Tag Archives: kota medan

Membuat Surat Perjanjian Sewa Ruko: Unsur dan Contohnya


Jakarta

Dalam transaksi sewa-menyewa rumah maupun rumah toko (ruko) diperlukan surat perjanjian. Surat perjanjian ini penting agar kedua pihak saling memahami hak dan kewajibannya, sesuai dengan kesepakatan.

Dengan adanya surat perjanjian, masalah yang mungkin terjadi di masa datang bisa ditangani secara tepat. Kedua pihak harus patuh pada surat perjanjian ini karena memiliki kekuatan hukum.

Di bawah ini akan kita ulas bagaimana membuat surat perjanjian sewa ruko, mulai dari unsur surat dan contohnya.


Unsur Surat Perjanjian Sewa Ruko

Dikutip dari situs Ray White dan Sinarmas Land, berikut ini beberapa klausul yang wajib ada dalam surat perjanjian sewa ruko:

1. Nama-nama Pihak

Nama-nama pihak penyewa dan yang menyewakan harus ditulis secara jelas, lengkap dengan alamat, NIK KTP, dan keterangan lain sebagai kepastian identitas. Ada juga saksi-saksi yang harus dilibatkan sebagai orang ketiga.

2. Harga Sewa

Surat perjanjian sewa ruko harus secara jelas mencantumkan harga sewa berdasarkan kesepakatan. Sebelum menandatangani surat perjanjian, tentu dua pihak sudah saling bernegosiasi. Pastikan harga yang tercantum sudah tepat.

Cara pembayarannya pun harus tertulis, misalnya harus dibayar tunai, atau dicicil setiap berapa bulan sekali. Tulis juga apa konsekuensi jika pembayaran terlambat.

3. Jangka Waktu Sewa

Jangka waktu sewa juga harus tercantum secara jelas. Tidak hanya durasi, tetapi juga tanggal habisnya sewa. Lengkapi juga dengan klausul jika penyewa ingin memperpanjang kontrak.

4. Hak dan Kewajiban

Yang juga sangat penting adalah mengenai hak dan kewajiban kedua pihak. Misalnya perbaikan jika ada kerusakan, apakah akan dilakukan pemilik atau penyewa. Kemudian apakah penyewa boleh melakukan renovasi.

Perjelas juga siapa yang akan membayar tagihan biaya listrik, telepon, air, hingga internet). Jika biaya-biaya ini ditanggung penyewa, maka pemilik sebaiknya meminta uang jaminan pada pembayaran pertama.

Contoh Surat Perjanjian Sewa Ruko

Berikut ini beberapa contoh surat perjanjian sewa ruko, lengkap dengan klausulnya.

Contoh 1

Di bawah ini contoh surat perjanjian sewa ruko yang dilansir dari laman Universitas Medan Area

SURAT PERJANJIAN SEWA RUKO

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Jojon Purnama
Umur: 24 TAHUN
Pekerjaan: Wiraswasta
Alamat: Jalan Pintu Air V Medan Johor
Nomor KTP: 12345678910
Telepon: 08123123123
Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA

Nama: Reza Rizki
Umur: 27 tahun
Pekerjaan: Wirausaha
Alamat: Jalan Marendal Ujung
Nomor KTP: 12312345678
Telepon: 082212312312
Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut PIHAK KEDUA

PIHAK PERTAMA setuju untuk menyewakan kepada PIHAK KEDUA tanah berikut bangunan berupa rumah toko (ruko) berlantai 3 (tiga) yang terletak di Jalan Denai Ujung Gg Rawa 2 dengan luas tanah 550 meter persegi dengan sertifikat hak milik nomor 205, gambar situasi nomor 20/5/2024 [tanggal/bulan/tahun].

Selanjutnya kedua belah pihak telah sepakat untuk mengadakan perjanjian yang tertulis dalam 13 (tiga belas) pasal, sebagai berikut:

Pasal 1

Perjanjian kedua belah pihak ini berlaku sah untuk jangka waktu 2 tahun, terhitung sejak 13 Juni 2024 sampai dengan 13 Juni 2026. PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA sepakat untuk menentukan harga kontrak atas ruko berikut tanah pekarangannya tersebut di atas dengan nilai harga Rp 25 juta (terbilang dua puluh lima juta rupiah) untuk jangka waktu 2 tahun.

Pasal 2

PIHAK KEDUA telah memberikan uang muka sebagai tanda jadi sewa sebesar 60% (enam puluh persen) atau sejumlah Rp 12 juta (terbilang dua belas juta rupiah) pada hari Senin, 12 Juni 2024, dan sisa pembayaran sejumlah Rp 13.000.000 (terbilang tiga belas juta rupiah) akan dibayarkan pada waktu penandatanganan Surat Perjanjian ini.

Pasal 3

1. PIHAK PERTAMA selaku pemilik sah bangunan ruko berikut pekarangannya di alamat Jalan Denai Ujung Gg rawa 2 menjamin bahwa hak dan bangunan ruko berikut semua fasilitas yang terdapat di dalamnya adalah hak milik sahnya dan bebas dari semua tuntutan hukum dan persoalan-persoalan yang dapat mengganggu PIHAK KEDUA atas pemakaiannya dalam jangka waktu berlakunya surat perjanjian ini.
2. Semua kerugian yang timbul akibat kelalaian PIHAK PERTAMA dalam memenuhi kewajibannya tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab PIHAK PERTAMA.

Pasal 4

Sebelum jangka waktu kontrak seperti yang tertulis pada pasal satu Surat Perjanjian ini berakhir, PIHAK PERTAMA tidak dibenarkan meminta PIHAK KEDUA untuk mengakhiri jangka waktu kontrak dan menyerahkan kembali ruko tersebut kepada PIHAK PERTAMA kecuali telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Pasal 5

Selam jangka waktu berlakunya Surat Perjanjian ini, PIHAK KEDUA sama sekali tidak dibenarkan untuk mengalihkan hak atau mengontrakkan kembali kepada PIHAK KETIGA dengan dalih atau alasan apa pun juga tanpa izin dan persetujuan tertulis dari PIHAK PERTAMA.

Pasal 6

1. PIHAK PERTAMA bertanggung jawab seluruhnya akibat kerusakan maupun kerugian yang disebabkan oleh kesalahan struktur dari bangunan ruko tersebut. Yang dimaksud dengan struktur adalah sistem konstruksi bangunan yang menunjang bangunan, seperti: pondasi, balok, kolom, lantai dan dinding.
2. PIHAK KEDUA tidak diperbolehkan mengubah struktur dan instalasi dari unit ruko tersebut tanpa izin dan persetujuan dari PIHAK PERTAMA.
3. PIHAK KEDUA bertanggung jawab atas kerusakan struktur sebagai akibat dari pemakaian.
4. PIHAK KEDUA tidak bertanggung jawab atau dibebaskan dari segala ganti rugi atau tuntutan dari PIHAK PERTAMA yang terjadi akibat kerusakan pada bangunan ruko yang diakibatkan oleh force majeure. Yang dimaksud dengan force majeure adalah hal-hal yang disebabkan oleh faktor luar yang tidak dapat diatasi maupun dihindari, contohnya: gempa bumi, banjir, tanah longsor, petir, angin topan, kebakaran, huru-hara, kerusuhan, pemberontakan dan perang.

Pasal 7

Dalam perjanjian sewa-menyewa ini sudah termasuk hak bagi PIHAK KEDUA untuk menggunakan semua fasilitas yang telah terpasang sebelumnya pada bangunan ruko yang disewa. Fasilitas-fasilitas tersebut yaitu: 1) listrik, 2) telepon, 3) saluran air PDAM.

Untuk membayar semua tagihan-tagihan atau rekening-rekening serta biaya-biaya lainnya atas penggunaan semua fasilitas tersebut. Segala kerugian yang timbul akibat kelalaian PIHAK KEDUA dalam memenuhi kewajibannya sepenuhnya menjadi tanggung jawab PIHAK KEDUA.

Pasal 8

PIHAK KEDUA bertanggung jawab atas berlakunya peraturan-peraturan Pemerintah yang menyangkut pelaksanaan perjanjian ini, seperti: Pajak-pajak, Iuran Retribusi Daerah (IREDA), dan lainnya.

Pasal 9

PIHAK KEDUA berkewajiban untuk menjaga keamanan, ketertiban dan ketenteraman lingkungan.

Pasal 10

Setelah berakhir jangka waktu kontrak sesuai dengan pasal satu Surat Perjanjian ini, PIHAK KEDUA diharuskan segera mengosongkan ruko dan menyerahkannya kembali kepada PIHAK PERTAMA serta telah memenuhi kewajibannya sesuai dengan pasal tujuh dan delapan dari Surat Perjanjian ini.

Pasal 11

Apabila PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA bermaksud melanjutkan perjanjian kontrak, maka masing-masing pihak harus memberitahukan terlebih dahulu minimal 3 bulan sebelum waktu kontrak berakhir.

Pasal 12

PIHAK KEDUA mendapat prioritas pertama dari PIHAK PERTAMA untuk memperpanjang masa penyewaan berikutnya sebelum PIHAK PERTAMA menawarkan kepada calon-calon penyewa lainnya.

Pasal 13

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA bersepakat untuk menempuh jalur musyawarah dan mufakat untuk menyelesaikan hal-hal atau perselisihan yang mungkin timbul sehubungan dengan Surat Perjanjian ini.

Apabila jalan musyawarah dianggap tidak berhasil untuk mendapatkan penyelesaian yang melegakan kedua belah pihak, kedua belah pihak bersepakat untuk menempuh upaya hukum dengan memilih domisili pada Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri yang beralamat di Jln. Pengadilan No. 8.

Surat Perjanjian ini dibuat oleh kedua belah pihak dengan dasar akal sehat dan pikiran sehat tanpa adanya paksaan maupun tekanan dari pihak-pihak manapun. Surat Perjanjian ini ditandatangani di kota Medan pada hari Selasa, 13 Juni 2024 dan berlaku mulai tanggal tersebut sampai dengan Kamis, 13 Juni 2026.

Medan, 13 Juni 2024

PIHAK PERTAMA

(Jojon Purnama)

PIHAK KEDUA

(Reza Rizki)

Saksi-saksi:

SAKSI PERTAMA

(Edi Gullit)

SAKSI KEDUA

(Ichwan Junior)

Contoh 2

Di bawah ini adalah contoh surat perjanjian sewa rumah yang dikutip dari situs Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia. Surat ini juga bisa diterapkan untuk ruko.

SURAT PERJANJIAN SEWA-MENYEWA RUMAH

Yang bertanda tangan di bawah ini:

1. Nama : __________________________

Umur : __________________________
Pekerjaan : __________________________
Alamat : __________________________
Nomor KTP / SIM : __________________________
Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA

2. Nama : __________________________

Umur : __________________________
Pekerjaan : __________________________
Alamat : __________________________
Nomor KTP / SIM : __________________________
Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut PIHAK KEDUA

Kedua belah pihak dengan ini menerangkan bahwa PIHAK PERTAMA selaku pemilik sah telah setuju untuk menyewakan kepada PIHAK KEDUA berupa:

Sebuah rumah yang berdiri di atas sebidang tanah yang terletak di (alamat lengkap) dengan luas bangunan (berapa luas tanah) meter persegi, dengan sertifikat hak milik Nomor (…….), gambar situasi Nomor (……) tanggal (tanggal, bulan, dan tahun).

Selanjutnya kedua belah pihak bersepakat bahwa perjanjian sewa-menyewa antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA ini berlaku sejak tanggal penandatanganan surat perjanjian ini.

Adapun syarat-syarat serta ketentuan-ketentuan dalam surat perjanjian ini diatur dalam 12 (dua belas) pasal, sebagai berikut:

Pasal 1 HARGA SEWA

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA telah sepakat untuk menentukan harga sewa atas rumah berikut pekarangannya tersebut di atas dengan nilai sewa (Rp. …….) (jumlah uang dalam huruf) untuk jangka waktu (tulis angka dan huruf) tahun terhitung sejak tanggal (tanggal, bulan, dan tahun) sampai dengan tanggal (tanggal, bulan, dan tahun) dan keseluruhan uang sewa tersebut sudah harus dibayarkan PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA pada saat penandatanganan surat perjanjian ini.

Pasal 2 JAMINAN PIHAK PERTAMA

PIHAK PERTAMA menjamin bahwa barang yang disewakan tersebut di atas berikut semua fasilitas-fasilitas yang terdapat di dalamnya adalah hak miliknya dan bebas dari segala tuntutan hukum dan persoalan-persoalan yang dapat mengganggu PIHAK KEDUA atas penggunaannya selama jangka waktu berlakunya surat perjanjian ini. Segala kerugian yang timbul akibat kelalaian PIHAK PERTAMA ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab PIHAK PERTAMA.

Pasal 3 LARANGAN BAGI PIHAK PERTAMA

Sebelum jangka waktu kontrak seperti yang tertulis pada pasal 1 surat perjanjian ini berakhir, PIHAK PERTAMA tidak dibenarkan meminta PIHAK KEDUA untuk mengakhiri jangka waktu kontrak dan menyerahkan kembali rumah tersebut kepada PIHAK PERTAMA kecuali disepakati oleh kedua belah pihak.

Pasal 4 LARANGAN BAGI PIHAK KEDUA

1. PIHAK KEDUA tidak dibenarkan sama sekali untuk mengalihkan hak atau mengontrakkan kepada PIHAK KETIGA tanpa ijin serta persetujuan dari PIHAK PERTAMA.

2. PIHAK KEDUA tidak dibenarkan untuk mengubah struktur dan instalasi dari rumah tersebut tanpa izin dan persetujuan dari PIHAK PERTAMA

Pasal 5 TANGGUNG JAWAB AKIBAT PEMAKAIAN

1. PIHAK KEDUA bertanggung jawab atas kerusakan struktur sebagai akibat pemakaian.

2. PIHAK KEDUA dibebaskan dari segala ganti rugi atau tuntutan dari PIHAK PERTAMA akibat kerusakan pada bangunan yang diakibatkan oleh force majeure.

Yang dimaksud dengan Force majeure adalah:

a. Bencana alam, seperti: gempa bumi, banjir, tanah longsor, petir, angin topan, serta kebakaran yang disebabkan oleh faktor eksternal yang mengganggu kelangsungan perjanjian ini.
b. Huru-hara, kerusuhan, pemberontakan, dan perang.

Pasal 6 PENGGUNAAN SARANA

Dalam perjanjian sewa ini sudah termasuk hak atas pemakaian aliran listrik, saluran nomor telepon, dan air dari PDAM yang telah terpasang sebelumnya pada bangunan rumah yang disewa. Selama jangka waktu kontrak berlangsung, PIHAK KEDUA berkewajiban untuk membayar semua tagihan-tagihan serta biaya-biaya lainnya atas penggunaannya. Segala kerugian yang timbul akibat kelalaian PIHAK KEDUA dalam memenuhi kewajibannya sepenuhnya menjadi tanggung jawab PIHAK KEDUA.

Pasal 7 PENGGUNAAN RUMAH

1. PIHAK KEDUA tidak akan mempergunakan rumah itu untuk tujuan yang lain dari pada yang disepakati dalam perjanjian ini, kecuali telah mendapat izin secara tertulis dari PIHAK PERTAMA.

2. PIHAK KEDUA berkewajiban untuk menjaga kebersihan, keamanan, ketertiban dan ketenteraman lingkungan

Pasal 8 TANGGUNG JAWAB PIHAK PERTAMA

PIHAK PERTAMA bertanggung jawab atas berlakunya peraturan-peraturan Pemerintah yang menyangkut perihal pelaksanaan perjanjian ini, semisal: Pajak-pajak, Iuran Retribusi Daerah (IREDA), dan lain-lainnya.

Pasal 9 PENYERAHAN RUMAH KETIKA PERJANJIAN BERAKHIR

Setelah berakhir jangka waktu kontrak sesuai dengan Pasal 1 surat perjanjian ini, PIHAK KEDUA segera mengosongkan rumah dan menyerahkannya kembali kepada PIHAK PERTAMA serta telah memenuhi semua kewajibannya sesuai dengan pasal 6 surat perjanjian ini.

Pasal 10 PERPANJANGAN SEWA

1. Apabila PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA bermaksud melanjutkan perjanjian kontrak, maka masing-masing pihak harus memberitahukan terlebih dahulu, minimal (angka dan huruf) bulan sebelum jangka waktu kontrak berakhir.

2. PIHAK KEDUA harus mendapat prioritas pertama dari PIHAK PERTAMA untuk memperpanjang masa penyewaan barang tersebut di atas, sebelum PIHAK PERTAMA menawarkannya kepada calon-calon penyewa yang lain.

Pasal 11 HAL-HAL LAIN

1. Hal-hal yang belum tercantum dalam perjanjian ini akan dimusyawarahkan bersama oleh kedua belah pihak.

2. Mengenai perjanjian ini dan segala akibatnya, kedua belah pihak bersepakat untuk memilih domisili yang tetap pada (…Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri…).

Pasal 12 PENUTUP

Surat Perjanjian ini ditandatangani di (tempat) pada hari (hari) tanggal (tanggal, bulan, tahu) dan berlaku mulai tanggal tersebut sampai dengan tanggal (tanggal, bulan, dan tahun).

Demikian perjanjian sewa-menyewa ini dibuat rangkap 2 (dua) yang mempunyai kekuatan hukum yang sama dan ditandatangani di atas kertas bermeterai cukup.

PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA

[ tanda tangan 1 ] [ tanda tangan 2 ]

SAKSI-SAKSI:

[Nama terang dan tanda tangan para saksi]

Nah, itulah tadi cara membuat surat perjanjian sewa ruko, lengkap dengan unsur yang harus ada di dalam surat perjanjian dan contohnya.

(row/row)



Sumber : www.detik.com

Masa Lalu Kelam Jalan Gandhi di Medan: Pernah Jadi Lokasi Pembantaian



Medan

Setiap sudut kota Medan menyimpan cerita sejarah. Salah satunya di jalan Gandhi yang disebut pernah menjadi lokasi pembantaian.

Mendengar nama jalan Gandhi, warga Medan pasti tahu cerita-cerita yang beredar di baliknya. Konon, jalanan ini dikenal angker karena jadi lokasi penyiksaan tahanan.

“Dulu saya sering lewat situ tahun 1990-an lah karena saya pengantar obat ke apotek-apotek Jalan Gandhi. Memang dulu jalan ini terkenal angker karena jadi lokasi penyiksaan para tahanan-tahanan pemberontak,” ungkap warga Medan bernama Aan.


Aan mendapat cerita dari para pegawai apotek, dahulu saat melintasi jalan ini sering tercium bau menyengat dan juga suara teriakan halus dari dalam gedung.

“Sebenarnya nggak ramai dan sepi karena kan penjara dan itu kan tertutup ya, sering lah dengar nangis sama teriak-teriak. Tapi kalau malam nggak ada yang berani lewat, kalau dari cerita orang tua dulu, itu memang tempat penjara G30SPKI,” ujarnya.

Kabarnya penjara atau tempat penyiksaan di Jalan Gandhi itu sudah berubah menjadi sebuah gedung yayasan suatu komunitas etnis Tionghoa.

Pada masa dulu, Jalan Gandhi Medan ini akan ditutup portal pada sore hari dan akan kembali dibuka pada ke-esokan harinya.

“Malam itu di Jalan Gandhi itu tutup, dulu ada portalnya jadi kalau yang bisa masuk itu pagi sampai jam 1-2 siang nah dari sore jam 3 udah tutup portal, memang nggak boleh masuk lagi,” ucapnya.

Warga Medan lainnya, Indri juga mengenang masa-masa dulu saat dirinya mendengar cerita dari sang ayah tentang kelamnya Jalan Ghandi tersebut.

“Penjara Gandhi ini masih beroperasi sampai masa Presiden Soeharto. Tetangga saya tahun 1983 masih ditahan di situ sekitar 1 tahun. Dulu itu penjara paling sadis penyiksaannya, kalau masuk situ habis disiksa seluruh badan, ada bak air tapi airnya bau kali dengan segala macam kotoran, para tahanan direndam di situ,” tutur Indri.

Sejarawan Medan Buka Suara

Sejarawan Kota Medan M Azis Rizky Lubis membenarkan bahwa Jalan Gandhi pada tempo dulu menyimpan kenangan kelam oleh masyarakat Kota Medan. Ia menyebutkan bahwa lokasi penyiksaan ini sudah ada saat zaman penjajah.

“Pada masa orde baru, Jalan Gandhi ini termasuk jalan yang ditakuti masyarakat karena kalau sudah tertangkap oleh zaman rezim orde baru ya nanti akan dibawa ke Jalan Gandhi itu. Jadi bangunan ini penjara atau tempat penyiksaannya bukan seperti umumnya tapi lebih tepatnya bangunan ini jadi tempat penyiksaan,” kata Aziz.

“Orang-orang mendengar namanya saja takut apalagi melintasi ke situ. Bahkan tahun 1970-an itu muncul lagu yang menggambarkan betapa seramnya melintasi jalan tersebut,” lanjutnya.

Azis kemudian menggambarkan beragam penyiksaan yang diterima oleh tahanan di bangunan tersebut seperti dipukuli dengan sadis, kemudian direndam di dalam air kotor.

“Cukup sadis saat itu ya, mereka juga nggak langsung dieksekusi tapi diserang dulu mentalnya kemudian fisiknya. Nah biasanya sore itu sudah tidak diperbolehkan masuk untuk melintas karena untuk penyiksaan biasanya dilakukan pada tengah malam,” tutup Azis.

——-

Artikel ini telah naik di detikSumut.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

12 Wisata Medan yang Wajib Dikunjungi Beserta Jam Buka dan Harga Masuknya


Medan adalah salah satu kota di Indonesia yang menawarkan berbagai destinasi wisata yang menarik. Mulai dari keindahan alam hingga warisan budayanya, membuat ibu kota Sumatera Utara wajib dieksplor.

Wisata Medan juga punya daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Tak heran, jika Medan menjadi destinasi yang wajib dikunjungi terutama mereka yang ingin mengeksplorasi pesona Sumatera Utara.

Wisata Medan yang Terkenal

Telah dirangkum detikTravel, berikut adalah daftar destinasi wisata Medan yang bagus untuk dikunjungi:


1. Istana Maimun

Lokasi: Jalan Brigjen Katamso No. 1, Medan, Sumatera Utara.

Istana Maimun (laman disbudpar Sumut)Istana Maimun. Foto: dok. laman Disbudpar Sumut.

Salah satu wisata Medan terkenal yang wajib dikunjungi adalah Istana Maimun. Di sini, wisatawan bisa berkeliling menikmati kemegahan bangunan, berkeliling, menaiki delman dan kendaraan listrik hingga belajar sejarah.

Dilansir situs Itjen Kemdikbud, Istana Maimun dibangun pada 26 Agustus 1888 atas perintah Sultan Ma’moen Al Rasyid, Kerajaan Deli. Pembangunannya baru selesai pada 18 Mei 1891.

Istana Maimun dirancang oleh Theodoor van Erp, tentara Belanda kelahiran Ambon, Maluku, dan didesain juga oleh seorang arsitek Italia bernama Ferrari.

Kondisi Istana Maimun Medan yang mirip pasarTampak depan Istana Maimun Foto: Nizar Aldi

Bangunannya begitu mencolok di mata dari kejauhan, pasalnya didominasi warna kuning-emas. Arsitektur Istana Maimun mengandung unsur Melayu, Timur Tengah, dan Eropa.

Berdiri di lahan seluas 2.772 km2 dengan megah, istana ini memiliki 30 ruangan yang terdiri dari 3 bagian utama bangunan induk, sayap kiri, dan sayap kanan.

Jam Buka

Istana Maimun buka pada 08.00 WIB – 17.00 WIB.

Harga Tiket Masuk

Dari catatan detikSumut, harga masuk ke Istana Maimun sekitar Rp 10 ribu per orang. Sementara untuk anak-anak di bawah 5 tahun gratis.

2. Masjid Al-Mashun

Lokasi: Jalan Mahkamah No.74 c, RT.02,Kota Medan.

Bersilaturahmi disela sela acara salad idul adha di Masjid Raya Al-Mashun MedanMasjid Raya Al-Mashun Medan Foto: Aisyah Luthfi Munthe/detik.com

Masjid Al-Mashun adalah masjid tua cantik yang lokasinya bersebelahan dengan Istana Maimun. Masjid ini juga bagian dari peninggalan Kesultanan Deli.

Masjid Al-Mashun dibangun oleh Sultan Ma’mun Al Rasyid Perkasa Alam. Pembangunannya dipimpin oleh beliau pada 12 Agustus 1906 dan selesai pada 10 September 1909.

Selain untuk beribadah dan melihat arsitekturnya, di area masjid pengunjung juga bisa melihat makam para Sultan Deli.

Berdasarkan pengalaman detikSumut, area pemakaman tersebut ada berbagai bentuk. Ada juga nama nisan yang terukir bertuliskan bahasa Arab.

Makam Sultan Deli ke-9 dibentuk setinggi kurang lebih 1 meter dan berwarna kuning. Pada nisan pun tertulis para nama Sultan Deli beserta istri hingga anaknya, seperti nama Sultan Deli ke-9 Sultan Ma’moen Al Rasyid.

Makam para Sultan Deli ditempatkan berbeda dengan makam para keturunan Melayu lainnya.

Jam Buka

Masjid Al-Mashun buka setiap hari mulai pukul 04.00 – 00.00 WIB.

Harga Tiket Masuk

Masuk ke Masjid Al-Mashun tidak dipungut biaya alias gratis.

3. Graha Bunda Maria Annai Velangkanni

Lokasi: Jalan Sakura III No. 7 – 10, Tj. Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.

Pengunjung melihat dari dekat Graha Bunda Maria Annai Velangkanni, Medan, Sumatera Utara, Kamis (23/11/2017). Tempat yang diresmikan pada tahun 2005 ini dibuat untuk menjadi tempat berziarah atau mencari tahu sejarah tentang kerohanian. Grandyos Zafna/detikcom-. Kesan kuil India langsung luruh begitu Anda masuk ke bagian dalam bangunan. -. Graha Bunda Maria Annai Velangkanni terbuka untuk umum. -. Tidak ada tiket masuk yang diberlakukan alias gratis bagi siapa saja yang ingin melihat, berziarah, serta mencari tahu sejarah tentang peristiwa kerohanian.-. Graha Bunda Maria Annai Velangkanni ini didirikan dan dibangun oleh Pastor James Bharataputra S.J.-. September 2001 pembangunan graha mulai dilakukan selama empat tahun dengan biaya yang dihabiskan sebesar Rp 4 miliar. -. Dana datang dari kemurahan hati para pecinta dan pemuja Maria, baik Katolik maupun non Katolik. 60 persen dana berasal dari umat di Indonesia, 30 persen Singapura, selebihnya dari Malaysia, India, dan Dubai.Graha Bunda Maria Annai Velangkanni, Medan. Foto: Grandyos Zafna

Graha Maria Annai Velangkanni merupakan tempat ziarah dan ketaatan umat Katolik kepada Bunda Maria (penyembuh orang sakit). Dibangun pada tanggal 8 oktober 2001, dengan gaya bangunan Indo-Mughal (Islam-Hindu).

Arsitekturnya sangat menarik, yakni seperti bentuk candi yang membungkuk ke atas. Bangunan graha berlantai 7,yang terdiri dari 3 stupa, 2 di lantai 4 dan melambangkan kesempurnaan dan 7 langit.

Jam Buka

Graha Maria Annai Velangkanni buka setiap hari dari pukul 08.00-18.00 WIB di weekdays. Sementara untuk weekend tutup pada 19.00 WIB.

Harga Tiket Masuk

Masuk ke Graha Maria Annai Velangkanni gratis.

4. Danau Siombak

Lokasi: Jalan Pasar Nippon Ujung, Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

Destinasi Wisata Danau SiombakDestinasi Wisata Danau Siombak, Medan. Foto: Kartika Sari

Dilansir dari laman pemkomedan.go.id, karena letaknya jauh dari laut, Danau Siombak berair payau.

Wisatawan bisa menikmati pemandangan indah di dermaga yang menghadap ke hamparan hutan di sekeliling danau. Bakal lebih seru lagi, kalau kalian menaiki perahu, bebek air kayuh, atau berenang di kolam renang yang ada di sekitar sana.

Jam Buka

Danau Siombak buka setiap hari, dari pukul 09.00 hingga 18.00 WIB di weekdays. Sementara di weekend tutup pada 19.00 WIB.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk ke Danau Siombak hanya Rp 2 ribu.

5. Tjong A Fie Mansion

Lokasi: Jl. Jendral Ahmad Yani No. 105, Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.

Rumah Tjong A FieRumah Tjong A Fie. Foto: Putu Intan/detikcom

Tjong A Fie Mansion merupakan museum berupa bangunan bersejarah dengan gaya gaya arsitektur Cina, Melayu, dan Art Deco. Tjong A Fie Mansion disebut juga sebagai “permata bersejarah di Medan”.

Sebenarnya, ini adalah rumah Tjong A Fie seorang pengusaha, bankir dan kapitan asal Hakka, Tiongkok. Kini, rumah ini telah menjadi bangunan bersejarah sekaligus cagar budaya dan museum.

Rumah Tjong A FieRumah Tjong A Fie. Foto: Putu Intan/detikcom

Dilansir situs resminya, rumah ini dibangun pada tahun 1895 di atas lahan 8000 m2. Bangunannya juga dibangun dengan memperhatikan prinsip feng shui.

Ketika masuk ke dalam, pengunjung akan melihat pemandangan rumah mewah ala Tiongkok zaman dahulu. Kamar-kamar ada di keempat sisi bangunan dan mengelilingi halaman terbuka di bagian tengah. Ini melambangkan “Sumur Surga”.

Menariknya, pada setiap sudut rumah perabotan atau meubelnya pun terjaga keasliannya.

Jam Buka

Tjong A Fie Mansion buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB – 17.00 WIB. Namun, setelah pukul 16.30 pengunjung sudah dilarang masuk.

Museum ini akan tutup pada Hari Tahun Baru Cina.

Harga Tiket

Harga tiket masuk ke Tjong A Fie Mansion adalah Rp 35.000 per orang.

6.Kampoeng Selfie (Kongsi)

Lokasi: Jalan DR. Cipto, Anggrung, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan.

Kampoeng Selfie di MedanKampoeng Selfie di Medan. Foto: Jefris Santama/detikcom

Kampoeng Selfie adalah salah satu destinasi viral di Medan. Lokasinya tidak jauh dari pusat kota Medan, waktu tempuh perjalanan sekitar 30 menit saja.

Dilansir dari sittus Universitas Sumatera Utara, wisata Kampung Selfie Medan resmi dibuka pada sejak 25 November 2017. Sesuai namanya, tempat ini mengusung konsep kreativitas seni dan penanaman tanaman di depan ruman.

Jalanan di kampung ini terlihat indah dengan sentuhan cat warna-warni kontras nan meriah. Daya tarik kongsi ini adalah menawarkan pengalaman wisatawan untuk merasakan keseruan berfoto selfie berlatar belakang spot-spot foto menarik, kekinian, dan beragam.

Jam Buka

Kampoeng Selfie Medan buka hari Senin-Sabtu pada pukul 09.00 WIB – 20.00 WIB.

Harga Tiket

Masuk ke Kampoeng Selfi Medan tidak dipungut biaya.

7. Museum Perjuangan TNI

Lokasi: Jalan KH. Zainul Arifin No. 8, Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan.

Dilansir situs Arsip Indonesia, Museum Perjuangan TNI Medan menjadi wisata sejarah mengenai perjuangan ABRI serta rakyat di Sumatera Utara.

Dilansir situs Arsip Indonesia, bangunan Museum Perjuangan TNI didirikan pada 1928 oleh pemerintah Belanda sebagai bangunan Arhnehen atau Asuransi NV Levensverzekering.

Pada tahun 1942 – 1945 bangunan ini dikuasai oleh Jepang. Barulah pada 1971 hingga sekarang menjadi Museum Perjuangan TNI.

Wisatawan yang berkunjung bisa melihat senjata, obat – obatan, hingga seragam TNI digunakan pada perang kemerdekaan Indonesia melawan pemberontakan pada tahun 1985.

Tidak hanya pernak-pernik TNI, koleksi di museum ini juga ada perlengkapan militer, arkeologi, relief, hingga monumen.

Jam Buka

Museum Perjuangan TNI Medan buka setiap Selasa – Kamis 07.00 sampai 15.00 WIB.

Harga Tiket

Masuk ke Museum Perjuangan TNI Rp 0 alias tidak dipungut biaya.

8. Pos Bloc Medan

Lokasi: Jalan Pos, No. 1, Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.

Pos Bloc MedanPos Bloc Medan. Foto: Putu Intan/detikcom

Pos Bloc Medan adalah tempat hits di Medan yang bisa didatangi secara gratis. Tempat ini menjadi tempat bersejarah yang kini disulap menjadi area dengan unsur seni, budaya, dan hiburan. Kegiatan kreatif sering dilakukan di area Maidan Hall dan Cultural Hall di Pos Bloc.

Dilansir akun Instagram @posblokmedan, dulunya Pos Bloc Medan merupakan kantor pengiriman surat. Di mana ruangannya menjadi kantor para pegawai Pos, dengan gudang yang penuh sekat.

Jam Buka

Pos Bloc Medan buka dari pukul 10.00 – 22.00 WIB di weekdays, sedangkan di weekend mulai pukul 08.00 – 23.00 WIB.

Harga Tiket

Masuk ke Pos Bloc Medan gratis.

9. Taman Sri Deli

Lokasi: Jl. Sisingamangaraja, Mesjid, Kota Medan.

Taman Sri Deli. Foto: direktoripariwisata.idTaman Sri Deli. Foto: Dok.direktoripariwisata.id

Tempat wisata gratis di Medan selanjutnya ada Taman Sri Deli. Taman ini dibuat tahun 1920-an atas gagasan Amaludin Sani Perkasa Alamsyah, Sultan Deli ke-10.

Taman Sri Deli juga bisa jadi pilihan objek wisata Medan yang romantis, untuk pilihan tempat nongkrong. Menerapkan perpaduan arsitektur Turki, India, dan Mesir, taman ini didesain oleh arsitek Italia.

Letak taman ini berseberangan dengan Masjid Raya Medan. Di sini, pengunjung bisa bersantai. Di sekitar lokasi juga banyak warung untuk membeli makanan.

Jam Buka

Taman Sri Deli Medan buka setiap hari, mulai pukul 07.00-21.00 WIB.

Harga Tiket

Masuk ke Taman Sri Deli gratis.

Lokasi: Jalan S. Parman No. 309, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara.

Wisatawan mancanegara mengamati koleksi serangga yang diawetkan di Rahmat International Wildlife Museum dan Galeri di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (29/6/2024).  Museum yang memiliki 2.600 spesies dan 5.000 spesimen hewan dan satwa yang diawetkan tersebut menjadi salah satu obyek wisata favorit di Medan serta menjadi sarana pembelajaran bagi anak sekolah. ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/rwa.Wisatawan mengamati koleksi yang diawetkan di Rahmat International Wildlife Museum dan Galeri di Medan, Sumatera Utara. Foto: ANTARA FOTO/FransiscoCarollio

Galeri Rahmat Medan adalah satu-satunya galeri bertaraf internasional di Asia. Galeri ini mengoleksi sekitar 2.600 spesies binatang liar yang diawetkan dan 5.600 spesimen.

Para hewan disusun dengan artistik dalam ruangan khusus untuk menjaga kelembapan. Selain ada koleksi satwa, museum ini juga menyediakan perpustakaan berisi informasi seputar berbagai jenis satwa dan habitatnya dari berbagai negara.

Para spesiesnya berasal dari perburuan legal dengan konservasi, pemberian dari berbagai negara, hasil pembelian secara legal.

Jam Buka

Rahmat International Wildlife Museum & Gallery buka setiap hari, mulai pukul 09.00 – 17.00 WIB.

Harga Tiket

Biaya masuk ke Rahmat International Wildlife Museum & Gallery sebesar Rp 75.000 ribu per orang.

11. Kebun Binatang Medan

Lokasi: Jalan Simalingkar Raya, Medan.

Keterangan Foto : Suasana pengunjung yang berwisata ke Medan Zoo di momen hari libur lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah, Selasa (3/5/2022).Suasana pengunjung yang berwisata ke Medan Zoo di momen hari libur. Foto: Goklas wisely/detisumut

Medan Zoo jadi destinasi untuk melihat para fauna dan flora, sehingga cocok untuk dikunjungi bersama keluarga dan si kecil.

Jam Buka

Kebun Binatang Medan setiap hari mulai pukul 08.30 sampai 17.30 WIB.

Harga Tiket Masuk

Harga masuk Kebun Binatang Medan adalah Rp 15.000 per tiket di weekdays, dan Rp 20.000 di weekend.

12. Kuil Shri Mariamman (Mariamman Temple)

Lokasi: Jalan Teuku Umar No.18, Petisah Tengah, Kec. Medan Petisah, Kota Medan.

Gerbang kuil Shri Mariamman di Medan. (Farid Achyadi Siregar/detikSumut)Gerbang kuil Shri Mariamman di Medan. (Farid Achyadi Siregar/detikSumut)

Kuil Shri Mariamman menjadi salah satu kuil tertua di Kota Medan. Berdiri sejak tahun 1884, kuil ini menjadi tempat untuk memuja Dewi Mariamman.

Kuil ini juga menjadi saksi masuknya umat Hindu dan orang India di kota Medan. Pengunjung bisa ke sana untuk melihat keindahan kuil.

Jam Buka

Kuil Shri Mariamman buka setiap hari pada pukul 06:00-12:00 WIB. Lalu, akan buka kembali pada pukul 16:00-20:00 WIB.

Harga Tiket Masuk

Masuk ke Kuil Shri Mariaman gratis.

Sebagai destinasi wisata yang terus berkembang, Medan bisa jadi pilihan tempat bagi wisatawan dengan keramahan dan kekayaan budayanya yang khas. Wisata Medan mana yang tertarik untuk detikers kunjungi?

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Bioskop Legenda hingga Jadi Tempat Transaksi PSK



Medan

Di Medan, ada satu tempat yang begitu melegenda, yaitu Medan Plaza. Zaman dulu, tempat ini jadi favorit buat nonton film hingga buat transaksi dengan PSK.

Apabila melintas di Jalan Iskandar Muda dari arah Jalan Gatot Subroto di Medan, coba lihat sisi kiri jalan, di situ ada bekas mal legendaris dan tertua di Kota Medan. Namanya Medan Plaza.

Namun sayang, mal ini sudah tiada usai terjadi kebakaran pada Agustus 2015 silam. Saat ini eks Medan Plaza hanya tersisa lahan kosong. Lahan tersebut dipagari seng yang mengelilingi bangunan.


Area sekitar lahan eks Medan Plaza ini sering menjadi pangkalan tukang becak untuk menunggu penumpang. Para tukang becak ini pun bercerita sering mendapat sewa dari pengunjung usai pulang dari Medan Plaza.

“Dulu banyaklah penumpang dari sini (Medan Plaza), udah ada langganan kami dari pegawai di sana. Biasanya kita jemput pas tutup mal, mereka udah keluar itu jam 11 malam. Ada juga kita jemput anak muda, lucunya jumpa pertama mereka di Medan Plaza ini. Si laki-lakinya yang antar pulang perempuannya naik becak, terus baru kita antar ke tempat laki-lakinya. Pernah juga kita antar pasangan ke hotel, macem-macem lah di mal ini,” kenang Sugi, tukang becak yang mangkal di sekitaran lahan eks Medan Plaza.

Selain Sugi, warga Medan banyak menyimpan kenangan dengan plaza yang berdiri tahun 1984 ini. Apalagi, Medplaz, nama populernya, punya bioskop dengan harga termurah se-kota Medan saat itu.

Suhas, warga yang masih merasakan pelayanan dari Medan Plaza, bercerita jika ia sering menghabiskan waktu bersama teman-temannya untuk nongkrong di plaza ini.

“Ada kenangan zaman sekolah jadi tempat tujuan utama nonton bioskop karena paling murah plus boleh makan dari luar, cuma ya itu bioskopnya kurang nyaman,” ungkap Suhas.

Suhas bercerita bioskop di Medan Plaza ini menjadi favorit karena selain murah namun juga boleh membawa makanan dari luar.

“Satu-satunya bioskop murah di mal Medan yang bisa bawa makanan dari luar. Dulu tiketnya ada yang paket Rp 15 ribu,” Suhas.

Tak hanya Suhas yang rindu momen tersebut. warga medan lainnya, Irhan juga mengenang momen dia dan saudara-saudaranya dari kampung begitu senang menonton bioskop di mal tertua ini.

“Yang paling dirindukan itu ya bioskopnya. Dulu waktu saudara-saudara ke Medan pasti kita nonton bioskop di Medan Plaza, nonton film Nenek Gayung waktu itu. Siap nonton kami pasti ke Plaza Medan Fair untuk jalan-jalan dan makan,” ujar Irhan.

Sering Digoda Pria Genit

Selain bioskop, ternyata banyak warga Medan yang mengenang hal-hal mengerikan seperti berjumpa dengan pria genit yang banyak menggoda para pengunjung, khususnya remaja dan anak kuliahan.

“Waktu kuliah dulu pernah mau ke bioskop diikutin bapak-bapak mulai dari pintu masuk sampai ke pintu masuk bioskop. Kalau ke sana enggak berani pergi sendiri, banyak om-om genit,” kata Via.

Hal serupa juga turut dirasakan Erna, warga Medan yang pernah ‘ditawar’ pria hidung belang usai berbelanja pakaian di Medan Plaza.

“Kenangan paling parah saya pernah ditawar om-om di pintu masuk waktu nunggu taksi. Saya langsung lari ke tempat security itupun mau diikuti tapi saya lari, aduh, lucu tapi seram juga lah waktu itu,” pungkasnya.

Jadi Tempat Transaksi PSK

Sejarahwan Sumut Budi Agustono mengungkapkan bahwa Medan Plaza memiliki daya tarik dengan memiliki banyak tenant seperti restoran es krim, warung rujak yang populer, dan juga bioskop.

“Sebenarnya pada tahun 1990-an, Medan Plaza tidak terlalu modern lah karena awalnya dirancang untuk kelas menengah ke bawah karena produk yang dijual biasa. Tapi di situ ada yang menarik banyak orang seperti es krim Fontain yang tiap hari ramai dan cafe waktu itu belum populer. Jadi hiburan sore kalau tempat nongkrong ya Medan Plaza,” ungkap Budi.

Tak hanya itu, lokasi Medan Plaza yang terkoneksi dengan Jalan Nibung Raya ternyata juga menjadi magnet tersendiri terjadinya pertemuan ataupun transaksi Pekerja Seks Komersial (PSK).

“Antara Medan Plaza dan Nibung Raya itukan terkoneksi juga. Ini menjadi salah satu wilayah yang termasuk PSK yang bertransaksi di sekitar Medan Plaza. Jadi dengan mudah melihat perempuan bertransaksi dengan siapa saja,” ujarnya.

Lanjutnya, Budi menyebutkan transaksi PSK di Medan Plaza merupakan hal yang biasa terjadi, terlebih pada sore hari.

“Mulai sekitar jam 5 sore atau jam 7-8 malam itu banyak sekali orang iseng dan kemudian banyak perempuan yang bertemu dengan banyak pria, mungkin transaksinya tidak di situ tapi bertemu di sana. Saat itu merupakan pemandangan umum di sekitar Medan Plaza, makanya Medan Plaza itu sebagai magnet untuk banyak orang ke sana,” kata Budi.

“Saya kira ini yang tidak dimiliki plaza waktu itu. Di situ terjadi tempat orang bertemu untuk hiburan, belanja, dan menikmati suasana pada sore hari,” pungkasnya.

“Memang Medan Plaza ini zona agak “kemerah-merahan”, jadi saya kira ini saling berkaitan dan memang sirkuit ekonomi ini saling berjalan,” tutupnya.

——-

Artikel ini telah naik di detikSumut.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

5 Wisata Medan Dekat Pusat Kota yang Menarik dan Ramah di Kantong


Medan adalah kota terbesar ke-3 di Indonesia dengan berbagai destinasi wisata menarik, yang mudah diakses dari pusat kota. Ada banyak pilihan wisata Medan terdekat dari pusat kotanya, mulai dari tempat bersejarah, taman hijau, hingga tempat religi.

Setiap destinasi menawarkan pengalaman yang berbeda. Menjadikannya pilihan sempurna untuk liburan.

Wisata Medan Terdekat dari Pusat Kota

1. Kampoeng Selfie (Kongsi)

Kampoeng Selfie di MedanKampoeng Selfie di Medan. (Jefris Santama/detikcom)


Kampoeng Selfie (Kongsi) termasuk wisata Medan dekat pusat kota, yang jarak tempuhnya hanya sekitar 30 menit saja.

Sesuai namanya, kampung ini mengusung konsep kreativitas seni. Tempat ini menawarkan pengalaman wisatawan untuk merasakan keseruan berfoto dengan latar belakang spot-spot foto menarik, warna-warni, dan kekinian.

Dikutip dari situs Universitas Sumatera Utara, wisata Kampung Selfie Medan resmi dibuka pada 25 November 2017. Sentuhan cat warna-warni kontras nan meriah juga bisa kita lihat di sepanjang jalan.

  • Lokasi: Jalan DR. Cipto, Anggrung, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan
  • Jam buka: Senin-Sabtu mulai dari jam 09.00 – 20.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Gratis.

2. Taman Tjong Yong Hian

Taman Tjong Yong Hian (Instagram/tjongyonghiangallery)Taman Tjong Yong Hian. (dok.Instagram @tjongyonghiangallery)

.

Taman Tjong Yong Hian adalah taman bunga ala Tiongkok sebagai wujud penghormatan untuk sosok Tjong Yong Hian. Beliau saudara dari tokoh ternama, Tjong A Fie, yang merupakan orang berpengaruh dalam sejarah kota Medan.

Di setiap sudut taman ini, pengunjung akan melihat panorama taman bunga dan aneka tumbuhan yang cantik. Di sana juga terdapat makam Tjong Yong Hian dan istrinya dan batu prasasti dengan inskripsi Bahasa Arab, Belanda, dan Tionghoa.

  • Lokasi: Jalan Kejaksaan, Petisah Tengah, Kec. Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara, 20151
  • Jam buka: Setiap hari mulai dari jam 08.00 – 17.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Gratis.

3. Masjid Raya Al-Mashun (Masjid Raya Medan)

Bersilaturahmi disela sela acara salad idul adha di Masjid Raya Al-Mashun MedanMasjid Raya Al-Mashun Medan (Aisyah Luthfi Munthe/detik.com)

Masjid Raya Al-Mashun menjadi wisata Medan yang dekat dengan pusat kota. Jika dilihat dari Google Maps, jarak dari pusat kota Medan ke Masjid Raya Al-Mashun sekitar 12-13 menit saja.

Didirikan pada 21 Agustus 1906 M, masjid bersejarah ini berusia lebih dari 100 tahun. Selain menjadi peninggalan dari Kesultanan Deli, Masjid Raya Al Mashun juga menjadi ikon yang digunakan sebagai tempat pusat kegiatan agama di Kota Medan.

Menariknya, arsitektur masjid ini perpaduan dari Timur Tengah, Eropa dan Asia. Tidak hanya itu, ada ornamen dan kaligrafi di setiap bagunan yang mangandung makna kehidupan dan keberagaman budaya.

Keunikan dan kemegahan masjid ini membuat banyak wisatawan yang berkunjung ke sana.

  • Lokasi: Jalan Mahkamah No.74 c, RT.02, Mesjid, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan.
  • Jam buka: Setiap hari mulai dari jam 04.00 – 00.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Gratis.

4. Tjong A Fie Mansion (Rumah Tjong A Fie)

Rumah Tjong A FieRumah Tjong A Fie. (Putu Intan/detikcom)

Tjong A Fie Mansion merupakan rumah saudagar kaya China bernama Tjong A Fi. Bagunannya punya arsitektur China, Eropa dan Melayu.

Dilansir laman resminya, dan Museum Tjong A Fie dibuka untuk umum pertama kali sejak Juni 2009. Rumah ini memiliki 35 kamar dan 2 lantai dengan luas mencapai 8000 m2.

Rumah Tjong A Fie termasuk destinasi sejarah di Medan dan termasuk bangunan cagar budaya yang terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

  • Lokasi: Jalan Jend. A. Yani, Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.
  • Jam buka: Setiap hari mulai dari jam 09.00 – 17.00 WIB. Tutup pada Tahun Baru China.
  • Harga tiket masuk: Rp 35 ribu per tiket.

5. Istana Maimun

Kondisi Istana Maimun Medan yang mirip pasarIstana Maimun di Medan (Nizar Aldi)

Bagi yang suka wisata edu religi, kamu bisa mengunjungi Istana Maimun. Lokasinya tidak jauh dari pusat kota Medan, hanya sekitar 13 menitan.

Istana Maimun adalah istana yang dibangun pada masa Kesultanan Deli, sekitar tahun 1888-1891. Pembangunanya dilakukan atas perintah Sultan Makmun Al-Rasyid Perkasa Alamsyah.

Dalam jurnal tahun 2023 berjudul Strategi Peningkatan Pelayanan Istana Maimun sebagai Warisan Budaya Melayu oleh Muhammad Rizki Lubis, pembangunan Istana Maimun ini didesain oleh arsitek Capt. Theodoor Van Erp, seorang tentara Kerajaan Belanda.

Arsitekturnya percampuran antara budaya Islam, tradisional Melayu, dan Eropa. Di bagian depan, atap, lengkungan (arcade), ornamen gedung mengingatkan pada seni budaya Islam Timur Tengah dan India, sedangkan pada bagian pintu dan jendela dirancang dengan gaya bangunan Spanyol.

Dulunya, Istana Maimun adi pusat pemerintahan dan tempat tinggal Sultan. Sejak tahun 2003 hingga sekarang, Istana ini telah beralih fungsi menjadi obyek wisata sekaligus hunian bagi keluarga ahli waris.

  • Lokasi: Jalan Brigadir Jenderal Katamso ยท Aur, Medan Maimun, Kota Medan.
  • Jam buka: Setiap Hari mulai dari jam 08.00-17.00 WIB
  • Harga tiket masuk: Rp 5.000 untuk anak-anak dan Rp 10.000 untuk dewasa.

Itu tadi beberapa rekomendasi wisata Medan dekat pusat kota yang wajib dikunjungi. Jadi, traveler tak perlu bingung lagi mencari tempat untuk liburan tanpa perlu jauh-jauh dari pusat kota.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Yuk, Liburan Akhir Tahun Bareng Keluarga di Mikie Funland!



Karo

Akhir tahun adalah momen yang ditunggu-tunggu untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Sudahkah kamu mempersiapkan destinasi wisata seru, lengkap, dan ramah di kantong? Kalau belum, Mikie Funland di Berastagi, Sumatera Utara, bisa jadi pilihan tepat untuk liburan kali ini!

Mikie Funland adalah taman hiburan outdoor terbesar dan pertama di Sumatera Utara. Dengan lebih dari 35 wahana menarik, Mikie Funland menawarkan pengalaman seru untuk semua kalangan, baik dewasa maupun anak-anak.

Berada di kawasan sejuk Berastagi, taman hiburan ini jadi destinasi favorit wisatawan yang ingin menikmati udara segar sambil bermain.


Bagi kamu yang suka tantangan, ada berbagai wahana ekstrem yang wajib dicoba. Tapi, kalau liburan bersama anak-anak, Mikie Funland juga menyediakan wahana ramah anak seperti Bumper Bee, The Breeze, Happy Ocean, Wild Ride, dan masih banyak lagi.

Tak hanya itu, ada juga hiburan spesial seperti Raptor Show dan kesempatan untuk berfoto bersama maskot lucu Mikie Funland!

Lokasi dan Cara Menuju Mikie Funland

Mikie Funland berlokasi di Jalan Jamin Ginting, Sempajaya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, sekitar 60 kilometer dari Kota Medan. Perjalanan ke sini memakan waktu sekitar 2 hingga 3 jam, tergantung kondisi lalu lintas. Selama perjalanan, kamu bisa menikmati panorama indah dan udara sejuk khas Berastagi.

Jam Operasional Mikie Funland

Taman hiburan ini beroperasi setiap Sabtu dan Minggu, mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB. Namun, jangan khawatir! Saat hari libur nasional, Mikie Funland tetap buka untuk menyambut para pengunjung. Jadi, pastikan kamu datang tepat waktu dan menikmati semua wahana serunya!

Beli Tiket Mikie Funland di detikevent.com!

Agar liburan makin lancar, pastikan kamu sudah menyiapkan tiket masuk Mikie Funland sebelumnya. Tiket tersedia secara online melalui detikevent.com.

(ddn/ddn)



Sumber : travel.detik.com

Penampakan Air Terjun Keramat dari Samosir



Samosir

Liburan akhir tahun ke Samosir tak lengkap jika tidak mengunjungi Sampuran Na Pitu, air terjun yang dianggap keramat oleh warga setempat.

Air Terjun Sampuran Na Pitu ini dianggap sebagai objek wisata spiritual yang juga dijadikan sebagai tempat ritual oleh warga Samosir.

Dilansir dari website Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, air terjun merupakan bagian dari magma yang terangkat ketika Samosir masih sejajar Danau Toba pada proses letusan super volcano.


Namun lambat laun, tebing mulai terbentuk dan jadilah air terjun Sampuran Na Pitu. Sesuai dengan namanya, air terjun Sampuran Na Pitu artinya air yang memiliki tujuh tingkatan.

Dalam setiap tingkatan, air turun bak air hujan. Masyarakat setempat percaya, air terjun ini dipercaya keramat. Air terjun ini dipercaya milik Siboru Langgatan.

“Peziarah yang sering meramaikan tempat ini, biasanya meminta berkah atau ingin menyembuhkan penyakit yang disebabkan dari nonmedis,” tulis akun website BDODT.

Tim detikSumut pun mendatangi langsung Air Terjun Sampuran Na Pitu di Kabupaten Samosir, Minggu (16/12) lalu. Percikan air terjun yang deras memang membuat suasana menjadi sejuk.

Di bawah air terjun Sampuran Na Pitu, ada bak keramik dengan gayung dan terdapat beberapa mangkuk keramik yang sudah disemen.

Sementara itu, tak jauh titik air terjun terdapat pondok dengan arsitektur berbentuk singgasana kerajaan berwarna emas.

Panorama Air Terjun Na Pitu ternyata memiliki magnet menarik para pengunjung untuk dapat menikmati suasana di sekitar air terjun.

“Sejuk tempatnya ya, kita bisa lihat air terjun tapi di pinggir jalan. Terus tempatnya juga sepertinya religius ya kayak ada tempat ritualnya,” ungkap pengunjung asal Jakarta bernama Dinda.

Air Terjun Sampuran Na Pitu di Samosir ini dapat ditempuh dengan jarak sekitar 111 km atau selama 5 jam perjalanan dari Kota Medan.

——

Artikel ini telah naik di detikSumut.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Dulu Perumahan Elite Karyawan Bengkel Kereta, Kini Sepi dan Mencekam



Medan

Dahulu, tempat ini adalah perumahan elite milik karyawan bengkel kereta zaman Belanda di Medan. Namun kini, kondisinya sangat sepi dan mencekam.

Sepi dan mencekam adalah kesan pertama yang terlintas saat menapaki kaki di Jalan Bundaran, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan.

Padahal saat itu matahari baru sedikit condong ke arah Barat. Sejumlah rumah besar berlantai 2 tegak berdiri di areal Jalan Bundar tersebut. Rumah-rumah bernuansa kolonial Belanda itu terlihat kusam dan tidak terawat.


Ada juga rumah yang sudah hancur, tinggal dindingnya saja. Kondisi jalan yang tidak diaspal dan becek, ternyata sudah tidak bisa dilalui kendaraan lagi karena tertutup semak belukar.

Sesuai namanya, Jalan Bundar berbentuk bundar. Jika ingin menyusuri semua sisi, kita harus masuk dari Jalan Pertahanan dan dari Jalan Bengkel/Jalan Lampu.

Kondisi rumah mewah di masanya itu sudah seperti tidak terurus. Di sekitar rumah yang tidak habis dihitung dengan jari itu terlihat banyak tumbuh rumput maupun pohon yang menambah kesan horor.

Selain itu, terdapat juga rumah-rumah yang berukuran kecil yang dari kondisinya juga sudah berumur. Rumah-rumah kecil itu seperti komplek perumahan yang tersusun seperti satu blok.

Perumahan Elit Bengkel Kereta Api Kolonial Belanda di Medan (Nizar Aldi/detikcom)Perumahan Elit Bengkel Kereta Api Kolonial Belanda di Medan (Nizar Aldi/detikcom)

Dari rumah yang ada, PT KAI terlihat memiliki satu bangunan di lokasi itu yang diberi Mes Bundar. Mes itu berada di antara Jalan Bundar dengan Jalan Bengkel dan dirawat dengan baik.

Di sekitar lokasi, terdapat menara air yang cukup besar. Konon menara air tersebut digunakan sebagai penampungan air bagi perumahan karyawan bengkel kereta api di masa lalu dan saat ini sudah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Menurut warga sekitar, Yusuf (63), rumah-rumah di sana sudah lapuk dan kemudian ambruk. Yusuf sendiri telah tinggal selama 40 tahun di salah satu pintu masuk ke Jalan Bundar.

“Iya hancur, lapuk tumbang,” kata Yusuf.

Banyak rumah di lokasi itu sudah tidak ditempati lagi. Yusuf tidak tahu pasti berapa jumlah rumah peninggalan kolonial Belanda di areal itu.

“Kera (hitung) aja, yang besar-besar itu, di depan ada, di sana ada,” ucapnya.

Penjelasan Sejarawan

Sejarawan Universitas Sumatera Utara (USU) M Azis Rizky Lubis mengatakan jika keberadaan perumahan elit itu awalnya diperuntukkan bagi karyawan bengkel kereta api yang ada di sekitar lokasi pada zaman kolonial Belanda.

Namun, pembangunannya tidak bersamaan dengan perusahaan kereta Deli Spoorweg Matschappij terbentuk di tahun 1886.

“Jadi memang keberadaan komplek perumahan itu tidak terlepas dari pembangunan kereta api di Kota Medan, tetapi bukan berarti ketika saat Deli Maatschappij kemudian membentuk anak perusahaan namanya Deli Spoorweg Matschappij itu (perumahan) langsung di bangun,” kata M Azis Rizky Lubis.

Rel kereta api yang menghubungkan Medan dengan Labuhan sendiri dibangun 1886. Namun komplek perumahan di Jalan Bundar baru dibangun pada 1919 saat pembentukan werkplaats atau bengkel kereta api di sekitar lokasi.

“Ketika pembangunan jalan kereta api pertama dari Medan ke Labuhan, itu pun belum ada lokasi, itu dia dibangun seiring dengan pembentukan bengkel kereta api di tahun 1919 atau dalam bahasa Belanda itu werkplaats,” ucapnya.

Bengkel kereta api tersebut hingga saat ini masih beroperasi dan diberi nama Balai Yasa KAI Pulubrayan. Keberhasilan komplek perumahan bengkel itu disebut juga diperuntukkan bagi sekolah yang ingin mengunjungi bengkel kereta api di lokasi di masa lampau.

Perumahan Elit Bengkel Kereta Api Kolonial Belanda di Medan (Nizar Aldi/detikcom)Perumahan Elit Bengkel Kereta Api Kolonial Belanda di Medan (Nizar Aldi/detikcom)

“Sehingga perumahan itu dibangun untuk karyawan-karyawan termasuk juga mess bagi sekolah perkeretaapian yang mau berkunjung ke situ,” ujarnya.

Di sekitar komplek perumahan bagi karyawan bengkel kereta api, ada juga beberapa komplek elit bagi orang Eropa. Sebab daerah itu disebut berdekatan dengan perkebunan Helvetia.

“Di sekeliling itu juga ada komplek-komplek perumahan lain yang pada umumnya didiami oleh orang Eropa, sehingga dapat dikatakan jugalah Brayan itu termasuk kawasan yang cukup elit, karena tidak jauh dari situ kan ada perkebunan Helvetia,” ujarnya.

Saat Jepang menduduki Indonesia, orang Eropa menjadi areal perumahan itu sebagai camp mengungsi. Alasannya selain karena daerah perumahan orang Eropa, lokasi itu juga dengan pelabuhan di Belawan.

“Kenapa mereka memilih basecamp-nya di situ karena di situ memang salah satu populasi orang Eropa selain yang di Polonia, karena aksesnya juga lebih dekat ke Belawan,” tuturnya.

Di awal pembangunan rel kereta api Medan-Labuhan tahun 1886, belum ada stasiun di Pulo Brayan. Saat itu masih ada semacam halte bukan stasiun seperti saat ini.

——-

Artikel ini telah naik di detikSumut.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Bekas Perumahan Elit Karyawan Bengkel Kereta di Medan, Kini Sepi Mencekam


Medan

Masa penjajahan Belanda meninggalkan banyak jejak di seluruh wilayah Indonesia. Salah satunya bekas perumahan elit karyawan bengkel kereta api di Jalan Bundar, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatra Utara.

Pantauan detikcom melalui google maps, kawasan tersebut ditandai sebagai Deli Spoorweg Maatschappij (DSM) Wooncomplex. Di kawasan yang memang berbentuk bundar tersebut, ada beberapa rumah yang dulunya mungkin terlihat mewah dan megah.

Bekas perumahan elit karyawan bengkel kereta zaman Belanda.Bekas perumahan elit karyawan bengkel kereta zaman Belanda (google maps)

Sayang, rumah bergaya Eropa tersebut kini terlihat tidak layak ditempati. Beberapa bagian rumah sudah rusak dan runtuh meski dinding masih tegak berdiri. Pondasi rumah juga kuat, walau jendela dan pintu banyak hilang


Jalan sekitar rumah ditumbuhi semak belukar dan pepohonan rimbun, dengan lingkungan sekitar yang sangat sepi. Jika hujan, jalanan besar kemungkinan becek dan berlumpur. Jalanan di pinggir kawasan tersebut sebetulnya pernah diaspal, namun sudah rusak dan banyak bolong.

Sepanjang penelusuran detikcom, tidak ditemukan cukup lampu yang bisa memberi cukup penerangan. Bisa dipastikan, bekas komplek perumahan mewah tersebut sangat gelap dan sepi pada malam hari. Suasana sekitar mencekam karena memang tidak ada yang tinggal di rumah tersebut.

Sejarah Rumah Mewah Karyawan Bengkel Kereta

Perumahan Elit Bengkel Kereta Api Kolonial Belanda di Medan (Nizar Aldi/detikcom)Bekas perumahan elit kayawan bengkel kereta api zaman Belanda di Medan (Nizar Aldi/detikcom)

Menurut ahli sejarah M Azis Rizky Lubis dari Universitas Sumatera Utara (USU), komplek rumah mewah di Jalan Bundar itu dibangun tahun 1919. Komplek dibangun saat pembentukan werkplaats atau bengkel kereta api di sekitar lokasi.

Perumahan elit dibangun untuk karyawan bengkel kereta sehingga bisa bekerja dengan baik. Tempat tinggal dan lokasi kerja tidak berjarak terlalu jauh. Komplek rumah tidak dibangun bersamaan dengan pembentukan perusahaan kereta Deli Spoorweg Matschappij tahun 1886.

“Perumahan dibangun untuk karyawan bengkel kereta api termasuk juga mess bagi sekolah perkeretaapian yang mau berkunjung,” ujar Azis dikutip dari detikSumut.

Di sekitar perumahan karyawan bengkel kereta, ada juga komplek elit bagi orang Eropa. Pembangunan dua komplek ini berdekatan dengan perkebunan Helvetia. Menurut Aziz, pembangunan komplek mewah ini menjadikan wilayah Pulo Brayan kawasan elit.

Ketika Jepang masuk Indonesia, perumahan ini menjadi area pengungsian orang-orang Eropa. Hal ini disebabkan area komplek dekat dengan Pelabuhan Belawan, yang diharapkan dapat memudahkan mobilisasi orang Eropa.

Riwayat Deli Spoorweg Maatschappij (DSM)

DSM adalah perusahaan kereta api swasta yang berdiri tahun 1883. Pusat kegiatan perusahaan ini adalah Sumatra bagian timur dengan fokus utama mengangkut hasil bumi yang akan diekspor. Misal tembakau dari daerah dataran tinggi.

Dikutip dari paper Pengambilalihan N.V. Deli Spoorweg Maatschappij di Sumatra Utara 1857-1963 oleh Ibnu Murti Hariyadi, DSM diambil alih pada tahun 1957-1963. Perusahaan kemudian mengalami nasionalisasi dan bergabung dalam PT KAI.

(row/ddn)



Sumber : travel.detik.com