Tag Archives: kahuripan

Sensasi Tanjakan Langit di Lembang yang Tak Lagi Sama



Bandung Barat

Beberapa waktu lalu, viral ‘Tanjakan Langit’ di Lembang yang bikin pesepeda ‘angkat tangan’. Tapi sayang, sekarang tanjakan itu sudah kehilangan sensasinya.

‘Tanjakan Langit’ di daerah Cijengkol, Desa Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) sempat jadi primadona para penghobi sepeda di Bandung Raya.

Tanjakan tersebut bisa dibilang istimewa karena konturnya yang menanjak curam dari sisi bawah. Sementara dari sisi atasnya juga menurun sangat curam.


Namun tak diketahui berapa kemiringan sudut tanjakan tersebut, sebab tak pernah ada yang mengukur dengan metodologi ilmiah.

Tanjakan yang menyambungkan Kampung Teropong Bintang, Desa Gudang Kahuripan, dengan Kampung Areng, Desa Lembang, itu punya ceruk yang adak dalam di bagian tengah. Bahkan untuk sekadar jalan kaki, pasti membuat ngos-ngosan.

Sejak beberapa tahun belakangan, tanjakan yang juga dikenal dengan nama Tanjakan Cijengkol itu dikerubuti oleh pesepeda dari berbagai daerah. Mereka sengaja datang demi menjajal tanjakan tersebut.

Bentuk Tanjakan Langit Sekarang Sudah Berubah

Namun kini ada yang berbeda dengan bentuk tanjakan tersebut. Jalan di bagian puncaknya, terutama sebelah kiri dari arah bawah yang terkenal sangat mendongak, sudah dibangun fondasi beton.

Tapi di bagian atas, di tembok sebuah bangunan berwarna biru masih terlihat jejak ketenaran tanjakan langit itu, dengan tulisan ‘Bintang Uphill Road, Taklukkan Tanjakannya Ceritain Rasanya’.

“Iya sekarang jalannya sudah dibangun, belum tahu buat apa nantinya. Cuma memang jadi lebih sempit,” kata Yana, warga setempat, Minggu (29/9/2023).

Warga Beraktivitas di Tanjakan Langit Lembang yang bentuknya sudah berubahBentuk Tanjakan Langit Lembang sekarang sudah berubah Foto: Whisnu Pradana

Hal itu berimbas pada menurunnya kunjungan pesepeda ke wilayah tersebut. Sebab daerah Cijengkol mendadak ramai disatroni lantaran pesepeda penasaran menjajal tanjakan tersebut.

“Ya sekarang mah enggak terlalu ramai, cuma ada beberapa yang masih datang. Kagetnya pas datang karena sekarang jadi sempit tanjakannya,” kata Yana yang sudah tinggal puluhan tahun di tempat tersebut.

Menurut Yana, tak ada larangan pesepeda datang ke tempat tersebut. Namun terkadang, mereka justru membahayakan. Contohnya, menyimpan sepeda sembarangan saat sedang beristirahat.

“Ya kalau buat warga, mau datang terus sepedahan ke sini silakan. Cuma jangan membahayakan, jadi parkir sepeda terus istirahat itu di pinggir. Kalau diam di tanjakan seperti dulu, kan bahaya. Kasihan mobil atau motor yang bawa barang dari bawah, kesulitan,” kata Yana.

Tanjakan Langit Cijengkol di LembangBentuk Tanjakan Langit Cijengkol di Lembang dulu Foto: ( Whisnu Pradana/detikcom)

Kini tanjakan itu kembali seperti dulu. Hanya rutin dilintasi kendaraan warga yang beraktivitas. Seperti Yana, yang biasanya membawa kayu bakar dan hasil tani menuju pasar maupun ke rumahnya.

“Ya ini akses utama buat warga, meskipun curam. Kalau enggak lewat ini, ada jalan lain cuma mutar. Harus hati-hati kalau lewat sini. Tapi kalau warga kan sudah terbiasa, apalagi sekarang jalannya sudah mulus, diaspal swadaya warga,” ujar Yana.

——–

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk


Purwakarta

Ada sejumlah tempat wisata menarik di Purwakarta, salah satunya yang populer adalah Bungursari Lake Park. Objek wisata ini menyuguhkan pemandangan danau yang asri dan sejuk, cocok untuk travelers yang ingin healing.

Selain itu, masih ada sejumlah daya tarik lainnya dari Bungursari Lake Park. Harga tiket masuknya juga murah, alhasil banyak wisatawan yang datang ke tempat ini untuk liburan bersama keluarga atau sekadar melepas penat.

Penasaran, apa saja daya tarik dari Bungursari Lake Park? Lalu berapa harga tiket masuknya? Simak ulasan singkatnya dalam artikel ini.


Daya Tarik Bungursari Lake Park

Daya tarik utama dari Bungursari Lake Park yakni terdapat danau yang luas. Di sekeliling danau juga terdapat pepohonan hijau yang menambah suasana asri tempat wisata ini.

Mengutip akun Instagram resminya @bungursarilakepark, kamu bisa menaiki perahu untuk berkeliling danau. Kegiatan ini sangat cocok untuk travelers yang ingin menenangkan pikiran. Uniknya, perahu tersebut mengusung naga merah yang terdapat kepala di bagian depan serta ekor di belakang perahu.

Bungursari Lake Park, salah satu tempat wisata seru di Purwakarta.Bungursari Lake Park (Facebook/Bungursari Lake Park)

Selain menaiki perahu, kamu juga bisa menggelar piknik estetik di pinggir danau bersama teman, keluarga, ataupun pasangan. Jangan lupa untuk menggunakan pakaian yang keren agar bisa berfoto-foto di tepi danau dengan lanskap pemandangan alam yang indah.

Jika kamu tak sempat membawa makanan dan minuman untuk piknik, jangan khawatir. Soalnya, terdapat coffee shop di dalam kawasan Bungursari Lake Park, yaitu Kopi Awi Bungursari.

Pilihan makanan sangat beragam, mulai dari makanan berat hingga camilan tersedia di sini. Ada juga pilihan minuman coffee dan non-coffee, sehingga cocok bagi travelers yang suka minuman manis kekinian.

Oh ya, kamu juga bisa menikmati pemandangan danau dari Kopi Awi Bungursari, lho. Tersedia area tempat duduk outdoor dengan pemandangan langsung ke arah danau. Cocok bagi kamu yang ingin ngobrol santai bareng pasangan sambil menikmati suasana yang tenang.

Bungursari Lake Park juga menyediakan paket liburan bagi kamu yang ingin camping. Selain itu, ada juga paket wisata outbound dan paket acara. Tenang saja, harga yang ditawarkan cukup terjangkau dengan fasilitas yang lengkap.

Harga Tiket Masuk Bungursari Lake Park

Setiap pengunjung yang datang ke Bungursari Lake Park akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang saat weekday. Jika kamu berkunjung saat Sabtu-Minggu, tiket masuknya sebesar Rp 15.000 per orang.

Jika travelers ingin berkemah, pihak pengelola menyediakan paket camping dengan rincian biaya sebagai berikut:

  • Tiket camping: Rp 25.000/orang (1 malam)
  • Tenda: Rp 100.000 untuk 3 orang
  • Tenda plus: Rp 130.000 untuk 5 orang (termasuk karpet).

Lalu, tersedia juga paket camping asyik di tepi danau dengan harga mulai dari Rp 280.000/4 orang. Biaya tersebut sudah termasuk tiket camping, fasilitas tenda, matras, dan sarapan pagi di Kopi Awi.

Rincian Paket Acara di Bungursari Lake Park

Bungursari Lake Park, salah satu tempat wisata seru di Purwakarta.Bungursari Lake Park (Facebook/Bungursari Lake Park)

Selain nongkrong dan berkemah, kamu juga bisa mengadakan berbagai acara di Bungursari Lake Park, mulai dari acara komunitas, kantor, atau outbound sekolah. Untuk harga paketnya juga termasuk murah, lho.

Untuk lebih jelasnya, berikut rincian paket acara di Bungursari Lake Park yang dilansir akun Instagram-nya:

1. Bale Kahuripan

  • Aula bambu
  • Meet up
  • Gathering
  • Workshop
  • Wedding
  • Harga: mulai dari Rp 500.000.

2. Function Area

  • Area terbuka
  • Outbound
  • Camping
  • Gathering
  • Pentas seni
  • Harga: sesuai harga tarif masuk.

Tersedia juga paket makan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan pengunjung. Simak rincian paket makanannya di bawah ini:

1. Paket Makan Lunch Box

  • Chicken katsu
  • Ayam asam manis
  • Ayam bakar/ayam goreng
  • Ayam geprek
  • Ayam lada hitam
  • Harga: mulai dari Rp 25.000/pax.

2. Buffet Package Prasmanan

  • Ayam yakiniku
  • Nasi
  • Capcay
  • Mie bihun
  • Kerupuk
  • Buah semangka
  • Air mineral cup
  • Harga: mulai dari Rp 60.000/pax.

Untuk informasi lebih lanjut, travelers bisa tanya-tanya langsung ke akun Instagram resminya @bungursarilakepark.

Lokasi dan Jam Buka Bungursari Lake Park

Bungursari Lake Park terletak di Jalan Awi Mekar, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Jika berangkat dari Jakarta, jaraknya sekitar 90 km atau 1,5 jam perjalanan dengan berkendara mobil. Sementara dari Bandung jaraknya sekitar 75 km atau 1 jam perjalan.

Bungursari Lake Park buka setiap hari mulai pukul 08.00-18.00 WIB. Sebaiknya datang sejak pagi hari agar kamu bisa menikmati suasana alam dari tepi danau yang sejuk dan menenangkan.

Demikian ulasan singkat mengenai Bungursari Lake Park yang berada di Purwakarta. Jadi, tertarik berlibur ke tempat ini.

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Dulu Area Tambang Liar, Kini Goa Lalay Jadi Incaran Wisatawan



Bogor

Liburan ke Bogor tak lengkap tanpa menjelajahi keindahan wisata alamnya. Namun, pernahkah terpikir untuk mengunjungi bagian timur kota Bogor yang menyimpan surga tersembunyi?

Uniknya, destinasi wisata ini dulunya merupakan bekas penggalian tambang liar yang kini bertransformasi menjadi tempat wisata yang menakjubkan. Nama destinasi unik di kawasan ini adalah wisata alam Goa Lalay Klapanunggal. Lalay dalam bahasa Sunda yang berarti kalelawar.

Tempat ini memiliki suasana alami yang menenangkan dan tebing kapur yang tinggi. Meskipun dulu merupakan bekas penggalian tambang ilegal, wisata alam Goa Lalay kini telah disulap menjadi destinasi menakjubkan dengan banyak spot menarik.


Goa Lalay dialiri oleh perairan alami yang telah ada jauh sebelum penggalian tambang tersebut berlangsung. Area ini berada di tengah-tengah tebing kapur yang menjulang tinggi, dengan banyak kalelawar di dalam goa, dan dikelilingi oleh perairan jernih.

“Ini goa dan perairannya sudah ada dari dulu cuma awalnya pintunya di sebalah sana, dan dari dulu goa nya berair, untuk masuk ke dalam goa harus pakai perahu karena dalam,” kata Edo, salah satu warga sekitar saat detikTravel berkunjung ke wisata alam Goa Lalay.

Goa Lalay di Klapanunggal, BogorGoa Lalay di Klapanunggal, Bogor (Amalia Novia Putri/detikcom)

Wisata alam Goa Lalay menawarkan berbagai fasilitas menarik untuk memanjakan pengunjung, seperti kolam renang dan seluncuran yang cocok untuk merelaksasikan diri. Selain itu, tempat wisata ini juga memiliki sejumlah spot foto yang Instagramable, mulai dari rumah pohon, taman selfie, patung-patung kuda, hingga latar tebing kapur yang megah. Tak ketinggalan, pesona utama dari destinasi ini adalah Goa Lalay itu sendiri, yang menjadi daya tarik unik untuk diabadikan dalam foto.

Salah satu pengunjung mengajak keluarganya untuk menikmati keindahan alam tebing kapur berwarna putih dan hijau yang megah dan melihat Goa Lalay. Sambil bersantai, tak jarang terdengar suara dari kalelawar itu sendiri, mereka juga menyempatkan diri untuk makan bersama dan berswafoto di berbagai spot menarik, menjadikan momen liburan keluarga semakin berkesan.

Goa Lalay di Klapanunggal, BogorGoa Lalay di Klapanunggal, Bogor (Amalia Novia Putri/detikcom)

“Seru ya sudah murah saya dan keluarga bisa bersantai dan berenang, sambil melihat tingginya tebing kapur ini dan juga goa di tengah-tengah tebing kapur suasanya juga adem banya juga gazebo yang disediakan,” kata Mega, salah satu pengunjung.

Bagi traveler yang ingin menikmati wisata alam tebing kapur dan Goa Lalay, disarankan datang pada sore hari untuk merasakan suasana yang lebih sejuk dan syahdu di bawah pepohonan. Untuk akses yang lebih mudah dan dekat, sebaiknya masuk melalui jalan Pesona Kahuripan 5. Lokasinya berada di Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16710, dan buka setiap hari dari Senin hingga Minggu, mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.

Tak perlu khawatir soal biaya, tiket masuknya sangat terjangkau, hanya Rp 20.000 per orang, dengan biaya parkir Rp 5.000 untuk motor dan Rp 15.000 untuk mobil.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com