Tag Archives: kebersihan rumah

Cara Menghindari Sarang Semut di Rumah dengan Bahan Seadanya



Jakarta

Ada gula ada semut. Ungkapan tersebut benar karena semut biasanya berkoloni bila mengendus sesuatu yang manis.

Namun, tak jarang semut juga sering muncul di rumah tanpa ada pemanis. Gerombolan semut juga sering bermunculan bila ada sisa-sisa makanan, bangkai binatang seperti cicak atau kecoa.

Hal ini tentu bikin penghuni rumah risih. Apalagi bila koloni semut sudah membuat sarang di sudut-sudut rumah.


Pemilik juga harus tahu di mana tempat-tempat yang rentan sarang semut. Ini informasi selengkapnya:

Area Rentan Sarang Semut di Rumah

Di antara banyaknya area di dalam rumah, ada tiga tempat yang rentan dijadikan sarang bagi semut. Area tersebut adalah dapur, kamar mandi, dan kamar tidur.

Melansir Rentokil, semut menyukai area dapur karena mudah menemukan sumber makanan dan air. Sisa-sisa makanan yang berserakan di meja dapur atau kotak sampah sangat menarik bagi semut.

Begitu pula dengan kamar tidur. Serpihan makanan yang kita makan di dalam kamar tidur juga bisa mengundang semut untuk membangun sarangnya.

Selain area yang dekat dengan sumber makanan, semut juga mencari tempat yang lembap. Nah, karena itu, kamar mandi juga menarik bagi semut karena merupakan area yang lembap dan dekat dengan sumber air.

Cara Menghilangkan Sarang Semut di Rumah

Ada beberapa cara efektif untuk menghilangkan sarang semut di rumah tanpa harus membunuh mereka secara membabi buta. Melansir Daily Express, Minggu (26/11/2023), berikut lima cara menghilangkan sarang semut di rumah.

1. Siram Sarang Semut dengan Air Mendidih

Air mendidih adalah cara tradisional yang sangat efektif untuk mengatasi sarang semut. Cukup tuangkan air mendidih ke sarang semut, lalu menutup semua pintu masuknya. Meskipun mungkin perlu beberapa percobaan, metode ini murah, aman, dan efektif.

2. Gunakan Cuka Putih

Cuka putih bukan hanya bahan dapur biasa, tetapi juga senjata ampuh melawan semut. Tuangkan cuka putih langsung ke sarang semut dan mereka akan mati seketika. Metode ini aman digunakan untuk membasmi sarang semut di area taman tanpa merusak pertumbuhan tanaman.

3. Semprot Sarang Semut dengan Sabun Cuci dan Minyak

Campuran sabun cuci dan minyak bisa menjadi solusi licin yang tingkat keberhasilannya tinggi dalam membunuh semut. Campurkan kedua bahan tersebut, lalu semprotkan pada sarang semut dengan memfokuskan pada pintu masuk untuk hasil optimal.

4. Pancing Semut dengan Asam Borat dan Gula

Asam borat yang dicampur dengan gula bisa menciptakan pasta yang menarik semut keluar dari sarang. Semut akan membawa campuran ini kembali ke sarang dan bisa membunuh ratu semut dan anggota sarang lainnya.

5. Tanaman Penolak Serangga

Tanaman tertentu, seperti lavender dan mint, mengeluarkan aroma yang tidak disukai oleh sebagian besar serangga. Meskipun bukan solusi instan untuk sarang semut, menanam tanaman ini bisa mencegah semut membangun sarang di rumah yang tidak diinginkan di masa depan.

Demikianlah cara menghilangkan sarang semut di rumah. Dengan mengikuti salah satu dari lima cara ini, kamu bisa menghilangkan sarang semut di rumah tanpa merugikan lingkungan sekitar. Semoga bermanfaat!

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

7 Cara Ampuh Cegah Laba-laba Masuk Rumah!


Jakarta

Laba-laba seringkali muncul di dalam rumah tanpa disadari. Hewan kecil berkaki delapan ini bisa berkembang biak dan membuat jaring di sudut-sudut rumah yang jarang dibersihkan.

Jika dibiarkan, sarang laba-laba tak hanya mengganggu estetika, tapi juga menjadi pertanda bahwa rumah dalam kondisi kotor atau tidak terawat. Untuk itu, penting mengetahui cara mencegah laba-laba masuk ke rumah.

Dilansir dari Real Simple dan Places for People, berikut ini tujuh cara yang bisa dilakukan untuk menghalau laba-laba agar tidak betah tinggal di rumah.


1. Tutup Celah dan Retakan

Laba-laba bisa masuk rumah melalui celah kecil di dinding, kusen jendela, maupun pintu. Lakukan pengecekan secara berkala dan segera tutup celah atau retakan dengan dempul agar mereka tak bisa menyelinap masuk.

2. Rutin Bersihkan Rumah

Laba-laba senang bersarang di tempat yang gelap dan jarang disentuh. Rutinlah membersihkan rumah, terutama di area langit-langit, kolong furnitur, hingga bagian belakang lemari.

3. Rapikan Halaman Rumah

Tanaman liar dan barang tak terpakai di halaman bisa jadi tempat ideal untuk laba-laba membuat sarang. Pastikan halaman tetap bersih, rumput tidak terlalu tinggi, dan barang-barang tertata rapi.

4. Usir Serangga Lain

Laba-laba memangsa serangga kecil seperti lalat dan semut. Dengan mengusir serangga lain terlebih dulu, otomatis laba-laba akan kehilangan sumber makanan dan enggan datang ke rumah.

5. Matikan Lampu Luar Ruangan

Lampu terang di luar rumah bisa menarik perhatian serangga, yang pada akhirnya mengundang laba-laba. Matikan lampu luar saat tidak digunakan, khususnya di malam hari.

6. Tanam Tumbuhan Pengusir Laba-laba

Beberapa tanaman seperti lavender, mint, dan citronella mengeluarkan aroma yang tidak disukai laba-laba. Tanam di sekitar rumah agar sekaligus memperindah halaman dan jadi pengusir alami.

7. Gunakan Minyak Esensial

Minyak esensial seperti peppermint dan tea tree juga bisa digunakan. Teteskan di sekitar pintu, jendela, atau sudut ruangan. Aromanya menyengat bagi laba-laba, tapi segar untuk penghuni rumah.

Dengan langkah-langkah di atas, rumah tidak hanya lebih bersih dan nyaman, tapi juga bebas dari gangguan laba-laba. Selamat mencoba!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Nggak Cuma Toilet, 6 Benda Ini Ternyata Harus Dibersihkan Setiap Hari


Jakarta

Kebersihan rumah penting untuk dijaga demi kenyamanan dan kesehatan penghuni rumah. Penghuni perlu rajin membersihkan rumah, terutama benda-benda yang sering digunakan setiap hari.

Aktivitas bersih-bersih terkadang melelahkan, tetapi setidaknya luangkan waktu buat bersihkan benda yang cepat kotor. Sebab, bakteri dan kuman berkembang biak dengan cepat dan dapat mengganggu kesehatan penghuni rumah.

“Permukaan yang disentuh setiap hari oleh semua orang di rumah mengandung kuman dari luar yang mudah berpindah. Membersihkan area ini setiap hari dapat meningkatkan kesehatan lingkungan rumah Anda secara signifikan,” ujar Manajer Operasional Geaux Maids, Sarah Grace Vedros, dikutip dari Southern Living, Kamis (21/8/2025).


Lalu, benda apa saja yang perlu dibersihkan setiap hari? Simak penjelasannya berikut ini.

6 Benda yang Perlu Dibersihkan Setiap Hari di Rumah

Inilah barang-barang yang sebaiknya rajin dibersihkan, dikutip dari Southern Living.

1. Gagang Pintu

Gagang pintu disentuh setiap hari dan berkali-kali oleh penghuni rumah. Hal ini membuat gagang pintu menjadi sarang kuman, apalagi kalau penghuni kembali dari luar rumah. Sebaiknya bersihkan gagang pintu setiap hari menggunakan tisu disinfektan untuk membasmi kuman.

2. Wastafel Dapur

Wastafel dapur biasanya terdapat bekas makanan setelah digunakan. Jika dibiarkan, wastafel bakal jadi sarang kuman serta menarik lalat buat datang. Oleh karena itu, penghuni perlu rajin membersihkan wastafel dapur menggunakan bahan ampuh misalnya soda kue.

3. Meja Dapur

Dapur adalah ruangan yang cepat kotor karena sering digunakan penghuni rumah. Apalagi ruangan ini sering terdapat makanan, air, dan sampah. Penghuni dianjurkan untuk membersihkan meja dapur setelah digunakan.

4. Wastafel Kamar Mandi

Selain itu, kamar mandi juga ruangan yang sering digunakan dan cepat kotor. Nah, wastafel kamar mandi sebaiknya dibersihkan di penghujung setiap hari.

“Tangan terus-menerus menyentuh keran dan dibersihkan di sini,” kata Me’Shayla Sandifer dari Princess Cleaning Services.

Mangkuk wastafel pun area yang perlu dibersihkan setiap hari untuk menghilangkan sisa pasta gigi. Penghuni rumah dapat menggunakan semprotan pembersih dan spons buat mensanitasi permukaan wastafel.

5. Dudukan Kloset dan Tombol Flush

Dudukan toilet dan tombol siram atau flush merupakan tempat berkumpulnya kuman dan bakteri. Penghuni disarankan untuk mensanitasi area ini menggunakan tisu disinfektan setiap hari. Meskipun kamar mandi rutin dibersihkan setiap minggu, tidak ada salahnya membersihkan dua benda ini lebih sering.

6. Benda Elektronik

Beberapa benda elektronik di rumah harus sering dibersihkan, misalnya ponsel, tablet, keyboard komputer, dan remot TV. Pasalnya, semua benda itu disentuh oleh banyak tangan setiap hari.

Membersihkan benda-benda ini di penghujung hari dapat menghilangkan kuman dan bakteri. Namun, pastikan menggunakan pembersih yang cocok agar tidak merusak permukaan benda elektronik.

Itulah sejumlah benda yang sebaiknya dibersihkan setiap hari di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Anti Berantakan! 7 Kebiasaan Kecil yang Bikin Rumah Selalu Rapi


Jakarta

Rumah yang bersih tak hanya nyaman bagi penghuni tetapi estetik untuk dipandang. Sebaiknya penghuni rajin membersihkan rumah agar selalu terlihat kinclong.

Tak perlu dianggap sebagai beban, penghuni bisa membangun kebiasaan baik untuk menjaga kebersihan rumah. Dengan begitu, penghuni tidak akan merasa kewalahan ketika membersihkan rumah.

Apa saja kebiasaan baik untuk membersihkan rumah? Simak tipsnya berikut ini.


7 Kebiasaan untuk Menjaga Kebersihan Rumah

Inilah beberapa kebiasaan agar rumah selalu bersih, dikutip dari HGTV.

1. Rapikan Tempat Tidur

Segera rapikan tempat tidur setelah bangun di pagi hari. Setidaknya lipat selimut dan taruh bantal ke tempatnya.

2. Bersihkan Permukaan yang Sering Tersentuh

Gunakan tisu disinfektan untuk membersihkan permukaan yang sering tersentuh seperti saklar lampu, remot, gagang pintu, dan gagang lemari. Bersihkan permukaan tersebut seminggu sekali untuk membasmi kuman dan bakteri.

3. Lepaskan Sepatu

Biasakan untuk melepaskan sepatu setiap kali masuk rumah. Kebiasaan ini akan mencegah masuknya kotoran sehingga tidak menambah beban kerja penghuni rumah buat membersihkannya.

4. Bersihkan Lantai Setiap Hari

Kebiasaan menyapu lantai setiap akan menjaga rumah tetap bersih. Akan lebih baik lagi kalau penghuni rumah juga mengepel lantai setelahnya.

5. Bersihkan Dapur

Bangun di pagi hari dengan kondisi dapur yang bersih sangat menyenangkan. Untuk itu, biasakan untuk membersihkan dapur sebelum tidur. Cuci piring dan wastafel, lalu lap permukaan dapur agar bebas dari minyak, kuman, dan sisa makanan.

6. Cicil Cuci Pakaian Kotor

Daripada membiarkan pakaian kotor menumpuk, lebih baik mencicil cuci baju. Mulailah konsisten mencuci baju misalnya dua kali seminggu lalu segera masukkan ke lemari pakaian.

7. Lap Cermin Kamar Mandi

Cermin kamar mandi rawan terkena cipratan air dan pasta gigi. Penghuni rumah bisa membiasakan diri untuk membersihkan cermin menggunakan kain mikrofiber dan semprotan berisi cuka putih dan air.

Itulah beberapa kebiasaan baik untuk menjaga rumah tetap bersih. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Rumah Bau Apek? Bisa Jadi Ini Biang Keroknya


Jakarta

Pernah merasa udara di dalam rumah tidak segar atau bau apek? Suasana rumah seperti ini bisa membuat penghuni merasa kurang nyaman.

Bukan tanpa alasan, bau apek itu dapat muncul karena berbagai faktor. Kalau merasa terganggu, penghuni sebaiknya mengatasi bau langsung pada sumbernya karena jika hanya menyemprot pewangi tak cukup menghilangkan baunya.

Namun, kenapa rumah bisa bau apek ya? Simak penjelasannya berikut ini.


Penyebab Rumah Bau Apek

Inilah sederet hal yang membuat rumah bau, dikutip dari Homes and Gardens.

1. Kurang Sirkulasi Udara

Bau tidak sedap bisa timbul dari aktivitas penghuni rumah seperti memasak, berolahraga di rumah, dan membersihkan rumah. Aroma itu bisa terperangkap di dalam rumah yang kurang sirkulasi udara. Nah, pastikan rumah sudah memiliki cukup ventilasi udara.

2. Kelembapan Rumah Tinggi

Rumah yang terlalu lembap bisa menimbulkan bau apek dan lembap. Kondisi seperti ini juga memicu pertumbuhan jamur dan lumut sehingga menambah bau. Penghuni dapat mengurangi kelembapan menggunakan dehumidifier atau membuka jendela setiap pagi selama setengah jam.

3. Karpet Kotor

Selain itu, bau apek bisa berasal dari karpet yang sudah tua dan jarang dibersihkan. Sebenarnya sekadar menyedot debu pada karpet tidak cukup. Sebaiknya menyedot debu dan menggunakan semprotan pembersih seminggu sekali untuk menjaga kebersihan karpet.

4. Pakaian Lembap

Pakaian dan linen yang belum sepenuhnya kering alias lembap bisa menimbulkan bau apek di rumah. Pastikan semua bahan kain kering sempurna sebelum menyimpannya di lemari.

5. Jamur

Rumah yang lembap sangat rawan ditumbuhi jamur. Beberapa tanda pertumbuhan jamur adalah muncul bercak hitam di tembok, furniture, dan karpet disertai bau apek. Cara menyingkirkannya bisa dengan menyemprotkan cuka pada jamur hitam lalu bilas dengan air hangat secara perlahan.

Bau apek juga bisa disebabkan oleh debu dan kotoran di rumah. Setiap sudut rumah dan furnitur harus rajin dibersihkan agar tidak bau. Penghuni dapat menggunakan kain kanebo dan cairan pembersih.

Itulah beberapa sumber bau apek di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

7 Hal yang Wajib Dibersihkan di Kamar Mandi, Jangan Sampai Terlewat!


Jakarta

Kamar mandi cepat sekali kotor sehingga harus dibersihkan secara rutin. Penghuni sebaiknya membersihkan seluruh kamar mandi seminggu sekali.

Kebersihan kamar mandi perlu dijaga agar penghuni rumah merasa nyaman menggunakannya. Tak hanya itu, kamar mandi yang bersih juga baik buat kesehatan penghuni.

Apa saja yang perlu dibersihkan di kamar mandi setiap minggu? Simak penjelasannya berikut ini.


Tips Membersihkan Kamar Mandi

Inilah beberapa hal yang perlu dibersihkan di kamar mandi, dikutip dari The Spruce.

1. Bersihkan Permukaan

Bersihkan lantai, tembok, dan tirai untuk menghilangkan noda dan jamur di permukaan kamar mandi. Lalu, jangan lupa membuang rambut yang terkumpul pada lubang pembuangan air.

2. Bersihkan Kloset

Selain itu, bersihkan kloset secara menyeluruh pada bagian luar dan dalamnya. Gunakan sikat dan cairan pembersih untuk membersihkan bagian dalam kloset. Lalu, pakai tisu basah disinfektan atau spons dan cairan pembersih buat bagian luar kloset.

3. Bersihkan Wastafel

Area wastafel juga harus dibersihkan. Singkirkan barang-barang di atasnya terlebih dahulu, lalu gunakan cairan pembersih. Bilas wastafel dengan bersih dan keringkan.

4. Bersihkan Gagang Pintu dan Sakelar

Jangan lupa bersihkan gagang pintu, sakelar lampu, dan pintu kabinet. Benda ini sering disentuh sehingga bisa menjadi sarang kuman dan bakteri.

5. Bersihkan Cermin

Pastikan cermin bersih dan kinclong agar kamar mandi terlihat terawat. Gunakan cairan pembersih dan kain mikrofiber untuk membersihkan cermin.

6. Buang Sampah

Supaya kamar mandi nggak bau, biasakan untuk membuang sampah setiap minggu. Setelah buang sampah, pasang kantong plastik baru ke tempat sampah.

7. Cuci Keset

Keset rawan menjadi tempat bersarangnya kuman. Penghuni perlu mencuci keset setidaknya seminggu sekali, lalu jemur sampai kering.

Itulah tips membersihkan kamar mandi. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Tiba-tiba Muncul Lalat di Kamar Mandi, Pertanda Apa?


Jakarta

Kemunculan hewan di suatu tempat bisa jadi pertanda ada perubahan yang disukai oleh mereka. Lantas, jika menemukan ada lalat di kamar mandi, pertanda apa ya?

Sebelumnya, kenalan dulu dengan jenis lalat yang ditemui di kamar mandi karena bentuknya berbeda dengan lalat-lalat yang sering di dekat makanan. Serangga tersebut disebut dengan lalat limbah.

Jika diperhatikan, lalat limbah ukurannya jauh lebih kecil sekitar 0,6 cm dan lebih banyak diam. Tubuhnya pun tidak berwarna hitam dan hijau, melainkan cokelat keabu-abuan atau hitam, dan tampak seperti bulu halus. Sayapnya memiliki bulu dan berbentuk seperti daun.


Kemunculan lalat limbah pada kamar mandi ini bisa didasari pada dua alasan, dilansir Family Handyman begini penjelasannya.

1. Masalah pada Saluran Pembuangan

Lalat limbah sering mendapat sinyal untuk toilet-toilet yang mengalami masalah seperti mampet, jarang dibersihkan, dan jarang digunakan. Mereka menyukai tiga kondisi tersebut. Oleh karena itu, toilet atau kamar mandi harus sering dibersihkan dan dipakai secara berkala agar lalat limbah tidak muncul.

Menjaga kebersihan toilet bukan hanya pada tempat pembuangan tinja saja, melainkan kamar mandi secara keseluruhan.

2. Mencari Makanan

Alasan kedua adalah lalat limbah menemukan sumber makanan. Hewan kecil ini tertarik pada bahan yang berbau busuk, alga, bakteri, dan jamur. Biasanya sumber makanannya menempel di dekat saluran pembuangan, lekukan bagian bawah barang di kamar mandi dan sudut-sudut yang jarang dibersihkan.

Cara Mencegah Lalat Limbah Muncul di Kamar Mandi

Dilansir laman Martha Stewart, berikut cara mencegah lalat limbah datang ke kamar mandi.

  • Perbaiki kebocoran pipa dan pastikan saluran air tidak tersumbat.
  • Bersihkan saluran air secara teratur dengan menggunakan pembersih enzimatik atau mikroba.
  • Tutup saluran pembuangan wastafel, pancuran, atau lubang kamar mandi saat tidak digunakan
  • Jangan biarkan ada sampah busuk di dalam rumah
  • Buang sampah setiap hari

Itulah penyebab lalat limbah muncul di kamar mandi dan cara mencegahnya. Semoga membantu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Ahli Ungkap 3 Kesalahan Membersihkan Rumah, Justru Bikin Makin Kotor


Jakarta

Membersihkan rumah perlu dilakukan agar rumah tetap terawat dan terjaga keindahannya. Akan tetapi, ada beberapa kebiasaan membersihkan rumah justru bisa membuatnya tampak kotor.

Salah satu contohnya adalah menggunakan terlalu banyak produk kebersihan. Banyak yang mengira menggunakan banyak produk kebersihan bisa meninggalkan residu yang akhirnya justru bisa membuatnya semakin kotor.

Selain itu, masih ada beberapa kesalahan lainnya saat membersihkan rumah yang justru bisa membuatnya tampak kotor. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


Menggunakan Alat Pembersih yang Salah

Penggunaan alat pembersih yang salah justru bisa meninggalkan noda tak diinginkan. Salah satu yang sering digunakan adalah paper towel atau tisu dapur untuk membersihkan cermin dan jendela. Disarankan untuk menggunakan kain mikrofiber yang bersih dan kering saat membersihkan cermin dan jendela.

“Tisu dapur meninggalkan serat dan goresan kecil, membuat cermin dan kaca tampak bergaris-garis dan kusam seiring waktu, dan pada akhirnya dapat merusak cermin/jendela Anda,” kata petugas kebersihan Brandon Pleshek, dikutip dari The Spruce, Selasa (26/8/2025).

Saat membersihkan cermin dan jendela, semprotkan larutan pembersih dan usap dari atas ke bawah. Gunakan lap mikrofiber kering dan bersih lainnya untuk menggosok permukaan hingga bersih agar tetap bersih lebih lama.

Langsung Membersihkan Pakai Lap Basah

Saat membersihkan permukaan, sebaiknya bersihkan dulu dengan lap kering atau kemoceng. Kalau langsung menggunakan lap basah, justru debu dan kotoran bisa menempel di lap dan membuat permukaan menjadi kotor.

Hal yang sama juga harus dilakukan saat membersihkan lantai. Sapu dulu debu dan kotoran baru kemudian dipel.

Saat mengepel pun harus dipastikan kalau kain lap dibilas dulu sebelum dipakai agar tidak membuat lantai kotor.

Pakai Lap yang Sama untuk Membersihkan Seluruh Rumah

Menggunakan satu kain lap saat berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain saat membersihkan dapat menyebarkan bakteri dan menyebabkan kontaminasi silang. Maka dari itu sebaiknya gunakan kain lap yang berbeda saat membersihkan ruangan.

“Beri kode warna pada kain lap Anda-satu warna untuk kamar mandi, satu untuk dapur, dan seterusnya,” saran pendiri Clean Mama Routine dan produk Clean Mama, Becky Rapinchuk.

Pastikan untuk mencuci kain lap ini sesering mungkin, idealnya setelah setiap penggunaan, tetapi minimal setelah kotoran terlihat di kain lap.

Itulah beberapa kesalahan yang justru bisa membuat rumah kotor.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Picu Bau Tak Sedap di Rumah


Jakarta

Bau tak sedap bisa jadi salah satu tanda bahwa rumah sedang kotor. Bau tersebut dapat tercium apabila seseorang berdiri beberapa meter dari sumber bau.

Munculnya bau di rumah bukan hanya karena ada pipa pembuangan rusak atau kebocoran gas. Bau juga bisa muncul karena kebiasaan penghuni rumah.

Biasanya pemilik rumah sudah terbiasa dengan bau tersebut, bahkan terkadang tidak menyadari bahwa rumahnya berbau. Kondisi ini tidak boleh dianggap normal karena dapat berpengaruh pada kesehatan. Apalagi beberapa bau juga ada yang disebabkan oleh aktivitas jamur.


Kebiasaan Buruk yang Bikin Rumah Bau

Dilansir The Spruce berikut beberapa kebiasaan yang dapat memicu munculnya bau tidak sedap.

1. Merokok di Dalam Rumah

Bau rokok bukan hanya tidak sedap, melainkan berbahaya bagi orang yang tidak merokok atau perokok pasif. Bau ini bukan seperti angin yang apabila dikibas tangan dapat hilang. Bau tersebut menempel pada pakaian orang yang merokok dan benda di sekitarnya.

“Nikotin dapat menempel pada dinding dan furnitur dan mustahil untuk dihilangkan kecuali oleh jasa pembersihan rumah,” ujar Steve Evans, Pemilik Memphis Maids seperti yang dikutip detikcom, Rabu (27/8/2025).

Hal ini sangat berbahaya bagi perokok pasif terutama anak-anak, ibu hamil, orang tua, dan penderita asma. Apabila ada anggota keluarga seorang perokok aktif, sebaiknya arahkan mereka untuk merokok di luar rumah. Setelah merokok juga jangan langsung berinteraksi dengan anak dan jauhkan anak dari area merokok tersebut.

2. Membiarkan Piring Kotor

Sumber bau selanjutnya berasal dari dapur, yakni tumpukan piring kotor. Setelah memasak atau makan, salah satu kegiatan yang kerap ditunda adalah mencuci piring. Beberapa orang merasa lebih baik jika mencuci piring saat jumlahnya sudah banyak.

Tumpukan cucian kotor di wastafel jika dibiarkan terlalu lama dapat memicu bau tak sedap di rumah. Selain itu, apabila masih ada sisa makanan yang belum dibuang juga akan menarik cicak, semut, dan serangga lain mendekat.

“Sisa makanan yang tersisa di piring basah menjadi santapan lezat bagi bakteri, melepaskan bau asam dan rawa yang dapat memenuhi dapur lebih cepat dari yang diduga,” ucap Robin Murphy, Presiden Maid Brigade.

3. Memasak Tanpa Ventilasi

Kebiasaan selanjutnya adalah saat memasak tetapi dapur minim ventilasi. Alhasil bau masakan akan menyebar di dalam rumah. Bau tersebut akan bercampur dan di area dapur juga pasti terasa hawa panas. Kondisi ini terkadang cukup mengganggu.

Bau tersebut bisa bertambah parah apabila asap panas dari masakan memicu pertumbuhan jamur di dinding dan perabotan. Oleh karena itu, penting memiliki ventilasi di dapur untuk pertukaran udara.

“Tanpa ventilasi yang baik, bau masakan akan menempel di dinding, lemari, dan perabotan. Bisa jadi masakan hari Senin masih terasa baunya hingga hari Kamis,” jelas Murphy.

4. Membiarkan Handuk Basah

Lembap adalah faktor utama munculnya jamur. Apabila handuk tercium bau tak sedap terutama dalam kondisi basah, berarti sudah ada beberapa jamur yang tumbuh di permukaan, tetapi tak kasat mata.

Menurut Murphy, handuk basah tidak hanya menimbulkan bau tidak sedap tetapi juga bisa mengundang jamur dan bakteri. Pastikan handuk kering kembali sebelum digantung di kamar mandi.

Oleh karena itu, handuk yang sehabis digunakan baik yang basah atau kering wajib untuk digantung di area terbuka dan tersorot matahari. Cahaya matahari dapat menjadi anti bakterial bagi handuk.

5. Tidak Membuka Jendela

Rumah yang jarang membuka jendela biasanya memiliki sirkulasi udara yang buruk. Jika menjadi kebiasaan, rumah akan terasa lebih pengap, lembap, dan panas.

Lingkungan tersebut merupakan ciri-ciri tempat hidup jamur. Jendela seharusnya dibuka minimal 30 menit untuk memberikan akses keluar masuk udara.

Itulah kebiasaan yang harus dihindari agar tidak membuat rumah menjadi bau. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/dhw)



Sumber : www.detik.com

6 Benda Ini Suka Lupa Dibersihkan di Rumah Padahal Kotor Banget!


Jakarta

Banyak yang beranggapan kamar mandi adalah tempat terkotor di rumah. Nggak heran kalau penghuni akan rajin membersihkan ruangan ini. Padahal ada area lain yang juga kotor tapi suka terlewat buat dibersihkan.

Sejumlah benda di rumah sering dipegang penghuni dalam kesehariannya. Namun tampilannya tak terlihat kotor sehingga penghuni bisa lupa membersihkannya. Benda itu bisa jadi tempat bersarang bakteri, lho. Oleh karena itu, pastikan untuk rajin membersihkan setiap sudut rumah ya.

Apa saja benda yang kotor tapi sering lupa dibersihkan di rumah? Simak ulasannya berikut ini.


Benda yang Suka Lupa Dibersihkan

Inilah sederet barang yang rawan kotor karena jarang dibersihkan, dikutip dari Better Homes & Gardens.

1. Meja

Comfortable workplace with potted plantsIlustrasi meja. Foto: Getty Images/iStockphoto/mediaphotos

Meja yang jarang dibersihkan bisa menjadi sarang kuman. Kalau penghuni sering bekerja di rumah, kuman tak hanya bersarang di komputer tetapi meja juga. Meja standar dapat mengandung 400 kali lebih banyak kuman dibandingkan dudukan toilet.

2. Gagang Pintu

Ilustrasi gagang pintu rumahIlustrasi gagang pintu rumah Foto: via Pixabay

Tentunya penghuni rumah sering menyentuh gagang pintu. Bakteri yang menempel pada seseorang dapat berpindah ke gagang, lalu tersentuh oleh orang berikutnya.

3. Saklar Lampu

Ilustrasi saklar lampuIlustrasi saklar lampu Foto: Shutterstock

Selain itu, saklar lampu juga sering disentuh berkali-kali sepanjang hari. Hal ini membuat saklar penuh dengan bakteri.

4. Wastafel Dapur

wastafelwastafel Foto: Getty Images/ben-bryant

Wastafel dapur adalah salah satu area tertinggi yang terkontaminasi bakteri, seperti Salmonella dan E.coli. Sebab, tempat ini digunakan untuk mencuci sayur dan daging mentah. Lalu, banyaknya partikel makanan dan kelembapan menjadikannya tempat yang cocok buat kuman berkembang biak.

5. Spons Dapur

Spons pencuci piringSpons. Foto: Shutterstock/

Meski sering terkena sabun, spons dapur bisa jadi benda yang sangat kotor di rumah. Spons dan kain lap ditemukan mengandung sebanyak 45 miliar mikroba bakteri per centimeter. Pasalnya, spons sangat berpori sehingga rawan mengundang kuman.

6. Perlengkapan Tempat Tidur

ilustrasi ranjang/kamar tidur/sepraiilustrasi seprai Foto: Getty Images/FreshSplash

Jika penghuni tidak mengganti seprai dan sarung bantal selama seminggu, akan ada 17 ribu partikel lebih banyak bakteri pada sarung bantal daripada dudukan toilet. Pastikan untuk mencuci seprai setiap minggu dan sediakan sarung bantal ekstra untuk diganti lebih sering.

Itulah benda yang harus rajin dibersihkan karena rawan kotor di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com