Tag Archives: kebersihan rumah

Jangan Biarkan Rumah Kosong Terlalu Lama, Dampaknya Lebih Ngeri dari Angker!



Jakarta

Sebisa mungkin jangan pernah membiarkan rumah kosong tak berpenghuni terlalu lama. Bukan karena takut rumah itu jadi angker, tapi ada dampak yang jauh menyeramkan dari pada hal mistis, yakni rumah kamu bisa ambruk.

Memang salah satu dampak yang akan timbul bila rumah tak berpenghuni adalah kondisinya akan cepat rusak. Rumah yang lama tak ditinggali akan cepat rusak, cepat tumbuh ilalang, lembap dan tembok akanretak hingga lama kelamaan akan ambruk.

Lantas, kenapa rumah kosong atau tak berpenghuni lebih berisiko rusak lebih cepat. Jawabannya yakni karena faktor sirkulasi udara.


Dikutip dari detikFinance, sirkulasi udara yang tak bagus di dalam rumah mempercepat kerusakan. Saat rumah kosong, kondisi udara lembap.

Kemudian rumah yang kosong atau tidak ditempati, pasti tidak pernah dibersihkan. Hal ini juga memicu kerusakan lebih cepat dibandingkan rumah yang ditempati dan dirawat oleh penghuninya.

Kondisi akan berbeda jika rumah ditempati atau dihuni. Karena, rumah akan terawat. Kondisi sirkulasi udara pun bagus. Rumah juga bersih. Sehingga, tidak mempercepat kerusakan dinding rumah.

Nah, detikters kalau sudah memiliki rumah dan belum ditempati ada baiknya dijenguk dan dibersihkan minimal satu minggu sekali. Misalnya disapu atau dipel sampai mengelap kaca-kaca dan membuka pintu jendela agar aliran udara lebih baik.

Selain sirkulasi udara dan kebersihan, adanya makhluk hidup lain seperti serangga sejatinya dapat mempercepat kerusakan. Rumah kosong biasanya jadi tempat sarang laba-laba. Atau bisa menjadi sarang hewan pengerat, seperti tikus.

Kemudian, perabotan yang terbuat dari kayu juga bisa alami pelapukan karena udara yang tak bagus. Selain itu, perabotan yang terbuat dari besi juga akan mudah berkarat.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Ingat! Ini Penyebab Munculnya Kecoa di Rumah



Jakarta

Mendapati satu atau dua kecoa berkeliaran di sekitar rumah, akan sangat mengganggu dan membuat takut penghuni rumah. Peningkatan jumlah kecoa secara tiba-tiba dapat terjadi setelah hujan deras atau pipa pembuangan yang terbuka.

Kecoa adalah ahli dalam bertahan hidup, karena kecoa dapat hidup di celah-celah rumah tanpa makanan selama sebulan. Hal ini akan membuat kecoa berkembang biak dan menimbulkan serangan secara tiba-tiba.

Dilansir dari Cockroach Facts, berikut beberapa penyebab munculnya kecoa di rumah sehingga sangat mengganggu penghuni rumah.


Makanan yang Disukai Kecoa

Indra penciumannya yang sangat peka untuk mendeteksi apapun yang dapat dimakan. Kecoa akan memakan apa saja yang organik, termasuk kertas, lem, kotoran hewan peliharaan, dan sampah.

Kecoa bahkan akan memakan bulu hewan peliharaan yang terkumpul di bawah furniture dan kotoran yang menempel di tempat pembuangan sampah.

Penting untuk selalu membersihkan rumah secara menyeluruh untuk menghindari kecoa muncul ke dalam rumah.

Adanya Kelembapan

Kebanyakan kecoa sangat sensitif terhadap dehidrasi dan membutuhkan air untuk bertahan hidup. Sehingga itulah yang menyebabkan kecoa hidup di tempat lembap dan seringkali ditemukan di bawah wastafel atau di kamar mandi.

Seperti beberapa tetes air dari pipa bocor, kran yang menetes, atau keset kamar mandi yang basah akan menjadi tempat yang cocok untuk kecoa berkembang biak.

Akses Pipa Pembuangan Terbuka

Melansir Cockroach Savvy, sistem pembuangan limbah biasanya dipenuhi berbagai kecoa sehingga tidak mengherankan jika menemukan satu atau dua kecoa ditemukan di sekitar rumah kamu.

Kamu dapat menghindari masalah ini dengan memastikan semua pipa pembuangan tetap tertutup rapat. Memasang kasa-kasa di titik masuk juga merupakan ide yang bagus untuk mencegah serangga masuk.

Tempat Berlindung

Saluran pembuangan dan selokan yang terenda air karena hujan, hal ini akan membuat kecoa untuk mencari tempat yang lebih tinggi sebelum air menyapu. Kemungkinan kecoa merangkak masuk ke dalam rumah melalui akses kecil yang tidak terlihat.

Alasan lain kecoa berlindung ke rumah adalah untuk mencari perlindungan dari suhu yang sangat panas di luar ruangan. Kecoa memang menyukai panas, tetapi metahari langsung dapat membuat tubuh kecoa menjadi sangat kering.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Semut Suka Tiba-tiba Muncul? Ini Penyebab dan Cara Atasinya



Jakarta

Pernahkah kamu melihat ada banyak semut yang berbaris memasuki rumah? Agak mengherankan mengapa mereka masuk rumah berbondong-bondong.

Lantas, apa yang membuat semut-semut masuk rumah?

Dilansir dari Eco Care Pest Control, kedatangan semut dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Namun, bagi sebagian besar rumah, penyebabnya adalah 1 dari 2 faktor, yakni mencari sumber makanan atau tempat bersarang.


Semut selalu dalam pencarian untuk menemukan sumber makanan. Begitu mereka menemukan persediaan makanan, mereka tak akan pergi sampai persediaan habis. Serangga satu ini biasanya menyerbu makanan hewan peliharaan, makanan manis, hingga remah-remah makanan.

Selain itu, rumah bisa didatangi semut untuk membangun sarang. Lalu, semut akan sering berlalu-lalang di rumah selama sarang itu masih ada.

Semut menyukai kayu yang basah dan lapuk. Jika rumah baru saja mengalami kerusakan akibat air atau saat ini mengalami kebocoran, rumah kamu sangat rentan jadi sarang semut.

Tempat Persembunyian Semut

1. Dapur

Mengingat semut selalu mencari makanan, tidak heran jika dapur menjadi tempat berkumpulnya semut di rumah. Hal ini terutama kalau ada makanan tertinggal di luar, piring menumpuk, atau makanan tidak disimpan dengan baik.

2. Kamar mandi

Kamar mandi merupakan tempat berkumpulnya semut. Air yang bocor dan kelembapan yang terbentuk dari pancuran menjadi tempat tinggal yang ideal bagi semut.

3. Bingkai Jendela Lapuk

Bingkai jendela lapuk adalah tempat andalan semut untuk masuk rumah. Hal ini menjadi tempat berkembang biaknya sarang dan juga cara bagi semut untuk masuk ke dalam rumah.

Cara Atasi Semut Masuk Rumah

Memerangi koloni semut di rumah memang membutuhkan banyak ketekunan. Langkah pencegahan terbaik adalah rajin membersihkan. Namun, ada beberapa cara untuk mencegah jejak semut sebagai berikut.

1. Bersihkan Permukaan di Rumah

Bersihkan permukaan seperti di dapur dengan cairan pembersih. Kamu bisa menggunakan pemutih atau cuka tergantung pada jenis permukaannya. Kamu juga dapat membunuh semut dengan campuran Boraks dan pengobatan rumahan lainnya.

2. Tutup Celah di Rumah

Tutup semua titik masuk yang dapat diakses semut. Jika menemukan semut di rumah, telusuri jalur semut untuk melihat dari mana mereka berasal dan tutup aksesnya.

3. Bersihkan Sisa Makanan

Pastikan lantai dan permukaan di rumah bebas dari sisa makanan yang berjatuhan. Cara ini pasti akan mengurangi jumlah semut yang mencari makanan di dapurmu.

4. Tutup Rapat Sumber Makanan

Simpan makanan dalam wadah tertutup di dapur. Lalu, sebaiknya wadah tersebut disimpan di tempat lebih tinggi dari lantai.

Jika kamu memiliki hewan peliharaan, pastikan mangkuk makanan bersih dan tidak menyentuh lantai saat tidak digunakan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Geger Rumah Kosong Depok Jadi Sarang 35 Ekor Ular, Begini Cara Cegahnya


Jakarta

Rumah kosong yang dibiarkan tak terawat bisa menimbulkan berbagai masalah. Salah satunya ada potensi rumah itu menjadi sarang ular, lho.

Seperti rumah kosong di Abadijaya, Sukmajaya, Kota Depok yang tak ditinggali selama 2 tahun. Petugas Damkar Kota Depok menemukan dan mengevakuasi 35 ekor anak kobra dari rumah tersebut pada Selasa (10/12) lalu.

Kasi Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok Tessy Haryati mengatakan pihaknya mengevakuasi puluhan anak kobra tersebut setelah mendapatkan laporan warga soal keberadaan induk kobra.


“Itu sekitar 2 minggu yang lalu kita respons ke sini, cuma nggak ketemu, indukannya masuk lagi. Nah ini kita respons lagi, ternyata telurnya sudah menetas,” kata Tessy dikutip dari detikNews, Jumat (13/12/2024).

Tessy mengatakan induk kobra tersebut ternyata menetaskan diri di sebuah rumah kosong milik warga. Namun rumah tersebut sudah tak dihuni dan kondisinya pun tidak layak huni.

“Jadi saya pesan ya kepada semua warga untuk selalu mengecek, rumah yang kosong ini kemungkinan potensi seperti ini. Ini alhamdulillah kita bisa evakuasi ya, masih anakan. Kalau sudah besar semua mungkin satu kompleks ini bisa terdampak,” jelasnya.

Lantas bagaimana cara merawat rumah kosong agar ular tidak masuk dan bersarang?

Tips Cegah Ular Masuk Rumah Kosong

Inilah cara mencegah ular masuk dan bersarang di rumah kosong, dikutip dari homes to love.

1. Tutup Lubang di Luar Rumah dan Garasi

Ular suka memasuki tempat yang gelap dan kering seperti atap, kolong rumah, dan garasi. Pastikan kamu menutup lubang di atap, langit-langit, garasi, dan area lain tempat mereka mungkin tinggal.

Kamu juga bisa memasang lapisan jaring atau kasa pada bukaan pintu atau ventilasi agar ular atau hewan tidak masuk, namun tetap memungkinkan sirkulasi udara.

2. Rapikan Pekarangan

Meski rumah kosong, kunjungi rumah secara berkala untuk merapikan pekarangan. Pastikan tidak ada celah yang bisa menjadi tempat persembunyian ular di pekarangan.

Rajin potong rumput agar tetap pendek dan segera buang sisa potongan rumput. Jangan biarkan potongan rumput menumpuk karena bisa menjadi tempat ular menghangatkan diri.

3. Tutup Lubang Pada Dinding dan Struktur Rumah

Ular menyukai dinding batu dan bisa masuk rumah melalui celah-celah serta menjadikannya tempat persembunyian. Oleh karena itu, pastikan untuk menutup lubang atau rongga pada dinding atau struktur rumah lainnya.

4. Bersihkan Rumah

Walaupun rumah kosong, bersihkan secara berkala karena rumah menjadi kotor dari waktu ke waktu. Pastikan tidak ada sisa makanan di rumah, sebab akan mengundang tikus, yakni makanan ular.

5. Pilih-pilih Tanaman

Ternyata jenis tanaman di pekarangan rumah kamu bisa menjadi faktor munculnya ular di rumah, lho.

Jika kamu punya pekarangan atau taman di rumah, pemilihan tanaman ternyata datang mempengaruhi kedatangan ular. Misalnya, semak rendah dan semak berdaun lebat akan menjadi tempat yang disukai ular buat bersembunyi.

Namun, menanam pohon tinggi serta mengurangi sampah daun bisa menjadikan rumahmu tidak begitu menarik bagi ular.

Itulah beberapa cara mencegah ular masuk dan bersarang di rumah kosong. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Biang Kerok Rumah Selalu Terlihat Berantakan Meski Sudah Dirapikan



Jakarta

Terkadang kamu sering merasa frustasi karena rumah selalu terlihat berantakan, meskipun sudah berusaha untuk merapikannya. Banyak orang mengalami masalah ini, dan ada berbagai alasan yang mungkin menyebabkannya.

Simak pembahasan berikut ini yang akan menjelajahi beberapa faktor utama yang membuat rumah tampak tidak teratur. Selain itu solusi praktis untuk mengatasi masalah tersebut.

Piring di Wastafel

Mengutip dari Real Simple, denah lantai terbuka semakin banyak diminati akhir-akhir ini. Namun, hal ini juga berarti bahwa dapur kamu yang berantakan akan terlihat oleh semua orang.


Wastafel yang dipenuhi piring tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga bisa menimbulkan bau tidak sedap.

Oleh karena itu, penting untuk segera menanganinya. “Dengan mencuci piring segera setelah digunakan, kamu bisa mencegah kekacauan,” ungkap seorang profesional organisasi dan pendiri layanan penataan OCD Ashley Stewart.

Jika sulit untuk membersihkan piring sepanjang hari, pastikan untuk tidak meninggalkan piring di wastafel saat tidur.

Mainan Berserakan

Anak-anak dapat membuat tantangan tersendiri dalam menjaga rumah tetap rapi, tetapi bukan berarti hal itu tidak mungkin diatasi. “Salah satu solusi terbaik untuk mainan adalah dengan menyediakan keranjang dan tempat penyimpanan,” kata Stewart.

Tidak semua orang memiliki waktu untuk merapikan setiap hari, tetapi setiap orang bisa meluangkan waktu untuk mengumpulkan mainan dan menyimpannya, termasuk anak-anak.

Jika kamu mengajarkan anak-anak sejak dini untuk membersihkan setelah bermain, mereka akan belajar untuk menyimpan barang-barang mereka setelah digunakan.

Belum Merapikan Tempat Tidur

Kamar tidur kamu akan selalu tampak bersih dan teratur jika tempat tidur kamu dirapikan dengan baik. Proses ini hanya memerlukan waktu sekitar satu menit, tetapi dampaknya sangat signifikan.

Tidak Memakai Keranjang Cucian

Banyak orang pernah merasa bersalah karena mengenakan kaus selama beberapa jam, kemudian lupa menyimpannya dan meninggalkannya di kursi atau, yang lebih buruk, di lantai. Hal ini sering kali menyebabkan tumpukan pakaian yang berantakan.

“Jika kamu tidak menggantung pakaian setelah menggunakannya atau memasukkannya ke dalam mesin cuci, kemungkinan besar kamu akan memiliki satu kursi di kamar kamu yang berfungsi sebagai tempat sampah untuk pakaian,” kata Stewart.

Untuk mencegah kekacauan, para penyelenggara menyarankan agar kamu membiasakan diri untuk menyimpan pakaian di tempat yang tepat atau di keranjang setelah digunakan. Proses ini hanya memerlukan beberapa detik, tetapi dapat memberikan dampak yang signifikan.

Benda Tidak Memiliki Wadah

Lindsey Mahanna, seorang pengatur profesional dan pendiri Clutter to Clarity, menjelaskan bahwa ketika barang-barang tidak memiliki tempat yang jelas, mereka cenderung berakhir di lokasi yang acak, yang dapat menciptakan kekacauan di seluruh ruangan.

Jika kamu meluangkan waktu untuk merapikan, penting untuk mengetahui di mana menyimpan barang-barang yang menumpuk di meja.

Memiliki Terlalu Banyak Barang

Baik kamu tinggal di apartemen studio maupun rumah mewah, kita semua memiliki ruang terbatas untuk menyimpan barang. Oleh karena itu, jika kamu memiliki terlalu banyak barang, penting untuk merapikannya secara rutin.

Jika kamu memiliki lebih dari sekadar alasan untuk menyimpan barang tersebut, hal itu akan semakin menyulitkan proses merapikan. Buatlah jadwal untuk merapikan dan usahakan untuk mematuhi jadwal tersebut.

Selain itu, sebaiknya pertimbangkan dengan matang apakah kamu benar-benar membutuhkan sesuatu sebelum membelinya.

Tidak Ada Sistem yang Berlaku

Shantae Duckworth, seorang pengatur profesional dan pendiri Shantaeize Your Space, mengungkapkan bahwa salah satu penyebab utama kekacauan di rumah adalah kurangnya sistem yang efektif.

“Dengan menerapkan strategi pengorganisasian yang praktis, menetapkan rutinitas harian, dan secara teratur merapikan barang, kamu dapat membuat ruang kamu lebih teratur dan mencegahnya menjadi berantakan dengan cepat.”

Oleh karena itu, jangan ragu untuk mencari solusi untuk mengatasi masalah ini. Biarkan anak-anak bertanggung jawab atas kebersihan kamar mereka. Rencanakan untuk menyortir dapur kamu setiap hari Rabu ketiga.

Lakukan evaluasi pada kamar mandi kamu setiap bulan. Kamu juga bisa mempertimbangkan untuk menyewa seorang pengatur profesional yang dapat membantu menemukan sistem yang paling mudah untuk dirawat oleh kamu dan keluarga.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Hati-hati! 5 Hal Ini Bisa Menarik Lalat ke Rumah


Jakarta

Adanya lalat di rumah membuat penghuni resah. Penghuni rumah pasti mencari cara agar bisa mengusir serangga tersebut.

Walaupun sudah berusaha untuk mengusir, namun lalat kerap kembali lagi. Kenapa ya?

Bisa saja di rumah kamu justru ada berbagai hal yang menarik lalat untuk datang lagi datang lagi. Apa saja hal-hal yang bisa menarik lalat ke rumah?


Dilansir dari Terminx, berikut ini informasinya.

Sampah

Sampah merupakan hal yang ada di setiap rumah. Lalat umumnya tertarik dengan bahan organik di tempat sampah. Lalat juga bisa bertelur di tempat sampah. Makanya, kamu harus rajin menjaga kebersihan sampah dan menutup tempat sampah agar tidak menjadi sarang lalat.

Kotoran Hewan Peliharaan

Buat kamu yang punya hewan peliharaan wajib waspada. Hal itu karena lalat menyukai kotoran hewan. Pastikan kamu sering membersihkan kotoran hewan di rumah ya detikers.

Makanan Basi

Makanan basi, baik itu makanan hewan maupun makanan manusia, bisa menarik lalat ke rumah. Jadi, pastikan kamu membersihkan makanan basi agar tidak mengundang lalat ke rumah.

Buah dan Sayur Busuk

Buah busuk juga bisa menjadi hal yang menarik lalat untuk datang ke rumah. Segera buang buah busuk jika ada di rumah.

Cairan Manis atau Fermentasi

Cairan manis atau terfermentasi, seperti sirup, soda, maupun cuka bisa mengundang lalat ke rumah. Jika ada tumpahan cairan tersebut segera dilap dan bersihkan kaleng minuman soda sebelum dibuang.

Itulah beberapa hal yang bisa menarik lalat ke rumah.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

5 Hal yang Wajib Dibersihkan Sebelum Tinggalkan Rumah buat Liburan



Jakarta

Liburan Natal dan Tahun Baru menjadi salah satu moment untuk bersenang-senang dan berkumpul bersama keluarga. Namun, sebelum bepergian untuk memanfaatkan liburan, penting untuk membersihkan rumah terlebih dahulu.

Hal ini akan mengurangi stres saat pulang, sehingga dapat memanfaatkan waktu untuk beristirahat. Ada beberapa barang atau tempat yang bisa menjadi prioritas untuk dibersihkan sebelum melakukan liburan.

Dilansir dari The Spruce, berikut beberapa barang dan tempat yang harus dibersihkan sebelum melakukan bepergian saat liburan tiba.


Kulkas

Kulkas menjadi barang pertama yang disarankan untuk dibersihkan sebelum liburan, hal ini tentunya akan mencegah adanya makanan yang basi setelah pulang liburan.

‘Idealnya, sehari sebelum kamu pergi, kamu harus memeriksa kulkas dan membuang semua makanan yang akan rusak saat kamu pergi,” kata Michael Bogoyavlenskiy, CEO Cleaning Express.

Area Dapur

Membersihkan kulkas tidak cukup untuk mengusir bau busuk dan hama yang datang, kamu harus memastikan dapur dalam kondisi prima. Hal seperti remah-remah atau sisa makanan kecil dapat menyebabkan dapur sangat kotor dan datangnya hama.

“Saya selalu menggosok wastafel, menyalakan pembuangan sampah dengan beberapa es batu dan kulit lemon, lalu mengakhirinya dengan membilasnya dengan cuka,” kata Nishant Prasad, salah satu pendiri Clean Fanatics.

Tempat Tidur

Setelah bepergian dalam waktu yang lama, tempat tidur menjadi hal pertama yang akan dicari untuk beristirahat. Hal ini menjadi alasan untuk memastikan tempat tidur rapi sebelum melakukan bepergian untuk liburan.

“Jika memungkinkan, saya juga mengganti sprei sehingga saya bisa tidur dengan nyaman setelah berpergian,” kata Brunson Sayes, pendiri Breathe Maids.

Kamar Mandi

Kamar mandi merupakan tempat jamur dan lumut dapat dengan mudah tumbuh, pastikan untuk membersihkan kamar mandi sebelum meninggalkannya selama berhari-hari untuk menghemat waktu dalam jangka panjang.

“Sebelum pergi, saya mengelap dinding kamar mandi, membersihkan wastafel, dan memastikan mangkuk toilet sudah digosok. Jika kamu sedang terburu-buru, menyemprotkan pembersih kamar mandi di area yang sering dilewati dapat memberikan hasil yang sangat baik,” kata Prasad.

Cucian di Rumah

Mencuci pakaian bisa menjadi pekerjaan yang menyebalkan di hari-hari biasa, jangan meninggalkan cucian saat kamu berpergian.

Pastikan untuk mencuci semua cucian, seperti handuk, sprei, dan pakaian lain yang menumpuk. Hal ini mencegah timbulnya bau tidak sedap dan kamu tidak merasa kewalahan saat pulang setelah liburan.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

7 Cara Mengusir Curut dari Rumah, Bisa Menggunakan Bahan Alami


Jakarta

Curut seringkali menjadi masalah di rumah, baik di bagian halaman, dapur, atau tempat penyimpanan makanan. Selain mengganggu kenyamanan, keberadaan curut juga bisa membawa risiko kesehatan karena kotorannya membawa penyakit.

Karena itu, penting untuk mengetahui cara yang tepat untuk mengusir curut agar rumah tetap bersih dan nyaman. Berikut beberapa caranya:

Cara Mengusir Curut dari Rumah

Curut memiliki mata yang kecil, moncong yang memanjang, dan gigi kecil yang tajam. Menurut laman Do My Own, Madsenpest, laman penjualan properti, dan perusahaan pengendalian hama berikut di antara cara mengusir curut dari rumah.


1. Gunakan Alat Perangkap Tikus

Curut sangat waspada dan tidak mudah terpikat ke dalam perangkat tertutup. Pilihan yang paling baik adalah menggunakan perangkap jepit tikus. Perangkat ini bisa diberi potongan kecil daging atau ikan dan ditempatkan di area di mana ada curut.

2. Gunakan Lem Tikus

Selain menggunakan alat perangkap tikus, kamu bisa memanfaatkan lem tikus yang dijual di pasaran. Cara ini dinilai aman karena tidak mengandung racun atau bau sehingga aman digunakan.

3. Gunakan Bahan Alami

Untuk mengusir curut bisa dgunakan bahan alami, misal bawang putih atau minyak jarak. Aroma ini bisa membuat curut menjauh dan mencegah mereka masuk.

4. Bersihkan Halaman

Sebab tikus tanah tertarik ke area dengan aktivitas serangga, lakukan tindakan pengendalian hama untuk meminimalkan populasi serangga di halaman. Bersihkan halaman dengan membuang genangan air dan menutup rapat tempat sampah.

5. Jangan Meninggalkan Makanan Hewan Peliharaan

Hindari meninggalkan makanan hewan peliharaan atau biji-bijian burung di luar ruangan. Hal ini bisa memancing curut dan serangga yang menjadi makanannya. Segera bersihkan makanan hewan peliharaan setelah selesai memberikan makan.

6. Gunakan Minyak Esensial

Mengusir curut juga bisa memanfaatkan minyak esensial. Kamu dapat menggunakan peppermint yang tidak disukai curut. Caranya bisa dengan menggunakan kapas pada minyak esensial dan oleskan ke beberapa area yang sering dilalui curut.

7. Tutup Celah Masuk Curut

Curut bisa masuk dengan mudah ke rumah melalui celah-celah yang sangat kecil di dinding atau lantai. Selanjutnya, tutup atau perbaiki lubang ini.

Apabila masalah curut terus berlanjut, kamu bisa menyerahkan kepada ahlinya. Panggil tim profesional atau pest control untuk mengusir curut dari rumah.

Lihat juga Video ‘Aksi Sniper Senapan Angin Berburu Hama Tikus Penyebab Gagal Panen’:

[Gambas:Video 20detik]

(elk/row)



Sumber : www.detik.com

Sering Jadi Sarang Debu, 6 Tempat Ini Harus Sering Dibersihkan!


Jakarta

Debu merupakan kumpulan partikel kecil yang berasal dari kotoran, pasir, kulit mati, hingga bulu hewan peliharaan. Debu bukan hanya membuat ruangan kotor, melainkan membawa penyakit apabila tidak sering dibersihkan.

Partikel debu biasanya berasal dari luar yang masuk melalui celah-celah di rumah. Bisa juga karena terbawa angin atau menempel pada benda-benda yang berasal dari luar.

Namun, ada pula tempat-tempat langganan debu bersarang yang jarang kamu sadari. Dilansir Southern Living, berikut beberapa tempat yang bisa menjadi sarang debu di rumah.


1. Dipan Tempat Tidur

Dipan tempat tidur merupakan kerangka tempat tidur yang biasanya terbuat dari kayu, besi, atau bahan lainnya. Sisi dipan biasanya tidak tertutupi dengan kain atau kasur. Tidak heran jika sisi-sisi ini mudah berdebu.

Namun, kamu perlu waspadai karena debu yang berkumpul di sisi-sisi dipan ini dapat mempengaruhi kualitas tidur penggunanya. Cara mencegahnya yakni dengan rajin membersihkan sisi-sisi tempat tidur setiap membereskan kasur. Kamu bisa menggunakan kain, mikrofiber basah, atau penyedot debu.

2. Gorden atau Tirai

Gorden dan tirai biasanya terbuat dari kain. Bahan seperti ini mudah sekali kotor dan debu mudah menempel di permukaannya. Kamu perlu rutin mengganti gorden dan mencucinya. Apabila bahan gorden bukan dari kain, kamu bisa membersihkannya setiap hari dengan kemoceng atau kain mikrofiber.

3. Dinding

Meskipun dinding bentuknya vertikal, debu bisa menempel dan tidak jatuh ke bawah. Kamu juga bisa melihat keberadaan debu pada dinding yang tidak pernah dibersihkan, terutama di bagian atas. Cara membersihkannya cukup mudah, kamu bisa memakai kain mikrofiber atau kemoceng dengan gagang yang panjang.

4. Kusen Pintu dan Jendela

Kusen pintu dan jendela merupakan bagian frame atau bingkai dari keduanya. Biasanya bagian atas dan dalam kusen sering berdebu karena jarang dibersihkan. Padahal kamu bisa lho membersihkan bagian ini dengan spons kering dan basah.

5. Ventilasi Udara

Debu masuk melalui ventilasi udara, tidak heran jika banyak debu yang menumpuk di sana. Pastikan untuk membersihkan ventilasi dengan kemoceng microfiber atau penyedot debu dengan sikat setidaknya sebulan sekali.

6. Bohlam

Menurut Departemen Energi AS, bohlam yang berdebu ternyata dapat mengurangi pencahayaan hingga 30%. Oleh karena itu, bohlam perlu sering dibersihkan.

Pada saat membersihkan bohlam lampu harus dalam keadaan mati, saluran listrik dicabut, dan menunggu bohlam hingga dingin. Bersihkan bohlam dengan mengusapnya menggunakan kain kering. Sementara untuk lampu gantung bisa disapu dengan kemoceng panjang.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

7 Cara Mencegah Tikus Masuk Rumah agar Nyaman dan Bebas Gangguan


Jakarta

Tikus sering menjadi tamu tak diundang yang meresahkan di rumah. Selain merusak barang-barang, hewan pengerat ini juga bisa membawa penyakit berbahaya.

Kehadiran tikus di dalam rumah biasanya disebabkan oleh ketersediaan makanan, tempat berlindung, atau celah-celah kecil yang memungkinkan mereka masuk. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui cara-cara efektif dalam mencegah tikus masuk ke rumah.

Cara Mencegah Tikus Masuk Rumah

Untuk mencegah tikus masuk rumah, kamu perlu menutup semua celah di mana tikus bisa masuk, menyimpan semua makanan, hingga menghilangkan tempat lembab. Mengutip laman Lodi-UK, Pest World, Mice Mob Exterminator dan Plunketts, begini penjelasannya:


1. Tutup Semua Celah yang Memungkinkan Tikus Masuk

Tikus bisa masuk melalui lubang-lubang kecil. Jadi, penting untuk menutup semua lubang atau celah yang dapat digunakan tikus untuk masuk.

Kamu bisa menggunakan batu bata di depan pipa yang tidak terpakai atau memasukkan kawat wol ke dalam celah. Akan lebih sulit bagi tikus mengunyah bahan logam daripada kayu biasa atau drywall. Jangan lupa untuk memeriksa jendela dan pintu dan pasikan tertutup rapat.

2. Simpan Semua Makanan

Menyimpan makanan kering seperti pasta, gula, dan tepung dalam kantong plastik bisa mengundang tikus. Simpan makanan kering dalam wadah plastik, logam, atau kaca tertutup rapat. Jika memungkinkan, letakkan wadah tersebut di dalam rak agar tidak jatuh ke lantai.

3. Pastikan Rumah Rapi

Merapikan rumah bisa menjadi upaya untuk mencegah tikus masuk rumah. Membiarkan remah-remah sisa makanan di dapur atau makanan hewan peliharaan di lantai bisa menarik tikus.

4. Kurangi Ruang Sempit

Tikus Menyukai ruang sempit, sebab di sanalah mereka bisa bersarang. Jika memungkinkan, jauhkan furnitur dari dinding.

Pastikan mangkuk makanan hewan peliharaan tidak dekat dengan dinding atau furniture. Sebab, hal itu bisa menarik perhatian tikus.

5. Gunakan Minyak Esensial

Tikus sangat sensitif terhadap bau. Jadi, menggunakan zat dengan bau kuat dapat menjadi cara untuk mencegah tikus masuk. Minyak esensial peppermint dan minyak esensial cengkeh misalnya, memiliki bau kuat yang bisa mengusir tikus dengan mengiritasi hidung mereka.

6. Tanam Tanaman yang Mengeluarkan Bau Alami

Ada beberapa tanaman yang bisa mengeluarkan bau secara alami. Kamu bisa menanam bunga marigold, bunga mawar, bunga lavender, bunga bakung, atau bawang, sebab tanaman ini mengeluarkan bau yang tidak disukai tikus.

7. Rawat Tanaman Rumah

Tikus bisa menggunakan tanaman di sekitar rumah sebagai tempat bersarang. Untuk itu, rawat tanaman di halaman rumah dengan baik agar mereka tidak bersembunyi di sana. Kalau kamu punya tanaman ivy atau wisteria di sisi rumah, tikus bisa memanjatnya untuk naik ke atap.

8. Hilangkan Tempat Lembab

Hilangkan semua tempat lembab, termasuk pipa bocor, sebab bisa menjadi tempat berkembang biaknya hama. Tikus tidak membutuhkan banyak air untuk bertahan hidup.

Kebocoran pipa di sana sini dan sedikit kelembapan cocok untuk mereka. Tikus suka mencari air di tempat yang gelap dan sempit.

(elk/row)



Sumber : www.detik.com