Tag Archives: kaki

Bikin Tangga di Rumah Jangan Asal, Ini Anjurannya dalam Islam



Jakarta

Membangun rumah dua lantai tentu memerlukan tangga. Namun dalam membangun tangga tidak bisa asal. Dalam Islam juga ada anjuran dalam membangun tangga.

Melansir dari artikel ilmiah berjudul Islamic Values in The Design of Residential Internal Layout yang ditulis oleh Mohd Akil Muhamed Ali, Mohd Farhan Md Ariffin, Mohd Nazri Ahmad, dan Shafiza Safie, terdapat beberapa anjuran dalam membangun tangga.

Anak Tangga Ganjil

Dalam konstruksi tangga, dianjurkan membuatnya dalam jumlah ganjil agar penghuni rumah dapat memulai dan mengakhiri langkahnya dengan kaki kanan. Sebab, Islam menganjurkan memulai segala sesuatu dengan tangan atau kaki kanan. Sesuai juga dengan sunah Nabi Muhammad SAW agar mendapat pahala jika dilakukan.


Ukuran Anak Tangga

Selain itu, anak tangga harus sesuai dengan ukuran kaki sehingga dapat mengakomodasi kaki pengguna tangga. Kenyamanan dan keamanan adalah dua faktor penting dalam membangun tangga untuk menghindari cedera dan fatal saat menggunakan tangga.

Tidak di Ruang Tamu

Dari segi aspek privasi, tangga ke lantai atas sebaiknya tidak berada di ruang tamu karena dapat menyulitkan wanita untuk naik ke kamarnya terutama ketika ada tamu.

Tidak Transparan

Desain tangga harus memenuhi fungsi aslinya serta memberikan kenyamanan dan keamanan saat digunakan. Namun, ada desain tangga yang tidak yang tidak sesuai untuk digunakan seperti tangga atau terbuat dari bahan yang transparan. Desain ini tidak disarankan karena tidak nyaman untuk dinaiki oleh wanita menaiki tangga ketika mereka mengenakan rok.

Itulah beberapa aturan dalam merancang tangga dalam rumah yang dianjurkan dalam Islam. Semoga memberikan manfaat dan keberkahan.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Berapa Tinggi Pagar Rumah yang Ideal? Jawabannya Adalah….



Jakarta

Batasan rumah biasanya ditandai dengan pagar. Saat membuat pagar, pemilik perlu menentukan ketinggian yang tepat untuk menjaga privasi dan keamanan rumah.

Jika pagar terlalu rendah, orang luar bisa mudah melihat area hunian dan masuk ke dalam. Sementara pagar yang terlalu tinggi mungkin tampak berlebihan dan bagaikan ‘penjara’.

Berapa tinggi pagar rumah yang ideal? Simak penjelasannya berikut ini.


Dilansir dari laman Bisesa Contractor, rata-rata tinggi pagar rumah yang ideal adalah 1,8 meter. Ketinggian tersebut dinilai sudah cukup untuk melindungi rumah dari ancaman bahaya dari luar rumah.

Berbeda halnya dengan rumah mewah yang dihuni pejabat, selebrita, serta orang penting yang membutuhkan keamanan dan kenyamanan ekstra. Beberapa rumah bisa memasang pagar hingga setinggi 2,5 meter.

Penghuni rumah bisa menentukan tinggi pagar rumah berdasarkan luas bangunan dan kebutuhan penghuni. Jika ingin mengusung konsep minimalis sederhana, pagar setinggi 1,8 meter terbilang cukup. Sementara untuk rumah yang mewah dan luas, pagar setinggi 2,5 meter dapat memberikan perlindungan ekstra.

Selain tinggi pagar, pemilik rumah juga perlu mempertimbangkan aspek lainnya. Berikut ini tips memilih pagar.

Tips Memilih Pagar

Inilah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika membuat pagar.

1. Keamanan

Salah satu faktor utama dalam memilih pagar adalah dari segi keamanan. Jika ingin mencegah maling, pilih panel pagar vertikal agar tidak ada pegangan kaki atau tangan yang dapat digunakan untuk memanjat.

2. Privasi

Jika ingin menjaga privasi secara maksimal, sebaiknya meninggikan panel pagar. Panel yang tinggi dan tertutup akan menghalangi pandangan orang dari luar rumah.

3. Lokasi Pemasangan

Pemilik rumah harus menentukan lokasi yang tepat buat memasang pagar rumah. Pertimbangkan medan pekarangan rumah dan cek apakah ada penghalang seperti pohon atau batu yang perlu diakali.

4. Kualitas Material

Selain itu, memperhatikan kualitas material yang bakal digunakan. Sebaiknya memilih bahan material yang kokoh agar pagar tahan lama.

5. Faktor Lingkungan

Pertimbangkan juga faktor lingkungan, misalnya rumah berada di lingkungan yang berangin. Sebaiknya membuat pagar yang kuat menahan kondisi tersebut. Panel semi-solid diklaim paling cocok karena masih memungkinkan angin melewati lubang di sela-sela panel, sehingga tidak membebani tiang penahan pagar.

Itulah tips seputar pembuatan pagar. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Alasan Rumah Sudah Dipel tapi Masih Tetap Kotor Menurut Ahli


Jakarta

Pernah ngalamin nggak setelah ngepel tapi rumah masih terasa kotor? Hal ini bisa terjadi karena beberapa hal, salah satunya tetap menggunakan air yang kotor.

Mengepel lantai merupakan salah satu hal yang harus dilakukan untuk menjaga kebersihan rumah. Para ahli mengungkapkan seharusnya lantai dipel sesering mungkin, setidaknya seminggu sekali.

Walau demikian, kenapa setelah lantai dipel masih tetap kotor? Dilansir dari The Spruce, berikut ini alasannya.


Alasan Lantai Tetap Kotor Meski Sudah Dipel

Salah satu alasan lantai tetap kotor meski sudah dipel adalah tetap menggunakan air yang kotor untuk mengepel. Hal ini seperti memindahkan kotoran dengan kain pel saat membersihkan lantai.

“Hal ini biasanya terjadi ketika air pel menjadi kotor dan Anda terus menggunakannya, atau Anda menggunakan terlalu banyak pembersih karena mengira hasilnya akan lebih baik,” ujar ahli kebersihan Fabuloso, Rosa Picosa, dikutip dari The Spruce, Rabu (6/8/2025).

Sementara itu menurut quality lead cleaner di FreshSpace, Rhonda Wilson, alasan lantai tetap kotor meski sudah dipel terjadi karena lantai tidak dibiarkan kering sempurna setelah dipel. Residu dari pembersih lantai terasa lengket dan bisa menjadi magnet bagi debu, jejak kaki, serta bulu hewan peliharaan.

“Hari berikutnya, lantai terasa seperti sama sekali tidak dibersihkan,” katanya.

Cara Mengepel Lantai yang Benar

Berikut ini merupakan cara mengepel lantai agar hasilnya bersih.

Sapu Lantai Terlebih Dahulu

Sebelum dipel, lantai harus disapu terlebih dahulu untuk menghilangkan debu dan kotoran. Hal ini supaya hasil mengepel lantai lebih efektif.

Jangan Terlalu Banyak Pakai Pembersih Lantai

Saat mengepel, jangan sampai pakai terlalu banyak pakai pembersih lantai. Picosa menyarankan untuk menggunakan 1/8 cup pembersih lantai yang kuat sebelum dicampur ke air.

“Anda ingin (lantai) berkilau, bukan lengket,” kata Picosa.

Ganti Air Jika Dibutuhkan

Selanjutnya adalah mengganti air pel jika sudah kotor. Hal ini supaya hasil lantai yang dipel bisa sebersih mungkin.

Pel dengan Gerakan Angka 8

Menurut Wilson, cara ini efektif untuk membersihkan lantai dibandingkan dengan mengepel dengan gerakan lurus saja. Ia menilai, mengepel dengan gerakan angka 8 bisa menjangkau cakupan area lebih luas, bisa masuk ke sudut dengan mudah, dan tidak membuat tangan cepat lelah.

Biarkan Lantai Mengering

Penghuni rumah bisa membiarkan lantai mengering dengan sendirinya atau menggunakan kipas maupun membuka jendela untuk mempercepat proses tersebut.

Itulah alasan dan cara mengepel lantai dengan benar. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

Cara Basmi Kaki Seribu yang Bikin Kulit Gatal dengan Bahan Alami


Jakarta

Ada sejumlah hewan yang sering kali muncul di rumah, salah satunya adalah kaki seribu. Hewan yang termasuk kelompok filum arthropoda ini sering terlihat di halaman dan teras rumah.

Ketika menemukan kaki seribu, sebaiknya detikers tetap hati-hati. Sebab, kandungan zat di dalam hewan ini dapat memicu rasa gatal dan terbakar jika menyentuh kulit.

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan banyak kaki seribu bermunculan di rumah. Namun jangan khawatir, untuk membasminya bisa menggunakan bahan alami yang mudah didapat.


Penyebab Kaki Seribu Muncul di Rumah

Dilansir situs Better Homes & Gardens, kaki seribu termasuk hewan yang bertahan hidup di tempat lembap dan gelap. Jika tingkat kelembapan di rumah sangat tinggi, maka tak heran kalau menemukan banyak kaki seribu.

Kehadiran hama tersebut juga dapat mengindikasikan adanya serangga lain di rumah. Kemungkinan terdapat banyak kecoak, ngengat, lalat, dan rayap yang merupakan sumber makanan bagi kaki seribu.

Terkadang, kaki seribu juga bisa masuk ke dalam rumah melalui celah atau lubang yang tidak ditutup. Mereka akan mencari tempat yang aman untuk berkembang biak.

Ketika hujan deras, kaki seribu yang semula hidup di halaman rumah akan berpindah ke tempat yang kering. Sebab, habitat mereka tergenang air dan tak bisa ditinggali lagi. Maka dari itu, kaki seribu sering ditemukan sedang merayap di dinding atau lantai rumah.

Cara Basmi Kaki Seribu dengan Bahan Alami

Mengusir kaki seribu di rumah bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Tak harus menggunakan cairan kimia, cukup dengan bahan alami yang mudah didapat sudah bisa membasmi hama tersebut. Berikut caranya:

1. Cuka Putih

Kandungan asam asetat pada cuka putih ternyata dinilai ampuh untuk membasmi hama di rumah, termasuk kaki seribu. Cara pakainya cukup dengan menuangkan cuka putih ke kaki seribu, tak lama mereka akan mati karena terpapar cairan asam.

2. Garam

Selain digunakan untuk bumbu masak, garam juga bisa digunakan untuk membasmi kaki seribu. Sama seperti cara sebelumnya, cukup taburkan garam ke kaki seribu dan perlahan akan mati.

3. Minyak Esensial

Guna mencegah kaki seribu masuk ke rumah bisa menggunakan minyak esensial atau essential oil. Cukup mencampur minyak esensial dan air hingga menjadi cairan, lalu masukkan ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan cairan minyak esensial ke sudut-sudut rumah.

Untuk aroma minyak esensial bisa dipilih secara bebas sesuai keinginan, seperti peppermint, tea tree, jeruk, atau lavender. Semprotkan secara berkala atau ketika wanginya sudah tidak tercium

4. Daun Pandan dan Serai

Daun pandan dan serai dapat mengeluarkan aroma menyengat yang tidak disukai kaki seribu. Caranya dengan memotong daun pandan menjadi beberapa bagian, lalu geprek serai agar aromanya keluar.

Setelah itu, masukkan ke dalam wadah terbuka dan letakkan di area yang sering dilalui kaki seribu. Jika sudah tidak mengeluarkan wangi, segera ganti dengan daun pandan dan serai yang baru.

Demikian penyebab kaki seribu muncul di rumah dan cara atasinya. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

Indahnya Air Terjun Tumpak Sewu di Kaki Gunung Semeru



Lumajang

Lumajang memiliki berbagai objek wisata yang menarik untuk dieksplorasi. Salah satu yang patut didatangi adalah Wisata Air Terjun Tumpak Sewu yang berada di kaki Gunung Semeru.

Air terjun itu berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Bertepatan dengan dibukanya pendakian ke Semeru, mungkin mampir sejenak ke air terjun itu dapat menjadi pengalaman menyenangkan.

Wisata air terjun itu memiliki formasi yang indah karena mempunyai sumber mata air yang melebar seperti tirai. Air Terjun Tumpak Sewu memiliki ketinggian 120 meter.


Nama Air Terjun Tumpak Sewu berasal dari bahasa Jawa, yakni sewu artinya seribu karena memiliki banyak sumber mata air. Air Terjun Tumpak Sewu bisa didatangi menggunakan roda dua maupun roda empat.

“Nama air terjun ini dari bahasa Sanksekerta “tumpak” itu Sabtu, karena diawali hari Sabtu, dan “sewu” itu dari banyaknya mata air,” ujar pengelola air terjun Abdul Karim kepada detikjatim, Sabtu (28/12/2024).

Tak heran, wisata alam di lereng Gunung Semeru ini menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik dikunjungi untuk menghabiskan waktu liburan. Apalagi saat ini bertepatan musim liburan Nataru.

“Di sini, tempatnya keren, meskipun jauh, tapi air terjunnya keren, karena air terjunnya banyak, ke sini dalam rangka liburan,” ujar salah satu wisatawan bernama Gunawan.

Untuk masuk ke Air Terjun Tumpak Sewu, wisatawan cukup membayar tiket sebesar Rp 10.000, untuk dapat menikmati keindahannya alam, dan swafoto berlatar belakang keindahan air terjun di kaki Gunung Semeru.

Bagi wisatawan yang belum memiliki destinasi wisata untuk mengisi liburan Nataru, wisata Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang bisa menjadi alternatif.

________________

Artikel ini telah tayang di detikJatim

(wkn/wkn)



Sumber : travel.detik.com

13 Wisata Kuningan untuk Healing, Destinasi Terbaik dan Instagramable

Jakarta
Kabupaten Kuningan di Jawa Barat bisa jadi alternatif liburan sendiri atau bersama keluarga. Di sini, detikers bisa menemukan wisata alam, sejarah, edukasi dengan hawa sejuk dan punya beragam wahana. Kuningan cocok buat detikers yang nyari tempat liburan untuk healing, menghabiskan waktu bersama keluarga, atau jalan-jalan bareng teman.

Wilayah Kuningan punya destinasi gunung hingga telaga yang cocok jadi rekomendasi wisata saat liburan, berikut rekomendasinya

1. Taman Nasional Gunung Ciremai

Taman Nasional Gunung Ciremai.
Taman Nasional Gunung Ciremai (dok. Istimewa)

Jam buka: setiap hari

  • 07.00-11.00 WIB untuk jam naik
  • 11.00-18.00 WIB untuk jam turun

Tarif masuk:

  • WNI: Senin-Jumat Rp 10 ribu per orang Sabtu-Minggu dan hari libur nasional Rp 15 ribu per orang
  • WNA: Senin-Minggu, hari libur nasional Rp 150 ribu per orang

Tarif belum termasuk pungutan jasa pendakian gunung, kemah, pengambilan foto dan video, dan penggunaan drone

Alamat: Babakanmulya, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan

Gunung Ciremai setinggi 3.078 mdpl menyimpan pesona keanekaragaman flora dan fauna plus hawa yang sejuk. Traveler yang sudah berpengalaman atau dengan guide yang kompeten, bisa mencoba naik ke puncak. Bagi yang tidak muncak nggak perlu khawatir, Gunung Ciremai punya pesona lain yang sayang buat dilewatkan.

Di Gunung Ciremai ada Telaga Remis yang menawarkan aktivitas memancing dan bermain sepeda air, cocok untuk liburan bareng keluarga. Selain itu ada Desa Wisata Cibuntu yang kental dengan budaya Sunda. Pesona Curug Putri Palutungan dan Curug Sawer dengan air yang bersih, sejuk, dan segar bisa jadi pilihan sambil trekking di Gunung Ciremai.

2. Telaga Biru Cicerem

Telaga Biru Cicerem.
Telaga Biru Cicerem (dok. Bima Bagaskara/detikJabar)

Jam buka: setiap hari 08.00-17.00

Tarif masuk: Rp 15 ribu belum termasuk biaya lain

Alamat: Desa Kaduela, Kecamatan Pesawahan, Kabupaten Kuningan

Danau berair biru ini adalah tempat wisata yang cukup populer bagi warga Kabupaten Kuningan. Namun dengan pemilihan waktu liburan yang tepat, kamu bisa menikmati suasana tenang telaga biru dengan airnya yang jernih, bersih, dan sejuk. Waktu paling cocok buat main ke telaga adalah pagi hari sebelum matahari bersinar terik selepas liburan sekolah.

“Sangat menyenangkan Telaga biru Cicarem yang cantik ini terjaga rapi dan bersih. Pengelola di sini menyediakan fasilitas umum yang memadai. Jangan lupa ambil foto dengan gaya paling okey dikelilingi pemandangan alami danau. Tukang foto di sini sigap bantu ngarahin gaya lho,” tulis akun google review Maria Aghnatha.

3. Kebun Raya Kuningan

Kebun Raya Kuningan
Kebun Raya Kuningan (dok. Erick Disy Darmawan/detikJabar)

Jam buka: setiap hari 08.00-16.00

Tarif masuk:

  • Dewasa Rp 10 ribu
  • Anak-anak Rp 5 ribu
  • Motor Rp 5 ribu
  • Mobil Rp 10 ribu
  • Bus/truk Rp 15 ribu
  • Sepeda Rp 2.500

Tarif ini belum termasuk layanan lain yang tersedia di Kebun Raya Kuningan.

Alamat: Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan

Taman wisata seluas 154.908 hektare ini tak hanya menyajikan koleksi 23 ribu spesies tanaman milik Nusantara. Tapi juga koleksi batu dari seluruh Indonesia, sehingga Kebun Raya Kuningan memiliki tema berbeda dengan destinasi wisata sejenis lainnya. Lanskap batu dan tanaman ternyata bisa dipadukan menjadi pemandangan indah, yang nyaman dipandang dan bisa memperbaiki mood.

Pengunjung yang ingin melihat keindahan area Kebun Raya Kuningan lebih luas, bisa mencoba jalur trekking dengan datang lebih pagi saat matahari belum terlalu terik. Bagi pengunjung yang mau piknik, bisa datang ke dua area danau dengan hawa sejuk dan sangat luas. Pengunjung bisa cuci mata, jalan-jalan sekitar area danau, dan tentunya ambil foto. Nah buat yang mau eksplor dan lebih lama menikmati sejuknya kebun daya, bisa nginep di area camping atau guest house.

4. Woodland

WoodLand Cibubur menjadi destinasi baru untuk rekreasi dan kuliner keluarga. Ferris Wheel setinggi 31 meter siap jadi daya tarik utamanya.
Woodland (dok. Hilalia Kani Juliana)

Jam buka:

  • Senin-Jumat 08.00-17.00
  • Sabtu-Minggu 07.30-17.00

Tarif masuk:

  • Senin-Jumat Rp 15 ribu per orang
  • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 20.000 untuk semua usia kecuali anak-anak usia 2-9 Rp 15 ribu.

Tarif ini belum termasuk biaya lain selama liburan di Woodland

Alamat: Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan

Destinasi wisata ini tidak hanya populer karena harga tiket terjangkau, tapi juga aneka wahana permainan. Didesain sebagai tempat liburan di area terbuka, Woodland juga menyediakan kolam renang bagi pengunjung. Semua wahana yang menguji fisik anak-anak ini tersedia di bawah pohon rindang, sehingga pengunjung tak perlu khawatir kepanasan.

“Wahana permainan Woodland banyak ngasih tantangan, sehingga bagus untuk ngelatih keberanian dan ketangkasan anak kecil. Pilihan wahana juga lengkap, mulai dari flying fox dan permainan air. Selain itu tempatnya bersih, rapi, sejuk, dan hawanya segar,” kata salah satu pengunjung Resti asal Majalengka dikutip dari detik Jabar.

5. Curug Putri Palutungan

Curug Putri Palutungan di Kuningan
Curug Putri Palutungan (dok. Fahmi Labibinajib/detikJabar)

Jam buka: 08.00-16.00

Tarif masuk:

  • Senin-Jumat Rp 20 ribu
  • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 25 ribu

Alamat: Jalan Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan

Berada di kaki Gunung Ciremai, Curug Putri Palutungan cocok buat pengunjung yang mencari hawa sejuk dan adem selama liburan. Curug ini tidak terlalu tinggi dengan tinggi kolam cenderung dangkal, sehingga cocok bagi yang ingin main air bareng keluarga. Di depan area curug ada pancuran alami dengan kolam yang bisa digunakan untuk berendam.

“Suasana curug segar, adem, cocok kalau buat liburan mah,” ujar pengunjung Ali yang menikmati destinasi wisata alami ini bersama keluarga. Fasilitas pendukung bagi pengunjung di sini juga tersedia lengkap misal kantin, musala, gazebo, dan toilet sehingga pengunjung tak perlu khawatir. Pengunjung juga bisa mencoba motor ATV dan area perkemahan di sekitar curug.

6. Objek Wisata Cibulan

Kolam Renang Cibulan di Kuningan.
Objek Wisata Cibulan (dok. Mohamad Taufik/detikJabar)

Jam buka: setiap hari 08.00-17.00

Tarif masuk:

  • Anak-anak Rp 20 ribu
  • Dewasa Rp 22 ribu

Biaya ini belum termasuk fasilitas dan layanan lain yang digunakan pengunjung

Alamat: Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan

Wisata kolam air dingin yang sudah berdiri sejak 1939 ini lekat dengan mitos ikan dewa dan keberkahan 7 sumur. Seiring waktu, pengelola memperbaiki berbagai fasilitas dan layanan sehingga salah satu destinasi wisata terbaik Kuningan ini tampil modern sesuai kebutuhan pengunjung.

“Berenang dalam air yang sejuk bersama keluarga benar-benar menyenangkan. Di sini ada kamar bilas di area bagian depan dan belakang, serta pilihan menggunakan air hangat dengan membayar Rp 10 ribu. Pengunjung yang nggak bawa bekal bisa membelinya dari penjual makanan sekitar,” kata akun google Endang Antarwati.

7. Sangkan Resort Aqua Park

Waterparak di Sangkan Resort Aqua Park, Kuningan
Sangkan Resort Aqua Park (dok. Instagram @sangkapanpark)

Jam buka: setiap hari 09.00-17.00

Tarif masuk:

  • Senin-Jumat Rp 35 ribu
  • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 45 ribu

Alamat: Jl. Raya Bandorasa KM. 12, Bandorasa Wetan, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan

Berlokasi di tempat strategis, Sangkan Resort adalah destinasi wisata air yang cocok untuk liburan keluarga. Selain kolam anak, dewasa, ombak, seluncuran, perosotan, dan berbagai wahana permainan, resort juga menyediakan hotel dan cottage yang bikin tamu bisa segera istirahat capek main air.

Buat detikers yang mau liburan di Sangkan Resort wajib taat aturan umum di lokasi terkait. Tiket anak berlaku untuk usia 1-12 tahun, sehingga umur 13 tahun sudah wajib membeli tiket dewasa. Pengunjung juga dilarang membawa makanan dan minuman dari luar Sangkan Resort.

8. Museum Taman Purbakala Cipari

Museum Taman Purbakala Cipari Kuningan
Museum Taman Purbakala Cipari (dok. Fahmi Labibinajib/detikJabar)

Jam buka: setiap hari 08.00-15.00

Tarif masuk: Rp 2 ribu

Biaya belum termasuk harga buku sebesar Rp 3 ribu dan layanan di dalam museum

Alamat: Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan

Lokasi wisata sejarah ini menyajikan berbagai peninggalan zaman purbakala yang disimpan dengan rapi dan sistematik. Salah satu koleksi paling terkenal adalah menhir yang digunakan untuk memberikan persembahan dan mengajukan permohonan pada lelubur. Selain itu, ada batu altar yang disusun berundak-undak dielilingi pepohonan.

Museum Taman Purbakala Cipari yang sudah berumur puluhan tahun, dikelilingi taman terbuka dengan hawa yang sangat sejuk. Taman terletak di dataran tinggi sehingga pengunjung bisa melihat pemandangan dan aktivitas penduduk di sekitar tempat wisata. Dengan suasana yang tenang dan sejuk, Museum Taman Purbakala Cipari cocok bagi detikers yang ingin healing sambil memperluas wawasan.

9. Gedung Perundingan Linggarjati

Suasana Gedung Perundingan Linggarjati Kuningan
Gedung Perundingan Linggarjati (dok. Fahmi Labibinajib)

Jam buka:

  • Senin-Jumat 08.00-16.00
  • Sabtu-Minggu 08.00-17.00

Tarif masuk: Rp 10 ribu

Alamat: Desa Linggarjati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan

Berdiri di lahan seluas 2 hektare, Gedung Linggarjati menyimpan fragmen sejarah Indonesia yang paling penting. Di sini pernah tercapai perjanjian dengan Belanda ketika Indonesia masih menjadi negara serikat bernama Negara Indonesia Serikat (RIS).

Terlepas dari sejarahnya, Gedung Linggarjati berada di area kaki Gunung Ciremai yang sangat sejuk. Menurut salah satu pengunjung Saputro dikutip dari detik Jabar, suasana Gedung Linggarjati sangat asri dan adem. Suasana ini cocok bagi pengunjung yang ingin belajar sejarah atau sekadar memperluas pengetahuan bersama keluarga.

10. Waduk Darma Kuningan

Waduk Darma.
Waduk Darma Kuningan (dok. Bima Bagaskara/detikJabar)

Jam buka:

  • Senin-Jumat 08.00-17.30
  • Sabtu-Minggu 08.00-18.00

Tarif masuk:

  • Senin-Jumat Rp 17.500
  • Sabtu-Minggu Rp 20 ribu

Alamat: Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan

Danau buatan ini adalah salah satu wisata populer bagi warga Kuningan yang nyaris tidak pernah sepi, terutama saat musim libur. Di sini tersedia aneka wahana permainan anak, perahu untuk keliling waduk, serta bisa jadi spot memancing dan main air bagi pengunjung.

Namun pada 2024, waduk ini jadi sorotan karena banyak eceng gondok yang tumbuh subur. Banyaknya eceng gondok menjadi penanda air yang kurang bersih, sehingga pengunjung tak lagi berenang di waduk tersebut. Pengunjung yang nekat berisiko mengalami gatal-gatal atau gangguan kesehatan kulit.

11. Lembah Cilengkrang

Lembah Cilengkrang, Kuningan.
Lembah Cilengkrang (dok. Fahmi Labibinajib)

Jam buka: setiap hari 08.00-16.00

Tarif masuk:

  • Senin-Jumat Rp 20 ribu
  • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 25 ribu

Alamat: Desa Pejambon, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan

Cilengkrang adalah wisata alam yang cocok buat kamu penyuka trekking atau jalan kaki di alam menikmati angin sejuk, udara segar, dan aneka flora fauna. Wisatawan harus jalan kaki mulai dari area parkir hingga pusat lembah serta naik tangga sejauh 2,3 kilometer.

Menurut salah satu pengelola tempat wisata Uung dikutip dari detik Jabar, jalan kaki selama kurang lebih 40 menit dijamin tidak bikin bosan dan capek. Sepanjang jalan, wisatawan bisa merasakan rindangnya pohon pinus dan suasana yang sangat adem. Jika beruntung, wisatawan bisa melihat elang Jawa, monyet, lutung dan surili.

12. Bukit Seribu Bintang

Bukit Bintang Brebes
Bukit Seribu Bintang di perbatasan Brebes dan Kuningan (dok. Imam Suripto/detikcom)

Jam buka: 24 jam

Tarif masuk: –

Alamat: perbatasan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat dan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah

Bukit Seribu Bintang atau Bukit Bintang adalah area di kaki Gunung Ciremai yang cocok buat ngegalau. Sambil ngeliat taburan bintang tepat di atas kepala dan citylight Kuningan, kamu bisa menghabiskan malam sekadar ngobrol, cuci mata, atau menikmati kuliner yang dijual warga sekitar.

13. Lamping Kidang Kuningan

Lamping Kidang Kuningan
Lamping Kidang atau lereng kijang dalam Bahasa Indonesia (dok. Fahmi Labibinajib/detikJabar)

Jam buka: 24 jam

Tarif masuk:

  • Senin-Jumat Rp 25 ribu
  • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 30 ribu

Alamat: Jl. Palutungan, Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan

Lamping Kidang adalah area wisata di alam terbuka yang cocok untuk camping atau refreshing sambil minum kopi. Dengan pemandangan Gunung Ciremai yang langsung tampak di depan mata, pengunjung seperti melihat langsung bioskop keindahan alam. Mulai gerbang tiket hingga area utama, pohon yang tumbuh liar hingga perkebunan sayur milik warga siap menyambut pengunjung.

Pengunjung juga bisa melihat kehidupan warga di sekitar Lamping Kidang dan pemandangan kota. Buat yang ingin ngecamp di Lamping Kidang, pengunjung bisa sewa tenda Rp 80 ribu. Di sini tersedia berbagai fasilitas pendukung untuk wisatawan misal kantin, kamar mandi, dan mushola.

Halaman 2 dari 14

Jam buka: setiap hari

  • 07.00-11.00 WIB untuk jam naik
  • 11.00-18.00 WIB untuk jam turun

Tarif masuk:

  • WNI: Senin-Jumat Rp 10 ribu per orang Sabtu-Minggu dan hari libur nasional Rp 15 ribu per orang
  • WNA: Senin-Minggu, hari libur nasional Rp 150 ribu per orang

Tarif belum termasuk pungutan jasa pendakian gunung, kemah, pengambilan foto dan video, dan penggunaan drone

Alamat: Babakanmulya, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan

Gunung Ciremai setinggi 3.078 mdpl menyimpan pesona keanekaragaman flora dan fauna plus hawa yang sejuk. Traveler yang sudah berpengalaman atau dengan guide yang kompeten, bisa mencoba naik ke puncak. Bagi yang tidak muncak nggak perlu khawatir, Gunung Ciremai punya pesona lain yang sayang buat dilewatkan.

Di Gunung Ciremai ada Telaga Remis yang menawarkan aktivitas memancing dan bermain sepeda air, cocok untuk liburan bareng keluarga. Selain itu ada Desa Wisata Cibuntu yang kental dengan budaya Sunda. Pesona Curug Putri Palutungan dan Curug Sawer dengan air yang bersih, sejuk, dan segar bisa jadi pilihan sambil trekking di Gunung Ciremai.

Jam buka: setiap hari 08.00-17.00

Tarif masuk: Rp 15 ribu belum termasuk biaya lain

Alamat: Desa Kaduela, Kecamatan Pesawahan, Kabupaten Kuningan

Danau berair biru ini adalah tempat wisata yang cukup populer bagi warga Kabupaten Kuningan. Namun dengan pemilihan waktu liburan yang tepat, kamu bisa menikmati suasana tenang telaga biru dengan airnya yang jernih, bersih, dan sejuk. Waktu paling cocok buat main ke telaga adalah pagi hari sebelum matahari bersinar terik selepas liburan sekolah.

“Sangat menyenangkan Telaga biru Cicarem yang cantik ini terjaga rapi dan bersih. Pengelola di sini menyediakan fasilitas umum yang memadai. Jangan lupa ambil foto dengan gaya paling okey dikelilingi pemandangan alami danau. Tukang foto di sini sigap bantu ngarahin gaya lho,” tulis akun google review Maria Aghnatha.

Jam buka: setiap hari 08.00-16.00

Tarif masuk:

  • Dewasa Rp 10 ribu
  • Anak-anak Rp 5 ribu
  • Motor Rp 5 ribu
  • Mobil Rp 10 ribu
  • Bus/truk Rp 15 ribu
  • Sepeda Rp 2.500

Tarif ini belum termasuk layanan lain yang tersedia di Kebun Raya Kuningan.

Alamat: Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan

Taman wisata seluas 154.908 hektare ini tak hanya menyajikan koleksi 23 ribu spesies tanaman milik Nusantara. Tapi juga koleksi batu dari seluruh Indonesia, sehingga Kebun Raya Kuningan memiliki tema berbeda dengan destinasi wisata sejenis lainnya. Lanskap batu dan tanaman ternyata bisa dipadukan menjadi pemandangan indah, yang nyaman dipandang dan bisa memperbaiki mood.

Pengunjung yang ingin melihat keindahan area Kebun Raya Kuningan lebih luas, bisa mencoba jalur trekking dengan datang lebih pagi saat matahari belum terlalu terik. Bagi pengunjung yang mau piknik, bisa datang ke dua area danau dengan hawa sejuk dan sangat luas. Pengunjung bisa cuci mata, jalan-jalan sekitar area danau, dan tentunya ambil foto. Nah buat yang mau eksplor dan lebih lama menikmati sejuknya kebun daya, bisa nginep di area camping atau guest house.

Jam buka:

  • Senin-Jumat 08.00-17.00
  • Sabtu-Minggu 07.30-17.00

Tarif masuk:

  • Senin-Jumat Rp 15 ribu per orang
  • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 20.000 untuk semua usia kecuali anak-anak usia 2-9 Rp 15 ribu.

Tarif ini belum termasuk biaya lain selama liburan di Woodland

Alamat: Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan

Destinasi wisata ini tidak hanya populer karena harga tiket terjangkau, tapi juga aneka wahana permainan. Didesain sebagai tempat liburan di area terbuka, Woodland juga menyediakan kolam renang bagi pengunjung. Semua wahana yang menguji fisik anak-anak ini tersedia di bawah pohon rindang, sehingga pengunjung tak perlu khawatir kepanasan.

“Wahana permainan Woodland banyak ngasih tantangan, sehingga bagus untuk ngelatih keberanian dan ketangkasan anak kecil. Pilihan wahana juga lengkap, mulai dari flying fox dan permainan air. Selain itu tempatnya bersih, rapi, sejuk, dan hawanya segar,” kata salah satu pengunjung Resti asal Majalengka dikutip dari detik Jabar.

Jam buka: 08.00-16.00

Tarif masuk:

  • Senin-Jumat Rp 20 ribu
  • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 25 ribu

Alamat: Jalan Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan

Berada di kaki Gunung Ciremai, Curug Putri Palutungan cocok buat pengunjung yang mencari hawa sejuk dan adem selama liburan. Curug ini tidak terlalu tinggi dengan tinggi kolam cenderung dangkal, sehingga cocok bagi yang ingin main air bareng keluarga. Di depan area curug ada pancuran alami dengan kolam yang bisa digunakan untuk berendam.

“Suasana curug segar, adem, cocok kalau buat liburan mah,” ujar pengunjung Ali yang menikmati destinasi wisata alami ini bersama keluarga. Fasilitas pendukung bagi pengunjung di sini juga tersedia lengkap misal kantin, musala, gazebo, dan toilet sehingga pengunjung tak perlu khawatir. Pengunjung juga bisa mencoba motor ATV dan area perkemahan di sekitar curug.

Jam buka: setiap hari 08.00-17.00

Tarif masuk:

  • Anak-anak Rp 20 ribu
  • Dewasa Rp 22 ribu

Biaya ini belum termasuk fasilitas dan layanan lain yang digunakan pengunjung

Alamat: Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan

Wisata kolam air dingin yang sudah berdiri sejak 1939 ini lekat dengan mitos ikan dewa dan keberkahan 7 sumur. Seiring waktu, pengelola memperbaiki berbagai fasilitas dan layanan sehingga salah satu destinasi wisata terbaik Kuningan ini tampil modern sesuai kebutuhan pengunjung.

“Berenang dalam air yang sejuk bersama keluarga benar-benar menyenangkan. Di sini ada kamar bilas di area bagian depan dan belakang, serta pilihan menggunakan air hangat dengan membayar Rp 10 ribu. Pengunjung yang nggak bawa bekal bisa membelinya dari penjual makanan sekitar,” kata akun google Endang Antarwati.

Jam buka: setiap hari 09.00-17.00

Tarif masuk:

  • Senin-Jumat Rp 35 ribu
  • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 45 ribu

Alamat: Jl. Raya Bandorasa KM. 12, Bandorasa Wetan, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan

Berlokasi di tempat strategis, Sangkan Resort adalah destinasi wisata air yang cocok untuk liburan keluarga. Selain kolam anak, dewasa, ombak, seluncuran, perosotan, dan berbagai wahana permainan, resort juga menyediakan hotel dan cottage yang bikin tamu bisa segera istirahat capek main air.

Buat detikers yang mau liburan di Sangkan Resort wajib taat aturan umum di lokasi terkait. Tiket anak berlaku untuk usia 1-12 tahun, sehingga umur 13 tahun sudah wajib membeli tiket dewasa. Pengunjung juga dilarang membawa makanan dan minuman dari luar Sangkan Resort.

Jam buka: setiap hari 08.00-15.00

Tarif masuk: Rp 2 ribu

Biaya belum termasuk harga buku sebesar Rp 3 ribu dan layanan di dalam museum

Alamat: Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan

Lokasi wisata sejarah ini menyajikan berbagai peninggalan zaman purbakala yang disimpan dengan rapi dan sistematik. Salah satu koleksi paling terkenal adalah menhir yang digunakan untuk memberikan persembahan dan mengajukan permohonan pada lelubur. Selain itu, ada batu altar yang disusun berundak-undak dielilingi pepohonan.

Museum Taman Purbakala Cipari yang sudah berumur puluhan tahun, dikelilingi taman terbuka dengan hawa yang sangat sejuk. Taman terletak di dataran tinggi sehingga pengunjung bisa melihat pemandangan dan aktivitas penduduk di sekitar tempat wisata. Dengan suasana yang tenang dan sejuk, Museum Taman Purbakala Cipari cocok bagi detikers yang ingin healing sambil memperluas wawasan.

Jam buka:

  • Senin-Jumat 08.00-16.00
  • Sabtu-Minggu 08.00-17.00

Tarif masuk: Rp 10 ribu

Alamat: Desa Linggarjati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan

Berdiri di lahan seluas 2 hektare, Gedung Linggarjati menyimpan fragmen sejarah Indonesia yang paling penting. Di sini pernah tercapai perjanjian dengan Belanda ketika Indonesia masih menjadi negara serikat bernama Negara Indonesia Serikat (RIS).

Terlepas dari sejarahnya, Gedung Linggarjati berada di area kaki Gunung Ciremai yang sangat sejuk. Menurut salah satu pengunjung Saputro dikutip dari detik Jabar, suasana Gedung Linggarjati sangat asri dan adem. Suasana ini cocok bagi pengunjung yang ingin belajar sejarah atau sekadar memperluas pengetahuan bersama keluarga.

Jam buka:

  • Senin-Jumat 08.00-17.30
  • Sabtu-Minggu 08.00-18.00

Tarif masuk:

  • Senin-Jumat Rp 17.500
  • Sabtu-Minggu Rp 20 ribu

Alamat: Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan

Danau buatan ini adalah salah satu wisata populer bagi warga Kuningan yang nyaris tidak pernah sepi, terutama saat musim libur. Di sini tersedia aneka wahana permainan anak, perahu untuk keliling waduk, serta bisa jadi spot memancing dan main air bagi pengunjung.

Namun pada 2024, waduk ini jadi sorotan karena banyak eceng gondok yang tumbuh subur. Banyaknya eceng gondok menjadi penanda air yang kurang bersih, sehingga pengunjung tak lagi berenang di waduk tersebut. Pengunjung yang nekat berisiko mengalami gatal-gatal atau gangguan kesehatan kulit.

Jam buka: setiap hari 08.00-16.00

Tarif masuk:

  • Senin-Jumat Rp 20 ribu
  • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 25 ribu

Alamat: Desa Pejambon, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan

Cilengkrang adalah wisata alam yang cocok buat kamu penyuka trekking atau jalan kaki di alam menikmati angin sejuk, udara segar, dan aneka flora fauna. Wisatawan harus jalan kaki mulai dari area parkir hingga pusat lembah serta naik tangga sejauh 2,3 kilometer.

Menurut salah satu pengelola tempat wisata Uung dikutip dari detik Jabar, jalan kaki selama kurang lebih 40 menit dijamin tidak bikin bosan dan capek. Sepanjang jalan, wisatawan bisa merasakan rindangnya pohon pinus dan suasana yang sangat adem. Jika beruntung, wisatawan bisa melihat elang Jawa, monyet, lutung dan surili.

Jam buka: 24 jam

Tarif masuk: –

Alamat: perbatasan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat dan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah

Bukit Seribu Bintang atau Bukit Bintang adalah area di kaki Gunung Ciremai yang cocok buat ngegalau. Sambil ngeliat taburan bintang tepat di atas kepala dan citylight Kuningan, kamu bisa menghabiskan malam sekadar ngobrol, cuci mata, atau menikmati kuliner yang dijual warga sekitar.

Jam buka: 24 jam

Tarif masuk:

  • Senin-Jumat Rp 25 ribu
  • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 30 ribu

Alamat: Jl. Palutungan, Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan

Lamping Kidang adalah area wisata di alam terbuka yang cocok untuk camping atau refreshing sambil minum kopi. Dengan pemandangan Gunung Ciremai yang langsung tampak di depan mata, pengunjung seperti melihat langsung bioskop keindahan alam. Mulai gerbang tiket hingga area utama, pohon yang tumbuh liar hingga perkebunan sayur milik warga siap menyambut pengunjung.

Pengunjung juga bisa melihat kehidupan warga di sekitar Lamping Kidang dan pemandangan kota. Buat yang ingin ngecamp di Lamping Kidang, pengunjung bisa sewa tenda Rp 80 ribu. Di sini tersedia berbagai fasilitas pendukung untuk wisatawan misal kantin, kamar mandi, dan mushola.

(row/fem)

Simak Video “Video: Pria di Sumedang Tewas dengan Pisau Tertancap, Adik Ipar Jadi Tersangka
[Gambas:Video 20detik]








Sumber : travel.detik.com

Rute Transjakarta ke Tempat Elite Paling Keren Sedunia, Kemang Raya


Jakarta

Buat detikers yang ingin menjelajahi kawasan hits Kemang tanpa repot bawa kendaraan pribadi, busway Transjakarta bisa jadi pilihan yang nyaman dan praktis. Ada beberapa rute yang melintasi kawasan ini dan berhenti di titik-titik strategis di sepanjang Jalan Kemang Raya.

Rute Busway dari dan ke Kemang, Jaksel

detikTravel sempat menelusuri jalan-jalan di Kemang, Jaksel pada Kamis (16/10/2025). Berikut rute Tranjakarta di salah satu kawasan paling keren di dunia tahun 2025 ini


1. Koridor 6N (Blok M-Ragunan via Kemang)

Rute ini jadi salah satu yang paling mudah diakses jika detikers berangkat dari arah Blok M. Bus 6N akan melewati sejumlah titik penting di kawasan Kemang, di antaranya:

  • Taman Kemang Raya
  • Jalan Kemang II
  • Jalan Kemang III
  • Jalan Kemang Selatan I
  • Jalan Kemang Selatan VIII
  • Plaza Kemang 88
  • Simpang Kemang Selatan II.

Sementara jika detikers datang dari arah Ragunan, bus 6N juga berhenti di beberapa titik berbeda, yaitu:

  • Simpang Kemang Selatan I
  • Plaza Kemang 88
  • Kemang 8
  • Kemang Raya 40
  • Kemang 4
  • Simpang Kemang I
  • Jalan Kemang I
  • Jalan Taman Kemang.

2. Koridor 5N (Tanah Abang-Kemang Utara)

Alternatif lainnya adalah rute 5N. Bus ini melewati sisi utara Kemang dengan beberapa titik pemberhentian, seperti:

  • Simpang Kemang Utara IX
  • Simpang Kemang Timur Utara
  • Jalan Kemang Timur Utara XI
  • Jalan Kemang Timur XVII
  • Kemang Utara I.

3. Koridor 6W (Duren Tiga-Blok M via Bangka Raya)

Kalau detikers berangkat dari Duren Tiga atau Imigrasi, rute 6W bisa jadi pilihan yang pas.

Busway koridor 6W dari arah Blok M akan berhenti di:

  • Jalan Kemang II
  • Jalan Kemang Utara IA
  • Jalan Kemang Utara I
  • Jalan Kemang Utara V
  • Simpang Kemang Utara IX.

Pemberhentian yang dilalui dari arah Imigrasi adalah:

  • Simpang Kemang Utara
  • Jalan Kemang Utara V
  • Jalan Kemang Utara I
  • Jalan Kemang I
  • Jalan Kemang Raya.

Dengan banyaknya pilihan rute ini, detikers bisa turun di titik mana pun sesuai tempat tujuan, mulai dari deretan kafe estetik, restoran Korea, sampai pusat kuliner kaki lima yang tersebar di sepanjang Kemang Raya.

Jadi, tak perlu khawatir soal transportasi. Naik TransJakarta, kamu bisa menjelajah kawasan Kemang yang hype dan berkelas dengan cara yang praktis, nyaman, dan terjangkau.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com