Tag Archives: kayak

Main Kayak Susuri Mangrove Dusun Rangko



Labuan Bajo

Labuan Bajo tak cuma laut dan pantai saja. Traveler bisa mencoba main kayak menyusuri hutan mangrove di dusun Rangko. Dijamin seru!

Atraksi kayaking menyusuri hutan mangrove di dusun Rangko ini dikembangkan oleh Pokdarwis Tanjung Boleng, Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Manggarai Barat dan World Wide Fund for Nature (WWF).

Ada dua trek main kayak yang bisa dipilih wisatawan yaitu dengan jarak tempuh Medium Track selama 30 menit dan Long Track selama 1 jam.


Kedua trek itu menawarkan pengalaman main kayak yang sangat berbeda dari daya tarik lainnya yang selama ini dijumpai di Labuan Bajo.

Traveler akan diajak menyusuri kawasan hutan mangrove yang masih sangat asri di antara terpaan sinar matahari, menjadikan destinasi ini layak untuk dikunjungi.

Main kayak di Hutan Mangrove Dusun RangkoMain kayak di Hutan Mangrove Dusun Rangko Foto: (dok. Istimewa)

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) turut memberikan dukungan terhadap atraksi wisata baru ini dengan memberikan 2 unit kayak, 2 unit dayung dan 2 buah life jacket kepada Pokdarwis Tanjung Boleng.

“Ini merupakan titik awal kami mendorong pengembangan wisata mangrove. Pengelolaan destinasi wisata juga harus memperhatikan aspek kemanan dengan menyusun SOP yang ketat agar bisa menawarkan paket wisata yang aman dan nyaman bagi wisatawan,” ucap Frans Teguh, Plt Direktur Utama BPOLBF Kamis (13/6/2024).

Staf Ahli Bupati Manggarai Barat Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Ovan Adu menambahkan, Pokdarwis setempat harus senantiasa menjaga kelestarian alam mangrove Dusun Rangko agar tetap bersih dari sampah plastik.

Salah satu caranya dengan mengimbau wisatawan untuk membawa tumbler air minum sendiri saat akan melakukan kegiatan kayaking dan tidak meninggalkan sampah plastik usai bermain kayak.

Main kayak di Hutan Mangrove Dusun RangkoMain kayak di Hutan Mangrove Dusun Rangko Foto: (dok. Istimewa)

“Aktivitas kayak di hutan mangrove Dusun Rangko ini juga kami harapkan dapat memberi alternatif baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo dan menjadi salah satu cara untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan di Labuan Bajo,” ujar Ovan.

WWF juga turut hadir di destinasi ini untuk melakukan beberapa pendampingan dan pelatihan agar meningkatkan kesadaran masyarakat supaya terus menjaga kelestarian mangrove, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh generasi selanjutnya.

Pengembangan atraksi destinasi wisata mangrove ini ke depannya diharapkan dapat menjadi daya tarik baru yang diminati oleh wisatawan, serta menjadi sumber ekonomi baru yang berkelanjutan bagi warga setempat.

Jarak Dusun Rangko dari Kota Labuan Bajo yang hanya membutuhkan waktu tempuh sekitar 1 jam melalui jalan darat memudahkan akses bagi para wisatawan yang ingin mencoba main kayak.

(wsw/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Kurang Afdal Bila Mudik ke Klaten Tak Membeli Jenang Ayu Niten



Klaten

Kabupaten Klaten memiliki beragam kuliner khas yang sedap dan wajib dibeli untuk oleh-oleh. Salah satunya jenang ayu, yang paling terkenal yaitu Jenang Ayu Niten yang ada sejak 1928.

Jenang Ayu Niten Ny. Ym. Wignyowikarno merupakan jenang legendaris yang sering jadi incaran pemudik untuk dibawa ke daerah perantauan sebagai oleh-oleh. Jenang ayu legendaris ini diproduksi di salah satu rumah bernuansa klasik di Dukuh Niten, Desa Gadungan, Kecamatan Wedi.

Terletak di ujung gang, pembeli akan melewati klinik dokter gigi terlebih dahulu untuk bisa sampai ke tempat produksi sekaligus tempat berjualan. Tampak penghargaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten tahun 1973 terpajang di dinding rumah produksi, tertulis bahwa jenang ini berhasil meraih juara pertama lomba bidang pangan.


Pemkab KlatenPembuatan Jenang Ayu Niten Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng

Penerusnya dari generasi keenam, Nana (36) tampak tengah sibuk memotong adonan jenang bersama dua pegawainya. Ia mengatakan, pesanan jenang sudah mulai meningkat sejak bulan Ramadan.

“Pesanannya sudah ramai dari sebelum Lebaran, biasanya yang mau pergi melancong. Kadang ada pesanan dari yang mudik dari Jakarta, sudah telepon dulu minta disisakan. Biasanya kalau beli minimal 10 kotak,” ujar Nana saat ditemui detikJateng di rumah produksi, Senin (15/4/2024).

Adapun, satu kotak berisi 8 jenang original dihargai Rp 18 ribu. Meski sudah berjalan hampir seabad, Jenang Ayu Niten masih tetap mempertahankan kualitas dan rasanya sejak dulu.

“Bedanya dengan jenang lain itu pertama bahannya. Kita bahannya sekali masak bisa sampai 100-105 kelapa. Terus untuk keawetannya hampir 3 bulan kalau sekarang. Kalau zaman dulu generasi keempat sampai satu tahun saja masih awet, karena memang mereka membuatnya benar-benar matang. Pakainya kelapa memang benar-benar tua, harus tua banget,” dia menjelaskan.

“Kalau sekarang kan nyari kayak gitu susah, untuk kelapa yang benar-benar tua itu kan sudah jarang. Makanya kita dari generasi kelima sudah mentok 3 bulan. Kalau yang lain biasanya satu bulan,” ujar dia.

Nana mengungkapkan, selama momen Hari Raya Idul Fitri ini, tampak ada peningkatan penjualan hingga dua kali lipat. Selama libur Lebaran, dirinya bisa membuat hingga 50 kilogram jenang ayu.

“Sebenarnya permintaan pembeli lebih. Soalnya ini kan full manual, jadi kalau belum matang benar, belum diangkat,” kata dia.

Selain dipesan untuk oleh-oleh atau konsumsi pribadi, jenang ayu ini juga sering dipesan untuk acara pernikahan, arisan, hingga tradisi sadranan

***
Artikel ini sudah lebih dulu tayang di detikJateng. Baca selengkapnya di sini

(sym/sym)

`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ mode: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

const { default: Swiper } = await import(
“https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

4 Destinasi Wisata di Marunda, Jakarta Utara


Jakarta

Selain Ancol, Marunda bisa menjadi pilihan liburan traveler saat berada di Jakarta Utara. Berikut empat spot wisata di Marunda yang bisa dikunjungi.

Saat berkunjung dan berlibur ke Jakarta Utara, destinasi mana saja sih yang akan jadi tujuannya? Mungkin beberapa akan menjawab kawasan Ancol karena banyaknya pilihan dan wahana yang menarik di sana. Tapi selain kawasan Ancol, ada juga nih tempat menarik dan tentunya harganya lebih terjangkau.

Coba deh untuk sesekali berkunjung ke beberapa tempat tentunya selain hemat di kantong juga bakalan ngasih informasi sejarah yang seru. Atau menikmati suasana pantai yang tenang sambil menyaksikan matahari terbenam.


Kesampingkan terlebih dahulu pikiran tentang Jakarta Utara bikin penat jalanannya karena banyak truk-truk besar yang lewat hingga debu jalanan yang tebal. Anggap saja hal-hal tersebut sebagai proses untuk menikmati destinasi ini.

Berikut empat tempat di Marunda, Jakarta Utara:

1. Pantai Marunda

Pantai Marunda, Cilincing, Jakarta Utara diminati pengunjung pada momen libur sekolah kali ini. Biaya masuk terjangkau, pantai pun kian bersih.Pantai Marunda, Cilincing, Jakarta Utara diminati pengunjung pada momen libur sekolah kali ini. Biaya masuk terjangkau, pantai pun kian bersih. (Pradita Utama/detikcom)

Mungkin yang terbersit dalam pikiran dan ingatan tentang pantai ini adalah kotor dan banyak sampah. Ya, jika beberapa tahun lalu pantai tersebut memang memperlihatkan sisi yang seperti itu namun keadaannya sekarang telah berangsur membaik.

detikTravel berkunjung beberapa kali ke kawasan Pantai Marunda belakangan ini dan melihat tumpukan sampah itu mulai menghilang. Keadaan pantai cukup bersih tak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Saat ini, petugas PPSU dan petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Pulau Seribu rutin membersihkan area pantai tersebut. Pantai Marunda pun nyaman untuk dikunjungi.

Waktu tepat untuk menikmati Pantai Marunda ini adalah saat sore hari dan biasanya pantai ini akan mulai ramai dikunjungi sedari pukul 14.00 WIB. Jangan khawatir jika perutmu lapar karena di sini juga banyak tersedia warung cemilan hingga rumah makan masakan khas pantai yang menggiurkan.

Harga tiket masuk: cukup membayar parkir, Rp 5.000 untuk motor dan Rp 10.000 untuk mobil. Jika datang di weekend akan ada biaya tambahan di pintu masuk sebesar Rp 2.000.

Jam buka: tak ada waktu tentu, biasanya pengunjung mulai meninggalkan pantai setelah matahari terbenam.

2. Rumah Si Pitung

Rumah Si Pitung di Marunda, Jakarta UtaraRumah Si Pitung di Marunda, Jakarta Utara (Pradita Utama/detikcom)

Situs cagar budaya ini perlu kamu datengin ketika berada di wilayah Marunda karena biar mengetahui informasi-informasi menarik di bangunan tersebut. Rumah Si Pitung bukan sejatinya rumah yang ditinggali oleh yang bernama Pitung tapi rumah tersebut dahulu milik Haji Marsani yang dijadikan tempat pelarian Pitung.

Naman Pitung sendiri terdapat banyak versi ada yang menyebut nama seseorang dan ada juga yang menyebut nama sebuah kelompok. Tama, yang merupakan pemandu di Rumah Si Pitung, menceritakan versi Pitung yang paling masuk akal adalah versi sebagai kelompok.

“Tujuh orang itu ada nama-namanya lagi tapi yang paling orang kenal itu tuh nama pemimpinnya tuh Radin Muhammad Ali Nitikusuma,” kata Tama saat ditemui detikTravel, Jumat (5/7/2024).

Cerita berbagai versi Pitung ini bakalan kamu dengar langsung jika berkunjung ke Rumah Si Pitung yang terletak di Jalan Kampung Marunda Pulo 2, Cilincing, Jakarta Utara.

Harga tiket masuk: Selasa – Jumat untuk dewasa Rp 10.000, mahasiswa dan anak-anak/pelajar Rp 5.000, rombongan dewasa Rp 7.500, rombongan pelajar/mahasiswa/anak-anak Rp 3.500, dan wisatawan mancanegara Rp 50.000

Untuk Sabtu dan Minggu, dewasa Rp 15.000, mahasiswa Rp 5.000, anak-anak/pelajar Rp 5.000, rombongan dewasa Rp 11.500, rombongan pelajar/mahasiswa/anak-anak Rp 3.750, dan wisatawan mancanegara Rp 50.000

Jam buka: 08.00 – 16.00 WIB, buka setiap hari kecuali hari Senin dan libur nasional.

3. Masjid Al Alam

Masjid Al Alam, Marunda, Jakarta UtaraMasjid Al Alam, Marunda, Jakarta Utara Foto: Pradita Utama/detikcom

Destinasi berikutnya di Marunda masih terdapat kaitannya dengan cerita Pitung. Konon, Pitung pernah singgah ke masjid yang dibangun pada abad ke-17 dan didirikan oleh Pasukan Fatahillah saat akan menyerang Sunda Kelapa.

Di Masjid yang tak terlalu jauh dari Rumah Si Pitung dan Pantai Marunda itu menyimpan segudang cerita yang menarik, juga bangunannya tak berubah sejak dulu. Masjid itu berada di Jalan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Hanya beberapa bagian sudah diperbaiki karena faktor usia, salah satu pengurus masjid Al Alam atau disebut juga Masjid Al Marunda, Kusnadi, mengatakan kalau masjid ini hanya dibangun dalam satu malam saja.

“Masjid Aulia Al Marunda ini dalam waktu semalam saja, itu cerita dari orang tua kita bahwa Masjid Aulia Al Marunda didirikan dalam waktu semalam oleh para aulia,” kata Kusnadi.

Selain sarat dengan cerita sejarahnya, masjid itu juga memiliki sumur yang dikenal dengan sumur tiga rasa. Dari rasa air biasa, asin hingga manis dan setiap orang yang mengangkut air tersebut akan berbeda rasanya,

Harga tiket masuk: gratis

Jam buka: untuk area bangunan Masih Al Alam lama dibuka hanya hingga jam 21.00 WIB, namun untuk area pendoponya dibuka 24 jam dan bisa digunakan untuk beristirahat.

4. Batik Marunda

Warga Rusunawa Marunda terus berkarya dengan memproduksi batik. DI Hari Batik Nasional ini, batik Marunda jadi babak baru batik Betawi.Warga Rusunawa Marunda terus berkarya dengan memproduksi batik. DI Hari Batik Nasional ini, batik Marunda jadi babak baru batik Betawi. (Pradita Utama/detikcom)

Jakarta Utara memiliki salah satu produksi batik yang menarik yaitu Batik Marunda, batik ini memiliki ciri khas motif flora dan fauna serta motif lainnya yang mencakup bangun Jakarta seperti Monumen Nasional (Monas) dan Museum Fatahillah.

Koordinator Produksi Batik Marunda, Mulyadi menjelaskan kalau Batik Marunda ini memiliki perbedaan dengan Batik Betawi. Jika Batik Betawi memakai warna cerah, maka Batik Marunda menggunakan warna yang lebih gelap.

“Yang membedakan batik kita dengan Batik Betawi dia kan cerah, kalau Batik Marunda lebih ke warna-warna gelap kayak merahnya maroon, orangenya agak tua gitu, birunya biru dongker,” kata dia.

Batik Marunda juga dibuat oleh ibu-ibu sekitar di Rusun Marunda, untuk masyarakat yang ingin melihat pembuatan Batik Marunda juga bisa datang ke Rusun Marunda blok A 10 dan untuk tempatnya pun berada di lantai dasar.

Harga tiket masuk: gratis

Jam buka: 10.00 – 17.00 WIB dari Senin – Sabtu

Jadi buat yang bingung untuk mencari destinasi wisata di Jakarta Utara bisa banget nih berkunjung ke beberapa tempat di atas. Silahkan jajal pengalaman menarik wisata di Jakarta Utara ini.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Paket Wisata di Pulau Seribu



Jakarta

Berencana untuk menghabiskan waktu luang bersama keluarga atau sahabat ke tempat indah tapi juga dekat dari Jakarta? Tenang, Pulau Seribu bisa jadi pilihan untuk menikmati pesona alam dan juga lautan yang indah.

Jarak tempuh yang tidak terlalu jauh, kurang lebihnya sekitar dua jam, traveler bisa menyentuh keindahan laut di seberang Jakarta ini. Terdapat beberapa pulau indah yang bisa dikunjungi, pastinya sebelum pergi melancong ke Pulau Seribu, kamu sudah tentukan pulau mana yang akan dituju.

Dari informasi yang tertera pada laman pemasaran resmi paket Pulau Seribu, ada beberapa paket wisata yang bisa kamu nikmati untuk menikmati pulau-pulau tersebut. Beberapa pulau yang bisa dijadikan pilihan di antaranya Pulau Lumba-lumba, Pulau Macan, Pulau Bidadari, Pulau Tidung, Pulau Harapan, dan masih banyak pilihan lainnya.


1. Pulau Macan

Pulau Macan ini merupakan pulau dengan konsep eco resort, pengunjung yang datang ke sini akan merasakan pengalaman yang berbeda seperti tengah berada di kawasan konservasi.

Pulau Macan memiliki dua pulau yang bisa dijelajahi, yakni Pulau Macan Besar yang dipakai sebagai pulau utama dan Pulau Macan Kecil atau Pulau Macan Gundul.

Untuk bisa menjelajahi dan menikmati pulau ini terdapat beberapa paket wisata yang ditawarkan.

– 1 Day Tour : Rp 950.000

Dalam paket ini sudah mendapatkan fasilitas seperti tiket pulang-pergi dari Dermaga Marina Ancol ke Pulau Macan, kemudian minuman, satu kali makan siang dan juga rekreasi snorkeling ataupun kayak.

Untuk pengunjung yang ingin merasakan keindahan pulau dengan durasi yang lama, paket wisata bermalam di pulau ini juga bervariasi. Mulai dari dua hari satu malam hingga sepuluh hari sembilan malam.

– 2 Day 1 Night untuk anak-anak dan dewasa

Ocean Fort : Rp 2.400.000 (anak-anak) – Rp 2.857.000 (dewasa)

Ocean View : Rp 2.200.000 (anak-anak) – Rp 2.500.000 (dewasa)

– 10 Day 9 Night untuk anak-anak dan dewasa

Ocean Fort : Rp 15.200.000 (anak-anak) – Rp 19.313.000 (dewasa)

Ocean View : Rp 13.400.00 (anak-anak) – Rp 16.100.000 (dewasa)

Paket menginap tersebut sudah termasuk seperti tiket masuk kawasan Ancol (kendaraan dan orang), tiket pulang-pergi dari Dermaga Pulau Marina ke Pulau Macan, minuman dan snack, akomodasi cottage sesuai tipe, makan empat kali, satu kali snack di sore hari, dan rekreasi snorkeling, kayak, dan tenis meja.

2. Pulau Bidadari

Pulau ini memiliki daya tarik tersendiri di komplek Pulau Seribu, selain keindahan alamnya yang bagus, Pulau Bidadari juga memiliki wisata sejarahnya.

Terdapat Benteng Martello yang dibangun sekitar abad ke-19, walaupun benteng ini hanya tinggal menyisakan puing-puingnya saja tetapi jadi pengalaman baru ketika berkunjung ke pulau ini.

– 1 Day Tour : Rp 550.000

Paket ini sudah termasuk tiket masuk kawasan Ancol (kendaraan dan orang), tiket pulang-pergi dari Dermaga Marina Ancol – Pulau Bidadari, welcome drink, satu kali makan siang, juga mendapatkan afternoon coffee dan teh.

Untuk paket menginap di pulau ini menyesuaikan dengan kapasitas kamar, dari kapasitas 2 orang hingga 23 orang dengan durasi tinggal 2 Day 1 Night. Tinggal sesuaikan saja dengan siapa pengunjung akan datang ke pulau ini.

– Deluxe 2-3 orang
Weekday : Rp 1.315.000 dan Rp 1.250.000 (extra person)
Weekend : Rp 1. 450.000 dan Rp 1.250.000 (extra person)
– Executive 2-3 orang
Weekday : Rp 1.315.000 dan Rp 1.250.000 (extra person)
Weekend : Rp 1.450.000 dan Rp 1.250.000 (extra person)
– Junior Estate3 4-5 orang
Weekday : Rp 1.265.000 dan Rp 1.195.000 (extra person)
Weekend : rp 1.395.000 dan Rp 1.95.000 (extra person)
– Family Suite 6-7 orang
Weekday : Rp 1.215.000 dan Rp 1.140.000 (extra person)
Weekend : Rp 1.340.000 dan Rp 1.140.000 (extra person)
– Dormitory 22-23 orang
Weekday : Rp 1.100.000
Weekend : Rp 1.200.000

Pengunjung yang ingin menginap dan memilih paket-paket tersebut udah termasuk beberapa fasilitas di dalamnya, tiket masuk kawasan Ancol (kendaraan dan orang), tiket pulang-pergi dari Dermaga Marina Ancol ke Pulau Bidadari, welcome drink, akomodasi cottage, makan tiga kali, afternoon tea, dan kolam renang.

3. Pulau Putri

Pengunjung yang datang ke pulau ini bisa menikmati akuarium bawah laut yang benar-benar berada di bawah laut. Tepatnya pengunjung yang datang akan masuk ke dalam sebuah terowongan sepanjang 100 meter yang berada di bawah laut, dari sini pengunjung akan menikmati keindahan bawah laut yang menakjubkan.

Ada beberapa paket wisata yang bisa pengunjung nikmati di Pulau Putri ini.

– 1 Day Tour
Anak-anak (0-2 tahun) : Rp 190.000
Anak-anak (2-10 tahun) : Rp 1.100.000
Dewasa : Rp 1.250.000

Dalam paket wisata ini pengunjung bisa menikmati berbagai fasilitas yang sudah disediakan seperti tiket pulang-pergi Dermaga Marina Ancol ke Pulau Putri, lunch, glass bottom boat, terowongan bawah laut, berenang di kolam renang dan waterboom.

Jika ingin menikmati pulau lebih lama, adapun paket bermalam yang bisa dipilih oleh pengunjung dengan durasi 2 Day 1 Night.

– Anak-anak (> 2 tahun)
Weekday : Rp 200.000 dan Rp 200.000 (add night)
Weekend : Rp 210.000 dan Rp 210.000 (add night)
– Anak-anak (2-10 tahun)
Weekday : Rp 1.360.000 dan Rp 940.000 (add night)
Weekend : Rp 1.500.000 dan Rp 1.100.00 (add night)
– Dewasa
Weekday : Rp 2.200.000 dan Rp 1.610.000 (add night)
Weekend : Rp 2.650.000 dan Rp 1.950.000 (add night)
– Extra Person
Weekday : Rp 2.000.000 dan Rp 1.485.000 (add night)
Weekend : Rp 2.450.000 dan Rp 1.800.000 (add night)
– Single Sup
Weekday : Rp 900.000 dan Rp Rp 900.000 (add night)
Weekend : Rp 700.000 dan Rp 700.000 (add night)

Fasilitas yang udah bisa dinikmati untuk paket bermalam ini, pengunjung akan mendapatkan tiket boat pulang-pergi dari Dermaga Marina Ancol, akomodasi cottage, makan empat kali untuk 2 Day 1 Night dan tujuh kali untuk durasi 3 Day 2 Night. Adapun fasilitas sunset cruise, terowongan bawah laut, kolam renang dan waterboom.

Masih banyak lagi paket-paket wisata ke Pulau Seribu yang bisa pengunjung jajal untuk merasakan pengalaman indah, lautan biru, udara pantai yang syahdu, dan juga kuliner-kuliner khas laut yang menggugah selera. Jadi tunggu apa lagi segera cek dan atur jadwal libur untuk meluncur ke pulau-pulau indah di seberang Jakarta ini.

Seluruh harga bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan musim liburan dan promo yang disediakan.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Mengering Malah Dikerubungi Banyak Orang, Sunsetnya Juara



Jakarta

Destinasi mata air satu ini memang sedang mengering. Namun, keadaannya itu malah membuat traveler menyemut mengunjunginya.

Danau Setu Patok yang berada di Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jabar, mengering. Dasar danau tampak terlihat. Bahkan, rerumputan tumbuh di dasar danau yang mengering itu.

Meski begitu, surutnya air danau menjadi magnet tersendiri bagi banyak orang untuk berwisata ke Setu Patok. Biasanya pengunjung menikmati danau Setu Patok dari pinggir, sekarang pengunjung dapat menikmati danau Setu Patok tepat di area tengahnya.


Sambil menunggu matahari terbenam, banyak pengunjung melakukan berbagai macam aktivitas rekreasi di tengah danau yang kering, seperti berfoto dengan latar belakang sunset bukit setu patok, duduk santai sambil menikmati minuman, atau bermain bola di tengah danau setu patok. Tak hanya pengujung, keringnya danau setu patok juga bisa dilewati oleh kendaraan roda dua.

Abdul Manaf salah seorang penduduk lokal yang juga berprofesi sebagai pedagang kopi keliling di danau Setu Patok mengatakan, air danau surut saat musim kemarau. Menurutnya, air hanya tersisa di bagian dekat pintu masuk bendungan.

Danau Setu Patok di Kabupaten CirebonSetu Patok Cirebon (Foto: Fahmi Labibinajib/detikJabar)

“Kalau sekarang memang nggak kering semua, soalnya sengaja di bagian pintu airnya ditutup, biar air danaunya masih ada sisa, jadi airnya nggak bisa mengalir ke sungai-sungai, sama biar danaunya nggak kering semua,” tutur Manaf, Sabtu (10/8/2024).

Manaf memaparkan kunjungan wisatawan meningkat saat air danau mengering. “Kalau kering kayak begini sih, memang banyak pengunjung yang datang untuk menikmati, nggak kayak pas airnya masih ada,” tutur Manaf.

Menurut Manaf, suasana di danau Setu Patok yang kering cocok untuk menghabiskan sore. “Enak suasananya, cocok untuk nongkrong atau ngopi mah, mantap lah,” tutur Manaf.

Senada dengan Manaf, pengunjung lain bernama Fawaz mengatakan kondisi danau Setu Patok yang sedang kering, memang nyaman dijadikan tempat untuk berwisata bersama keluarga.

“Kebetulan datang ke sini sudah dua kali, datang ke sini bareng keluarga, karena kalau kering begini tuh enak, bisa nongkrong duduk santai bareng keluarga,” tutur Fawaz.

Tidak ada tiket masuk di danau Setu Patok, pengunjung hanya cukup membayar parkir kendaraan sebesar Rp 2.000. Danau Setu Patok sendiri berlokasi di Desa Setu Patok, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

Baca artikel selengkapnya di detikJabar

(msl/msl)



Sumber : travel.detik.com

8 Pantai Terdekat Jakarta yang Bagus dan Cocok untuk Liburan


Jakarta

Pantai masih menjadi salah satu tujuan wisata favorit masyarakat yang ingin menghabiskan waktu liburan. Selama di pantai, kamu bisa refreshing sekaligus menikmati aneka hidangan laut yang lezat di pinggir pantai.

Sebenarnya, ada banyak sekali pantai yang indah dan populer di berbagai daerah, mulai dari Lombok hingga Bali. Namun jika kamu punya budget liburan terbatas, masih ada sejumlah pantai bagus di sekitar Jakarta, lho.

Lantas, apa saja pantai terdekat Jakarta yang bagus dan cocok untuk liburan? Simak rekomendasinya dalam artikel ini.


Pantai Terdekat Jakarta yang Bagus untuk Liburan

Ingin menghabiskan waktu liburan bersama teman, keluarga, atau pasangan di pantai? Simak rekomendasi pantai terdekat Jakarta yang telah dirangkum detikTravel:

1. Pantai Ancol

Sejumlah pengunjung memadati Pantai Lagoon Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (29/6/2024). Memasuki musim libur anak sekolah seperti yang terjadi pada saat ini, kawasan Pantai Ancol diserbu pengunjung.Pantai Ancol (Grandyos Zafna/detikcom)

Rekomendasi yang pertama adalah Pantai Ancol. Bagi warga Jakarta, tentu sudah tak asing dengan pantai yang satu ini karena termasuk dalam kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol.

Pantai Ancol selalu menjadi pilihan banyak masyarakat yang ingin liburan ke pantai. Dalam musim liburan tertentu, seperti libur Lebaran atau libur akhir tahun, pantai ini sudah pasti dipadati oleh pengunjung.

Ada banyak aktivitas seru selama liburan di Pantai Ancol, mulai dari bermain pasir, foto-foto, menikmati berbagai makanan dan jajanan di sekitar pantai, hingga jalan-jalan ke love bridge atau jembatan cinta.

  • Lokasi: Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara.
  • HTM: Rp 35.000/orang.
  • Tiket masuk kendaraan: Rp 35.000 (mobil) dan Rp 25.000 (sepeda motor).

2. Pantai Pulau Macan

Pulau Macan Kecil atau Pulau Macan GundulPantai Pulau Macan (Putu Intan/detikcom)

Kepulauan Seribu menawarkan banyak pantai yang indah dan eksotis, salah satunya adalah Pantai Pulau Macan.

Sebagai informasi, terdapat Pulau Macan Besar dan Pulau Macan Kecil (disebut juga Pulau Macan Gundul). Jarak kedua pulau cukup berdekatan dan bisa dijangkau dengan perahu motor atau kayak.

Kedua pulau tersebut menawarkan pemandangan alam yang indah, padahal jaraknya cukup dekat dari Jakarta. Selama berlibur di sana, kamu dapat menikmati suasana yang tenang, pasir pantainya yang putih, dan air laut yang biru.

Adapun sejumlah tempat penginapan di Pulau Macan Besar yang terdiri dari 12 villa dengan fasilitas ala resor tropis. Villa tersebut juga dikelola dengan mengedepankan eco tourism.

  • Lokasi: Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

3. Pantai Pulau Tidung

Masih di kawasan Kepulauan Seribu, ada salah satu pulau yang juga ramai dikunjungi wisatawan, yaitu Pulau Tidung. Pulau ini menawarkan pasir pantai yang putih dan bersih, sehingga cocok untuk kamu yang ingin healing sejenak.

Selain itu, ada berbagai aktivitas seru lainnya selama di Pulau Tidung, mulai dari snorkeling, bersepeda, hingga menikmati hidangan seafood yang segar dan lezat. Kamu juga bisa berkeliling Pulau Tidung sambil melihat aktivitas para warga setempat.

  • Lokasi: Kepulauan Seribu Selatan, Kecamatan Kepulauan Seribu, Jakarta.

4. Pantai Pulau Pari

Rekomendasi selanjutnya adalah pantai di Pulau Pari. Saat berkunjung ke sini, travelers akan dibuat terpukau oleh pasir pantainya yang bersih dan putih. Seolah tak menyangka kalau pemandangan seperti ini bisa kamu lihat dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam saja dari Jakarta.

Selama berlibur di Pulau Pari, kamu bisa menikmati berbagai aktivitas seru lainnya seperti snorkeling atau bersepeda mengelilingi pulau. Agar lebih asyik, disarankan untuk menginap di Pulau Pari selama semalam.

  • Lokasi: Kepulauan Seribu Selatan, Kecamatan Kepulauan Seribu, Jakarta.

5. Pantai Sunrise

Pantai yang satu ini lokasinya juga ada di Kepulauan Seribu, tepatnya di Pulau Panggang. Bagi travelers yang membutuhkan ketenangan sambil melihat pemandangan alam yang menakjubkan, tempat ini wajib dikunjungi.

Disebut Pantai Sunrise karena menjadi salah satu spot terbaik untuk menyaksikan matahari terbit. Agar tidak ketinggalan momen tersebut, maka sebaiknya kamu menginap semalam di Pulau Panggang.

Setelah menyaksikan sunrise dan berfoto-foto di pinggir pantai, detikers bisa mencoba berbagai wahana permainan seru, mulai dari banana boat, kano, atau berkeliling pulau dengan sepeda listrik.

  • Lokasi: Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, Kecamatan Kepulauan Seribu, Jakarta.

6. Pantai Tanjung Lesung

Wisatawan lokal menikmati Pantai Lalassa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Minggu (19/11/2023). Wisata KEK Tanjung Lesung terus bangkit pasca bencana Tsunami 2018 dan COVID19, serta telah siap menjelang liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/Spt.Pantai Tanjung Lesung (Muhammad Iqbal/Antara)

Selain di Kepulauan Seribu, ada juga sejumlah pantai bagus di wilayah Banten, salah satunya Pantai Tanjung Lesung. Setibanya di pantai ini, travelers langsung disuguhkan oleh pemandangan pasir pantainya yang putih dan bersih.

Selain bermain di pinggir pantai, ada berbagai aktivitas seru lainnya yang wajib dicoba, mulai dari bermain voli pantai, banana boat, diving, hingga snorkeling. Kalau perut sudah lapar, di sekitar Pantai Tanjung Lesung banyak rumah makan yang menyajikan hidangan lezat dan harga terjangkau.

  • Lokasi: Tanjungjaya, Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten.

7. Pantai Sawarna

Pantai yang satu ini juga tak kalah ramai dikunjungi wisatawan saat memasuki musim liburan. Soalnya, Pantai Sawarna menawarkan pemandangan alam yang indah dan memukau.

Berbeda dari pantai-pantai sebelumnya yang berada di utara Pulau Jawa, Pantai Sawarna sendiri lokasinya berada di selatan Pulau Jawa. Untuk bisa sampai ke pantai ini, butuh waktu perjalanan sekitar 4 jam dengan mengendarai mobil.

Namun, setibanya di pantai ini dijamin rasa lelah travelers langsung terbayarkan secara instan. Selain cocok untuk healing, Pantai Sawarna juga menawarkan berbagai aktivitas seru lainnya, seperti surfing hingga snorkeling.

  • Lokasi: Sawarna, Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.

8. Pantai Florida

Rekomendasi pantai dekat Jakarta yang terakhir adalah Pantai Florida. Eits, pantai ini tidak terletak di Amerika Serikat ya, tetapi berada di Banten.

Pantai ini juga ramai dikunjungi para wisatawan, terutama saat memasuki musim liburan. Selain menawarkan pasir pantai yang bersih dan halus, fasilitas di Pantai Florida juga lengkap.

Bagi kamu yang liburan bersama keluarga, tersedia gazebo untuk bersantai dan meletakkan barang-barang. Ada juga kamar mandi untuk bilas, rumah makan, warung, dan tempat penyewaan ban bagi kamu yang ingin berenang.

  • Lokasi: Sindanglaya, Cinangka, Kabupaten Serang, Banten.

Itu dia delapan pantai terdekat Jakarta yang bagus dan cocok untuk liburan. So, pilih liburan ke pantai yang mana nih, travelers?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Ini 2 Spot Wisata Paling Baru di Puncak, Cocok untuk Liburan Nataru!



Jakarta

Wisata ke Puncak, Bogor saat libur panjang sudah menjadi tradisi banyak traveler. Terlebih, kini ada dua objek wisata yang baru saja dibuka dan cocok untuk libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kawasan wisata Puncak adalah primadona bagi traveler dari sekitar Jabodetabek. Letaknya yang tak terlalu jauh dari kota, iklim yang sejuk, hingga segudang tempat wisata menjadi daya tarik tersendiri.

Perihal objek wisata, Puncak kerap menawarkan keterbaruan. Tak ayal orang kerap singgah ke sana kendati selalu mengalami lonjakan volume wisatawan.


Bagi traveler yang ingin menikmati libur Nataru kali ini dengan berkunjung ke Puncak, bisa menjajal dua spot wisata baru ini:

1. Papa Dino Puncak

Papa Dino PuncakPapa Dino Puncak. (Pradita Utama/detikcom)

Papa Dino Puncak adalah taman rekreasi bertema dinosaurus yang baru saja dibuka di Puncak, tepatnya pada Jumat (20/12/2024). Spot satu ini melantai di area yang dulu dikenal sebagai The Ranch, atau di Jalan Raya Puncak KM.77, Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Daya tarik wisata tersebut yakni dengan banyaknya animatronik dinosaurus yang berukuran besar. Animatronik tersebut tak hanya jadi pajangan, tetapi juga dapat bersuara, bergerak, hingga mengeluarkan air.

Selain itu, tempat tersebut menyimpan atraksi lain seperti berinteraksi dengan domba hingga sapi, menaiki kereta dino, dino dokar, sepeda gowes atau listrik, hingga flying fox.

Harga tiket masuk:

  • Rp 35 ribu (weekday)
  • Rp 40 ribu (weekend)

Jam buka:

  • 9.00-18.00 WIB (weekday)
  • 8.00-21.00 WIB (weekend)

2. Hibisc Fantasy Puncak

Hibisc Fantasy Puncak, BogorHibisc Fantasy Puncak, Bogor. (Pradita Utama/detikcom)

Satu lagi destinasi wisata yang baru saja dibuka di Puncak adalah Hibisc Fantasy Puncak. Spot satu itu menawarkan taman rekreasi dengan banyaknya unsur warna dan bunga.

Berkunjung ke sana, traveler dapat melihat banyaknya taman bunga hingga berbagai bangunan estetik penuh warna. Bangunan tersebut merupakan bangunan permanen dengan mengambil konsep layaknya Benteng Kremlin Moskow, Rusia.

“Ini konsepnya itu, bahwasanya Hibisc Fantasy Puncak ini adalah taman bunga plus rekreasi ya. Jadi nanti pengunjung bisa merasakan bunga-bunga, keindahan bunga yang ada di Hibisc Fantasy Puncak, dan juga bisa melihat kastil-kastil kayak gitu,” terang perwakilan pengelola, Ajang Ana Suriatma, saat mendampingi kami di sana, Jumat (20/12/2024).

Wahana itu baru saja dibuka pada 11 Desember 2024. Meliputi 20 wahana seperti kora-kora, rainbow slide, rumah hantu, hingga taman kelinci. Namun, beberapa wahana wisata tersebut belum semuanya dapat beroperasi lantaran izin yang belum selesai.

Tetapi berkunjung ke sana rasanya juga menarik traveler coba untuk libur Nataru kali ini.

Harga tiket masuk

Reguler:

  • Rp 40 ribu (weekday)
  • Rp 50 ribu (weekend)

Tiket terusan (gratis 15 wahana):

  • Rp 90 ribu (weekday)
  • Rp 100 ribu (weekend)

Promo tiket terusan Nataru:

Jam buka

(wkn/ddn)



Sumber : travel.detik.com

Ngabuburit Sambil Ngadem Dulu di Danau Ciperna Cirebon



Cirebon

Cuaca sedang panas membara. Traveler yang mau ngabuburit sambil ngadem sejenak bisa mampir ke danau Ciperna di Cirebon. Sudah pernah ke sini belum?

Ada banyak cara untuk menunggu waktu berbuka puasa, salah satunya adalah dengan menghabiskan waktu di alam terbuka. Di Cirebon, ada salah satu destinasi yang bisa jadi pilihan untuk menunggu waktu berbuka puasa, yaitu Danau Ciperna.

Lokasinya berada tepat di area Lapangan Golf Ciperna yang luas. Memasuki area Danau Ciperna, pengunjung akan disuguhkan dengan rindangnya pepohonan yang banyak tumbuh di sekitar danau.


Masuk lagi ke dalam, tampak danau Ciperna yang dipenuhi dengan air berwarna hijau. Di sekeliling danau itu, terdapat rerumputan dan juga bangku kayu yang menghadap langsung ke area danau.

Meski letaknya tidak jauh dari Jalan Raya Cirebon-Kuningan, tetapi, udara di sekitar danau terasa adem. Ditambah dengan hembusan angin sepoi-sepoi membuat suasana ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa di sana menjadi semakin nyaman.

Suasana Danau Ciperna yang asri dan adem di CirebonSuasana Danau Ciperna yang asri dan adem di Cirebon Foto: Fahmi Labibinajib/detikJabar

Sedikit berbeda dengan di tempat lain, di sekitar danau tidak ada pedagang kaki lima yang menjajakan makanan. Hal ini membuat suasana Danau Ciperna terasa semakin asri dan menenangkan.

Selain bisa menikmati suasana danau yang asri dengan cara duduk santai atau berjalan kaki mengelilingi danau, pengunjung juga bisa memancing ikan di Danau Ciperna. Sore itu, tampak beberapa orang sedang memancing ikan sambil menikmati suasana Danau Ciperna.

Salah satu pengunjung yang sering datang ke Danau Ciperna adalah Sendi (21). Menurut dia, Danau Ciperna memiliki suasana yang adem dan nyaman, sehingga cocok dijadikan tempat untuk menunggu waktu berbuka puasa tiba.

“Nyaman, adem di sini, apalagi jaraknya nggak jauh dari rumah juga, paling berapa menit, ” tutur Sendi, Rabu (5/4/2025).

Senada dengan Sendi, Doni (22), juga merasa nyaman untuk menghabiskan waktu sore di Danau Ciperna. Menurutnya, meski letaknya di perbatasan Kota dan Kabupaten Cirebon, namun, masih banyak orang yang belum tahu tentang adanya Danau Ciperna.

Selain nyaman, tidak ada tiket masuk atau biaya parkir di Danau Ciperna, pengunjung hanya perlu memarkirkan kendaraannya dengan tertib di sekitar danau.

“Kayak tempat hidden gems lah karena masih banyak orang yang belum tahu, padahal lokasinya deket, jadi rasanya nyaman, masih asri, adem juga, nggak terlalu ramai, apalagi di sini masuknya nggak bayar juga, masih gratis, rekomendasi buat yang mau ngabisin waktu sore,” tutur Doni.

Cara Menuju ke Danau Ciperna

Danau Ciperna sendiri berlokasi di Desa Ciperna, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Dari Terminal Bus Harjamukti, Kota Cirebon hanya membutuhkan waktu sekitar 12 menit untuk sampai ke Danau Ciperna.

Untuk rutenya, dari Terminal Bus Harjamukti, bisa langsung belok kiri di Jalan Ahmad Yani lurus terus menuju Jalan Raya Ciperna sampai terlihat gapura kecil sebelah kiri di Jalan Cirebon-Cilimus.

——

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Melepas Penat di Air Terjun Sikulikap



Karo

Jelang libur panjang akhir pekan alias long weekend, saatnya traveler melepaskan penat di pikiran dengan berkunjung ke air terjun Sikulikap.

Air terjun Sikulikap bisa jadi salah satu destinasi yang kamu kunjungi saat liburan long weekend. Suara air terjun yang jatuh dari ketinggian dapat menjadi cara untuk traveler melepas penat setelah lelah bekerja.

Berada di Kabupaten Karo, lokasinya tidak terlalu jauh dari pusat kota Medan. Traveler hanya perlu menempuh perjalanan 90 menit untuk sampai ke lokasi ini.


Buat traveler yang datang dari arah Medan, pintu masuk air terjun Sikulikap berada tepat sebelum deretan penatapan yang ada di Desa Doulu, Kecamatan Sibolangit. Jalannya menurun, traveler perlu berhati-hati saat menuju lokasi wisata ini.

Di pintu masuk, kamu akan dikenakan biaya parkir yang sudah include dengan biaya masuk lokasi wisata. Terpampang di papan informasi, jika pengunjung menggunakan mobil maka akan dikenakan Rp 60 ribu dan traveler menggunakan sepeda motor dikenakan biaya parkir Rp 30 ribu.

Setelah memarkirkan kendaraan, traveler perlu berjalan kaki sekitar 10 menit ke lokasi air terjun Sikulikap. Jalannya yang akan ditempuh sudah dipasangi batako, jadi tidak sulit dilalui.

Meski begitu, traveler tetap perlu berhati-hati dan tetap menggunakan alas kaki yang sesuai agar tidak terpeleset. Selain itu, detikers juga harus berhati-hati dengan monyet liar yang berkeliaran di sekitar lokasi.

Setelah berwisata ke air terjun, kamu dapat bersantai di Elsierra Coffee. Kafe yang berada di wilayah Sikulikap ini menyajikan makanan dan minuman yang dapat kamu nikmati saat berkunjung ke sana.

Ketika malam hari di kafe ini, traveler akan mendengar beragam suara hewan seperti jangkrik dan monyet. Situasi ini terjadi karena lokasi kafe memang berada di tengah hutan.

Seorang pengunjung, Rere, mengungkap datang dari Medan ke lokasi itu untuk bersantai. Dia memilih ke Sikulikap karena lokasinya tidak jauh dari Kota Medan.

“Pas hari libur May Day ini kan, jadi ke sini dulu bersantai. Di sini juga nggak jauh kali dari Medan, jadi cocok untuk liburan mepet satu hari kayak gini,” ujar Rere.

Rere bercerita, di area ini dia selalu berkeliling terlebih dahulu sebelum akhirnya bersantai di kafe. Suasana kafe, menurut Rere, lebih dapat menikmati di malam hari.

“Kalau malam gini kita banyak dengar suara hewan, lebih enak untuk relaksasi,” sebutnya.

Hal yang selaras disampaikan pengunjung lainnya, Heru. Dia mengungkap, wisata ke Sikulikap dapat menjadi pilihan bagi warga Medan yang ingin berliburan.

“Ya nggak jauh, hemat biaya. Kemudian kalau kita udah di sini, kepikiran mau wisata yang lain juga banyak. Dari sini kan enggak jauh lagi dari Sidebu-debu dan beberapa tempat lain,” jelas Heru.

——–

Artikel ini telah naik di detikSumut.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com