sore hari, pemandangan di sini akan semakin menarik. Traveler juga bisa naik perahu untuk berkeliling di sekitar pantai.

2. Brown Canyon

Brown Canyon SemarangBrown Canyon Semarang (Dok. addy_addy13/Instagram)

Lokasi: Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Jam buka: 24 jam.

Brown Canyon disebut-sebut mirip dengan Grand Canyon yang ada di Semarang. Tempat ini memiliki tebing-tebing yang tampak menarik. Sebetulnya Brown Canyon adalah bekas tempat pertambangan pasir dan batu yang tak digunakan lagi. Traveler biasa berfoto-foto dengan latar belakang tebing-tebing.

3. Danau BSB

Danau BSB SemarangDanau BSB Semarang (bsbcity.com)

Lokasi: Jalan BSB Boulevard, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Jam buka: 07.00-21.00 WIB

Danau BSB adalah danau buatan yang letaknya di Bukit Semarang Baru atau BSB City, sebuah kawasan yang dikembangkan oleh Ciputra Group. Danau ini memiliki pemandangan elok dan suasana yang sejuk.

Jika ingin masuk, ada tiket yang harus dibayar. Namun traveler tetap bisa menikmati pemandangan danau tanpa membeli tiket masuk. Caranya dengan datang ke kafe atau restoran di sekitar Danau BSB.

4. Taman Tabanas Bukit Gombel

Taman Tabanas di SemarangTaman Tabanas di Semarang (Twitter)

Lokasi: Jalan Setia Budi, Ngesrep, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Jam buka: 24 jam.

Taman Tabanas Bukit Gombel merupakan tempat yang tepat untuk menikmati pemandangan Kota Semarang dari ketinggian. Taman ini khas dengan Tugu Tabanas yang menjulang tinggi. Banyak juga pedagang yang menjajakan makanan di sini, sehingga tidak perlu takut kelaparan.

5. Taman Willis

Lokasi: Jl. Wilis No.3, Tegalsari, Kec. Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah
Jam buka: 24 jam.

Alternatif lain melihat pemandangan Kota Semarang dari ketinggian adalah melalui Taman Wilis yang berudara segar. Selain itu, banyak orang memanfaatkan taman ini untuk bersantai atau berolahraga.

Suasana Taman Wilis cukup nyaman karena cukup jauh dari pusat kota, sehingga lebih tenang. Traveler juga senang berburu momen matahari terbit di taman ini.

6. Taman Bridge Fountain Semarang

Pengunjung menyaksikan pertunjukan Semarang Bridge Fountain atau jembatan dengan air mancur menari jelang malam pergantian tahun baru di area Sungai Banjir Kanal Barat, Semarang, Jawa Tengah, Senin (31/12/2018). Pemkot Semarang secara resmi meluncurkan jembatan air mancur pertama yang ada di Indonesia senilai sekitar Rp17 miliar itu pada malam perayaan pergantian tahun baru sebagai destinasi wisata baru di kota tersebut. ANTARA FOTO/Aji Styawan/pras.Semarang Bridge Fountain di area Sungai Banjir Kanal Barat. (Aji Styawan?Antara)

Lokasi: Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah
Jam buka: 19.30-22.00 WIB

Semarang memiliki Sungai Banjir Kanal Barat yang merupakan sistem drainase besar pertama di Semarang, yakni sejak 1879. Sungai ini pun menjadi tempat wisata karena disulap menjadi Taman Bridge Fountain. Di sini, traveler bisa menyaksikan air terjun menari dengan cahaya lampu yang menarik.

7. Taman Tirto Agung

Lokasi: Jalan Durian Raya Nomor 77, Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah.
Jam buka: 24 jam.

Jika ingin menikmati suasana sejuk dengan pepohonan rindang, traveler bisa berkunjung ke Taman Tirto Agung. Anak-anak juga cocok diajak ke sini, karena terdapat arena permainan anak. Beberapa wahananya seperti papan seluncuran dan jungkat-jungkit.

Nah, itulah 7 wisata alam Semarang gratis yang bisa dikunjungi, mulai dari pantai hingga taman.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com

Masjid Unik di Sukabumi: Bentuknya Perahu, Warnanya Ungu



Sukabumi

Di Sukabumi, berdiri sebuah masjid unik dengan bangunan yang tidak lazim. Masjid itu berbentuk perahu dan warnanya serba ungu. Bagaimana kisahnya?

Sebuah bangunan masjid nyentrik berdiri gagah di Kampung/Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Masjid itu berbentuk perahu dengan warna cat yang tak kalah nyentrik, serba berwarna ungu.

Masjid tersebut dinamai sesuai dengan nama pemiliknya, Sri Soewarto. Masjid tersebut kemudian viral dan mencuri perhatian publik berkat desainnya yang unik dan fungsinya yang multifungsi.


“Masjid ini didesain oleh Haji Soewarto, ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan wisata keluarga,” kata Lukman Hakim, manajer Masjid Perahu, Rabu (28/8/2024).

Lukman menjelaskan, desain perahu itu berawal dari kecintaan sang pemilik kepada perahu dan dunia pelayaran.

“Desainnya unik, di mana bagian atas masjid berbentuk perahu. Di dalam perahu tersebut terdapat masjid, ruang pertemuan, dan di lantai tiga serta empat, ada area panorama. Selain itu, di bawah masjid ini juga terdapat restoran,” jelas Lukman.

Masjid Perahu di Sukabumi.Masjid Perahu di Sukabumi. Foto: Syahdan Alamsyah

Pembangunan Masjid Perahu dimulai lima tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 2019. Setelah melalui berbagai tahap pembangunan, masjid ini mulai diuji coba pada Januari 2024 dan saat ini masih dalam tahap soft-opening.

“Pembangunan seluruh area wahana ini memakan waktu lima tahun,” tambah Lukman.

Lukman mengatakan, kehadiran Masjid Perahu mendapatkan perhatian dari masyarakat tidak hanya lingkungan sekitar tapi juga di Jawa Barat secara umum.

“Alhamdulillah, tanggapan masyarakat sangat positif. Dengan adanya Masjid Perahu yang juga memiliki wahana air dan danau, banyak yang menyambut baik. Pak Haji Soewarto membangun masjid ini dengan niat mensejahterakan masjid dan masyarakat di sekitarnya,” tuturnya.

Masjidnya Sejuk dan Menenangkan

Rasa sejuk menyergap saat memasuki area masjid bernuansa megah tersebut. Sejumlah pengunjung terlihat khusyuk menjalankan salat sunah tahiyatul masjid. Bukan hanya menarik perhatian warga setempat, tetapi juga pengunjung dari berbagai daerah.

“Saya pertama kali mendengar tentang Masjid Perahu dari teman-teman, dan begitu sampai di sini, saya benar-benar terkesan. Desainnya sangat unik, belum pernah saya lihat masjid yang bentuknya seperti perahu, apalagi ada restoran dan area panorama di dalamnya,” kata Warno, pengunjung asal Salatiga, Jawa Tengah.

Masjid Perahu di Sukabumi.Masjid Perahu di Sukabumi. Foto: Syahdan Alamsyah

Menurut Warno, suasana di dalam masjid sangat tenang dan damai, membuatnya merasa nyaman beribadah.

“Interiornya sangat rapi, dan pemandangan dari lantai atas sangat indah. Saya bisa melihat hamparan hijau yang menambah suasana spiritual. Ini pengalaman yang berbeda dari masjid-masjid lain,” ujarnya.

Warno juga menambahkan bahwa fasilitas di sekitar masjid sangat lengkap, mulai dari tempat wudhu yang bersih, hingga area istirahat yang nyaman.

“Bagi saya, Masjid Perahu bukan hanya tempat ibadah, tapi juga tempat untuk mencari ketenangan,” tutupnya.

——

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Bukan di Swiss, Pemandangan Secantik Ini Ada di Banyumas



Banyumas

Percaya tidak, pemandangan secantik ini bukan di Swiss, tapi di Banyumas. Mari kita berkenalan lebih dekat dengan Menggala Ranch Banyumas.

Destinasi wisata ini menawarkan pengalaman berlibur yang lebih dekat dengan alam, dengan pemandangan hijau yang menyegarkan dan udara yang bersih.

Selain itu, terdapat berbagai aktivitas outdoor yang bisa dilakukan bersama keluarga, seperti berkuda, bersepeda, atau sekadar berjalan-jalan santai.


Destinasi ini juga sangat menarik karena menawarkan keindahan alam yang mempesona seperti di Swiss. Berikut ulasan tentang Menggala Ranch Banyumas:

Lokasi dan Rute Menuju ke Menggala Ranch Banyumas

Menggala Ranch terletak di Tumiyang, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Untuk mencapai lokasi ini, kita bisa memulai dari Alun-Alun Kota Purwokerto.

Dari sana, arahkan kendaraan ke selatan menuju Jl Pengadilan, lalu lanjutkan ke Jl Bumiayu-Purwokerto. Setelah itu, ikuti Jl Curug Cipendok hingga sampai di tujuan. Meskipun jalannya sedikit menanjak, pemandangan yang indah sepanjang perjalanan membuatnya terasa menyenangkan.

Jam Buka Menggala Ranch

Menggala Ranch buka setiap hari dengan jam operasional yang berbeda untuk weekday dan weekend. Pada hari kerja, kita dapat mengunjungi tempat ini mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, sedangkan pada akhir pekan, waktu kunjung dimulai lebih awal, yaitu pukul 07.00 hingga 16.00 WIB.

Harga Tiket Masuk

Untuk menikmati semua fasilitas dan aktivitas di Menggala Ranch, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 25.000, yang sudah termasuk pakan hewan.

Fasilitas Menggala Ranch

Tempat ini menyediakan berbagai fasilitas untuk kenyamanan pengunjung. Terdapat toilet, area berteduh, tempat sampah, dan penjual jajan yang siap memenuhi kebutuhan kita selama berada di sana.

Selain itu, ada pula kolam ikan, kandang kambing, serta area bermain anak yang cocok untuk keluarga. Kita juga bisa membeli pakan hewan seperti rumput untuk domba dengan harga terjangkau.

Daya Tarik Menggala Ranch

Menggala Ranch menawarkan sejumlah daya tarik bagi para wisatawan. Apa saja itu?

1. Suasana Asri

Menggala Ranch dikelilingi oleh pemandangan hijau yang menenangkan, memberikan pengalaman berlibur yang jauh dari hiruk-pikuk kota. Udara segar dan lingkungan yang sejuk sangat cocok untuk bersantai sambil menikmati keindahan alam.

2. Interaksi dengan Hewan

Menggala Ranch, Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Kamis (6/6/2024).Menggala Ranch, Banyumas Foto: Anang Firmansyah/detikJateng

Di sini, pengunjung, terutama anak-anak, dapat memberi makan domba, ikan, dan burung merpati. Kegiatan ini tidak hanya menyenangkan tetapi juga edukatif, memungkinkan anak-anak belajar tentang hewan dan cara merawatnya.

3. Fasilitas Ramah Keluarga

Tempat ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti toilet, area berteduh, dan tempat bermain anak. Ini menjadikan Menggala Ranch pilihan ideal untuk liburan keluarga, memberikan kenyamanan bagi semua anggota keluarga.

4. Kegiatan Edukatif

Selain memberi makan hewan, anak-anak dapat belajar tentang berbagai spesies hewan seperti domba, unggas, dan marmut. Pengalaman ini bisa memperkaya pengetahuan mereka tentang alam dan lingkungan.

5. Area Bermain Anak

Terdapat area khusus untuk bermain yang dirancang bagi anak-anak, menjadikannya tempat yang aman dan menyenangkan bagi mereka untuk beraktivitas. Dengan berbagai permainan, anak-anak bisa bersosialisasi dan bermain sambil mengeksplorasi.

6. Spot Foto yang Menarik

Meskipun spot foto terbatas, suasana alami dan kehadiran berbagai hewan membuatnya menjadi latar belakang yang menarik untuk mengabadikan momen bersama keluarga. Foto-foto di sini akan membawa kenangan indah dari liburan keluarga.

——-

Artikel ini telah naik di detikJateng.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik Air Terjun Kedung Kayang, Lokasi, dan Harga Tiketnya


Jakarta

Air terjun Kedung Kayang merupakan salah satu wisata Magelang yang menarik untuk dikunjungi saat liburan. Aliran airnya berseling dengan bebatuan, suasannya rileks dan segar. Pemandangan yang disuguhkan begitu menakjubkan.

Kedung berarti air terjun dan kayang berarti langit, sehingga kedung kayang memiliki arti air terjun langit. Bisa jadi nama itu karena pemandangan yang disuguhkan membuat wisatawan seolah berada di atas awan.

Berikut informasi mengenai daya tarik, lokasi, dan harga tiketnya.


Daya Tarik Air Terjun Kedung Kayang

Air terjun Kedung Kayang begitu sejuk dengan pepohonan rindang yang mengelilinginya. Aliran airnya pun cukup deras.

1. Dikelilingi Pepohonan Rindang

Air terjun Kedung Kayang memiliki pemandangan pepohonan yang rindang, sehingga menghasilkan udara yang sejuk.

Menurut laman BOB Kemenparekraf, udara dan air yang dingin menambah kesejukan di sekeliling air terjun.

2. Spot Foto

Kawasan air terjun Kedung Kayang memiliki spot menarik untuk menghasilkan foto estetik. Traveler bisa berfoto berlatar air terjunnya atau ketinggian pohon pinus. Selain itu, ada pula area yang menjulang setinggi 50 meter. Di sana, wisatawan dapat melihat panorama air terjun sekaligus gunung Merapi.

3. Air Terjun Setinggi 40 Meter

Air terjun Kedung Kayang adalah salah satu air tertinggi di Jawa Tengah. Lokasinya berada di ketinggian 1.200 mdpl dengan tinggi air terjun mencapai 40 meter. Aliran airnya cukup deras, namun masih aman jika wisatawan mandi di sekitar air terjun.

4. Goa di Belakang Air Terjun

Terdapat goa yang memiliki lebar 2 m dan tinggi 2,5 m di belakang air terjun. Jika mau menyusuri goa, maka kamu harus naik sekitar 1,5 meter.

Fasilitas Air Terjun Kedung Kayang

Air terjun Kedung Kayang memiliki sejumlah fasilitas yang bisa dinikmati wisatawan. Menurut laman Instagram Kedung Kayang Waterfall, berikut di antaranya:

  • Lahan parkir kendaraan
  • Pusat informasi wisata
  • Kamar mandi
  • Air bersih
  • Free Wifi
  • Gazebo
  • Warung wisata
  • Gardu pandang

Lokasi Air Terjun Kedung Kayang

Air terjun Kedung Kayang berada di Desa Wonolelo kedung kayang, Nangrong, Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Dari arah Yogyakarta, Magelang dan sekitarnya, traveler bisa mengambil arah mengikuti jalan utama menuju Ketep Pass melalui jalan Magelang Boyolali. Ikuti jalan hingga sampai di lokasi Air Terjun Kedung Kayang.

Sementara, dari arah Semarang, Salatiga, dan sekitarnya, ikuti jalan utama melalui jalan Kopeng-Salatiga hingga sampai di pertigaan Ketep Pass. Belok kiri menuju jalan Magelang-Boyolali, sekitar 3 km hingga sampai ke lokasi air terjun Kedung Kayang.

Kendaraan yang dibawa bisa diparkir di dekat rumah warga. Perjalanan dari ladang penduduk akan menghabiskan waktu sekitar 20 menit dengan menyusuri sungai.

Harga Tiket dan Jam Operasional Air Terjun Kedung Kayang

Harga tiket masuk air terjun Kedung Kayang hingga parkir kendaraan yaitu:

  • Tiket masuk: Rp 4.000
  • Asuransi: Rp 500
  • Parkir mobil: Rp 4.000
  • Parkir motor: Rp 2.000
  • Parkir bus: Rp 10.000

Adapun jam operasional air terjun Kedung Kayang mulai pukul 07.00-17.00 WIB. Untuk sunrise view pukul 05.00, wisatawan dipersilahkan masuk terlebih dahulu. Pelayanan retribusi nantinya dilakukan saat jam operasional.

Itulah informasi mengenai air terjun Kedung Kayang di Magelang. Sebelum datang ke lokasi, pastikan kamu sudah mencari informasi terbaru terkait harga tiket hingga jam operasionalnya.

(elk/fem)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik, HTM, dan Jam Buka


Jakarta

Kebun Teh Kaligua adalah destinasi agrowisata yang berada di Brebes, Jawa Tengah. Kebun Teh Kaligua termasuk perkebunan peninggalan kolonial Belandha lho.

Agrowisata ini menawarkan udara segar dan pemandangan memukau hamparan teh hijau yang memanjakan mata. Selain menikmati kebun teh, berbagai aktivitas menarik juga bisa pengunjung lakukan.

Kebun Teh Kaligua beralamat di di Desa Pandansari, tepatnya di Jl. Kaligua No. 6, Sawah, Ladang, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.


Letaknya berada pada 20 km sebelah timur kota Kecamatan Bumiayu, atau 15 km dari pertigaan Kaligua (dekat Flyover Kretek). Setelah sampai di Bumiayu, traveler bisa menuju lokasi Kaligua lewat panduan Google Maps.

Dari catatan perjalanan detikTravel, jika traveler dari arah utara (Tegal), maka bisa memilih jalur Tegal – Purwokerto. Sesampai pertigaan Kaligua, belok ke kanan dengan menempuh jarak sekitar 15 km.

Untuk rute ke sini, traveler juga bisa memakai panduan dari Google Maps. Jika dari Jakarta Pusat, traveler bisa berkendara melalui tol Jakarta – Cikampek, lanjut tol Cikopo – Palimanan, lalu ke Jl. Tol Palimanan – Kanci, terus lanjut ke Jalan Tol Trans Jawa, ambil jalan keluar menuju Pajegan. Kemudian, traveler ambil Jl. Pejagan – Bumiayu ke Jl. Pandansari di Sawah, Gunung, Ladang dan ikuti rute hingga sampai titik lokasinya.

Daya Tarik Wisata Kebun Teh Kaligua

1. Menikmati Pemandangan dan Menjelajah Kebun Teh

Agrowisata Kebun Teh KaliguaAgrowisata Kebun Teh Kaligua. (Imam Suripto/detikcom)

Kebun Teh Kaligua terletak di lereng Gunung Slamet, oleh karena itu pengunjung yang datang akan dimanjakan dengan latar Gunung Slamet dan panorama alam di sekitarnya.

2. Melihat Produksi Teh

Traveler juga berkesempatan melihat proses pembuatan teh khas Kaligua. Mulai dari proses pelayuan daun, penggilingan, hingga proses akhir. Jangan lupa untuk mencoba menikmati kesegaran teh hitam khas Kaligua langsung di tempatnya.

3. Melihat Sunrise

Kawasan Kebun Teh Kaligua Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Brebes, Jawa Tengah, memiliki spot yang indah untuk berswafoto. Tempat itu adalah puncak Sakub yang memiliki ketinggian 2050 mdpl dan berhawa dingin.Kawasan Kebun Teh Kaligua Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Brebes, Jawa Tengah, memiliki spot yang indah untuk berswafoto. Tempat itu adalah puncak Sakub yang memiliki ketinggian 2050 mdpl dan berhawa dingin. (Imam Suripto/detikcom)

Wisata Kaligua berada di ketinggian antara 1.500 – 2.050 mdpl, dengan suhu udara berkisar antara 4-20 derajat celcius. Di kawasan ini traveler bisa berburu sunrise di pagi hari dari puncak sakub di ketinggian 2.050 mdpl (titik tertinggi di kawasan kebun teh Kaligua).

Dari catatan detikTravel, traveler yang akan menuju puncak Sakub, disarankan berangkat dari vila sekitar pukul 04.30. Supaya setiba di lokasi bisa menikmati sunrise di ufuk timur.

Perjalanan dari tempat penginapan (vila) di sana, menempuh waktu sekitar 55 menit. Selama menempuh perjalanan, traveler bisa menikmati pemandangan indah hamparan kebun teh dan segarnya udara alam pegunungan.

4. Spot Foto

Kebun teh di BrebesSalah satu spot foto di Kebun Teh Kaligua, Brebes. (Imam Suripto/detikcom)

Aktivitas menarik yang bisa dilakukan di sini yaitu hunting foto. Kamu bisa sepuasnya mengabadikan momen di sini, karena setiap sudut di kebun teh akan menawarkan pemandangan yang Instagramable.

5. Camping

Di sana juga tersedia area berkemah. Dengan begitu, traveler bisa ajak keluarga atau kerabat berpiknik dan berkemah di sana.

Harga Tiket Masuk Kebun Teh Kaligua 2024

Dari Informasi yang disampaikan akun Instagram @wisataagrokaligua, harga tiket masuk kawasan Kebun Teh Kaligua adalah Rp 20.000 per orang. Tarif ini berlaku di weekday dan weekend.

Jam Operasional Kebun Teh Kaligua

Agrowisata Kebuh Teh Kaligua buka setiap hari mulai dari jam 08.00 – 16.30 WIB.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Cerita Air Terjun di Magelang, Konon Jadi Lokasi Legenda Jaka Tarub



Magelang

Di Magelang, Jawa Tengah ada satu air terjun yang dipercaya sebagai lokasi legenda Jaka Tarub bermula. Penasaran dengan ceritanya?

Dikutip dari laman resmi Desa Tlogorejo Magelang, air terjun itu diketahui bernama air terjun Sekar Langit. Nama itu berasal dari bahasa Jawa.

Kata ‘sekar’ berarti bunga dan ‘langit’ yang juga berarti langit dalam bahasa Indonesia. Jika diterjemahkan, sekar langit berarti bunga yang turun dari langit.


Legenda Jaka Tarub di Air Terjun Sekar Langit

Dikutip dari laman resmi Badan Otorita Borobudur, di balik keindahan Air Terjun Sekar Langit yang asri dan sejuk, tersimpan sebuah legenda yang menarik perhatian banyak orang. Legenda ini dikenal sebagai legenda Jaka Tarub.

Konon, di telaga dekat air terjun tersebut, hiduplah seorang lelaki bernama Jaka Tarub. Ia terkenal karena memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar. Suatu hari, Jaka Tarub melihat para bidadari yang sedang mandi di telaga. Terpesona oleh kecantikan mereka, ia diam-diam mengintip dan mencuri selendang milik salah satu bidadari.

Bidadari tersebut adalah Nawang Wulan. Selendang yang dicuri Jaka Tarub sangatlah penting, karena itulah satu-satunya alat yang memungkinkan para bidadari untuk terbang kembali ke kahyangan.

Tanpa selendangnya, Nawang Wulan terpaksa tinggal di Bumi dan tidak bisa kembali. Dalam pencarian untuk mendapatkan kembali selendangnya, Nawang Wulan bertemu dengan Jaka Tarub.

Alih-alih marah, keduanya akhirnya jatuh cinta dan membangun rumah tangga bersama, melahirkan seorang anak perempuan yang bernama Nawangsih.

Air Terjun Sekar Langit kini menjadi saksi bisu dari kisah cinta Jakatarub dan Nawang Wulan. Banyak wisatawan datang bukan hanya untuk menikmati panorama alamnya yang menawan, tetapi juga untuk mendengarkan kisah yang melegenda ini.

Mitos Awet Muda dan Enteng Jodoh

Masyarakat setempat percaya bahwa air dari Sekar Langit memiliki khasiat khusus, terutama bagi para wanita. Konon, mandi di air terjun ini bisa membuat seseorang awet muda dan enteng jodoh.

Mitos ini menarik wisatawan yang ingin mencoba peruntungan atau sekadar merasakan kesegaran air yang bersumber dari pegunungan di sana.

Lokasi dan Cara Menuju ke Air Terjun Sekar Langit

Air Terjun Sekar Langit terletak di RT 03 RW 01, Desa Tlogorejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Lokasinya kurang lebih 25 kilometer dari pusat Kota Magelang dan bisa ditempuh dengan perjalanan selama 45 menit.

Untuk menuju ke sini, traveler bisa memulai perjalanan dari Alun-Alun Magelang. Ikutilah Jalan Alun-Alun Utara ke arah timur menuju Jalan Ahmad Yani.

Setelah itu, lanjutkan perjalanan dengan mengikuti Jalan Pahlawan dan Jalan Raya Grabag-Magelang hingga mencapai Jalan Sunan Geseng di wilayah Grabag.

Belok kanan ke Jalan Sunan Geseng, dan ikuti jalan tersebut sekitar 3,9 km. Air Terjun Sekar Langit akan berada di sebelah kiri jalan di kawasan Tlogorejo, Grabag, Magelang.

——-

Artikel ini telah naik di detikJateng.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Mengenal Prabanlintang, Negeri Dongeng dari Tegal



Tegal

Kabupaten Tegal di Jawa Tengah menyimpan sebuah destinasi menawan bernama Prabanlintang yang kecantikannya disebut-sebut bak Negeri Dongeng.

Prabanlintang di Kabupaten Tegal merupakan sebuah destinasi wisata yang menawarkan berbagai pesona dan sayang untuk dilewatkan oleh wisatawan di akhir pekan.

Sebagai salah satu wisata alam andalan di Kabupaten Tegal, Prabanlintang dijuluki sebagai negeri dongeng. Alasannya karena terdapat beberapa spot foto yang menampilkan bangunan-bangunan estetik hingga jembatan yang dapat dilewati oleh pengunjung.


Tidak hanya itu, ada sebuah danau kecil di sekitar area tersebut. Inilah yang membuat lokasi wisata ini cocok dijuluki sebagai negeri dongeng dari Kabupaten Tegal.

Alam yang terbentang begitu indah sepanjang mata memandang tersaji di Prabanlintang. Lokasi wisata yang satu ini dipenuhi dengan tanaman hijau yang tumbuh dengan asri.

Bukan hanya itu saja, Prabanlintang juga ditumbuhi dengan pohon-pohon pinus yang begitu tinggi, sehingga dapat membuat area di sekitarnya rindang dan sejuk.

Pengunjung dapat berfoto di sekitaran pohon-pohon pinus yang tumbuh di sana. Bukan hanya itu, ada beberapa bangunan dan jembatan kayu yang sengaja dibangun oleh pihak pengelola untuk dapat digunakan oleh pengunjung sebagai spot foto.

Selain ditumbuhi dengan pohon dan rumput yang begitu hijau, Prabanlintang juga memiliki banyak area kosong yang dapat dijadikan sebagai tempat piknik bagi para pengunjung.

Fasilitas Prabanlintang

Pengunjung diperkenankan untuk membawa tikar atau makanan sekaligus minuman dari luar. Oleh sebab itu, objek wisata yang satu ini tergolong ramah untuk dijadikan sebagai pilihan wisata piknik bersama keluarga.

Selain menawarkan pesona alam yang mampu membuat pengunjung betah untuk berlama-lama, Prabalintang juga dilengkapi dengan fasilitas yang cukup lengkap. Misalnya saja disediakannya tempat untuk membuang sampah di sejumlah titik lokasi.

Kemudian, terdapat toilet dan mushola yang dapat digunakan oleh para pengunjung. Inilah yang membuat pengunjung dapat menghabiskan waktu luangnya dengan penuh rasa nyaman di objek wisata ini.

Jam Buka dan Harga Tiket Prabanlintang

Merujuk dari Instagram resmi @prabanlintangtegal, destinasi wisata ini dibuka mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Tidak hanya itu, ada harga tiket berbeda yang diberlakukan pada hari-hari tertentu.

Harga tiket masuk ke Prabanlintang berkisar Rp 7.500 sampai Rp 10.000 untuk dewasa. Kemudian bagi anak-anak yang telah berusia 5 tahun di atas, akan tetap dihitung 1 tiket penuh.

Berikut harga tiket Prabanlintang:

1. Senin sampai Jumat: Rp 7.500/orang
2. Akhir pekan, libur panjang, atau libur nasional: Rp 10.000/orang.

Cara Menuju ke Prabanlintang

Prabanlintang berada di Jalan Raya Danasari, Desa Danasari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Untuk menuju ke sini bila melihat Google Maps, diperlukan waktu lebih dari 1 jam lamanya dari Alun-Alun Tegal.

Pengunjung dapat melewati Jalan Banjaranyar-Tegal menuju Jalan Raya Utara Adiwerna. Lalu ambil ke arah kanan menuju Jalan Anoa. Lanjutkan perjalanan dengan belok kiri ke arah Jalan Ir H Juanda dan tetap di jalan tersebut. Saat menjumpai Patung Obor, ambil ke arah lurus menuju Jalan Gajah Mada.

Selanjutnya ambil ke arah kiri menuju Jalan DR Soetomo dan belok kanan saat berada dekat Gedung Korpri Kabupaten Tegal. Setelah itu ambil arah menuju Jalan Merapi dan ambil ke arah kanan di wilayah Lebakgowah.

Kemudian, ke arah kiri Jalan Tegal-Cilacap dan belok kanan menuju Jalan Bojong. Tetap berada di jalan ini lalu ambil ke arah Karang Jambu. Saat sudah sampai di Jalan Raya Danasari, berarti tujuan sudah dekat. Ikuti jalan tersebut hingga nantinya sampai di Prabanlintang.

——-

Artikel ini telah naik di detikJateng.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Cara Menuju Guci Forest, Tempat Wisata Terkenal di Tegal


Jakarta

Guci merupakan salah satu kawasan wisata yang populer di Tegal, Jawa Tengah. Ada banyak objek wisata menarik yang patut dikunjungi, salah satunya adalah Guci Forest.

Sedikit informasi, Guci adalah nama salah satu kawasan di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Lokasinya yang berada di lereng Gunung Slamet membuat suasana di Guci begitu sejuk dan segar.

Untuk bisa sampai ke Guci Forest, kamu bisa mengendarai mobil ataupun sepeda motor karena jalannya sudah beraspal, sehingga tak perlu khawatir. Namun perlu diingat, jika kamu pergi saat akhir pekan atau musim liburan maka berpotensi mengalami kemacetan di sekitar tempat wisata.


Apabila travelers berencana ingin menghabiskan waktu liburan di Guci Forest, simak rute menuju ke sana dalam artikel ini.

Daya Tarik Guci Forest

Daya tarik dari Guci Forest adalah menawarkan tempat penginapan dengan view pemandangan alam yang indah. Selain itu, travelers juga bisa berkeliling kawasan Guci Forest sambil menghirup udara segar khas pegunungan.

Untuk tipe kamarnya juga bermacam-macam. Dilansir situs resminya, berikut tipe-tipe kamar di Guci Forest:

1. Villa Utama Triple Bedroom

Fasilitas:

  • 3 kamar tidur dengan 7 kasur
  • Free WiFi
  • Air panas
  • Parkir gratis
  • Dapur berbagi
  • 1 Smart TV 36 inch
  • 1 Smart TV 48 inch
  • Balkon
  • Amenities
  • Kopi dan teh
  • Pemandangan hutan pinus dan bukit.

2. Villa Utama Double Bedroom

Fasilitas:

  • 2 kamar dengan 2 kasur king size
  • Free WiFi
  • Air panas
  • Parkir gratis
  • Dapur berbagi
  • 1 Smart TV 36 inch
  • 1 Smart TV 48 inch
  • Balkon
  • Amenities
  • Kopi dan teh
  • Pemandangan hutan pinus dan bukit.

3. Villa Utama Single Bedroom

Fasilitas:

  • 1 kamar dengan 1 kasur king size
  • Free WiFi
  • Air panas
  • Parkir gratis
  • Dapur berbagi
  • 1 Smart TV 36 inch
  • 1 Smart TV 48 inch
  • Balkon
  • Amenities
  • Kopi dan teh
  • Pemandangan hutan pinus dan bukit.

4. Villa Cottage One Bedroom

Fasilitas:

  • 1 rumah
  • 1 kamar tidur dengan 1 kasur king size
  • Free WiFi
  • Air panas
  • Parkir gratis
  • 1 Smart TV 36 inch
  • Area santai
  • Amenities
  • Kopi dan teh
  • Pemandangan hutan pinus dan bukit.

5. Villa Cottage Two Bedroom

Fasilitas:

  • 1 rumah
  • 2 kamar tidur dengan 2 kasur king size
  • Free WiFi
  • Air panas
  • Parkir gratis
  • 1 Smart TV 36 inch
  • 1 Smart TV 48 inch
  • Area santai
  • Amenities
  • Kopi dan teh
  • Pemandangan hutan pinus dan bukit.

Selain tinggal di villa, Guci Forest juga menawarkan sensasi menginap di glamping dan camping. Selama di tempat wisata ini, detikers juga bisa mandi air panas, berjalan-jalan di hutan pinus, nongkrong di kedai kopi, atau menyantap makanan lezat di restoran.

Selain itu, ada aktivitas outdoor yang seru dan menantang, seperti bermain ATV dan paintball. Lokasi Guci Forest yang estetik dan asri juga cocok bagi travelers yang ingin foto-foto.

Ada sejumlah rute yang bisa dilalui untuk bisa sampai di Guci Forest. Dari pantauan detikTravel di Google Maps, berikut cara menuju Guci Forest dengan mengendarai roda dua atau mobil dari Jakarta Pusat.

1. Mengendarai Mobil

  • Dari Jakarta Pusat, masuk ke jalan tol dalam kota hingga tol Trans Jawa.
  • Keluar di Exit Tol Tegal KM 279.
  • Masuk ke Jalan Banjaranyar-Tegal/Jalan Tegal-Slawi, lurus ke selatan.
  • Setelah menemui bundaran Tugu Poci Slawi Ayu, terus ke selatan.
  • Bertemu Tugu GBN Lebaksiu, ikut jalan ke arah kanan.
  • Di simpang Terminal Yomani, belok kiri ke Jalan Bojong.
  • Lurus terus di Jalan Bojong sekitar 15 km hingga menemui Tugu Bawang Putih.
  • Belok kiri ke Jalan Tuwel, lalu lurus terus hingga masuk Jalan Guci
  • Kemudian masuk ke Jalan Objek Wisata Guci
  • Lalu belok kiri untuk masuk ke kawasan Guci Forest.

2. Mengendarai Motor

  • Dari Jakarta Pusat, pergi ke arah timur hingga masuk ke Jalan Raya Pantura.
  • Jalan terus hingga bertemu pertigaan Taman UKS Celeng Lohbener, belok kanan menuju Jalan Raya Jatibarang – Karangampel.
  • Di pertigaan Taman Lampu Merah Widasari, belok kiri menuju Jalan Mayor Dasuki.
  • Setelah bertemu Simpang Tiga Tugu Kujang, belok kanan.
  • Jalan terus hingga bertemu pertigaan, lalu belok kiri ke Jalan Siliwangi.
  • Ikuti rambu penunjuk jalan hingga masuk ke wilayah Brebes, Jawa Tengah.
  • Setelah melalui Alun-Alun Brebes, belok kanan menuju Jalan Sultan Agung.
  • Ikuti rambu penunjuk jalan hingga masuk ke wilayah Jatibarang.
  • Masuk ke Jalan Raya Balapulang – Jatibarang hingga bertemu pertigaan, lalu belok kiri ke Jalan Raya Tegal – Cilacap.
  • Lurus terus hingga bertemu pertigaan Terminal Yomani, belok kanan.
  • Ikuti Jalan Raya Yomani – Guci hingga masuk Jalan Bojong.
  • Memasuki Jalan Objek Wisata Guci, pelankan laju kendaraan untuk belok kiri menuju Guci Forest.

Itu dia cara pergi ke Guci Forest dengan mengendarai mobil atau sepeda motor dari Jakarta. Semoga dapat membantu detikers.

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

7 Gunung untuk Pemula yang Wajib Ditaklukan


Jakarta

Mendaki gunung mungkin bakal jadi aktivitas yang menantang sekaligus menyenangkan bagi sebagian orang. Lalu, bagaimana jika kamu baru mencobanya atau masih pemula?

Tidak semua gunung cocok untuk pemula, karena alasan medan dan tingkat kesulitan yang tinggi. Tentunya, penting bagi pemula untuk memilih gunung yang tepat agar pendakian bisa berjalan, aman, nyaman dan menyenangkan.

Rekomendasi Gunung untuk Pemula

Gunung-gunung dengan jalur pendakian yang lebih ringan, waktu tempuh singkat, hingga pemandangan yang memukau bisa menjadi pilihan yang ideal untuk memulai pendakian. Berikut adalah rekomendasi Gunung yang cocok untuk pemula:


1. Gunung Gede-Pangrango

Lokasi: Jawa Barat

Pagi di alun alun Surya KencanaSuasana di alun alun Surya Kencana, Gunung Gede Pangrango. Foto: dok.detik

Gunung Gede-Pangrango memiliki ketinggian 2.958 mdpl. Gunung ini membentang di tiga kabupaten, yakni Bogor, Sukabumi, dan Cianjur.

Selain ramah untuk pendaki pemula, pendakian ini juga terkenal dengan padang bunga edelweis di Alun-alun Surya Kencana, Gunung Gede atau di Lembah Mandalawangi, Gunung Pangrango.

2. Gunung Andong

Lokasi: Magelang, Jawa Tengah

Gunung Andong di Magelang, dilihat dari Pos Cuntel MerbabuGunung Andong di Magelang, dilihat dari Pos Cuntel Merbabu Foto: Muchus Budi R/detikcom

Dilansir situs Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Gunung Andong memiliki ketinggian 1.726 mdpl. Pendakiannya ada di antara Desa Ngablak dan Desa Tlogorejo, Grabag, Kabupaten Magelang.

3. Gunung Ijen

Lokasi: Jawa Timur

Wisatawan mancanegara (wisman) bisa kembali menikmati keindahan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen. Sebelumnya, gunung dengan pemandangan kawah hijau tosca itu ditutup untuk wisman sejak awal pandemi COVID-19.Keindahan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen. Foto: Ardian Fanani/detikcom

Gunung Ijen memiliki ketinggian sekitar 2.799 mdpl. Gunung Ijen cocok dijadikan pilihan bagi pemula, karena jalur lintasannya tidak terlalu curam, mudah dipijak, dan banyak spot istirahat bagi pendaki.

Salah satu yang terkenal dalam pendakian ini yaitu di Kawah Ijen ada fenomena blue fire yang bisa disaksikan sekitar jam 01.00-04.00 pagi.

Fenomena blue fire terjadi saat zat belerang bersentuhan dengan panas ekstrem dari celah gunung berapi. Jika beruntung, pendaki akan melihat api biru menawan yang menyala.

4. Gunung Batur

Lokasi: Bali

Gunung Batur di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. (Agus Eka)Gunung Batur di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. (Agus Eka).

Gunung Batur memiliki ketinggian 1.717 mdpl. Pendakian Gunung Batur cocok bagi pemula karena jarak dan waktu pendakiannya tak terlalu lama.

Rute Toya Bungkah jadi jalur yang dipilih untuk pemula, karena jalurnya tergolong tidak terlalu terjal. Di jalur ini juga ada titik terbaik untuk menikmati pemandangan matahari terbit.

5. Gunung Prau

Lokasi: Dieng, Jawa Tengah

Gunung PrauGunung Prau. Foto: (Uje Hartono/detikcom)

Gunung Prau memiliki ketinggian sekitar 2.590 mdpl. Gunung ini sangat cocok untuk pemula, karena punya jalur pendakian yang cukup mudah.

Jika memilih Jalur Patak Banteng rute pendakian bisa lebih singkat untuk ke puncaknya. Ditambah, di puncak gunungnya juga memiliki pemandangan dan pesona matahari terbit yang indah.

6. Gunung Pakuwaja

Lokasi: Wonosobo, Jawa Tengah.

Gunung Pakuwaja memiliki ketinggian 2.421 mdpl. Selain ramah pemula, jika kamu berhasil puncak kamu akan dimanjakan dengan pemandangan hamparan perbukitan Dieng yang hijau Gunung Sindoro, Slamet, Merapi, Merbabu, hingga Telomoyo di kejauhan.

Umumnya, untuk sampai puncak Gunung Pakuwaja pendaki menempuh waktu sekitar 1.5 jam. Jika melalui jalur Dieng Plateau dan Parikesit, maka waktu tempuhnya 2 sampai 3 jam sampai puncak.

7. Gunung Nglanggeran

Lokasi: DIY Yogyakarta

Sensasi Mendaki Gunung Api Purba NglanggeranSensasi Mendaki Gunung Api Purba Nglanggeran Foto: Putu Intan/detikcom

Gunung Nglanggeran memiliki ketinggian 700 mdpl. Pendakian Gunung Nglanggeran disebut sebagai andalan para pendaki pemula, karena waktu tempuhnya sekitar 1 – 2 jam saja.

Mengutip laman Kelurahan Kelurahan Nglanggeran, ada dua puncak terpisah yakni bagian Barat dan Timur. Namun, umumnya para pendaki lebih memilih camping di puncak Barat karena akses yang lebih mudah. Puncak Timur bisa dipilih kalau kamu mau menyaksikan keindahan sunrise di Gunung ini.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com