Tag Archives: kampung warna warni jodipan

14 Tempat Wisata Malang yang Seru dan Cocok untuk Keluarga


Jakarta

Malang menjadi salah satu destinasi wisata favorit bagi banyak masyarakat. Apalagi saat musim libur sekolah atau Lebaran, jumlah wisatawan yang datang semakin meningkat.

Sebab, ada banyak tempat wisata di Malang yang seru dan cocok untuk keluarga, teman-teman, hingga pasangan. Harga tiket masuknya yang terjangkau juga menjadi salah satu faktor banyak tempat wisata di Malang yang ramai saat musim liburan.

Ingin tahu apa saja tempat wisata Malang yang seru, murah, dan cocok untuk dikunjungi bersama keluarga? Simak ulasannya dalam artikel ini.


Tempat Wisata Malang yang Seru

Ada banyak tempat wisata di Malang yang patut dikunjungi. Dirangkum dari catatan detikTravel, berikut rekomendasi tempat wisata Malang yang seru:

1. Malang Dreamland

Rekomendasi tempat wisata yang pertama adalah Malang Dreamland. Tempat wisata ini cocok untuk travelers yang berlibur bareng keluar karena terdapat berbagai wahana menarik, mulai dari seluncuran pelangi, ayunan sultan, hingga spot foto balon udara layaknya di Cappadocia.

Selain itu, travelers juga bisa berkemah di camping ground. Kalau datang saat sore, kamu juga bisa menikmati udara malang yang sejuk sekaligus disuguhi pemandangan sunset yang cantik.

  • Lokasi: Ngadireso, Kec. Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
  • Harga tiket masuk: Rp 10.000/orang (untuk setiap wahana harus membayar tiket lagi).
  • Jam buka: 11.00-19.00 WIB.

2. Happy Durian

Bagi detikers pecinta durian wajib datang ke tempat makan ini. Sesuai namanya, kamu bisa menikmati durian yang rasanya manis dan legit di mulut.

Menariknya, Happy Durian merupakan tempat makan yang mengusung konsep kafe, sehingga bisa menikmati durian sambil bercengkrama dengan keluarga. Bahkan di dalamnya terdapat kolam renang dan arena playground juga, lho.

Rasa durian yang ada di Happy Durian tidak usah diragukan lagi karena dipastikan kualitasnya terbaik. Maka dari itu, tempat ini sangat cocok untuk kulineran durian sembari berwisata bersama keluarga.

  • Lokasi: Jl. Cerme No.1, Karangduren, Kendalpayak, Kec. Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
  • Harga tiket masuk: –
  • Jam buka: 10.00-21.00 WIB.

3. Kampung Warna-warni Jodipan

Wisatawan berjalan di jembatan kaca saat mengunjungi Kampung Warna-Warni Jodipan di Malang, Jawa Timur, Kamis (20/7/2023). Kampung warna-warni yang dibuka sebagai objek wisata sejak tahun 2016 tersebut saat ini dicat ulang secara bertahap pada ratusan rumah milik warga setempat yang dimulai dari awal tahun 2023 untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/rwa.Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Tempat wisata ini viral di media sosial karena rumah penduduknya dicat beraneka warna, sehingga terlihat estetik dan colorfull. Rasanya kurang lengkap kalau berkunjung ke Malang namun tak sempat berfoto di Kampung Warna-warni Jodipan.

  • Lokasi: Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.
  • Harga tiket masuk: Rp 3.000/orang.
  • Jam buka: 07.00-18.00 WIB.

4. Malang Night Paradise

Malang Night ParadiseFoto: (Aisa Marisa/d’Traveler)

Bingung menghabiskan waktu malam di Malang? Cobalah mampir ke Malang Night Paradise. Di tempat ini, travelers akan disuguhkan pemandangan indah dari Hutan Menyala.

Selain itu, ada juga Taman Dino dan Taman Lampion yang sangat menarik untuk dikunjungi bersama keluarga dan anak-anak.

Di Taman Dino terdapat berbagai replika dinosaurus. Sementara di Taman Lampion, pengunjung seolah-olah diajak pergi ke negeri dongeng.

  • Lokasi: Jl. Graha Kencana Raya, Karanglo, Balearjosari, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.
  • Harga tiket masuk: mulai dari Rp 90.000/orang.
  • Jam buka: 17.45-23.00 WIB.

5. Alun-alun Malang

Ingin sekadar menikmati suasana kota Malang di malam hari? Ajak keluarga, teman, atau pasangan travelers untuk berkunjung ke Alun-alun Malang. Sedikit informasi, terdapat dua alun-alun yang bisa dikunjungi, yakni Alun-alun Merdeka dan Alun-alun Bunder. Jarak keduanya sekitar 700 meter.

Alun-alun Merdeka memiliki fasilitas area skateboard, playground, air mancur menari, dan Masjid Jami’. Sementara Alun-alun Bunder memiliki Monumen Tugu dan lokasinya dekat dengan Balai Kota Malang.

  • Lokasi: Alun-Alun Merdeka di Jalan Merdeka Selatan, Alun-alun Bunder di Jalan Tugu, Kecamatan Klojen, Malang.
  • Harga tiket masuk: Gratis
  • Jam buka: 24 jam.

6. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Sejumlah wisatawan menyaksikan matahari terbit di Penanjakan Satu Bromo, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (13/6/2024). Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur (Jatim) menargetkan mampu menggerakkan 324,8 juta wisatawan ke Jatim sepanjang tahun 2024 dengan perputaran transaksi hingga Rp400 triliun. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/rwa.Foto: ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI

Destinasi wisata yang satu ini wajib dikunjungi oleh travelers yang baru pertama kali ke Malang. Salah satu daya tariknya adalah menikmati matahari terbit (sunrise) dengan latar belakang Gunung Bromo yang indah. Pastikan menggunakan pakaian yang tebal dan hangat karena udaranya sangat dingin.

Sempatkan juga untuk mampir ke lautan pasir Bromo atau disebut juga Gurun Pasir Berbisik. Lokasinya berada di sisi timur kawah Bromo, jadi masuk ke dalam wilayah Kabupaten Probolinggo.

  • Lokasi: Secara administratif, TN Bromo Tengger Semeru berada di Kabupaten Malang, Pasuruan, Lumajang, dan Probolinggo.
  • Harga tiket masuk: Weekdays Rp 29.000 dan Weekend 34.000.
  • Jam buka: 24 jam.

7. Malang Skyland

Malang SkylandFoto: M Bagus Ibrahim/detikJatim

Tempat wisata selanjutnya yang wajib dikunjungi adalah Malang Skyland. Daya tarik utama dari Malang Skyland yaitu menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan.

Saat cuaca cerah di pagi atau siang hari, kamu dapat melihat pemandangan alam berupa gunung-gunung, seperti Gunung Arjuno, Gunung Panderman, dan Gunung Ukir. Sedangkan di malam hari, travelers dapat melihat kota Malang dari atas yang dipenuhi gemerlap cahaya.

Ada juga berbagai spot foto Instagramable, wahana permainan seru, hingga kuliner yang murah dan lezat. Sempatkan juga untuk mencoba Skybridge dan Sky Glass ketika datang ke Malang Skyland.

  • Lokasi : Leban, Tawangargo, Kec. Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
  • Harga tiket masuk: Rp 40.000 untuk dewasa, Rp 25.000 untuk anak-anak, dan Rp 15.000 untuk balita.
  • Jam buka : 10.00-20.00 WIB.

8. Pantai Ngliyep

Pantai di Malang SelatanFoto: (ilhamfirdaa/d’Traveler)

Ingin seru-seruan bermain di pantai? Coba mampir ke Pantai Ngliyep. Sedikit informasi, kata ‘Ngliyep’ merujuk pada rasa mengantuk atau tertidur. Konon, orang yang melihat pantai ini akan merasa nyaman dan tenang sampai mengantuk.

Di sekeliling pantainya terdapat tebing curam dan hamparan hutan tropis yang hijau, sehingga cocok banget untuk travelers yang ingin bersantai sambil melepas penat.

Selama berada di Pantai Ngliyep, terdapat sejumlah aktivitas seru yang bisa dilakukan, mulai dari berenang, bermain pasir, mengunjungi Teluk Putri, hingga berkemah.

  • Lokasi: Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.
  • Harga tiket masuk: Rp 15.000/orang.
  • Jam buka: 24 jam.

9. Pantai Balekambang

Pantai Balekambang MalangFoto: Muhammad Aminudin

Pantai ini merupakan salah satu pantai terkenal di Malang. Salah satu daya tariknya adalah Pura Amertha Jati yang berada di Pulau Karang yang sekilas mirip seperti Tanah Lot di Bali.

Untuk bisa ke Pulau Karang, detikers bisa berjalan kaki melalui jembatan permanen sepanjang 70 meter. Tenang saja, jembatannya kokoh dan bisa dilalui banyak orang.

Selain berkunjung ke Pura Amertha Jati, sempatkan diri untuk bermain dan bersantai di pinggir pantai. Sebab, pasir pantainya putih dan bersih, sehingga bikin pengunjung betah berlama-lama.

Disarankan datang pada pagi dan sore hari ketika cuaca sedang cerah agar bisa menikmati pemandangan laut dan langit yang biru. Kalau perut lapar, di sekitar Pantai Balekambang terdapat rumah makan dan warung.

  • Lokasi: Dusun Sumber Jambe, Desa Srigonco, Jalan Balekambang, Balekambang, Sumberbening, Bantur, Malang.
  • Harga tiket masuk: Rp 20.000/orang.
  • Jam buka: 24 jam.

10. Pantai Batu Bengkung

Masih seputar wisata alam, travelers juga bisa mengunjungi Pantai Batu Bengkung. Pantai ini juga menjadi salah satu tujuan favorit sejumlah wisatawan yang ingin berlibur ke pantai di Malang.

Daya tarik dari Pantai Batu Bengkung karena terdapat kolam alami di bibir pantai. Oleh sebab itu, pantai ini dinamakan Batu Bengkung karena terdapat batu melengkung di bibir pantai.

Pantai Batu Bengkung juga memiliki pasir yang putih dan bersih, sehingga cocok untuk bermain di pinggir pantai. Disarankan datang ke pantai ini saat sore hari agar bisa menikmati sunset.

  • Lokasi: Desa Gajahrejo, Gedangan, Kabupaten Malang.
  • Harga tiket masuk: Rp 10.000/orang.
  • Jam buka: 24 jam.

11. Pantai Tiga Warna

pantaiFoto: (Majawati/d’Traveler)

Pantai Tiga Warna bisa menjadi opsi alternatif bagi travelers yang ingin liburan ke pantai. Dinamakan Pantai Tiga Warna karena memiliki warna air yang berbeda-beda, yakni biru, hijau, dan cokelat, sehingga menjadi daya tarik tersendiri.

Ombak di pantai ini terbilang cukup tenang, sehingga kerap dijadikan salah satu spot snorkeling di Malang. Pantai ini juga berhadapan langsung dengan Pulau Sempu.

  • Lokasi: Jl. Sendang Biru, Area Sawah/Kebun, Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
  • Harga tiket masuk: Rp 10.000/orang.
  • Jam buka: 07.00-16.00 WIB (Kamis tutup).

12. Pantai Teluk Asmara

Satu lagi pantai yang wajib dikunjungi ketika travelers berkunjung ke Malang, yakni Pantai Teluk Asmara. Tempat wisata ini juga terkenal di Malang karena disebut mirip seperti Raja Ampat di Papua.

Daya tarik utama dari Pantai Teluk Asmara yaitu terdapat karang besar hijau, pasirnya yang bersih dan putih, serta air laut yang biru dan jernih. Hal ini membuat banyak wisatawan merasa betah berlama-lama di pantai ini.

Untuk menuju ke bibir pantai, travelers harus menuruni anak tangga dari atas bukit. Pantai ini cocok buat detikers yang ingin berenang atau snorkeling.

  • Lokasi: Tambak, Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
  • Harga tiket masuk: Rp 15.000/orang.
  • Jam buka: 24 jam.

13. Hawai Waterpark

Hawai Waterpark di MalangFoto: Istimewa (dok.Hawai Waterpark)

Hawai Waterpark bisa menjadi pilihan alternatif bagi travelers ingin bermain air bersama keluarga. Berada di lahan seluas 2,8 hektare, waterpark ini menyuguhkan berbagai wahana menarik, seperti Kolam Ombak Tsunami dan Jet Coaster Water Slide.

Kalau perut mulai lapar, jangan khawatir. Sebab, ada banyak tenant makanan dan minuman yang tersedia di Hawai Waterpark dengan harga cukup terjangkau.

  • Lokasi: Jalan Graha Kencana Utara V, Karanglo, Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
  • Harga tiket masuk: Rp 110.000/orang (weekend dan hari libur) dan Rp 85.000/orang (weekday).
  • Jam buka: 09.00-17.00 WIB.

14. Wisata Agro Wonosari

Ingin melihat pemandangan hijau dan menikmati udara sejuk? Cobalah mampir ke Wisata Agro Wonosari. Selain menikmati pemandangan hijau kebun teh sambil menghirup udara segar, travelers juga bisa berfoto-foto.

Sebab, ada beberapa spot foto Instagramable di Wisata Agro Wonosari, seperti di jembatan kayu, kebun teh, hingga papan bertuliskan ‘WONOSARI’ dengan latar belakang pegunungan.

Sedikit informasi, kebun teh tersebut merupakan salah satu unit kebun milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII. Selama di Wisata Agro Wonosari, detikers juga bisa berkeliling kebun teh dengan mengendarai ATV yang dapat disewa.

  • Lokasi: Bodean Putuk, Toyomarto, Kecamatan Singosari, Malang, Jawa Timur
  • Harga tiket masuk: Senin-Jumat Rp 15.000, Sabtu-Minggu Rp 20.000.
  • Jam buka: 06.00-17.00 WIB.

Demikian ulasan mengenai 14 tempat wisata Malang yang seru dan cocok dikunjungi bareng keluarga. Yuk liburan!

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

7 Fakta Kampung Warna-Warni Jodipan yang Sampai Bikin Turis Asing Terkesan



Malang

Kampung Wisata Jodipan menjadi salah satu destinasi wisata paling ikonik dan instagramable di Kecamatan Blimbing, Malang, Jawa Timur. Deretan rumah warna-warni yang membuat kagum wisatawan lokan dan turis-turis internasional.

Bahkan, dalam salah satu ulasan daring, seorang turis asal Singapura menyampaikan testimoni kaget dengan apa yang dilihatnya di Kampung Jodipan. Ternyata, kampung warna-warni itu jauh lebih indah dari yang ia lihat di media sosial.

Biasa disebut Kampung Warna-warni, Jodipan berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Brantas, Malang. Sebenarnya, ada dua kampung warna-warni, yaitu Jodian dan Tridi. Dua kampung warna-warni itu dihubungkan dengan jembatan kaca Ngalam.


Merujuk arsip pemberitaan detikcom, kampung itu digagas oleh kelompok mahasiswa yang sedang melakukan Event Public Relation.

Selain itu, masih ada sejumlah fakta lain tentang desa warna-warni di Malang itu.

Berikut tujuh fakta tentang desa warna-warni Jodipan:

1. Praktikum Mahasiswa UMM

Desa Jodipan berubah menjadi desa warna-warni berkat inisiasi delapan mahasiswa Program Studi Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) diketuai Nabila Firdausiyah.

Saat itu, Nabila mengatakan semua anggota timnya adalah mahasiswa Komunikasi UMM yang sedang menempuh mata kuliah Praktikum Event Public Relations. Tugas praktikum itulah yang mengharuskan mereka membuat program bermanfaat untuk masyarakat dengan menggandeng klien dari perusahaan swasta atau pemerintah.

Kampung warna-warni di MalangKampung warna-warni di Malang (nisyanisyoong/d’Traveler)

“Kami harus membuat sebuah event yang bisa mencakup semuanya, partisipasi masyarakat, kebersihan, keindahan, kreativitas, dan yang penting kontinuitas,” kata Nabila.

Kelompok mahasiswa itu menyulap kampung yang dulunya kumuh menjadi destinasi wisata baru. Mereka mengubah kampung itu dengan pengecatan warna-warni pada dinding, atap, pagar rumah hingga jalan setapak dan tangga-tangga batu.

Salah satu anggota kelompok itu Salis Fitria mengatakan ide mengecat Jodipan menjadi desa warna-warni terinspirasi oleh konsep kawasan Kickstater, Rio De Janeiro, Brazil, Yunani, dan Kota Cinque Terre, Italia.

2. Menghabiskan Cat 2 Ton

Praktikum itu dilakukan dengan membuat program kerja bakti bersih-bersih, mengecat pagar, dan membuat mural. Mereka kemudian menggandeng produsen cat di Malang yang memproduksi cat merk Decofresh. PT Indana Paint sangat tertarik.

Pemilik cat merk Decofresh ini siap menggelontorkan dana Corporate Social Responsibility (CSR)-nya untuk program itu. Mereka manamainya sebagai “Decofresh Warnai Jodipan”. Tak kurang 2 ton cat dihabiskan untuk menyulap kampung di bantaran sungai itu.

3. Diresmikan Wali Kota Malang

Pada perjalanannya, pengecatan desa itu melibatkan berbagai elemen masyarakat dilibatkan untuk memulai bersih-bersih dan pengecatan lingkungan.

Pada 4 September 2016, Kampung Wisata Jodipan diresmikan oleh Wali Kota Malang H. Mochamad Anton.

4. Lokasi dan Rute

Kampung Jodipan MalangKampung Jodipan Malang (Joel Wakanno/d’traveler)

Kampung Warna Warni Jodipan berada di Jalan Ir H Juanda Nomor 9 RT 9 RW 2, Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Lokasinya yang strategis membuat akses menuju kampung wisata ini terbilang mudah dijangkau.

Dari Alun-alun Kota Malang, traveler bisa melewati Jalan Gatot Subroto. Hanya membutuhkan waktu 3 menit untuk tiba ke lokasi ini.

Bagi traveler dari luar kota dan menggunakan kereta api, dari Stasiun Malang, desa Jodipan itu bisa dicapai 2.

5. Harga Tiket

Harga masuk ke satu kampung ini Rp 10.000 per orang. Jika ingin menyeberang, traveler akan dikenakan biaya Rp 5.000 dan Rp 10.000 untuk masuk ke kampung Tridi. Harganya masih cukup murah, ya.

6. Fasilitas buat Wisatawan

Fasilitas yang ditawarkan Kampung Warna Warni Jodipan cukup lengkap untuk kunjungan singkat. Seperti toilet, musala, parkir kendaraan, dan warung makan ringan.

7. Daya Tarik

Dari jauh, Kampung Wisata Jodipan langsung membetot perhatian. Rumah dengan warna-warni menjadi daya tarik utama desa itu.

Selain itu, di sini terdapat Jembatan Kaca Ngalam yang menghubungkan Kampung Jodipan dengan Kampung Tridi. Jembatan yang panjangnya 25 meter dan tingginya 8 meter ini sangat aman, karena bisa menampung beban sekitar 250 kg. Pengunjung juga bisa berfoto-foto di atas jembatan ini dengan latar belakang Kampung Jodipan yang penuh warna.

Kampung Tridi sebagai tetangga Kampung Jodipan juga bisa disinggahi sekaligus.

(fem/ddn)



Sumber : travel.detik.com