Tag Archives: kamar mandi

Ampuh! 4 Cara Mudah Usir Laba-laba dari Rumah



Jakarta

Sarang laba-laba sering muncul di sudut rumah, baik di dinding, plafon, maupun sela-sela jendela. Walaupun tidak berbahaya, keberadaannya bikin rumah terlihat kotor dan tidak terurus.

Membersihkan sarang laba-laba sebenarnya mudah. Namun, agar rumah benar-benar terbebas, sumbernya juga harus diusir supaya sarang tidak kembali lagi. Mengutip Mirror, berikut beberapa cara efektif untuk membasmi laba-laba dari rumah:

1. Tutup Semua Celah

Laba-laba sering masuk lewat celah kecil di dinding, pintu, atau jendela. Karena itu, penting untuk menutup semua celah yang berpotensi jadi jalan masuk.
Menurut pakar pengendalian hama Jordan Foster dari Fantastic Service, pemilik rumah perlu memberi perhatian khusus pada dapur, loteng, dan kamar mandi karena area lembap jadi tempat favorit laba-laba. Ventilasi sebaiknya diberi jaring, dan perapian ditutup saat tidak digunakan.


2. Gunakan Minyak Esensial Peppermint

Selain menenangkan, minyak esensial peppermint ternyata juga ampuh mengusir laba-laba. Aroma menyengatnya tidak disukai laba-laba karena penciuman mereka bekerja lewat kaki.

Caranya mudah: campurkan 20 tetes minyak peppermint dengan air ke dalam botol semprot, lalu semprotkan ke sudut-sudut rumah dan celah tempat laba-laba bersembunyi. Namun, hati-hati jika punya hewan peliharaan, karena peppermint bisa beracun bagi mereka.

3. Nyalakan Lilin Aromaterapi Serai

Lilin beraroma serai, lemon, atau kayu manis juga bisa membantu. Selain aromanya tidak disukai laba-laba, asap dari lilin bisa membuatnya enggan mendekat. Letakkan lilin aromaterapi di dekat jendela atau sudut ruangan yang sering muncul sarang laba-laba.

4. Semprotkan Cuka Putih

Cuka putih di dapur juga bisa jadi solusi. Campurkan air dan cuka dengan perbandingan 1:1, lalu semprotkan di area yang sering jadi tempat masuk laba-laba. Kandungan asam asetat pada cuka membuat laba-laba enggan mendekat. Cara ini aman digunakan meski di sekitar hewan peliharaan.

Dengan trik sederhana ini, rumah bisa lebih bersih dan bebas dari sarang laba-laba yang mengganggu.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Lantai Keramik Kamar Mandi Menguning? Ini Penyebab dan Cara Bersihkannya


Jakarta

Kamar mandi adalah ruangan yang cepat kotor. Lantai keramik kamar mandi pun lama-lama bisa berubah warna menjadi kuning karena kotor.

Kondisi lantai seperti itu merusak estetika kamar mandi. Oleh karena itu, pemilik sebaiknya cari tahu penyebab keramik menguning dan cara membersihkannya.

Lantas, kenapa lantai keramik kamar mandi berwarna kuning ya? Simak penjelasannya berikut ini.


Penyebab Lantai Keramik Menguning

Dikutip dari Certified Stone Professionals, lantai keramik kamar mandi menjadi kuning karena beberapa faktor berikut ini.

  • Air yang mengandung zat besi
  • Asap rokok
  • Semprotan aerosol
  • Produk pembersih dan perlengkapan mandi berbahan kimia keras
  • Penumpukan sisa minyak atau produk perawatan tubuh
  • Paparan air kotor berlebih yang meningkatkan pertumbuhan jamur atau bakteri
  • Pemilihan jenis ubin yang rentan menguning seperti ubin berwarna putih
  • Penggunaan sealer dan berbagai jenis lilin yang mengandung polimer

Cara Bersihkan Lantai Keramik Menguning

Jika lantai keramik kamar mandi berubah warna jadi kuning, penghuni dapat membersihkannya dengan cara berikut ini seperti yang dikutip dari Nobroker dan Cleanipedia.

1. Perasan Air Lemon

Penghuni dapat memperbaiki penampilan ubin menggunakan campuran jus lemon dan boraks. Caranya cukup dengan mengoleskannya ke area yang bermasalah.

2. Cairan Pembersih Kamar Mandi

Cairan pembersih kamar mandi ampuh untuk membersihkan noda kuning membandel pada lantai keramik. Campurkan cairan pembersih dengan air, lalu pel atau gosok ke bagian lantai yang menguning.

3. Cairan Asam Klorida

Asam klorida atau asam muriatik mampu menghilangkan noda kuning yang membandel. Caranya dengan membasahi lantai kamar mandi dan oleskan larutan asam ke keramik yang kuning. Lalu, gosok permukaan keramik secara perlahan.

4. Baking Soda

Selain itu, soda kue juga bahan yang dapat membersihkan lantai kamar mandi menguning. Penghuni bisa langsung pakai baking soda atau campurkan dengan bahan lain seperti cuka. Buatlah pasta dengan bahan itu, lalu oleskan pada lantai yang kering semalaman.

5. Garam

Garam adalah bahan yang efektif untuk membersihkan noda air. Penghuni perlu membasahi dan menaburkan garam pada lantai. Tunggu selama satu atau dua jam, lalu gosok lantai menggunakan spons.

6. Cuka

Campurkan air dan cuka dengan perbandingan yang sama. Kemudian, lap atau gosok bagian keramik yang menguning dengan cairan tersebut.

7. Kaporit

Jika ingin menggunakan kaporit, siram air panas ke lantai kamar mandi, lalu tuang kaporit secara merata. Tunggu kaporit panas selama kurang lebih 30 menit. Lalu, sikat noda kuning dengan sikat. Terakhir, siram air agar noda kuning rontok.

Itulah penyebab dan cara membersihkan lantai keramik kamar mandi yang menguning. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Rumah Suka Diserbu Kaki Seribu? Ini Penyebab dan Cara Basminya


Jakarta

Kaki seribu adalah antropoda yang mempunyai banyak kaki. Makhluk kecil ini terkadang ditemukan merayap di dalam rumah.

Meski bukan hewan yang berbahaya, kehadiran kaki seribu membuat sebagian penghuni nggak nyaman. Ada penghuni yang merasa jijik atau ngeri kalau melihat kaki seribu.

Bagi penghuni yang tidak suka kaki seribu, ada baiknya tahu penyebab kemunculannya. Dengan begitu, penghuni tahu cara mencegah kaki seribu masuk rumah.


Lalu, kenapa kaki seribu menyerbu rumah ya? Simak penjelasannya berikut ini.

Penyebab Kaki Seribu Masuk Rumah

Inilah beberapa faktor penyebab kaki seribu datang ke rumah.

1. Ada Celah di Rumah

Dikutip dari Forbes Home, kaki seribu bisa masuk rumah melalui retakan atau celah pada bangunan rumah seperti fondasi dan pintu. Pastikan untuk menutup celah yang bisa menjadi akses masuk kaki seribu. Selain itu, perbaiki saluran air di rumah yang memungkinkan kaki seribu masuk.

2. Rumah Lembap

Kaki seribu hidup di tempat yang lembap. Nah, rumah yang lembap merupakan tempat yang menarik bagi mereka.

Penghuni sebaiknya menjaga tingkat kelembapan dengan ‘mengeringkan’ bagian-bagian rumah, termasuk kamar mandi. Penghuni juga bisa memanfaatkan dehumidifier untuk menghilangkan kelembapan di rumah.

3. Ada Tanaman Membusuk

Kaki seribu merupakan pemakan bahan organik yang sudah mati atau membusuk (saprofit). Penghuni dapat mencegah kedatangannya dengan menyingkirkan rerumputan busuk atau lapisan kompos.

4. Ada Genangan Air

Dilansir dari Southern Living, genangan air menarik perhatian kaki seribu. Sebaiknya periksa genangan air di sekitar fondasi rumah dan segera hilangkan.

Lalu, perbaiki pipa atau keran yang bocor di dalam rumah. Penghuni dapat memasang pelindung percikan, saluran pembuangan, atau pipa untuk mencegah genangan air di sekitar rumah.

Cara Basmi Kaki Seribu

Jika rumah diserbu kaki seribu, penghuni bisa membasminya dengan mudah. Berikut ini cara menyingkirkan kaki seribu.

1. Buang Kaki Seribu

Cara paling mudah untuk basmi kaki seribu adalah mengangkat dan membuangnya ke luar rumah. Penghuni dapat memakai alat bantu seperti penyedot debu buat membuang kaki seribu.

2. Cairan Pengusir Kaki Seribu

Senyemprotkan cairan atau butiran insektisida pada fondasi dan dinding luar rumah. Langkah ini membantu mencegah serangga masuk ke dalam rumah.

Selain itu, minyak esensial dan cabai rawit bisa menjadi opsi bahan alami buat basmi kaki seribu. Taburkan atau semprotkan bahan tersebut di area yang rawan dilalui kaki seribu.

Itulah penyebab dan cara mengatasi kaki seribu. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Kamar Mandi Diserbu Cacing? Ini Penyebab dan Cara Atasinya


Jakarta

Cacing yang biasanya tinggal di dalam tanah ternyata bisa muncul di kamar mandi, lho. Hewan melata ini terkadang cukup mengganggu ketenangan penghuni rumah.

Sebagian penghuni rumah merasa jijik dan geli sama cacing. Saat melihat cacing di kamar mandi, insting pertama penghuni mungkin langsung menyiramnya dengan air. Akan tetapi, jurus ini kurang ampuh.

Penghuni yang tak suka cacing perlu tahu penyebab kemunculan beserta cara mengatasinya. Simak penjelasannya di sini.


Penyebab Cacing Masuk Kamar Mandi

Inilah beberapa faktor yang membuat cacing bisa muncul di kamar mandi.

1. Lingkungan Lembap

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi mengatakan cacing tinggal di lingkungan yang lembap. Kamar mandi sendiri merupakan ruangan yang lembap sehingga bisa ditinggali cacing.

“Cacing tanah cenderung menyukai lingkungan yang lembap dan kaya bahan organik. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan kamar mandi dan memastikan area tersebut tetap kering,” katanya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

2. Celah Lantai Keramik

Cacing dapat muncul melalui celah atau retakan di lantai keramik. Adanya celah itu membuat kamar mandi berpotensi didatangi cacing.

Cara Cegah Cacing di Kamar Mandi

Jika tak ingin ada cacing di kamar mandi, penghuni bisa mengikuti tips pencegahan berikut ini.

  • Hilangkan genangan air
  • Rutin bersihkan saluran air
  • Menjaga kebersihan kamar mandi
  • Menjaga tingkat kelembapan kamar mandi
  • Mengelola limbah rumah tangga dengan baik
  • Pastikan sumber air tidak terkontaminasi telur atau larva cacing

Cara Basmi Cacing di Kamar Mandi

Kalau kamar mandi diserang cacing, penghuni dapat membasminya dengan insektisida. Namun, pastikan untuk berhati-hati ketika menggunakan insektisida.

“Studi menunjukkan bahwa insektisida seperti abamektin dan diazinon dapat mempengaruhi pertumbuhan dan reproduksi cacing tanah. Namun, penggunaan insektisida harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai petunjuk untuk menghindari dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia,” tuturnya.

Itulah penyebab cacing muncul di kamar mandi dan cara mengatasinya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

Mau Beli Rumah Tua? Jangan Lupa Periksa 7 Bagian Ini


Jakarta

Saat hendak membeli rumah tua, hal pertama yang kita lihat adalah kondisinya. Sebab, kualitas rumah bisa menurun seiring waktu meskipun memakai material terbaik, bisa jadi banyak ditemukan cacat.

Cara mengecek kondisi rumah tersebut tidak hanya dengan melihat, calon pembeli harus memeriksa beberapa tempat di dalam rumah tersebut. Untuk mempermudah ketika pengecekan, dilansir This Old House, berikut bagian rumah tua yang harus diperhatikan.

1. Fondasi

Hal pertama yang harus dicek dan ditanyakan adalah mengenai fondasi rumah. Seperti namanya bagian ini adalah pondasi atau bagian yang menopang rumah tetap berdiri tegak. Saat rumah sudah berdiri cukup lama, banyak masalah yang terjadi pada fondasi adalah keretakan, fondasi yang sudah lapuk, fondasi yang miring karena pergerakan tanah, pintu dan jendela sulit dibuka dan ditutup, permukaan lantai tidak rata, hingga kerusakan saluran air.


Secara kasat mata biasanya akan sulit menilai fondasi tersebut masih layak atau tidak. Sebaiknya minta bantuan profesional untuk memperbaikinya.

2. Atap

Bagian kedua yang tidak kalah penting adalah mengecek atap. Rumah yang baru selesai dibangun saja sering ditemukan kebocoran apalagi yang sudah berdiri lama. Untuk mengetahui ada kebocoran atau tidak, bisa bertanya dengan pemilik sebelumnya atau penjual. Selain itu, cek plafonnya apakah baru atau sudah lama. Atap yang bocor biasanya menyebabkan plafon berjamur, lapuk, dan berlubang. Apabila menemukan tanda-tanda tersebut, atap dan plafon harus segera diganti karena dapat berpengaruh pada kesehatan penghuni.

3. Pipa Saluran Air

Rumah harus dialiri dengan air. Oleh karena itu, calon pembeli harus mengecek kondisi pipa saluran air karena di rumah tua kemungkinan sudah usang dan banyak sumbatan. Tanda ada masalah pada pipa saluran air adalah warna air tidak jernih, air yang keluar sedikit, air berbau, keluar lumut atau kotoran padat, hingga air lama penuh saat diisi.

4. Instalasi Listrik

Selain air, listrik juga sangat dibutuhkan di rumah. Rumah yang sudah berdiri puluhan tahun biasanya memiliki saluran listrik yang sudah tua. Hal ini cukup berisiko apalagi tidak pernah diperiksa karena bisa saja ada kabel yang sudah rusak dan bisa menimbulkan kebakaran. Untuk mengecek instalasi listrik, bisa memanggil PLN. Apabila disarankan untuk diganti, ikuti saja karena berarti ada instalasi yang sudah tak layak.

Tanda-tanda masalah saluran listrik di antaranya muncul aroma terbakar, lampu berkedip, dan saklar yang bergetar.

5. Pintu dan Jendela

Seperti yang disebut tadi, masalah pada pintu dan jendela juga bisa menunjukkan masalah pada fondasi rumah. Selain itu, pintu dan jendela di rumah tua juga bisa jadi sudah berkarat atau mengalami pengeroposan karena dimakan rayap. Ada pula jendela yang sudah sulit ditutup dan dibuka. Semua itu harus diperiksa secara detail karena keduanya akan komponen utama keamanan rumah.

Cari ciri-ciri gangguan pada pintu dan jendela, seperti kondensasi atau kabut pada kaca, serangga mati, kesulitan membuka dan menutup, kayu yang melengkung, dan lainnya.

6. Saluran Pembuangan

Saluran pembuangan adalah pipa atau akses keluarnya air ke tempat pembuangan akhir seperti septic tank dan selokan. Lokasinya cukup banyak di rumah, ada di kamar mandi, wastafel, talang air, hingga area laundry. Pastikan pada bagian ini tidak ada saluran pembuangan yang mampet. Ciri-ciri masalah pada saluran pembuangan antara lain ada aroma tidak sedap, saluran mampet, hingga beberapa titik penyerapan yang lambat.

7. Bahan Beracun

Bangunan rumah tua kemungkinan mengandung bahan-bahan berbahaya, terutama yang dibangun sebelum tahun 1980. Salah satu kandungan berbahaya di rumah tua adalah timbal pada cat yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Untuk mengetahuinya, ajak ahli untuk mengeceknya.

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli rumah tua. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

6 Benda Ini Suka Lupa Dibersihkan di Rumah Padahal Kotor Banget!


Jakarta

Banyak yang beranggapan kamar mandi adalah tempat terkotor di rumah. Nggak heran kalau penghuni akan rajin membersihkan ruangan ini. Padahal ada area lain yang juga kotor tapi suka terlewat buat dibersihkan.

Sejumlah benda di rumah sering dipegang penghuni dalam kesehariannya. Namun tampilannya tak terlihat kotor sehingga penghuni bisa lupa membersihkannya. Benda itu bisa jadi tempat bersarang bakteri, lho. Oleh karena itu, pastikan untuk rajin membersihkan setiap sudut rumah ya.

Apa saja benda yang kotor tapi sering lupa dibersihkan di rumah? Simak ulasannya berikut ini.


Benda yang Suka Lupa Dibersihkan

Inilah sederet barang yang rawan kotor karena jarang dibersihkan, dikutip dari Better Homes & Gardens.

1. Meja

Comfortable workplace with potted plantsIlustrasi meja. Foto: Getty Images/iStockphoto/mediaphotos

Meja yang jarang dibersihkan bisa menjadi sarang kuman. Kalau penghuni sering bekerja di rumah, kuman tak hanya bersarang di komputer tetapi meja juga. Meja standar dapat mengandung 400 kali lebih banyak kuman dibandingkan dudukan toilet.

2. Gagang Pintu

Ilustrasi gagang pintu rumahIlustrasi gagang pintu rumah Foto: via Pixabay

Tentunya penghuni rumah sering menyentuh gagang pintu. Bakteri yang menempel pada seseorang dapat berpindah ke gagang, lalu tersentuh oleh orang berikutnya.

3. Saklar Lampu

Ilustrasi saklar lampuIlustrasi saklar lampu Foto: Shutterstock

Selain itu, saklar lampu juga sering disentuh berkali-kali sepanjang hari. Hal ini membuat saklar penuh dengan bakteri.

4. Wastafel Dapur

wastafelwastafel Foto: Getty Images/ben-bryant

Wastafel dapur adalah salah satu area tertinggi yang terkontaminasi bakteri, seperti Salmonella dan E.coli. Sebab, tempat ini digunakan untuk mencuci sayur dan daging mentah. Lalu, banyaknya partikel makanan dan kelembapan menjadikannya tempat yang cocok buat kuman berkembang biak.

5. Spons Dapur

Spons pencuci piringSpons. Foto: Shutterstock/

Meski sering terkena sabun, spons dapur bisa jadi benda yang sangat kotor di rumah. Spons dan kain lap ditemukan mengandung sebanyak 45 miliar mikroba bakteri per centimeter. Pasalnya, spons sangat berpori sehingga rawan mengundang kuman.

6. Perlengkapan Tempat Tidur

ilustrasi ranjang/kamar tidur/sepraiilustrasi seprai Foto: Getty Images/FreshSplash

Jika penghuni tidak mengganti seprai dan sarung bantal selama seminggu, akan ada 17 ribu partikel lebih banyak bakteri pada sarung bantal daripada dudukan toilet. Pastikan untuk mencuci seprai setiap minggu dan sediakan sarung bantal ekstra untuk diganti lebih sering.

Itulah benda yang harus rajin dibersihkan karena rawan kotor di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

Kamar Mandi Terasa Pengap Setiap Usai Dipakai? Begini Cara Atasinya


Jakarta

Salah satu permasalahan yang kerap ditemui di kamar mandi adalah kelembapan. Hal ini menyebabkan siapa pun yang masuk ke dalamnya merasa pengap dan pasti memicu pertumbuhan jamur.

Salah satu biang keroknya adalah kamar mandi tersebut tidak memiliki ventilasi udara. Di dalamnya, tidak ada pertukaran udara yang baik sehingga uap dan udara lembap tersebut tidak bisa terdorong keluar.

Cara mengatasi kamar mandi seperti ini bukan hanya dengan rajin membersihkannya. Sebab, kejadian serupa akan kembali terjadi setiap kamar mandi selesai digunakan.


Dilansir The Spruce, berikut cara mengatasi kamar mandi pengap dan lembap.

1. Kamar Mandi Harus Kering

Salah satu penyebab kamar mandi selalu terasa pengap dan lembap adalah bagian dalam kamar mandi selalu basah dan banyak genangan. Untuk mengeringkan pasti lebih lama karena tidak memiliki ventilasi udara.

Untuk mempercepat pengeringannya, setiap setelah mandi keringkan dahulu dinding, lantai, dan barang-barang di kamar mandi. Meskipun tidak kering sempurna, area basah tersebut bisa mengering lebih cepat.

2. Hindari Meletakkan Handuk Basah di Dalam

Handuk basah tidak boleh disimpan di dalam kamar mandi. Hal ini dikarenakan handuk juga bisa memicu udara lembap dan pertunjukan jamur. Selesai dipakai, sebaiknya handuk digantung di luar rumah atau dijemur agar tidak ada jamur yang berkembang dan lebih aman dipakai tanpa perlu takut dapat memicu alergi kulit.

3. Pasang Exhaust Fan

Salah satu solusi untuk mengeringkan kamar mandi yang tidak memiliki ventilasi adalah memakai exhaust fan di dinding atau atap. Kipas angin ini berfungsi untuk menarik udara lembap. Setelah kamar mandi selesai digunakan biarkan kipas bekerja selama 20-30 menit. Untuk menyalakannya bisa otomatis seperti saat lampu kamar mandi dihidupkan atau saat pintu dibuka.

4. Buka Jendela atau Pintu

Apabila tidak memiliki kipas angin, selalu buka pintu setelah kamar mandi selesai digunakan. Uap air di dalamnya tidak akan menumpuk dan terperangkap.

5. Ganti Shower dengan Pancuran Rendah

Bagi yang memakai shower yang bisa diatur suhunya, hati-hati perangkat tersebut bisa menjadi salah satu penyebab kamar mandi sering lembap. Hal ini dikarenakan air hangat yang digunakan bisa menghasilkan uap panas. Untuk mencegah kamar mandi selalu pengap setelah digunakan, ganti posisi shower ke lokasi yang lebih pendek agar uap yang dihasilkan tidak begitu banyak.

6. Kurangi Durasi Mandi

Bagi pengguna shower yang bisa diubah suhu airnya, sebaiknya tidak mandi terlalu lama karena uap yang dihasilkan juga akan semakin banyak.

7. Pakai Dehumidifier Portabel

Saat ini sudah tersedia alat khusus untuk menyerap kelembapan bernama dehumidifier. Alat ini layaknya penyedot udara kotor, cukup diletakkan di ruangan yang agak lembap, dalam 24 jam di tangki penampungan air akan terlihat jumlah air yang sudah terserap.

Itulah beberapa cara mengatasi kamar mandi yang lembap, semoga membantu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Septic Tank Perlu Rutin Disedot, Jika Tidak Ini Akibatnya


Jakarta

Septic tank adalah tempat untuk menampung dan mengolah limbah rumah tangga. Tangki ini perlu disedot secara berkala agar tidak penuh.

Basuki, Pemilik PT Argesjasa Mandiri, salah satu penyedia jasa sedot septic tank pernah menjelaskan waktu sedot septic tank tergantung pada kondisi dan jenis tangki yang digunakan. Untuk septic tank konvensional tidak perlu sering disedot. Namun, septic tank biotank dianjurkan buat dikuras 1-2 tahun sekali.

Jika tangki lama tidak disedot sampai penuh, berikut ini risikonya.


Risiko Septic Tank Tidak Disedot

Inilah akibat tidak menyedot septic tank menurut ahli.

1. Toilet Mampet

Septic tank yang tidak disedot lama-lama bakal penuh. Hal ini membuat toilet mampet karena septic tank sudah tidak bisa menampung limbah.

“Efek dari cepat penuh itu, nanti airnya itu jadi menggenang ke saluran pipanya. Nah biasanya, endapan di dalam septic tanknya itu akan masuk ke dalam pipanya itu sehingga ada endapan atau sampah yang mengendap di pipanya lama-lama bikin mampet juga pada akhirnya,” kata Basuki beberapa waktu lalu.

2. Filtrasi Tersumbat

Septic tank biotank yang tidak disedot menyebabkan filtrasi tersumbat. Terkadang penghuni rumah membuang benda selain kotoran ke kloset, seperti plastik, tisu, dan puntung rokok. Nah, benda tersebut bakal menyumbat kisi-kisi filtrasi.

“Atau kalau di septic tank model modern biasa, itu akan mengendap di bawah, di tanahnya, jadi nggak bisa meresap nantinya. Biasanya kalau banyak pembalut wanita dan sejenisnya itu di situ,” imbuhnya.

3. Mencemari Sumber Air

Terakhir, ada risiko sumber air tercemar kalau tidak menyedot septic tank. Apalagi kalau septic tank tidak dibangun sesuai anjuran, yakni berjarak setidaknya 10 meter dari sumber air.

“Biasanya kalau jaraknya agak dekat, itu memang disarankan disedot. Jadi penyedotan ini juga sifatnya untuk treatment saja,” katanya.

Itulah alasan septic tank perlu disedot secara rutin. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Makeup hingga Obat, Ini Barang yang Tak Boleh Disimpan di Kamar Mandi


Jakarta

Kamar mandi sering digunakan sebagai tempat penyimpanan barang, terutama yang dipakai ketika mandi dan setelahnya. Namun, tidak semua benda aman lho diletakkan di dalam kamar mandi.

Para organisator profesional menyatakan ada beberapa barang yang sebaiknya tidak disimpan di sana karena akan menimbulkan hal buruk. Dilansir The Spruce berikut beberapa barang yang harus dikeluarkan dari kamar mandi.

1. Pakaian

Barang pertama yang dilarang ada di dalam kamar mandi adalah pakaian. Benda satu ini lebih cocok diletakkan di lemari dengan suhu normal, yakni suhu ruangan. Meletakkan pakaian di dalam kamar mandi justru membuat bahannya cepat rusak karena udara yang lembap mempercepat pertumbuhan jamur. Hal ini juga berlaku untuk handuk atau pakaian yang basah, jangan taruh di kamar mandi.


2. Makeup

Banyak wanita yang lebih senang merias wajah di kamar mandi karena keberadaan kaca yang lebih lebar dan pencahayaan yang lebih baik. Selain itu, makeup di kamar mandi tidak akan mengotori kamar. Namun, peralatan makeup jangan ditinggalkan di dalam kamar mandi. Hal ini dikarenakan udara kamar mandi yang lembap sehingga jika ditinggal dalam waktu lama di kamar mandi justru merusak kualitas makeupnya.

“Kebanyakan kamar mandi bisa menjadi panas dan lembap, terutama setelah mandi, dan dapat merusak tata rias,” kata Xiomara Romero dari Lilly’s Organizing, dikutip dari The Spruce, pada Sabtu (6/9/2025).

3. Buku dan Majalah

Barang yang juga rentan berjamur apabila diletakkan di kamar mandi adalah kertas. Oleh karena itu, buku dan majalah tidak boleh disimpan di kamar mandi.

“Tingkat kelembaban di kamar mandi bisa menyebabkan halaman buku menjadi lengket dan memudahkan jamur tumbuh di antaranya,” jelas Romero.

4. Obat dan Suplemen

Obat-obatan dan suplemen kerap disimpan di lemari kecil yang ada di kamar mandi. Namun, sebaiknya obat-obatan tersebut tidak ditaruh di kamar mandi.

Obat-obatan idealnya ditaruh di luar kamar mandi, di tempat tertutup dengan kelembaban yang rendah dan suhu yang tetap.

5. Perhiasan

Selain makeup, beberapa orang juga memilih meletakkan perhiasan di kamar mandi karena biasanya mereka melepaskannya ketika hendak mandi. Namun, kamar mandi bukanlah lokasi yang aman untuk menyimpan perhiasan. Alasannya kelembapan dapat membuat noda dan perubahan warna pada perhiasan.

Itulah barang-barang yang tidak boleh ditaruh di kamar mandi. Semoga bermanfaat ya detikers!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Nggak Pakai Ribet, Begini Cara Cegah Jamur Tumbuh di Kamar Mandi



Jakarta

Jamur bisa saja muncul di tempat-tempat yang lembap, salah satunya kamar mandi. Adanya jamur ini bisa saja merusak kamar mandi hingga menyebabkan masalah kesehatan.

Jamur tersebut bisa tumbuh subur di tempat lembap karena kelembapan yang tinggi dari air hangat dan uap yang bertahan setelah penghuni rumah mandi dengan air panas dari shower.

Nah, ternyata penghuni rumah bisa lho mencegah jamur agar tidak tumbuh di kamar mandi. Cara terbaik untuk mencegah pertumbuhan jamur adalah dengan mengeringkan area shower. Ini termasuk mencegah air menggenang di kaca shower, nat, dan ubin setelah setiap penggunaan.


“Air yang menggenang di ubin, di sekitar bak mandi, atau di ambang jendela praktis mengundang jamur,” ujar Pakar Perbaikan Rumah di Simply Plastics Andrew Haydon, dikutip dari Tom’s Guide, Senin (8/9/2025).

Penghuni rumah juga bisa mengelap sisa air dengan kain setiap hari agar kamar mandi tetap kering dan mencegah penumpukan spora. Kombinasi udara hangat dan lembap dari kamar mandi menciptakan lingkungan yang sempurna untuk pertumbuhan jamur, apalagi kalau kamar mandi tidak memiliki aliran udara yang bagus.

Selanjutnya, penghuni rumah juga bisa membuka sedikit jendela atau pintu kamar mandi agar ventilasinya baik. Hal ini akan membantu proses pengeringan.

“Biasakan untuk membuka jendela kamar mandi Anda setelah setiap mandi, meskipun hanya 10 hingga 15 menit,” tambah Haydon.

Nah, itulah cara mencegah jamur tumbuh di kamar mandi. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com