Tag Archives: kekurangan

Syarat Ambil Rumah Subsidi, Kenali Kelebihan dan Kekurangannya



Jakarta

Dalam upaya mewujudkan impian punya hunian, banyak orang yang mulai melirik program rumah subsidi. Rumah subsidi adalah program dari pemerintah dalam penyediaan hunian layak dan siap huni.

Tujuannya untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) agar bisa memiliki rumah layak huni dengan cicilan yang terjangkau. Pembelian rumah subsidi dilakukan dengan KPR (Kredit Pemilikan Rumah).

Sebelum mengajukannya, penting bagi kita memahami syarat ambil rumah subsidi yang ditetapkan pemerintah.


Syarat Ambil Rumah Subsidi

Dilansir dari laman Sahabat Pegadaian berikut merupakan syarat KPR rumah subsidi secara umum:

Kewarganegaraan dan Usia

Program rumah subsidi difokuskan untuk WNI yang berusia di bawah batasan tertentu, yakni WNI minimal usia 21 tahun atau sudah menikah. Oleh karena itu, pendaftar perlu membuktikan status kewarganegaraan mereka.

Dilansir laman Bank CIMB Niaga, sedangkan usia maksimal yaitu 55 tahun bagi karyawan, atau berusia 65 tahun bagi wiraswasta ketika cicilan lunas.

Batasan Penghasilan

Syarat beli rumah subsidi selanjutnya yaitu punya penghasilan sesuai batasan tertentu. batasan yang dimaksud bisa berbeda-beda, tergantung program subsidi dan wilayah.

Supaya bisa mengajukan KPR rumah subsidi, pendaftar harus memiliki penghasilan di bawah batasan yang ditetapkan.

Belum Memiliki Rumah

Program rumah subsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang belum memiliki hunian sendiri. Makannya, calon pembeli tidak boleh memiliki rumah terlebih dahulu secara pribadi maupun milik pasangan.

Tujuannya agar program pemerintah ini bisa tepat sasaran (diterima oleh yang membutuhkan).

Dokumen Pendukung

Pengambilan rumah subsidi perlu menyertakan syarat dokumen. Berikut merupakan dokumen syarat rumah subsidi:

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Rekening bank.
  • Slip gaji.
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  • Surat lainnya yang diperlukan untuk verifikasi lembaga terkait.

Aktif Bekerja

Pengajuan KPR rumah subsidi ditujukan bagi masyarakat yang memiliki pekerjaan stabil. Hal tersebut dibuktikan dengan surat keterangan kerja ataupun bukti penghasilan.

Karena pendaftar yang aktif bekerja dan berpenghasilan akan bisa memenuhi pembayaran cicilan KPR sesuai ketentuan.

Kelebihan Rumah Subsidi

  • Uang muka (DP) rendah yakni hanya 1% dari total harga jual.
  • Cicilan kredit yang cenderung terjangkau.
  • Suku bunga tetap sebesar 5%.
  • Tenor panjang sampai 20 tahun.
  • Bebas Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
  • Nilai properti yang cenderung meningkat.
  • Hak konsumen dilindungi oleh kebijakan pemerintah.

Kekurangan Rumah Subsidi

  • Lokasinya cenderung jauh dari pusat kota.
  • Ukuran rumahnya dibatasi.
  • Penjualan kembali properti dibatasi.
  • Kualitas bangunan cenderung kurang baik.

(khq/fds)



Sumber : www.detik.com

5 Pilihan Dinding yang Tepat untuk Kamar Mandi di Rumah


Jakarta

Dinding kamar mandi sering kali basah dan lembap, tidak seperti dinding di bagian rumah yang lebih kering. Memilih dinding yang tepat untuk kamar mandi yang tahan lembap perlu dilakukan.

Ada baiknya mengetahui jenis cat atau wallpaper mana yang terbaik untuk lingkungan dengan kelembapan tinggi. Namun, masih memiliki desain yang menarik untuk kamar mandi kamu.

Melansir The Spruce, Kamis (26/09/2024), beberapa pilihan jenis permukaan dinding kamar mandi yang bisa kamu jadikan rekomendasi.


Wallpaper Vinyl

Bathtub in the modern interiorIlustrasi wallpaper di kamar mandi Foto: Getty Images/asbe

Jenis ini dianggap fungsional, kedap air, dan merupakan salah satu pilihan terbaik untuk dinding kamar mandi. Pelapis dinding berbahan kertas akan rusak di lingkungan yang lembap. Wallpaper vinyl modern telah berevolusi untuk menawarkan gaya, pola, dan warna.

Namun, wallpaper ini memiliki kekurangan. Wallpaper ini kurang lengket dibandingkan wallpaper permanen dan tidak akan menempel pada permukaan yang tidak mengkilap, datar, atau kasar.

Cat Kamar Mandi

Clean green bathroom interior with appliances and decorative pot tree. Design and real estate concept. 3D RenderingIlustrasi kamar mandi dengan cat warna hijau Foto: Getty Images/iStockphoto/peshkov

Cat kamar mandi diformulasikan khusus untuk ruangan dengan tingkat kelembapan tinggi. Cat premium ini mengandung aditif pembunuh jamur dan tersedia dalam berbagai warna untuk kamar mandi.

Ubin Keramik

tren desain kamar mandi 2024/MARTY BALDWIN via Homes and GardensIlustrasi kamar mandi dengan ubin keramik Foto: MARTY BALDWIN via Homes and Gardens

Ubin keramik merupakan pilihan klasik untuk dinding kamar mandi. Jika dipasang dan dirawat dengan benar, kelembapan tidak akan menjadi masalah. Kamu dapat memilih nat warna untuk menambah gaya pada ubin.

Seringkali kamar mandi memiliki dinding yang sebagian di ubin dan tingginya sekitar 36 inci dari lantai.

Papan Beadboard

Serene bathroomBeadboard di kamar mandi Foto: Getty Images/jsnover

Papan beadboard biasanya memberikan perlindungan sebagian untuk separuh bagian bawah dinding kamar mandi. Cat semi kilap atau mengkilap untuk melindungi papan dari kerusakan akibat kelembapan.

Untuk pemasangan yang lebih mudah, pertimbangkan panel beadboard yang panjangnya delapan kaki dan tingginya empat kaki. Jika dipasang memanjang, papan yang lebih panjang akan cepat menempel dengan lem konstruksi dan paku akhir.

Ubin

Inspirasi kamar mandi mediteraniaIlustrasi kamar mandi dengan dinding ubin atau tileboard Foto: O Deco Studio via Back Splash

Ubin atau tileboard tampak seperti ubin keramik. Jenis ini hadir dalam panel berformat besar yang memungkinkan kamu memasang penutup dinding seluas 32 kaki persegi yang tampak seperti ubin hanya dalam beberapa menit.

Ubin yang baik terlihat mirip dengan ubin keramik asli dan permukaannya dilapisi, sehingga dapat menahan kelembapan.

(abr/dna)



Sumber : www.detik.com

Kelebihan dan Kekurangan Tinggal di Rumah Saat Renovasi



Jakarta

Ketika mempertimbangkan renovasi rumah, seringkali menimbulkan pertanyaan tentang lebih baik pindah atau tidak. Keputusan ini tak cuma masalah kenyamanan, melainkan memengaruhi kehidupan sehari-hari, keuangan, serta pengalaman renovasi secara keseluruhan.

Berikut merupakan pembahasan jika kamu perlu pindah dari rumah, namun hak itu tidak selalu diharuskan. Simak kelebihan serta kekurangan berikut ini tentang tetap tinggal di rumah selama proses renovasi.

Kelebihan

Menghemat Biaya

Melansir The Renovation Company, pada Jumat (1/11/2024), tentu, keuntungan utama untuk tetap tinggal selama rumah sedang direnovasi akan menghemat pengeluaran kamu. Dengan kamu tinggal di rumah, kamu tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menyewa rumah, yang akan menghemat waktu kamu, terlebih di pasar sewa yang gila.


Mengetahui Perbedaan pada Rumah

Sebagian pemilik rumah senang jika berada di sana, menyaksikan dan menonton perubahan demi perubahan yang terjadi pada rumah mereka secara langsung. Tentu hal ini membuat puas bagi sang pemilik, melihat dinding kamar mandi baru dibangun, atau melihat karpet yang tidak kamu sukai dicopot.

Rasanya seperti melakukan streaming secara langsung pada acara besar, menyaksikan proses renovasi ini bisa sangat menyenangkan.

Kekurangan

Debu Beterbangan

Jika kamu tidak menyukai debu, tinggal di rumah ketika proses renovasi berlangsung mungkin bukan ide yang baik, debu adalah hal yang tidak terpisahkan dari renovasi. Dan, kamu mungkin merasa tidak bisa menghindarinya sampai proses renovasi selesai.

Privasi Terganggu

Jika kamu tinggal di rumah yang sedang direnovasi mungkin merasa selalu ada orang asing di tempat kamu. Dan, mungkin hal itu akan membatasi kebiasaan kamu seperti menghabiskan waktu di pagi hari dengan menggunakan piyama.

Rumah Terasa Kecil

Tujuan akhir dari proses renovasi rumah adalah membuat rumah kita menjadi lebih besar. Namun dalam prosesnya, semuanya akan terasa jauh lebih kecil. Pada dasarnya kamu tinggal di lokasi kerja dengan orang tambahan, perlengkapan perkakas bangunan, serta kebisingan dari proses renovasi Akan tetapi, tempat itu akan menjadi terasa lebih luas ketika renovasi sudah selesai dikerjakan

Alternatif Tempat Tinggal Selama Renovasi

Tinggal di hunian sementara selama proses renovasi berlangsung bisa menjadi pilihan agar tetap nyaman. Dengan menginap di tempat lain, pekerjaan renovasi bisa semakin cepat selesai. Tinggal di lokasi konstruksi pula sangat tidak disarankan karena tidak nyaman dan tidak baik bagi kesehatan.

Menginap di Rumah Teman atau Keluarga

Jika rumah kamu sedang dalam proses renovasi, dan kamu sedang mencari tempat tinggal selama renovasi rumah. Terkadang, tempat terbaik untuk ditinggali adalah di tempat keluarga atau kerabat terdekat kamu.

Tinggal bersama orang-orang tercinta dapat memberikan dukungan emosional selama masa renovasi berlangsung. Meskipun menginap di rumah sepupu kedengarannya menyenangkan, kamu mungkin harus mempertimbangkan beberapa hal, mulai dari waktu berapa lamanya kamu tinggal, jarak antara rumah kamu dan sepupu, dan lainnya.

Sewa Sementara

Jika kamu menyukai keheningan dan kesendirian, menyewa adalah langkah yang tepat. Dari apartemen mewah untuk jiwa urban hingga rumah liburan yang nyaman untuk mencari kedamaian, dan pilihan lainnya.

Namun memilih hunian sewa yang tepat memerlukan pertimbangan yang matang, apartemen jangka pendek dapat menawarkan semua fasilitas, tapi mungkin harganya sedikit lebih tinggi sedangkan rumah menyediakan ruang, tapi mungkin memerlukan lebih banyak perawatan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Tips Dasar Renovasi Dapur yang Wajib Diketahui



Jakarta

Renovasi dapur adalah proyek yang dapat meningkatkan fungsi dan estetika ruang memasak kamu. Namun proyek ini harus dilakukan dengan persiapan yang matang agar tak menyesali hasilnya.

Dengan perencanaan yang tepat dan langkah-langkah yang sistematis, kamu dapat menciptakan dapur impian yang tidak hanya nyaman, tetapi juga efisien.

Menilai Kebutuhan dan Keinginan

Melansir The Spruce, pada (13/11/2024), banyak proyek renovasi dapur berakhir dengan kekecewaan bagi pemilik rumah, atau bahkan membuat mereka terkejut dengan biayanya. Hanya karena mereka tidak meluangkan waktu yang cukup untuk mengidentifikasi apa yang mereka inginkan dan berapa banyak yang dapat mereka belanjakan.


Kebutuhan vs Keinginan

Mulailah dengan mempertanyakan masalah-masalah yang sering kamu hadapi dengan dapur kamu saat ini. Apakah ruangnya terlalu sempit untuk memasak dengan efektif? Apakah kamu kekurangan area untuk makan? Atau apakah dapur kamu hanya membuat kamu merasa tidak nyaman karena tampilannya yang sangat ketinggalan zaman dan tidak menarik?

Buatlah daftar prioritas yang mencakup hal-hal yang kamu inginkan di dapur baru kamu, dan urutkan berdasarkan tingkat kepentingannya. Sangat berguna untuk membedakan antara elemen yang benar-benar kamu butuhkan dan yang sekadar kamu inginkan.

Pemeriksaan Realitas Model

Pada tahapan awal perencanaan, kamu harus menghadapi dua aspek utama proyek renovasi dapur, yakni logistik pekerjaan sendiri dan biaya yang terkait.

Jika kamu memutuskan untuk bekerja sama dengan subkontraktor yang dikelola kontraktor umum, rumah kamu akan dijejalkan oleh orang-orang asing yang akan menciptakan kekacauan dan keributan selama beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan.

Sebaliknya, jika kamu berniat melakukan renovasi sendiri, waktu henti di dapur pasti akan lebih lama. Pastikan kamu punya cukup waktu dan keterampilan DIY untuk menyelesaikan proyek tersebut.

Kompromi Dengan Tenaga Ahli

Jika kamu ingin berkreasi, kamu bisa mempertimbangkan untuk menggunakan lemari bekas dan bahan lain untuk menciptakan tampilan dapur antik yang unik dan terjangkau.

Sejak awal perencanaan, penting untuk mengadopsi pola pikir yang terbuka terhadap cara-cara mengurangi biaya dalam proyek renovasi dapur kamu.

Salah satu metode yang paling mudah namun juga paling mahal untuk merenovasi dapur adalah dengan menyerahkan sebagian besar perencanaan, desain, dan pengelolaan kepada kontraktor umum.

Namun, menggunakan jasa kontraktor dapat menguras anggaran kamu, dan kamu bisa menghemat banyak uang jika bersedia menjadi kontraktor untuk diri sendiri dengan mempekerjakan serta mengawasi subkontraktor individu untuk pekerjaan langsung.

Penghematan biaya akan semakin meningkat jika kamu dapat menangani beberapa tugas sendiri. Siapkan diri kamu untuk berkompromi mengenai bahan-bahan di dapur baru kamu.

Meskipun mudah untuk terpesona oleh lemari dapur kustom dan ubin lantai marmer, kamu akan menemukan bahwa ada pilihan lemari standar dengan pelapis kayu keras dan ubin lantai porselen yang diproduksi secara massal yang juga terlihat sangat baik.

Pertimbangkan apakah kompor gas kelas restoran benar-benar diperlukan, atau apakah kompor berkualitas baik untuk konsumen sudah cukup memadai.

Perencanaan Dapur dan Desain

Dengan pandangan realistis tentang apa yang kamu perlukan di dapur baru dan mentalitas fleksibel, kamu dapat memulai proses reflektif dan menyempurnakan rancangan konkret yang dapat direalisasikan untuk dapur baru kamu.

Rencana Dapur Dasar

Meskipun kamu memiliki berbagai pilihan, sebaiknya pertimbangkan salah satu dari lima rencana desain dapur klasik yang mewakili model alur kerja segitiga dapur yaitu, desain satu dinding, desain koridor, desain bentuk L, desain L ganda, dan desain bentuk U.

Karena salah satu dari rencana ini kemungkinan besar akan menjadi pilihan yang logis untuk dapur baru kamu. Dari situ, kamu dapat menggunakan berbagai sumber daya seperti perangkat lunak desain dapur gratis.

Paket desain fisik dengan potongan karton untuk visualisasi ruang, desainer dapur yang menawarkan layanan gratis atau berbayar, serta kontraktor umum yang dapat memberikan saran dan sketsa rencana sebagai bagian dari proposal mereka untuk membantu mengembangkan gambar rencana dan cetak biru yang konkret.

Sewa Profesional atau Lakukan Sendiri

Setelah menentukan tata letak dapur dan mengembangkan gambar, saatnya membuat keputusan penting tentang siapa yang akan kamu pekerjakan untuk mewujudkan ide-ide tersebut, dengan tiga pilihan utama yaitu menyewa kontraktor umum atau GC yang dapat berkisar dari perusahaan kecil hingga besar.

Di mana GC kecil biasanya memiliki biaya overhead lebih rendah dan tidak mengenakan komisi atau melakukan semua pekerjaan sendiri.

Jika kamu adalah seorang DIYer berpengalaman dengan cukup waktu atau mempekerjakan subkontraktor sendiri dengan bertindak sebagai GC untuk menghemat biaya, meskipun ini memerlukan usaha ekstra dalam mengelola alur kerja dan pengawasan.

Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

Ketika kamu sudah siap untuk menyewa kontraktor umum atau memulai pekerjaan sendiri, saatnya untuk mengajukan izin. Izin ini perlu diperoleh dari berbagai lembaga, termasuk izin listrik, perpipaan, dan bangunan yang biasanya dikelola oleh kota atau daerah kamu.

Selain itu, perusahaan air mungkin juga perlu memberikan izin untuk pekerjaan yang berkaitan dengan pasokan air dan drainase.

Jika kontraktor umum yang menangani renovasi, mereka akan mengurus semua izin yang diperlukan. Namun, jika kamu melakukannya sendiri, langkah pertama adalah menghubungi lembaga perizinan setempat.

Rencanakan Dapur Pengganti

Siapkan rencana darurat untuk makanan selama dapur kamu tidak berfungsi. Dalam beberapa proyek renovasi dapur, pipa ledeng dan peralatan mungkin masih dapat digunakan pada beberapa bagian proyek.

Namun, lebih sering, kompor, wastafel, dan peralatan lainnya akan terputus dan tidak dapat digunakan setidaknya untuk sementara waktu, bahkan bisa sampai beberapa minggu.

Rencanakan untuk hidup tanpa dapur selama beberapa minggu. Kamu mungkin bisa bertahan dengan memindahkan beberapa peralatan ke ruang lain dan menyiapkan dapur sementara.

Ruang rekreasi atau bar rumah yang dilengkapi dengan wastafel bisa berfungsi sebagai area memasak dan makan selama periode ini.

Jika kamu memasak beberapa makanan sebelumnya dan menyimpannya di dalam freezer, kamu hanya perlu oven microwave untuk memanaskannya kembali.

Ini juga bisa menjadi kesempatan bagi kamu untuk makan lebih banyak di restoran atau bergabung dengan teman dan keluarga yang bersedia mengundang kamu ke rumah mereka, mungkin mereka akan menawarkan undangan jika kamu bersedia memasak untuk mereka.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Rumah Kosong Lebih Untung Dijual atau Disewakan? Ini Jawabannya!



Jakarta

Selain rumah siap huni, pasti kamu pernah melihat rumah kosong yang tidak lagi ditempati oleh pemiliknya. Rumah ini biasanya tampilannya berantakan, banyak semak belukar, kosong, dan apabila sudah belasan tahun ditinggal akan menunjukkan kerusakan pada bagian fasad dan jendela.

Banyak faktor yang menyebabkan rumah tersebut kosong. Bisa karena lokasinya yang jauh dari tempat kerja, anak-anaknya sudah keluar dari rumah itu dan orangtuanya meninggal, rumah warisan tetapi tidak ada yang bisa merawat rumah itu lagi, dan alasan lainnya.

Rumah kosong yang ditemui di Indonesia tidak melihat besar atau kecil. Nilai rumah berapa pun apabila pemiliknya tidak dapat merawatnya, rumah tersebut berpotensi menjadi rumah kosong.


Sebenarnya, rumah tersebut bisa lho kamu manfaatkan sebagai sumber cuan seperti disewa atau langsung dijual. Sebagai pertimbangan mana yang lebih baik, simak penjelasan berikut.

Rumah Kosong Lebih Untung Dijual atau Disewakan?

Menurut Director of Ray White Indonesia Erwin Karya cara pengelolaan rumah kosong itu tergantung dengan kebutuhan pemiliknya. Bila kamu sedang membutuhkan uang secepatnya, sebaiknya kamu menjual rumah kosong. Sebaliknya, apabila kamu sedang tidak ada keperluan uang yang mendesak, kamu bisa memanfaatkan rumah tersebut sebagai rumah sewa.

“Apabila tidak ada kebutuhan dana dalam jumlah besar, sebaiknya disewakan saja untuk mendapatkan yield atau imbal hasil yang dapat menjadi passive income bagi pemilik rumahnya” jelas Erwin kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

Vice President Xavier Marks Home Nina Kuntjoro menambahkan, bahwa menjual rumah kosong jauh lebih menguntungkan daripada disewakan.

“Memang kalau yang menguntungkan itu kan kalau seandainya dia itu beli rumah sudah lama, misalkan rumah yang dia beli itu dari tahun 80, berarti nilai investasi dari rumah itu udah naik kan. Itu lebih menguntungkan. Tapi kalau misalkan dia beli baru mungkin 1~2 tahun lalu, mungkin kalau dijual nilainya belum begitu terasa,” terang Nina.

“Sekarang juga sudah banyak orang yang beli rumah utuh yang bagus dan tidak ada kekurangan, lalu rumah itu disewakan. Ya itu juga bisa jadi pilihan” lanjutnya.

Keuntungan dan Kerugian Menjual atau Menyewakan Rumah Kosong

Sama seperti yang dijelaskan sebelumnya, apabila kamu menjual rumah kosong, keuntungan yang didapat jauh lebih besar dan cepat. Sementara itu, keuntungan menyewakan rumah kosong, kamu akan memiliki pendapatan pasif dari hasil penyewaan tersebut.

Namun, kerugiannya apabila rumah tersebut disewakan, kamu perlu merenovasi bagian rumah yang rusak agar layak dihuni. Kemudian, baru kamu bisa menyewakan. Kamu juga akan dikenakan biaya perawatan rumah tersebut.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Jual Rumah vs Sewa Rumah, Lebih Untung yang Mana?



Jakarta

Rumah adalah salah satu aset properti yang nilainya cukup besar apabila berhasil dikelola. Namun, beberapa orang bingung lebih menguntungkan mana menjual rumah atau menyewakan rumah?

Sebelum memilih salah satu di antara keduanya, kamu perlu mempertimbangkan dengan matang. Sebab, keuntungan yang dihasilkan dapat berbeda dan kesiapan dari pemiliknya juga perlu dipertimbangkan. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa hal yang harus dipikirkan sebelum memilih menjual atau menyewakan rumah.

Lebih Baik Menjual atau Menyewakan Rumah?

Menurut Director of Ray White Indonesia Erwin Karya cara pengelolaan aset properti adalah dengan menyesuaikan dengan kebutuhan pemiliknya. Apakah pemilik rumah tersebut sedang butuh uang cepat atau sekadar ingin rumah tersebut ditempati dan diurus oleh orang lain.


Apabila keadaannya tengah butuh uang cepat, lebih baik menjual rumah tersebut. Apabila keperluannya hanya ingin rumahnya dapat ditempati kembali dan dirawat, bisa membuat opsi penyewaan rumah atau kos-kosan jika memungkinkan.

“Apabila tidak ada kebutuhan dana dalam jumlah besar, sebaiknya disewakan saja untuk mendapatkan yield atau imbal hasil yang dapat menjadi passive income bagi pemilik rumahnya” kata Erwin kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

Vice President Xavier Marks Home Nina Kuntjoro menambahkan proses menjual rumah biasanya membutuhkan waktu lama daripada menyewakan rumah. Namun, jumlah uang yang diterima tentu berbeda. Menjual rumah bisa jauh lebih cepat apabila lokasinya strategis, kondisi rumah ideal, dan harganya yang terjangkau.

“Memang kalau yang menguntungkan itu kan kalau seandainya dia itu beli rumah sudah lama, misalkan rumah yang dia beli itu dari tahun 80, berarti nilai investasi dari rumah itu udah naik kan. Itu lebih menguntungkan. Tapi kalau misalkan dia beli baru mungkin 1-2 tahun lalu, mungkin kalau dijual nilainya belum terasa sekali,” ujar Nina.

“Sekarang juga sudah banyak orang yang beli rumah utuh yang bagus dan tidak ada kekurangan, lalu rumah itu disewakan. Ya itu juga bisa jadi pilihan,” tambahnya.

Kemudian, dengan menjual rumah, pemilik sebelumnya tidak perlu memikirkan biaya perawatan bangunan lagi karena sudah menjadi kewajiban pemilik berikutnya. Hal ini berbeda apabila disewakan, setiap bulan pemilik tetap harus memantau kondisi rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Pilih Garasi atau Carport? Ini Perbandingan Lengkap Biaya & Keuntungannya


Jakarta

Memiliki garasi maupun carport diperlukan agar kendaraan bermotor yang dimiliki pemilik rumah tidak diparkir sembarangan. Apabila diparkir sembarangan tentunya bisa mengganggu pengguna jalannya.

Sejumlah pemerintah daerah bahkan mewajibkan pemilik kendaraan bermotor, seperti mobil dan motor, untuk memiliki garasi. Tujuannya mencegah terganggunya fungsi jalan.

Nah, untuk menyimpan kendaraan bermotor agar tetap aman sebenarnya bisa di garasi atau carport. Keduanya terkadang dianggap sama oleh masyarakat padahal ada perbedaannya lho.


Berikut ini informasi perbedaan, kelebihan serta kekuarangan dari garasi dan carport.

Garasi

Membangun perusahaan tak harus selalu di gedung-gedung bertingkat, bahkan bisa dilakukan ditempat seperti garasi. Nggak percaya? Seperti Ini nih buktinya.Ilustrasi garasi mobil. Foto: Istimewa/scoopwhoop.com

Dilansir dari Angi, garasi merupakan bangunan tertutup dan aman yang didesain untuk tempat berteduh dan menjaga kendaraan. Garasi dibangun dengan dinding dan atap tertutup sehingga bisa melindungi kendaraan dari kondisi cuaca buruk, mencegah pencurian, dan lainnya.

Kelebihan

Kelebihan dari garasi adalah bisa memberikan perlindungan lebih pada kendaraan, terutama pada cuaca buruk. Apabila terjadi hujan, mobil maupun motor akan tetap aman tidak terkena cipratan air hujan.

Selain itu, adanya garasi bisa mencegah pencurian karena terdapat pintu yang bisa dikunci oleh pemilik rumah. Bagian garasi juga bisa menjadi area penyimpanan tambahan di rumah.

Adanya garasi di rumah juga bisa menjadi nilai tambah apabila properti tersebut ingin dijual. Sebab, calon pembeli akan merasa aman untuk menyimpan kendaraannya jika di rumah sudah ada garasi.

Kekurangan

Untuk membangun garasi butuh biaya yang lebih mahal dibandingkan dengan carport. Hal itu karena desain bangunannya lebih sulit dibandingkan dengan carport.

Selain itu, garasi juga rentan berantakan apabila pemilik rumah juga menggunakannya sebagai area penyimpanan.

Carport

Atap carport/QhomeIlustrasi carport/Qhome Foto: Atap carport/Qhome

Carport merupakan bangunan semi tertutup sebagai shelter atau tempat berteduh kendaraan. Biasanya carport memiliki atap dan menggunakan kolom, meninggalkan satu atau dua sisi terbuka.

Kelebihan

Carport jauh lebih sederhana dibandingkan garasi karena tidak banyak menggunakan material bangunan dan proses konstruksinya tidak rumit. Membangun carport juga tidak terlalu mahal jika dibandingkan dengan garasi.

Penggunaan carport juga cenderung membuat pemilik rumah lebih rapi karena tidak akan menggunakan bagian itu untuk menyimpan barang.

Kekurangan

Carport tidak memberikan perlindungan lebih untuk kendaraan karena tidak bisa melindungi dari cuaca buruk. Belum lagi, keamanannya juga tidak sebaik garasi yang rentan terjadi pencurian.

Lebih Baik Bikin Garasi atau Carport?

Hal itu kembali lagi ke masing-masing pemilik rumah. Yang jelas, pastikan ketersediaan lahan yang ada. Apabila lahan yang dimiliki cukup luas bisa dibangun garasi, namun jika terbatas sebaiknya dibangun carport juga sudah cukup.

“Tergantung kebutuhan dan kondisi lahan, jadi apabila kondisi lahannya memungkinkan memang disarankan ada garasi, jadi mobil bisa teduh dari panas matahari. Tapi jika tanahnya tidak cukup besar, carport adalah pilihan yang paling logis bagi mereka yang mempunyai mobil atau kendaraan yang harus disimpan di rumah,” kata arsitek Denny Setiawan kepada detikcom, Selasa (11/6/2024).

Biaya Membangun Garasi atau Carport

Pembuatan garasi biasanya cukup mahal karena struktur yang dipakai mirip seperti bangun rumah. Sementara itu, carport dibangun dengan struktur semi permanen.

Denny memperkirakan bahwa total biaya yang diperlukan untuk membangun sebuah garasi itu kurang lebihnya sama dengan biaya untuk membangun rumah.

Sebagai contoh yang ia jelaskan pada kesempatan tersebut, biaya bangun sebuah rumah di Jakarta adalah sekitar Rp 6-7 juta per meter perseginya, sementara ukuran garasi biasanya 3×6 meter atau 18 meter persegi. Maka dari itu, untuk membangun sebuah garasi berukuran standar 1 mobil atau 18 meter persegi akan membutuhkan biaya sekitar Rp 126 juta.

“Kalau biayanya bangun garasi, anggarannya kurang bisa saya prediksi. Tapi kalau kita bicara membangun sebuah bangunan, kalau di Jakarta ini kira-kira 6 sampai 7 juta per meter persegi. Jadi garasi itu kalau satu mobil kita kira 18 meter persegi, lalu dikali 7 juta. Kira-kira segitu biayanya untuk mobil,” kata Denny.

Walau demikian, untuk biaya pembangunan akan dipengaruhi oleh lokasi daerah juga.

Di sisi lain, ia memperkirakan bahwa biaya untuk membangun sebuah carport terhitung jauh lebih murah, hingga setengah harga dari membangun sebuah garasi dengan ukuran yang sama. Tentunya harga ini juga akan ditentukan oleh kualitas bahan yang dipakainya.

“Untuk biaya carport sendiri tergantung dengan material yang dipakai, tapi seharusnya bisa cuman setengah harga dari bangun garasi saja, karena biasanya kan carport itu tanpa dinding atapnya pun biasanya temporer seperti kaca, atau polikarbonat. Itu sudah bisa jadi carport yang baik,” ujarnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

Kisaran Harga Genteng uPVC per Lembar Terbaru 2025


Jakarta

Memilih material genteng untuk atap rumah tidak bisa dilakukan sembarangan. Saat ini ada beragam pilihan jenis genteng yang dijual di pasaran, salah satunya adalah genteng uPVC.

Sebagai informasi, genteng uPVC terbuat dari material unplasticized polyvinyl chloride yang merupakan turunan dari PVC. Material uPVC dinilai lebih kaku dan tidak mengalami proses seplastis PVC. Bahan ini juga bebas dari kandungan BPA sehingga dinilai lebih ramah lingkungan.

Genteng uPVC disebut punya beragam keunggulan, seperti dapat meredam suhu panas dan harga yang terjangkau. Ingin tahu kisaran harga terbaru genteng uPVC di 2025? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


Kisaran Harga Genteng uPVC Terbaru 2025

Sebagai informasi, harga genteng uPVC dapat berbeda tergantung dari ketentuan setiap toko bangunan. Selain itu, harganya juga beragam tergantung dari merek, ukuran, dan kualitas genteng yang dipilih.

Pada umumnya, genteng uPVC dijual per lembar dengan ukuran yang berbeda-beda. Dari pantauan detikProperti di berbagai e-commerce, Kamis (17/7/2025), berikut kisaran harga genteng uPVC terbaru 2025:

  • Genteng uPVC SunPro 1,95 x 0,96 m: Rp 307.000/lembar
  • Genteng uPVC Royal Roof 1,98 x 1,04 m: Rp 360.000/lembar
  • Genteng uPVC Royal Roof 5,94 x 1,04 m: Rp 1.080.000/lembar
  • Genteng uPVC Dr.Shield 1,54 x 1,04 m: Rp 170.000/lembar
  • Genteng uPVC Supreme 1,53 x 1,05 m: Rp 150.000/lembar.

Sebagai catatan, harga di atas dapat berubah sewaktu-waktu tergantung ketentuan pihak toko bangunan. Pastikan kamu memilih genteng yang punya kualitas baik dan sesuaikan dengan budget.

Kelebihan dan Kekurangan Genteng uPVC

Genteng uPVC memiliki sejumlah keunggulan seperti harga terjangkau dan tahan terhadap panas. Namun, ada beberapa kekurangan yang wajib kamu ketahui sebelum membelinya. Berikut kelebihan dan kekurangan dari genteng uPVC:

Kelebihan

  • Tahan terhadap panas
  • Harga material terjangkau
  • Kedap suara
  • Ramah lingkungan

Kekurangan

  • Rentan mengalami retakan
  • Pilihan warna yang tidak bervariatif.

Demikian kisaran harga genteng uPVC per lembar terbaru 2025. Semoga membantu detikers!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com