Tag Archives: kafe di bekasi

Grio Coffee, Kafe Estetik nan Nyaman Milik Keluarga Arsitek



Bekasii

Mencari kafe unik dan estetik di Bekasi tidak sulit lagi. Salah satu yang sip adalah Grio Coffee, yang dibangun oleh keluarga arsitek, mengombinasikan futuristis nan nyaman.

Kafe ini terletak di tepi jalan dan di antara perumahan dan pertokoan daerah Wisma Jaya, Bekasi Timur. Kendati berada di daerah pertokoan, kafe ini langsung menarik mengalihkan pandangan lewat bentuk bangunan yang modern dan berbeda.

Grio Caffe Bekasi, kafe minimalis penuh tumbuhan hijau di Bekasi.Grio Coffee Bekasi, kafe minimalis penuh tumbuhan hijau di Bekasi. (Weka Kanaka/detikcom)

Grio Coffee memiliki arsitektur modern dan minimalis yang cukup elegan. Warna bangunannya didominasi oleh warna putih, abu-abu, dan hijau dari banyaknya tanaman. Adanya banyak tanaman di sini juga berkontribusi meredam cuaca panas dan mempercantik pemandangan.


Jika berkunjung ke sini, traveler juga dapat nongkrong di area indoor ataupun outdoor. Untuk nongkrong sambil menikmati suasana hijau tumbuhan traveler bisa menikmati di area outdoor. Sedangkan bagi yang ingin nongkrong dengan lebih tenang atau bekerja dapat memilih area indoor.

Usut punya usut, ternyata kafe minimalis ini dibuat oleh keluarga arsitek yang ingin menuangkan ide dan pengetahuannya ke dalam bangunan dan bisnis mereka. Hal itu disampaikan salah satu pemilik, Satrio.

“Desain dari kafe ini sih modern minimalis, sekalian nuangin ide karena kebetulan lulusan arsitektur dan di keluarga ada beberapa di bidang arsitektur,” kata Satrio saat ditemui detikTravel, Sabtu (24/2/2024).

Selain menuangkan ide, ia juga berusaha menjadikan kafenya berbeda dari deretan kafe yang ada di Bekasi. Jika umumnya kafe di Bekasi menghadirkan konsep sekedar outdoor ataupun hanya indoor, ia memadukan keduanya dengan area yang sama-sama cukup luas.

Grio Caffe Bekasi, kafe minimalis penuh tumbuhan hijau di Bekasi.Grio Caffe Bekasi. (Weka Kanaka/detikcom)

Selain itu, suasana kafe ia diupayakan dibuat seolah pengunjung berada di rumah yang nyaman. Termasuk pemilihan nama ‘Grio’ yang menyerupai bahasa jawa griyo yang berarti rumah.

“Konsep desainnya minimalis sih, bikin kayak rumah aja. Griyo itu sebenarnya dalam bahasa jawa itu kan rumah artinya. Kayak taman samping rumah gitu,” kata Cresti, yang juga merupakan keluarga pemilik Grio Coffee.

Cresti menyebut pengunjung kafe kerap memanfaatkan Griyo Coffee untuk berbagai kegiatan, mulai dari nongkrong, bekerja, hingga berbagai acara.

“Emang rata-rata buat nongkrong, tetapi kalau di hari kerja buat wfc atau buat acara, bisa disewa untuk acara, selama ini buat acara ulang tahun, arisan, reuni,” ujar dia.

Untuk menu hidangannya cukup beragam, terdiri dari hidangan lokal, asia, hingga western. Untuk lokal ada ayam betutu, sedangkan asia terdapat gyudon dan mentai karage, sedangkan western terdiri dari aneka dessert seperti cheesecake hingga panna cotta.

Minumannya juga cukup beragam, terdiri dari kopi maupun non kopi. Tetapi yang favvorit adalah grio latte yang berupa kopi susu gula aren, loka latte, hingga biscoff latte.

Bagi yang berniat berkunjung, Grio Coffee buka setiap hari pukul 9.00 – 23.00 WIB. Alamat lengkapnya ada di Jalan Kusuma Barat Raya No.10 Blok 3, Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.

(wkn/fem)



Sumber : travel.detik.com

Mencari Kafe ala Jepang di Bekasi, Coba Datengin Hakken



Bekasi

Kebanyakan kafe di Jepang memiliki nuansa yang minimalis dan tenang. Ingin mendapatkan pengalaman serupa? Traveler bisa berkunjung ke Hakken di Bekasi.

Hakken adalah salah satu coffee shop di Bekasi yang mengadopsi tema Japanese Coffee. Berkunjung ke sini pada Minggu (3/3/2024), detikTravel disambut suasana coffee shop yang tenang dan irama musik Japanese era 80-90-an. Rasanya seakan diajak menjadi warga Jepang yang dikenal introvert itu.

Selain suasana ketenangan dan deretan lagu klasik Jepang, suasana negeri matahari terbit juga dihadirkan lewat ornamen-ornamen seperti tulisan, furniture meja dan kursi, hingga jendela besar yang dibuat buram seperti berembun. Dinginnya AC di dalam ruangan serta kaca yang seakan berembun ini membuat kami heran, apakah Jepang ada juga di Bekasi.


Hakken, kafe bernuansa Jepang di Bekasi.Hakken, kafe bernuansa Jepang di Bekasi. (Weka Kanaka/detikcom)

Kafe ini memiliki dua ruangan indoor yang terdiri dari dua lantai. Lantai pertama asik untuk nongkrong, sedangkan lantai dua asik untuk aktivitas produktif seperti mengerjakan tugas atau bekerja, itu karena meja di lantai dua lebih nyaman untuk seperti membuka laptop.

Hakken, kafe bernuansa Jepang di Bekasi.Pop up store di Hakken yang akan dibuka. (Weka Kanaka/detikcom)

Ingin mempertebal suasana Jepang, tersedia juga deretan lemari terbuka yang rencananya akan dijadikan pop up store. Sudut jualan tersebut akan diresmikan sekitar bulan Juli. Namun, lemari-lemari kayu itu terisi oleh ornamen khas Jepang misalnya dengan action figure, baju, hingga kipas ala Negeri Matahari Terbit.

Tak hanya ruangan indoor, Hakken juga menyediakan ruangan outdoor yang juga asyik untuk bersantai. Ada spot nongkrong di depan ruangan kafe dengan meja kayu, dan ada juga yang menarik yang berada di sisi kafe.

Hakken, kafe bernuansa Jepang di Bekasi.Hakken, kafe bernuansa Jepang di Bekasi. Foto: Weka Kanaka/detikcom

Di sisi kafe terdapat spot nongkrong yang diadopsi dari tempat duduk di Jepang yakni tatami. Kursi lesehan Jepang dihadirkan namun dengan modifikasi kursi dengan besi. Kursi ini juga disebut favorit traveler yang berkunjung nongkrong entah di sore atau malam hari.

Hakken, kafe bernuansa Jepang di Bekasi.Kursi tatami di Hakken. (Weka Kanaka/detikcom)

“Tatami untuk di outdoor ngambilnya dari Jepang sih. Buat nongkrong di luar sih asik sebenarnya di jam 1-2 juga udah adem sih, ada pohon juga, terus anginnya juga enak. Kecuali ujan tapi,” ujar barista Hakken, Ridwan Rifa, kepada detikTravel.

Saat kedatangan kami, Bekasi tengah diguyur hujan. Sehingga kursi tatami tersebut basah dan tak banyak pengunjung yang duduk di sana. Namun, Ridwan menyebut kursi tatami tersebut asyik untuk nongkrong, karena letaknya di bawah pohon dan cukup adem.

Menurut owner Hakken, Theo Gozana, tatami yang dimiliki kafenya mungkin saja satu-satunya yang ada coffe shop di Bekasi.

“Tatami ini mungkin di Bekasi baru kita pakai atau di coffee shop mana pun ya. Tatami ini konsep duduk yang khas Jepang, jadi memang lesehannya yang diangkat. Memang ada sedikit perubahan di situ, tempat duduk yang biasanya kayu kita ubah dengan besi,” dia menambahkan.

Hakken, kafe bernuansa Jepang di Bekasi.Menu ala Japanese di Hakken. (Weka Kanaka/detikcom)
Hakken, kafe bernuansa Jepang di Bekasi.Menu di Hakken. (Weka Kanaka/detikcom)

Hadirnya sentuhan Negeri Matahari Terbit tak hanya lewat arsitektur dan fasilitas tersebut, tetapi juga lewat makanan yang disajikan. Menunya kendati cukup beragam, tetapi ada juga makanan ala jepang seperti beef teriyaki don dan yakiniku don yang sekaligus menjadi best seller di sini. Tak ketinggalan pula ada dry ramen dan beberapa sate dimsum juga.

Untuk minuman, favoritnya adalah signature mereka yakni miru dan zeru. Adalah dua minuman dengan base kopi dan cokelat namun dengan sedikit perbedaan. Yakni miru dengan rasa creamy caramel, sedangkan zeru dengan rasa creamy hazelnut.

Hakken buka pukul 08.00-22.00 WIB di weekday dan 07.30-23.00 WIB di weekend. Jam buka yang lama membuat pengunjung yang datang ke sini pun beragam. Menurut Ridwan, pengunjung yang datang pagi kerap kali datang untuk WFC, sedangkan yang datang sore hingga malam sering datang untuk nongkrong.

Fasilitas tempat ini juga terbilang lengkap, terlihat cukup banyak colokan dan meja kursi, serta ada juga dua toilet dan satu mushola. Alamatnya di Galaxy, Jaka Setia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

(wkn/fem)



Sumber : travel.detik.com