Tag Archives: ketiak

4 Cara Memutihkan Pakaian Tanpa Pemutih, Bisa Pakai Lemon


Jakarta

Cairan pemutih biasa digunakan dalam siklus pencucian untuk memutihkan pakaian yang kusam. Biasanya, pakaian tersebut adalah kemeja putih atau kaus oblong putih yang warnanya sudah terlihat agak pudar atau keabu-abuan.

Sebagian besar cairan pemutih dapat digunakan pada katun atau linen. Biasanya cairan pemutih dihindari pada bagian motif atau pinggiran yang kontras untuk menghindari pemudaran. Padahal, terdapat alternatif lain untuk memutihkan pakaian tanpa khawatir terhadap motif atau pinggiran kontras.

Dikutip dari situs Real Simple, terdapat 4 bahan yang dapat digunakan memutihkan pakaian tanpa cairan pemutih.


1. Cuka Putih Suling

Tambahkan satu cangkir cuka putih suling ke dalam satu ember air panas. Kemudian, celupkan kain putih ke dalam campuran dan biarkan semalaman, lalu cuci seperti biasa. Menambahkan satu cangkir cuka putih ke siklus pembilasan saat mencuci pakaian putih atau bahkan pakaian berwarna akan membantu menghilangkan residu detergen yang membuat pakaian tampak kusam.

2. Jeruk Lemon

Asam sitrat dari lemon dapat memutihkan kain seperti katun, linen, atau polyester. Campuran ½ cangkir air perasan lemon ke dalam satu ember air panas. Masukkan cucian kain atau baju putih ke dalam air lemon dan rendam minimal satu jam. Bisa rendam lebih lama atau bahkan semalaman, kemudian cuci seperti biasa.

3. Soda Kue

Aduk satu cangkir soda kue ke dalam satu ember air mendidih, lalu masukkan pakaian putih yang kusam ke dalamnya. Biarkan terendam minimal satu jam atau semalaman. Lalu, cuci seperti biasa. Soda kue dapat membantu menghilangkan noda pada pakaian katun yang membuatnya kusam.

Jika terdapat noda kuning di bagian ketiak baju atau kerah baju, maka bisa gunakan pasta yang terdiri dari campuran soda kue, air perasan lemon, dan air dengan perbandingan yang sama. Oleskan pasta tersebut ke noda pada pakaian lalu gosok dengan sikat gigi. Biarkan selama 30 menit kemudian cuci seperti biasa.

4. Sabun Cuci Piring

Sabun pencuci piring biasanya mengandung natrium hipoklorit (pemutih klorin) yang dapat memutihkan kain. Caranya tambahkan sabun cuci piring ke dalam satu ember air panas dan aduk hingga larut. Masukkan pakaian dan biarkan selama minimal 30 menit lalu cuci seperti biasa.

Itulah beberapa bahan yang bisa kamu gunakan sebagai alternatif pengganti pemutih pada pakaian, tertarik mencoba?

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason

Pakaian Masih Bau Meski Sudah Dicuci Berulang Kali? Ini Sebabnya


Jakarta

Agar pakaian kembali bersih dan wangi maka harus dicuci menggunakan carian detergen. Setelah itu, jemur baju di bawah sinar matahari agar cepat kering.

Namun sayangnya, baju yang telah dicuci terkadang masih mengeluarkan bau tidak sedap. Meski sudah dicuci sampai berulang kali dengan detergen, tapi tetap saja pakaian masih bau.

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan pakaian tetap bau meski sudah dicuci berulang kali. Apa sebabnya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


Penyebab Pakaian Masih Bau Walau Sudah Dicuci

Dilansir situs Cleanipedia, berikut sejumlah penyebab pakaian masih bau meski sudah dicuci sampai berulang kali:

1. Mesin Cuci Sudah Kotor

Sama halnya seperti pakaian, mesin cuci yang digunakan berulang kali juga harus dibersihkan. Soalnya, partikel debu dan kotoran bisa menumpuk di bawah mesin cuci sehingga dapat mengotori pakaian saat sedang dicuci.

2. Jumlah Detergen yang Tidak Tepat

Detergen sangat penting digunakan saat mencuci agar baju kembali bersih dan wangi. Namun, apakah kamu memperhatikan jumlah detergen yang digunakan?

Jika jumlah detergen terlalu banyak maka tidak akan terbilas dengan air secara optimal, sehingga meninggalkan sisa di bawah mesin cuci. Seiring waktu, sisa detergen tersebut akan lembap dan memicu bau tidak sedap.

Di sisi lain, jumlah detergen yang terlalu sedikit membuat pakaian yang dicuci tidak akan bersih dan wangi. Maka dari itu, penting untuk menuangkan detergen sesuai ketentuan.

3. Membiarkan Pakaian di Mesin Cuci

Sering membiarkan pakaian di mesin cuci selama berjam-jam? Jika iya, maka hal itu bisa memicu pakaian jadi bau. Sebab, udara lembap di dalam mesin cuci membuat pakaian yang harusnya wangi malah justru bau.

Oleh sebab itu, segera jemur pakaian yang telah dicuci. Jangan dibiarkan berjam-jam atau bahkan seharian di dalam mesin cuci.

4. Menjemur Pakaian di Tempat Lembap

Pakaian yang dijemur di tempat lembap dan minim sinar matahari akan menciptakan bau tidak sedap. Meski awalnya baju terasa wangi dan segar usai dicuci, tapi bisa saja menjadi bau karena tidak dijemur secara benar.

Pastikan kamu menjemur baju di bawah sinar matahari langsung. Panas dari matahari dapat mengeringkan baju dengan cepat.

5. Proses Pengeringan yang Tidak Tepat

Baju yang telah dicuci akan memasuki tahap pengeringan. Pada fase ini, pastikan baju benar-benar dikeringkan dengan mesin cuci sampai selesai. Proses pengeringan yang tidak tepat membuat baju masih basah dan berpotensi menimbulkan bau apak.

Saat proses pengeringan dengan mesin cuci, sebaiknya jangan menaruh pakaian dalam jumlah banyak. Hal ini dapat memberikan beban besar pada mesin cuci sehingga tidak bekerja secara optimal.

6. Pakaian Masih Basah Saat Diangkat dari Jemuran

Pakaian yang dijemur sebaiknya diangkat jika benar-benar sudah kering. Cek bagian sela-sela ketiak dan bawah baju. Kalau masih sedikit basah sebaiknya biarkan dijemur selama beberapa jam lagi.

Mengangkat pakaian yang masih basah berpotensi menimbulkan bau apak. Jika baju langsung dimasukkan ke dalam lemari, maka bau tersebut bisa menyebar ke seluruh pakaian.

Itulah enam penyebab pakaian yang dicuci masih mengeluarkan bau. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com