Tag Archives: kamar mandi

Kenapa Cuka Putih Ampuh Bersihkan Kotoran hingga Basmi Noda?


Jakarta

Cuka putih merupakan salah satu bahan dapur yang memberikan efek asam pada makanan. Cuka putih sering digunakan sebagai pengganti jeruk nipis.

Tidak hanya digunakan untuk masakan, cuka putih juga sering dipakai sebagai cairan pembersih alami. Soalnya, cuka putih dinilai efektif untuk membersihkan noda dan kotoran yang membandel.

Meski ada banyak produk pembersih yang dijual di pasaran, tapi para ahli di bidang kebersihan menyarankan penggunaan cuka putih untuk membersihkan beberapa area di rumah, seperti kamar mandi yang penuh noda kuning dan lumut.


Apa yang membuat cuka putih begitu populer untuk membersihkan noda dan kotoran?

Dilansir BBC, salah satu faktor yang membuat cuka putih banyak digunakan untuk cairan pembersih karena mengandung asam asetat. Meski mengandung asam, tapi terbilang masih ringan sehingga tidak langsung merusak kain dan furniture, tapi cukup ampuh untuk mengatasi noda dan kotoran yang membandel.

Cuka putih yang dijual di pasaran umumnya memiliki pH sekitar 2-3. Kandungan pH tersebut sudah cukup untuk mengatasi noda, terutama yang disebabkan oleh endapan mineral. Sifat asam pada cuka putih dapat meleburkan kotoran sehingga mudah larut dalam air.

Selain itu, cuka putih memiliki sifat antimikroba yang dinilai efektif untuk membasmi bakteri. Asam pada cuka putih membuat kuman sulit bertahan hidup sehingga perlahan akan mati. Bahkan, sejumlah penelitian mengungkapkan cuka putih dapat membunuh berbagai patogen, termasuk E. coli.

Perpaduan Cuka dan Soda Kue yang Lebih Ampuh

Kombinasi cuka putih dan soda kue juga banyak dipakai untuk mengangkat kotoran dan membersihkan noda. Misalnya, penggunaan soda kue dan cuka putih untuk mengatasi saluran air wastafel yang tersumbat.

Ketika dicampur dengan cuka putih, soda kue akan bereaksi dan menghasilkan gelembung dan karbon dioksida. Sifat soda kue yang basa akan bereaksi dengan asam pada cuka putih, sehingga mampu mengangkat kotoran dan noda membandel.

Tidak Semua Benda Bisa Dibersihkan Pakai Cuka

Meski dinilai efektif untuk mengangkat kotoran dan noda, tetapi tidak semua benda bisa dibersihkan pakai cuka putih. Menuangkan cuka ke barang elektronik justru bisa memicu kerusakan, terutama pada komponen di dalamnya. Hal itu terjadi karena cairan asam pada cuka yang bersifat korosi.

Selain itu, cuka putih dapat merusak permukaan lantai batu kapur sehingga menimbulkan lubang-lubang kecil. Kondisi ini membuat lantai jadi terlihat jelek dan terasa kasar saat diinjak.

Meski begitu, bagian luar laptop dan perangkat komputer yang sudah dimatikan masih bisa dibersihkan pakai cuka putih. Caranya dengan memmbuat semprotan cuka yang telah dicampur air, lalu semprot ke bagian luar laptop dan gosok secara perlahan menggunakan kain microfiber.

Namun, pastikan cairan cuka tidak masuk ke dalam perangkat elektronik. Hal itu yang membuat terjadi kerusakan pada perangkat karena terpapar zat asam dari cuka.

Itulah alasan mengapa cuka putih banyak digunakan untuk membersihkan kotoran dan noda. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Hati-hati, Ini 3 Jalur Masuk Cacing ke Kamar Mandi


Jakarta

Pernah melihat cacing di kamar mandi? Makhluk kecil yang meliuk-liuk itu mungkin tidak berbahaya tapi cukup bikin bulu kuduk penghuni rumah berdiri.

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi mengatakan kamar mandi adalah ruangan yang lembap sehingga dapat ditinggali cacing. Hama ini memang suka tinggal di lingkungan yang lembap.

“Cacing tanah cenderung menyukai lingkungan yang lembap dan kaya bahan organik. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan kamar mandi dan memastikan area tersebut tetap kering,” katanya kepada detikcom beberapa waktu lalu.


Kalau tak mau ada cacing, penghuni perlu telaten merawat kamar mandi. Pastikan untuk menghilangkan genangan air, rutin bersihkan saluran air, serta mengelola limbah dengan baik.

Jika kamar mandi sudah terlanjur diserang cacing, penghuni bisa membasminya dengan insektisida. Penghuni dapat menggunakan abamektin dan diazinon untuk mempengaruhi pertumbuhan dan reproduksi tanah. Akan tetapi, hati-hati menggunakannya karena bisa berdampak negatif pada lingkungan dan kesehatan.

Namun, kenapa cacing bisa sampai masuk kamar mandi ya? Simak penjelasannya berikut ini.

Cara Cacing Masuk Kamar Mandi

Inilah penyebab cacing masuk kamar mandi.

1. Celah Lantai Keramik

Menurut Boyke, cacing bisa masuk kamar mandi melalui celah atau retakan di lantai keramik. Celah tersebut membuat kamar mandi berpotensi didatangi cacing.

2. Pipa Retak

Dilansir dari DIY Home Comfort, cacing bisa masuk kamar mandi lewat pipa yang retak. Retakan pada pipa bisa menyebabkan tanah serta cacing masuk ke sistem perpipaan.

Apalagi pipa yang bocor menciptakan lingkungan lembap yang disukai oleh cacing. Kebocoran pipa ini bisa terjadi di balik dinding atau di bawah lantai kamar mandi.

3. Masalah Saluran Pembuangan

Selain itu, cacing dapat masuk ke toilet melalui saluran pembuangan. Toilet yang tersumbat limbah dapat menjadi tempat cacing berkembang biak.

Itulah beberapa cara beserta penyebab ada cacing di kamar mandi.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

Cara Usir Lintah di Rumah dengan Bahan Alami, Bisa Pakai Garam


Jakarta

Lintah merupakan salah satu hewan yang sering muncul di rumah. Kehadiran lintah membuat para penghuni rumah merasa tidak nyaman karena khawatir digigit dan dihisap darahnya.

Hewan parasit ini menyukai tempat yang lembap agar bisa bertahan hidup, misalnya di kamar mandi atau halaman rumah. Jika kamu menemukan lintah di sekitar rumah, sebaiknya jangan panik dan khawatir.

Sebab, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengusir lintah dari rumah. Lalu, penting juga untuk mengetahui penyebab lintah dapat muncul di dalam rumah. Simak selengkapnya dalam artikel ini.


Penyebab Ada Banyak Lintah di Rumah

Munculnya banyak lintah di rumah bisa disebabkan oleh sejumlah hal. Dilansir situs We Are Explorers, berikut penyebabnya.

1. Kondisi Rumah yang Lembap

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, lintah merupakan hewan yang senang berada di tempat yang lembap. Jika kondisi rumah sangat lembap, tak heran lintah dapat hidup dan berkembang biak.

Selain itu, kalau hunian berada di dekat sungai, rawa atau selokan yang sering tergenang, lingkungan akan cenderung lembap. Hal itu yang membuat lintah juga sering muncul di rumah.

2. Usai Hujan dan Banjir

Setelah turun hujan biasanya lintah kerap muncul di perkarangan rumah atau menempel di dinding. Mereka akan berjalan secara perlahan menuju tempat yang kering agar tidak kebasahan.

Lintah juga sering muncul usai banjir melanda. Bisa saja lintah terbawa arus banjir sehingga menempel di kendaraan, dinding rumah, atau tubuh manusia.

3. Kamar Mandi yang Lembap

Selain muncul di halaman rumah, terkadang lintah juga sering muncul di kamar mandi yang sangat lembap. Hewan melata tersebut bisa muncul di toilet lewat dua cara, yaitu melalui saluran air atau celah kamar mandi.

Cara Usir Lintah dengan Bahan Alami

Lintah yang muncul di halaman atau kamar mandi rumah dapat diusir dengan bahan alami, lho. Dikutip dari How To Repel, berikut cara ampuh usir lintah.

1. Garam

Selain digunakan untuk bumbu masakan, garam juga bisa digunakan untuk membasmi lintah di rumah. Cukup menaburkan garam secukupnya ke area yang sering dilalui lintah agar mereka tidak datang lagi.

Penghuni juga bisa membasmi lintah dengan menaburkan garam secukupnya ke badannya. Tak lama, lintah akan bereaksi karena efek dari garam dan perlahan akan mati.

2. Bawang Putih dan Cengkeh

Penggunaan bawang putih dan cengkeh bisa menjadi solusi ampuh untuk membasmi lintah. Caranya cukup geprek 2-3 siung bawang putih dan 1-2 batang cengkeh. Lalu, taburkan di ruangan yang lembap atau sudut-sudut kamar.

3. Minyak Atsiri

Minyak atsiri atau essential oil ternyata dapat digunakan untuk membasmi lintah. Cara pakainya juga mudah, siapkan beberapa bola kapas yang sudah dioleskan minyak esensial, lalu letakkan di sudut-sudut ruangan.

4. Jus Lemon

Cara lain untuk mengusir lintah di rumah bisa menggunakan jus lemon. Caranya cukup dengan peras 2 buah lemon dan dicampur dengan air secukupnya, lalu masukkan ke dalam botol semprot dan kocok sampai merata. Semprotkan cairan jus lemon itu pada area dinding dan tanaman agar lintah tidak datang lagi ke rumah.

Itulah penyebab ada banyak lintah masuk ke rumah dan cara ampuh mengatasinya. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

4 Kebiasaan Ini Tanpa Sadar Bisa Bikin Kamar Mandi Cepat Kotor, Jangan Diulangi!


Jakarta

Kamar mandi merupakan salah satu ruangan yang sering digunakan di rumah. Tak heran, area tersebut harus sering dibersihkan.

Selain karena sering dipakai, kamar mandi juga bisa kotor karena kebiasaan penghuni rumah lho. Maka dari itu, sebaiknya para penghuni rumah mulai mengubah kebiasaan agar kamar mandi tidak cepat kotor.

Apa saja sih kebiasaan yang bisa bikin kamar mandi kotor? Berikut ini informasinya.


Kebiasaan yang Bisa Bikin Kamar Mandi Cepat Kotor

Ilustrasi ToiletIlustrasi tutupan kloset terbuka. Foto: Getty Images/iStockphoto/Rawf8

Kebiasaan yang satu ini pasti sering ditemukan. Sebaiknya tutup kloset saat ingin mem-flush-nya untuk mencegah bakteri menyebar ke permukaan kamar mandi.

“Setiap kali Anda menyiram toilet dengan dudukan terbuka, partikel mikroskopis yang mengandung bakteri akan terlontar ke udara akibat kekuatan air yang disiram,” kata presiden Molly Maid, Marla Mock, dikutip dari Martha Stewart, Selasa (7/10/2025).

Partikel-partikel tersebut, kata Mock, bisa menempel di handuk dan sikat gigi kalau posisinya dekat dengan kloset.

2. Tidak Membersihkan Sisa Cipratan Air

Ilustrasi membersihkan kaca.Ilustrasi kaca kamar mandi. Foto: Ilham Satria Fikriansyah/detikcom

Dilansir dari Better Homes and Gardens, kebiasaan ini tanpa sadar bisa membuat kamar mandi cepat kotor. Cipratan air yang tidak segera dilap bisa menyebabkan kerak air ketika sudah kering. Kalau ada genangan air, justru bisa jadi tempat yang pas untuk jamur tumbuh.

Maka dari itu, sebaiknya segera lap setelah menggunakan wastafel, meja kamar mandi, cermin, maupun bathtub setelah selesai mandi. Kalau dibersihkan setiap hari, bisa mencegah penumpukan residu dan tampilan kotor.

3. Meninggalkan Handuk dan Keset Basah di Lantai

Jenis-jenis kesetIlustrasi keset kamar mandi. Foto: istimewa/blibli

Kebiasaan lainnya adalah meninggalkan handuk basah atau lembap di lantai setelah mandi. Selain tampak berantakan, air yang ada di handuk itu bisa menjadi tempat perkembangbiakan jamur maupun bakteri.

Hal itu berpotensi adanya penyebaran bakteri kalau handuk itu dipakai lagi dan menyebabkan bau yang tidak bisa diabaikan. Nah, sebaiknya gantung handuk usai digunakan sebelum dipakai lagi nantinya. Selain itu, cuci handuk setiap 3-4 hari sekali dan cuci keset kamar mandi setiap minggu.

4. Tidak Membersihkan Bekas Alat Mandi

Ilustrasi amenities atau alat mandi hotelIlustrasi alat mandi Foto: Freepik/freepik

Sabun, sampo, maupun pasta gigi merupakan benda yang sering dipakai saat mandi. Namun, kadang-kadang masih ada residu yang tertinggal di lantai, shower, atau wastafel.

Nah, kalau tidak langsung dibersihkan bisa-bisa menjadi kerak. Sebaiknya jika melihat ada noda bekas sabun segera dibersihkan agar tidak berkerak.

Itulah beberapa kebiasaan yang bisa bikin kamar mandi cepat kotor.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

Mau Ganti Toilet Jongkok Jadi Duduk? Ketahui Dulu Kelebihan dan Kekurangannya


Jakarta

Masih banyak kamar mandi di Indonesia yang menggunakan toilet jongkok. Sebagian orang mungkin sedang mempertimbangkan untuk beralih ke toilet duduk.

Toilet duduk terkesan lebih modern dan praktis untuk digunakan. Namun, apakah menggunakan toilet duduk keputusan terbaik?

Bagi yang sedang mempertimbangkan buat pasang toilet duduk, sebaiknya ketahui dulu kelebihan dan kekurangannya. Berikut ini penjelasannya, dilansir dari Bigger Bathroom.


Kelebihan Toilet Duduk

Inilah poin plus kalau menggunakan toilet duduk.

1. Postur Duduk

Toilet ini memungkinkan penggunanya buang air dalam posisi duduk. Postur tersebut terbilang aman dan nyaman, terutama bagi lansia. Jika duduk dalam jangka waktu lama di toilet duduk, hal ini tidak akan menyebabkan pusing, atau kram ketika bangun.

Lalu, postur ini membuat kompresi neurovaskular ekstremitas bawah sehingga bisa menghindari penyakit neurovaskular ekstremitas bawah atau nyeri pada tulang betis dan jari-jari kaki.

2. Teknologi Modern

Selain itu, toilet duduk menggunakan teknologi modern. Benda ini memiliki fitur yang lebih canggih sehingga memberikan kenyamanan bagi penggunanya.

Kekurangan

Di sisi lain, toilet duduk punya kekurangan yang perlu dipertimbangkan.

1. Proses BAB Lebih Sulit

Menurut struktur fisiologis tubuh manusia, patensi usus berkurang saat duduk, dan tekanan perut berkurang. Hal ini membuat proses BAB akan lebih sulit kalau menggunakan toilet duduk.

2. Kulit Bersentuhan dengan Dudukan

Ketika pengguna duduk di kloset, kulitnya bersentuhan langsung dengan dudukannya. Hal ini membuat bakteri dan parasit pada toilet mudah berpindah ke manusia. Hal ini memungkinkan risiko penularan penyakit, terutama di toilet umum.

3. Berisiko Timbul Penyakit

Posisi duduk memang nyaman, tetapi penggunanya bisa terlena dan melakukan aktivitas lain di kamar mandi. Misalnya buang air sambil baca buku, merokok, atau bermain ponsel. Padahal buang air besar dalam waktu lama bisa meningkatkan risiko wasir.

Itulah kelebihan dan kekurangan menggunakan toilet duduk. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

2 Bahan Dapur Ini Ampuh Atasi Kerak di Kamar Mandi


Jakarta

Kamar mandi yang jarang dibersihkan dapat menimbulkan banyak kotoran dan kerak yang menempel pada keran air dan kloset. Selain tak sedap dipandang, kotoran tersebut mengandung banyak bakteri yang berbahaya bagi kesehatan.

Sebenarnya, noda kerak yang menempel di kamar mandi dapat dibersihkan dengan cairan pembersih khusus. Kandungan zat kimianya dapat mengangkat kerak sehingga kamar mandi tampak bersih kembali.

Namun ternyata, kerak yang membandel dapat diatasi hanya dengan dua bahan dapur saja. Ingin tahu apa saja bahan dapur tersebut? Simak dalam artikel ini.


2 Bahan Dapur yang Ampuh Angkat Kerak di Kamar Mandi

Noda kerak yang menempel di keran air atau kloset disebabkan oleh endapan mineral dari air sadah, yakni jenis air yang tinggi kalsium dan magnesium. Sisa sabun yang menempel di keran air juga dapat menimbulkan kerak berwarna putih itu.

Untuk mengatasi kerak di kamar mandi ternyata bisa menggunakan garam dan soda kue, lho. Caranya bahkan sangat praktis dan disebut ampuh membasmi kerak membandel.

Dilansir Times of India, berikut cara pakai garam dan soda kue untuk mengatasi kerak di kamar mandi:

  1. Tuang sekitar 2-3 sendok makan garam ke dalam wadah
  2. Tambahkan soda kue secukupnya ke wadah
  3. Aduk kedua bahan tersebut secara merata
  4. Oleskan campuran garam dan soda kue ke area yang banyak noda kerak di kamar mandi, terutama pada keran air, keran wastafel, dan kloset
  5. Diamkan selama semalaman agar bahan-bahan tersebut dapat bereaksi terhadap kerak
  6. Jika sudah, bilas dengan air hangat secara perlahan agar kerak dapat larut
  7. Lap permukaan keran air dengan kain lap kering secara perlahan.

Voila! Kerak dan noda menghilang dan kamar mandi jadi tampak bersih. Jika masih menemukan sedikit kerak, cukup taburkan garam dan diamkan selama 5 menit. Setelah itu, bersihkan kerak dengan spons dan bilas pakai air hangat.

Noda kerak yang menempel bisa hilang karena garam memiliki sifat abrasif alami. Sementara itu, soda kue dapat mengangkat kotoran dari permukaan dan menetralkan bau tidak sedap di kamar mandi.

Cara ini dinilai lebih ramah lingkungan karena tidak merusak perabotan akibat penggunaan zat kimia. Di sisi lain, cara ini juga lebih hemat biaya karena kamu cukup mengambil garam dan soda kue yang ada di dapur.

Itulah dua bahan yang dapat membersihkan noda kerak membandel di kamar mandi. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/abr)



Sumber : www.detik.com

Ini Akibatnya Kalau Sering Buang Tisu ke Toilet


Jakarta

Kebanyakan orang tentu nggak asing sama larangan buang tisu ke dalam lubang toilet. Peringatan ini sering kali dipajang di WC umum.

Bukan hanya di WC umum, tisu memang tidak dianjurkan buat dibuang ke toilet manapun, termasuk di rumah sendiri. Soalnya, kebiasaan itu bisa memicu masalah yang merepotkan penghuni rumah.

Tisu merupakan benda yang tak dapat larut di air. Jika disiram ke dalam toilet, tisu tersebut hanya tenggelam dan tidak hancur.


Kalau kebiasaan ini terus dilakukan, tisu bakal menumpuk sehingga kloset menjadi mampet. Berikut ini akibatnya kalau membuang tisu ke toilet, dikutip dari Scott English Plumbing.

Efek Fatberg

Membuang tisu ke dalam toilet memicu efek fatberg. Kondisi tersebut berupa tisu basah yang bercampur dengan kotoran, lalu terperangkap di dalam pipa. Alhasil tisu bisa menumpuk di dalamnya.

Jika sudah seperti itu, saluran pembuangan toilet akan tersumbat. Pertanda saluran pembuangan sudah mampet antara lain kotoran sulit turun dan muncul bau tak sedap dari area kamar mandi dan pipa pembuangan yang terhubung ke septic tank.

Kerusakan Sistem Saluran Pembuangan

Saluran toilet yang tersumbat tisu, kalau tidak segera diperbaiki bakal semakin parah dan pipa pembuangan pun dapat rusak. Hal ini dikarenakan tidak ada ruang buat air dan kotoran lewat. Penumpukan benda di dalam pipa memicu tekanan dan berisiko menimbulkan kebocoran pipa.

Itulah risiko membuang tisu ke toilet. Biar kejadian itu tidak dialami di rumah, pastikan untuk membuang tisu ke tempat sampah ya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Ada Banyak Cacing Muncul di Kamar Mandi? Ini Sebabnya


Jakarta

Cacing sering ditemukan di area rumah, salah satunya di dalam kamar mandi. Kehadiran hewan melata ini bikin sebagian orang merasa geli karena khawatir masuk ke dalam tubuh.

Ada beberapa penyebab cacing bisa muncul di kamar mandi, salah satunya akibat kamar mandi yang lembap. Soalnya, kondisi tersebut sangat cocok bagi cacing untuk berkembang biak.

Selain itu, ada beberapa faktor yang membuat cacing bisa muncul di kamar mandi. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Ini Penyebab Cacing Muncul di Kamar Mandi

Hadirnya cacing di kamar mandi membuat sebagian orang merasa jijik dan tidak nyaman. Dilansir situs DIY Home Comfort, berikut penyebab cacing muncul di kamar mandi:

1. Pipa Air Bocor

Penyebab pertama karena terjadi kebocoran pipa air. Kondisi ini menyebabkan kamar mandi sangat lembap sehingga menjadi tempat yang cocok bagi cacing untuk menetap.

Jika menemukan adanya kebocoran pipa air di rumah, sebaiknya segera diperbaiki. Selain mencegah kamar mandi lembap dan timbul cacing, langkah ini juga mencegah kerusakan yang lebih parah.

2. Kamar Mandi Kotor

Kondisi kamar mandi yang kotor juga menjadi tempat yang disenangi cacing. Soalnya, hewan melata ini kerap memakan bakteri dan kuman, sedangkan kamar mandi yang kotor menjadi sarang bagi bakteri untuk tumbuh.

Selain cacing, kamar mandi yang kotor juga mengundang sejumlah hewan lainnya seperti kecoak, laba-laba, kamitetep, hingga tikus.

3. Drainase Buruk

Kondisi drainase yang buruk juga bisa menyebabkan banyak cacing di kamar mandi. Hewan tersebut dapat masuk melalui saluran pembuangan yang mampet atau kotor.

4. Ada Celah di Kamar Mandi

Cacing juga bisa masuk ke kamar mandi karena menemukan ada celah atau lubang. Cacing dapat masuk ke lubang kecil karena memiliki tubuh yang elastis. Biasanya hewan melata ini dapat masuk lewat celah dinding, lantai, atau lubang drainase.

5. Suhu Lembap di Kamar Mandi

Kondisi lembap di kamar mandi dapat memicu cacing bermunculan. Hal ini disebabkan oleh ventilasi udara yang buruk sehingga toilet lembap secara terus-menerus. Solusi untuk mengatasi masalah ini bisa memasang exhaust fan agar terdapat ventilasi udara.

Cara Basmi Cacing di Kamar Mandi dengan Ampuh

Cacing yang bermunculan di kamar mandi dapat diatasi dengan bahan sederhana. Simak tipsnya di bawah ini:

1. Soda Kue dan Cuka Putih

Kombinasi soda kue dan cuka putih ternyata efektif untuk membasmi cacing di kamar mandi. Caranya cukup mencampurkan baking soda dan cuka putih dengan perbandingan 50:50, lalu tuang air secukupnya dan aduk hingga merata.

Jika sudah tercampur rata, siram cairan tersebut ke area yang terdapat cacing dan saluran pembuangan air di kamar mandi.

2. Garam dan Air Sabun Mandi

Penggunaan garam dan sabun mandi juga ampuh untuk membasmi cacing di kamar mandi. Cukup mencampur 500 gram garam dan 5 liter air sabun mandi, lalu kocok hingga merata.

Setelah itu, siram cairan tersebut ke dinding, lantai, dan saluran air di kamar mandi. Setelah itu, sikat kamar mandi secara perlahan untuk membasmi cacing. Terakhir, bilas kamar mandi dengan air bersih.

Itulah penyebab cacing dapat muncul di kamar mandi dan cara basminya. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Lantai Kamar Mandi Licin Bisa Bahaya, Ini Solusi Praktisnya!


Jakarta

Area kamar mandi sering kali dalam keadaan basah serta terpapar sabun. Hal ini membuat lantainya licin sehingga penghuni bisa saja terpeleset dan terjatuh.

Oleh karena itu, penghuni mesti berhati-hati ketika di kamar mandi. Jangan berjalan atau bergerak terburu-buru.

Selain itu, penghuni bisa menyiasati agar lantai kamar mandi yang licin. Temukan caranya berikut ini.


Cara Mencegah Lantai Kamar Mandi Licin

Inilah beberapa cara membuat lantai kamar mandi nggak licin, dikutip dari Enviro Master.

1. Gunakan Ubin Khusus Kamar Mandi

Berawal dari pembuatan ruangan, pemilik rumah bisa menggunakan ubin khusus kamar mandi. Pilih ubin dengan permukaan bertekstur kasar, berbeda halnya dengan lantai kamar tidur atau ruang keluarga yang lebih halus.

2. Pakai Cairan Anti Slip

Pemilik rumah juga bisa menyemprotkan cairan anti slip pada lantai. Cairan tersebut akan mengubah lantai yang licin menjadi kasar. Dengan begitu, penghuni terhindar dari risiko terpeleset.

3. Pakai Alas Tambahan

Lalu, lantai kamar mandi juga dapat ditambahkan alas atau stiker anti slip. Cara ini merupakan solusi yang efektif dan terjangkau untuk dilakukan.

4. Rajin Bersihkan Kamar Mandi

Jangan lupa untuk rajin membersihkan kamar mandi setidaknya seminggu sekali. Sebaiknya gunakan pembersih khusus yang mampu menghilangkan kerak dan kotoran membandel.

Kamar mandi yang sering dipakai tentu bakal cepat kotor. Dengan membersihkan kamar mandi, penghuni mencegah penumpukkan kotoran yang bikin lantai licin.

5. Jaga Lantai Tetap Kering

Pastikan lantai kamar mandi kering agar tidak licin. Pemilik bisa memasang exhaust fan atau kipas angin biar lantai cepat kering dan enggak lembap.

Itulah cara membuat lantai tidak licin. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

3 Cara Mudah Bersihkan Kotoran dan Pipis Kucing yang Bikin Rumah Bau


Jakarta

Memiliki hewan peliharaan seperti kucing bisa sangat menyenangkan. Sebab, kucing bisa diajak bermain untuk melepas penat karena tingkahnya yang lucu

Namun, kelucuan dan gemasnya tingkah kucing bisa hilang saat ketahuan buang air sembarangan di rumah. Selain lantai menjadi kotor, bau yang muncul sangat tidak sedap sehingga bikin tidak nyaman.

Kalau menemukan ada kotoran dan pipis kucing di rumah, jangan khawatir. Hal itu karena ada beberapa cara mudah untuk membersihkan kotoran tersebut. Simak penjelasannya secara lengkap dalam artikel ini.


Cara Mudah Bersihkan Kotoran Kucing di Rumah

Membersihkan kotoran dan pipis kucing di rumah dapat dilakukan dengan mudah. Dilansir situs The Vets, berikut langkah-langkahnya:

1. Pakai Tisu atau Kain

Untuk mengangkat kotoran kucing yang padat bisa menggunakan tisu atau kain. Agar lebih aman, gunakan sarung tangan karet guna mencegah bakteri dan kuman bisa masuk ke dalam tubuh.

Masukkan kotoran kucing ke dalam kantong plastik, lalu buang ke dalam tempat sampah. Kemudian, bersihkan sisa-sisa kotoran di lantai dengan cairan pembersih agar bakteri tidak berkembang.

Untuk pipis kucing, kamu juga bisa membersihkannya dengan tisu atau kain. Setelah itu, masukkan kain dan tisu yang penuh pipis kucing ke dalam kantong plastik, lalu segera buang ke tempat sampah.

2. Jangan Buang Kotoran ke Kloset

Sebagian orang memilih membuang kotoran kucing ke dalam kloset di kamar mandi. Sebab, kloset juga digunakan oleh manusia untuk buang air sehari-hari.

Meski begitu, para ahli mengimbau agar tidak membuang kotoran kucing ke dalam kloset. Dikutip dari Green Matters, kotoran kucing mengandung organisme parasit, termasuk Toxoplasma gondii.

Jika membuang kotoran kucing ke dalam kloset yang penuh air, maka parasit bisa masuk ke dalam sumber air dan menyebabkan infeksi yang disebut toksoplasmosis. Parasit ini sangat berbahaya bagi manusia, terutama bagi yang memiliki imun tubuh lemah dan ibu hamil.

3. Hindari Pembersih Mengandung Amonia

Siram lantai bekas kotoran dan pipis kucing dengan cairan pembersih. Langkah ini agar lantai kembali bersih, wangi, dan tidak ada sisa bakteri yang hidup.

Pastikan cairan yang digunakan tidak mengandung zat berbasis amonia. Soalnya, penggunaan produk pembersih berbasis amonia dapat memicu kucing untuk pipis kembali di tempat yang sama.

Sebaiknya gunakan produk pembersih yang mengandung enzim seperti campuran baking soda dan cuka putih. Selain itu, bisa juga menggunakan campuran detergen dan air soda.

Demikian cara membersihkan kotoran dan pipis kucing di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/abr)



Sumber : www.detik.com