Tag Archives: kafe di denpasar

Unik! Rumah Momo, Kafe Komplet dengan Perpustakaan Mini Bernuansa 90-an



Denpasar

Rumah Momo, sebuah kafe unik ada di jantung kota Denpasar. Berbeda dari kafe pada umumnya, Rumah Momo mempunyai perpustakaan mini di dalamnya.

Selain mempunyai perpustakaan mini, Rumah Momo juga unik karena bernuansa 1990-an. Ribuan koleksi komik jadul dan novel yang terpajang rapi di rak kayu menambah kesan 90-an. Lebih lengkap lagi, ada permainan tempo dulu yang mengajak pengunjung untuk bernostalgia.

“Ini konsepnya adalah kembali ke era 90-an. Kebetulan owner juga berada di tahun 90-an, ditambah punya koleksi buku dan permainan jadul. Bu Monica selaku owner kebetulan suka baca buku, jadi punya banyak koleksi buku. Akhirnya dipajang di sini,” kata Ade, manager Rumah Momo dalam perbincangan dengan detikTravel.


Monica, pemilik Rumah Momo, menyebut koleksi komik dan novel itu merupakan koleksi pribadi sejak duduk di bangku SMP. Adapun, koleksi permainan jadul yang ada ialah milik suaminya, Guna Wirawan.

Uniknya, traveler yang berkunjung ke Rumah Momo diperkenankan untuk membaca kumpulan komik dan novel yang ada. Sambil bersantap traveler akan ditemani dengan buku-buku jadul. Tapi, nggak boleh dibawa pulang, ya traveler.

“Untuk buku bisa dibaca di sini saja, tidak boleh dipinjam dan dibawa pulang. Jadi pengunjung bisa baca buku sambil makan atau ngopi,” ujar Ade.

Rumah Momo, kafe dengan perpustakaan mungil dan bernuansa 90-an di Denpasar.Rumah Momo, kafe dengan perpustakaan mungil dan bernuansa 90-an di Denpasar. (Ni Made Nami Krisnayanti)

Ade menyebut pengunjung yang datang rata-rata bisa menghabiskan waktu hingga berjam-jam di sini. Bahkan sebagian besar pengunjung yang datang menghabiskan waktunya untuk membaca buku, nongkrong, dan membuat tugas.

Menghabiskan waktu berjam-jam di cafe unik ini tak akan terasa. Traveler disuguhkan dengan banyak aktivitas yang bisa dilakukan. Mulai dari membaca komik dan novel yang hits seperti kisah Inuyasha, Doraemon, Dragon Ball, Sailor Moon, dan One Piece.

Traveler juga bisa mencoba berbagai permainan jadul seperti Nintendo yang ada di toilet Rumah Momo. Traveler juga dapat melihat koleksi kaset pita, pemutar musik Walkman, dan Tamiya yang pernah hits di era 90-an.

“Permainan yang ada di sini boleh dimainkan oleh pengunjung. Kami mempunyai beberapa permainan jadul. Di kamar mandi juga ada Nintendonya, jadi unik banget,” kata Ade.

Di sini traveler tak akan kehabisan spot foto dan ngonten. Menurut Ade, sebagian besar pengunjung yang datang pasti membuat konten. Beberapa spot terbaik untuk berfoto adalah di rak buku, rak mainan, dan outdoor.

Nggak cuma konsepnya yang unik, Rumah Momo juga menawarkan berbagai menu lezat yang wajib traveler cicipi. Roti bakar choco crunchy dan nasi ayam cabe garam menjadi menu andalan dari Rumah Momo.

Menu minuman yang wajib traveler cicipi di Rumah Momo adalah iced coffee yang beda zaman dan Selera Momo.

Rumah Momo, kafe dengan perpustakaan mungil dan bernuansa 90-an di Denpasar.Rumah Momo, kafe dengan perpustakaan mungil dan bernuansa 90-an di Denpasar. (Ni Made Nami Krisnayanti)

“Menu unik kita adalah menu Selera Momo. Jadi setiap hari menu signature itu akan berubah sesuai dengan Selera Momo. Kalau pengunjung pesen menu Selera Momo, dia nggak bakal tahu minuman apa yang datang, karena minuman akan sesuai dengan selera dari Bu Monica atau dari anak bar,” kata Ade.

Keunikan Rumah Momo membuat banyak pengunjung yang penasaran dengan kafe yang satu ini. Setiap hari, kafe ini bisa dikunjungi oleh ratusan pengunjung yang ingin bersantap sambil membaca buku jadul yang ada.

Berlokasi di Jalan Drupadi III No.1A, Renon, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali. Rumah Momo buka setiap hari mulai pukul 11.00 – 23.00 WITA.

Bagi traveler ingin bersantap sekaligus membaca buku-buku jadul lengkap dengan spot foto yang estetik. Rumah Momo adalah pilihan yang sip.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Weekend di Denpasar, Mampirlah ke Kebun Tengah Kota yang Estetik Ini



Denpasar

Bron Cafe Renon bisa menjadi salah satu spot untuk jeda sejenak dari hiruk pikuk keramaian Kota Denpasar, Bali. Singgah ke sana, traveler dapat menikmati kebun di tengah kota yang cukup rimbun.

Denpasar dikenal sebagai surganya tempat hangout. Namun di tengah keramaian, ada nuansa tenang yang tersaji di Bron Cafe Renon.

Bron Cafe Denpasar, Bali.Bron Cafe Denpasar, Bali. (Weka Kanaka/detikcom)

Masuk ke tempat tersebut, traveler akan melewati gerbang khas bali dengan ornamen ukiran kayu. Masuk lebih dalam, traveler akan menemui nuansa rimbun dari pepohonan dan arsitektur tradisional yang mengakar. Berbagai ornamen kayu dan tembikar yang mendominasi berbagai ornamen kafe menambah kesan autentik.


“Jadi kalau untuk konsepnya sendiri itu kita mengambil konsep yang ramah lingkungan Itu sih yang kita ambil. Jadi kita mengambil konsep bata sama kayu digabung biar cocok juga sama konsep kita yang kebun tengah kota gitu,” ujar Marketing Bron Cafe Putri Hayatunnufus saat ditemui detikTravel, Jumat (8/11/2024).

Tak hanya itu, ada pula area kolam ikan dan jalan setapak di atas kolam. Itu membuat suasana asri semakin kuat. Setelah melewati area kolam, traveler akan tiba di area taman semi terbuka. Terdiri dari area rerumputan, pepohonan, hingga beberapa tempat duduk santai.

Bron Cafe Denpasar, Bali.Bron Cafe Denpasar, Bali. (Weka Kanaka/detikcom)

Dalam pantauan detikTravel, terdapat area outdoor hingga indoor di kafe tersebut. Karenanya, tempat itu layak digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti nongkrong hingga bekerja dari kafe atau work from cafe.

Berbagai tanaman pun menghiasi tempat ini. Terlihat banyak pohon kamboja hingga beberapa pohon pakis Brazil menjulang tinggi.

“Jadi untuk konsepnya sendiri itu kita mengambil konsep kebun tengah kota. Itu karena kita berada di tengah kota yang juga ramai, habis itu mungkin panas, terus juga sibuk lah. Jadi kita ngambil konsep itu agar tamu-tamu yang ke sini merasa fresh. Apalagi ada tanaman, Terus di sini kan juga adem jadi biar mereka bisa refreshing, biar mereka lupa hiruk pikuk kayak gimana,” jelas Putri.

Selain itu, kafe tersebut juga ramah dengan berbagai kebutuhan pengunjung. Mereka menerapkan kebijakan pet friendly dan child friendly. Terdapat playground yang dapat menjadi spot hiburan bagi pengunjung cilik.

Bron Cafe Denpasar, Bali.Bron Cafe Denpasar, Bali. (Weka Kanaka/detikcom)

Tak sekedar menjadi cafe dan taman di tengah kota, Bron Cafe Renon juga terbuka untuk berbagai kebutuhan pengunjung. Misalnya saja untuk kegiatan keluarga ataupun komunitas. Putri mengeklaim tempat itu dapat menampung sekitar 200 tamu sekaligus.

“Kalau untuk jadi pembedanya Kita ke Pet friendly karena kan jarang juga untuk cafe yang pet friendly. Juga service yang kita berikan sepenuh hati biar tamu juga merasa kangen. Terus ada banyak tempat yang bisa untuk coworking space Jadi kita ada tiga ruangan itu ruangan meeting juga bisa dipakai coworking space. Abis itu kalau mau ada Birthday, Intimate atau segala macam Itu bisa dipakai di sini,” tutur Putri.

Nantinya, Bron Cafe juga akan menjadi tuan rumah dari event Jelajah Lensa Bali yang diselenggarakan detikcom dengan berkolaborasi bersama Iqos pada Sabtu (9/11/2024). Dalam acara tersebut, traveler akan diajak menyelam lebih jauh tentang strategi membuat konten audio-visual yang menarik untuk sosial media.

Selain dapat nongkrong estetik, ilmu yang didapatkan dari pelatihan tersebut pun rasanya dapat langsung diterapkan di tempat itu. Jadi, tertarik berkunjung dan ikutan?

(wkn/fem)



Sumber : travel.detik.com