Tag Archives: kepulauan seribu

Jakarta Bakal Diguyur Hujan, Ini 5 Cara Cegah Rumah Bocor


Jakarta

Wilayah Jakarta dan sekitarnya diprediksi akan dilanda hujan ringan pada Kamis (26/9/2024). Hujan tersebut diperkirakan akan terjadi pada malam hari.

Dalam postingan story Instagram resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta, hanya Kepulauan Seribu saja yang tidak dilanda hujan. Sementara untuk wilayah lainnya, akan dilanda hujan ringan pada malam hari.

Walau demikian, BPBD menyebutkan ada potensi hujan dapat disertai kilat/petir dan angin kencang untuk beberapa wilayah.


“Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada waktu sore dan malam hari di sebagian wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok,” tulis BPBD di Instagram, dilihat Kamis (26/9/2024).

Belakangan ini, hujan kerap melanda sejumlah daerah. BMKG memprediksi puncak musim hujan di Indonesia bagian barat akan terjadi pada November-Desember 2024 yang mencakup Pulau Sumatera, pesisir selatan Jawa, dan Kalimantan.

Saat terjadi hujan, salah satu hal yang sering terjadi adalah rumah bocor. Kamu sudah pastikan belum atap rumah nggak ada yang bocor?

Dalam catatan detikcom, berikut ini tips mencegah rumah bocor meski dilanda hujan lebat.

1. Pangkas Pohon di Dekat Rumah

Keberadaan pohon di dekat rumah bisa menjadi berbahaya ketika terjadi hujan lebat atau badai, terlebih jika pohon tersebut berukuran besar. Pohon yang berukuran besar dan berumur tua lebih berisiko untuk tumbang.

Apabila pohon seperti itu tidak dipangkas, bisa saja ranting dan batangnya menimpa rumah sehingga dapat mengakibatkan kebocoran.

2. Bersihkan Talang Air

Talang air memang salah satu komponen penting yang ada di rumah. Sebab, berfungsi untuk mengalirkan air hujan menuju tanah atau wadah air.

Untuk mencegah terjadinya kebocoran di rumah, segera periksa kondisi talang air. Sering kali talang air tersumbat kotoran, seperti daun maupun sampah plastik yang beterbangan.

Maka dari itu, jika terdapat kotoran segera bersihkan talang air. Jika tidak, maka aliran air akan terhambat bahkan bisa membuat talang air jebol.

3. Ganti Atap yang Rusak

Salah satu fungsi atap yaitu melindungi penghuni rumah dari air hujan. Apabila terdapat atap yang sudah rusak, segera ganti dengan yang baru. Hal itu untuk mencegah masuknya air hujan ke dalam rumah.

4. Cek Lokasi Bocor

Apabila sudah terjadi bocor, maka segera mengecek area yang bocor. Area-area yang bocor bisa saja terjadi di tempat yang tidak terduga, seperti kamar mandi, dak beton, serta atap.

Terlebih jika musim penghujan tiba, retak halus pada atap bisa jadi lebih parah dan menyebabkan rembesan semakin luas. Maka dari itu, perlu dilakukan pengecekan secara cepat agar dapat memperbaiki area-area yang mengalami kebocoran.

5. Lapisi Area yang Rawan Bocor

Untuk mencegah terjadinya kebocoran di rumah, ada baiknya segera lapisi area-area yang rawan bocor, misalnya atap dan dinding. Kalian bisa gunakan pelapis kedap air pada bagian atap, salah satunya yang berbahan semen antiair. Sementara untuk bagian dinding dapat menggunakan cat waterproof.

Itulah beberapa tips mencegah rumah bocor kala dilanda hujan lebat. Semoga bermanfaat!

(abr/dna)



Sumber : www.detik.com

Disparekraf Gelar Jakarta Illumination Island Festival di Pulau Pramuka



Jakarta

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-498 Kota Jakarta, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta menghadirkan pengalaman unik dan memikat melalui event Jakarta Illumination Island Festival yang akan digelar pada 2 – 8 Juni 2025 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Festival ini menjadi salah satu rangkaian acara unggulan yang mengangkat tema keindahan alam bawah laut Jakarta dalam bentuk instalasi cahaya yang memukau.

Melalui dekorasi lampu tematik berbentuk biota laut dan ornamen bawah laut lainnya, pengunjung akan diajak merasakan suasana magis seolah-olah berada di dalam laut DKI Jakarta, yang kaya akan keanekaragaman hayati dan keindahan alam bahari.

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-498 Kota Jakarta, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta menghadirkan pengalaman unik dan memikat melalui event Jakarta Illumination Island Festival yang akan digelar pada 2 - 8 Juni 2025 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta menghadirkan pengalaman unik dan memikat melalui event Jakarta Illumination Island Festival yang akan digelar pada 2 – 8 Juni 2025 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Foto: Disparekraf DKI

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata mengatakan Jakarta Illumination Island Festival merupakan sebuah inovasi baru Pemprov Jakarta dalam mempromosikan wisata unggulan Kepulauan Seribu.


“Festival ini bukan hanya menjadi atraksi wisata malam hari, tetapi juga merupakan bagian dari upaya kami untuk menghadirkan inovasi dalam mempromosikan destinasi unggulan Jakarta, khususnya Kepulauan Seribu,” ujar Andhika dalam keterangannya, Rabu (4/6/2025).

Selama satu pekan penyelenggaraan, pengunjung akan diajak menikmati instalasi seni cahaya di berbagai titik Pulau Pramuka, diiringi pertunjukan musik, aktivitas budaya, kuliner lokal, serta edukasi lingkungan tentang pentingnya menjaga ekosistem laut Jakarta.

Diharapkan Jakarta Illumination Island Festival ini dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan lokal maupun mancanegara, sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Kepulauan Seribu dan mendukung pengembangan ekonomi kreatif serta pariwisata berkelanjutan di Jakarta.

Jakarta Illumination Island Festival bukan hanya sekadar tontonan visual, melainkan sebuah langkah konkret dalam mempromosikan ekowisata dan pariwisata berkelanjutan di Jakarta. Kegiatan ini juga menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku industri kreatif, komunitas lokal, dan masyarakat Pulau Pramuka dalam menyemarakkan ulang tahun Kota Jakarta dengan penuh makna.

(ega/ega)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Wisata Kuliner Seafood yang Wajib Dicoba di Pulau Tidung



Jakarta

Saat pariwisata pulau berkembang, ada satu aspek yang juga ikut populer yaitu wisata kuliner. Sudah pasti tahu, andalannya pulau pasti seafood.

Jembatan Cinta, ikon dari Pulau Tidung, tenar di tahun 2009. Semenjak itu, banyak turis dan wisatawan yang datang ke sana untuk liburan.

Masripah (48) adalah pemilik kedai Warung Makan Weni. Mulai-mula ia berjualan di dekat Jembatan Cinta, bersamaan dengan pembukaan tempat ikonik itu, dan mendapat banyak pelanggan, hampir seluruhnya adalah wisatawan.


Namun persaingan membuatnya harus pindah ke area pemukiman. Mengalah bukan berarti kalah, kedai barunya tetap dicari oleh pelanggan lama.

“Ada yang datang ke sini sama operator travel, tapi kebanyakan mandiri, mereka mau makan ikan yang bisa pilih sendiri,” ucapnya.

Wisata kuliner seafood di Pulau TidungWisata kuliner seafood di Pulau Tidung Foto: (bonauli/detikcom)

Tak cuma dari domestik, bule-bule pun lalu lalang masuk ke kedainya. Hal ini terbukti di Lebaran kemarin.

“Lebaran hari pertama dan kedua buka, rame banget. Tapi Lebaran ketiga tutup, saya ngawinin anak bungsu saya,” ungkapnya.

Awalnya Ibu Masripah tidak sadar dengan banyaknya pengunjung di luar kedainya. Ia sedang sibuk mempersiapkan pernikahan sang putri. Cucunya datang, memberi tahu bahwa ada belasan orang yang antre untuk pesan ikan bakar.

“Cucu saya bilang kalau ini nggak buka, tapi mereka nggak percaya,” katanya.

Ibu Masripah pemilik warung seafood di Pulau TidungIbu Masripah pemilik warung seafood di Pulau Tidung Foto: (bonauli/detikcom)

Sang cucu akhirnya menghampiri neneknya, ia kemudian keluar dan memberi tahu bahwa kedai mereka akan tutup selama tiga hari. Wajah kecewa terpasang di wajah wisatawan.

Ibu Masripah berkata bahwa Sabtu-Minggu adalah hari yang ramai oleh wisatawan. Biasanya ia menyiapkan 20 kg ikan untuk dibakar. Kalau libur panjang, tiga kulkas berkapasitas 50 kg pun penuh sesak dengan berbagai jenis ikan, udang sampai cumi-cumi.

“Sekali datang rombongan bisa 50an duduk di sini. Kalau mau diantar ke homestay juga bisa,” katanya.

Langganan biasanya sudah tahu dengan fasilitas ini. Mereka tak segan untuk memesan ikan sampai 5kg untuk diantar ke penginapan. Malam terasa panjang, seringkali pesanan menumpuk sampai pukul 2 pagi.

Wisata kuliner seafood di Pulau TidungWisata kuliner seafood di Pulau Tidung Foto: (bonauli/detikcom)

“Langganan pasti ke sini, banyak ikan bakar lain tapi di sini bumbunya beda,” ungkap wanita berambut panjang itu.

Pendukung besar dari usahanya BRI. Sudah 6 tahun ini, Ibu Masripah menerima pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI. Ini sudah kali ketiganya.

“Pinjaman pertama Rp 50 juta, kemudian pinjaman kedua juga sama, pinjaman ketiga Rp 40 juta,” katanya.

Warung seafood ini menjadi tanda bahwa BRI setulus hati mengembangkan UMKM warga setempat. Meski laris manis, harga ikan bakar di sini masih standar sekitar Rp 120 ribuan per kilo. Ikannya segar dan bumbunya medok tiada dua.

Wisata kuliner seafood di Pulau TidungWisata kuliner seafood di Pulau Tidung Foto: (bonauli/detikcom)

Dibantu oleh 3 karyawan dan keluarga, Ibu Masripah terus berupaya untuk memajukan usahanya. Apalagi di tengah gempuran mahalnya sewa tanah usaha, sekitar Rp 12 juta per tahun. Modal usaha yang ia dapat dari BRI benar-benar mempermudah jalannya.

“Berterima kasih sama BRI, karena bisa dapat suntikan dana buat modal usaha,” pungkasnya.

Panca Haryono(39) SPV Unit Kencana Pluit yang membawahi nasabah di Kepulauan Seribu sadar betul bahwa Pulau Tidung hidup dari pariwisata. Tak perlu jauh-jauh ke daratan, kini mantri BRI bisa datang langsung ke pulau-pulau untuk memberikan modal usaha pada UMKM yang membutuhkan lewat Teras BRI Kapal.

“Orang-orang pulau sangat terbantu dengan ini. BRI lebih mengembangkan nasabah yang memiliki warung dan potensi wisata,” tutupnya.

Wisata kuliner seafood di Pulau TidungWisata kuliner seafood di Pulau Tidung Foto: (bonauli/detikcom)

(bnl/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Wisata Seharian di Asha Resort Bisa Ngapain Aja?



Kepulauan Seribu

Pulau Seribu memiliki banyak pilihan pulau yang dapat disambangi. Salah satunya adalah pulau private Asha Resort yang naik daun belakangan ini.

Asha Resort belakangan ini viral dan tengah digandrungi banyak orang. Bahkan, tokoh terkenal hingga artis seperti Anya Geraldine pun terlihat sempat berkunjung dan menikmati pulau ini. Tak hanya Anya, artis nasional lain seperti Nikita Mirzani, Tyas Mirasih, Ivan Gunawan, Baim, Lesti Kejora dan suami juga pernah traveling ke sini.

Asha Resort adalah resor private yang dibangun di atas Pulau Payung, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Pulau ini dapat ditempuh sekitar satu jam perjalanan dengan speedboat dari dermaga kapal Baywalk Mall di Jakarta Utara.


Resor ini dapat dikunjungi baik dengan menginap atau one day trip, alias wisata satu hari. detikTravel bersama Disparekraf DKI Jakarta bersama rombongan Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) berkesempatan mampir sejenak ke resor ini pada Senin (27/11/2023).

Berikut ini detikTravel rangkum beberapa aktivitas yang dapat dilakukan di Asha Resort dalam kunjungan satu hari.

1. Hunting Foto

Asha Resort di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, DKI JakartaHunting foto di Asha Resort Pulau Payung, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. (Weka Kanaka/detikcom)

Pulau Payung yang dikelola Asha Resort merupakan salah satu pulau yang memiliki pemandangan eksotis. Laut biru kehijauan, pohon luas berjajaran, hingga resor serta penginapan estetik membuat tempat ini menjadi viral.

Panorama menawan tersebut yang membuat aktivitas hunting foto di sini adalah agenda wajib. Traveler dapat memotret keindahan pulau, bibir pantai, hingga bangunan estetik. Selain itu, traveler juga dapat berpose di beberapa spot foto atau kursi yang berhadapan langsung ke pantai.

2. Bermain olahraga air

Snorkeling di Pulau PayungSnorkeling di sekitar Pulau Payung. (Istimewa)

Punya air berwarna biru kehijauan layaknya batu emerald, olahraga air tentunya satu hal yang tak boleh dilewatkan di sini.

Wahana air yang dapat dilakukan di sini adalah berenang di bibir pantai, mendayung kano dan paddle boat, hingga snorkeling.

Namun untuk aktivitas snorkeling tidak dapat dilakukan di sekitar Pulau Payung, melainkan traveler akan diajak menaiki perahu nelayan sekitar 10 menit menuju Pulau Gosong yang merupakan satu kawasan Asha Resort

3. Susur Pulau dengan ATV

Asha Resort di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, DKI JakartaSusur Pulau dengan ATV di Asha Resort Pulau Payung, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. (Weka Kanaka/detikcom)

Salah satu wahana yang asyik dan sulit ditemui di tempat lain adalah susur pulau dengan menaiki ATV. Traveler akan diajak berkeliling beberapa menit untuk masuk ke dalam Pulau Payung.

Di pulau seluas 22 hektare ini, traveler akan menemui suasana tengah pulau yang ditumbuhi pepohonan dan dan tanaman yang cukup lebat. Aktivitas ATV ini seakan membuat traveler seperti penjelajah hutan sungguhan.

Adapun aktivitas ATV memiliki biaya yang variatif, yakni Rp 150 ribu per ATV untuk 15 menit, Rp 400 ribu per ATV selama 1 jam, atau Rp 500 ribu per ATV untuk seharian penuh.

4. Menikmati sajian resto

Asha Resort di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, DKI JakartaMenikmati hidangan kelapa segar di Asha Resort, Pulau Payung, Kepulauan Seribu. Foto: Weka Kanaka/detikcom

Salah satu yang dipunya Asha Resort adalah resto yang berhadapan langsung ke bibir pantai. Tempat ini menjadi tempat berkumpul dan menikmati hidangan bagi traveler.

Sajian makanannya beragam, meliputi western food, balinese food, latin, hingga lokal. Udang dan cumi di sini juga menjadi keunggulan tersendiri karena disebut diambil langsung dari para nelayan di sekitaran Kepulauan Seribu.

Untuk minumannya, traveler dapat memesan minuman alkohol ataupun non-alkohol. Minuman seperti lemon squash, lychee tea, es kopi susu, hingga es kelapa utuh bisa menjadi hidangan yang menyegarkan di sini.

Yang jadi menarik di sini adalah traveler dapat menikmati santapan dengan pemandangan langsung ke laut serta hiburan DJ atau live music yang digelar setiap hari.

(wkn/fem)



Sumber : travel.detik.com

Healing Sejenak ke Asha Resort, Berikut Tips One Day Trip di Sini!



Kepulauan Seribu

Asha Resort adalah pulau resor yang berada di Kepulauan Seribu, tepatnya di Pulau Payung. Tempat ini ternyata tak hanya menyajikan wisata menginap, tetapi dapat juga dikunjungi dalam satu hari.

Wisata One Day Trip atau pulang pergi ke Asha Resort dapat dilakukan oleh traveler. Ini memungkinkan bagi traveler yang ingin merasakan keindahan Pulau Payung yang private dengan budget yang lebih hemat. Selain itu, bagi traveler yang hanya ingin kabur sejenak dari kepenatan Jakarta, wisata ke sini sangat oke untuk dipilih.

Berkunjung seharian di sini, traveler dapat menikmati berbagai aktivitas seperti bermain kano, menyusuri pulau dengan ATV, snorkeling, menikmati sajian DJ, dan aktivitas lainnya.


Namun, tak banyak yang tahu bagaimana caranya liburan pulang-pergi ke pulau resor ini.

detikTravel merangkum beberapa catatan dan tips liburan sehari di Asha Resort:

1. Reservasi terlebih dulu

Seiring semakin populernya Pulau Payung dan Asha Resort kunjungan ke sini pun diwajibkan untuk reservasi terlebih dulu. General Manager Asha Resort, Aryo Nodya, menjelaskan jika traveler datang tanpa ada reservasi, maka kunjungannya akan ditolak. Dia beralasan soal kenyamanan dan keberlanjutan wisata di pulau itu.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa kunjungan pada jadwal akhir pekan untuk tamu menginap di Asha Resort sudah full booked hingga akhir tahun. Adapun, penginapan di weekdays masih tersedia beberapa.

2. Naik dari pelabuhan Bay Walk Mall

Dalam kunjungan ke pulau ini, traveler dikenai biaya kapal pulang pergi sebesar Rp 400 ribu di weekdays dan Rp 550 ribu di weekend. Harga ini merupakan harga satu penumpang.

Nantinya traveler akan disediakan speedboat dan perlu menaikinya di pelabuhan BayWalk Mall. Untuk jadwal keberangkatan kapal pukul 10.00 WIB dan berangkat pulang dari pulau menuju kembali ke BayWalk Mall pukul 16.00 WIB.

3. Siapkan perlengkapan pribadi

Di Pulau Payung, terdapat aktivitas air menarik seperti bermain kano, berenang, ataupun snorkeling. Namun, bagi yang berkunjung secara One Day Trip, traveler harus mempersiapkan sendiri pakaian hingga alat mandi seperti sabun, shampoo, hingga handuk.

Selain itu traveler juga jangan lupa mempersiapkan pakaian renang ataupun pakaian ganti. Namun begitu, untuk urusan perlengkapan snorkeling seperti kacamata, snorkel, hingga pelampung sudah tersedia di sini.

4. Perhatikan Cuaca

Nah, karena pulau ini menyediakan banyak aktivitas luar ruangan, membuat cuaca menjadi bagian terpenting dalam aktivitas liburan ke sini.

Traveler perlu memperhatikan cuaca atau memilih cuaca yang cerah. Itu agar aktivitas liburan di Asha Resort dapat berjalan lancar.

Pasalnya, jika hujan turun, mungkin saja traveler hanya dapat menikmati liburan di area indoor yakni area restoran saja.

5. Siapkan Uang

Dalam liburan One Day Trip ke Asha Resort, kendati traveler tidak mengeluarkan biaya menginap, tetapi traveler harus menyiapkan budget lebih nih untuk bisa cobain semua wahana.

Untuk fasilitas yang gratis di sini adalah wahana paddle boat dan kano. Sedangkan aktivitas susur pulau dengan ATV memiliki biaya tersendiri, yakni Rp 150 ribu per ATV untuk 15 menit, Rp 400 ribu per ATV selama 1 jam, atau Rp 500 ribu per ATV untuk seharian penuh.

Sedangkan untuk snorkeling, biayanya juga bervariatif, tergantung dengan jumlah peserta. Adapun rinciannya adalah Rp 400 ribu per orang dengan jumlah peserta 2-3 orang, Rp 300 ribu per orang dengan jumlah peserta 4 orang, dan Rp 250 ribu per orang untuk 5 peserta atau lebih.

(wkn/fem)



Sumber : travel.detik.com

Tengah Viral, Asha Resort di Pulau Payung Punya Apa Aja?


Jakarta

Asha Resort merupakan resor private yang tengah digandrungi dan banyak dikunjungi turis hingga artis. Ada apa saja di sini ya?

Terletak di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Asha Resort dikunjungi oleh beberapa artis nasional seperti Anya Geraldine, Nikita Mirzani, Tyas Mirasih, Ivan Gunawan, Baim, Lesti Kejora dan suami juga pernah traveling ke sini.

Lokasinya yang tak jauh dari daratan Jakarta sehingga cocok untuk healing sejenak menjadi keunggulan tersendiri bagi tempat ini.


Lalu, selain itu apa lagi hal menarik di resor ini?

Berikut detikTravel rangkum fasilitas dan hiburan di sini.

1. Penginapan estetik

Penginapan di Asha Resort, Pulau Payung, Kepulauan SeribuPenginapan di Asha Resort, Pulau Payung, Kepulauan Seribu. (Asha Resort)

Salah satu yang menarik perhatian dari resor ini adalah adanya penginapan estetik. Asha Resort memiliki penginapan dalam bentuk cabin, glamping, hingga villa.

Total jumlah kamarnya ada sekitar 15 kamar dengan 18 kabin room. Di sisi lain, tempat ini juga tengah melakukan pembangunan lagi 18 unit penginapan agar dapat menampung wisatawan.

2. Speedboat pribadi

Asha Resort di Pulau Payung, Kepulauan SeribuSpeedboat berlabuh di Asha Resort Pulau Payung, Kepulauan Seribu. (Weka Kanaka/detikcom)

Asha Resort yang mengelola wisata di Pulau Payung memiliki fasilitas yang tak main-main. Mereka bahkan menyediakan speedboat khusus bagi traveler yang ingin berkunjung ke pulau ini.

Sehingga traveler yang ingin berkunjung akan dapat langsung menuju datang ke pulau ini tanpa hopping island atau mengikuti rombongan wisatawan ke pulau yang lain.

Kapal ini tersedia bagi traveler yang telah reservasi dan dapat dinaiki pada dermaga di Baywalk Mall. Untuk biayanya yakni Rp 400 ribu per orang di Senin-Jumat dan Rp 550 ribu per orang di Sabtu dan Minggu.

3. Water sport

Snorkeling di Pulau PayungSnorkeling di sekitaran Pulau Payung. (Istimewa)

Salah satu yang menjadi daya tarik di tempat ini adalah fasilitas hiburan dan olahraga air. Meliputi bermain kano dan paddle boat di laguna, berenang dengan snorkeling atau diving, hingga berkeliling pulau dengan jetski.

Namun, hanya fasilitas bermain paddle boat dan kano saja yang gratis dinikmati wisatawan. Sisanya, traveler perlu merogoh kocek lagi dengan harga variatif.

Untuk snorkeling misalnya, traveler mesti merogoh kocek ratusan ribu. Itu karena aktivitas snorkeling tidak dilakukan di sekitar bibir pantai, melainkan traveler akan diajak dalam perjalanan sekitar 10 menit untuk menuju spot snorkeling.

Biayanya snorkeling yakni Rp 400 ribu per orang dengan jumlah peserta 2-3 orang, Rp 300 ribu per orang dengan jumlah peserta 4 orang, dan Rp 250 ribu per orang untuk 5 peserta atau lebih.

4. Susur pulau dengan ATV

Asha Resort di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, DKI JakartaMain ATV di Asha Resort. (Weka Kanaka/detikcom)

Salah satu aktivitas yang menarik dan patut dicoba traveler jika berkunjung ke sini adalah susur pulau dengan ATV. Nantinya, traveler dapat menyusuri pulau yang memiliki luas sekitar 22 hektar dan melihat ke dalam pulau yang dipenuhi belukar dan pepohonan rimbun.

Bagi pengunjung yang menginap, ATV diberikan secara cuma-cuma. Sedangkan bagi traveler yang datang dengan One Day Trip, traveler akan dikenai biaya yakni Rp 150 ribu untuk 15 menit, Rp 400 ribu selama 1 jam, atau Rp 500 ribu untuk seharian penuh.

5. Panggung hiburan layaknya beach club

Asha Resort di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, DKI JakartaPanggung hiburan di Asha Resort Pulau Payung, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta (Weka Kanaka/detikcom)

Daya tarik yang mungkin paling menarik dan membedakan pulau di Kepulauan Seribu lainnya adalah adanya panggung hiburan. Panggung ini digunakan untuk live music hingga live DJ.

Panggung tersebut berada di sisi restoran dan di sekitarnya berjajar cukup banyak kursi pantai. Sehingga suasananya mungkin mirip seperti beach club di Bali.

(wkn/fem)



Sumber : travel.detik.com

13 Pulau Eksotis di Kepulauan Seribu, Bisa Jadi Ide Liburan Long Weekend



Jakarta

Tak hanya kehidupan modern di kota megapolitan, Jakarta juga punya kawasan wisata bahari di Kepulauan Seribu. Ada 13 pulau eksotis yang bisa kamu kunjungi!

Berikut detikTravel rangkum 13 Pulau Eksotis di Kepulauan Seribu yang bisa masuk dalam bucket list liburanmu!

1. Pulau Pantara

Tak heran jika pulau ini sering menjadi tujuan ketika seseorang berwisata di Kepulauan Seribu, pulau ini bisa menjadi surga para pecinta kegiatan outbond.


Banyak aktivitas yang bisa dilakukan di Pulau Pantara seperti snorkeling, memberi makan ikan, hingga mencoba bermain wahana air seperti banana boat, jetski, dan menyewa kano mulai dari Rp 80 ribuan saja!

2. Pulau Sepa

Pulau ini tawarkan atraksi wisata yang tak kalah mengasyikkan. Terdapat beberapa spot diving di sekitar Pulau Sepa yang bisa traveler coba. Selain itu juga tersedia banyak tempat bersantai sambil menikmati pemandangan dan angin sepoi-sepoi. Pulau ini cocok bagi traveler yang ingin beristirahat dan bersantai dari hiruk pikuk kota.

3. Pulau Macan

Pulau Macan menjadi salah satu pulau favorit di Kepulauan Seribu. Selain keindahan panorama, berbagai villa dan resort siap memanjakan pengunjung. Spesialnya, pulau ini akan menawarkan konsep berlibur ramah lingkungan, karena Pulau Macan menjadi salah satu pulau di Indonesia yang telah mengatur aspek manajemen limbah, sumber energi cerdas, hingga pengembangan sumber daya manusia lokal.

4. Pulau Ayer

Pulau di Kepulauan SeribuPulau Ayer di Kepulauan Seribu Foto: (dok Pulau Ayer)

Jika mencari pulau dengan fasilitas penginapan yang eksklusif, traveler bisa coba ke pulau ini. Di Pulau Ayer pengunjung akan melihat hamparan resort kelas dunia dengan arsitektur unik bernuansa rumah tradisional di Indonesia. Tak heran keunikan ini juga menarik perhatian presiden pertama RI, Ir. Soekarno untuk berlibur ke pulau ini.

5. Pulau Bidadari

Pasir putih dan kilauan laut jernih membuat Pulau Bidadari menjadi primadona di Kepulauan Seribu. Keindahan alam pantai dan keasrian hutan mangrove di Pulau Bidadari memang selalu membuat para pengunjung ketagihan berlibur ke sana.

6. Pulau Pelangi

Dengan jarak tempuh sekitar satu setengah jam menggunakan speed boat dari Pantai Ancol, Pulau Pelangi juga wajib masuk dalam list liburanmu. Di pulau ini dapat ditemukan berbagai aktivitas menarik seperti makan di restoran mengapung, kano, Glass Bottom Boat, banana boat, scuba diving, snorkeling, memancing, jogging hingga bersepeda.

7. Pulau Tidung

Pulau Tidung di Kepulauan Seribu.Pulau Tidung di Kepulauan Seribu. Foto: Johanes Randy

Mungkin tak asing bagi beberapa orang, Pulau Tidung memang menjadi salah satu pulau yang terkenal di Kepulauan Seribu. Spot ikoniknya adalah Jembatan Cinta yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dengan Pulau Tidung Kecil. Tak hanya menjadi spot foto, pulau ini juga kerap digunakan sebagai tempat wisatawan melompat dan berenang ke laut.

8. Pulau Puteri

Di Pulau Puteri pengunjung bisa melihat akuarium yang ada di bawah laut. Dengan keindahan laut dan ombak yang cenderung tenang, pulau ini sangat ideal bagi pengunjung yang ingin berenang dan menyelam di tepi laut.

Atraksi wisata seperti glass bottom boat, sunset cruise, dan kebun binatang mini bisa ditemukan di Pulau Puteri. Tak hanya itu, berbagai gedung pertemuan juga ada di sini.

9. Pulau Onrust

Pulau ini menjadi tempat persinggahan kapal layar semasa zaman Hindia Belanda sehingga nama Onrust berasal dari bahasa Belanda yang berarti tidak pernah beristirahat atau “Unrest” dalam bahasa inggrisnya.

Hal ini karena kesibukan lalu lalang kapal Hindia Belanda yang hendak masuk ke Pelabuhan Sunda Kelapa. Di Pulau ini akan ditemukan berbagai peninggalan arkeologi semasa kolonial Belanda. Pengunjung juga bisa melihat kisahnya di sebuah peninggalan rumah pada kala itu yang kini telah dialihfungsikan menjadi Museum Pulau Onrust.

10. Pulau Untung Jawa

Pulau ini menjadi salah satu pulau yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan domestik dan bisa menjadi ide liburanmu jika hanya memiliki waktu yang singkat. Pulau ini dapat ditempuh dengan waktu 30 menit saja menggunakan kapal motor. Selain keindahan bahari, kuliner khas ikan bakar di sini juga wajib dicoba!

11. Pulau Pari

Pulau Pari dikenal sebagai salah satu pulau terbersih dan paling minim sentuhan pembangunan.Disebut Pulau Pari karena dahulu wilayah ini merupakan laut dangkal yang disinggahi banyak ikan pari. Spot diving dan hutan mangrove menjadi daya tarik utama Pulau Pari. Pulau ini juga menjadi pusat penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

12. Pulau Harapan

Menuju momen SunsetMenuju momen Sunset di pulau Harapan Foto: detik

Jika ingin banyak menikmati keindahan alam bawah laut, traveler harus coba ke Pulau Harapan. Pulau ini menjadi pilihan sempurna bagi para pecinta snorkeling, karena di sini pengunjung bisa mencoba pengalaman menyelam di lautan lepas sambil melihat berbagai jenis terumbu karang dan berbagai spesies laut yang ada di sana.

13. Pulau Pramuka

Selain menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Kepulauan Seribu, pulau ini juga punya berbagai atraksi wisata yang menarik untuk dicoba. Pengunjung bisa melihat konservasi penyu laut, hutan mangrove, dan berbagai titik snorkeling di pulau ini.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

10 Pantai di Sekitar Jakarta, Cocok Jadi Tempat Liburan bersama Keluarga


Jakarta

Daerah sekitar Jakarta memiliki berbagai tempat wisata alam yang menarik, termasuk pantai-pantai indah yang menarik untuk dikunjungi. Meski tak sepopuler Bali atau Lombok, pantai-pantai di Jakarta menawarkan daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Dari pantai-pantai di Kepulauan Seribu hingga di Banten menawarkan panorama yang memukau. Sehingga, banyak wisatawan yang memilih berbagai pantai tersebut untuk melepas penat dari rutinitas perkotaan. Berikut 10 pantai di sekitar Jakarta

Pantai di Sekitar Jakarta

Ada banyak pantai-pantai di Jakarta dan sekitarnya yang menyuguhkan pesona alam yang begitu indah. Berikut di antaranya


1. Aloha Pasir Putih PIK 2

Aloha PIKAloha PIK. (Dadan Kuswaraharja/detikcom)

Salah satu kawasan wisata hits di PIK 2 adalah pantai pasir putihnya. Menurut arsip detikTravel, pantai ini cocok menjadi tempat berolahraga maupun bermain bersama keluarga. Wisatawan bisa menikmati pantai pasir putih yang syahdu, apalagi saat sore hari.

Aloha menyuguhkan nuansa tropis ala Hawaii. Dekorasi bangunannya dibuat dengan arsitektur tropis dengan elemen kayu, jerami, rotan, bambu, dan open space balcony. Pantai ini sudah dilengkapi dengan area playground anak, kawasan kuliner, dan kelas olahraga.

  • Lokasi: Jalan Pantai Indah Kapuk, RT 07 RW 02, Kamal Muara, Jakarta Utara, DKI Jakarta.
  • Harga tiket masuk: Gratis, tidak termasuk tarif parkir dan wahana bermain.

2. Pantai Marunda

Pantai Marunda, Cilincing, Jakarta Utara diminati pengunjung pada momen libur sekolah kali ini. Biaya masuk terjangkau, pantai pun kian bersih.Pantai Marunda, Cilincing, Jakarta Utara diminati pengunjung pada momen libur sekolah kali ini. Biaya masuk terjangkau, pantai pun kian bersih. (Pradita Utama)

Pantai Marunda masih berada dalam satu garis pantai dengan Pantai Ancol. Jika ingin menuju Pantai Marunda, traveler akan melewati gang pemukiman warga.

Saat sampai di pantai kamu bisa menikmati keindahannya dengan duduk di atas tanggul beton. Kamu bisa melihat perahu nelayan di sana.

Beberapa perahu disewakan jika traveler mau berkeliling pantai. Menariknya, terdapat area mangrove, meskipun tidak luas.

  • Lokasi: Cilincing, Jakarta Utara.
  • Harga tiket masuk: Rp 10.000, belum termasuk parkir.

3. Pulau Tidung

Pulau Tidung di Kepulauan Seribu.Pulau Tidung di Kepulauan Seribu. (Johanes Randy)

Pulau Tidung cukup dekat dengan ibukota Jakarta. Menurut laman Indonesia Travel dari Kemenparekraf, pulau ini memiliki hamparan pantai berpasir putih dan air biru yang jernih.

Perairan di Tidung cukup dangkal dan hampir semua ditumbuhi terumbu karang dengan kondisi yang sangat baik dengan ikan tropis berwarna-warni. Dari Muara Angke, perjalanan ke Pulau Tidung sekitar 3 jam.

  • Lokasi: Kepulauan Seribu.
  • Harga tiket masuk: Rp 20.000-Rp 50.000 bergantung dari fasilitas yang dipilih dan belum termasuk parkir.

4. Pulau Macan

Pulau Macan Kecil atau Pulau Macan GundulPulau Macan Kecil atau Pulau Macan Gundul. (Putu Intan/detikcom)

Pulau Macan juga merupakan salh satu pulau di kawasan Kepulauan Seribu. Berkonsep eco resort village, wisatawan bisa serasa berada di lingkungan konservasi alam yang indah dan nyaman.

Terbentang pantai pasir putih dengan laut turquise yang jernih di pulau ini. Wisatawan bisa menyaksikan sunset ataupun sunrise, sunbathing, berenang, snorkeling, diving, dan berbagai watersport lainnya.

  • Lokasi: Kepulauan Seribu.
  • Harga tiket masuk: Mulai dari satu jutaan rupiah bergantung dari paket wisata yang dipilih.

5. Pantai Ancol

Kawasan Ancol selalu menjadi primadona kala libur Lebaran tiba. Salah satunya di Pantai Karnaval yang terlihat ramai warga.Kawasan Ancol selalu menjadi primadona kala libur Lebaran tiba. Salah satunya di Pantai Karnaval yang terlihat ramai warga. (Grandyos Zafna)

Berbicara soal pantai di Jakarta, tentu pantai di Ancol menjadi salah satu yang paling populer. Menurut lama Ancol, kawasan ini mempunyai beberapa bagian pantai yang bisa dinikmati wisatawan.

Berikut beberapa pantai di Ancol:

– Beach Lagoon: Pantai ini dilengkapi area untuk berenang. Area pantainya aman dikunjungi anak-anak hingga orang dewasa

– Pantai Festival: Sering diadakan festival di sini. Ada dermaga kayu yang melintang di bibir pantai, tempat wisatawan menikmati keindahan laut.

– Pantai Marina: Pantai yang dilengkapi dengan pelabuhan kecil untuk bersandarnya kapal pribadi maupun kapal pesiar. Biasanya, wisatawan yang mau menyebrang ke area Kepulauan Seribu memulai perjalanan dari sini

– Pantai Indah Ancol: Pantai ini memiliki lokasi strategis dengan wisata kuliner, bahari, dan lain sebagainya

– Pantai Ria: Didominasi pohon kelapa tinggi menjulang dan hamparan pasir putih yang menawan

– Pantai Bende: Memiliki pemandangan sebuah bahari kecil yang dilengkapi jembatan kayu. Jembatan tersebut terlihat mengapung megah di tengah laut.

– Pantai Karnaval: Pantai di mana pengunjung bisa bersantai sambil menikmati udara segar.

  • Lokasi: Taman Impian Jaya Ancol, Jl. Lodan Timur No.7, RT.14/RW.10, Ancol, Kec. Pademangan, Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
  • Harga tiket masuk: Rp 30.000, belum termasuk tarif parkir dan tiket masuk per wahana.

6. Pulau Bidadari

Pulau Bidadari merupakan salah satu di Kepulauan Seribu yang mempunyai pantai . Di sini terdapat pantai 3 warna di mana wisatawan bisa menikmati keindahan sunrise. Tak hanya itu, pengunjung bisa merasakan serunya bermain ayunan di tepi pantai.

Wisatawan juga bisa bersepeda mengelilingi pulau dan mencoba berbagai macam olahraga air, seperti banana boat dan donat boat. Adapun aktivitas menarik lainnya yang bisa dilakukan adalah berenang bersama lumba-lumba.

  • Lokasi: Kepulauan Seribu.
  • Harga tiket masuk: Rp 50.000, belum termasuk tarif parkir dan akomodasi lainnya.

7. Pulau Pari

Jasa Sewa Kano di Pulau PariJasa Sewa Kano di Pulau Pari. (Ilyas Fadilah/detikcom)

Salah satu pantai yang di Pulau Pari adalah Pantai Pasir Perawan. Pantai ini dikenal dengan pasir putihnya yang halus serta airnya yang jernih. Menurut laman salah satu resor di Pulau Tidung, pemandangan matahari terbenamnya begitu memukau, sehingga menjadi tempat yang cocok untuk bersantai di sore hari.

Selain menikmati keindahan pantai, ada berbagai aktivitas menarik yang bisa dilakukan di pantai ini, yaitu snorkeling, bermain pasir, dan menyewa perahu kano. Di sini terdapat homestay dan penginapan untuk wisatawan yang mau bermalam.

  • Lokasi: Kepulauan Seribu
  • Harga tiket masuk: Rp 50.000, belum termasuk tarif parkir dan akomodasi lainnya.

8. Pulau Untung Jawa

Penampakan dari atas Pulau Untung Jawa Kepulauan SeribuPenampakan dari atas Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu. (Kemenparekraf)

Pada tahun 2021, Pulau Untung Jawa menerima penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Salah satu pantai yang menjadi pilihan wisatawan adalah Pantai Arsa.

Wisatawan bisa menikmati suasana pantai di gazebo yang tersedia, bermain aneka wisata air atau sekedar menikmati dinginnya air laut di bibir pantai.

  • Lokasi: Kepulauan Seribu
  • Harga tiket masuk: Rp 50.000, belum termasuk tarif parkir dan akomodasi lainnya.

9. Pantai Sawarna

Pantai Sawarna salah satu objek wisata di Geopark Bayah Dome, Lebak.Pantai Sawarna salah satu objek wisata di Geopark Bayah Dome, Lebak. (Bahtiar/Detikcom)

Sawarna memiliki pantai pasir putih yang membentang luas. Menurut salah satu situs agen travel, Pantai ini mempunyai ombak yang kuat dan konsisten dengan durasi yang panjang, sehingga cocok untuk kegiatan surfing.

Wisatawan juga bisa menikmati suasana alam tanpa terganggu hiruk pikuk keramaian kota. Untuk kamu yang suka snorkeling, wisatawan bisa berenang untuk melihat keindahan terumbu karang di pantai ini.

  • Lokasi: Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten
  • Harga tiket masuk: Rp 5.000 di hari biasa dan Rp 10.000 pada akhir pekan, belum termasuk tarif parkir.

10. Pantai Tanjung Lesung

Wisatawan lokal menikmati Pantai Lalassa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Minggu (19/11/2023). Wisata KEK Tanjung Lesung terus bangkit pasca bencana Tsunami 2018 dan COVID19, serta telah siap menjelang liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/Spt.Wisatawan lokal menikmati Pantai Lalassa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten. (Muhammad Iqbal/Antara)

Tanjung Lesung bisa dicapai dalam waktu sekitar 3 jam dari ibukota Jakarta. Tak hanya menikmati keindahan alam, ada sejumlah aktivitas menarik di pantai ini.

Salah satu daya tarik utama dari Pantai Tanjung Lesung yaitu snorkeling dan diving. Tanjung Lesung mempunyai terumbu karang yang masih sangat alami dan minim terpengaruh oleh pencemaran.

  • Lokasi: Desa Tanjung Jawa, Kecamatan Panimbung, Kabupaten Pandeglang, Banten, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 25.000 di hari biasa dan Rp 40.000 pada akhir pekan belum termasuk tarif parkir.

Bagi detikers yang ingin berkunjung, jangan lupa untuk update harga tiket masuk lebih dulu dan ketersediaan layanan. Info terbaru memudahkan detikers menyusun rencana liburan sendiri atau bersama orang terdekat, berikut rancangan pembiayaan.

Detikers juga bisa mengambil paket liburan, terutama bagi yang ingin menikmati pantai di sekitar Kepulauan Seribu. Paket liburan lengkap dengan transportasi, penginapan, beragam aktivitas menarik akan memudahkan detikers menikmati suasana pantai di sekitar Jakarta.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

8 Pantai Terdekat Jakarta yang Bagus dan Cocok untuk Liburan


Jakarta

Pantai masih menjadi salah satu tujuan wisata favorit masyarakat yang ingin menghabiskan waktu liburan. Selama di pantai, kamu bisa refreshing sekaligus menikmati aneka hidangan laut yang lezat di pinggir pantai.

Sebenarnya, ada banyak sekali pantai yang indah dan populer di berbagai daerah, mulai dari Lombok hingga Bali. Namun jika kamu punya budget liburan terbatas, masih ada sejumlah pantai bagus di sekitar Jakarta, lho.

Lantas, apa saja pantai terdekat Jakarta yang bagus dan cocok untuk liburan? Simak rekomendasinya dalam artikel ini.


Pantai Terdekat Jakarta yang Bagus untuk Liburan

Ingin menghabiskan waktu liburan bersama teman, keluarga, atau pasangan di pantai? Simak rekomendasi pantai terdekat Jakarta yang telah dirangkum detikTravel:

1. Pantai Ancol

Sejumlah pengunjung memadati Pantai Lagoon Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (29/6/2024). Memasuki musim libur anak sekolah seperti yang terjadi pada saat ini, kawasan Pantai Ancol diserbu pengunjung.Pantai Ancol (Grandyos Zafna/detikcom)

Rekomendasi yang pertama adalah Pantai Ancol. Bagi warga Jakarta, tentu sudah tak asing dengan pantai yang satu ini karena termasuk dalam kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol.

Pantai Ancol selalu menjadi pilihan banyak masyarakat yang ingin liburan ke pantai. Dalam musim liburan tertentu, seperti libur Lebaran atau libur akhir tahun, pantai ini sudah pasti dipadati oleh pengunjung.

Ada banyak aktivitas seru selama liburan di Pantai Ancol, mulai dari bermain pasir, foto-foto, menikmati berbagai makanan dan jajanan di sekitar pantai, hingga jalan-jalan ke love bridge atau jembatan cinta.

  • Lokasi: Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara.
  • HTM: Rp 35.000/orang.
  • Tiket masuk kendaraan: Rp 35.000 (mobil) dan Rp 25.000 (sepeda motor).

2. Pantai Pulau Macan

Pulau Macan Kecil atau Pulau Macan GundulPantai Pulau Macan (Putu Intan/detikcom)

Kepulauan Seribu menawarkan banyak pantai yang indah dan eksotis, salah satunya adalah Pantai Pulau Macan.

Sebagai informasi, terdapat Pulau Macan Besar dan Pulau Macan Kecil (disebut juga Pulau Macan Gundul). Jarak kedua pulau cukup berdekatan dan bisa dijangkau dengan perahu motor atau kayak.

Kedua pulau tersebut menawarkan pemandangan alam yang indah, padahal jaraknya cukup dekat dari Jakarta. Selama berlibur di sana, kamu dapat menikmati suasana yang tenang, pasir pantainya yang putih, dan air laut yang biru.

Adapun sejumlah tempat penginapan di Pulau Macan Besar yang terdiri dari 12 villa dengan fasilitas ala resor tropis. Villa tersebut juga dikelola dengan mengedepankan eco tourism.

  • Lokasi: Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

3. Pantai Pulau Tidung

Masih di kawasan Kepulauan Seribu, ada salah satu pulau yang juga ramai dikunjungi wisatawan, yaitu Pulau Tidung. Pulau ini menawarkan pasir pantai yang putih dan bersih, sehingga cocok untuk kamu yang ingin healing sejenak.

Selain itu, ada berbagai aktivitas seru lainnya selama di Pulau Tidung, mulai dari snorkeling, bersepeda, hingga menikmati hidangan seafood yang segar dan lezat. Kamu juga bisa berkeliling Pulau Tidung sambil melihat aktivitas para warga setempat.

  • Lokasi: Kepulauan Seribu Selatan, Kecamatan Kepulauan Seribu, Jakarta.

4. Pantai Pulau Pari

Rekomendasi selanjutnya adalah pantai di Pulau Pari. Saat berkunjung ke sini, travelers akan dibuat terpukau oleh pasir pantainya yang bersih dan putih. Seolah tak menyangka kalau pemandangan seperti ini bisa kamu lihat dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam saja dari Jakarta.

Selama berlibur di Pulau Pari, kamu bisa menikmati berbagai aktivitas seru lainnya seperti snorkeling atau bersepeda mengelilingi pulau. Agar lebih asyik, disarankan untuk menginap di Pulau Pari selama semalam.

  • Lokasi: Kepulauan Seribu Selatan, Kecamatan Kepulauan Seribu, Jakarta.

5. Pantai Sunrise

Pantai yang satu ini lokasinya juga ada di Kepulauan Seribu, tepatnya di Pulau Panggang. Bagi travelers yang membutuhkan ketenangan sambil melihat pemandangan alam yang menakjubkan, tempat ini wajib dikunjungi.

Disebut Pantai Sunrise karena menjadi salah satu spot terbaik untuk menyaksikan matahari terbit. Agar tidak ketinggalan momen tersebut, maka sebaiknya kamu menginap semalam di Pulau Panggang.

Setelah menyaksikan sunrise dan berfoto-foto di pinggir pantai, detikers bisa mencoba berbagai wahana permainan seru, mulai dari banana boat, kano, atau berkeliling pulau dengan sepeda listrik.

  • Lokasi: Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, Kecamatan Kepulauan Seribu, Jakarta.

6. Pantai Tanjung Lesung

Wisatawan lokal menikmati Pantai Lalassa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Minggu (19/11/2023). Wisata KEK Tanjung Lesung terus bangkit pasca bencana Tsunami 2018 dan COVID19, serta telah siap menjelang liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/Spt.Pantai Tanjung Lesung (Muhammad Iqbal/Antara)

Selain di Kepulauan Seribu, ada juga sejumlah pantai bagus di wilayah Banten, salah satunya Pantai Tanjung Lesung. Setibanya di pantai ini, travelers langsung disuguhkan oleh pemandangan pasir pantainya yang putih dan bersih.

Selain bermain di pinggir pantai, ada berbagai aktivitas seru lainnya yang wajib dicoba, mulai dari bermain voli pantai, banana boat, diving, hingga snorkeling. Kalau perut sudah lapar, di sekitar Pantai Tanjung Lesung banyak rumah makan yang menyajikan hidangan lezat dan harga terjangkau.

  • Lokasi: Tanjungjaya, Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten.

7. Pantai Sawarna

Pantai yang satu ini juga tak kalah ramai dikunjungi wisatawan saat memasuki musim liburan. Soalnya, Pantai Sawarna menawarkan pemandangan alam yang indah dan memukau.

Berbeda dari pantai-pantai sebelumnya yang berada di utara Pulau Jawa, Pantai Sawarna sendiri lokasinya berada di selatan Pulau Jawa. Untuk bisa sampai ke pantai ini, butuh waktu perjalanan sekitar 4 jam dengan mengendarai mobil.

Namun, setibanya di pantai ini dijamin rasa lelah travelers langsung terbayarkan secara instan. Selain cocok untuk healing, Pantai Sawarna juga menawarkan berbagai aktivitas seru lainnya, seperti surfing hingga snorkeling.

  • Lokasi: Sawarna, Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.

8. Pantai Florida

Rekomendasi pantai dekat Jakarta yang terakhir adalah Pantai Florida. Eits, pantai ini tidak terletak di Amerika Serikat ya, tetapi berada di Banten.

Pantai ini juga ramai dikunjungi para wisatawan, terutama saat memasuki musim liburan. Selain menawarkan pasir pantai yang bersih dan halus, fasilitas di Pantai Florida juga lengkap.

Bagi kamu yang liburan bersama keluarga, tersedia gazebo untuk bersantai dan meletakkan barang-barang. Ada juga kamar mandi untuk bilas, rumah makan, warung, dan tempat penyewaan ban bagi kamu yang ingin berenang.

  • Lokasi: Sindanglaya, Cinangka, Kabupaten Serang, Banten.

Itu dia delapan pantai terdekat Jakarta yang bagus dan cocok untuk liburan. So, pilih liburan ke pantai yang mana nih, travelers?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Ini Nih Pulau Terpadat di Kepulauan Seribu



Jakarta

Kepulauan Seribu popular sebagai tempat liburan dengan keindahan pantainya. Tapi ternyata ada satu pulau yang bukan tempat liburan dan berpredikat sebagai pulau dengan populasi terpadat.

Adalah Pulau Panggang yang bukan destinasi wisata dan merupakan pulau dengan populasi terpadat di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Pulau Panggang berada di Kecamatan Pulau Seribu Utara.

Pulau Panggang memiliki luas 0,09 km persegi dengan jumlah penduduk kepala keluarga 2.003.


detikTravel mendapat kesempatan untuk berkeliling langsung ke pulau itu. Rumah penduduknya cenderung rapat-rapat, menyisakan gang-gang kecil yang hanya bisa dilalui oleh motor dan sepeda sebagai jalur transportasi.

Imelda (25), lulusan perawat dari Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) Yogyakarta, merupakan seorang yang lahir dan besar di pulau itu. Asli putri daerah, anak kesembilan dari sebelas bersaudara itu mengakui bahwa Pulau Panggang memang sangat padat.

Pulau Panggang di Kepulauan SeribuImelda, warga Pulau Panggang di Kepulauan Seribu (bonauli/detikcom)

“Pulau Panggang bukan pulau liburan, cara berpakaian turis tidak bisa diterapkan di sini,” kata Imelda pada Senin (24/3).

Pulau Panggang Saat Ramadan

Bertepatan dengan bulan Ramadan, Imelda menceritakan kebiasaan warga yang tak biasa. Kalau biasanya berburu takjil jadi kegiatan saat ngabuburit, di Pulau Panggang lain lagi. Tidak ada yang berdagang takjil di sana, warganya membuka pesanan menu berbuka dalam grup obrolan Whatsapp.

“Enggak semua orang punya warung, ada yang PO juga. Jadi warga pesan di room chat lalu nanti diantar,” kata dia.

Pulau Panggang di Kepulauan SeribuPemukiman di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu (bonauli/detikcom)

Kondisi itu dikonfirmasi oleh Nining Kurnia (32), seorang ibu rumah tangga dengan empat anak. Sebagai warga pendatang dari Depok, Jawa Barat, dirinya cukup kaget dengan kebiasaan di Pulau Panggang.

“Iya, di sini enggak ada takjil. Kalau mau pesan lewat grup chat,” kata dia.

Nining menikah dengan pria asli Pulau Panggang, bahkan suaminya masih keturunan wali di sini. Setiap lebaran hari pertama, ia dan keluarga akan nyekar dan ziarah ke makan keluarga suami.

“Tapi kalau bukan keturunan wali di sini, biasanya nyekar di (lebaran) hari kedua,” kata dia.

Pulau Panggang di Kepulauan SeribuPulau Karya (bonauli/detikcom)

Tempat Pemakaman Umum (TPU) penduduk berada di seberang pulau, yaitu Pulau Karya. Hanya beberapa wali saja yang dikubur di area timur Pulau Panggang.

Imelda juga berkata hal senada. Dirinya biasanya nyekar di hari kedua. Ia ingat betul, usai salat Ied, warga akan berbondong-bondong naik motor (perahu motor) lalu menyeberang ke Pulau Karya.

“Ramai sekali, motor antre panjang mau masuk pulau,” kata dia.

Budaya lain saat Ramadan adalah petasan. Anak-anak di Pulau Panggang biasanya berkumpul di area pelabuhan untuk bermain petasan bersama. Bunyi petasan bersahut-sahutan, asap mesiu menyeruak mengisi langit-langit.

Sudah jadi budaya, anak-anak itu terlihat sangat piawai menyalakan petasan yang ‘masuk angin’. Mereka bahkan tak segan untuk melemparkan petasan ke sesama. Sesekali, orang tua yang lewat menghardik mereka untuk hati-hati. Namun, anak-anak itu tetap santai melanjutkan perang petasan. Sementara remaja-remaja tanggung sibuk main bola di lapangan.

Pulau Panggang di Kepulauan SeribuAnak-anak bermain petasan di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu (bonauli/detikcom)

Kumandang salat di masjid menggema seisi pulau. Pria dewasa bergegas menunaikan salat dan tarawih di masjid. Mereka berbaris mengambil air wudhu.

“Oiya, air di sini itu asin, bukan payau,” ucap Nining memberitahu satu lagi fakta tentang Pulau Panggang.

Tak semua rumah memiliki tampungan air hujan, beberapa menggali sumur untuk kebutuhan rumah tangga. Namun, kebanyakan warganya membeli air dari daratan untuk kebutuhan masak dan mandi. Untuk air minum, mereka lebih suka membeli air galon.

Pulau Panggang di Kepulauan SeribuPulau Panggang di Kepulauan Seribu (bonauli/detikcom)

Nining mengaku mengalami culture shock saat pertama kali datang ke Panggang. Sekujur tubuhnya melakukan penolakan dengan siraman air asin yang dilakukan tiap hari.

“Awalnya alergi sebadan-badan. Tapi lama-lama sudah biasa. Cuma kalau airnya lagi jelek, ya luka-luka,” ujarnya sambil menunjukkan bekas luka alergi pada tangan dan kaki.

Ada yang datang menetap, sebagian ingin pergi. Imelda adalah salah satu warga yang berkeinginan untuk melanjutkan hidup di luar pulau. Mimpinya, meraih sukses di Kuwait.

“Mungkin karena sudah dari kecil di sini, jadi sudah bosan. Sekarang mau berjuang untuk keluar dari sini,” katanya sambil tersenyum manis.

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com