Tag Archives: kebersihan rumah

Catat! Ini 6 Penyebab Semut Muncul di Rumah



Jakarta

Semut merupakan serangga kecil yang bisa ditemukan di mana pun, termasuk di rumah. Mereka bisa tiba-tiba muncul di rumah jika ada sumber makanan. Tapi sebenarnya selain makanan ada juga penyebab lain semut muncul di rumah.

Jika kamu sedang menghadapi masalah semut di rumah, kamu harus tahu mana saja lokasi yang disukai semut dan tempat persembunyiannya.

Mengutip dari Natural Green System, para ahli menjelaskan semut bisa ditemukan jika di rumah ada sumber makanan, tempat lembab, dan celah-celah persembunyian yang terlindung seperti di bawah tempat penyimpanan, di bawah lantai, dan di dinding.


Penyebab Semut Datang ke Rumah

Dikutip dari detikBali, berikut beberapa penyebab munculnya semut di rumah.

  1. Dinding retak atau lantai berlubang merupakan tempat paling disukai semut untuk membangun sarang.
  2. Cuaca hujan membuat kondisi menjadi lembap, yang membuat semut-semut di dalam tanah akhirnya keluar untuk mencari tempat kering.
  3. Sisa makanan di atas meja atau jatuh ke lantai.
  4. Makanan atau minuman manis yang dibiarkan terbuka.
  5. Cuaca yang sangat panas membuat semut masuk ke dalam rumah untuk mencari tempat lebih sejuk.
  6. Kondisi rumah dalam keadaan kotor dengan banyaknya sampah, sisa makanan berserakan, hingga bangkai hewan membuat semut datang.

Nah, itulah penyebab masuknya semut ke dalam rumah.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Banyak Kecoak di Rumah Pertanda Apa? Ini Penyebab dan Cara Usirnya


Jakarta

Pernahkah kamu melihat kecoak berkeliaran di dalam rumah? Serangga satu ini memang kerap ditemukan masuk rumah.

Bukan tanpa sebab, kehadiran kecoak menggambarkan kondisi rumah kamu. Tentunya, kecoak bakal masuk rumah yang cocok buat mereka bersarang.

Peningkatan jumlah kecoak secara tiba-tiba dapat terjadi setelah hujan deras atau pipa pembuangan yang terbuka. Kecoa dapat hidup di celah-celah rumah tanpa makanan selama sebulan, sehingga mereka tetap bisa berkembang biak dan menimbulkan serangan secara mendadak.


Lantas, kenapa ada banyak kecoak di rumah? Simak penjelasannya berikut ini.

Penyebab Ada Banyak Kecoak di Rumah

Inilah beberapa alasan terdapat banyak kecoak di rumah kamu.

1. Ada Makanan Kecoak

Dilansir dari Cockroach Facts, indra penciuman kecoak sangat peka untuk mendeteksi makanan mereka. Kecoa akan memakan apa saja yang organik, termasuk kertas, lem, kotoran hewan peliharaan, dan sampah.

Serangga ini juga bisa memakan bulu hewan peliharaan dan kotoran yang menempel di tempat sampah. Oleh karena itu, kamu perlu rajin membersihkan rumah secara menyeluruh untuk mencegah kecoak.

2. Rumah Lembap

Kecoak biasanya rentan dehidrasi dan membutuhkan air untuk bertahan hidup. Hal ini yang menyebabkan kecoak hidup di tempat lembap, sehingga sering ditemukan di bawah wastafel atau di kamar mandi.

Beberapa tetes air dari pipa bocor, kran yang menetes, atau keset kamar mandi yang basah bisa menarik kecoak untuk berkembang biak di sana.

3. Akses Pipa Pembuangan Terbuka

Dilansir dari Cockroach Savvy, sistem pembuangan limbah biasanya menjadi sarang kecoak. Kamu dapat mencegah kecoak masuk rumah dengan menutup akses pembuangan, seperti menggunakan kasa.

Cara Usir Kecoak

Jika menemukan kecoak di rumah, kamu bisa mengusirnya menggunakan bahan-bahan di rumah. Berikut cara mengusir kecoak seperti yang dikutip dari Homes & Gardens.

1. Gula dan Boraks

Campurkan boraks dan gula dengan perbandingan 3:1. Lalu sebarkan di tempat-tempat yang ada kecoaknya. Boraks efektif karena dapat mengeringkan bagian eksoskeleton kecoak, mempengaruhi sistem pencernaan, dan membunuhnya.

2. Minyak Daun Mint atau Peppermint Oil

Semprotan minyak daun mint atau peppermint oil dapat menghalangi kecoa masuk rumah. Campurkan 15 tetes minyak peppermint dengan 295 ml air sebelum menyemprot ke bagian rumah yang ada kecoak.

3. Sabun Cuci

Campuran air dan sabun dapat menghambat pernapasan dan membunuh kecoa. Campurkan 4 sendok makan sabun dengan satu liter air dan semprotkan ke area yang terdapat kecoak.

4. Kopi Bubuk

Kopi bubuk juga dapat digunakan sebagai umpan untuk menangkap kecoa. Sebab, kecoa tertarik pada aroma kopi bubuk.

Taruh kopi bubuk dalam wadah kecil, lalu taruh di atas wadah yang berisi air. Kemudian, tempatkan di dekat dinding atau lemari atau tempat kalian melihat kecoak.

Wangi kopi akan mengantarkan kecoak ke jebakan di mana mereka tak bisa kabur. Lalu, kalian dapat membuangnya keesokan harinya.

5. Perasan Lemon

Campurkan 2-3 sendok makan perasan lemon dengan air pada sebuah ember. Setelah dicampur, pel area yang ada kecoanya dengan campuran tersebut. Lemon mengandung anti-patogen yang dapat membuat kecoa menjauh.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Hadapi Kutu Busuk yang Besarang di Kasur dengan 5 Jurus Ini!



Jakarta

Kutu busuk merupakan salah satu masalah yang biasa muncul di kasur. Serangga ini suka bersembunyi di pinggiran dan dalam kasur, terutama yang jarang terkena sinar matahari.

Sebenarnya gigitan kutu busuk tidak begitu berbahaya, namun bisa menimbulkan gatal di kulit dan meninggalkan bekas. Target kutu busuk adalah makhluk berdarah panas seperti manusia.

Meskipun tidak menimbulkan penyakit lain, tetapi adanya kutu busuk dapat menyebabkan kasur berbau tidak sedap dan cepat kotor.


Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan agar kutu busuk tidak bersarang di kasur, sofa, dan perabotan di rumah.

Melansir dari Apartment Therapy, berikut beberapa cara ampuh untuk mencegah kutu busuk bersarang di kasur dan perabotan lainnya di rumah.

1. Gunakan Sarung Bantal dan Guling

Sarung bantal dan guling memang tidak dapat mengatasi kutu busuk, tetapi setidaknya dengan cara ini dapat mencegah hewan kecil ini masuk ke dalam kasur atau peralatan tidur lainnya.

2. Semprotan Alkohol

Alkohol dapat membuat kutu busuk mengalami dehidrasi. Dengan begitu, kutu busuk tidak akan hidup pada perabotan rumah dan tidak berani dekat-dekat. Jika kamu ingin memakai cara ini, periksa dulu jenis alkohol yang akan digunakan, pastikan khusus untuk membasmi kutu busuk.

3. Penutup Bagasi

Kutu busuk juga sering di dapati di koper setelah bepergian dari luar daerah. Agar kutu busuk tidak menyebar ke tempat lain, pasang lapisan di bagasi agar barang bawaan tidak dihinggapi kutu busuk.

4. Minyak Atsiri

Solusi alami untuk memusnahkan kutu busuk adalah menggunakan minyak esensial seperti minyak atsiri. Caranya dengan melarutkan minyak dengan air dan memasukkannya ke dalam botol berukuran 100 mililiter. Kemudian, semprotkan ke barang bawaan dan tempat tidur secara berkala.

5. Bersihkan Barang Setelah Dibeli

Jika kamu membeli barang bekas, terutama sofa, kursi, atau kasur periksalah secara menyeluruh, bisa juga menggunakan kaca pembesar. Kemudian, cuci barang bekas tersebut dan keringkan. Jangan lupa ketika mencuci, gunakan air yang panas di atas 45 derajat dan rendam minimal 60 menit.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Ini Penyebab Ada Tokek di Rumah dan Cara Mengusirnya


Jakarta

Tokek… Tokek… Tokek…

Suara itu kerap terdengar di rumah. Jika terdengar suara tersebut bisa dipastikan ada hewan tokek di sekitar rumahmu.

Tokek rumah atau Gekko gecko merupakan kerabat dekat dari cecak. Keduanya merupakan hewan yang dapat memutuskan serta menumbuhkan ekornya (autotomi), namun ukuran tokek rumah lebih besar dibandingkan cecak.


Sebelum membahas lebih lanjut mengenai penyebab adanya tokek di rumah dan cara mengusirnya, yuk ketahui dulu ciri-ciri tokek.

Ciri-ciri Tokek Rumah

Tokek rumah memiliki kulit punggung yang ditutupi oleh sisik-sisik granular dengan bintil-bintil agak besar dan menonjol. Pupil matanya tegak berbentuk jorong dengan tepian yang bergerigi.

Jari-jari kaki depan dan belakang tumbuh sempurna, melebar di ujung, terkadang dengan selaput di antara pangkal jari serta terdapat cakar (kuku) pada ujung jari bagian bawah. Sisi bawah jari dihiasi dengan bantalan pelekat (disebut scansor) yang berguna untuk menempel pada substrat agar tidak jatuh, biasanya digunakan ketika memanjat pohon, dinding atau langit-langit rumah.

Hewan yang aktif pada sore dan malam hari ini hidup pada ketinggian 0-1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl). Selain distribusi vertikal yang luas, habitat satwa reptilia ini sangat beragam, yaitu meliputi hutan primer, hutan sekunder, perkebunan tanaman keras dan permukiman manusia.

Penyebab Adanya Tokek di Rumah

Menurut Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi, tokek tinggal di lubang pepohonan di hutan atau di bawah kayu atau bebatuan, tetapi sering juga berada di lingkungan manusia, biasanya di balik lemari atau di gudang. Nah, adanya tokek di dalam rumah biasanya karena ada sumber makanan, air, dan tempat bersarang.

“Sumber makanan bisa disebabkan dari sanitasi yang kurang baik, yang berdampak pada tingginya populasi serangga terbang seperti nyamuk, lalat, dan lainnya,” katanya ketika dihubungi detikProperti, ditulis Rabu (12/3/2025).

Tokek adalah pemakan serangga yang masif, tetapi mereka juga memburu makanan lain, seperti cacing, dan terkadang reptilia yang lebih kecil. Tokek betina berkembangbiak dengan bertelur, biasanya diletakkan menempel di sudut lubang atau dinding, sering pula di balik lemari atau pajangan di dalam rumah. Tempat menyimpan telur ini biasanya akan digunakan berulang kali oleh tokek yang sama.

Cara Mengusir Tokek

Meski keberadaannya tidak mengancam manusia, penghuni rumah tetap ingin mengusirnya karena suaranya yang terkadang mengganggu. Salah satu cara mengusirnya, kata Boyke, bisa dengan menjaga kebersihan rumah atau memperbaiki sanitasi.

“Pengendalian tokek dilakulan dengan perbaikan sanitasi, menutup akses masuk, dan pelakuan kimia atau racun cicak,” tuturnya.

Itulah penyebab dan cara mengusir tokek dari rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

Lihat juga Video ‘Bisnis Tokek Moncer Kala Pandemi, Cuan Puluhan Juta Rupiah per Bulan’:

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

3 Tips Mudah Bersihkan Pipis Kucing Biar Nggak Bau Pesing


Jakarta

Kucing adalah hewan yang banyak dipelihara orang di rumah. Kalau kamu memelihara kucing, sebaiknya perhatikan kebersihan rumah karena hewan ini bisa pipis sembarangan.

Tentu kamu nggak mau ada kotoran berceceran dan baunya menyebar di rumah. Hal ini bisa membuat penghuni maupun tamu yang datang akan merasa tidak nyaman.

Jika menemukan kucing peliharaan kamu pipis sembarangan, sebaiknya segera diatasi ya. Berikut ini penyebab kucing kencing sembarangan dan cara membersihkannya agar tak terulang lagi.


Penyebab Kucing Pipis Sembarangan

Dilansir dari The Vets, kucing pipis sembarangan bisa karena ada masalah kesehatan. Beberapa kondisi medis seperti diabetes, penyakit ginjal, masalah saluran kemih, atau arthritis dapat menyebabkan kucing pipis sembarangan. Apabila kucing di rumah tiba-tiba sering buang kotoran sembarangan di rumah, segera konsultasikan ke dokter hewan.

Selain itu, perilaku pipis sembarangan juga bisa dipicu karena stres, kecemasan, atau perasaan menguasai wilayah. Bisa pula karena kucing tidak nyaman dengan kotak pasirnya. Biasanya ini dikarenakan kotak pasir kotor.

3 Tips Hilangkan Bau Pipis Kucing di Rumah

Apabila kucing di rumah pipis sembarangan atau bau kotorannya menyebar ke seluruh rumah, coba tiga cara ini agar baunya cepat hilang.

1. Segera Bersihkan

Segera bersihkan pipis kucing agar baunya tidak menyebar ke seluruh ruangan. Di dalam kotoran kucing tersebut pasti mengandung bakteri, apabila didiamkan mereka bisa mengurai zat kimia dan menghasilkan bau seperti amonia yang tidak sedap. Apabila pipis kucing sampai mengering, akan lebih sulit menemukan sumber bau tersebut.

2. Bersihkan Pakai Tisu atau Kain

Kamu bisa membersihkan pipis kucing dengan mengelap menggunakan tisu. Setelah itu masukkan ke kantong sampah yang aman dan jangan sampai berceceran. Tidak disarankan saat membersihkan menggunakan air panas karena bau pipis kucing akan lebih sulit dihilangkan.

3. Hindari Pembersih Mengandung Amonia

Lalu, gunakan cairan pembersih buat membersihkan bekas pipis kucing. Namun, hindari penggunaan produk pembersih berbasis amonia.

Penggunaan produk pembersih berbasis amonia bisa memicu kucing buat pipis lagi di tempat yang sama. Gunakan produk pembersih yang mengandung enzim seperti campuran baking soda dan cuka putih atau detergen dan air soda.

Itulah cara membersihkan pipis kucing agar tidak kencing sembarangan lagi. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

Jangan Taruh 6 Barang Ini di Kamar Mandi Kalau Nggak Mau Menyesal


Jakarta

Banyak dari kita kadang tidak sadar memiliki kebiasaan menyimpan barang di kamar mandi seperti handuk, baju bekas pakai, dan lain-lain. Padahal kebiasaan tersebut tidak dianjurkan sebab kamar mandi adalah ruangan lembap yang dapat menimbulkan jamur, karat, lumur, atau kerusakan pada barang.

Jadi, jangan sembarangan menaruh barang di dapur, khususnya barang-barang ini seperti dikutip dari Southern Living dan Real Simple, Senin (17/03/2025).


Barang yang Tak Boleh Disimpan di Kamar Mandi

Sebagian orang menyimpan handuknya pada gantungan kamar mandi. Kelembapan ruangan dapat menimbulkan jamur pada handuk sehingga menimbulkan bau apek. Jika kamu terpaksa harus selalu menyimpan handuk di dalam kamar mandi, maka upayakan mengganti handuk sesering mungkin.

Pakaian

Pakaian juga menjadi tempat berkembangnya kuman jika disimpan dalam kamar mandi apalagi jika menyimpannya selama berbulan-bulan. Sama seperti handuk, kelembapan membuat bakteri muncul dalam pakaian.

Obat

Obat biasanya disimpan di tempat yang sejuk dan kering. Maka, jangan menyimpan obat di kamar mandi atau laci dalam kamar mandi.

Pisau Cukur

Pisau cukur merupakan salah satu barang yang sering ada di kamar mandi. Pada dasarnya, pisau cukur merupakan peralatan logam yang sebaiknya disimpan di tempat kering. Sebab, kelembapan kamar mandi dapat menimbulkan karat pada pisau cukur.

Barang Elektronik

Misalnya kamu menaruh speaker atau HP di kamar mandi maka rentan terjatuh ke dalam bak mandi atau toilet. Kelembapan udara juga membuat barang eletktronik cepat rusak.

Perhiasan

Jangan lupa memindahkan perhiasan kamu dari meja atau penyimpanan di kamar mandi. Kelembapan udara dapat membuat noda pada perhiasan.

Kosmetik

Kosmetik juga merupakan barang yang tidak bisa disimpan di dalam kamar mandi. Kelembapan udara dapat menurunkan kualitas kosmetik.

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Konon Gantung Pakaian Kotor di Kamar Bisa Jadi Sarang Setan, Bener Nggak Sih?



Jakarta

Tidak semua pakaian yang sudah dikenakan akan diletakkan di mesin cuci atau keranjang pakaian kotor. Pasti beberapa di antara kalian ada yang memilih untuk menggantungnya di kamar tidur atau kamar mandi. Kamu menilai pakaian tersebut belum terlalu kotor dan masih bisa dipakai kembali.

Namun, ternyata menurut sebagian orang kebiasaan seperti ini tidak baik. Sebab, konon pakaian kotor yang digantung di kamar atau kamar mandi bisa jadi sarang setan.

Sebenarnya dalam pandangan Islam, hal seperti ini benar adanya atau hanya tahayul?


Menurut Anggota Dewan Pengawas Syariah LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Mohamad Suharsono, hingga saat ini ia belum menemukan sumber pendukung yang membahas soal hukum menggantung pakaian kotor di kamar atau kamar mandi.

“Dalam Islam sih saya belum menemukan dalil, baik itu hadist, Al-Quran, ataupun pendapat para ulama tentang menggantung baju di kamar khususnya atau juga bisa di kamar mandi, itu bisa mendatangkan jin. Saya belum menemukan dalilnya,” kata Suharsono saat dihubungi detikProperti, Rabu (19/3/2025).

Meskipun dari hadist, Al-Quran, ataupun pandangan ulama belum ada yang menetapkan hukum mengenai hal ini, tetapi jika dilihat dari faktor kebersihan dan Kesehatan, memang pakaian kotor yang disimpan dapat menjadi sarang bakteri dan kuman.

“Kalau saya melihat lebih dari faktor-faktor kesehatan, kebersihan, keindahan. Kalau baju kotor disimpan lama-lama kan juga kan jadi bateri, kuman, jadi nggak sehat,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menerangkan selagi belum ditemukan dalil yang membahas mengenai hukum atas kebiasaan ini, maka hukumnya sah-sah saja dilakukan. Namun, jangan dilakukan berlebihan seperti pakaian tidak pernah dicuci atau digantung lama hingga berjamur dan bau.

“Jadi kalau yang sifatnya kebiasaan, aktivitas di rumah atau yang lainnya, selagi tidak ada dalil yang melarang berarti dibolehkan secara hukum. Tapi apakah ada manfaatnya atau nggak? Kalau cuma sekedar menggantung sesekali aja, boleh. Tapi kalau keterusan, digantung semua, malah jadi mudharat (berdampak negatif),” jelasnya.

Jika menggantung baju kotor justru membuat pemiliknya sakit-sakitan atau membuat kecelakaan di rumah, berarti kebiasaan tersebut harus ditinggalkan.

“Kesimpulannya kalau menggantung baju di kamar ataupun di kamar mandi, menyebabkan banyaknya bakteri, banyaknya kuman, dapat merusak kesehatan, maka hindari. Menghindari bahaya itu, lebih diutamakan dibandingkan melenggangkan kemaslahatan (kebaikan),” tuturnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Biar Mudik Tenang, Lakukan 10 Hal Ini Sebelum Tinggalkan Rumah


Jakarta

Mudik ke kampung halaman merupakan salah satu tradisi yang dilakukan umat Muslim Indonesia menjelang Lebaran. Saat mudik, biasanya para penghuni meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong.

Meninggalkan rumah yang kosong bisa memiliki beberapa risiko, seperti pencurian, makanan busuk, dan lainnya. Maka dari itu, penghuni perlu melakukan persiapan dan pengecekan menyeluruh sebelum mudik.

Berikut ini ada beberapa hal yang perlu dilakukan sebelum pergi mudik meninggalkan rumah. Dikutip dari laman Better Homes & Gardens berikut ini informasinya.


1. Habiskan Makanan

Segera habiskan makanan yang cepat basi supaya tidak menimbulkan bau busuk ketika penghuni kembali ke rumah. Apabila punya makanan berlebih, penghuni bisa membagikannya ke tetangga ataupun orang sekitar rumah.

2. Cuci Peralatan Dapur

Jangan pernah meninggalkan peralatan makan dan masak kotor belum dicuci saat ingin mudik. Sisa makanan pada piring dapat mengundang hama seperti tikus dan lalat. Maka dari itu, pastikan dapur bersih dengan mencuci semua cucian kotor.

3. Buang Sampah

Pastikan untuk membuang sampah sebelum meninggalkan rumah untuk jangka waktu yang lama. Sampah yang ditinggalkan terlalu lama bisa menimbulkan bau busuk dan mengundang hama.

4. Cabut Peralatan Elektronik

Untuk mencegah kebakaran akibat korsleting listrik, penting untuk memastikan semua barang elektronik mati dan dicabut dari stopkontak. Selain mengurangi risiko korsleting listrik, langkah ini juga membantu untuk menghemat listrik.

5. Sediakan Kunci Cadangan

Sediakan kunci cadangan untuk keadaan darurat di rumah seperti kebocoran gas dan lain sebagainya. Kamu bisa menitipkan kunci ke tetangga yang dapat dipercaya agar mereka dapat membantu sewaktu-waktu dibutuhkan.

6. Hentikan Pengiriman Paket

Tunda pengiriman paket atau titiplah kepada tetangga selama pergi mudik. Sebab, barang berisiko untuk hilang selama tidak ada orang di rumah, apalagi kalau ternyata merupakan barang penting.

7. Titipkan Hewan Peliharaan

Jika mempunyai hewan peliharaan, jangan sampai meninggalkannya di rumah meski kamu merasa aman dengan meninggalkan makanan. Kamu bisa menitipkan ke tetangga atau orang terdekat untuk merawat hewan peliharaan untuk sementara. Selain itu, akan lebih baik bila menitipkan hewan ke tempat penitipan hewan yang terpercaya.

8. Siram Tanaman

Siramlah tanaman sebelum pergi mudik untuk waktu yang lama. Kemudian, penghuni rumah juga bisa menitipkan agar orang terdekat menyiramnya ataupun coba menggunakan air tampungan.

9. Kunci Pintu dan Jendela

Pastikan untuk mengunci dan memeriksa pintu dan jendela sebelum meninggalkan rumah. Untuk keamanan ekstra, tambahkan sistem keamanan atau menggunakan gembok pintu untuk menghindari kasus pencurian.

10. Tutup Gorden

Jangan lupa untuk menutup gorden supaya isi dalam rumah tidak terlihat dari luar karena bisa menarik perhatian pencuri. Rumah kosong dan jendela terbuka dapat menjadi sasaran empuk bagi maling.

Itulah beberapa hal yang perlu dilakukan sebelum pergi mudik meninggalkan rumah untuk jangka waktu yang lama. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Mudik Lebih Nyaman, Ini Checklist Kebersihan Rumah Sebelum Berangkat



Jakarta

Saat akan berangkat mudik, banyak hal yang harus dipersiapkan. Mulai dari mengemas pakaian, menyiapkan dana, hingga memastikan kendaraan aman untuk mudik. Selain hal tersebut, rumah yang ditinggalkan selama mudik juga harus diperhatikan.

Tak hanya masalah keamanan, masalah kebersihan juga harus dipikirkan. Tentu kamu tidak ingin meninggalkan rumah dalam keadaan kotor. Hal itu tidak hanya akan mengundang bakteri masuk, tetapi juga binatang atau serangga bisa jadi datang ke rumah.

Melansir dari Economic India Times, beberapa hal yang harus dibersihkan di rumah ketika mau meninggalkan rumah untuk mudik.


Bersihkan Debu

Bersihkan debu pada setiap furnitur yang ada di dalam rumah. Setelah itu, tutupi dengan kain linen putih tipis agar debu tidak menempel di atasnya. Tutupi furnitur di kamar tidur dengan cara yang sama.

Saat menutup peralatan elektronik seperti TV, komputer, oven, dan mixer, jangan gunakan penutup berbahan plastik. Sebab, penutup berbahan plastik dapat menyerap dan panas dari luar.

Bungkus Sisa Makanan

Bungkus sisa bahan makanan dalam kantong plastik dan tutup rapat lalu simpan. Hal ini akan memastikan bahan makanan tetap segar saat kamu pulang nanti.

Bersihkan Kulkas

Bersihkan kulkas dan pastikan tidak ada makanan basi yang tersisa. Sisa makanan yang menurut kamu layak dibuang, maka sebaiknya buang sebab bisa menjadi sumber utama bagi tikus atau serangga untuk masuk ke dalam rumah.

Rawat dan Bersihkan Tanaman

Pekerjakan orang lain untuk merawat tanaman kamu. Apabila tidak ada, kamu bisa merawat dan bersihkan tanaman sebelum berangkat mudik.

Potong semua tanaman hingga rapi sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik. Ganti pot yang memiliki kapasitas menahan air untuk membantu tanaman mendapat nutrisi selama kamu tidak ada di rumah. Pasang lampu air yang bisa mengeluarkan air saat tanaman membutuhkannya.

Itu dia hal-hal yang bisa kamu bersihkan sebelum berangkat mudik. Semoga membantu!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Hindari Bau Apek di Rumah Saat Mudik, Lakukan Langkah Ini!



Jakarta

Selain mempersiapkan barang-barang yang dibawa untuk mudik, ternyata menjaga kebersihan dan keamanan rumah sebelum berangkat juga sangat penting. Sebab, rumah akan kosong selama beberapa hari tanpa adanya pembersihan. Walau tidak ada aktivitas, ternyata rumah juga bisa kotor karena penumpukan debu dan kuman yang setiap hari selalu ada.

Salah satu masalah kebersihan rumah selama ditinggal mudik adalah rumah cepat mengalami bau apek. Bau apek ini sering disebabkan oleh jamur dan lumut. Sebetulnya, bau apek mudah hilang dengan membuka jendela rumah, membersihkan rumah secara menyeluruh setiap hari, dan mengeluarkan cucian agar kering.

Namun, yang menjadi masalah adalah ketika mudik, pintu dan jendela rumah berada dalam keadaan tertutup dan tidak dibersihkan setiap hari. Hal ini menjadi PR tersendiri bagi pemilik rumah.


Akan tetapi, kamu tidak perlu khawatir. Untuk mengurangi timbulnya bau apek di rumah, kamu bisa terlebih dahulu memeriksa beberapa area yang menjadi pemicu udara lembap. Melansir dari situs Homemade Simple, Rabu (26/03/2025), berikut beberapa area yang bisa kamu cek.

Periksa Wastafel

Jamur dan lumut tumbuh subur di area yang lembap. Untuk itu, periksa wastafel dan cari jika ada kebocoran atau penumpukan air yang menyebabkan pertumbuhan jamur. Gosok area tersebut dengan larutan pemutih atau cuka ringan dan biarkan mengering.

Kamar Mandi

Periksa kamar mandi apakah ada jamur atau lumut. Jika ada, maka gosok dan bersihkan jamur dan lumut tersebut.

Tempat Sampah

Jangan lupa cek tempat sampah. Ketika mau mudik, buang semua sampah dan bersihkan tempat sampah sampai bersih dan kering.

Cucian Basah

Jangan biarkan ada cucian atau baju basah menggantung di sudut rumah.

Lantai Rusak Akibat Air

Jika kamu lihat ada lantai yang melengkung atau bergelombang dan bagian tersebut basah, maka itu bisa jadi berasal dari pipa rumah yang bocor. Hubungi petugas untuk menyelesaikan masalah ini.

Jika kamu sudah periksa area tersebut, maka ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan bau apek sebelum kamu berangkat mudik.

Biarkan Sirkulasi Udara Masuk

Sebelum ditinggal mudik, buka semua jendela dan pintu agar sinar matahari dan udara segar masuk ke rumah.

Pasang Dehumidifier

Kamu bisa memasang dehumidifier di dalam rumah. Alat ini akan mengambil udara masuk dan mengeluarkan udara kering sehingga kelembapan udara di rumah akan tetap terjaga. Selain itu, dapat menjaga rumah tetap kering serta mencegah bakteri dan kuman berkembang biak.

Sapu, Pel, dan Vakum

Pastikan kamu sudah menyapu, mengepel, dan memvakum area seisi rumah. Biarkan lantai dan isi rumah tetap kering dengan membuka pintu serta jendela.

Bersihkan Karpet

Bau apek juga bisa timbul dari karpet yang menjadi sarang kuman dan bakteri. Sebaiknya cuci bersih karpet dan simpan di tempat yang aman agar tetap menjaga kelembapan udara dalam rumah.

Bersihkan Furnitur Kain

Bersihkan furnitur berbahan kain seperti sofa dengan menyeluruh. Caranya buka dulu semua penutup pada furnitur dan gosok area pada noda yang kotor. Tetap hati-hati jangan sampai terlalu basah dan pastikan kering setelah dicuci.

Semprotkan Pewangi

Kamu bisa menyemprotkan pewangi pada semua kain yang telah dicuci untuk menghilangkan bau tidak sedap atau apek. Atau bisa juga tambahkan lilin aroma, minyak esensial, dan bunga segar di dalam rumah.

Itulah hal-hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah bau apek di rumah saat ditinggal mudik. Selamat mencoba!

(das/das)



Sumber : www.detik.com