Tag Archives: kereta

Mending Beli Rumah Baru atau Renovasi Rumah Second? Ini Plus Minusnya



Jakarta

Dari tahun ke tahun harga rumah semakin mahal. Banyak orang yang akhirnya berfikir untuk membeli rumah bekas agar tabungan mereka cukup untuk membeli rumah daripada membeli rumah baru.

Hal tersebut biasanya hanya bayangan mereka dari melihat fenomena membeli barang bekas, harganya lebih murah dari barang baru. Namun, sebelum memutuskan lebih baik membeli rumah baru atau rumah bekas, harus diperhitungkan dengan matang.

Pengamat Properti Steve Sudijanto mengatakan jika tabungan terbatas, lebih baik membeli rumah bekas atau second karena lebih terjangkau daripada membeli rumah baru. Sebab, banyak penjual rumah ingin menjual rumah mereka secara cepat sehingga terkadang harganya di bawah pasaran.


“Orang yang menjual rumah pasti membutuhkan uang atau mau pindah ke luar kota. Pasti mendambakan uang cash. Kalau nggak kan nggak dijual. Atau mereka mau naik pangkat, mau pindah rumah yang lebih besar, butuh uang juga kan untuk nombokin,” kata Steve kepada detikcom, Rabu (3/7/2024).

Keuntungan dari membeli rumah bekas adalah lokasi bisa saja di tengah kota atau cukup dengan perkotaan. Berbeda dengan rumah baru yang sudah sulit untuk dibangun di tengah kota karena lahannya yang terbatas atau karena biaya bangunnya yang mahal.

Ia sangat menyarankan untuk mengambil rumah bekas di dekat perkotaan atau bahkan di dalam perkotaan jika tawaran tersebut ada dan sesuai dengan jumlah tabungan. Selain soal lokasi, ia juga meminta calon pembeli untuk membeli rumah dengan melihat fasilitas dan akses menuju rumah tersebut.

“Kita bisa beli rumah di fasilitas yang sudah matang, yang sudah mapan. Sektor 1-5 itu biasanya sudah lengkap, dekat stasiun kereta (dan) dekat jalan tol. Sudah matang, buahnya sudah manis, tinggal renovasi,” katanya.

Di balik kelebihan dari membeli rumah bekas, ada hal yang harus diperhatikan bahwa rumah bekas bisa saja kondisinya ada kerusakan. Kerusakan juga ada beberapa macam ada yang kerusakan secara struktural dan bagian permukaannya saja. Kerusakan yang membutuhkan perbaikan besar dan bisa saja hampir sama dengan membangun ulang adalah kerusakan pada struktur bangunan. Jadi sebelum tergiur, alangkah baiknya memeriksa kondisi rumah terlebih dahulu.

“Jangan sampai membeli rumah kita harus merobohkan struktur, itu rugi. Karena kalau mendapat rumah yang strukturnya sudah nggak baik, itu akhirnya kita kayak bangun baru, akhirnya ya mahal,” imbuhnya.

Ia menyebut kerusakan permanen pada rumah yang perlu dihindari seperti berkaitan dengan struktur, rayap, hingga pernah banjir. Oleh karena itu penting untuk datang langsung untuk survei rumah second untuk memilih properti yang tidak banyak masalah.

“Untuk membeli rumah second itu yang paling utama mesti dilakukan kita harus survei. Melihat dari rumah tersebut dalam arti kondisi bangunan, struktur, mechanical electric, plafon, genteng, struktur genteng, air, listrik, (dan) rayap,” pungkasnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason

Saya Punya Rumah di Atas Lahan Kereta Api, Bisakah Dapat Surat Legalitas?



Jakarta

Pertanyaan

Saya membangun rumah di tanah rel kereta api, dan sekarang ini saya butuh modal usaha dan saya berniat menjaminkan rumah dan tanah saya, namun saat ini saya tidak memiliki surat di atas tanah tersebut sehingga kesulitan mendapatkan pinjaman. Bagaimana status kepemilikan tanah dan bangunan saya di areal kereta
api, dapatkah saya memiliki surat-surat di atas tanah tersebut?

Arista
Pembaca detikProperti

Jawaban

Menanggapi pertanyaan di atas, dengan ini kami sampaikan bahwa Pemerintah telah melarang membangun dan/atau memiliki pemukiman diareal tanah milik perkeretaapian sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 178 ayat (1), dan yang berbunyi “Setiap orang dilarang membangun gedung, membuat tembok, pagar, tanggul, bangunan lainnya, menanam jenis pohon yang tinggi, atau menempatkan barang pada jalur kereta api yang dapat mengganggu pandangan bebas dan membahayakan keselamatan perjalanan kereta api”


Sementara itu, UU No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Pemukiman Pasal 140 berbunyi sebagai berikut, ;Setiap orang dilarang membangun perumahan dan/atau permukiman di tempat yang berpotensi dapat menimbulkan bahaya bagi barang ataupun orang, sehingga ditegaskan bahwa yang dimaksud dengan tempat
yang berpotensi dapat menimbulkan bahaya: antara lain adalah sempadan rel kereta api, bawah jembatan, daerah saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET), daerah sempadan sungai (DSS), daerah rawan bencana, dan daerah kawasan khusus militer.

Bahwa terkait permasalahan yang disampaikan, dapatkah memiliki surat-surat di atas tanah/bangunan di sekitar kereta api, dengan ini kami sampaikan masyarakat tanpa terkecuali, tidak dapat memiliki tanah atau surat di atas lahan Kawasan perkeretaapian mengingat bidang tanah tersebut milik PT. Kereta Api Indonesia. Kami memahami kondisi yang terjadi pada subjek penanya, akan tetapi karena beberapa hal yang di perhatikan apabila masyarakat memilih mendirikan permukiman liar di sempadan rel kereta api dipandang dari segi keamanannya permukiman yang berada di sempadan rel kereta api sangat terancam, karena tidak jarang kereta melewati rel yang masih aktif untuk melintasi rel tersebut sangatlah membahayakan dan dapat mengancam keselamatan nyawa seseorang.

Demikian yang dapat kami sampaikan

Muhammad Rizal Siregar, S.H,. M.H

SIREGAR & CO

Pengacara dan Pakar Hukum Properti

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

6 Lokasi yang Sebaiknya Dihindari Jika Ingin Membeli Rumah


Jakarta

Salah satu faktor penting saat membeli rumah adalah soal lokasinya. Bukan sekadar tempatnya yang strategis, tapi juga mengenai akses jalan, fasilitas, dan kondisi lingkungan sekitar yang mendukung.

Terkadang, ada orang yang sebenarnya sudah sreg dengan desain dan harga rumahnya, tetapi terhalang oleh beberapa faktor seperti lingkungan hingga akses jalan. Hal itu yang membuat proses pembelian rumah menjadi cukup lama dan harus dilakukan secara sabar.

Oleh karena itu, detikers harus mengetahui beberapa lokasi yang sebaiknya dihindari sebelum membeli rumah. Di mana saja lokasi tersebut? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


Ini Lokasi yang Sebaiknya Dihindari Jika Mau Beli Rumah

Bagi detikers yang sedang mencari hunian baru, ada sejumlah lokasi yang sebaiknya dihindari. Mengutip dari arsip detikProperti, berikut sejumlah lokasinya:

1. Dekat Rel Kereta Api

Lokasi yang pertama adalah di dekat rel kereta api. Ada dua alasan mengapa sebaiknya detikers tidak membeli rumah di dekat rel kereta api, yang pertama adalah masalah kenyamanan.

Bayangkan jika setiap 10-15 menit ada kereta api melintas di depan rumah kamu. Suara bising dan getaran dari kereta api yang melintas dapat mengganggu waktu istirahat.

Alasan yang kedua adalah soal keamanan. Jika terjadi insiden kereta api, maka hunian detikers berisiko terkena imbasnya. Meski saat ini kasus kecelakaan kereta sudah jarang, tapi lebih baik menghindari adanya risiko tersebut.

2. Dekat SUTET

Hunian yang berada di dekat saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) sebaiknya juga harus dihindari. Sebab, ada risiko jika SUTET mengalami roboh dan menimpa rumah warga, sehingga menyebabkan kerugian serta korban jiwa.

Selain itu, keluhan yang sering dirasakan warga yang tinggal di dekat SUTET adalah suara bising. Lalu, terdapat radiasi gelombang elektromagnetik yang berbahaya meskipun tidak terlihat.

Berdasarkan penelitian Dr Anies, M.Kes. PKK dari Universitas Diponegoro, penduduk yang tinggal di bawah SUTET 500 kV di Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, berisiko mengalami gangguan kesehatan seperti keluhan sakit kepala (headache), pening (dizziness), dan keletihan menahun (chronic fatigue syndrome).

3. Pinggir Jalan Raya

Sebenarnya, memiliki rumah yang berada di pinggir jalan raya merupakan sebuah keuntungan. Sebab, aksesnya bakal lebih mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi ataupun transportasi umum.

Namun, jalan raya dipastikan selalu ramai dan suara berisik dari kendaraan bermotor dapat mengganggu penghuni rumah. Selain itu, detikers harus lebih hati-hati terhadap anggota keluarga yang masih anak-anak, sebab ada banyak kendaraan berlalu lalang di depan rumah.

Oh ya, harga rumah di pinggir jalan raya, terutama di jalan yang strategis tentu harganya bisa berkali-kali lipat lebih mahal. Jadi, persiapkan juga soal budget-nya.

4. Dekat Bandara

Membeli rumah di dekat bandara sebenarnya juga sangat menguntungkan, apalagi jika detikers termasuk orang yang sering bepergian dengan pesawat. Dengan begitu, kamu bisa pergi ke bandara dengan waktu singkat.

Namun, ada kekurangan jika tinggal di dekat bandara, yakni sering mendengar suara bising dari mesin pesawat. Selain itu, kawasan bandara biasanya akan ramai orang berlalu lalang, sehingga bikin kamu tidak nyaman.

5. Daerah Rawan Banjir

Lokasi yang satu ini sudah seharusnya dihindari sebelum membeli rumah. Jangan sampai kamu hanya tergiur dengan desain rumah yang keren dan harga terjangkau, tapi ternyata setiap hujan turun langsung terjadi banjir.

Salah satu cara untuk mengetahui apakah hunian tersebut berada di daerah rawan banjir atau tidak adalah dengan bertanya ke penduduk sekitar. Perhatikan juga apakah rumah tersebut berada di dataran rendah dan di dekatnya ada sungai atau kali.

6. Rawan Kejahatan

Terakhir adalah lokasi hunian yang masuk dalam zona rawan kejahatan, misalnya rawan kasus perampokan atau pencurian kendaraan bermotor. Sebaiknya, cari rumah yang menerapkan sistem keamanan 24 jam atau siskamling saat malam hari.

Pertimbangkan juga jika kamu ingin membeli rumah yang sering terjadi konflik antar warga, misalnya tawuran. Sebab, tempat tinggal kamu bisa saja terkena lemparan batu nyasar.

Itu dia enam lokasi yang sebaiknya dihindari jika ingin membeli rumah. Semoga membantu detikers.

(ilf/fds)



Sumber : www.detik.com

Libur Lebaran di Trans Snow World, Ada Promo Lebaran dan Bisa Nonton Show!



Jakarta

Momen Lebaran ini waktunya berkumpul bersama seluruh keluarga. Momen kebersamaan bersama keluarga akan semakin berkesan dengan berkumpul di tempat spesial, Trans Snow World.

Trans Snow World mengajak pengunjung untuk menikmati keseruan liburan musim dingin ala Jepang atau ala Eropa dengan bermain salju.

Spesial libur lebaran ini, Trans Snow World menghadirkan Promo Spesial Lebaran dan juga pertunjukan spesial yang tentunya unik dan berbeda di setiap Trans Snow World, mulai 28 Maret hingga 7 April 2025.


Yuk kita intip keseruan show dan promo yang ada di Trans Snow World :

Trans Snow World Bintaro

Trans Snow World Bintaro yang berlokasi di Trans Park Mall Bintaro menghadirkan show spesial lebaran “Frost Fury”- Dance Battle Icon Trans Snow World Bintaro yang akan mengajak pengunjung menari bersama untuk mendukung icon jagoannya yaitu Neko dan Paw Paw.

Selama periode Lebaran, berlaku promo HTM Lebaran Rp. 159.000 dari harga normal Rp. 300.000. (periode 29 Maret – 8 April 2025).

Trans Snow World Bekasi

Trans Snow World Bekasi menghadirkan show spesial lebaran “Winter Beats” yang merupakan flash mob dari para icon Trans Snow World Bekasi. Para icon akan mengajak seluruh pengunjung untuk menari bersama para icon.

Khusus selama periode Lebaran, di Trans Snow World Bekasi berlaku promo HTM Lebaran Rp 139.000 dari harga normal Rp 200.000, periode 1-8 April 2025.

Trans Snow World Surabaya

Trans Snow World Surabaya yang berlokasi di Trans Icon Mall Surabaya ini akan menghadirkan show spesial lebaran “Shake Like a Snowflake” dance dan party games yang bisa diikuti seluruh pengunjung setiap hari jam 3 sore.

Khusus selama periode Lebaran, berlaku promo Spesial Lebaran Rp 125.000/orang dari harga normal Rp 175.000/orang, periode promo hingga 8 April 2025. Khusus di hari Raya Lebaran, 31 Maret 2025 berlaku Promo Lebaran Big Deals Rp 110.000/orang.

Spesial libur lebaran ini, Trans Snow World menghadirkan Promo Spesial Lebaran dan juga pertunjukan spesial yang tentunya unik dan berbeda di setiap Trans Snow World.Spesial libur lebaran ini, Trans Snow World menghadirkan Promo Spesial Lebaran dan juga pertunjukan spesial yang tentunya unik dan berbeda di setiap Trans Snow World. Foto: Trans Entertainment

Trans Snow World Makassar

Trans Snow World Makassar yang berlokasi Trans Studio Mall Makassar menghadirkan show spesial lebaran “Eid Fashion Show & Lantern Parade” dimana para mascot Trans Snow World Makassar akan berkeliling sambil fashion show dan mengajak seluruh pengunjung cilik untuk bersama menikmati parade lantern di atas salju.

Khusus selama periode Lebaran, berlaku promo HTM Lebaran Rp 150.000 dari harga normal Rp 275.000/orang (periode 1-8 April 2025). Adapun khusus di hari Raya Lebaran (31 Maret 2025) ada promo lebaran Big Deals dengan HTM Rp. 135 ribu per orang.

Selain bermain salju, menikmati keseruan show spesial lebaran, pengunjung juga menikmati serunya bermain ski di ski area Trans Snow World. Bagi yang belum bisa jangan khawatir karena ada instruktur yang siap untuk membantu dan membuat Anda bisa untuk bermain ski. Perlengkapan untuk bermain ski juga tersedia dengan lengkap.

Pengunjung cukup membawa pakaian hangat dan nyaman untuk bermain ski. Jadi pengalaman liburan musim dingin dengan bermain ski seperti di Jepang atau di Eropa bisa dilakukan hanya di Trans Snow World.

Selain itu, masih banyak aneka permainan lainnya antara lain Chairlift, menaiki kereta gantung sambil menikmati putihnya salju dari ketinggian, meluncur menggunakan papan sledge atau meluncur menggunakan ban besar Snow Tube baik sendiri atau bersama pasangan. Jangan lewatkan pula keseruan menikmati turunnya salju langsung di atas kepala di area Litle Mountain.

Untuk pembelian tiket bisa di website www.transentertainment.com dan untuk informasi lebih lanjut bisa cek di Instagram @transsnowworld.bekasi, @transsnowworld.bintaro, @transsnowworld.surabaya dan @transsnowworld.makassar.

(ddn/ddn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Aktivitas Menarik di Trans Snow Makassar untuk Libur Lebaran



Makassar

Trans Snow World Makassar yang berlokasi Trans Studio Mall Makassar menghadirkan show spesial lebaran Eid Fashion Show & Lantern Parade.

Para mascot Trans Snow World Makassar akan berkeliling sambil fashion show dan mengajak seluruh pengunjung cilik untuk bersama menikmati parade lantern di atas salju.

Selain bermain salju, menikmati keseruan show spesial lebaran, pengunjung juga menikmati serunya bermain ski di ski area Trans Snow World.


Bagi yang belum bisa jangan khawatir karena ada instruktur yang siap untuk membantu dan membuat Anda bisa untuk bermain ski. Perlengkapan untuk bermain ski juga tersedia dengan lengkap. Pengunjung cukup membawa pakaian hangat dan nyaman untuk bermain ski.

Jadi pengalaman liburan musim dingin dengan bermain ski seperti di Jepang atau di Eropa bisa dilakukan hanya di Trans Snow World. Selain itu, masih banyak aneka permainan lainnya antara lain Chairlift, menaiki kereta gantung sambil menikmati putihnya salju dari ketinggian, meluncur menggunakan papan sledge atau meluncur menggunakan ban besar Snow Tube baik sendiri atau bersama pasangan.

Jangan lewatkan pula keseruan menikmati turunnya salju langsung di atas kepala di area Litle Mountain

Harga spesial Lebaran

Jadikan momen libur Lebaran bersama keluarga dan kerabat lebih hangat dan berkesan di Trans snow World Makassar. Khusus selama periode Lebaran, berlaku promo HTM Lebaran Rp 150.000 dari harga normal Rp 275.000/orang (periode 1-8 April 2025).

Anda juga bisa main salju di Trans Snow World Makassar lebih hemat menggunakan AlloBank cuma Rp 142.000/ orang untuk setiap pembelian 3 tiket selama 1-8 April 2025.

Jangan sampai kelewatan promonya, booking tiket libur lebaranmu dari sekarang. Beli tiketnya sekarang di www.transentertainment.com atau langsung klik link di Bio@transsnowworld.makassar

(ddn/ddn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

7 Mal di Jakarta yang Terintegrasi dengan Transportasi Umum


Jakarta

Siapa bilang jalan-jalan ke mall harus ribet dengan kendaraan pribadi? Di kawasan Jakarta, banyak mal yang strategis dan mudah dijangkau dengan transportasi umum.

Traveler pengguna TransJakarta, MRT, KRL, dan LRT sejumlah pusat perbelanjaan dapat diakses dengan nyaman tanpa perlu repot mencari parkir untuk kendaraan pribadi.

Berikut adalah beberapa mall di Jabodetabek yang bisa dijangkau dengan transportasi umum, cocok untuk traveler yang ingin menikmati hari tanpa ribet:


1. Cibubur junction

Mall yang berlokasi strategis di Jl. Jambore No.1, RT.8/RW.7, Cibubur, Kecamatan Ciracas, Kota Jakarta Timur, menawarkan kemudahan akses bagi pengunjung berkat lokasinya yang dekat dengan berbagai moda transportasi umum, seperti halte TransJakarta Cibubur Junction yang terletak tepat di depannya.

Kemudahan juga dirasakan bagi traveler dari Depok yang ingin berbelanja atau sekadar menonton bioskop, traveler dapat memanfaatkan layanan BisKita TransDepok dan turun langsung di halte Cibubur Junction.

Selain itu, akses semakin praktis dengan hadirnya Stasiun LRT Harjamukti yang terintegrasi dengan jaringan kereta LRT, traveler dapat jalan dari pintu keluar selama 5 menit melalui jalur pejalan kaki menuju mall Cibubur Junction bertemu dengan lorong sebelah kanan akan sampai menuju mall Cibubur Junction.

2. Plaza Indonesia

Mall Plaza Indonesia, dikenal sebagai salah satu pusat perbelanjaan mewah dan ikonik di ibu kota Jakarta, berlokasi di Jl. M.H. Thamrin No.Kav.28-30, Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat menawarkan keunggulan lokasi yang sangat strategis karena langsung terhubung dengan berbagai moda transportasi umum, termasuk Halte TransJakarta Bundaran HI Astra.

Traveler bisa menaiki bus nomer 1 tujuan kota – Blok M dari halte TransJakarta Monumen Nasional lalu turun di halte TransJakarta Bundarah HI. Selain itu, terdapat juga stasiun MRT Bundaran HI Bank DKI tepat berada di depan mall Plaza Indonesia.

Traveler bisa berfoto di area Halte TransJakarta Bundaran HI yang terletak di lantai 2, traveler dapat mengambil foto berlatar belakang Patung Selamat Datang, menciptakan pengalaman yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga berkesan dan penuh keunikan.

3. Points Mall Lebak Bulus

Points Mall berlokasi di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, menawarkan keunikan tersendiri karena terintegrasi langsung dengan Skybridge simpang temu MRT Lebak Bulus, traveler yang turun dari MRT akan disambut dengan pemandangan memukau berupa depo kereta MRT yang terparkir rapih, serta panorama di sepanjang perjalanan melintasi skybridge menuju Points Mall lantai 3.

Traveler juga dapat menikmati aktivitas menarik seperti melihat pemberhentian parkir kereta MRT, melihat kendaraan roda dua dan roda empat dari atas skybride, dan lalu lalang kereta MRT yang melintas, menjadikannya lokasi sempurna untuk mengabadikan momen berswafoto berlatar belakang kereta MRT, menciptakan pengalaman yang unik dan tak terlupakan sebelum memasuki pusat perbelanjaan ini.

4. Aeon Mall Tanjung Barat

AEON Mall Tanjung Barat yang terletak di kawasan strategis di Jl. Raya Tj. Barat No.163, RT.12/RW.4, Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, traveler dapat berburu hidangan sushi viral khas Aeon di dalam mal. Di sini traveler dapat bersantai di Sky Garden, sebuah area rooftop yang berada di lantai 5 dengan pemandangan yang menenangkan di atas mall.

Traveler juga dapat duduk dan bersantai di Taman AEON Mall Tanjung Barat yang terletak di luar area mall, memberikan nuansa segar hijaunya pepohonan dan rileks untuk santai dan nongrong sejenak.

Traveler yang menggunakan transportasi umum dapat dengan mudah mengakses mall ini melalui KRL dan turun di Stasiun Tanjung Barat, lalu keluar melalui jembatan penyeberangan orang (JPO) yang langsung terhubung dengan mall, menjadikan perjalanan menuju AEON Mall Tanjung Barat semakin praktis untuk berbelanja, bersantai, atau sekadar melepas penat di tempat yang nyaman.

5. Pondok Indah Mall

Mall yang menawarkan akses yang sangat mudah bagi traveler yang menggunakan transportasi umum, karena terintegrasi langsung dengan layanan TransJakarta nomor 8 dengan rute Lebak Bulus – Pasar Baru.

Traveler cukup turun di halte Pondok Indah dan dapat langsung memasuki area mall melalui Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang nyaman, menghubungkan traveler ke dalam kompleks mall yang berada di antara PIM 1 dan PIM 2, memberikan pengalaman akses yang praktis sekaligus memudahkan pengunjung menikmati berbagai fasilitas premium yang tersedia di mall ini.

6. Emporium Pluit Mall

Dikenal sebagai salah satu pusat perbelanjaan modern dengan berbagai fasilitas lengkap di Jakarta Utara, lokasinya yang sangat mudah diakses karena berada persis di depan Halte TransJakarta Penjaringan.

Traveler bisa naik turun di stasiun Jakarta Kota lalu disambung melalui halte Transjakarta kali besar barat naik nomer 1A Balai Kota – Pantai Maju kemudian turun di halte transjakarta Penjaringan tepat di depan Emporium Pluit Mall.

Hal ini menjadikan Emporium Pluit Mall pilihan favorit bagi traveler yang menggunakan transportasi umum, memungkinkan traveler untuk langsung masuk ke area mall tanpa perlu berjalan jauh.

Mal ini menawarkan berbagai macam tenant mulai dari toko fashion ternama, restoran dengan cita rasa lokal dan internasional, hingga fasilitas hiburan seperti bioskop yang cocok untuk menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman.

7. Bintaro Exchange Mall

Menjelajahi akuarium BX Sea yang berada di dalam Bintaro Exchange Mall adalah pengalaman yang menarik, di mana traveler dapat melihat beragam ikan-ikan cantik yang memukau dan mendokumentasikan momen tersebut sebagai kenang-kenangan. Mall ini sangat cocok untuk dijadikan destinasi hangout bersama teman, keluarga, atau pasangan.

Untuk mencapai lokasi ini, traveler yang menggunakan KRL dapat turun di Stasiun Jurangmangu dan dengan mudah menuju Bintaro Exchange Mall melalui jembatan penghubung yang sudah dilengkapi tanda panah menuju Bintaro Exchange Mall.

Traveler melewati lorong panjang di dalam mall ini hanya memakan waktu sekitar lima menit, sehingga tidak membutuhkan waktu lama bagi pengunjung untuk sampai di akuarium BX Sea, menjadikannya destinasi rekreasi yang praktis dan seru di kawasan Mall Bintaro.

(fem/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Ngider dari Stasiun KRL Cawang ke Stasiun Kereta Cepat Halim, Ada Apa Saja?



Jakarta

Bagi para pecinta perjalanan singkat di Jakarta, eksplorasi menggunakan transportasi umum bisa menjadi pilihan menyenangkan untuk mengisi waktu luang. Salah satu rute menarik adalah perjalanan nongkrong dari Stasiun KRL Cawang menuju Stasiun Halim, pusat transportasi modern yang kini menjadi daya tarik baru di ibu kota.

Rute cocok untuk traveler yang sekadar ingin nongkrong atau mencari suasana baru. Perjalanan dimulai dari Stasiun KRL Cawang yang rutenya menghubungkan Bogor, Depok, Manggarai, Jakarta kota maupun wilayah sekitarnya.

Untuk menuju Stasiun Halim, traveler yang turun di Stasiun KRL Cawang hanya perlu pindah ke Stasiun LRT Cikoko dengan menaiki eskalator atau lift prioritas menuju lantai 2. Eits, jangan lupa tapping out ya traveler.


Setelah berada di lantai 2, cukup ikuti petunjuk arah menuju Stasiun LRT Cikoko untuk melanjutkan perjalanan. Sesampainya di LRT Cikoko, traveler dapat mengikuti petunjuk menuju Peron 1 dengan naik satu lantai lagi untuk menuju kereta arah peron Jati Mulya dengan eskalator.

Stasiun Kereta Cepat WhooshStasiun LRT Halim (Amalia Novia Putri/detikTravel)

Tak berselang lama kereta Jati Mulya kereta pun tiba, dan traveler duduk sambil menikmati perjalanan dengan pemandangan gedung-gedung tinggi di sekitar. Dalam perjalanan, kereta melewati dua stasiun, yaitu Ciliwung dan Cawang, sebelum akhirnya tiba di Stasiun LRT Halim. Perjalanan dari LRT Cikoko ke LRT Halim ini memakan waktu sekitar 15 menit.

Setibanya di LRT Halim, traveler dapat mengikuti petunjuk menuju Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan menaiki eskalator satu lantai, lalu mengikuti tanda panah yang tersedia. Tak jauh dari situ, traveler akan menemukan skybridge yang dipenuhi berbagai tenant makanan khas Indonesia serta area tempat duduk yang nyaman.

Di sini juga tersedia toilet, musala dan ruangan untuk ibu menyusui dan ganti popok pada anak.

Dari sini, traveler dapat menyaksikan aktivitas para penumpang yang bersiap bepergian menggunakan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Serta juga terlihat papan sejarah kereta api maupun layar jadwal kedatangan kereta, lengkap dengan waktu agar memudahkan penumpang.

Stasiun Kereta Cepat WhooshSuasana di stasiun Kereta Cepat Whoosh Foto: (Amalia Novia Putri/detikTravel)

Setelah memasuki pintu keberangkatan, terdapat area pemeriksaan bagasi yang menjadi batas akhir bagi para pengantar. Sambil menunggu di ruang tunggu, traveler dapat bersantai dan menikmati makanan di tenant seperti Bakso Afung, Hokben, Solaria, dan Kopi Kenangan yang tersedia di ruang tunggu keberangkatan penumpang. Traveler bisa menikmati berbagai pilihan makanan sambil melihat suasana stasiun yang sibuk dan ramai oleh para penumpang.

Stasiun Halim menawarkan lebih dari sekadar tempat perjalanan saja. Dengan desain modern dan fasilitas lengkap, stasiun ini menjadi tempat yang nyaman untuk nongkrong atau bersantai. Area ruang tunggu yang luas dan bersih dilengkapi dengan tempat duduk, pendingin ruangan, papan kedatangan kereta dan fasilitas charging station, menjadikan tempat ini ideal untuk menghabiskan waktu.

Setelah selesai bersantai melihat lalu lalang penumpang yang berpergian menggunakan kereta cepat Jakarta Bandung, kini saatnya pulang.

Traveler yang ingin menggunakan Transjakarta dapat memanfaatkan layanan bus dengan kode 7W rute Cawang – Stasiun KCJB Halim, yang beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB. Tarifnya pun sangat terjangkau, hanya Rp 3.500 saja.

Bagi yang ingin naik ojek online, cukup keluar melalui pintu utara untuk memesan layanan tersebut, atau traveler juga bisa memilih taksi online yang tersedia. Jika ingin kembali menggunakan LRT, traveler dapat mengikuti arah yang sama seperti saat kedatangan sebelumnya.

Dengan perjalanan singkat ini, traveler tidak hanya merasakan kemudahan akses transportasi modern di Jakarta, tetapi juga mendapatkan pengalaman baru yang menyenangkan. Jadi, tunggu apa lagi?

Yuk, coba eksplorasi rute dari Stasiun KRL Cawang ke Stasiun Halim dan nikmati ‘me time’ yang berbeda.

(sym/sym)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Itinerary Keliling Jakarta Seharian dengan Transportasi Umum



Jakarta

Traveler yang sedang mencari ide liburan untuk mengisi Natal dan tahun baru, detikTravel punya rekomendasinya, nih. Destinasi ini bisa digapai dengan naik transportasi umum.

Traveler mau liburan dengan tema apa nih? Memperkaya edukasi anak, me time atau seru-seruan bersama bestie? detikTravel telah menyusun rangkaian tempat yang bisa kamu kunjungi seharian di Jakarta dengan transportasi umum.

Pagi (08.00 WIB-12.00 WIB)

1. Monas

Destinasi pertama yang bisa kamu kunjungi untuk membuka petualangan kamu adalah Monumen Nasional alias Monas. Traveler bisa nih menikmati indahnya kota Jakarta dengan naik ke puncak Monas atau melihat-lihat di museumnya.


Untuk bisa naik ke Puncak Monas, harga tiketnya Rp 24 ribu untuk dewasa, Rp 13 ribu untuk mahasiswa, dan Rp 6.000 untuk anak-anak. Operasionalnya mulai pukul 08.00-16.00 WIB.

Sedangkan harga tiket ke Museum Sejarahnya Rp 8.000 untuk orang dewasa, Rp5.000 untuk mahasiswa dan Rp 3.000 untuk anak-anak.

Cara menuju Monas dengan transportasi umum adalah dengan naik Transjakarta dan berhenti di Halte Monas.

2. Museum Nasional

Museum Nasional Indonesia di malam hari pada Sabtu (26/10/2024).Museum Nasional Indonesia di malam hari pada Sabtu (26/10/2024). (Weka Kanaka/detikcom)

Setelah puas bermain di Monas, kamu bisa lanjut ke Museum Nasional yang berada di seberangnya. Kamu harus tahu nih, Museum Nasional makin cantik dan kekinian lho. Dijamin berkeliling museum tidak membosankan!

Untuk harga tiket anak-anak (usia 3-12 tahun) Rp 15 ribu/orang, pengunjung dewasa Rp 25 ribu/orang, tikey Imersifa Rp 35 ribu dan untuk turis asing Rp 50 ribu per orangnya. Untuk jam operasionalnya Selasa-Kamis 08.00-16.00 WIB, Jumat-Minggu 08.00-20.00 WIB dan hari Senin tutup.

Di sini, kamu bisa menjelajahi koleksi arkeologi, etnografi, seni rupa, dan ragam pameran. Dan yang sedang digemari sekarang adalah pameran wajah nusantara. Di sini kamu bisa melihat dan mencari tahu keturunan suku menggunakan Augmented Reality, berdasarkan lukisan karya RM Pirngadie. Keren, kan?

Siang (12.00-15.00 WIB)

3. Kota Tua

Sebelum berkeliling Kota Tua, kamu bisa nih mencari makan siang di sekitaran sana. Banyak pilihan kok, mulai dari Cafe Batavia, Taman Fatahillah Food Court, Kedai Kopi Taman Fatahillah dan lainnya. Namun bila ingin makan hemat, banyak pedagang kaki lima yang bisa kamu temui di pinggiran Kota Tua kok.

Setelah makan siang, kamu bisa nih menikmati Kota Tua dengan mendatangi museum-museumnya. Ada Museum Keramik, museum Fatahilla, Museum Wayang, Museum Bank Indonesia, dan lainnya.

4. Ikut workshop di Museum Seni Rupa dan Keramik

Banyak cara untuk melepas penat keseharian. Salah satu caranya dengan mengikuti kelas membuat keramik di Museum Seni Rupa dan Keramik di kawasan Kota Tua, Jakarta.Mengikuti kelas membuat keramik di Museum Seni Rupa dan Keramik di kawasan Kota Tua, Jakarta. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Salah satu kegiatan yang bisa kamu coba untuk me time adalah mengikuti workshop membuat gerabah di Mudeum Seni Rupa. Harganya Rp 50 ribu untuk sekali sesi dan kamu akan mendapatkan pemandu, tanah liat, serta box pembungkus agar bisa dibawa pulang.

Sore (15.00-18.00 WIB)

5. M Blok Space

Destinasi terakhir yang bisa kamu kunjungi adalah kawasan Blok M yang memang sedang hits di tengah anak muda. Menuju kawasa Blok M juga mudah dengan transporrasti umum kok.

Bila naik Transjakarta, kamu bisa turun di beberapa halte, diantaranya Halte CSW, Halte Kejaksaan, dan Halte Blok M.

Bila naik MRT, kamu turun saja di Stasiun MRT Blok M.

Tempat pertama yang bisa kamu kunjungi adalah M Blok Space. Di sini tak hanya untuk kulineran di berbagai kedai saja, namun banyak pameran menarik yang bisa kamu lihat lho.

M Blok Space sering mengadakan bazaar atau pop-up market yang menampilkan berbagai produk kreatif karya lokal. Kadang juga ada konser mini atau live musik dari seniman lokal.

Kamu yang ingin menambahkan keahlian visa juga mengikuti ragam workshop kreatif dan cari saja jadwalnya di medsos M Blok Space ya.

6. Berburu kuliner viral

Uma Oma Cafe di Blok M, Jakarta SelatanUma Oma Cafe di Blok M, Jakarta Selatan (Syanti Mustika/detikcom)

Setelah puas di M Blok Space, kita bergeser ke kawasan Blok M Square. Di sini kamu bisa menemui ragam makanan dan minuman viral.

Sebut saja Haka Dimsum, Claypot Popo, Uma Oma Cafe, Fitago Ya, Bakmi Tjo Kin, London Layers, Little Salt Bread, Kopi Tuku, Filosofi Cafe, Fumo Chicken Bar, RM Loklin dan banyak lainnya.

7. Taman Literasi

Menikmati hari selepas beraktivitas untuk melepas penat bisa jadi cara ampuh untuk menyegarkan pikiran, salah satunya menyaksikan matahari terbenam di Taman Literasi Blok M.Menikmati hari selepas beraktivitas untuk melepas penat bisa jadi cara ampuh untuk menyegarkan pikiran, salah satunya menyaksikan matahari terbenam di Taman Literasi Blok M. (Muhammad Lugas Pribady)

Setelah seharian berkegiatan, kamu bisa nih menikmati sore di Taman Literasi. Banyak juga kafe-kafe yang bisa kamu pilih untuk lokasi ngobrol, bertemu teman atau sekedar me time.

Namun banyak kok kawasan gratis yang bisa kamu duduki di Taman Literasi. Biasanya yang sering dilakukan di sini adalah duduk menghadap ke arah jalur MRT. Bila kamu beruntung, bisa mendapatkan pemandangan kereta MRT lewat dengan latar ciamik langit Jakarta berwarna jingga.

Malam (19.00-20.00 WIB)

8. Makan gultik

Gultik Barito: Gultik Viral yang Habiskan 100 Liter Kuah Gulai per HariGultik Barito: Gultik Viral yang Habiskan 100 Liter Kuah Gulai per Hari (Andi Annisa DR/detikcom)

Menutup hari ini kamu bisa menikmati kuliner gultik yang begitu identik dengan kawasan Blok M. Beberapa rekomendasi diantaranya Gultik Agus Budi (Bulungan), Gultik Barito (Depan Gereja Barito), Gultik Sticker, Gultik Mas Tri, Gultik Pak Roni dan Gultik Mas Adit.

Harga kuliner hits ini mulai Rp 10 ribuan.

(sym/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Rute ke Dieng dari Jakarta Naik Kereta Api Beserta Waktu Tempuhnya


Dieng terletak di Jawa Tengah, tepatnya di perbatasan antara Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara. Bagi para traveler yang ingin pergi ke Dataran Tinggi Dieng, perjalanan dari Jakarta bisa menjadi pengalaman seru tersendiri.

Apalagi kalau perjalanannya ditempuh dengan kereta api. Kamu mungkin akan menikmati perjalanan yang santai sambil melewati berbagai pemandangan indah di sepanjang jalur rel. Ketahui rutenya dalam artikel ini.

Rute ke Dieng dari Jakarta Naik Kereta 2024

Kalau dari Jakarta ke Dieng lebih dekat Stasiun Purwokerto. Traveler bisa mengawali perjalanan dari Jakarta di Stasiun Gambir atau Stasiun Pasar Senen.


Umumnya, perjalanan dari Jakarta ke Wonosobo naik kereta ditempuh sekitar 4 jam lebih.
DIlihat detikTravel dari laman resmi PT Kereta Api Indonesia (KAI) (27/08/2024), berikut adalah daftar stasiun asal beserta stasiun tujuan dalam rute dari Jakarta ke Dieng dari stasiun tujuan terdekatnya.

1. Keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen (Jakarta) ke Stasiun Purwokerto

  • Kereta Api Fajar Utama Solo – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Bengawan – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Fajar Utama Yk – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Sawunggalih – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Gajahwong – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Kutojaya Utara – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Serayu – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Gaya Baru Malam Selatan – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Jaka Tingkir – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Bangunkarta – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Jayakarta – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Senja Utama Yk – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Singasari – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Bogowonto – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Mataram – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Progo- Stasiun Purwokerto

Perjalanan dari Stasiun Pasar Senen ke Stasiun Purwokerto ditempuh sekitar 4 jam 36 menitan. Biasanya, keberangkatan dari Stasiun Pasar adalah kereta-kereta kelas ekonomi, sehingga harganya lebih terjangkau.

Harga tiket kereta keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen ke Stasiun Purwokerto berkisar mulai dari Rp 100 ribuan hingga Rp 600 ribuan.

2. Keberangkatan dari Stasiun Gambir (Jakarta) ke Stasiun Purwokerto

  • Kereta Api Argo Semeru – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Argo Dwipangga – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Taksaka – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Bima Compartment – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Bima – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Gajayana Luxury – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Gajayana – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Argo Lawu – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Argo Lawu Luxury – Stasiun Purwokerto
  • Kereta Api Purwojaya – Stasiun Purwokerto

Perjalanan dari Stasiun Gambir ke Stasiun Purwokerto ditempuh sekitar 4 jam 23 menitan. Biasanya, keberangkatan dari Stasiun Gambir adalah kereta-kereta kelas luxury yang harganya cenderung lebih tinggi dari kereta yang dari Stasiun Pasar Senen.

Harga tiket kereta keberangkatan dari Stasiun Gambir ke Stasiun Purwokerto berkisar mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 1,5 jutaan.

Seorang warga lokal Desa Gembol yang berjarak sekitar 3 km dari Dieng, Wiwig Prayugi, membagikan pengalaman perjalanannya dari Jakarta ke Dieng.

Wiwig sendiri sering bolak balik Dieng-Jakarta setiap bulannya. Berdasarkan pengalamannya, ia lebih suka naik kereta dari Jakarta keberangkatan pada malam hari.

“Paling enak kalau KA dari Jakarta malam. Biasanya yang paling murah dari Gambir KA Purwojaya jam 21.00 sampai Purwokerto jam setengah 2 (dini hari),” kata Wiwig saat dihubungi detikcom pada (29/08/2024).

Selain Stasiun Purwokerto, sejatinya traveler juga bisa memilih untuk berhenti di Yogyakarta atau Semarang. Namun, pilihan kereta di Purwokerto lebih banyak dan lebih cepat.

“Enaknya dari Purwokerto, pilihan kereta banyak. Yang ke arah Solo dan Yogya lewat, ada juga yang lewat Cilacap. Kalau menurut saya, jamnya enak sih. Dari Jakarta misal Gambir banyak pilihan dari keberangkatan pagi dan malam. Sebenarnya, lewat Semarang juga pilihannya banyak. Tapi, dari Semarang ke Wonosobo lebih lama,” jelasnya.

Ada juga alternatif lain, yakni melewati Pekalongan. Namun, rute ini tidak disarankan oleh Wiwig karena di sana cukup sulit mencari transportasi umum.

“Tidak disarankan untuk yang mengandalkan transportasi umum karena susah banget. Kecuali sudah kenal orang lokal atau pesan trip minta dijemput di Pekalongan juga lebih dekat. Tapi, harus dipastikan yang menjemput paham jalan tembusan Pekalongan-Batang-Dieng, soalnya banyak berkelok-kelok curam dan sering ada kecelakaan,” ungkapnya.

Perjalanan dari Purwokerto ke Dieng

Dari Stasiun Purwokerto, traveler bisa melanjutkan perjalanan menaiki bus atau travel untuk menuju Wonosobo terlebih dahulu.

“Dari stasiun ke terminal PWT bisa naik ojol (ojek online) aja biar cepet. Bus ada yang Patas AC Nusantara jurusan PWT-SEMARANG dengan biaya Rp 80-90 ribu. Yang ekonomi sekitar Rp 50 ribuan. Untuk bus ekonomi lama banget ngetem-ngetem gitu,” kata Wiwig.

Bus Patas hanya ada 2 kali sehari. Sementara, waktu tempuh naik bus dari Purwokerto ke Wonosobo kurang lebih 3 jam.

Setelah sampai terminal Wonosobo, traveler perlu melanjutkan perjalanan lagi untuk sampai Dieng. Kita bisa naik microbus atau dengan transportasi online untuk menuju ke sana.

“Dari Wonosobo ada microbus ke Dieng bayarnya Rp 20 ribu, tapi ngetem lama. Sarannya setelah turun dari agen travel atau terminal, lebih baik nyetop bus di daerah Kalianget, luar kota Wonosobo, micro busnya udah jalan itu nggak ngetem-ngetem lagi. Kalau mau cepat dan rombongan, bisa naik grab/gocar sekitar Rp 270 ribuan,” katanya.

Wiwig merekomendasikan untuk menggunakan jasa agen travel daripada bus. Karena jam keberangkatannya lebih banyak dan bisa langsung dijemput di Stasiun Purwokerto.

“Travel yang paling recommended langganan tiap saya mudik, biaya Rp 110 ribu itu udah dijemput di stasiun dan tiap 2 jam ada. Ada travel yang berangkat jam 3.30 jadi bisa sampai Dieng lebih pagi, pas nanjak kebagian sunrise,” ujar Wiwig.

“Agen travel perlu booking by WhatsApp gitu. Ada juga Joglosemar dan agen travel yang bisa dibook di app tiket,” pungkasnya.

Wisata Dieng

Dieng adalah sebuah dataran tinggi di Jawa Tengah, yang terkenal sering jadi tujuan destinasi wisata. Dataran Tinggi Dieng menawarkan udara sejuk dan pemandangan alam yang indah.

Bahkan, sering disebut sebagai “Negeri di Atas Awan”. Kawasan Dieng terkenal dengan berbagai destinasi wisata seperti telaga, kawah, hingga andi-candi peninggalan Hindu kuno.

(khq/fds)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Panduan ke Pasar Barang Bekas Jatinegara, Cari Apa Aja Ada


Jakarta

Pasar barang bekas Jatinegara lebih dikenal dengan sebutan Pasar Jembatan Item. Pasar loak ini adalah surga bagi para pencari barang lawas, mulai dari barang kebutuhan hingga sekadar koleksi.

Jika belum pernah ke sana, simak dulu panduannya sebelum datang ke sana, mulai dari barang apa saja yang dijual, lokasi, cara menuju ke sana, dan jam bukanya. Berikut ulasannya yang dirangkum dari catatan detikcom dan berbagai sumber.

Barang yang Dijual di Pasar Barang Bekas Jatinegara?

Barang bekas tak selalu identik dengan sesuatu yang tak terpakai. Di Jakarta ada beberapa pasar loak yang cukup populer. Berikut dua diantaranya.Di Pasar Jembatan Item Jatinegara dan Kebayoran Lama inilah lumayan sudah tersohor dan sellau jadi pilihan warga Ibu Kota berbelanja. Nggak semua barang bekas itu tak terpakai, ada juga kok barang bekas yang masih memiliki nilai ekonomi.Pasar barang bekas. (Agung Pambudhy/detikcom)

Pasar barang bekas Jatinegara atau Pasar Jembatan Item menyediakan berbagai jenis barang. Sebetulnya tidak hanya barang bekas, banyak barang baru yang dijual di sana.


Berikut ini beberapa macam barang yang bisa ditemukan di pasar barang bekas Jatinegara:

  • Barang elektronik: HP, speaker, earphone, vacuum cleaner
  • Peralatan rumah tangga: kompor gas, ember, alat memasak, jebakan tikus
  • Fashion: sepatu, pakaian, jam tangan, cincin akik
  • Pernak-pernik rumah: lukisan, lampu hias, guci, patung, jam dinding, barang antik
  • Barang koleksi: kaset, buku, uang kuno
  • Otomotif: spare part, jok, ban, aksesoris kendaraan
  • Mainan anak dan sebagainya.

Lokasi dan Jam Buka Pasar Barang Bekas Jatinegara

Barang bekas tak selalu identik dengan sesuatu yang tak terpakai. Di Jakarta ada beberapa pasar loak yang cukup populer. Berikut dua diantaranya.Di Pasar Jembatan Item Jatinegara dan Kebayoran Lama inilah lumayan sudah tersohor dan sellau jadi pilihan warga Ibu Kota berbelanja. Nggak semua barang bekas itu tak terpakai, ada juga kok barang bekas yang masih memiliki nilai ekonomi.Barang-barang unik di Pasar Jatinegara (Agung Pambudhy/detikcom)

Lokasi Pasar barang bekas Jatinegara atau Pasar Jembatan Item adalah di Jalan Bekasi Barat III, Rawa Bunga, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Ada pedagang yang memiliki kios, tetapi ada juga pedagang yang membuka lapak di pinggir jalan.

Jam buka Pasar barang bekas Jatinegara umumnya adalah mulai waktu subuh hingga pukul 17.00 WIB. Namun ada juga pedagang yang membuka lapak 24 jam. Pasar loak ini paling ramai dikunjungi di akhir pekan.

Untuk menuju ke pasar barang bekas Jatinegara, kalian bisa naik kendaraan pribadi maupun transportasi umum seperti kereta rel listrik (KRL) atau TransJakarta.

Naik Kendaraan Pribadi

Jika naik kendaraan pribadi dari arah selatan, traveler bisa melintasi Jalan Condet kemudian Jalan Dewi Sartika, dan Jalan Otto Iskandar Dinata. Kemudian berlanjut ke Jalan Jatinegara Barat, Jalan Jatinegara Barat 2, Jalan Jatinegara Timur, dan Jalan Jatinegara Timur III ke utara hingga ke Jalan Bekasi Barat III.

Jika dari utara, kamu bisa melalui Jalan Gunung Sahari, Jalan Pasar Senen, Jalan Kramat Raya, Jalan Salemba Raya, Jalan Matraman Raya, Jalan Jatinegara Timur, baru kemudian masuk ke Jalan Bekasi Barat III.

Naik Transportasi Umum

Jika naik KRL, traveler bisa turun di Stasiun Jatinegara. Keluar dari stasiun, kamu bisa menyeberang dan berjalan kaki ke arah selatan hingga sekitar 300 meter. Sampai di GOR Guna Bangsa, kamu bisa belok ke barat, ke Jalan Bekasi Barat III.

Jika naik bus TransJakarta dari arah utara, traveler bisa naik Koridor 5D jurusan Ancol-PGC1. Turunlah di Halte Jatinegara RS Premier, kemudian berjalan kaki ke utara sekitar 500 meter atau sekitar 10 menit.

Jika dari arah selatan, traveler bisa naik angkutan umum M06A dan turun di halte Stasiun Jatinegara 4. Atau kamu bisa naik Trans Jakarta Koridor 7 ke arah Kampung Melayu kemudian pindah angkutan umum JAK 42 dan turun di Halte Jatinegara Timur. Selanjutnya, kamu tinggal jalan kaki sekitar 350 meter atau sekitar 7 menit.

Nah, itulah tadi panduan ke pasar barang bekas Jatinegara atau Pasar Jembatan Item, mulai dari barang apa saja yang dijual, lokasi, jam buka, dan cara menuju ke sana.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com