Tag Archives: kesehatan

7 Tanaman Hias yang Irit Air, Seminggu Nggak Disiram Masih Segar


Jakarta

Merawat tanaman sebenarnya mudah asalkan pintar memilih tanaman yang sesuai. Kebanyakan orang enggan menanam banyak tanaman di rumah karena repot untuk menyiramnya. Padahal jenis tanaman yang irit air dan tak perlu sering disiram banyak jenisnya.

Tanaman-tanaman ini memiliki mekanisme penyimpanan air dalam waktu lama karena minim penguapan. Biasanya tanaman-tanaman ini memang tumbuh di kawasan tropis atau iklim yang ekstrem.

Lantas, apa saja jenis tanaman yang irit air dan tak perlu sering disiram? Melansir dari Better Homes and Garden, Kamis (1/8/2024), berikut di antaranya.


1. Lidah Buaya

tanaman lidah buayatanaman lidah buaya Foto: istimewa

Tidak perlu diragukan lagi, tanaman lidah buaya memiliki segudang kegunaan. Mulai dari dekorasi yang pas di rumah, bermanfaat untuk kesehatan serta kecantikan. Kelebihan lainnya adalah lidah buaya ini adalah tanaman yang irit air. Kamu tidak perlu sering menyiram tanaman ini. Kamu bisa menyiram tanaman ini jika dirasa tanah di sekitarnya terlihat kering. Selain itu, kamu harus meletakkan lidah buaya di lokasi yang sejuk, tidak terpapar sinar matahari.

2. Sirih Gading

Golden pothos background.Devil's ivy.Epipremnum aureum is classified as an ornamental flower. Types of popular ivy plants. Air purification tree that should be planted in the house.Golden pothos background.Devil’s ivy.Epipremnum aureum is classified as an ornamental flower. Types of popular ivy plants. Air purification tree that should be planted in the house. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nalin Prutimongkol

Tanaman rambat satu ini memiliki warna hijau muda yang indah. Tanaman satu ini mudah ditemukan di Indonesia, tetapi jangan sampai kamu memakan tanaman ini karena mengandung kristal kalsium oksalat di dalam daunnya yang beracun dan berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan

Tanaman yang juga disebut dengan Pothos ini adalah tanaman yang irit air, bahkan dia bisa hidup tanpa bantuan tanah dan sinar matahari langsung. Asalkan dalam ruangan tersebut memiliki cahaya dan air, sirih gading dapat tumbuh.

3. Howarthia

HowarthiaHowarthia Foto: Marty Baldwin via Better Homes & Garden

Tanaman hias satu ini memiliki bentuk yang unik. Howarthia termasuk tanaman yang mudah dirawat bahkan karena tidak butuh banyak air dan lebih menyukai tanah yang kering di dalam potnya.

4. Lidah Mertua

ilustrasi lidah mertuailustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

Tanaman hias satu ini berbentuk memanjang berwarna hijau. Tampilannya mirip dengan lidah buaya, tetapi tidak begitu tebal. Tanaman ini bisa mengelola air dengan baik sehingga tidak mudah menguap mengutip dari detikHealth. Bahkan tanaman ini bisa menghalau polusi dan membuat ruangan jadi lebih dingin.

5. Pohon Dolar

Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

Warna daun pohon dolar hampir mirip dengan Aspidistra Elatior, hijau tua mengkilat. Namun, ukurannya kecil-kecil seperti koin logam. Jika dilihat dari jauh terlihat seperti bunga palsu karena mengkilat permukaannya dan kaku.

Tanaman ini irit air dan cukup diletakkan di daerah yang terpapar cahaya, meski tidak harus cahaya matahari. Namun, perlu diketahui tanaman pohon dolar termasuk tanaman yang tumbuh lambat.

6. Kaktus

KaktusKaktus Foto: (istimewa)

Kaktus adalah tanaman paling terkenal memiliki mekanisme pencegahan penguapan. Kaktus yang berasal dari daerah beriklim ekstrem sudah bias tidak terkena air sehingga perawatannya lebih mudah.

7. Nolina

Nolina.Nolina. Foto: Jacob Fox via Better Homes & Gardens

Tidak banyak yang tahu nama tanaman ini. Mereka hanya familiar dengan sebutan pohon palem. Di luar negeri tanaman ini disebut palem ponytail. Tanaman dalam ruangan ini cukup disiram seminggu sekali dan diletakkan di ruangan minim cahaya.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Ada yang Cukup ‘Dicelup’ hingga Kuat Seminggu Tanpa Air


Jakarta

Meletakkan tanaman di dalam rumah adalah cara mendekorasi rumah yang tidak pernah gagal karena bukan hanya mempercantik ruangan, melainkan juga bermanfaat bagi kesehatan. Ada berbagai jenis tanaman yang bisa tumbuh di dalam ruangan dan ada pula yang bagus jika diletakkan di luar ruangan. Kamu bisa mencari jenis tanaman yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Jika kamu sibuk dan tidak ada waktu untuk menyiram tanaman, ada tanaman yang tidak perlu disiram atau tidak memerlukan tanah untuk hidup. Jenis tumbuhan ini cocok untuk ditanam di rumahmu. Kira-kira jenis tanaman apa saja yang memenuhi kriteria tersebut?

Dikutip dari berbagai sumber, Kamis (1/8/2024), berikut detikcom rangkum.


1. Chinese Evergreen

Aglaonema Maria houseplant cuttings in a red glass vase in front of a white wall, Chinese EvergreenChinese Evergreen Foto: Getty Images/iStockphoto/dropStock

Tanaman pertama yang bisa tumbuh tanpa tanah adalah chinese evergreen atau cemara cina. Tumbuhan ini memiliki dedaunan yang lebat dengan bentuk seperti lidah. Warna daunnya pun beragam, ada yang hijau tua dan hijau muda, atau ada yang corak merah jambu dan hijau kekuningan. Tanaman satu ini harus diletakkan di area yang teduh dan tidak tersorot matahari langsung. Jika ingin dibuat merambat, kamu bisa memotong batangnya dengan panjang minimal 4 inci atau 10 cm.

Perlu diketahui chinese evergreen tidak cocok untuk dikonsumsi karena mengandung kristal kalsium oksalat yang tidak larut, artinya ini bisa berbahaya untuk gangguan pencernaan.

2. Sirih Gading

selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe.selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe. Foto: Getty Images/iStockphoto/Koonsiri Boonnak

Tanaman sirih gading atau pothos adalah tanaman rambat yang bisa tumbuh dengan dimasukkan ke dalam air. Tanaman ini bisa tumbuh meski minim sinar matahari. Sama seperti chinese evergreen, sirih gading memiliki kandungan kristal kalsium oksalat di dalam daunnya yang beracun dan berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan, meskipun tidak sampai membahayakan nyawa.

3. Lucky Bamboo

Lucky bamboo (Dracaena sanderiana) in a glass potLucky bamboo (Dracaena sanderiana) in a glass pot Foto: Getty Images/iStockphoto/bentaboe

Layaknya anakan bambu, lucky bamboo adalah tanaman berbentuk batang panjang berwarna hijau yang dapat tumbuh dengan dimasukkan ke dalam wadah berisi air. Lucky bamboo ini ukurannya tidak sebesar bambu pada umumnya sehingga cocok untuk menjadi tanaman hias, kamu bisa memotong batang induk secara bersih dan tajam sekitar 10-15 cm. Sisakan satu set daun lalu kupas dedaunan agar tidak masuk ke dalam air. Tanaman ini bisa diletakkan di dalam rumah yang jauh dari matahari asalkan terkena sinar lampu.

Bagi yang memiliki hewan peliharaan, perlu berhati-hati dengan tanaman satu ini karena memiliki kandungan berbahaya bagi manusia, tetapi beracun bagi hewan peliharaan.

4. Kaktus

KaktusKaktus Foto: (istimewa)

Sudah jadi rahasia umum jika kaktus adalah tanaman hias yang tidak perlu sering disiram. Kaktus sudah terbiasa bertahan hidup di iklim kering, sehingga bisa bertahan hidup sampai empat bulan di dalam ruangan tanpa disiram.

Perawatannya, kamu perlu menyiram kaktus dari bawah dan pastikan pot memiliki drainase yang baik. Kamu juga bisa memasukkan kaktus ke dalam bak air sebulan sekali dan membiarkannya menyerap sedikit air dari bawah. Simpan kaktus di ruangan dengan banyak cahaya alami agar kaktus dapat tumbuh subur.

5. Spider Plant (Lili Paris)

cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

Meskipun tidak memiliki bunga, tanaman spider plant atau lili paris adalah tanaman hias yang cukup populer di kalangan masyarakat. Selain bentuknya yang cantik, tanaman ini dapat bertahan lama. Ternyata di balik tampilannya, tanaman ini bagus untuk menyaring udara di dalam ruangan.

Perawatannya juga mudah, kamu hanya perlu menyiramnya seminggu sekali di musim kemarau. Daunnya tidak mudah layu dan bisa dihidupkan kembali dengan cara disiram. Selain itu, tanaman ini lebih menyukai cahaya terang tetapi tetap berada di tempat yang teduh.

6. Tanaman Ivy

Ivy in a potIvy in a pot Foto: Getty Images/iStockphoto/chikaphotograph

Tanaman ivy termasuk jenis tanaman hias yang menyukai tanah kering. Tanaman ini hanya perlu disiram sekitar seminggu sekali. Lokasi yang pas untuk meletakkan tanaman Ivy adalah tempat yang terkena sinar matahari tidak langsung, tetapi tidak teduh. Ivy juga bagus diletakkan di rak yang lebih tinggi sehingga batangnya menjuntai ke bawah.

7. Lidah Buaya

Aloe Vera plantAloe Vera plant Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

Tanaman satu ini terkenal berkhasiat untuk rambut. Selain itu, lidah buaya mengandung vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Di samping itu, lidah buaya juga mudah perawatannya, tidak perlu sering disiram dan menyukai sinar matahari tidak langsung. Kamu cukup menyimpan tanaman di tempat yang terang, tetapi hindari meletakkannya di ambang jendela.

8. Tillandsia (Tanaman udara)

Indoor house plant decoration for Living roomIndoor house plant decoration for Living room Foto: Getty Images/iStockphoto/Johann Jaducana

Bagi kamu yang menginginkan tanaman hias yang tidak butuh media tanah, bisa merawat tillandsia atau biasa dikenal dengan air plants (tanaman udara). Tanaman ini tidak memiliki akar. Mereka bertahan hidup dengan menyerap air melalui daunnya yang berbentuk seperti tentakel. Maka dari itu, tanaman ini mudah untuk dirawat karena tidak perlu sering untuk disiram.

Cara merawat tillandsia adalah memasukkannya ke dalam bak cuci selama dua puluh menit setiap seminggu sekali. Tillandsia dapat tumbuh subur di bawah sinar matahari tidak langsung yang terang dan tampak menakjubkan baik ditempatkan sendiri di rak atau di dalam terarium kaca.

9. Tanaman Lidah Mertua

ilustrasi lidah mertuailustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

Selanjutnya, ada tanaman lidah mertua yang tidak membutuhkan banyak perawatan, tetapi dapat tumbuh dengan baik. Tanaman ini hanya perlu disiram dua kali sebulan. Selama musim hujan atau cuaca dingin, tanaman ini hampir tidak membutuhkan penyiraman sama sekali. Tanaman lidah mertua bisa bertahan hidup di ruangan yang minim cahaya, meski akan tumbuh lebih besar jika ditempatkan di tempat yang lebih terang.

10. Howarthia

HowarthiaHowarthia Foto: Marty Baldwin via Better Homes & Garden

Tanaman hias satu ini memiliki bentuk yang unik. Howarthia termasuk tanaman yang mudah dirawat bahkan karena tidak butuh banyak air dan lebih menyukai tanah yang kering di dalam potnya.

11. Pohon Dolar

Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

Warna daun pohon dolar hampir mirip dengan Aspidistra Elatior, hijau tua mengkilat. Namun, ukurannya kecil-kecil seperti koin logam. Jika dilihat dari jauh terlihat seperti bunga palsu karena mengkilat permukaannya dan kaku.

Tanaman ini irit air dan cukup diletakkan di daerah yang terpapar cahaya, meski tidak harus cahaya matahari. Namun, perlu diketahui tanaman pohon dolar termasuk tanaman yang tumbuh lambat.

12. Nolina

Nolina.Nolina. Foto: Jacob Fox via Better Homes & Gardens

Tidak banyak yang tahu nama tanaman ini. Mereka hanya familiar dengan sebutan pohon palem. Di luar negeri tanaman ini disebut palem ponytail. Tanaman dalam ruangan ini cukup disiram seminggu sekali dan diletakkan di ruangan minim cahaya.

13. Bougenville

Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut.Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut. Foto: ANDHIKA PRASETIA

Melansir dari Good House Keeping, Bougenville adalah tanaman yang kerap ditemui di Indonesia. Tanaman ini mempunyai bunga yang berwarna-warni dengan tekstur tipis seperti kertas, maka tumbuhan ini sering disebut bunga kertas.

Tanaman ini cocok di daerah tropis dan bisa merambat. Tetapi jika diletakkan di dalam pot tetap bisa tumbuh tinggi yang diatur agar tidak berat di satu sisi.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

6 Tanaman yang Tahan Saat Musim Kemarau


Jakarta

Memasuki musim kemarau, biasanya banyak tanaman yang mulai kering bahkan mati jika tidak mendapat cukup air. Namun, ada juga beberapa tanaman yang tahan cuaca panas sehingga tidak butuh banyak air.

Ada beberapa jenis tanaman biasanya memiliki mekanisme khusus sehingga cadangan air dapat bertahan lama dan tidak cepat menguap.

Melansir dari berbagai sumber, Jumat (23/8/2024), berikut beberapa tanaman yang cocok ditanam saat musim kemarau.


1. Bougenville

Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut.Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut. Foto: ANDHIKA PRASETIA

Melansir dari Good House Keeping, Bougenville adalah tanaman yang kerap ditemui di Indonesia. Tanaman ini mempunyai bunga yang berwarna-warni dengan tekstur tipis seperti kertas, maka tumbuhan ini sering disebut bunga kertas.

Tanaman ini cocok di daerah tropis dan bisa merambat. Tetapi jika diletakkan di dalam pot tetap bisa tumbuh tinggi yang diatur agar tidak berat di satu sisi.

2. Kaktus

Group of cactus in a pot in the garden. Small decorative plant.Group of cactus in a pot in the garden. Small decorative plant. Foto: Getty Images/iStockphoto/yod67

Menurut detikEdu, kaktus adalah tumbuhan yang terkenal dapat hidup di daerah yang memiliki curah hujan yang rendah dan tandus. Cara menyesuaikan dirinya dengan memfungsikan batang sebagai tempat menyimpan air. Pada setiap batang kaktus terdapat daun kecil yang terlihat seperti duri. Bentuknya ini disesuaikan dengan mekanisme bertahan hidup kaktus yakni butuh menghemat penguapan air.

3. Rosemary

rosemaryrosemary Foto: Getty Images/Tom Merton

Rosemary adalah tanaman herbal yang baik untuk kesehatan. Selain itu, tanaman tersebut juga sering digunakan dalam masakan. Asal tumbuhan ini dari wilayah Mediterania yang hangat sehingga dia dapat bertahan di musim kemarau.

4. Bunga Matahari

A field of blossoming sunflowers is pictured in the outskirts of Frankfurt, Germany, before sunrise on Monday, July 24, 2023. (AP Photo/Michael Probst)A field of blossoming sunflowers is pictured in the outskirts of Frankfurt, Germany, before sunrise on Monday, July 24, 2023. (AP Photo/Michael Probst) Foto: AP/Michael Probst

Bunga satu ini sangat menyukai matahari menurut House Digest. Bunga yang lebar dengan warna yang cerah membuat tampilannya banyak disukai orang-orang. Di luar negeri, tanaman ini juga banyak berbunga saat musim panas.

5. Lavender

Bunga lavender.Bunga lavender. Foto: iStock/John Gonzales Buenaposada

Bunga lavender terkenal dengan warna ungunya. Bunga satu ini memiliki aroma yang menenangkan. Bentuknya mirip dengan bunga snapdragon. Ternyata selain tampilannya yang indah, bunga lavender cocok untuk ditanam di musim kemarau menurut Good House Keeping.

6. Lidah Mertua

Ilustrasi tanaman lidah mertuaIlustrasi tanaman lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/SKashkin

Tanaman hias satu ini berbentuk memanjang berwarna hijau. Tampilannya mirip dengan lidah buaya, tetapi tidak begitu tebal. Tanaman ini bisa mengelola air dengan baik sehingga tidak mudah menguap mengutip dari detikHealth. Bahkan tanaman ini bisa menghalau polusi dan membuat ruangan jadi lebih dingin.

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

4 Tanda Kepala Shower Rusak, Sudah Saatnya Ganti yang Baru


Jakarta

Shower merupakan alat yang sering digunakan setiap hari, sehingga nggak heran kalau suatu ketika rusak. Meski tahan lama, kepala shower harus sewaktu-waktu harus diganti.

Jika dibiarkan terlalu lama, shower yang sudah rusak atau usang bisa ganggu aktivitas di rumah. Mulai dari tekanan air yang kurang kencang hingga pemborosan air karena bocor.

Oleh karena itu, sebaiknya segera mengganti kepala shower. Berikut ini tanda-tanda kamu harus ganti kepala shower.


Ciri-ciri Kepala Shower Rusak

1. Bocor

Jika kepala shower menetes secara terus-menerus, maka sudah saatnya menggantinya. Kamu bisa meminta coba memperbaikinya terlebih dulu, tapi biasanya ada yang salah dengan kepala pancuran, sehingga perlu membeli yang baru.

2. Berbintik Hitam

Periksa kalau kepala shower berjamur yang bentuknya seperti bintik-bintik hitam. Jamur ini bisa mengganggu kesehatan kamu, jadi harus segera diatasi.

Bintik hitam pada shower biasanya susah dibersihkan dan lebih praktis membeli baru saja. Nah, sebaiknya kamu membeli kepala shower berbahan besi daripada plastik agar tidak cepat berjamur.

3. Perubahan Tekanan Air

Salah satu ciri paling umum shower rusak adalah terjadi perubahan tekanan air. Kalau tekanan air berubah-ubah saat digunakan atau lama-lama semakin lemah, kemungkinan ada masalah pada kepala showernya.

Bisa jadi kepala shower hanya longgar, sehingga cukup dikencangkan saja. Namun, hal ini dapat disebabkan kepala shower sudah usang.

4. Penumpukan Sedimen

Terkadang ada penumpukan kalsium di sekitar kepala shower. Jika melihat material kecil, putih, dan berbatu pada kepala pancuran, berarti ada penumpukan sedimen dan saatnya menggantinya dengan yang baru.

Itulah beberapa pertanda saatnya mengganti kepala shower. Semoga bermanfaat!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Awas, Ini 5 Risiko Kalau Nggak Segera Atasi Saluran Air Mampet


Jakarta

Saluran air mampet biasanya terjadi karena ada benda yang tersumbat di dalamnya. Apabila sudah terjadi, segera perbaiki sebelum muncul masalah baru lainnya.

Sebab, saluran air yang mampet tak hanya menimbulkan genangan air, tetapi lama-lama bisa merusak rumah dan mengganggu kesehatan lho!

Berikut ini membiarkan saluran air mampet yang dilansir dari Amazing Architecture, Kamis (29/8/2024).


Risiko Akibat Saluran Air Mampet

1. Menimbulkan Bau Tak Sedap

Air dan limbah yang menumpuk di dalam saluran pembuangan yang tersumbat dapat mulai menimbulkan bau yang tidak sedap. Bau tak sedap ini bisa menyebar ke seluruh rumah membuat keluarga akan mengalami sakit kepala dan mual.

Untuk menghentikan bau tak sedap, kamu harus segera menghilangkan semua kotoran yang menyumbat dari saluran pembuangan kamu.

2. Air yang Terkontaminasi

Selain air, limbah bisa juga menyumbat saluran pembuangan. Jika sudah tersumbat, maka air di dalamnya tidak bisa mengalir. Jika hal ini terjadi, air akan menjadi kotor dan terkontaminasi oleh limbah. Hal ini akan menyebabkan penyebaran kuman dan penyakit di antara kamu dan keluarga.

Air yang terkontaminasi tentunya tidak bisa digunakan untuk mencuci, mandi, atau minum karena dapat menyebabkan diare, iritasi kulit dan gangguan penyakit lainnya.

3. Mengganggu Kesehatan

Ketika saluran air mampet dapat membuat bakteri cepat berkembang. Hal ini terjadi karena limbah dan air mengalir akan kembali lagi ke bak cuci setiap kali saluran air tersumbat.

Dengan limbah dan air yang mengalir kembali ke wastafel, kamu bisa tertular penyakit dari bakteri dan virus. Jika kamu terkena air yang terkontaminasi ini, dapat menyebabkan peradangan dan iritasi kulit. Untuk melindungi kesehatan kamu dan keluarga, kamu harus membersihkan saluran air.

4. Menyebabkan Kebocoran

Jika terlalu banyak volume air di dalam saluran yang tersumbat, hal ini akan menyebabkan tekanan di dalam pipa meningkat. Tekanan di dalam pipa yang terus meningkat akan menyebabkan pipa pecah dan bocor.

Jika pipa bocor, akan ada noda air yang ditinggalkan oleh air rembesan pada dinding dan lantai. Jika kebocoran nggak terdeteksi kamu atau anggota keluargamu bisa terpeleset oleh bekas air kebocoran.

5. Merusak Struktur Rumah

Saluran air yang tersumbat dapat menyebabkan pondasi rumah kamu terendam oleh air. Jika dibiarkan akan menghancurkan struktur bahkan dapat membuat rumah kamu tergenang banjir. Tapi kamu nggak usah khawatir pondasi rumah kamu dirancang dengan baik.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Hindari 4 Lokasi Ini Saat Beli Rumah, Lengkap dengan Alasannya


Jakarta

Saat membeli rumah, hal yang paling utama harus diperhatikan adalah lokasi. Lokasi rumah harus membuat kita nyaman dan betah, bila rumah itu untuk ditinggali.

Sama halnya bila mau dijadikan investasi. Lokasi juga bisa menentukan nilai jual rumah itu di kemudian hari. Oleh karena itu, beli rumah jangan terburu-buru. Pikirkan yang matang, apalagi soal lokasi.

Lokasi rumah yang umumnya dijual pengembang adalah strategis. Dekat dengan sejumlah fasilitas umum penting seperti sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan, sarana olah raga dan lainnya. Selain strategis dan nyaman, lokasi rumah juga harus membuat si penghuni merasa aman.


Ada beberapa lokasi rumah yang disarankan dihindari untuk ditinggali. Berikut daftar 4 lokasi yang harus dihindari saat beli rumah.

1. Rumah Dekat Bandara

Wide-angle view of a modern aircraft gaining the altitude outside the glass window facade of a contemporary waiting hall with multiple rows of seats and reflections indoors of an airport terminal El Prat in BarcelonaBandara/Getty Images

Beli rumah di dekat bandara secara akses memang menguntungkan, karena saat kita mau bepergian menggunakan pesawat terbang, kita tak perlu repot menuju bandara dengan jarak dan waktu tempuh yang jauh. Namun, poin minusnya, rumah di dekat bandara itu berisik. Suara pesawat yang hilir mudik mengeluarkan suara bising yang memekakkan telinga.

Bayangkan saat mau tidur kamu masih mendengar suara mesin pesawat yang baru take off atau akan landing. Atau saat mengobrol dengan keluarga terganggu suara pesawat yang berada di atas kepala kita.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Imperial College London bahkan menganalisa pasien rumah sakit yang terkena penyakit kardiovaskular adalah mereka yang tinggal di bawah jalur pesawat Bandara Heathrow. London.

Analisis itu menemukan ada risiko tambahan penyakit jantung untuk mereka yang mendengar suara bising mesin pesawat yang terbang di malam hari. Pria di atas umur 65 tahun paling banyak mengalami hal ini.

2. Rumah di Pinggir Jalan Raya

Jalan MH Thamrin Kota Tangerang arah Serpong Utara Tangsel terpantau macet siang ini. Kepadatan disebabkan volume lalin dan traffic light.Jalan MH Thamrin Kota Tangerang arah Serpong Utara Tangsel terpantau macet siang ini. Kepadatan disebabkan volume lalin dan traffic light. Foto: Andhika Prasetia

Properti di pinggir jalan raya akan menguntungkan bila dijadikan toko atau tempat komersial. Tapi kalau untuk rumah tinggal, pikir-pikir lagi deh. Suara kendaraan yang hilir mudik apalagi di tengah jam-jam sibuk bikin suasana tenang di rumah berubah jadi tak nyaman. Belum lagi, debu dan polusi yang dihasilkan dari asap kendaraan juga akan berdampak buruk pada kesehatan.

Bila punya anak-anak, risiko punya rumah di pinggir jalan raya pun bertambah. Pastikan selalu mengunci pagar agar anak kita tak keluar rumah sendiri saat banyak kendaraan melintas.

3. Rumah Dekat Rel Kereta Api

Rumah di Pinggir Rel Pinggir Rel Gunung AntangRumah di Pinggir Rel Pinggir Rel Gunung Antang Foto: Fajar Yogaswara

Alasan menghindari beli rumah di dekat rel kereta api sama halnya dengan dua poin sebelumnya. Alasan utamanya adalah soal kenyamanan dan faktor risiko kecelakaan.

Bila punya rumah di samping rel kereta api, siap-siap hari-hari kamu diwarnai suara bising dari kereta lewat. Selalu hati-hati juga saat tinggal di rumah samping rel kereta api, karena risiko kecelakaan lebih besar.

4. Rumah Dekat SUTET

Sejumlah pekerja  menyelesaikan pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di kawasan Penggilingan, Jakarta Timur, Selasa (14/12).Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di kawasan Penggilingan, Jakarta Timur, Selasa (14/12). Foto: Pradita Utama

Lokasi lain yang dihindari untuk punya rumah adalah dekat saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET). Keberadaan SUTET ini tidak dipungkiri, akan menimbulkan suatu radiasi, yaitu radiasi medan magnet dan medan listrik. Medan listrik dan medan magnet termasuk kelompok radiasi non-pengion.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Anies, M.Kes. PKK dari UNDIP, pada penduduk di bawah SUTET 500 Kv di Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal (2004) menunjukkan bahwa besar risiko electrical sensitivity pada penduduk yang bertempat tinggal di bawah SUTET 500 kV adalah 5,8 kali lebih besar dibandingkan dengan penduduk yang tidak bertempat tinggal di bawah SUTET 500 kV.

Secara umum dapat disimpulkan bahwa pajanan medan elektromagnetik yang berasal dari SUTET 500 kV berisiko menimbulkan gangguan kesehatan pada penduduk, yaitu sekumpulan gejala : hipersensitivitas yang dikenal dengan electrical sensitivity berupa keluhan sakit kepala (headache), pening (dizziness), dan keletihan menahun (chronic fatigue syndrome). Hasil penemuan Anies menyimpulkan bahwa ketiga gejala tersebut dapat dialami sekaligus oleh seseorang, sehingga penemuan baru ini diwacanakan sebagai “Trias Anies”.

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Mudah! Ini 7 Tips Jaga Kebersihan Rumah buat Orang Sibuk


Jakarta

Rumah yang bersih dan rapi tentu sangat diidamkan karena bisa bikin penghuni merasa nyaman tinggal di dalamnya. Akan tetapi, sering kali kita terlalu sibuk dengan berbagai aktivitas, sehingga kebersihan rumah terabaikan.

Padahal, kondisi rumah yang bersih dan rapi itu baik untuk kesehatan tubuh maupun mental kita. Oleh karena itu, kita harus tetap meluangkan waktu untuk membersihkan rumah walau sebentar saja.

Lalu, bagaimana cara menjaga kebersihan dan kerapian rumah kalau terlalu sibuk? Yuk, simak caranya berikut ini seperti yang dikutip dari The Savvy Sparrow, Senin (9/9/2024).


Tips Jaga Kebersihan Rumah buat Orang Sibuk

Perlu diingat bahwa menunda-nunda pekerjaan rumah hanya akan menciptakan lebih banyak tumpukan pekerjaan dan kekacauan nantinya. Agar rumah tetap terjaga kebersihan dan kerapiannya, sebaiknya lakukan pekerjaan rumah sesegera mungkin.

Terlebih jika hanya pekerjaan sederhana, seperti mencuci satu piring yang baru saja digunakan atau melipat selimut saat bangun tidur. Hal ini akan meringankan beban bersih-bersih nantinya.

2. Sortir Barang yang Tidak Diinginkan

Memiliki barang lebih sedikit bisa membantu dalam mengurangi berantakan di rumah. Oleh karena itu, kamu bisa mulai menyortir barang-barang di rumah, lalu menyingkirkan barang yang tidak diinginkan atau tidak dibutuhkan.

Dengan mempunyai lebih sedikit barang, maka proses beres-beres semakin cepat. Selain itu, juga menjadi lebih mudah karena sedikit barang yang menghalangi kamu saat mengelap rak ataupun menyapu dan mengepel lantai.

3. Siapkan Tempat Penyimpanan Sementara

Untuk mencegah baju ataupun barang berserakan karena asal meletakkan barang, coba siapkan tempat penyimpanan sementara. Tempat ini bisa berupa gantungan baju di dinding ataupun keranjang.

Baju yang baru dikenakan yang tentunya tidak bersih tapi juga tidak terlalu kotor bisa digantung saja. Sementara itu, untuk barang yang baru dipakai tetapi tidak sempat dirapikan, seperti kabel atau tas bisa disimpan dalam keranjang dulu.

4. Pakai Furnitur yang Dilengkapi Tempat Penyimpanan

Penting bagi sebuah rumah memiliki tempat penyimpanan barang yang cukup. Pastikan agar setiap barang kamu memiliki ‘rumah’ atau tempat penyimpanan khusus.

Kamu bisa memilih furnitur yang dilengkapi dengan tempat penyimpanan seperti laci di bawah kasur dan meja ataupun kursi ottoman.

5. Luangkan Waktu 10 Menit Setiap Hari

Coba curi-curi waktu untuk membersihkan atau merapikan rumah di sela-sela kesibukan. Luangkan waktu 10 menit saja setiap harinya untuk mengerjakan pekerjaan rumah yang ringan seperti melipat baju, mengelap jendela, atau merapikan meja.

Hal ini bisa menumbuhkan kebiasaan baik untuk membereskan rumah. Selain itu, kegiatan tersebut juga dapat dilakukan dibanding menghabiskan waktu scrolling di media sosial ketika senggang.

6. Tentukan Satu Hari untuk Bersih-bersih Rumah

Pilih satu hari dalam seminggu khusus untuk membereskan rumah secara mendalam dan tanpa gangguan. Kamu bisa melakukannya di akhir pekan karena biasanya ada lebih banyak waktu luang pada hari itu.

Buatlah komitmen untuk membersihkan sebagian besar rumah serta melakukan pekerjaan rumah yang berat pada hari itu, sehingga kamu tidak perlu memikirkan hal tersebut di hari-hari lain.

7. Ajak Anggota Keluarga Ikut Bereskan Rumah

Menjaga kebersihan rumah merupakan tanggung jawab semua penghuninya. Jadi, jangan sungkan untuk mengajak anggota keluarga mengurus rumah bersama dengan membagi tugas.

Dengan kerja sama tim, tentunya membereskan rumah menjadi lebih mudah dan cepat serta tidak menjadi beban satu orang saja.

Itulah cara mudah menjaga rumah tetap bersih dan rapi di tengah kesibukan. Selamat mencoba!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

3 Masalah Dinding yang Sering Jadi Mimpi Buruk Pemilik Rumah


Jakarta

Dinding rumah sama halnya seperti tubuh manusia yang butuh perawatan, begitu juga dengan rumah yang kita tempati. Bila tidak dirawat dengan baik, permasalahan-permasalahan kecil yang tidak segera diatasi bisa berubah jadi masalah serius yang bukan cuma menguras kantong tapi juga bisa mengancam keselamatan.

Maklum saja, yang namanya bangunan rumah yang sudah lama dihuni, tentu akan mengalami penurunan kondisi fisik dari mulai yang sepele seperti keretakan kecil hingga bisa menjadi parah seperti dinding retak parah hingga mempengaruhi kualitas struktur bangunan.

Dinding Retak

Dinding retak jika dibiarkan dalam waktu yang lama akan mempengaruhi struktur pada bangunan, hal ini tentu membuat pemilik rumah jengkel dan pusing.


Dalam ulasan yang pernah tayang di Realtor.com, Kamis (18/08/2022), menyebutkan bahwa retakan pada dinding memiliki beberapa kemungkinan penyebab, yaitu penurunan rumah (yang berasal dari fondasi atau mungkin akibat pergerakan tanah).

Cat Dinding Mengelupas (Flaking)

Mengapa cat dinding bisa mengelupas? Hal itu bisa disebabkan karena paparan cuaca yang ekstrem dan pengecatan yang tidak maksimal atau kualitas cat yang dipakai tidak cukup baik. Tooldigest.com, dalam ulasannya pada Selasa (20/04/2021), disebutkan kalau kamu baru saja mengecat dinding dan catnya sudah mulai mengelupas, kemungkinan besar masalahnya ada pada proses pengecatan.

Dalam kasus yang jarang terjadi, hal ini mungkin disebabkan oleh desain ruangan. Cat dinding yang mengelupas tentu membuat tampilan rumah tidak sedap di pandang dan pasti membuat pusing pemiliknya serta menjengkelkan.

Dinding Berjamur dan Berlumut

Dinding yang lembab merupakan penyebab munculnya jamur pada dinding. Jamur yang tumbuh akan membuat dinding terlihat kotor, jelek dan tidak sedap di pkamung.

Selain itu juga dinding berjamur juga dapat menyebabkan masalah kesehatan terutama bagi penderita asma dan alergi,untuk menghindari rumah berlumut dan berjamur kamu dapat menghilangkannya sendiri atau menyewa tenaga profesional.

Dalam ulasan yang diunggah pada bobvila.com Rabu (30/8/2023) silam, jamur adalah penyusup yang dapat merusak dan berdampak negatif bagi penghuninya. Beragam masalah kesehatan bisa dialami para penghuni dengan dinding rumah yang berjamur.

Jadi, mulai sekarang jangan lagi sepelekan masalah pada dinding rumah kamu ya.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Cara Mengusir Tikus dengan Bawang Merah dan Bahan Alami Lainnya


Jakarta

Tikus seringkali menjadi hama yang mengganggu di rumah. Hewan ini merusak barang-barang, dan membawa penyakit.

Beberapa upaya yang biasanya dilakukan untuk mengusir tikus yaitu mulai dari memberi jebakan hingga racun. Namun, cara-cara tersebut terkadang kurang efektif atau berisiko bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Salah satu cara alami yang dapat dicoba adalah dengan menggunakan bawang merah.

Cara Mengusir Tikus dengan Bawang Merah

Tikus sangat sensitif terhadap bau. Sebab indra penglihatan mereka buruk, indra lainnya harus ditingkatkan agar mereka bisa bertahan hidup. Mengutip Pest Control in London, bawang merah memiliki bau yang tidak disukai oleh tikus. Sehingga, rempah ini bisa digunakan untuk mengusir hewan pengerat tersebut. Caranya yaitu:


  • Letakkan bawang merah di lubang-lubang kecil yang dicurigai menjadi tempat tikus
  • Ganti dengan yang baru setiap hari

Cara Mengusir Tikus dengan Bahan Alami Lainnya

Selain bawang merah, beberapa bahan alami lainnya bisa digunakan untuk mengusir tikus. Mengutip Eliminate Solution, berikut di antaranya:

1. Bawang Bombay

Tikus juga bisa diusir dengan bawang bombay. Aroma irisan bawang bombay yang menyengat tidak disukai tikus. Cara menggunakan bawang bombay untuk mengusir tikus yaitu:

  • Iris bawang bombay
  • Letakkan beberapa irisan bawang bombay di tempat yang terdapat aktivias tikus, seperti kotoran atau bekas cakaran
    -Kamu juga bisa menggosokkan kulit bawang pada permukan di mana dicurigai ada tikus bersembunyi.

2. Bawang Putih

Bawang putih mengandung allicin, yaitu minyak yang bisa mengiritasi tikus. Sama seperti pada bawang bombay, tikus juga tidak menyukai bau bawang putih.

Namun, bau ini bisa bertahan lama. Jadi, alternatifnya kamu bisa menggunakan campuran bubuk bawang putih untuk mengusir tikus. Berikut caranya:

  • Campur 1/4 cangkir tepung terigu, 1/4 cangkir tepung maizena, dan dua sendok makan bubuk bawang putih atau bawang putih yang sudah dihancurkan. Simpan di wadah kedap udara
  • Taburkan campuran bubuk bawang putih di area tempa tikus terlihat atau tersembunyi. Baunya bisa bertahan selama beberapa jam untuk mengusir tikus.

3. Bubuk Cabai

Bubuk cabai juga bisa digunakan untuk mengusir tikus. Cara mendapatkan bubuk cabai ini juga mudah.

  • Campurkan dua sendok makan bubuk cabai ke 1 liter air
  • Masukkan ke botol semprot

Semprotkan cairan cabai ke tempat area yang dicurigai menjadi sarang tikus. Bau air cabai ini sangat tidak disukai oleh tikus.

4. Cabe Rawit

Selain menggunakan bubuk cabai, cabe rawit juga dapat digunakan sebagai pengusir tikus. Sama dengan bubuk cabai, kamu hanya perlu mencampurnya dengan air. Kemudian semprotkan ke tempat yang sekiranya menjadi tempat tikus.

5. Bunga Lavender

Tikus juga tidak suka dengan bau lavender. Untuk mengusir hewan ini, kamu bisa menanam tanaman bunga lavender di halaman rumah.

Selain itu, cara lainnya adalah menggunakan semprotan dengan rendaman bunga lavender. Kocok sebelum digunakan lalu semprotkan ke area yang dicurigai ada tikus.

Itulah cara mengusir tikus dengan bawang merah dan bahan alami lainnya. Sebagai catatan, efek bawang merah dan bahan lain bisa hilang setiap saat dan tikus kembali lagi. Karena itu, detikers tetap harus mencari akar masalah dan menyelesaikannya agar tikus tidak datang ke rumah.

(elk/row)



Sumber : www.detik.com

8 Tips Menjaga Kelembapan di Ruang Kantor



Jakarta

Ruang kantor yang nyaman adalah salah satu kunci produktivitas kerja yang optimal. Selain memastikan lingkungan kerja bersih dan tertata, menjaga kelembapan udara di dalam ruang kantor juga penting untuk menciptakan suasana yang sehat dan nyaman.

Kelembapan udara yang tepat tidak hanya berpengaruh pada kenyamanan karyawan, tetapi juga berdampak pada kesehatan. Ruang kantor yang terlalu kering atau terlalu lembap dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti iritasi kulit, masalah pernapasan, dan gangguan fokus.

Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk memahami bagaimana menjaga kelembapan udara ruang kantor secara optimal.


Mengapa Kelembapan di Ruang Kantor Penting?

Kelembapan udara yang ideal di dalam ruangan berkisar antara 40% hingga 60%. Jika kelembapan terlalu rendah, udara akan menjadi kering dan dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan, kulit, serta mata.

Sebaliknya, kelembapan yang terlalu tinggi dapat menciptakan lingkungan yang lembap, sehingga memicu pertumbuhan jamur, dan menyebabkan ketidaknyamanan. Dalam situasi kerja yang mengharuskan karyawan untuk berada dalam ruangan dalam waktu lama, kelembapan udara yang tidak terkontrol bisa mengganggu produktivitas dan kesehatan.

Masalah kelembapan udara sering kali diperparah oleh penggunaan pendingin ruangan (AC) yang tidak diatur dengan benar. Selain itu, AC yang tidak diservis secara rutin juga bisa menjadi salah satu penyebab penurunan kualitas udara di dalam ruangan.

Oleh karena itu, penting untuk melakukan service AC kantor secara teratur demi menjaga kualitas dan kelembapan udara yang baik.

Tips Menjaga Kelembapan di Ruang Kantor

Setelah memahami dampak kelembapan udara yang tidak ideal, berikut beberapa tips untuk menjaga kelembapan udara yang baik di ruang kantor:

1. Gunakan Humidifier atau Dehumidifier

Humidifier adalah alat yang digunakan untuk menambah kelembapan udara, sedangkan dehumidifier berfungsi untuk mengurangi kelembapan udara yang berlebihan.

Jika udara di dalam ruang kantor terasa terlalu kering, terutama saat musim kemarau atau akibat penggunaan AC yang terus-menerus, humidifier bisa membantu menyeimbangkan kelembapan udara.

Sebaliknya, jika ruang kantor cenderung lembap, dehumidifier dapat membantu mengurangi kelembapan udara yang berlebih agar udara menjadi lebih nyaman.

2. Atur Penggunaan AC Secara Bijak

Pendingin ruangan (AC) sering kali menjadi penyebab utama kelembapan udara yang rendah di ruang kantor. Menggunakan AC dalam jangka waktu lama tanpa pengaturan yang tepat dapat menghilangkan kelembapan alami udara.

Sebaiknya atur suhu AC pada tingkat yang tidak terlalu rendah dan pastikan ruangan mendapatkan udara segar secara berkala dengan membuka jendela atau ventilasi udara.

Selain itu, pastikan AC di kantor selalu dalam kondisi optimal dengan melakukan service AC secara rutin untuk menjaga performa dan keseimbangan kelembapan ruangan.

3. Tanaman Hijau

Tanaman hias tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi ruangan, tetapi juga bisa membantu menjaga kelembapan udara. Tanaman dapat mengeluarkan uap air melalui proses transpirasi yang dapat meningkatkan kelembapan udara di sekitarnya.

Beberapa jenis tanaman yang baik untuk menambah kelembapan udara adalah lidah mertua, pohon dolar, dan pakis. Selain itu, tanaman hijau juga membantu membersihkan udara dari polutan dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih segar.

4. Ventilasi Udara yang Baik

Ventilasi yang baik sangat penting untuk menjaga kualitas udara dan kelembapan di dalam ruangan. Pastikan ruang kantor memiliki sirkulasi udara yang baik dengan menyediakan ventilasi yang cukup.

Ventilasi membantu mengalirkan udara segar dari luar dan membuang udara yang pengap dari dalam ruangan. Jika kantor Anda tidak memiliki jendela yang dapat dibuka, pertimbangkan penggunaa. ventilator atau exhaust fan untuk membantu sirkulasi udara.

5. Perawatan Karpet dan Furnitur

Karpet dan furnitur berbahan kain bisa menyerap kelembapan dari udara dan menjadi tempat berkembang biaknya jamur serta bakteri jika tidak dirawat dengan baik.

Pastikan karpet dan furnitur di kantor dibersihkan secara rutin untuk mencegah penumpukan debu dan lembap. Anda dapat menggunakan produk anti-jamur dan pembersih yang tepat untuk membantu menjaga kebersihan dan kelembapan pada area yang tertutup kain.

6. Perhatikan Kelembapan di Area Tertentu

Beberapa area di kantor seperti ruang penyimpanan atau ruang server mungkin memerlukan perhatian khusus terkait kelembapan. Misalnya, ruang server yang dipenuhi dengan peralatan elektronik biasanya harus memiliki kelembapan yang lebih rendah untuk mencegah kerusakan pada peralatan.

Sebaliknya, ruang penyimpanan arsip atau dokumen harus dijaga kelembapannya agar kertas dan dokumen tidak mudah rusak. Penggunaan alat pengukur kelembapan atau hygrometer di area-area ini dapat membantu memonitor kondisi udara dan memastikan kelembapan tetap ideal.

7. Atur Pemakaian Perangkat Elektronik

Perangkat elektronik seperti komputer, printer, dan mesin fotokopi dapat memengaruhi suhu dan kelembapan udara di dalam ruangan. Penggunaan perangkat ini secara terus-menerus bisa membuat udara menjadi lebih kering.

Untuk mengatasi hal ini, pastikan perangkat elektronik dimatikan saat tidak digunakan lalu tempatkan peralatan tersebut di area yang berventilasi baik. Penggunaan perangkat elektronik yang bijak turut membantu mengurangi panas berlebih di ruangan, sehingga kelembapan udara tetap stabil.

8. Bersihkan AC secara Rutin

Pendingin udara (AC) memainkan peran penting dalam menjaga kelembapan dan kualitas udara di kantor. Oleh karena itu, membersihkan AC secara rutin adalah langkah yang penting. Filter AC yang kotor dapat mengurangi efisiensi pendinginan dan menyebabkan penumpukan debu serta polutan di udara.

Lakukan service AC kantor secara berkala agar kinerja AC tetap optimal. Dengan AC yang bersih dan terawat, udara yang dihasilkan akan lebih segar dan kelembapan udara bisa lebih terkontrol.

Menjaga kelembapan udara yang ideal di ruang kantor pun menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, sehat, dan produktif. Kelembapan yang terjaga tidak hanya meningkatkan kualitas udara, tetapi juga berkontribusi terhadap kesejahteraan karyawan serta menjaga peralatan kantor tetap berfungsi dengan baik.

Dengan mengikuti tips di atas, perusahaan dapat memastikan kelembapan ruang kantor tetap ideal dan menciptakan suasana kerja yang menyenangkan.

(Content Promotion/Chiller.id)



Sumber : www.detik.com