Tag Archives: keindahan alamnya

Menyusuri Keindahan Curug Cilember, Ada 7 Air Terjun di Satu Lokasi


Jakarta

Curug Cilember adalah destinasi populer di Bogor. Terkenal dengan keindahan alamnya, Curug Cilember menawarkan pengalaman yang menenangkan bagi wisatawan yang mau melarikan diri dari hiruk pikuk kota.

Berada di ketinggian sekitar 800-900 mdpl, Curug Cilember menghadirkan udara yang menyegarkan. Curug ini cocok untuk wisatawan pecinta alam. Apa saja daya tarik dari Curug Cilember?

Daya Tarik Curug Cilember

Curug Cilember memiliki tujuh air terjun dengan tinggi berbeda dan air yang jernih. Selain itu, curug ini juga memiliki taman konservasi kupu-kupu.


1. Tujuh Air Terjun

Menurut laman Disbudpar Kabupaten Bogor, Curug Cilember mempunyai tujuh air terjun di satu lokasi. Air terjunnya mempunyai ketinggian yang berbeda-beda, mulai dari 15 meter hingga 50 meter. Curug kembar adalah air terjun tertinggi yang memiliki ketinggian 50 meter.

2. Airnya Jernih, Udaranya Sejuk

Air terjun-air terjun di curug ini jernih dan juga segar. Pada bagian bawah air terjun, ada kolam alami untuk berenang atau bermain air. Sementara, di sekitar curug ada hutan pinus yang rindang, sehingga suasananya begitu asri dan sejuk.

3. Taman Kupu-kupu

Selain ada tujuh air terjun beserta keindahan alamnya, ada taman kupu-kupu yang instagramable. Traveler bisa melihat kupu-kupu yang beterbangan sambil berfoto-foto.

4. Aktivitas Trekking

Untuk kamu yang suka trekking, ada aktivitas trekking dari Curug 7 ke Curug 2. Menurut laman Instagram Curug CIlember, jaraknya sekitar 1,3 km dan ditempuh dalam waktu 1,5 jam. Wisatawan yang trekking akan ditemani oleh seorang pemandu.

5. Aneka Wahana

Curug Cilember juga mempunyai aneka wahana seperti flying fox dan sepeda layang. Selain itu, ada aktivitas shooting target dan panahan.

6. Penginapan

Bagi traveler yang mau menginap, ada beberapa fasilitas penginapan. Mulai dari villa kayu 2 lantai dengan 3 kamar, villa kayu 1 lantai 2 kamar, serta villa 2 lantai dengan 1 kamar. Selain itu, ada rumah kepompong serta saung hawu dengan kasur dan sleeping bag.

Untuk menginap di villa biayanya mulai dari Rp 1.050.000/malam. Sementara untuk saung hawu dan rumah kepompong biayanya Rp 500.000/malam.

7. Camping

Jika mau lebih dekat dengan alam dan suka camping, traveler juga menyewa tenda yang sudah termasuk matras dan sleeping bag. Untuk paket campingnya harganya mulai dari Rp 180.000. Sementara, tiket campingnya Rp 35.000.

Harga Tiket Masuk Curug Cilember

Harga tiket wisatawan curug cilember untuk wisatawan domestik berbeda dengan wisatawan mancanegara. Berikut daftarnya:

Wisatawan Domestik

  • Harga tiket masuk: Rp 25.000
  • Flying fox: Rp 25.000
  • Shooting target: Rp 25.000
  • Panahan: Rp 20.000
  • Sepeda layang: Rp 25.000

Wisatawan Mancanegara

  • Harga tiket masuk: Rp 75.000
  • Flying fox: Rp 50.000
  • Shooting target: Rp 40.000
  • Panahan: Rp: 40.000
  • Sepeda layang: Rp 40.000

Parkir

  • Parkir motor: Rp 5.000
  • Parkir mobil: Rp 10.000

Lokasi Curug Cilember

Curug Cilember berlokasi di Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung. Menurut laman agen travel, jam operasionalnya mulai dari 06.00-18.00 WIB.

Itulah daya tarik, harga tiket, lokasi, dan jam operasional Curug Cilember. Tertarik untuk mengunjungi destinasi ini? Jangan lupa update informasi terbaru terkait Curug Cilember sebelum berkunjung ya.

(elk/row)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Jogja Rasa Bandung di Kafe Rumah Rasa Kaliurang



Yogyakarta

Rumah Rasa Kaliurang adalah kafe estetik yang menawarkan pengalaman unik seolah memasuki negeri dongeng. Dengan vibes penuh taman bunga dan dominasi warna krem, kafe ini menjadi destinasi favorit bagi banyak orang.

Pengunjung seolah diajak mengingat kenangan pulang ke rumah nenek yang bikin betah. Jauh dari jalan raya, tentu ketenangan yang membawa damai dapat traveler temui di sini.

Ahmad, barista di Rumah Rasa, berbagi cerita tentang pesona kafe yang dimiliki oleh Ika, seorang pengusaha dari Yogyakarta.


Suasana dan Lokasi

Rumah Rasa Kaliurang berlokasi di Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Terletak di sekitar area Karang Pramuka Kaliurang, kafe ini bukan berada di pinggir jalan besar, tetapi sedikit masuk ke dalam, menjadikannya sebuah hidden gem yang patut dicari.

“Jalan menuju ke sini sudah mulus dan aksesnya mudah, walaupun agak meliuk liuk jalannya,” kata Ahmad.

Dari tempat duduk di kafe, pengunjung dapat menikmati latar belakang hutan-hutan penuh pepohonan hijau yang menambah kesan sejuk dan alami.

Konsep dan Desain

Konsep kafe ini homey, layaknya di kebun teras rumah sendiri. Kafe ini dikelilingi oleh banyak tanaman rimbun, namun tetap terpapar cahaya matahari yang cukup, menciptakan suasana yang nyaman dan menenangkan.

“Orang sering menyebut suasananya ‘vibes Bandung banget’,” ungkap Ahmad.

Di tembok kafe, terdapat tulisan yang berbunyi, “Aku adalah warna, kamu adalah kata, kita adalah rasa,” yang menambah keunikan dan keindahan tempat ini.

Berkunjung kemari jangan lupakan untuk berfoto di setiap sudutnya yang estetik

Fasilitas Lengkap

Rumah Rasa Kaliurang menyediakan berbagai fasilitas lengkap seperti WiFi, toilet, mushola, rumah pohon, area outdoor dan indoor, serta parkir mobil dan motor. Dengan suasana yang mengingatkan pada kunjungan ke rumah nenek saat liburan, tempat ini benar-benar adem dan bikin betah.

“Kafe ini cocok untuk work from cafe, nongkrong, atau berkumpul bersama keluarga,” jelas Ahmad.

Menu dan Spesialisasi

Menu di Rumah Rasa didominasi oleh Western food, dengan andalan utama pizza. Ahmad menyebut Pizza lah yang paling dipesan oleh pengunjung. Keunikan lainnya adalah produksi keju sendiri bernama Keju Montkaas yang bisa dibeli untuk dibawa pulang

“Susunya kami ambil dari peternak sekitar,” tambahnya.

Meskipun harga makanan di sini sedikit tidak ramah kantong pelajar, pengalaman yang dirasakan akan luar biasa, dengan setiap sudut yang estetik dan cocok untuk berfoto.

Kanestayi Villa

Selain kafe, Rumah Rasa juga memiliki villa khusus untuk staycation bernama Kanestayi Villa, yang berarsitektur gaya peninggalan zaman Belanda. Villa ini menawarkan pengalaman menginap yang unik seperti di rumah.

Lokasi villanya tepat di samping kafe membuatnya menjadi pilihan yang tepat bagi pengunjung yang ingin menghabiskan lebih banyak waktu di lingkungan yang tenang dan indah.

Jam Operasional dan Pengalaman Pengunjung

Kafe ini buka dari Rabu hingga Sabtu pukul 09.30-19.30, dan pada hari Selasa dari pukul 14.00-19.30. Pengunjung yang datang biasanya untuk nongkrong atau bersama keluarga, dan saat long weekend atau liburan, kafe ini seringkali sampai close order karena penuh.

“Kami tutup pada Minggu dan Senin,” jelas Ahmad.

Dengan keindahan alamnya, suasana yang nyaman, dan berbagai fasilitas yang ditawarkan, Rumah Rasa Kaliurang benar-benar menghadirkan pengalaman seolah berada di negeri dongeng.

“Kami ingin pengunjung merasa seperti di rumah sendiri, tapi dengan sentuhan magis dari alam,” kata Ahmad.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Wisata Curug Walet, Surga Alam Tersembunyi di Kaki Gunung Salak


Jakarta

Curug Walet adalah salah satu destinasi wisata alam di kawasan Bogor dengan udara sejuk dan asri.
Keindahan alam tersembunyi tempat ini berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Tempat ini menawarkan pengalaman dan sensasi healing, untuk beristirahat sejenak dari rutinitas sehari-hari. Curug Walet bisa jadi destinasi yang wajib dikunjungi, apalagi buat kamu yang suka menikmati keindahan dan berpetualang di alam.

Aktivitas Menarik di Curug Walet

Berbagai aktivitas menarik dan seru bisa kalian lakukan di Curug Walet. Mulai dari menikmati pemandangan air terjun, bermain air, hingga trekking.


1. Trekking Curug Walet

Lokasi Curug Walet sangat cocok dijadikan tempat trekking. Setelah sampai di lokasi, pengunjung harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.

Untuk menuju ke air terjun Curug Walet, pengunjung akan berjalan melewati jalan berbatu dan cukup licin terutama jika setelah hujan. Jadi disarankan untuk memakai sepatu gunung dan selalu berhati-hati.

Jalannya cukup ekstrem, cukup sempit, dan bahkan sering kali akan menemui jurang di kanan kirinya.

Oiya, sebelum mencapai Curug Walet, kita juga akan melewati Curug Payung. Walaupun, air terjunnya tidak terlalu besar namun masih tetap indah.

Dari Curug Payung perjalanan masih berlanjut, dengan jalur yang makin ekstrem karena wisatawan perlu melewati sisi tebing. Perjalanan trekking ke air terjun Curug Walet kurang lebih membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Dilihat dari salah satu situs trip tour, harga trekking ke Curug Walet berkisar Rp 300-400 ribu per pax.

Biaya tersebut merupakan estimasi biaya open trip ke Curug Walet dari Jakarta.
Harga tersebut sudah termasuk:

  • Transport PP Hiace
  • Tiket masuk Gunung.Halimun Salak
  • Tiket masuk Curug Walet
  • Local guide
  • Tour leader dari Jakarta

Paket tidak termasuk:

  • Makan
  • Obat-obatan pribadi
  • Pengeluaran keperluan pribadi selama perjalanan
  • Penambahan dan atraksi wisata di luar program
  • Tipping tour leader dan driver

2. Menikmati Keindahan Alam di sekitar Curug Walet

Selama di perjalanan sebelum memasuki hutan, jalur kamu juga bisa melihat hamparan sawah di kanan kiri. Pengunjung akan ditawari pemandangan alam, dengan hutan yang asri selama melakukan perjalanan untuk menuju air terjunnya.

3. Bermain Air di Air Terjun

Curug Walet memiliki air jernih berwarna kehijauan karena berasal dari mata air Gunung Salak. Jika tercampur tanah dan hujan, biasanya air berwarna cokelat.

Dikutip dari salah satu situs travel, Air terjun di Curug Walet terdiri dari tiga tingkatan. Air terjun yang paling tinggi ada di area atas. Untuk menuju ke sana, disediakan akses berupa tangga. Jangan lupa mengabadikan momen di Curug Walet dengan berfoto-foto ria.

Alamat Curug Walet

Curug Walet berlokasi di Desa Ciasihan, Pamijahan, Bogor, Jawa Barat. Dari pusat kota Bogor ke sini, jaraknya sekitar 38 km dan memerlukan waktu kurang lebih 2 jam.

Harga Tiket Curug Walet 2024

Tiket masuk ke Curug Walet berkisar Rp 20.000. DItambah biaya untuk parkir motor Rp 5.000 dan untuk mobil Rp 10.000.

Itu tadi informasi seputar wisata Curug Walet di Bogor. Keindahan alamnya yang masih alami, mungkin bisa memberikan kamu kesan liburan yang tak terlupakan.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Hidden Gem di Sikka, Air Panas Blidit yang Tersembunyi



Sikka

Akhir pekan, saatnya bertualang. Di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), ada wisata mata air panas Blidit yang tersembunyi. Hidden gem nih!

Air Panas Blidit terletak di perbatasan Desa Waigete dan Hutan Lindung Egon. Onjek wisata Air Panas Blidit menawarkan pengalaman berendam di air yang jernih dan bersih tanpa sampah serta suasana alam yang asri dan menenangkan.

Perjalanan menuju Air Panas Blidit memakan waktu sekitar 30 hingga 40 menit dari Maumere, dengan jarak sekitar 30 kilometer. Pengunjung dapat memulai perjalanan dari Jalan Trans Flores Maumere-Larantuka.


Setibanya di persimpangan Desa Egon, terdapat papan penunjuk arah menuju Air Panas Blidit. Ikuti petunjuk jalan tersebut hingga mencapai area pedesaan, di mana pengunjung akan melintasi jalan beraspal sepanjang tujuh kilometer sebelum tiba di area parkir.

Dari tempat parkir, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh dua kilometer (km) melewati Hutan Lindung Egon. Jalur ini menawarkan pengalaman unik dengan pemandangan pohon-pohon tinggi dan hijau, memberikan kesan seperti berjalan di dalam lukisan alam yang menakjubkan.

Namun, pengunjung perlu berhati-hati karena medan yang dilalui cukup menantang. Sesampainya di lokasi, pengunjung dapat menikmati air hangat dengan suhu yang pas untuk tubuh.

Selain memberikan kenyamanan, air panas di sini dipercaya oleh masyarakat setempat mampu membantu menyembuhkan berbagai penyakit kulit, seperti eksim dan gatal-gatal. Tidak heran, destinasi ini lebih sering dikunjungi oleh warga lokal dan belum terlalu dikenal oleh wisatawan luar.

Bagi traveler yang ingin merasakan sensasi alami berendam di air panas di tengah hutan, Blidit adalah pilihan yang tepat. Terlebih, berkunjung ke sana tanpa dipungut biaya. Pastikan untuk menjaga kebersihan dan berhati-hati selama perjalanan agar keindahan alamnya tetap terjaga.

——-

Artikel ini telah naik di detikBali.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Nikmati Segarnya Udara Pulau Giliyang dan Menginap di Homestay Kayu



Jakarta

Pulau Giliyang, yang terletak di Kabupaten Sumenep, Madura, menjadi salah satu destinasi wisata favorit berkat keindahan alamnya yang masih alami serta udara segar yang luar biasa. Apalagi, pulau ini terkenal sebagai ‘Pulau Oksigen’ karena memiliki kadar oksigen tertinggi kedua di dunia setelah Yordania.

Bupati Sumenep 2021-2024 Ahmad Fauzi pun mengajak wisatawan untuk mengunjungi Pulau Giliyang. Ia mengatakan Pulau Giliyang menyuguhkan kedamaian dan keindahan alam. Selain itu di sana juga sudah memiliki fasilitas menginap yang memadai.

“Jika Anda mencari tempat liburan yang menawarkan kedamaian, keindahan alam, serta penginapan yang nyaman, Pulau Giliyang adalah pilihan yang sempurna,” ujar Achmad Fauzi Wongsojudo dalam keterangan tertulis, Minggu (1/12/2024).


Hal itu menjadikannya sebagai tempat ideal untuk melepas penat dan menikmati udara bersih yang jauh dari hiruk-pikuk kota. Selain menawarkan keindahan alam yang memikat, Pulau Giliyang juga menawarkan pengalaman menginap menarik. Para wisatawan dapat menginap di homestay berbentuk rumah panggung kayu yang khas.

Keunggulan homestay ini adalah suguhan pemandangan laut yang memukau beserta kenyamanan layaknya hotel bintang tiga. Bagian interiornya bersih dan nyaman, ditambah dengan pelayanan ramah dari penduduk setempat membuat pengalaman menginap menjadi tak terlupakan.

Para pengunjung juga bisa menikmati berbagai fasilitas homestay yang lengkap mulai dari kamar tidur springbed, kamar mandi dalam, AC, hingga ruang tamu yang cocok untuk bersantai.

Selain menikmati kenyamanan penginapan, ada beragam kegiatan menarik yang bisa dilakukan di Pulau Giliyang. Para wisatawan dapat berkeliling pulau yang memiliki luas 9,15 km², menjelajahi objek wisata menarik seperti Batu Canggah, Gua Mahakarya, dan Pantai Ropet, atau berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal yang sangat ramah.

Bahkan, wisatawan bisa berkeliling dengan kendaraan listrik atau berjalan kaki untuk menikmati keindahan pulau sambil merasakan suasana tenang dan udara segar yang khas. Pasalnya, berkunjung ke Pulau Giliyang bukan hanya soal menikmati oksigen murni yang melimpah. Akan tetapi juga merasakan kedamaian alam asri.

Dengan tarif yang terjangkau, para wisatawan bisa mendapatkan pengalaman menginap di homestay serasa hotel bintang tiga tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.

(prf/ega)



Sumber : travel.detik.com