Tag Archives: kabupaten tegal

Hindari 4 Lokasi Ini Saat Beli Rumah, Lengkap dengan Alasannya


Jakarta

Saat membeli rumah, hal yang paling utama harus diperhatikan adalah lokasi. Lokasi rumah harus membuat kita nyaman dan betah, bila rumah itu untuk ditinggali.

Sama halnya bila mau dijadikan investasi. Lokasi juga bisa menentukan nilai jual rumah itu di kemudian hari. Oleh karena itu, beli rumah jangan terburu-buru. Pikirkan yang matang, apalagi soal lokasi.

Lokasi rumah yang umumnya dijual pengembang adalah strategis. Dekat dengan sejumlah fasilitas umum penting seperti sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan, sarana olah raga dan lainnya. Selain strategis dan nyaman, lokasi rumah juga harus membuat si penghuni merasa aman.


Ada beberapa lokasi rumah yang disarankan dihindari untuk ditinggali. Berikut daftar 4 lokasi yang harus dihindari saat beli rumah.

1. Rumah Dekat Bandara

Wide-angle view of a modern aircraft gaining the altitude outside the glass window facade of a contemporary waiting hall with multiple rows of seats and reflections indoors of an airport terminal El Prat in BarcelonaBandara/Getty Images

Beli rumah di dekat bandara secara akses memang menguntungkan, karena saat kita mau bepergian menggunakan pesawat terbang, kita tak perlu repot menuju bandara dengan jarak dan waktu tempuh yang jauh. Namun, poin minusnya, rumah di dekat bandara itu berisik. Suara pesawat yang hilir mudik mengeluarkan suara bising yang memekakkan telinga.

Bayangkan saat mau tidur kamu masih mendengar suara mesin pesawat yang baru take off atau akan landing. Atau saat mengobrol dengan keluarga terganggu suara pesawat yang berada di atas kepala kita.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Imperial College London bahkan menganalisa pasien rumah sakit yang terkena penyakit kardiovaskular adalah mereka yang tinggal di bawah jalur pesawat Bandara Heathrow. London.

Analisis itu menemukan ada risiko tambahan penyakit jantung untuk mereka yang mendengar suara bising mesin pesawat yang terbang di malam hari. Pria di atas umur 65 tahun paling banyak mengalami hal ini.

2. Rumah di Pinggir Jalan Raya

Jalan MH Thamrin Kota Tangerang arah Serpong Utara Tangsel terpantau macet siang ini. Kepadatan disebabkan volume lalin dan traffic light.Jalan MH Thamrin Kota Tangerang arah Serpong Utara Tangsel terpantau macet siang ini. Kepadatan disebabkan volume lalin dan traffic light. Foto: Andhika Prasetia

Properti di pinggir jalan raya akan menguntungkan bila dijadikan toko atau tempat komersial. Tapi kalau untuk rumah tinggal, pikir-pikir lagi deh. Suara kendaraan yang hilir mudik apalagi di tengah jam-jam sibuk bikin suasana tenang di rumah berubah jadi tak nyaman. Belum lagi, debu dan polusi yang dihasilkan dari asap kendaraan juga akan berdampak buruk pada kesehatan.

Bila punya anak-anak, risiko punya rumah di pinggir jalan raya pun bertambah. Pastikan selalu mengunci pagar agar anak kita tak keluar rumah sendiri saat banyak kendaraan melintas.

3. Rumah Dekat Rel Kereta Api

Rumah di Pinggir Rel Pinggir Rel Gunung AntangRumah di Pinggir Rel Pinggir Rel Gunung Antang Foto: Fajar Yogaswara

Alasan menghindari beli rumah di dekat rel kereta api sama halnya dengan dua poin sebelumnya. Alasan utamanya adalah soal kenyamanan dan faktor risiko kecelakaan.

Bila punya rumah di samping rel kereta api, siap-siap hari-hari kamu diwarnai suara bising dari kereta lewat. Selalu hati-hati juga saat tinggal di rumah samping rel kereta api, karena risiko kecelakaan lebih besar.

4. Rumah Dekat SUTET

Sejumlah pekerja  menyelesaikan pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di kawasan Penggilingan, Jakarta Timur, Selasa (14/12).Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di kawasan Penggilingan, Jakarta Timur, Selasa (14/12). Foto: Pradita Utama

Lokasi lain yang dihindari untuk punya rumah adalah dekat saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET). Keberadaan SUTET ini tidak dipungkiri, akan menimbulkan suatu radiasi, yaitu radiasi medan magnet dan medan listrik. Medan listrik dan medan magnet termasuk kelompok radiasi non-pengion.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Anies, M.Kes. PKK dari UNDIP, pada penduduk di bawah SUTET 500 Kv di Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal (2004) menunjukkan bahwa besar risiko electrical sensitivity pada penduduk yang bertempat tinggal di bawah SUTET 500 kV adalah 5,8 kali lebih besar dibandingkan dengan penduduk yang tidak bertempat tinggal di bawah SUTET 500 kV.

Secara umum dapat disimpulkan bahwa pajanan medan elektromagnetik yang berasal dari SUTET 500 kV berisiko menimbulkan gangguan kesehatan pada penduduk, yaitu sekumpulan gejala : hipersensitivitas yang dikenal dengan electrical sensitivity berupa keluhan sakit kepala (headache), pening (dizziness), dan keletihan menahun (chronic fatigue syndrome). Hasil penemuan Anies menyimpulkan bahwa ketiga gejala tersebut dapat dialami sekaligus oleh seseorang, sehingga penemuan baru ini diwacanakan sebagai “Trias Anies”.

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

6 Lokasi yang Sebaiknya Dihindari Jika Ingin Membeli Rumah


Jakarta

Salah satu faktor penting saat membeli rumah adalah soal lokasinya. Bukan sekadar tempatnya yang strategis, tapi juga mengenai akses jalan, fasilitas, dan kondisi lingkungan sekitar yang mendukung.

Terkadang, ada orang yang sebenarnya sudah sreg dengan desain dan harga rumahnya, tetapi terhalang oleh beberapa faktor seperti lingkungan hingga akses jalan. Hal itu yang membuat proses pembelian rumah menjadi cukup lama dan harus dilakukan secara sabar.

Oleh karena itu, detikers harus mengetahui beberapa lokasi yang sebaiknya dihindari sebelum membeli rumah. Di mana saja lokasi tersebut? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


Ini Lokasi yang Sebaiknya Dihindari Jika Mau Beli Rumah

Bagi detikers yang sedang mencari hunian baru, ada sejumlah lokasi yang sebaiknya dihindari. Mengutip dari arsip detikProperti, berikut sejumlah lokasinya:

1. Dekat Rel Kereta Api

Lokasi yang pertama adalah di dekat rel kereta api. Ada dua alasan mengapa sebaiknya detikers tidak membeli rumah di dekat rel kereta api, yang pertama adalah masalah kenyamanan.

Bayangkan jika setiap 10-15 menit ada kereta api melintas di depan rumah kamu. Suara bising dan getaran dari kereta api yang melintas dapat mengganggu waktu istirahat.

Alasan yang kedua adalah soal keamanan. Jika terjadi insiden kereta api, maka hunian detikers berisiko terkena imbasnya. Meski saat ini kasus kecelakaan kereta sudah jarang, tapi lebih baik menghindari adanya risiko tersebut.

2. Dekat SUTET

Hunian yang berada di dekat saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) sebaiknya juga harus dihindari. Sebab, ada risiko jika SUTET mengalami roboh dan menimpa rumah warga, sehingga menyebabkan kerugian serta korban jiwa.

Selain itu, keluhan yang sering dirasakan warga yang tinggal di dekat SUTET adalah suara bising. Lalu, terdapat radiasi gelombang elektromagnetik yang berbahaya meskipun tidak terlihat.

Berdasarkan penelitian Dr Anies, M.Kes. PKK dari Universitas Diponegoro, penduduk yang tinggal di bawah SUTET 500 kV di Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, berisiko mengalami gangguan kesehatan seperti keluhan sakit kepala (headache), pening (dizziness), dan keletihan menahun (chronic fatigue syndrome).

3. Pinggir Jalan Raya

Sebenarnya, memiliki rumah yang berada di pinggir jalan raya merupakan sebuah keuntungan. Sebab, aksesnya bakal lebih mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi ataupun transportasi umum.

Namun, jalan raya dipastikan selalu ramai dan suara berisik dari kendaraan bermotor dapat mengganggu penghuni rumah. Selain itu, detikers harus lebih hati-hati terhadap anggota keluarga yang masih anak-anak, sebab ada banyak kendaraan berlalu lalang di depan rumah.

Oh ya, harga rumah di pinggir jalan raya, terutama di jalan yang strategis tentu harganya bisa berkali-kali lipat lebih mahal. Jadi, persiapkan juga soal budget-nya.

4. Dekat Bandara

Membeli rumah di dekat bandara sebenarnya juga sangat menguntungkan, apalagi jika detikers termasuk orang yang sering bepergian dengan pesawat. Dengan begitu, kamu bisa pergi ke bandara dengan waktu singkat.

Namun, ada kekurangan jika tinggal di dekat bandara, yakni sering mendengar suara bising dari mesin pesawat. Selain itu, kawasan bandara biasanya akan ramai orang berlalu lalang, sehingga bikin kamu tidak nyaman.

5. Daerah Rawan Banjir

Lokasi yang satu ini sudah seharusnya dihindari sebelum membeli rumah. Jangan sampai kamu hanya tergiur dengan desain rumah yang keren dan harga terjangkau, tapi ternyata setiap hujan turun langsung terjadi banjir.

Salah satu cara untuk mengetahui apakah hunian tersebut berada di daerah rawan banjir atau tidak adalah dengan bertanya ke penduduk sekitar. Perhatikan juga apakah rumah tersebut berada di dataran rendah dan di dekatnya ada sungai atau kali.

6. Rawan Kejahatan

Terakhir adalah lokasi hunian yang masuk dalam zona rawan kejahatan, misalnya rawan kasus perampokan atau pencurian kendaraan bermotor. Sebaiknya, cari rumah yang menerapkan sistem keamanan 24 jam atau siskamling saat malam hari.

Pertimbangkan juga jika kamu ingin membeli rumah yang sering terjadi konflik antar warga, misalnya tawuran. Sebab, tempat tinggal kamu bisa saja terkena lemparan batu nyasar.

Itu dia enam lokasi yang sebaiknya dihindari jika ingin membeli rumah. Semoga membantu detikers.

(ilf/fds)



Sumber : www.detik.com

Rute Menuju Pemandian Air Panas Guci Tegal dari Jakarta


Jakarta

Tegal terkenal dengan kawasan wisata Guci di lereng Gunung Slamet. Salah satu objek yang perlu dicoba adalah pemandian air panas alaminya. Selain menyegarkan, air panas ini diyakini bisa menyembuhkan masalah kulit.

Buat traveler yang ingin mencobanya, berikut rute menuju pemandian air panas Guci, baik rute dari Jakarta, dari pusat Kabupaten Tegal, maupun dari Kota Tegal. Simak juga beberapa objek wisata lain yang ada di Guci.

Rute Menuju Pemandian Air Panas Guci

Rute menuju pemandian air panas Guci adalah sebagai berikut:


Dari Jakarta

Rute dari Jakarta harus melewati jalan tol Trans Jawa. Jika dihitung dari Jakarta Pusat, jaraknya sekitar 330 km. Perjalanan bisa membutuhkan waktu 4-7 jam tergantung kecepatan dan kemacetan.

  1. Dari Jakarta Pusat, masuk ke jalan tol dalam kota hingga tol Trans Jawa.
  2. Keluar di Exit Tol Tegal KM 279.
  3. Masuk ke Jalan Banjaranyar-Tegal/Jalan Tegal-Slawi, lurus ke selatan.
  4. Setelah menemui bundaran Tugu Poci Slawi Ayu, terus ke selatan.
  5. Bertemu Tugu GBN Lebaksiu, ikut jalan ke arah kanan.
  6. Di simpang Terminal Yomani, belok kiri ke Jalan Bojong.
  7. Lurus terus di Jalan Bojong sekitar 15 km hingga menemui Tugu Bawang Putih.
  8. Belok kiri ke Jalan Tuwel, hingga sekitar 700 meter.
  9. Masuk ke kawasan wisata Guci, cari pemandian air panas yang kalian inginkan.

Dari Kabupaten Tegal

Rute kali ini kita mulai dari pusat Kabupaten Tegal, yakni di Alun-alun Hanggawana Slawi atau Kantor Bupati Tegal. Jaraknya sekitar 27 km atau bisa ditempuh sekitar 50 menit.

  1. Mulai perjalanan dari Jalan Merapi yang berada di selatan Kantor Bupati Tegal.
  2. Terus ke selatan hingga masuk ke Jalan Raya Lebakgowah.
  3. Belok kiri di Jalan Tegal-Purwokerto.
  4. Setelah 350 meter, di simpang Terminal Yomani, belok kanan ke Jalan Bojong.
  5. Lurus terus di Jalan Bojong sekitar 15 km hingga menemui Tugu Bawang Putih.
  6. Belok kiri ke Jalan Tuwel, hingga sekitar 700 meter.
  7. Masuk ke kawasan wisata Guci, cari pemandian air panas yang kalian inginkan.

Dari Kota Tegal

Rute kedua dimulai dari pusat Kota Tegal, yakni di Alun-alun Kota Tegal. Jaraknya sekitar 43 km atau ditempuh sekitar 1,5 jam.

  1. Mulai perjalanan dari Jalan P Diponegoro yang berada di barat Alun-alun Kota Tegal.
  2. Terus ke selatan untuk masuk ke Jalan Tegal-Slawi.
  3. Sampai Tugu Teh Botol Sosro Banjaran, terus ke selatan (serong ke kanan).
  4. Masih terus ke selatan sampai melewati bundaran Tugu Poci Slawi Ayu, terus ke selatan.
  5. Bertemu Tugu GBN Lebaksiu, ikut jalan ke arah kanan.
  6. Di simpang Terminal Yomani, belok kiri ke Jalan Bojong.
  7. Lurus terus di Jalan Bojong sekitar 15 km hingga menemui Tugu Bawang Putih.
  8. Belok kiri ke Jalan Tuwel, hingga sekitar 700 meter.
  9. Masuk ke kawasan wisata Guci, cari pemandian air panas yang kalian inginkan.

Tempat Wisata di Guci

Sampai di kawasan wisata Guci, traveler bisa mendatangi beberapa tempat wisata sekaligus, di antaranya sebagai berikut:

1. Pemandian Air Panas

Dikutip dari situs Pemprov Jateng, pemandian air panas ini berada di kawasan Desa Rembul, Kecamatan Bojong dan Desa Guci Kecamatan Bumijawa. Air panas Guci selain diyakini berkhasiat, airnya tidak bau belerang, warnanya jernih, tidak berasa, dan mengalir terus-menerus.

Ada beberapa pemandian air panas di Guci. Ada pemandian umum yang terbuka untuk banyak orang, dan ada fasilitas pemandian tertutup.

2. Jembatan Kaca The Baron Hill

Tempat wisata lainnya adalah Jembatan Kaca Baron Hill yang cocok untuk dijadikan spot foto para wisatawan. Traveler bisa melintasi jembatan kaca setinggi 400 meter dan sepanjang 43 meter.

3. Curug Sigeong

Ada juga Curug Sigeong yang tak jauh dari pemandian air panas. Air terjun ini juga berair hangat. Tingginya sekitar 6 meter. Selain menikmati air terjun, terdapat kolam air hangat yang bisa digunakan untuk bermain air.

4. Camping Ground Guci Forest

Buat traveler yang ingin benar-benar menikmati alam, kalian bisa berkemah di camping ground Guci Forest dengan pemandangan hutan pinus. Lokasinya di Desa Rembul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal.

Itulah rute menuju pemandian air panas Guci dari pusat Kabupaten Tegal dan Kota Tegal. Selain pemandian air panas, ada beberapa objek wisata yang juga bisa kalian kunjungi.

(bai/row)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Waduk Cacaban di Tegal, Tempat Wisata Indah Berlatar Perbukitan Hijau


Jakarta

Waduk Cacaban di Tegal, Jawa Tengah, bisa jadi pilihan detikers yang ingin healing dan refreshing. Tempat wisata ini menawarkan pemandangan indah dengan latar perbukitan hijau.

Tak heran jika udara sejuk dan panorama yang menyenangkan langsung ‘menyergap’ pengunjung di Waduk Cacaban, Tegal. Eloknya pemandangan makin lengkap dengan view air tenang dan pulau kecil di tengah waduk.

Waduk Cacaban awalnya adalah sarana penunjang pertanian bagi warga setempat. Namun pemandangan alam yang memukau, telah menarik perhatian masyarakat Tegal dan sekitarnya untuk berwisata.


Ngapain Aja di Waduk Cacaban?

Sejumlah perahu nelayan bersandar di pinggir Waduk Cacaban yang airnya mulai menyusut di Desa Karanganyar, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Selasa (29/8/2023). Volume air Waduk Cacaban untuk mengairi sekitar 7.000 hektar persawahan itu sejak lima bulan terakhir menyusut drastis dari normal 50 juta meter kubik menjadi 7,3 juta meter kubik sehingga dapat mengakibatkan berkurangnya pasokan air untuk mengairi areal persawahan di wilayah Pantura. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/tom.Waduk Cacaban. (Oky Lukmansyah/Antara)

Selain pemandangan yang indah, Waduk Cacaban menyediakan berbagai fasilitas bagi para pengunjung. Aneka layanan ini bikin liburan terasa makin komplit.

Berikut beberapa aktivitas dan pelayanan yang tersedia di Waduk Cacaban, Tegal, seperti dijelaskan laman Sekretariat Daerah Kabupaten Tegal:

1. Naik Perahu

Di area Cacaban, ada Pulau Gendu yang tepat berada di tengah waduk. Wisatawan bisa naik perahu menuju pulau yang bikin pemandangan Waduk Cacaban terlihat unik tersebut.

Berkendara dengan perahu memungkinkan pengunjung merasakan langsung segarnya udara di Waduk Cacaban. Sensasi inilah yang bikin Waduk Cacaban menjadi pilihan untuk refreshing.

2. Mancing dan Kulineran

Ingin makan mie rebus atau hidangan favorit lain sambil menikmati Waduk Cacaban? Tenang, wisatawan bisa mewujudkan agenda liburan ini lewat berbagai jenis kuliner yang tersedia di area waduk.

Berbagai pilihan menu dan olahan udang, ikan mujair, ikan gabus, dan sebagainya bisa dinikmati pengunjung. Wisatawan bahkan bisa memancing sendiri ikan yang akan dikonsumsi.

3. Joging atau Naik Kuda

Bagi wisatawan yang ingin melihat dari dekat hijaunya perbukitan Waduk Cacaban, kegiatan joging dan naik kuda bisa jadi pilihan. Area ini disebut mirip Bukit Teletubbies karena warnanya yang hijau, naik turun, dan lebih dari satu bukit. Selain itu, tersedia sepeda listrik untuk menikmati dari dekat indahnya Waduk Cacaban.

4. Arena Permainan Anak

Tempat ini juga dilengkapi dengan area permainan anak atau playground gratis dengan beberapa permainan. Biar nggak bosan, anak-anak bisa diajak kemari untuk bermain.

5. Fasilitas

  • Area parkir luas
  • Gardu panjang atas
  • Mushola
  • Warung makan
  • Playground
  • Dermaga apung
  • Jogging track
  • Wisata hutan
  • Perahu wisata.

Lokasi dan Harga Tiket Masuk

Bukit Teletubbies Waduk CacabanBukit Teletubbies Waduk Cacaban (detikTravel)

Lokasi Waduk Cacaban berada di Desa Penujah, Kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Dengan jarak sekitar 11 km dari pusat kota Kabupaten Tegal, lokasi Waduk Cacaban tidak terlalu jauh atau dekat.

Jarak inilah yang memungkinkan Waduk Cacaban menjaga kondisi alam, sekaligus jadi pilihan wisata bagi warga Tegal dan sekitarnya. Waduk Cacaban bisa ditempuh dalam waktu 25 menit dari pusat kota.

Bagi yang ingin piknik di Waduk Cacaban wajib datang pukul 06.00-20.00, sesuai aturan jam operasional tempat wisata. Jangan lupa membayar tiket masuk sebesar:

  • Dewasa: Rp 9.000 (weekday) dan Rp 10.000 (weekend & hari libur)
  • Anak-anak: Rp 8.000.

Happy tamasya di Waduk Cacaban detikers, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan ketertiban selama berada di tempat umum saat datang hingga kembali pulang.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Mengenal Prabanlintang, Negeri Dongeng dari Tegal



Tegal

Kabupaten Tegal di Jawa Tengah menyimpan sebuah destinasi menawan bernama Prabanlintang yang kecantikannya disebut-sebut bak Negeri Dongeng.

Prabanlintang di Kabupaten Tegal merupakan sebuah destinasi wisata yang menawarkan berbagai pesona dan sayang untuk dilewatkan oleh wisatawan di akhir pekan.

Sebagai salah satu wisata alam andalan di Kabupaten Tegal, Prabanlintang dijuluki sebagai negeri dongeng. Alasannya karena terdapat beberapa spot foto yang menampilkan bangunan-bangunan estetik hingga jembatan yang dapat dilewati oleh pengunjung.


Tidak hanya itu, ada sebuah danau kecil di sekitar area tersebut. Inilah yang membuat lokasi wisata ini cocok dijuluki sebagai negeri dongeng dari Kabupaten Tegal.

Alam yang terbentang begitu indah sepanjang mata memandang tersaji di Prabanlintang. Lokasi wisata yang satu ini dipenuhi dengan tanaman hijau yang tumbuh dengan asri.

Bukan hanya itu saja, Prabanlintang juga ditumbuhi dengan pohon-pohon pinus yang begitu tinggi, sehingga dapat membuat area di sekitarnya rindang dan sejuk.

Pengunjung dapat berfoto di sekitaran pohon-pohon pinus yang tumbuh di sana. Bukan hanya itu, ada beberapa bangunan dan jembatan kayu yang sengaja dibangun oleh pihak pengelola untuk dapat digunakan oleh pengunjung sebagai spot foto.

Selain ditumbuhi dengan pohon dan rumput yang begitu hijau, Prabanlintang juga memiliki banyak area kosong yang dapat dijadikan sebagai tempat piknik bagi para pengunjung.

Fasilitas Prabanlintang

Pengunjung diperkenankan untuk membawa tikar atau makanan sekaligus minuman dari luar. Oleh sebab itu, objek wisata yang satu ini tergolong ramah untuk dijadikan sebagai pilihan wisata piknik bersama keluarga.

Selain menawarkan pesona alam yang mampu membuat pengunjung betah untuk berlama-lama, Prabalintang juga dilengkapi dengan fasilitas yang cukup lengkap. Misalnya saja disediakannya tempat untuk membuang sampah di sejumlah titik lokasi.

Kemudian, terdapat toilet dan mushola yang dapat digunakan oleh para pengunjung. Inilah yang membuat pengunjung dapat menghabiskan waktu luangnya dengan penuh rasa nyaman di objek wisata ini.

Jam Buka dan Harga Tiket Prabanlintang

Merujuk dari Instagram resmi @prabanlintangtegal, destinasi wisata ini dibuka mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Tidak hanya itu, ada harga tiket berbeda yang diberlakukan pada hari-hari tertentu.

Harga tiket masuk ke Prabanlintang berkisar Rp 7.500 sampai Rp 10.000 untuk dewasa. Kemudian bagi anak-anak yang telah berusia 5 tahun di atas, akan tetap dihitung 1 tiket penuh.

Berikut harga tiket Prabanlintang:

1. Senin sampai Jumat: Rp 7.500/orang
2. Akhir pekan, libur panjang, atau libur nasional: Rp 10.000/orang.

Cara Menuju ke Prabanlintang

Prabanlintang berada di Jalan Raya Danasari, Desa Danasari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Untuk menuju ke sini bila melihat Google Maps, diperlukan waktu lebih dari 1 jam lamanya dari Alun-Alun Tegal.

Pengunjung dapat melewati Jalan Banjaranyar-Tegal menuju Jalan Raya Utara Adiwerna. Lalu ambil ke arah kanan menuju Jalan Anoa. Lanjutkan perjalanan dengan belok kiri ke arah Jalan Ir H Juanda dan tetap di jalan tersebut. Saat menjumpai Patung Obor, ambil ke arah lurus menuju Jalan Gajah Mada.

Selanjutnya ambil ke arah kiri menuju Jalan DR Soetomo dan belok kanan saat berada dekat Gedung Korpri Kabupaten Tegal. Setelah itu ambil arah menuju Jalan Merapi dan ambil ke arah kanan di wilayah Lebakgowah.

Kemudian, ke arah kiri Jalan Tegal-Cilacap dan belok kanan menuju Jalan Bojong. Tetap berada di jalan ini lalu ambil ke arah Karang Jambu. Saat sudah sampai di Jalan Raya Danasari, berarti tujuan sudah dekat. Ikuti jalan tersebut hingga nantinya sampai di Prabanlintang.

——-

Artikel ini telah naik di detikJateng.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Cara Menuju Guci Forest, Tempat Wisata Terkenal di Tegal


Jakarta

Guci merupakan salah satu kawasan wisata yang populer di Tegal, Jawa Tengah. Ada banyak objek wisata menarik yang patut dikunjungi, salah satunya adalah Guci Forest.

Sedikit informasi, Guci adalah nama salah satu kawasan di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Lokasinya yang berada di lereng Gunung Slamet membuat suasana di Guci begitu sejuk dan segar.

Untuk bisa sampai ke Guci Forest, kamu bisa mengendarai mobil ataupun sepeda motor karena jalannya sudah beraspal, sehingga tak perlu khawatir. Namun perlu diingat, jika kamu pergi saat akhir pekan atau musim liburan maka berpotensi mengalami kemacetan di sekitar tempat wisata.


Apabila travelers berencana ingin menghabiskan waktu liburan di Guci Forest, simak rute menuju ke sana dalam artikel ini.

Daya Tarik Guci Forest

Daya tarik dari Guci Forest adalah menawarkan tempat penginapan dengan view pemandangan alam yang indah. Selain itu, travelers juga bisa berkeliling kawasan Guci Forest sambil menghirup udara segar khas pegunungan.

Untuk tipe kamarnya juga bermacam-macam. Dilansir situs resminya, berikut tipe-tipe kamar di Guci Forest:

1. Villa Utama Triple Bedroom

Fasilitas:

  • 3 kamar tidur dengan 7 kasur
  • Free WiFi
  • Air panas
  • Parkir gratis
  • Dapur berbagi
  • 1 Smart TV 36 inch
  • 1 Smart TV 48 inch
  • Balkon
  • Amenities
  • Kopi dan teh
  • Pemandangan hutan pinus dan bukit.

2. Villa Utama Double Bedroom

Fasilitas:

  • 2 kamar dengan 2 kasur king size
  • Free WiFi
  • Air panas
  • Parkir gratis
  • Dapur berbagi
  • 1 Smart TV 36 inch
  • 1 Smart TV 48 inch
  • Balkon
  • Amenities
  • Kopi dan teh
  • Pemandangan hutan pinus dan bukit.

3. Villa Utama Single Bedroom

Fasilitas:

  • 1 kamar dengan 1 kasur king size
  • Free WiFi
  • Air panas
  • Parkir gratis
  • Dapur berbagi
  • 1 Smart TV 36 inch
  • 1 Smart TV 48 inch
  • Balkon
  • Amenities
  • Kopi dan teh
  • Pemandangan hutan pinus dan bukit.

4. Villa Cottage One Bedroom

Fasilitas:

  • 1 rumah
  • 1 kamar tidur dengan 1 kasur king size
  • Free WiFi
  • Air panas
  • Parkir gratis
  • 1 Smart TV 36 inch
  • Area santai
  • Amenities
  • Kopi dan teh
  • Pemandangan hutan pinus dan bukit.

5. Villa Cottage Two Bedroom

Fasilitas:

  • 1 rumah
  • 2 kamar tidur dengan 2 kasur king size
  • Free WiFi
  • Air panas
  • Parkir gratis
  • 1 Smart TV 36 inch
  • 1 Smart TV 48 inch
  • Area santai
  • Amenities
  • Kopi dan teh
  • Pemandangan hutan pinus dan bukit.

Selain tinggal di villa, Guci Forest juga menawarkan sensasi menginap di glamping dan camping. Selama di tempat wisata ini, detikers juga bisa mandi air panas, berjalan-jalan di hutan pinus, nongkrong di kedai kopi, atau menyantap makanan lezat di restoran.

Selain itu, ada aktivitas outdoor yang seru dan menantang, seperti bermain ATV dan paintball. Lokasi Guci Forest yang estetik dan asri juga cocok bagi travelers yang ingin foto-foto.

Ada sejumlah rute yang bisa dilalui untuk bisa sampai di Guci Forest. Dari pantauan detikTravel di Google Maps, berikut cara menuju Guci Forest dengan mengendarai roda dua atau mobil dari Jakarta Pusat.

1. Mengendarai Mobil

  • Dari Jakarta Pusat, masuk ke jalan tol dalam kota hingga tol Trans Jawa.
  • Keluar di Exit Tol Tegal KM 279.
  • Masuk ke Jalan Banjaranyar-Tegal/Jalan Tegal-Slawi, lurus ke selatan.
  • Setelah menemui bundaran Tugu Poci Slawi Ayu, terus ke selatan.
  • Bertemu Tugu GBN Lebaksiu, ikut jalan ke arah kanan.
  • Di simpang Terminal Yomani, belok kiri ke Jalan Bojong.
  • Lurus terus di Jalan Bojong sekitar 15 km hingga menemui Tugu Bawang Putih.
  • Belok kiri ke Jalan Tuwel, lalu lurus terus hingga masuk Jalan Guci
  • Kemudian masuk ke Jalan Objek Wisata Guci
  • Lalu belok kiri untuk masuk ke kawasan Guci Forest.

2. Mengendarai Motor

  • Dari Jakarta Pusat, pergi ke arah timur hingga masuk ke Jalan Raya Pantura.
  • Jalan terus hingga bertemu pertigaan Taman UKS Celeng Lohbener, belok kanan menuju Jalan Raya Jatibarang – Karangampel.
  • Di pertigaan Taman Lampu Merah Widasari, belok kiri menuju Jalan Mayor Dasuki.
  • Setelah bertemu Simpang Tiga Tugu Kujang, belok kanan.
  • Jalan terus hingga bertemu pertigaan, lalu belok kiri ke Jalan Siliwangi.
  • Ikuti rambu penunjuk jalan hingga masuk ke wilayah Brebes, Jawa Tengah.
  • Setelah melalui Alun-Alun Brebes, belok kanan menuju Jalan Sultan Agung.
  • Ikuti rambu penunjuk jalan hingga masuk ke wilayah Jatibarang.
  • Masuk ke Jalan Raya Balapulang – Jatibarang hingga bertemu pertigaan, lalu belok kiri ke Jalan Raya Tegal – Cilacap.
  • Lurus terus hingga bertemu pertigaan Terminal Yomani, belok kanan.
  • Ikuti Jalan Raya Yomani – Guci hingga masuk Jalan Bojong.
  • Memasuki Jalan Objek Wisata Guci, pelankan laju kendaraan untuk belok kiri menuju Guci Forest.

Itu dia cara pergi ke Guci Forest dengan mengendarai mobil atau sepeda motor dari Jakarta. Semoga dapat membantu detikers.

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com