Tag Archives: jis

Akses Menuju Jakarta International Stadium (JIS), Sejarah, dan Fasilitasnya


Jakarta

Jakarta International Stadium (JIS) adalah salah satu fasilitas umum yang banyak dikenal publik. Stadion ini telah banyak digunakan untuk pertandingan hingga konser pasca diresmikan tahun 2022.

Dikutip dari laman Pemerintah Provinsi Jakarta, JIS mengusung tema modern dengan memprioritaskan akses transportasi publik untuk acara nasional hingga internasional. Beberapa transportasi umum yang dapat diakses kesana yaitu.

1. TransJakarta

  • Rute JIS 3 (JIS – Harmoni)
  • Rute 14 (JIS – Senen)
  • Rute 10K (Tanjung Priok – Senen via Taman BMW).

2. KRL Commuter Line Jabodetabek

  • Stasiun Ancol (3,5 km dari JIS)
  • Stasiun Tanjung Priok (4 km dari JIS)
  • Stasiun Bekasi-Stasiun Manggarai-Stasiun Ancol
  • Stasiun Tangerang-Stasiun Duri-Stasiun Kampung Badan-Stasiun Ancol.

3. Mikrotrans

  • Jak 77 (Tanjuk Priok-Jembatan Item)
  • Jak 88 (Tanjung Priok-Ancol Barat).

Sejarah Pembangunan JIS

Jakarta International Stadium (JIS) diresmikan oleh Gubernur Jakarta, Anies Baswedan pada tahun 2022. Awalnya stadion ini akan dinamakan Stadion BMW sesuai nama lahan awalnya yaitu Taman Bersih Manusia Wibawa (BMW).


Latar belakang didirikannya stadion atap buka tutup pertama di Indonesia ini adalah kebutuhan stadion bertaraf Internasional di Indonesia yang masih terbatas. Dengan menggandeng PT Jakarta Propertindo (Jakpro), pemerintah Kota Jakarta membangun pengganti stadion Lebak Bulus dan mewadahi klub sepak bola lokal di Jakarta.

Namun ternyata proyek ini telah digagas terlebih dahulu oleh Fauzi Bowo (Foker) sejak tahun 2008 ketika masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dengan melakukan penggusuran tepat pada 24 Agustus.

Sengketa yang pelik antara masyarakat di wilayah Taman BMW seluas 66,6 hektar atas bangunan liar yang ada akhirnya mandek dan dilanjutkan kembali di masa pemerintahan Joko Widodo. Klaim 2 sertifikat yang dimiliki Pemprov DKI ternyata belum cukup memenangkan gugatan dan akhirnya dilanjutkan kembali oleh Djarot Saiful Hidayat di tahun 2017.

Meskipun Djarot telah meletakkan batu pertama dan sertifikat hak pakai pada tanggal 18 Agustus 2017, pembangunan JIS belum bisa dilakukan. Anies Baswedan sebagai pimpinan berikutnya memperkenalkan JIS pada 14 Maret 2019 dengan menggandeng Jakpro hingga akhirnya selesai dibangun 2022.

JIS pertama kali diluncurkan pada tanggal 19 April 2022 dan resmi dibuka pada 24 Juli 2022 sebagai bukti bahwa kebesaran dan kekuasaan bangsa Indonesia.

Fasilitas Mewah dan Lengkap JIS

Lisensi internasional pada stadion modern ini tentu ditunjang dengan fasilitas yang apik. Berlokasi di Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta, berikut beberapa fasilitas menarik JIS yang menghabiskan dana sekitar Rp 4,08 Triliun.

1. Ruang Ganti Pemain+Bak Mandi Air Panas

Tidak seperti ruang ganti pada umumnya, khusus tim yang bertanding di stadion ini akan dimanjakan dengan fasilitas ruang ganti yang mewah. Pasalnya di area ruang ganti pemain terdapat bak mandi air panas dan area pemanasan yang mampu membuat pemain relaks sebelum bertanding.

2. Bilik Korporasi

Bilik ini terdapat di lantai 5 dan 6 sisi tribun barat dan timur yang berguna untuk rapat dan bekerja. Ruang ini memberikan pemandangan langsung ke tribun stadion sehingga dapat bekerja sekaligus menonton pertandingan sepak bola yang ada.

3. Media Room

Selain menyediakan ruang untuk rapat, JIS juga memberikan ruangan bagi media untuk melakukan konferensi pers. Terdapat parkir khusus bagi media untuk mempermudah akses dan peliputan informasi terkini dari kegiatan di Jakarta International Stadium (JIS).

4. Jogging Track

Terdapat dua area jogging yang ada di JIS yaitu di ring luar dan rangka bangunan atas. Disini detikers dapat merasakan olahraga dengan nuansa berbeda pemandangan Jakarta di atas ketinggian 72 meter.

5. Sistem Audio dan Internet

Karena juga digunakan untuk konser tingkat internasional, JIS dilengkapi oleh Speech Transmission Index (STI) Pro Sound dengan tekanan suara lebih dari 100dBA-105dBA. Seluruh ruangan juga terkoneksi dengan Wi-Fi yang memudahkan komunikasi di stadion internasional tersebut.

6. Atap Stadion Buka Tutup

Hal yang membuat stadion ini bak di Eropa adalah teknologi buka tutup yang ada di bagian atapnya. Fasilitas unggulan ini sangat fleksibel dan mempermudah kinerja acara hingga tercatat oleh MURI sebagai teknologi stadion tercanggih pertama di Indonesia.

7. Kursi Premium dan Perawatan Eksklusif

Tribun penonton di JIS dapat menampung sekitar 82 ribu penonton dengan sistem kursi tunggal dengan bahan plastik tebal berwarna jingga. Kursi VIP juga dibuat dari jok busa layaknya kursi bus premium yang selalu dibersihkan setiap hari oleh petugas yang ada.

Jakarta International Stadium (JIS) menjadi saksi perhelatan penghargaan bergengsi Golden Disc Award (GDA) ke-38 pada 6 Januari 2024. JIS juga menjadi lokasi konser girlgroup populer dari Korea, Twice, pada 23 Desember 2023.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Batik Marunda Identitas Baru, Lahir dari Goresan Tangan Ibu-ibu di Rusunawa



Jakarta

Batik Marunda lahir dari tangan-tangan terampil ibu-ibu rumah tangga di Rusunawa Marunda, Jakarta Utara. Menjadi identitas baru khas Jakarta Utara.

Batik Marunda memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri. Yakni penggabungan motif flora juga fauna. Motif-motif tersebut diambil dari flora dan fauna yang ada di sekitar Jakarta, salah satunya motif wedelia seruni atau seruni rambat di Taman Ayodya.

Selain motif-motif flora dan fauna, batik Marunda juga memiliki motif lain layaknya bangunan-bangunan yang ada di Jakarta seperti Jakarta International Stadium (JIS), Monumen Nasional (Monas) atau kekhasan Betawi lain, seperti penari topeng.


Koordinator Produksi Batik Marunda, Mulyadi, mengatakan secara keseluruhan motif yang dimiliki oleh batik Marunda itu mencapai puluhan dan tentunya bervariasi.

“Banyak sih kalau dihitung-hitung kira-kira 50 lebih mah ada sih, saya nyatetin aja ada lebih (motif),” kata pria yang akrab disapa Mul dalam perbincangan dengan detikTravel, Jumat (5/7/2024).

Kendati sama-sama muncul di Jakarta, batik Marunda berbeda dengan batik Betawi. Perbedaan kedua batik itu terletak pada motif dan penggunaan warna yang dipakai.

Mul mengatakan jika batik Betawi biasa menggunakan warna yang cerah sedangkan Batik Marunda menggunakan warna-warna yang gelap.

“Yang membedakan batik kita dengan batik Betawi kalau batik Betawi dia kan cerah, kalau batik Marunda lebih ke kayak warna-warna gelap. Kayak merahnya merah marun, orange-nya agak tua gitu, birunya biru dongker,” kata Mul.

Batik Marunda diproduksi di Rusunawa Marunda Blok A 10 dan berada tepat di lantai dasar.

Sejak 2014

Mul menceritakan batik Marunda baru berumur satu dekade, tepatnya sejak 2014. Batik itu diawali dari program pembinaan yang diinisiasi oleh Iriana, ketika Joko Widodo masih menjabat sebagai Gubernur Jakarta pada 2013.

“Batik Marunda itu dari tahun 2014 waktu itu kita dari Dekranasda tuh pelatihan, pelatihannya berjenjang tiga bulan kelar terus tiga bulan ada lagi. Setelah itu kita berjalan dan udah diperkenalkan gitu,” kata Mul.

Dari pembinaan itulah kini pembuat batik Marunda di rusun mencapai 10 orang.

Biasanya untuk kain batik dengan motif yang rumit perlu waktu hingga dua minggu pengerjaannya, seperti motif pinisi. Namun bagi salah satu pecanting Batik Marunda, Saras, menyebut dalam satu hari bisa menorehkan malam ke dalam lima kain yang nantinya akan melalui proses selanjutnya untuk menjadi kain batik yang cantik.

“Kalau saya itu bisa lima, bisa juga enam,” kata dia.

Dalam setiap cairan malam yang ia goreskan dalam sebuah kain itu berbagai motif, tak ada motif andalan pelanggan yang spesial. Dari pemaparannya setiap motif Batik Marunda ini laku secara pemasaran jadi setiap hari ia bisa mencanting berbagai motif Batik Marunda.

“Cuma yang sering kita canting semua pesanan itu pasti semua motif, beragam sih maksudnya nggak selalu monoton satu motif,” kata Saras.

Batik Marunda merupakan batik yang dikerjakan semuanya menggunakan tangan atau yang dikenal juga dengan batik tulis. Saras menyebut batik Marunda memiliki kekhasan kendati motifnya sama tapi yang mencantingnya berbeda orang maka hasilnya pun akan memiliki perbedaan.

“Semuanya dikerjakan dengan tangan jadi setiap motif yang kita kerjakan itu pasti beda karena biar satu gambar, satu motif tangan kita tuh beda. Jadi satu kreasi orang itu nggak semua sama jadi kita tahu ‘oh ini motifnya yang ngerjain Ibu Misrida atau oh ini cantingannya Bu Saras,” kata dia.

Rata-rata ukuran kain yang dicanting oleh para ibu-ibu di Rusunawa Marunda ini sekitar 2,5 meter. Proses membatik untuk batik Marunda juga sama seperti proses batik lainnya, mulai dari menjiplak gambar, mencanting, memberikan warna, lorot atau menghilangkan malam pada kain hingga menjemurnya,

Setelah itu, kain batik Marunda pun siap untuk dipasarkan. Saras menyebut harga satu kain batik Marunda berada di kisaran Rp 1,5 juta.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Info Tenant di Jakarta Lebaran Fair 2025, Tiket Masuk, dan Jam Buka


Jakarta

Jakarta Lebaran Fair 2025 bisa menjadi pilihan destinasi libur Lebaran, bagi warga yang tidak mudik. Pameran, wisata kuliner, hingga hiburan dapat ditemukan di sana.

Perhelatan Jakarta Lebaran Fair 2025 digelar pada 19 Maret-6 April 2025 di JIExpo Kemayoran. Artinya, momen ini juga bisa menjadi alternatif wisata jelang Hari Raya Idul Fitri pada 31 Maret-1 April 2025.

Ingin berkunjung ke Jakarta Lebaran Fair 2025? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.


Ada Apa Saja di Jakarta Lebaran Fair 2025?

Dikutip dari situs resminya, berikut berbagai tenant di JLF 2025:

1. Pameran

Tenant berbagai produk bisa dijumpai di JLF 2025, mulai dari otomotif, barang elektronik, fashion, peralatan rumah tangga, kosmetik, produk jasa, hingga kerajinan tangan. Banyak promo dan diskon menarik yang ditawarkan sehingga sangat disayangkan jika dilewatkan.

2. Wisata Kuliner

Booth makanan juga banyak ditemukan di Jakarta Lebaran Fair 2025. Bukan hanya berbelanja, traveler dapat berwisata kuliner di sana.

Terdapat banyak kedai makanan yang menyajikan berbagai hidangan lezat maupun booth camilan kemasan. Karena eventnya juga digelar selama Ramadan, tersedia takjil gratis yang diberikan.

3. Tempat Bermain Anak

Jakarta Lebaran Fair ramah anak. Ada sejumlah wahana permainan yang dapat dimainkan pengunjung anak, salah satunya dari Fun World. Anak-anak pastinta akan senang selama berada di sana.

4. Konser Musik

Konser musik turut memeriahkan Jakarta Lebaran Fair 2025. Sejumlah musisi dan grup musik yang hadir untuk menghibur para pengunjung antara lain Wijaya 80, Adrian WST, Start Koplo, hingga Coconut Treez. Untuk menikmati konser, pengunjung perlu membeli tiket terpisah.

Di akhir periode event, akan diselenggarakan pesta kembang api di area Open Space dan Kios FNB sebagai penutupan JLF 2025.

5. Doorprize dan Gratisan

Di Jakarta Lebaran Fair 2025 juga bakal ada pengundian doorprize. Selain itu, traveler bisa berburu banyak gratisan di sana. Produk gratisan dapat diperoleh dengan menukarkan kupon tiket masuk di berbagai booth.

Gratisan bisa pula diklaim dengan mengikuti sederet ketentuan yang ditetapkan booth, seperti upload foto dan follow akun media sosial produk. Sejumlah diskon produk juga akan didapatkan dengan menukarkan tiket masuk.

Kembang api di Jakarta Lebaran Fair 2025Jakarta Lebaran Fair 2025 Foto: (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Jam Buka-Tutup Jakarta Lebaran Fair 2025

Jakarta Lebaran Fair 2025 beroperasi setiap hari selama periode 19 Maret-6 April 2025. Gelaran ini bahkan tetap buka pada hari sebelum Lebaran (malam takbiran) dan Idul Fitri hari pertama.

Adapun jam operasional JLF 2025 sebagai berikut:

  • Tanggal 19 – 21 Maret 2025: Pukul 15.00 – 22.00 WIB
  • Tanggal 22 – 23 Maret 2025: Pukul 11.00 – 22.00 WIB
  • Tanggal 24 – 28 Maret 2025: Pukul 15.00 – 22.00 WIB
  • Tanggal 29 Maret 2025: Pukul 11.00 – 22.00 WIB
  • Tanggal 30 Maret 2025: Pukul 11.00 – 18.00 WIB
  • Tanggal 31 Maret 2025: Pukul 14.00 – 22.00 WIB
  • Tanggal 1 – 6 April 2025: Pukul 11.00 – 22.00 WIB

* Malam takbiran: Pukul 11.00 – 18.00 WIB

* Lebaran hari pertama: Pukul 14.00 – 22.00 WIB.

Harga Tiket Jakarta Lebaran Fair 2025

Tiket Jakarta Lebaran Fair 2025 dibanderol seharga Rp 25.000 saat kunjungan Senin-Jumat (weekday) dan Rp 35.000 untuk kunjungan Sabtu-Minggu (weekend) dan hari libur nasional.

Tiket dapat dibeli langsung di lokasi event (on the spot) atau secara online melalui laman resmi Jakarta Lebaran Fair 2025.

Cara Beli Tiket Jakarta Lebaran Fair 2025 Online

  • Buka situs resmi Jakarta Lebaran Fair 2025.
  • Pilih jenis tiket masuk berdasarkan waktu kunjungan, lalu ketuk “Beli Tiket”.
  • Pilih waktu kedatangan dan masukkan jumlah tiket yang akan dibeli.
  • Klik “Pesan Sekarang” lalu isi data diri.
  • Ceklis kotak persetujuan, lalu ketuk “Lanjut”.
  • Pilih metode pembayaran, klik “Lanjut”.
  • Selesaikan proses pembayaran.
  • Tiket akan dikirim ke email setelah pembayaran berhasil.

Khusus pengunjung lansia di atas 60 tahun dan anak-anak dengan tinggi kurang dari 1 meter maka tidak dikenakan tiket masuk alias gratis. Diharapkan menunjukkan KTP di loket masuk bagi lansia dan pemberian tiket gratis hanya berlaku sekali kunjungan. Pengukuran tinggi anak juga akan dilakukan di loket.

Loket masuk Jakarta Lebaran Fair 2025 terdapat di 3 titik: Loket GPN (melalui Pintu 9 dan Pintu 1), Loket D (melalui Pintu 2 dekat Halte TransJakarta), dan Loket i (melalui Pintu 6A).

Jakarta Lebaran Fair 2025 dapat dijangkau dengan menaiki transportasi umum seperti KRL dan bus TransJakarta. Dilansir akun Instagram resminya, berikut cara menuju JLF 2025 menggunakan kendaraan umum:

1. Menggunakan TransJakarta

  • Naik TransJakarta koridor 14 (JIS – Pasar Senen) lalu turun di Halte JIExpo Kemayoran. Berjalan kaki menuju Pintu 2 JIExpo di mana Loket D berada.
  • Naik TransJakarta koridor 12 (Sunter Boulevard Barat – Penjaringan) lalu transit di Halte Landasan Pacu dan lanjut naik TransJakarta koridor 14 (Pasar Senen – JIS). Turun di Halte JIExpo Kemayoran, lanjut berjalan kaki menuju Pintu 2 JIExpo tempat Loket D berada.

2. Menggunakan KRL

  • Naik KRL dari stasiun keberangkatan lalu turun di Stasiun Rajawali. Naik Mikrotrans Jaklingko 120 atau bus Transjakarta koridor 2M lalu turun di bus stop Jalan Industri Raya. Lanjut berjalan kaki menuju Pintu 8 di mana Loket GPN berada.
  • Naik KRL dari stasiun keberangkatan lalu turun di Stasiun Kemayoran. Lanjut naik transportasi online menuju venue Jakarta Lebaran Fair 2025 di JIExpo Kemayoran.

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com

Ancol Saatnya Diubah Biar Kekinian



Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merencanakan rebranding Ancol untuk menarik generasi muda. Ancol akan menjadi hub transportasi dan destinasi rekreasi baru. Ia menilai wajah Ancol saat ini sudah saatnya diperbarui agar tidak terkesan ‘tempat orang tua’.

Hal itu disampaikan Pramono saat meresmikan layanan TransJakarta rute 1W Blok M-Ancol di Halte TransJakarta Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (26/7/2025). Peluncuran ini sekaligus menjadi langkah awal menjadikan Ancol sebagai hub baru transportasi dan destinasi rekreasi warga Jakarta.

“Saya akan membuat dan meminta kepada manajemen Ancol untuk me-rebranding wajah Ancol lebih kekinian. Jangan kayak orang tualah,” kata Pramono seperti dilansir detikNews.


Pramono bahkan membagikan cerita pribadinya saat bertanya kepada anak dan menantunya tentang kapan terakhir kali ke Ancol. Hal itu, kata dia, menandakan adanya kesenjangan antara citra Ancol dan minat generasi muda saat ini.

“Karena tadi kebetulan saya pergi dengan anak saya dan menantu saya, saya tanya sama mereka, kapan kamu ke Ancol terakhir kali? Waktu SMA. Jadi kebayang, dan saya akan membuat dan meminta kepada manajemen Ancol untuk me-rebranding wajah Ancol lebih kekinian. Jangan kayak orang tualah,” ungkapnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lanjut Pramono, akan mendukung penuh pembenahan kawasan Ancol. Salah satunya lewat penyambungan jalur transportasi massal dari Ancol ke Jakarta International Stadium (JIS) lewat jembatan penghubung.

“Sebentar lagi Ancol akan kita hubungkan dengan JIS, sehingga pilihan masyarakat Jakarta untuk berlibur, berekreasi, berolahraga itu makin banyak,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyebutkan Ancol akan mendapat dukungan dari kehadiran rute baru bus listrik TransJakarta serta sejumlah konser yang mulai diizinkan digelar di JIS. Ia berharap konektivitas itu bisa menghidupkan kembali kawasan Ancol yang belakangan dinilai makin sepi.

“Kalau JIS bisa dihubungkan dengan Ancol, konser-konser mulai boleh, dan juga Persija akan menjadi homebase sepenuhnya di JIS, saya meyakini wajah Ancol akan semakin berubah,” imbuhnya.

Sebagai informasi, rute 1W Blok M-Ancol memiliki panjang lintasan 48,7 kilometer pulang-pergi dengan waktu tempuh sekitar 120-150 menit. Rute ini dilayani oleh 13 unit bus listrik dan melalui 11 halte, 10 di antaranya halte BRT.

Dengan peluncuran ini, Ancol diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata keluarga, tetapi juga titik konektivitas baru transportasi publik serta ruang rekreasi anak muda Jakarta.

(bel/ddn)



Sumber : travel.detik.com