Tag Archives: jebakan

Cara Ampuh Lindungi Tanaman di Rumah dari Hama, Mudah!


Jakarta

Adanya hama bisa membuat tanaman kamu rusak atau bahkan mati. Tentunya kamu nggak mau kan hal itu terjadi?

Nah, sebaiknya sebelum menanam tanaman, kamu simak tips beberapa berikut ini untuk menghindari hama yang merusak tanaman. Berikut ini beberapa tipsnya.

Pasang Pembatas

Dilansir dari Real Simple, Minggu (7/7/2024), kamu bisa memasang pagar pembatas dari kawat untuk mencegah serangga yang lebih besar, tupai, atau bahkan kelinci yang mau memakan tanaman kamu. Jika kamu memiliki pohon buah, bungkus buah dengan plastik agar tidak dimakan oleh hewan lainnya, misalnya seperti kelelawar.


Pasang Tanaman Jebakan atau Penghalang

Kamu bisa membuat jebakan seperti menanam tanaman lain di dekat tanaman kamu. Misalnya, jika kamu memiliki tanaman tomat, kamu bisa menanam bunga nasturtium di dekatnya. Dengan demikian, kumbang atau serangga lainnya akan lebih tertarik ke bunga nasturtium dibandingkan tomat.

Perhatikan Genangan Air

Adanya genangan air bisa menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Jangan sampai air yang ada di kebun kamu justru menjadi rumah bagi nyamuk.

Maka dari itu, kamu harus membersihkan genangan air yang da di taman atau kebun. Misalnya di pot tanaman, kandang burung, atau memotong semak-semak di sekitar kebun.

Tanam Tanaman Khas Daerah Tertentu

Menurut Profesor Departemen Entomologi Penn State, John Tooker menanam beragam spesies tanaman asli sesuai dengan daerah masing-masing bisa mendukung komunitas serangga yang kuat. Dengan adanya komunitas tumbuhan dan serangga yang beragam harus mendukung dan menyertakan predator alami yang dapat membantu mengendalikan spesies hama.

“Saya juga mendorong masyarakat untuk menghindari (pemakaian) insektisida kecuali tidak ada pilihan lain,” ujarnya, dikutip dari The Spruce.

(abr/dna)



Sumber : www.detik.com

3 Hal yang Menarik Tikus Datang ke Rumah dan Cara Mencegahnya


Jakarta

Keberadaan tikus sebenarnya mudah diketahui, pertama banyak benda di rumah rusak dengan bentuk yang tidak teratur kemudian ada bau tidak sedap di rumah, dan terakhir bunyi berisik di sudut atau atap. Tikus tidak akan diam di satu tempat saja, dia bisa berkeliling rumah apalagi jika hewan ini belum menemukan sumber makanannya.

Kecerdikan tikus terbukti dari cara dia masuk ke dalam rumah. Serapat apa pun rumah, apabila memang ada celah untuk tikus masuk, hewan ini bisa lolos, Biasanya akses masuk tikus bisa melalui saluran air, celah dinding, atap rumah, atau pintu rumah yang lupa ditutup terutama saat malam hari. Lantas, apa yang menarik perhatian tikus hingga masuk ke rumah?

Dikutip dari Cleanipedia, Selasa (23/3/2024), berikut 3 hal yang bisa menarik perhatian tikus hingga masuk ke rumah.


1. Mengincar Makanan

Tikus biasanya mencari makanan di tempat sampah, tetapi ada beberapa tikus yang nekat masuk ke rumah-rumah untuk mencari makanan. Setelah mereka mengetahui ada sumber makanan di suatu tempat, tikus akan terus mendatangi tempat itu untuk mencari makanan. Sebab, tikus memiliki ingatan yang baik sehingga mudah bagi mereka untuk kembali ke tempat yang sama.

2. Ada kebocoran pada saluran air

Hidupnya banyak di saluran air, tidak sulit untuk tikus masuk ke dalamnya. Namun jika tikus berani naik ke atas berarti rumah tersebut salurannya tidak ditutupi apa pun atau bisa pula saluran tersebut bocor sehingga tikus menemukan celah hingga naik ke atas.

3. Ada Celah pada Tembok

Tikus termasuk hewan yang besar, tetapi mereka pintar mencari kesempatan untuk masuk ke dalam rumah sehingga celah tembok bisa saja sebagai akses masuk mereka. Jika terlalu kecil, mereka akan memanjang tembok dan mencoba masuk melalui lubang ventilasi. Maka dari itu, setiap lubang ventilasi di rumah harus ditutup. Agar udara tetap dapat masuk, kamu bisa menggunakan penutup yang berlubang.

Cara Mencegah Tikus Masuk ke Dalam Rumah

1. Tutup Pintu dan Jendela

Seperti yang disebut sebelumnya, tikus cukup cerdik untuk masuk ke rumah, salah satunya bisa melalui jendela dan pintu rumah. Maka dari itu, tutup pintu depan rumah bila tidak ada orang di area tersebut.Tutup jendela pada malam hari. Keadaan malam yang gelap bisa membuat Anda tidak dapat melihat tikus yang masuk melalui jendela rumah.

2. Buang Sampah Sebelum Malam

Jika tikus berada di rumah, biasanya mereka kerap bersembunyi dan keluar saat malam hari. Sasaran mereka adalah sisa makanan. Maka dari itu, simpan makanan dan bahan makanan di wadah tertutup sehingga tidak bisa dijamah tikus. Jangan menyimpan sampah atau sisa makanan di dalam rumah. Bahkan, sebaiknya buang sampah atau sisa makanan ke tempat sampah di luar rumah. Di dalam rumah, gunakan tempat sampah yang ada tutupnya sehingga tidak bisa dimasuki oleh tikus untuk mencari makanan.

3. Memeriksa Kebocoran Pipa

Periksa apakah ada kebocoran di saluran pipa air. Jika ada, segera perbaiki pipa air yang bocor supaya tidak memancing datangnya tikus.

4. Periksa Semua Celah pada Dinding

Kemudian, rajin memeriksa apakah dinding di rumah berlubang atau memiliki celah yang dapat dimasuki tikus. Bila ada, tutup celah tersebut supaya tidak bisa dilewati tikus.

Cara Usir Tikus dari Atap Rumah

1. Pasang Perangkap Tikus

Perangkap tikus saat ini banyak yang ampuh, mulai dari berbentuk lem, jebakan, hingga zat beracun. Agar perangkap tersebut efektif menangkap tikus, kamu harus meletakkannya di area yang sering dilewati tikus. Salah satu tandanya ada kotoran tikus dan bekas cakaran.

2. Sebar Bahan Dapur yang Aromanya kuat

Tikus tidak menyukai aroma-aroma kuat dari kopi, bawang putih, bubuk merica, hingga teh celup. Kamu bisa menyebar bahan-bahan tersebut agar tikus tidak berani mendekat.

3. Semprotkan Cairan Pembasmi Tikus

Cara yang lebih ampuh untuk mengusir tikus di rumah adalah menyemprotkan cairan pembasmi tikus pada sepanjang area yang dilalui tikus.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

4 Tips Bikin Pagar Anti Maling, Mudah!


Jakarta

Tingkat kriminalitas di Indonesia masih cukup tinggi, terutama soal pencurian. Maling, sebutan untuk pelaku yang kerap mengambil barang orang lain, tidak hanya beraksi di tempat ramai, ada yang menargetkan rumah warga. Meskipun risikonya lebih tinggi, tetapi mereka berfikir pembobolan rumah akan jauh lebih menguntungkan apalagi saat tidak ada penghuninya.

Maka dari itu, banyak rumah di Indonesia memasang pagar sebagai pengaman terdepan. Dengan ada pagar rumah, orang luar tidak bisa sembarangan masuk ke halaman rumah, bahkan tidak bisa langsung melihat pintu masuk rumah. Penghuni rumah juga akan lebih tenang karena keamanan serta privasinya terlindungi.

Namun, pemasangan pagar ternyata tidak menjamin maling takut untuk beraksi. Saat situasinya mendukung mereka tetap berani membobol rumah. Lantas, apa yang perlu kita lakukan agar rumah tidak jadi target pencurian?


Dikutip dari situs United Fence Company, Kamis (24/10/2024), berikut beberapa persiapan dan kelengkapan yang harus ada di pagar rumah agar maling tidak berani membobol rumah kamu.

Cara Membuat Pagar Rumahmu Anti Dipanjat Maling

1. Duri Anti Panjat (Anti-Climb Spikes)

Pasang penghalang seperti duri atau paku anti panjat terbuat dari logam tajam di bagian atas pagar, sehingga maling akan sulit untuk berpegangan ketika memanjat. Selain itu kamu juga bisa menggunakan pecahan kaca atau kawat berduri sebagai alternatifnya. Cara ini juga banyak dipakai pada pagar bangunan pemerintahan.

Dengan adanya duri di sekeliling pagar rumah, maling akan lebih susah untuk memanjat rumah. Mau tidak mau harus melewati pintu masuk utama.

2. Menambahkan Terali

Ada beberapa bangunan yang memasang besi pembatas lagi di atas pagar hingga ke kanopi halaman. Nama besi pembatas ini adalah terali. Bentuknya mirip dengan pembatas besi di jendela rumah, ramping, kokoh, dan banyak ukurannya.

Tampilan rumah memang jadi tidak begitu estetik karena seperti berada di dalam kurungan, tetapi pemasangan terali jadi salah satu cara paling efektif mencegah maling memanjat pagar rumah.

3. CCTV

Kamu tidak akan pernah tahu seberapa ahlinya maling tersebut. Maka dari itu, keamanan rumah harus lebih canggih dan cepat mendeteksi pergerakan mencurigakan. Salah satu caranya adalah memasang CCTV. Kamera pengawas ini nantinya bisa mereka segala kejadian di rumah dan kamu bisa menonton ulangnya saat dibutuhkan.

Jika ingin lebih aman, cari CCTV yang bisa bergerak mengikuti pergerakan orang di sekitar rumah. Pastikan pemasangannya juga di tempat yang tepat, tidak tertutup apa pun, dan cukup terang.

4. Cat Anti Panjat

Apabila kamu tidak cukup dana untuk memasang besi tambahan atau jebakan lainnya. Kamu bisa melapisi pagar dengan cat anti panjat. Cat ini berupa ‘non-drying paint’ yang bisa membuat permukaan pagar licin sehingga maling akan kesulitan untuk memanjatnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Nggak Perlu Racun, 5 Bahan Dapur Ini Bisa Jadi Jebakan Tikus


Jakarta

Tikus adalah salah satu hewan pengerat yang keberadaannya mengganggu di rumah. Tikus kerap mencuri makanan, mangacak-ngacak tempat sampah, hingga menggigit barang-barang di rumah.

Tidak hanya itu, tikus juga kerap buang kotoran sembarangan. Jika kamu pernah perhatikan di sudut rumah ada benda berwarna coklat kecil-kecil, itu adalah kotoran tikus. Lalu, saat mereka buang air, baunya pun cukup menyengat.

Keberadaannya yang tidak menguntungkan membuat mereka berupaya untuk mencegah hewan ini masuk ke rumah. Ada beberapa cara mencegah tikus datang ke rumah. Dilansir detikFood, berikut cara mencegah tikus masuk ke rumah cukup dengan bahan-bahan yang ada di dapur.


Cara Mengusir Tikus

1. Teh Celup Bekas

Kantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta MenariknyaKantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta Menariknya Foto: Getty Images/iStockphoto/Mukhina1

Teh celup bukan hanya berguna untuk membantu menghidangkan minuman dengan praktis, tetapi teh celup ini juga memiliki fungsi lainnya. Salah satunya adalah mengusir tikus. Kamu bisa menggunakan teh celup bekas, kemudian meletakkan di spot yang kerap dilewati tikus. Namun, kamu perlu memakai beberapa kantong teh celup agar lebih efektif.

Alasan teh celup efektif karena menguarkan bau yang tidak disukai oleh tikus. Mengutip dari Pest Pointers, sebuah jurnal penelitian kimia dan farmasi menemukan jika teh terutama teh hitam memiliki kandungan tanin sebesar 11%-15%. Zat inilah yang menimbulkan aroma yang tidak disukai oleh tikus.

2. Bubuk Kopi

bubuk kopibubuk kopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

Bagi pecinta kopi, saatnya membuat jebakan tikus dengan stock kopi yang ada di rumah. Tikus tidak menyukai bau dari kopi karena terlalu tajam. Cara membuat jebakan adalah dengan menaburkan kopi di spot yang kerap dilewati tikus. Lakukan secara sering sampai tikus tidak lagi muncul di rumah.

3. Merica Bubuk

Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface.Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface. Foto: iStock

Bahan di dapur yang memiliki bau yang kuat adalah merica bubuk. Kamu bisa menggunakan bahan ini sebagai benteng agar tikus tidak kembali ke rumah. Aroma dari merica bubuk sendiri adalah pedas, kamu juga pasti pernah merasakan saat memakan masakan yang dipakaikan dengan ini. Cara memakainya juga sama seperti bahan lain yakni cukup menaburkan bubuk merica di sudut-sudut rumah terutama di bagian dapur dan area yang bisa dijangkau tikus.

Selain merica bubuk, kamu juga bisa menggunakan bubuk lada hitam. Taburi hanya secukupnya saja, karena jika terlalu banyak juga akan membuat lantai kotor saat terinjak.

Jika tikus menemukan bubuk merica di banyak tempat, mereka pasti ogah berlama-lama di rumah. Setelah tikus kabur, jangan lupa membersihkan setiap sudut rumah yang ditaburi merica. Jangan lagi memakai merica bubuk yang telah disebar untuk makanan atau hidangan apa pun.

4. Bawang Putih

Bawang putihBawang putih Foto: Pixabay/stevepb

Sudah bukan rahasia lagi jika bawang putih memiliki aroma yang kuat. Aroma ini juga tidak disukai oleh tikus. Cara mencegah tikus masuk ke rumah dengan bawang putih adalah dengan memasukkan irisan bawang putih ke dalam kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

5. Kulit Telur

kulit telurkulit telur Foto: Getty Images

Bahan satu ini cukup mudah dan ramah lingkungan karena cangkang telur yang sudah tidak terpakai bisa menjadi jebakan bagi tikus.

Ambil beberapa kulit telur, tumbuk sampai halus. Kamu juga bisa menggunakan blender untuk membuat kulit telur halus menjadi bubuk. Keringkan kulit telur ini dengan cara dijemur di bawah sinar matahari.

Taburkan bubuk kulit telur ini di sudut rumah. Bukan hanya tikus yang kabur tapi juga semut dan kecoa juga tak suka kulit telur. Bubuk kulit telur ini juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Pakai 1 Bahan Ini, Tikus Tak Akan Masuk Rumah Selamanya


Jakarta

Tikus merupakan salah satu hewan pengganggu yang kerap ada di rumah. Hewan ini bisa merusak perabotan rumah hingga berpotensi menularkan penyakit.

Maka dari itu, tidak heran kalau banyak penghuni rumah yang melakukan berbagai cara untuk mengusirnya. Biasanya, penghuni rumah memasang jebakan tikus agar hewan pengerat itu tidak melanglang buana di dalam rumah. Namun, ada cara mudah untuk mencegah dan mengusir tikus dari rumah.

Caranya dengan menggunakan minyak esensial peppermint. Dilansir dari Express, peppermint tidak hanya memiliki aroma kuat tetapi juga kesegaran yang berbeda yang dibenci tikus.


Nah, minyak esensial peppermint ini bisa menjadi bahan untuk mengusir tikus karena aromanya tidak disukai hama tersebut. Gimana caranya? Berikut ini informasinya.

Cara Mengusir Tikus Pakai Minyak Esensial Peppermint

1. Basahkan Kapas dengan Minyak Esensial Peppermint

Metode ini cukup mudah dilakukan dan efektif. Tak heran cara ini menjadi salah satu yang paling sering dilakukan.

Kamu hanya perlu merendam kapas ke dalam minyak esensial itu dan meletakkannya di sekitar rumah.

2. Buat Semprotan dari Minyak Esensial Peppermint

Cara ini juga bisa dilakukan untuk mengusir dan mencegah tikus masuk rumah. Kamu cukup membuat semprotan dan menyemprotkannya di sekitar rumah.

Caranya, masukkan tiga sampai lima tetes sabun cuci piring atau satu cangkir cuka dengan satu sampai dua cangkir air. Lalu, tambahkan 20 tetes minyak esensial peppermint ke dalam botol semprot dan kocok hingga tercampur. Pastikan semua bahan sudah tercampur rata sebelum menyemprotkannya.

Demikian cara untuk mengusir dan mencegah tikus masuk ke dalam rumah dengan menggunakan minyak esensial peppermint. Semoga bermanfaat ya detikers!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

Perbedaan Curut dan Tikus, Lengkap Cara Cegah Mereka Masuk Rumah


Jakarta

Banyak orang mengira curut dan tikus itu adalah jenis hewan yang sama. Padahal curut dan tikus adalah jenis hewan yang berbeda.

Dilansir Rentokil, perbedaan pertama adalah dari segi fisik. Tikus memiliki tubuh yang lebih besar dan lebih berat, sementara curut memiliki tubuh yang lebih kecil dan ramping. Bentuk ekornya pun berbeda. Curut memiliki ekor yang berbulu, lebih panjang, dan ramping, daripada ekor tikus yang lebih pendek, lebih tebal, dan tidak berbulu.

Kemudian, perbedaan berikutnya dari jenis makanan yang mereka buru. Tikus adalah hewan omnivora, pemakan segala. Sementara itu, curut mengincar serangga.


Perbedaan berikutnya adalah curut mengeluarkan bau yang lebih busuk dan menyengat daripada tikus.

Cara Mencegah Curut dan Tikus Masuk ke Rumah

Curut dan tikus sama-sama bisa dicegah dengan cara yang sama. Kamu tidak perlu membeli perangkap atau bahan kimia untuk membunuh mereka. Dikhawatirkan menimbulkan bau bangkai yang menyengat. Dilansir detikFood, coba pakai bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di rumah sebagai berikut.

1. Teh Celup Bekas

Kantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta MenariknyaKantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta Menariknya Foto: Getty Images/iStockphoto/Mukhina1

Teh celup bisa digunakan untuk mencegah tikus masuk. Seperti yang diketahui tikus memiliki penciuman yang tajam, kamu dapat mengganggu mereka dengan menyebar teh celup tersebut di area yang kerap ditemui tikus. Mengutip dari Pest Pointers, sebuah jurnal penelitian kimia dan farmasi menemukan jika teh terutama teh hitam memiliki kandungan tanin sebesar 11%-15%. Zat inilah yang menimbulkan aroma yang tidak disukai oleh tikus.

2. Bubuk Kopi

bubuk kopibubuk kopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

Jika di rumah kamu tersedia bubu kopi, bahan ini juga ampuh untuk mengusir tikus. Bau dari kopi tidak disukai oleh tikus karena terlalu tajam. Cara membuat jebakan adalah dengan menaburkan kopi di spot yang kerap dilewati tikus. Lakukan secara rutin sampai tikus tidak lagi muncul di rumah.

3. Merica Bubuk

Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface.Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface. Foto: iStock

Sudah menjadi rahasia umum jika merica bubuk memiliki aroma yang kuat. Oleh karena itu, merica bubuk sering digunakan untuk bumbu masakan. Cara memasang perangkapnya cukup menaburkan bubuk merica di sudut-sudut rumah terutama di bagian dapur dan area yang bisa dijangkau tikus.

Selain merica bubuk, kamu juga bisa menggunakan bubuk lada hitam. Taburi hanya secukupnya saja, karena jika terlalu banyak juga akan membuat lantai kotor saat terinjak.

Jika tikus menemukan bubuk merica di banyak tempat, mereka tidak akan betah berlama-lama di rumah. Setelah tikus kabur, jangan lupa membersihkan setiap sudut rumah yang ditaburi merica. Jangan lagi memakai merica bubuk yang telah disebar untuk makanan atau hidangan apa pun.

4. Bawang Putih

Bawang putihBawang putih Foto: Pixabay/stevepb

Aroma dari bawang putih juga tidak disukai oleh tikus dan curut. Cara membuat jebakannya adalah dengan memasukkan irisan bawang putih ke dalam kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

5. Kulit Telur

kulit telurkulit telur Foto: Getty Images

Kulit telus yang dihancurkan dan disebar ke dekat lubang depan rumah disebut dapat mencegah tikus dan curut masuk ke rumah. Sebab, di dalam kulit telur terdapat kalsium yang dibenci oleh tikus. Cara ini juga cocok untuk mengusir kecoak.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

14 Cara Ampuh Usir Tikus dari Rumah, Tak Perlu Pakai Racun!



Jakarta

Tikus merupakan salah satu hama yang bisa muncul di rumah. Kehadirannya sangat menjengkelkan. Sebab selain membawa penyakit yang berbahaya, tikus juga bisa menimbulkan kerusakan di rumah.

Hampir semua orang tentu tidak ingin ada tikus di rumahnya. Berbagai metode mungkin bisa diterapkan untuk mengusir tikus, termasuk menggunakan jebakan ataupun racun tikus.

Namun jika kedua cara itu tidak berhasil, cobalah 14 cara ini untuk mengusir tikus di rumah.


1. Simpan Makanan di dalam Rumah dengan Rapi

Tikus biasanya menggerogoti makanan yang tergeletak di atas meja. Sehingga, kamu perlu menyimpan semua makanan di tempat yang aman dan tak terjangkau oleh tikus.

Kamu juga bisa menyimpan biji-bijian, makanan hewan peliharaan dan barang lainnya dalam wadah atau kaca logam. Jangan meninggalkan makanan hewan peliharaan dalam waktu yang lama.

2. Gunakan Cuka Apel

Tikus mempunyai indra penciuman yang kuat. Kamu bisa memanfaatkannya untuk mengusir hewan ini dengan bahan yang memiliki bau, misalnya dengan cuka apel. Caranya adalah sebagai berikut:

Masukan campuran cuka apel dan air ke botol semprot Sempotkan cairan ke sekeliling rumah.

3. Larutan Cabai

Tak hanya cuka apel, untuk membuat bau yang tak disukai tikus, kamu bisa membuat semprotan cabai yang pedas. Caranya adalah sebagai berikut:

Campur serpihan cabai, irisan paprika habaneros, sabun cuci piring dan air
Semprotkan cairan di mana kamu sering melihat tikus.
Namun perlu diperhatikan, meskipun campuran ini tak beracun untuk manusia tapi bisa mengiritasi mata, hidung dan mulut. Jadi, sebisa mungkin semprot di bagian yang jauh dari jangkauan orang atau hewan peliharaan. Cara ini juga tak menghilangkan populasi tikus besar.

4. Pelihara Kucing

Seperti yang sudah kita ketahui, kucing adalah musuh alami tikus. Memelihara kucing menjadi cara efektif untuk mengusir tikus. Kalau kamu berada di tempat yang tidak mengizinkan adanya hewan peliharaan, kamu bisa meminjam bak kotoran kucing di pintu masuk rumah. Tikus akan pergi setelah mencium bau urin kucing.

5. Gunakan Minyak Esensial

Beberapa minyak esensial dengan aroma kuat seperti peppermint dan cengkeh bisa mengusir tikus. Caranya yaitu dengan merendam bola kapas dalam minyak esensial dan letakkan di area yang sering didatangi tikus seperti lemari. Penggunaan minyak esensial ini bisa dibarengi dengan cara lainnya agar benar-benar ampuh usir tikus

6. Singkirkan Sarang

Pastikan tikus tidak menemukan tempat atau sarang yang nyaman seperti kain atau selimut di plastik penyimpanan barang. Selain itu, rapikan rumah dengan membuang segala karton kertas dan plastik yang sudah tak terpakai. Bersihkan rumah dari sampah.

7. Pasang Perangkap

Kamu bisa memasang perangkap dan menempatkannya di area yang sering didatangi tikus. Biasanya tikus akan keluar untuk mencari makan di malam hari. Makanan yang bisa memancing tikus di antaranya adalah selai kacang dan keju.

Setelah ditangkap, pastikan melepaskan tikus setidaknya sekitar 1,6 km dari rumah dan sebisa mungkin di area yang tak berpenghuni. Jangan sentuh tikus secara langsung untuk menghindari penyakit yang mungkin hewan ini bawa.

8. Semprotan Minyak Kayu Putih

Minyak kayu putih memiliki aroma yang menyebalkan bagi tikus. Sehingga kamu bisa menggunakan larutan ini untuk mengusirnya.

Gunakan larutan minyak kayu putih dengan konsentrasi 5%. Semprotkan ke tempat-tempat di mana tikus bersarang.

9. Gunakan Bawang Bombay

Bawang bombay bisa menjadi bahan untuk mengusir tikus. Aromanya yang menyengat tidak disukai oleh hewan ini.

Letakkan irisan bawang bombay di area yang biasanya menjadi sasaran tikus. Kamu dapat mengganti bawang bombay yang sudah membusuk dengan yang baru.

10. Gunakan Lada Hitam

Tak hanya bermanfaat di dapur, lada hitam memiliki kandungan kimia yang berbahaya untuk tikus. Kandungan kimia yang ada di lada hitam ini bisa membuat tikus iritasi dan tidak nyaman.

Caranya yaitu, giling kasar lada hitam, kemudian sebarkan ke area sarang tikus. Selain lada hitam, kamu juga bisa menggunakan lada putih.

11. Tutup Semua Lubang

Mengutip Bobvila, tikus bisa masuk ke lubang-lubang kecil. Jadi, pastikan memeriksa dinding serta ventilasi rumah. Lubang atau retakan yang besar sebaiknya diperbaiki, sedangkan yang kecil bisa diisi dengan wol baja atau sabut gosok tembaga.

12. Gunakan Kapur Barus

Kapur barus berkhasiat untuk mengusir tikus karena mengandung racun yang bisa menyiksa hewan ini. Kamu dapat menyimpan kapur barus di loteng, dapur atau tempat lain di mana tikus bersarang.

13. Bedak Bayi

Bedak bayi bisa dimanfaatkan untuk mengusir tikus dari rumah. Bubuk halus dari bedak bayi dipercaya bisa mengganggu fungsi tubuh tikus jika dikonsumsi. Bedak bayi cukup ditaburkan di tempat tikus biasa lewat dan dilakukan berulang kali.

14. Cairan Pemutih

Cairan pemutih bisa dimanfaatkan untuk mengusir tikus. Caranya yaitu dengan menambahkan cairan pemutih dengan air, lalu semprotkan ke area yang menjadi tempat tikus. Selain mengusir tikus, cairan pemutih juga bisa dijadikan disinfektan untuk membersihkan area yang terkena kotoran atau darah tikus.

Itulah 14 cara mengusir tikus dari rumah yang ampuh. Semoga informasi ini bermanfaat detikers

(das/das)



Sumber : www.detik.com

5 Bahan Alami yang Aromanya Bikin Tikus Tak Mau Masuk ke Rumah


Jakarta

Tikus merupakan salah satu hewan pengganggu di rumah. Hewan ini bisa merusak berbagai barang di rumah, menimbulkan kebisingan, hingga meninggalkan kotoran serta bau tak sedap di rumah.

Hewan pengerat satu ini sering aktif pada malam hari karena mereka pandai mencari makanan saat gelap. Tikus kerap mengambil makanan di tempat sampah atau area lain di rumah tempat menyimpan makanan.

Cara mencegah tikus berkeliaran di rumah sebenarnya bukan dengan memasang perangkap. Apabila hanya memasang perangkap, berarti hewan tersebut sudah ada di rumah dan hendak dibasmi.


Apabila ingin mencegah dan mengusir tikus agar tidak lagi masuk ke rumah adalah dengan mencari akses masuknya dulu. Apakah lewat lubang di saluran pembuangan, lubang di atap, atau justru dari pintu masuk atau jendela rumah.

Setelah menutup segala akses masuk, selanjutnya adalah memasang penghalau dari bahan-bahan pengusir tikus. Bahan-bahan tersebut tidak perlu yang mengandung bahan kimia karena nantinya tikus bisa langsung mati di tempat dan sulit membuangnya. Dilansir detikFood, sebagai gantinya coba memakai bahan-bahan alami yang efektif membuat tikus menjauh dan tak ingin balik lagi ke rumah.

Bahan Alami yang Ampuh Usir Tikus

1. Bawang Putih

Tikus merupakan hewan yang memiliki penciuman yang tajam. Cara ampuh untuk mengusir hewan pengerat satu ini adalah dengan bahan dapur yang berbau tajam, salah satunya adalah bawang putih.

Cara pasang perangkapnya adalah dengan mengupas bawang putih lalu potong menjadi beberapa potongan besar. Masukkan ke dalam kain tipis seperti kasa, kemudian bisa langsung diletakkan di tempat di mana tikus sebelumnya terlihat.

2. Teh Celup Bekas

Bahan kedua bisa memanfaatkan bahan bekas yakni teh celup yang sebelumnya sudah dipakai untuk menyeduh. Bau dari teh yang menguar, tidak disukai oleh tikus. Teh tersebut bisa dikeluarkan dari kemasannya kemudian diletakkan di dalam wadah sebelum diletakkan sebagai bahan penghalang tikus.

3. Merica Bubuk

Merica bubuk terkenal memiliki rasa yang pedas dan bau yang tajam. Bukan hanya manusia yang bisa merasakan hal tersebut, tikus pun demikian. Sensasi pedas tersebut tidak disukai oleh tikus sehingga mereka akan cepat menghindar area yang disebar merica bubuk.

Selain merica bubuk, kamu juga bisa menggunakan bubuk lada hitam. Caranya cukup dengan menaburi merica bubuk atau lada hitam secukupnya ke area yang sebelumnya didatangi tikus. Agar tidak mengotori rumah, lebih baik gunakan wadah kecil.

4. Bubuk Kopi

Pecinta kopi yang sering menyeduh kopi bubuk bisa menggunakan bahan tersebut untuk mencegah tikus masuk ke rumah. Caranya sama seperti memasang jebakan menggunakan merica bubuk.

Kopi yang disarankan adalah kopi hitam, bukan kopi dengan campuran gula atau krimer karena justru akan mengundang semut.

5. Cangkang Telur

Kulit telur ini bisa diletakkan di taman atau dekat pintu masuk rumah. Cangkang tersebut bisa dihancurkan hingga cukup kecil dan halus. Kemudian jemur hingga mengering. Baru setelah itu disebar di dua tempat tadi.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Antre 3 Jam Demi Foto di ‘Gerbang Surga’ Pura Lempuyang


Jakarta

Ambil foto mungkin jadi salah satu momen penting saat liburan. Tiap orang foto sendiri atau bersama di depan spot foto pilihan yang dinilai paling photogenic. Karena itu, ambil foto bisa berlangsung sangat lama dan harus antri.

Kondisi inilah yang terjadi di Gates of Heaven (gerbang surga) Pura Lempuyang yang berada di Kabupaten Karangasem, Bali. Para pengunjung harus menunggu cukup lama, hingga nomor antriannya untuk foto dipanggil.

Antri Tiga Jam untuk Foto, Yay or Nay?

Dikutip dari situs traveling, akun Yourmysunshine dari Sydney, Australia membagikan pengalamannya saat berkunjung ke Pura Lempuyang. Seperti pengunjung lain, dia mendapatkan nomor antri untuk foto di Gate of Heaven yaitu gerbang masuk Pura Lempuyang.


“Gerbangnya sangat indah dengan latar pemandangan Gunung Agung. Setelah membayar Rp 10 ribu untuk sewa kain dan donasi, kami bisa masuk Pura Lempuyang. Untuk foto di antara gerbangnya, kami menunggu 2-3 jam,” tulis akun tersebut yang mengunjungi Bali bersama keluarganya di tahun 2019.

Beranjak ke tahun 2024, pengunjung ternyata masih juga harus antri untuk ambil foto di spot ikonik ini. Akun Harsha yang berkunjung ke Gates of Heaven di bulan November harus menunggu 2 jam hingga bisa foto bersama keluarganya. Saat itu, fotonya diambilkan pengelola setempat dengan handphone pribadinya.

Di tahun 2025, waktu tunggu 1-3 jam masih terjadi di Gates of Heaven menunggu nomor antrian foto. Menurut akun pmaslen dari Redmond, Washington yang berkunjung ke Pura Lempuyang pada Januari 2025, antrian di Gates of Heaven adalah jebakan turis. Namun tourist trap ini tidak terkait dengan uang para pengunjung.

“Kecuali pengunjung harus memberi bukti pernah ke sini, maka ini adalah tourist trap. Selama menunggu, pengunjung hanya mendengar panggilan pose dan nomor antrian. Selain itu, area Pura Lempuyang yang terbuka untuk publik bisa dilihat semua dalam 45 detik karena tidak semua terbuka untuk umum,” tulis pmaslen.

Jika pmaslen cenderung ‘nay’ untuk waktu tunggu 3 jam hanya untuk diambilkan foto, maka akun Gerd_Shanghai masih berpendapat pengalaman antri di Gates of Heaven adalah ‘yay’. Menurutnya foto yang diambil membuatnya bahagia saat mengunjungi Bali pada Februari 2025.

“Foto ini benar-benar membuat kami senang dan akan menjadi memori yang sangat berharga. Untuk waktu antri, sebetulnya bergantung dari nomor yang diperoleh. Semakin besar nomor makan makin lama juga waktu tunggunya,” tulis Gerd_Shanghai yang berasal dari Shanghai, Cina.

Selama menunggu nomornya dipanggil untuk ambil foto, Gerd_Shanghai berkeliling area sekitar dan mengeksplorasi spot yang tersedia bagi turis, meski tidak banyak. Gerd_Shanghai menulis, dia membayar uang masuk sebesar Rp 125 ribu termasuk jasa pengambilan foto.

Pesona Gates of Heaven di Pura Lempuyang

Gates of Heaven adalah gerbang dengan bentuk seperti Candi Bentar berukuran sangat besar dan penuh ukiran di bagian depan Pura Lempuyang. Bagi wisatawan, Gates of Heaven adalah spot wajib untuk foto yang nantinya diupload ke medsos masing-masing.

Gerbang yang sangat indah tersebut sebetulnya bagian keci dari Pura Lempuyang. Dalam sejarahnya, Pura Lempuyang adalah salah satu yang paling tua dan suci di Bali. Pura ini adalah satu deri enak pilar spiritual masyarakat Bali sehingga posisinya sangat strategis.

Bagi pengunjung yang ingin foto dan melihat keagungan Pura Lempuyang, bisa berkunjung ke destinasi ini pukul 07.00-17.00 waktu setempat. Pengunjung wajib membayar tiket masuk Rp 50 ribu untuk WNI dan Rp 100 ribu untuk WNA. Tentunya pengunjung wajib sopan, taat aturan, dan menerapkan etika selama di lingkungan Pura Lempuyang.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com