Tag Archives: kerja

Lebih Mudah Memahami Bedanya Tukang Borongan dan Harian



Jakarta

Ketika ingin membangun atau merenovasi rumah sering kali kita dihadapkan pada pilihan, lebih baik pakai tukang borongan atau tukang harian? Hal tersebut tentunya kembali lagi pada pilihan masing-masing.

Memang apa sih perbedaan tukang harian dengan tukang borongan? Dikutip dari Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), tukang harian adalah pekerja konstruksi yang dibayar per hari kerja. Pembayarannya dihitung dengan menjumlahkan hari kerja per orang pertugas.

Sementara itu, tukang borongan adalah pekerja konstruksi yang dibayar berdasarkan proyek yang diselesaikan dalam jangka waktu tertentu dengan biaya tetap seperti yang disepakati di awal.


(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Begini Cara Bikin Ruang Kerja Nyaman & Produktif buat WFH


Jakarta

Bekerja dari rumah atau WFH sudah banyak dilakukan oleh pekerja saat ini, sehingga mempunyai ruang kerja di rumah sangat dibutuhkan. Apalagi ruang kerja yang efisien dan nyaman tentunya akan membantu meningkatkan fokus dan motivasi saat bekerja di rumah.

Desain dan penataan ruang kerja akan mempengaruhi produktivitas. Oleh karena itu, kamu perlu membuat ruang kerja yang fungsional dan nyaman di rumah.

Melansir dari Kosmo, Jumat (17/5/2024) begini cara membuat ruang kerja yang nyaman dan produktif untuk WFH.


Cara Bikin Ruang Kerja buat WFH

1. Pilih Tempat

Langkah pertama membuat ruang kerja adalah memilih tempat yang tenang dan minim gangguan. Kamu bisa menggunakan kamar yang tidak terpakai atau sudut ruang keluarga. Kuncinya adalah menemukan tempat untuk fokus bekerja untuk jangka waktu yang panjang.

2. Pencahayaan

Sebaiknya memilih tempat yang memungkinkan kamu mendapat pencahayaan alami dari jendela. Lalu, tambahkan lampu untuk mendukung pencahayaan yang kurang. Ruang kerja dengan pencahayaan yang baik bisa mencegah mata lelah dan bikin kamu makin kreatif dan produktif.

3. Ruang

Jangan sampai kamu merasa sempit dan sumpek ketika bekerja dari rumah. Pastikan ada ruang yang cukup untuk bergerak dan menaruh barang-barang dengan rapi. Ruang kerja yang rapi dan lebar akan mendukung kamu lebih fokus dan produktif.

4. Meja

Meja kerja menjadi poin penting saat membuat ruang kerja. Perhatikan tinggi meja yang memungkinkan kamu untuk menekuk siku 90 derajat.

Tinggi ini pas agar tangan terasa nyaman ketika mengetik atau menulis. Lalu, lebar dan ruang penyimpanan meja juga harus cukup buat menampung alat-alat kerja dengan tertata rapi.

5. Kursi

Pemilihan kursi juga penting untuk menjaga postur dan kenyamanan selama bekerja. Carilah kursi yang ketinggian dan sandaran yang bisa disesuaikan, memiliki penyangga pinggang yang baik, serta kedalaman dan lebar tempat duduk yang nyaman. Kursi dengan armrest juga sangat bagus untuk melengkapi ruang kerja.

6. Meja Teratur

Pastikan meja rapi dan teratur dengan barang-barang esensial saja agar bisa fokus kerja. Singkirkan atau simpan benda yang tidak sering kamu gunakan supaya nggak memenuhi meja.

7. Dekorasi

Tunjukkan kepribadian dan seleramu dengan dekorasi untuk ruang kerja yang lebih menyenangkan. Kamu bisa memajang foto keluarga, karya seni, quotes motivasi, atau tanaman hias di atas meja kerja.

Itulah cara membuat ruang kerja yang nyaman dan produktif untuk WFH. Semoga membantu!

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Ternyata Ini yang Membedakan Tukang Harian dan Borongan, Kamu Sudah Tahu?



Jakarta

Ketika ingin membangun atau merenovasi rumah sering kali kita dihadapkan pada pilihan, lebih baik pakai tukang borongan atau tukang harian? Hal tersebut tentunya kembali lagi pada pilihan masing-masing.

Memang apa sih perbedaan tukang harian dengan tukang borongan? Dikutip dari Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Minggu (25/8/2024), tukang harian adalah pekerja konstruksi yang dibayar per hari kerja. Pembayarannya dihitung dengan menjumlahkan hari kerja per orang pertugas.

Sementara itu, tukang borongan adalah pekerja konstruksi yang dibayar berdasarkan proyek yang diselesaikan dalam jangka waktu tertentu dengan biaya tetap seperti yang disepakati di awal.


Nah, buat kalian yang masih bingung untuk menggunakan jasa tukang borongan atau tukang harian, berikut ini perbedaannya.

1. Upah

– Tukang harian: Berdasarkan hari kerja
– Tukang borongan: Berdasarkan proyek dalam jangka waktu tertentu dengan biaya tetap yang disepakati di awa;

2. Tanggung Jawab

– Tukang harian: Lebih fokus karena dipekerjakan berdasarkan keahlian spesifik.
– Tukang borongan: Lebih besar karena berkaitan dengan pengelolaan proyek secara keseluruhan.

3. Jenis Proyek

– Tukang harian: Relatif kecil dan sederhana, seperti renovasi ruangan atau perbaikan rumah.
– Tukang borongan: Umum digunakan pada proyek yang lebih besar, seperti hunian baru atau bangunan komersial.

4. Efisiensi

– Tukang harian: Biasanya biaya lebih tinggi karena membutuhkan keahlian spesifik.
– Tukang borongan: Efisiensi biaya dan waktu karena menerapkan strategi tertentu. Contohnya dari penggunaan bahan bangunan.

6. Waktu Penyelesaian

– Tukang harian: lebih fleksibel.
– Tukang borongan: Lebih cepat karena mengerahkan lebih banyak tukang dengan jadwal yang pasti.

7. Kualitas Pekerjaan

– Tukang harian: Umumnya lebih detail dalam menyelesaikan pekerjaan.
– Tukang borongan: Jika dikerjakan terburu-buru berpotensi berpengaruh pada kualitas bangunan.

Sebagai informasi, apabila dalam suatu proyek membutuhkan keterampilan khusus, seperti pemasangan sistem listrik atau perbaikan saluran air, pastikan tukang yang dipilih memiliki keahlian dan berpengalaman. Bahkan kalau perlu yang bersertifikat untuk mengerjakan proyek tersebut.

Tentunya, hal-hal tersebut dapat dijadikan pertimbangan untuk menggunakan jasa tukang harian atau tukang borongan. Kalian hanya perlu menyesuaikan dengan proyek yang akan dilakukan.

Demikian informasi terkait perbedaan tukang harian dengan tukang borongan. Semoga bermanfaat ya detikers!

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Jangan Asal, Begini 6 Cara Memilih Tukang Bangunan yang Benar


Jakarta

Tukang bangunan adalah sosok penting pada saat kita hendak membangun rumah. Meskipun ide atau desain rumah berasal dari diri sendiri atau arsitek, tukang bangunan yang akan ditugaskan untuk mewujudkan desain tersebut. Lantas, bagaimana cara untuk memilih tukang yang sesuai?

Untuk pembangunan hunian sederhana untuk tempat tinggal, kamu bisa mencari sendiri tukang atau mempercayakan hal tersebut kepada kontraktor. Kedua sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun, apabila tukang tersebut dibawa oleh kontraktor tentu yang memilih adalah pihak mereka.

Sementara itu, jika kamu memilih sendiri, kamu harus lebih hati-hati agar pembangunan selesai tepat waktu dan tidak ada ‘drama’ saat pengerjaannya. Dilansir dari My Home Extension, Jumat (6/9/2024), berikut tips memilih tukang biar nggak muncul drama.


Tips Pekerjakan Tukang Bangunan

1. Tanya Pelanggan Lain yang Pernah Pakai Tukang yang Sama

Apabila kamu memiliki tetangga yang sedang membangun rumah, kamu bisa bertanya kepada mereka apakah kerja tukang baik atau tidak. Selain itu, tanyakan apakah tukang tersebut dipanggil sendiri atau dari kontraktor.

Kalau kamu nggak bisa mendapatkan rekomendasi pribadi, kunjungi dua atau tiga contoh pekerjaan serupa yang telah dikerjakan tukang atau kelompok tukang yang sama.

Dapatkan detail kontak orang-orang tempat mereka bekerja. Ajukan pertanyaan yang relevan. Apakah klien lama senang dengan kualitas pengerjaannya? Apakah ada masalah? Apakah pekerjaan dilakukan sesuai anggaran dan tepat waktu?

Tukang yang memiliki reputasi baik akan dengan senang hati menunjukkan pekerjaan sebelumnya sebagai gambaran bagi kamu punya bahan pertimbangan dalam memakai jasa mereka.

2. Tukang Punya Kemampuan Komunikasi yang Baik

Kamu harus memilih tukang yang dapat berkomunikasi dengan baik. Komunikasi ini penting karena agar kamu bisa mengetahui progres pembangunan dan mereka memahami permintaanmu. Aspek ini cukup penting agar ke depannya tidak timbul drama atau kesalahpahaman.

Tanyakan siapa yang akan berada di lokasi setiap hari karena mungkin berbeda dengan orang yang menawar pekerjaan jika itu adalah perusahaan besar.

Kalau kamu merasa nggak nyaman dengan seorang kontraktor, jangan mempekerjakan mereka, kata Citizens Advice.

“Kamu selalu dapat menemukan orang lain untuk melakukan pekerjaan itu,” ujarnya.

3. Siapkan Arahan Tertulis untuk Tukang

Apabila kamu menemukan kandidat tukang yang cocok, jangan terlalu cepat menghubungi tukang. Coba siapkan ringkasan tertulis, termasuk gambar rumah yang akan dibangun jika memungkinkan. Keterangan tertulis ini dapat membantu menjelaskan spesifik apa yang harus dikerjakan.

Kamu juga harus menyiapkan target waktu pengerjaan, upah yang akan diberikan dan ketentuan lainnya seperti kontrak kerja. Agar lebih mudah, kamu bisa meminta bantuan arsitek untuk perhitungan. Keterangan tertulis itu nantinya harus diberikan kepada tukang yang kamu rasa cocok.

4. Bandingkan Harga Tukang

Selain menentukan upah berdasarkan saran dari arsitek, kamu juga bisa bertanya langsung kepada tukang berapa jumlah upah yang biasa dia terima. Membandingkan penawaran akan membantu kamu mendapatkan harga yang wajar. Pastikan kamu mendapatkan penawaran dan bukan perkiraan.

5. Jangan Pilih Tukang Hanya Karena Murah

Meskipun kamu ingin menekan pengeluaran, hindari memilih tukang karena harganya lebih murah. Jangan berasumsi bahwa kontraktor telah mengizinkan segala sesuatunya kecuali dinyatakan secara eksplisit. Periksa dengan tepat apa yang disertakan.

Kamu bisa mencari klien sebelumnya untuk meminta pendapat bagaimana kualitas dan kecepatan kerjanya. Jika kamu mempekerjakan seorang arsitek, dia harus dilibatkan dalam proses tender.

Arsitek atau surveyor kuantitas untuk sebuah proyek besar akan memeriksa penawaran pembangun dan merekomendasikan mana yang harus dipilih.

6. Jangan Lakukan Pembayaran Penuh di Muka

Setelah kamu yakin dengan pilihan tukang, hindari membayar di muka atau setoran tunai, terutama pembayaran penuh. Berhati-hatilah jika mereka menawarkan pekerjaan bebas PPN jika kamu membayar tunai. Jika seorang pembangun menghindari PPN, mereka mungkin juga tidak jujur kepada kamu.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Ingin Berhentikan Tukang Karena Kerja Tak Sesuai Kontrak? Begini Caranya



Jakarta

Saat membangun rumah, kamu pasti menginginkan pengerjaannya lancar dan cepat selesai. Namun, sebaik-baiknya berencana tentu ada saja halangan, seperti menemukan tukang yang bermasalah, bekerja tidak benar, melenceng dari kesepakatan di awal. Jika menemukan model tukang seperti ini, apakah kita boleh memberhentikannya?

Menurut CEO SobatBangun Taufiq Hidayat, memutuskan kontrak tukang bangunan di tengah proyek berjalan boleh-boleh saja, tetapi sebelumnya perjanjian kerja harus jelas sejak awal.

“Tukang itu harus diikat kontrak, ‘Ini Pak mau bangun sampai jadi, saya mau sampai jadi’. Kecuali kalau ‘Pak enggak usah jadi pak, cuma temboknya aja’. Ya jadi tembok gitu ya. Nah itu juga jelas, harus diikat kontrak,” kata Taufiq kepada detikProperti pada Kamis (5/9/2024).


Dia menekankan sebelum memberhentikan tukang, terutama perihal kepuasan kerja, pemilik rumah harus sudah memiliki kontrak dengan aturan dan konsep yang jelas. Sebab, saat membangun rumah minimal waktu yang dibutuhkan sekitar 3 bulan. Bagian yang harus mereka kerjakan cukup banyak, termasuk material yang akan digunakan juga beragam.

Sebuah kontrak kerja bisa ditetapkan lewat ucapan. Bisa pula menggunakan kertas, untuk yang satu ini kekuatan hukumnya lebih kuat. Apabila ingin lewat ucapan setidaknya memiliki bukti jika sudah terjadi sebuah kontrak.

“Tidak sesuai progres, tidak sesuai quality. Ada juga di kontraknya itu bahwa kalau misalnya tidak mampu menyelesaikan progres tepat waktu, maka pihak pertama berhak memutus kontrak. Ada kontraknya. Kalau gak ada kontraknya, yaudah Gentlement agreement aja (perjanjian tidak tertulis dan tidak mengikat secara hukum),” ungkapnya.

Taufiq menyarankan saat membuat kontrak, pemilik rumah bisa meminta bantuan kepada tenaga ahli seperti arsitek, konsultan, atau orang lainnya di bidang ini. Dengan begitu saat pembangunan dimulai, tidak ada kesalahpahaman.

“Rencana itu harus jelas dan disepakati. Nah, untuk bikin rencana jelas dan disepakati mesti ada ahli, tukang ahli, atau pemimpin proyek ahli. Kalau meragukan, bisa panggil pihak tiga, konsultan namanya,” sebutnya.

Kemudian, rajin untuk mengawasi pembangunan. Tidak harus datang langsung ke lokasi, bisa juga melalui video call atau meminta jasa pihak ketiga seperti arsitek atau kontraktor.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

6 Barang yang Wajib Ada di Meja Kerja Kamu


Jakarta

Dalam ruang kerja banyak peralatan dan barang berguna yang dapat memberi manfaat sehingga terlihat mengesankan dan juga meningkatkan produktivitas. Terutama untuk barang yang berada di meja kantor.

Meja kantor yang tertata rapi dapat membantu kamu terorganisir dan produktif di tempat kerja. Pilih barang-barang yang dapat diletakkan di meja kamu agar dapat bekerja lebih efisien sekaligus menampilkan gaya dan kepribadian kamu.

Meskipun beberapa barang menawarkan manfaat yang sama, setiap barang memiliki tujuan unik untuk membantu meningkatkan lingkungan kerja. Melansir Indeed, Senin (7/10/2024), berikut barang yang harus tersedia di meja kerja kamu.


Buku Catatan

Letakkan buku memo atau buku catatan untuk menulis catatan dan daftar hal-hal yang harus dilakukan. Meskipun saat ini banyak pilihan untuk memo digital, buku catatan tetap praktis untuk menulis rincian dengan cepat.

Buku catatan juga lebih mudah dibawa daripada laptop dan menulis di dalamnya tidak terlalu mengganggu daripada mengetik.

Dudukan Laptop atau Desktop

Pertimbangkan untuk menggunakan dudukan yang dapat mengangkatnya ke tingkat tampilan yang nyaman. Menempatkan komputer pada ketinggian yang tepat juga membantu menjaga postur tubuh yang benar dan melindungi leher serta mata dari ketegangan.

Dudukan laptop menjadi bagian kecil yang dapat diselipkan di bawah perangkat dan dimiringkan ke atas. Dudukan ini juga membantu menjaga laptop tetap dingin.

Pengisi Daya

Jika kamu menggunakan banyak perangkat secara bersamaan di tempat kerja, mungkin memerlukan pengisi daya dan USB dengan beberapa port yang dapat kamu gunakan untuk mencolokkan laptop, ponsel, tablet, dan aksesoris lainya.

Pengisi daya dengan empat atau lima port biasanya cukup untuk sebagian besar profesional, tetapi kamu dapat menemukan pengisi daya USB dengan hingga 10 port atau lebih.

Mug

Jika kamu minum kopi atau teh, simpan cangkir pribadi di meja kamu. Pilih cangkir yang menunjukkan kepribadian kamu dan menambahkan karakter pada meja kamu.

Cangkir dapat berisi ucapan yang inspiratif atau lucu, berbentuk hewan favorit, bertuliskan nama atau inisial kamu. Cangkir yang unik memungkinkan kamu untuk mempersonalisasi meja kamu secara profesional.

Tanaman Meja Kantor

Tanaman tidak hanya menambah gaya pada meja kamu, tetapi juga dapat membantu meningkatkan kualitas udara dengan meningkatkan tingkat kelembapan dan menghilangkan polutan serta partikel.

Pelembap Udara

Letakkan pelembap udara kecil di meja kamu untuk menambah kelembapan udara yang kamu hirup sepanjang hari. Pelembap udara ini membantu mencegah kulit dan saluran pernapasan menjadi kering dan dapat meredakan batuk.

Pelembap udara sangat berguna selama musim dingin saat udara dingin dan kering. Kamu dapat menemukan pelembap udara yang mungil dan ramping yang menghasilkan kabut halus dan mudah dipasang di ruang kerja kamu.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com