Tag Archives: kotoran

Langkah-langkah Pasang Karpet Sendiri, Anti Geser!


Jakarta

Karpet menjadi salah satu yang dibutuhkan untuk kehangatan di dalam rumah. Karpet juga memberikan kenyamanan untuk penghuni rumah, terlebih saat keluarga sedang berkumpul. Berbeda dengan penutup lantai lain, karpet juga berfungsi sebagai kedap suara.

Pemasangan karpet ternyata tidak bisa asal. Saat kamu membeli karpet, biasanya sudah satu paket dengan pemasangan yang sudah termasuk dalam biaya total, tetapi apabila kamu ingin memasang sendiri itu juga merupakan salah satu cara yang tepat.

Melansir The Spruce, Kamis (12/09/2024), berikut ini merupakan langkah-langkah untuk kamu memasang karpet sendiri.


1. Bersihkan Lantai

Membersihkan lantai sebelum memasang karpet sangat penting dilakukan. Kotoran bisa saja akan mengikis bagian bawah karpet dan menjadi penyebab utama timbulnya jamur pada karpet.

Dengan membiarkan kotoran saat pemasangan karpet, membuat jamur lebih cepat berkembang karena adanya kelembapan dan kotoran. Dengan membersihkan kotoran dapat mencegah karpet kamu rusak dengan cepat.

2. Pasang Strip Paku Karpet

Paku karpet adalah potongan kayu dengan paku dan mengarah ke atas. Paku dipasang pada lantai dasar di sekeliling ruangan untuk mengikat tepi karpet.

Pulled Back Carpet and Padding In Room of House.Strip paku atau tack strips merupakan benda yang terpasang di dinding. Bagian bawah karpet disebut padding atau bantalan.Foto: Getty Images/Feverpitched

Hal ini membuat karpet tetap tertahan pada tempatnya, menjaga tepinya tetap rendah, dan menjaga karpet tetap kencang untuk menghindari kerutan. Strip perekat bisa dipasangkan pada semua jenis substrat, baik lantai kayu maupun beton.

3. Sisakan Celah Antara Strip Paku dan Dinding

Pasang strip perekat karpet dengan jarak 1/4 inci antara strip dan dinding, jangan pasang strip perekat pada dinding rumah.

Ruang tambahan digunakan untuk menyelipkan tepi karpet di atas strip. Celah harus lebih kecil dari ketebalan karpet, sehingga bagian yang terselipkan tetap terjepit dengan erat di tempatnya.

4. Pasangkan Bantalan di Antara Strip Paku

Pastikan bantalan karpet berada di dalam perimeter bagian dalam yang dibentuk oleh strip perekat karpet. Bantalan harus menyentuh tepi bagian dalam strip perekat tetapi tidak boleh tumpang tindih dengan strip karena akan terjadi gumpalan.

Jika mengalami kesulitan agar karpet tetap menempel pada strip perekat, mungkin ada bantalan atau halangan yang mengganjal.

Gunakan bantalan yang berkualitas tinggi. Karpet berkualitas rendah akan berfungsi lebih baik jika bantalan di bawahnya berkualitas tinggi. Kepadatan merupakan salah satu cara untuk menilai kualitas bantalan karpet.

5. Sewa Alat Pemasangan Karpet

Untuk pemasangan yang kuat dan benar, dibutuhkan sejumlah peralatan profesional. Biasanya kamu memerlukan setrika jahitan, alat peregang listrik, dan penendang lutut.

6. Gunakan Peregang Karpet dan Penendang Lutut

Knee kickerKnee kicker atau penendang lutut. Foto: Getty Images/iStockphoto/BanksPhotos

Alat ini akan memberikan tampilan yang rata dan kencang pada karpet yang akan bertahan bertahun-tahun. Penggunaan knee kicker juga bisa membantumu memasang karpet hingga ke sudut ruangan dan terpasang di strip paku atau tack strips.

Itulah beberapa tips pasang karpet yang tidak mudah bergeser.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

5 Langkah Merawat Lantai Kayu agar Tahan Lama


Jakarta

Memutuskan untuk menggunakan lantai kayu di rumah, merupakan keputusan besar yang kamu ambil. Pembersihan rutin jadi hal wajib untuk merawat lantai kayu agar tetap dalam kondisi prima.

Lantai kayu cenderung cepat dalam menyerap debu, kotoran kecil, dan pasir. Hal ini membuat lantai menjadi tergores, sehingga menimbulkan kerusakan pada lantai kayu.

Melansir Architectural Digest, Selasa (17/09/2024), berikut ini merupakan cara yang tepat membersihkan lantai kayu agar tetap kokoh dan bertahan lama.


1. Sapu Lantai Kayu Setiap Hari

Langkah pertama dan terpenting untuk membersihkan lantai kayu adalah dengan menyapu secara rutin. Kotoran dan debu yang menumpuk akan membuat lantai kayu tidak mengkilap. Dengan menjaga lantai dari serpihan merupakan kunci agar lantai kayu tetap awet.

Jika serpihan dibiarkan dan terinjak oleh kamu, hal itu akan merusak dan menggores permukaan lantai kayu.

2. Vakum Secara Teratur

Selain menyapu, kamu juga harus melakukan menyedot debu secara teratur. Hal ini akan membantu menyedot partikel halus yang mungkin terlewatkan oleh sapuan, dan daya hisap kuat penyedot debu sangat berguna untuk menyedot debu di celah-celah kecil.

3. Mengepel Lantai Kayu

Mengepel lantai kayu harus sangat hati-hati dan tanpa air berlebih. Jangan biarkan air menggenang di lantai kayu, karena hal itu akan membuat lantai kayu menjadi lembap dan menimbulkan rayap yang akan merusak lantai kayu kamu.

Untuk mencegah terlalu banyak air, pilih pel microfiber daripada pel katun, karena pel microfiber membutuhkan lebih sedikit air dan tidak akan membuat pel menjadi basah kuyup.

4. Perbaiki Goresan di Lantai Kayu

Bulu penyedot debu, kotoran, dan bahkan bulu hewan peliharaan dapat menyebabkan goresan. Terjadinya goresan dan lecet akan merusak lantai kayu, bahkan dengan jenis kayu terbaik pun.

Jika ingin memperbaiki goresan, cukup gunakan spidol noda atau dengan batang lilin yang berfungsi untuk penyok yang lebih dalam.

Bila kerusakan serius, pilih pewarna yang sesuai dengan warna lantai kayu, kemudian poles lecet dengan mengamplas area yang rusak menggunakan amplas halus. Pastikan untuk menggunakan lapisan akhir yang sama.

5. Rawat Lantai Kayu

Mengetahui cara membersihkan lantai kayu bukanlah satu-satunya hal yang perlu dipertimbangkan dalam hal lantai kayu yang bersih. Lingkungan di sekitar lantai juga merupakan komponen penting dalam perawatan dan ketahanannya.

Kayu bereaksi secara drastis terhadap suhu dan kelembapan, jadi penting untuk memahami elemen-elemen ini. Garis pertahanan terbaik adalah dengan memperhatikan tanda-tanda bahaya.

Jika terdapat terlalu banyak kelembapan di bawah kayu, kayu akan melengkung. Hilangkan sumber air, terutama genangan air untuk menghentikan hal ini terjadi. Kondisi yang terlalu kering menyebabkan celah, retakan, dan terbelah.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Jarang Orang Tahu, Ternyata Lubang Kecil Wastafel Punya Peran Penting


Jakarta

Wastafel menjadi bagian penting yang banyak kamu temukan di restoran maupun di rumah. Wastafel digunakan untuk mencuci tangan yang biasanya terdapat di luar kamar mandi atau tempat mencuci piring.

Saat kamu menggunakan wastafel, biasanya kamu tidak akan memperhatikan lubang kecil yang berada tepat di bawah keran di dinding wastafel. Lubang kecil itu biasa disebut dengan lubang luapan.

Lubang kecil pada wastafel memiliki fungsi penting. Bila keran air dibiarkan terbuka dan pembuangan tertutup, lubang tersebut akan menyalurkan air ke dalam lubang kecil dan tidak akan mengucurkan air keluar dari wastafel ke lantai.


Untuk memastikan luapan wastafel dapat berfungsi, wastafel harus tetap bersih dan bebas dari kotoran. Kotoran yang menumpuk di dekat dasar saluran luapan, membuat aliran air dan udara terhambat.

Melansir The Spruce, Jumat (20/09/2024), berikut ini beberapa cara membersihkan lubang luapan pada Wastafel.

Pembersih Pipa atau Sikat Pembersih Wastafel

Masukkan pembersih pipa atau sikat pembersih wastafel ke dalam lubang luapan wastafel, putar, dan dorong sikat ke dalam dan ke luar untuk membersihkan kotoran.

Lakukan hal ini secara perlahan, gunakan corong fleksibel tahan panas untuk menuangkan air panas atau air mendidih ke dalam lubang untuk membuangnya. Hal ini bisa jadi berantakan dan kamu mungkin perlu membersihkan ulang wastafel.

Tali Pengikat

Tali pengikat panjang berfungsi sangat baik karena dapat ditekuk di sekitar lengkungan wastafel tetapi cukup kaku untuk mengeluarkan endapan. Masukkan ujung tali pengikat yang runcing ke dalam lubang luapan dan masukan sejauh mungkin dengan perlahan.Gerakkan tali pengikat ke atas dan ke bawah serta ke samping untuk melonggarkan dan mendorong keluar sumbatan.

Selang Karet

Isi wastafel dengan air sedikit lebih tinggi dari lubang luapan. Biarkan sebagian air mengalir ke bawah luapan. Biarkan sebagian air mengalir ke bawah luapan. Letakkan salah satu ujung selang karet pada lubang luapan.

Tiupkan beberapa kali udara melalui selang lagi. Udara harus berhembus dengan bebas, tanpa hambatan dan ulangi sesuai kebutuhan.

Pembersih Cair

Buat campuran pemutih klorin dan air biasa dengan perbandingan 50/50, lalu tuangkan campuran tersebut ke dalam lubang luapan menggunakan wadah dengan corong tuang. Diamkan campuran selama 10 menit, lalu bilas luapan dengan air biasa.

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Pengering Mesin Cuci Tidak Berputar? Ini 7 Kemungkinan Penyebabnya


Jakarta

Mesin cuci merupakan salah satu peralatan rumah tangga yang sangat membantu meringankan pekerjaan mencuci pakaian. Namun, seperti peralatan lainnya, mesin cuci juga bisa mengalami masalah.

Salah satu masalah umum yang dialami adalah pengering mesin yang tidak berputar. Kondisi ini tentu bisa mengganggu proses mencuci, sebab pakaian yang tidak dikeringkan dengan baik akan memakan waktu lama untuk di jemur. Mungkin beberapa penyebab pengering mesin cuci tidak berputar adalah berikut ini.

Penyebab Pengering Mesin Cuci Tidak Berputar

Umumya, pengering mesin cuci yang tidak berputar disebabkan karena masalah kecil yang bisa diatasi sendiri. Mengutip laman Mr Appliance dan Asurion, berikut beberapa kemungkinan penyebabnya.


1. Ada Benda Kecil Terselip

Mengosongkan kantong pakaian sebelum mencuci terkadang terlupakan. Sehingga, barang kecil seperti koin atau kartu kredit bisa masuk ke tabung pengering dan menyebabkannya berhenti berputar. Bisa jadi juga ada pakaian yang berukuran kecil seperti kaus kaki yang terselip di bagian luar tabung.

Coba periksa ruang antara tabung pengering dan wadahnya. Pastikan tidak ada benda yang terselip.

2. Kait Pintu Pengering Rusak

Penyebab selanjutnya adalah kait pintu rusak. Kondisi ini bisa membuat mesin cuci tidak bisa mendeteksi bahwa pintunya tertutup dan elemen pemanas dan tabung tidak bekerja.

Apakah pintu pengering suka terbuka tiba-tiba aau tidak bisa menutup sepenuhnya? Jika iya berarti kemungkinan kait pintunya rusak.

3. Bagian dalam Pengering Kotor

Serabut atau kotoran lainnya bisa masuk ke tabung pengering. Tanda-tandanya adalah bau apek atau terbakar karena pengering tidak berfungsi dengan baik. Ketika kotoran menumpuk, mesin bisa berhenti fungsi secara normal.

Periksa tabung pengering dan keluarkan kotoran. Jika tabung pengering bersih, maka mesin akan berfungsi kembali,

4. Sabuk Penggerak Terputus

Penyebab lain dari mesin pengering yang tidak berputar adalah sabun penggerak yang rusak. Fungsi dari sabuk penggerak adalah memutar tabung pengering. Jika sabuk putus, maka pengering tidak bisa berputar.

Coba putar drum secara manual. Jika ada sedikit atau tidak adanya hambatan saat memutarnya, mungkin sabuk penggerak tidak berfungsi.

5. Bantalan Drum Sudah Aus

Bantalan drum adalah bagian yang menyangga bagian belakang drum. Saat sabuk pengering dilepas, coba putar drum manual dengan tangan. Jika drum macet atau berderit, kemungkinan bantalan rusak atau aus dan membebani motor. Jadi, sudah saatnya kamu mengganti bantalan tersebut.

6. Motor Penggerak Pengering Rusak

Motor yang rusak tidak memungkinkan drum pengering berputar. Jika motor rusak akan terdengar suara geraman atau dengungan saat menyalakan cucian. Motor juga bisa mati total di tengah pencucian.

7. Rol Drum Aus

Rol drum adalah roda kecil yang menahan drum ditempatnya saat berputar. Jika drum tersangkut atau tidak bisa berputar bebas, mungkin rol sudah aus. Coba buka pengering dan lihat dinding belakangnya. Jika ada celah antara drum dan dinding, mungkin kamu perlu memasang rol drum yang baru.

Itulah beberapa penyebab tidak berputarnya pengering mesin cuci. Pastikan juga kamu sudah memastikan kabel listrik mesin cuci mendapat aliran listrik dengan baik ya.

(elk/row)



Sumber : www.detik.com

5 Kesalahan yang Biasa Dilakukan Saat Membersihkan Karpet


Jakarta

Penggunaan karpet bisa menambah kehangatan dan kenyamanan di setiap rumah. Akan tetapi, penggunaan karpet dapat mengumpulkan kotoran dan noda seiring berjalannya waktu.

Membersihkan karpet secara asal akan merusak karpet dalam waktu cepat. Secara tidak sengaja mungkin kamu sering melakukan kesalahan dalam membersihkan karpet.

Melansir angi.com, Jumat (4/10/2024), berikut kesalahan umum dalam membersihkan karpet sehingga menyebabkan kerusakan pada karpet.


Tidak Membersihkan Karpet Berdasarkan Jenis

Karpet terbagi menjadi dua kategori, yaitu serat sintetis dan serat alami. Penting bagi kamu untuk mengidentifikasi jenis karpet yang kamu miliki, hal itu akan menentukan produk pembersih mana yang cocok untuk karpet kamu.

Sebelum menggunakan produk pembersih, baca labelnya dan lihat apakah produk tersebut aman untuk bahan karpet kamu.

Tidak Segera Membersihkan Noda

Aturan praktis yang baik adalah semakin cepat kamu membersihkan noda, semakin sedikit waktu yang dimilikinya untuk meresap ke dalam karpet kamu. Namun, ada beberapa noda yang mungkin sulit untuk segera diatasi.

Noda cair seperti kopi dapat meresap hingga ke bantalan karpet. Cobalah untuk menyerap sebanyak mungkin cairan dari karpet terlebih dahulu sebelum menggunakan pembersih apapun.

Menggosok Noda

Sering kali dalam membersihkan karpet kamu selalu menggosokan noda di karpet. Hal itu tidak disarankan karena dapat merusak serat karpet dan membuat berjumbai. Cara ini juga dapat mendorong noda semakin dalam ke dasar karpet.

Cobalah untuk segera mengoleskan larutan pembersih pilihan kamu langsung ke area yang terkena noda. Setelah mengoleskannya, tepuk-tepuk noda dengan handuk atau kain lap. Metode ini akan membantu menyerap sisa cairan ke dalam handuk.

Tidak Menyedot Debu Secara Teratur

Menyedot debu secara teratur tidak hanya menghilangkan kotoran, debu, dan bulu hewan peliharaan, tetapi juga membuat serat karpet menjadi lurus dan terasa lembut.

Menggunakan Produk Pembersih dengan Bahan Kimia Keras

Meskipun banyak produk pembersih yang bagus di pasaran, beberapa di antaranya menggunakan bahan kimia keras yang dapat menghasilkan asap beracun, seperti naftalena dan formaldehida.

Untuk menghindari penggunaan produk pembersih yang beresiko, pastikan kamu membaca daftar bahan-bahan dengan seksama sebelum membelinya.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Exhaust Fan Kamar Mandi Berisik Seperti Pesawat Jet? Ini Cara Mengatasinya


Jakarta

Terdapat suatu barang yang kehadirannya cukup penting bagi kamar mandi kamu, tanpa adanya benda ini mungkin sirkulasi udara pada kamar mandi akan tidak maksimal. Exhaust fan yang sudah berdebu dan kotor tidak dapat berfungsi secara maksimal.

Lalu, pada akhirnya akan mengeluarkan suara yang sangat bising seperti halnya pesawat jet yang sedang lepas landas. Kalau seperti, apa yang harus dilakukan? Simak informasinya berikut ini.

Bersihkan Debu

Melansir Real Simple, pada Senin (21/10/2024), membersihkan debu bisa menjadi salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah exhaust fan yang berisik. Sebelum membersihkannya, kamu harus memastikan arus listrik pada saklar kipas angin sudah dimatikan.


Jika diperlukan, kamu bisa memakai tangga dan senter untuk membersihkan debu, gunakan pula alat penyedot debu, serta kemoceng guna membersihkan debu yang menempel pada bagian luar kipas. Cara ini dapat mencegah debu berjatuhan ke lantai ketika kamu melepas penutupnya.

Lepaskan Penutup

Pada umumnya penutup kipas dapat dilepas dengan cara menariknya secara perlahan dari langit-langit atau dinding tergantung pada model dan jenis exhaust fan. Kamu mungkin memerlukan obeng atau dengan menekan kait di bagian samping kipas untuk melepas penutupnya.

Sesudah penutup dilepas, kamu akan melihat motor serta bilah pada kipas kamar mandi, sebagian besar kipas dicolokkan ke stopkontak, maka cabutlah kabel kipas sebelum kamu melakukan pembersihan pada kipas.

Bersihkan Penutup Ventilasi

Isi ember dengan air hangat dan tambahkan pembersih rumah tangga serbaguna, masukkan penutup ventilasi ke dalam ember dan biarkan hingga meresap guna menghilangkan debu dan kotoran yang menumpuk ketika kamu membersihkan bagian lain dari kipas.

Sehabis direndam, pakai kain mikrofiber untuk pembersihan menyeluruh pada penutup ventilasi dan bilas dengan air hangat. Taruh penutup di atas handuk penyerap dan diamkan sampai kering seluruhnya sebelum kamu memasangnya kembali.

Cuci Bilah Kipas dan Mesin

Bila memungkinkan, copot unit kipas dari casing, secara umum model kipas ini hanya dilengkapi beberapa ikatan saja. Basahkan kain mikrofiber menggunakan air dan seka debu dari setiap bilah dan motor, kamu bisa memakai penyedot debu yang menggunakan alat celah untuk menyedot debu atau kotoran kecil lainnya.

Jika kipas tidak bisa dilepaskan dari casing, pakailah kain yang lembap, penyedot debu, dan kemoceng untuk membersihkan debu secara menyeluruh. Bagaimanapun cara yang kamu terapkan, perlakukanlah dengan lembut agar bilah kipas tidak bengkok atau patah.

Bersihkan Sekitar Exhaust Fan

Pakailah alat penyedot debu atau kemoceng untuk membersihkan kotoran secara menyeluruh dari bagian rumah tersembunyi dan braket yang menahan kipas serta casingnya. Pastikan pembersihan pada sudut-sudut tempat debu dan serangga juga dibersihkan dengan detail guna mencegah serangga terperangkap di sela-sela tersebut.

Pasang Kembali

Selepas semua bersih, kering, dan bebas debu, pasang kipas kembali ke dalam casingnya dengan menyambungkan kembali pada braket. Langkah seterusnya, putar baling-baling kipas menggunakan jari kamu guna memastikan bilah kipas tidak mengenai bagian manapun dari komponen.

Bila perlu, colok kabel kipas ke stopkontak, setelah memastikan penutup benar-benar kering, lalu pasang kembali dan kencangkan dengan obeng.

Uji Coba Exhaust Fan

Coba nyalakan kembali pemutus arus dan saklar kipas, lalu uji kipas yang telah dibersihkan, jika kamu mendengar suara atau bunyi baru yang mengganggu, mungkin kamu perlu mengubah posisi kipas.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Jangan Simpan Ini di Kamar Tidur, Bikin Nggak Mood


Jakarta

Kamar tidur merupakan tempat untuk beristirahat dan bersantai. Maka dari itu, sebaiknya jangan simpan barang yang kurang mendukung suasana dan interior kamar kamu.

Terkadang kita bisa menyimpan barang-barang yang sebenarnya tidak kita butuhkan di dalam kamar. Daripada kamar kamu dipenuhi barang yang kurang nyaman atau jarang digunakan, akan lebih baik kalau disingkirkan.

Kira-kira barang apa saja yang sebaiknya disingkirkan dari kamar tidur ya? Berikut daftar susunan barang yang sangat mengganggu kedamaian dan ketenangan kamu.


1. Selimut dan Bantal Berusia Lebih dari Lima Tahun

Melansir Homify, pada Selasa (22/10/2024), ada sedikit perdebatan tentang jangka waktu seseorang harus mengganti selimut serta bantal. Sebagian orang ada yang menyarankan untuk membeli sprei baru setiap tahun, sedangkan sebagian lainnya sudah menggunakan sprei selama bertahun-tahun.

Sebagian besar ahli menyarankan titik tengahnya adalah selimut dan bantal yang usianya lebih dari lima tahun wajib diganti.

2. Buku Baca yang Tidak Pernah Dibaca

Sebagian dari kita membaca beberapa halaman sesaat sebelum tidur sebagai bentuk relaksasi. Namun, hal itu berubah ketika kamar tidur sudah dipenuhi dengan buku-buku lama yang sudah tidak dibaca lagi.

Hindari buku-buku yang sudah tidak terpakai dengan menyumbangkannya kepada orang-orang yang lebih membutuhkan. Hal ini agar bisa menciptakan suasana yang nyaman dan damai.

3. Kasur yang Tidak Nyaman

Tak semua dari kita memiliki perlengkapan tidur yang sama, beberapa sprei dan selimut membuat kita merasa seperti dirumah, dan yang lainnya tak tahu bagaimana terlalu kasar, terlalu halus, terlalu tipis, terlalu tebal.

Kamu perlu segera mengganti barang-barang yang nggak nyaman digunakan dengan yang lebih baik. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan kebahagiaan dan kepuasan tersendiri di kamar tidur.

4. Pakaian Lama yang Tak Terpakai

Sebagian besar dari kita memiliki lemari pakaian di kamar tidur dan terkadang lemari itu penuh dengan tumpukan pakaian yang sudah tidak terpakai. Hal ini bisa bikin kamar berantakan dan pikiran pun resah. Maka itulah sebabnya semua harus membersihkan dan menyingkirkan barang yang tidak diperlukan lagi.

5. Hewan Peliharaan

Walaupun kamu menyayangi anjing dan kucing, sebaiknya hewan peliharaan tidak tidur di satu kamar yang sama dengan kamu karena bulunya rontok dan sering kali membawa kotoran dari luar rumah ke tempat tidur. Ini bisa menimbulkan risiko penularan parasit dan bakteri patogen.

Semua demi kesehatan dan kebersihan hewan itu sendiri, hewan peliharaan harus ditaruh pada keranjangnya sendiri di waktu malam hari.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

5 Kesalahan yang Perlu Dihindari saat Membersihkan Dapur


Jakarta

Membersihkan dapur di rumah terkadang susah-susah gampang. Butuh ketelatenan mengingat banyaknya barang di ruangan tersebut. Belum lagi noda-noda bekas memasak seperti minyak, kecap, atau kerak nasi.

Kondisi dapur yang berantakan dapat menjadi sumber kuman dan bakteri. Apabila masuk ke dalam makanan akan memicu penyakit. Selain itu, dapur yang kotor juga berbahaya. Lantai yang licin karena air atau minyak bisa menyebabkan terpeleset.

Agar dapur selalu bersih, melansir Tom’s Guide, Selasa (22/10/2024), kamu perlu menghindari kesalahan-kesalahan dalam membersihkan dapur berikut ini.


1. Tidak Membersihkan Seluruh Peralatan Dapur

Seringkali saat kamu membersihkan dapur hanya sekedar pada area tertentu saja. Pada bagian peralatan, seperti kompor jarang kamu bersihkan secara rutin sehingga menimbulkan kotoran yang menumpuk.

Pastikan juga kamu membersihkan bagian dalam lemari es dan juga pada oven. Oven dan lemari es menjadi peralatan yang cepat kotor dan peralatan ini akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk membersihkannya.

2. Terlalu Banyak Air di Lantai Kayu

Bagi dapur kamu yang memakai lantai kayu di area dapur, kamu harus memperhatikan cara membersihkannya dengan benar. Pastikan tidak membiarkan air menggenang di permukaanya.

Air yang berlebih akan merusak lantai kayu, nantinya akan timbul lengkungan atau area yang busuk. Seiring waktu, tampilannya akan berubah daan biaya perbaikan cukup mahal. Hal ini terjadi karena kayu mengembang dan mengerut secara tidak merata karena lembap.

Air ini juga bisa berasal dari air pengepel lantai. Untuk menghindari kerusakan pada lantai kayu, pastikan kain pel tidak dalam keadaan air masih meneter. Memang sebaiknya, lantai kayu cukup dibersihkan dengan cara mengelapnya dengan kain pel lembap secara merata di permukaan dengan tekanan tambahan untuk membersihkan noda.

3. Tidak Membersihkan Bekas Gosong di Kompor

Salah satu noda yang paling sering ditemui di kompor adalah noda gosong dan bekas hangus. Noda ini muncul saat makanan tumpah atau terciprat dari peralatan masak dan permukaan kompor kaca akan terbakar saat bersentuhan.

Kamu tidak boleh mengabaikan noda yang ada, karena semakin lama dibiarkan maka akan semakin susah untuk dibersihkan. Namun, kamu perlu berhati-hati dalam membersihkannya karena bisa saja jadi permukaan kompornya yang rusak karena tergores. Lebih baik gunakan alat pengikis dan membersihkan kompor kaca secara teratur agar tidak ada noda yang menempel.

4. Membiarkan Saluran Pembuangan Tersumbat

Saluran air adalah salah satu komponen di rumah yang mudah bermasalah. Mulai dari saluran tersumbat, bocor, atau mengeluarkan bau. Jika sudah begitu, kamu harus mengatasinya secepat mungkin. Semakin kecil penyumbatan semakin mudah untuk dibersihkan. Kebanyakan sumbatan bisa dilarutkan dengan menggunakan cuka putih dan soda kue.

5. Gagal Membersihkan Tempat Sampah

Tempat sampah dapur kerap menjadi barang di dapur yang terakhir dibersihkan, namun jangan sampai dilewatkan. Kamu harus membuang sampah setiap hari agar tidak ada noda, kotoran, dan bakteri yang berkembang di dapur. Apalagi tempat sampah cepat bau apabila tidak langsung dibuang keluar.

Untuk membersihkan tempat sampah, kamu bisa menggunakan sabun cuci piring, lalu bilas dengan air atau kain basah. Kamu juga bisa menggunakan sikat untuk menjangkau celah-celah dan noda yang menempel.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Ternyata Ini Penyebab Banyak Kecoak di Kamar Mandi


Jakarta

Kecoak sering kali ditemukan di kamar mandi. Saat ingin buru-buru ke toilet, hama kecil berwarna hitam itu cukup membuat kesal lantaran kerap berlari menghampiri ketika diusir, bahkan bisa terbang dan hinggap di tubuh.

Keberadaan kecoak tidak disukai karena mengeluarkan bau apek, meninggalkan kotoran, serta membawa penyakit. Perkembangbiakkannya juga cepat sehingga jumlahnya dapat berlipat ganda jika sudah bersarang di kamar mandi.

Namun, kenapa ya di kamar mandi terdapat banyak kecoak?


Penyebab Banyak Kecoak di Kamar Mandi

Dilansir The Spruce, kecoak suka dengan area yang lembap. Dengan adanya air yang tertampung di bak, keran bocor, hingga saluran pembuangan, kamar mandi jadi tempat yang selalu lembap. Karenanya, hewan kecil itu umum ditemukan di kamar mandi.

Area kamar mandi yang sering kali gelap juga jadi lokasi favorit kecoak untuk berkembang biak. Hama itu tidak pilih-pilih makanan, sehingga mereka mungkin memakan buih sabun, sisa pasta gigi, hingga rontokan rambut.

Belum lagi terdapat retakan lantai di kamar mandi yang jadi tempat persembunyian sempurna bagi kecoak untuk bersarang.

Cara Membasmi Kecoak di Kamar Mandi

Mengutip Terminix, berikut cara membasmi kecoak di kamar mandi dan mencegahnya untuk kembali:

1. Rutin Bersihkan Kamar Mandi

Area yang kotor disenangi kecoak dan hama rumah lainnya. Hendaknya bersihkan kamar mandi secara berkala untuk menghilangkan sumber makanan potensial baginya. Sarang kecoak yang mungkin terlanjur ada juga dapat dibersihkan sehingga populasinya berkurang.

Usahakan agar kamar mandi selalu kering agar tidak mengundang hama itu kembali datang.

2. Rapikan Peralatan Mandi

Sabun, sikat gigi, dan odol yang berantakan bisa jadi tempat persembunyian kecoak. Apalagi jika terdapat tempat sampah di kamar mandi, hama kecil hitam itu senang berada di sela-selanya.

Rapikan peralatan mandi secara teratur serta buang barang yang tidak lagi digunakan serta sampah lainnya. Jika terdapat handuk dan baju kotor, segera cuci dan jangan biarkan berada di dalam kamar mandi.

3. Perbaiki Kebocoran Air

Keran air maupun pipa pembuangan yang bocor sebaiknya segera diperbaiki. Kebocoran air membuat kamar mandi terus-menerus menjadi lembap. Dengan memperbaikinya mencegah kecoak bersarang di kamar mandi.

4. Tutup Celah dan Retakan

Ukuran kecoak yang kecil memungkinkan masuk ke kamar mandi melalui celah kecil pada jendela, pintu, atau dinding. Tutup celah-celah tersebut untuk mencegah hama itu masuk.

Bila ubin kamar mandi retak, hendaknya juga diperbaiki agar kecoak tidak bersarang di sana.

5. Semprotkan Wewangian

Kecoak tidak menyukai sejumlah aroma wewangian menyengat seperti lemon dan minyak peppermint. Kedua bahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengusir kecoak dan mencegahnya kembali dengan membuat larutan pembasmi.

Caranya sangat mudah, cukup mencampurkan perasan lemon atau beberapa tetes minyak peppermint ke dalam botol semprot berisi air. Lalu semprotkan ke seluruh penjuru kamar mandi yang sering didatangi kecoak.

Nah, itu tadi penyebab banyak kecoak di kamar mandi dan cara membasminya. Jangan lupa rutin bersihkan kamar mandi untuk cegah hama kecil itu datang dan bersarang ya.

(azn/row)



Sumber : www.detik.com

6 Ciri Talang Air di Rumah Harus Segera Dibersihkan


Jakarta

Membersihkan talang air memang bukanlah hal yang mudah. Dengan posisinya yang berada di atas rumah, membutuhkan tenaga ekstra untuk membersihkannya.

Namun, apabila kamu menunda-nunda untuk membersihkan talang air, kotoran kecil ataupun dedaunan yang menumpuk akan mengakibatkan aliran air terhambat. Hal itu bisa juga menyebabkan penyumbatan serta kerusakan pada talang air.

Sebelum hal itu terjadi, melansir Better Homes & Gardens, Selasa (24/20/2024), berikut beberapa tanda talang air kamu harus segera dibersihkan.


1. Talang Air yang Meluap

Air yang meluap biasanya disebabkan oleh penyumbatan, seperti ranting atau tumpukan daun basah. Membersihkan talang air akan menghilangkan penyumbatan dan mencegah ari hujan meluap.

2. Noda Air dan Kerusakan

Kerusakan pada atap, dinding, halaman, dan pondasi dapat terjadi jika talang air terlalu penuh sehingga air tidak dapat mengalir dengan baik. Jika situasi ini tidak diatasi, maka kerusakan akibat air akan dapat menimbulkan masalah serius.

3. Talang Air yang Melengkung atau Menggantung

Kerusakan pada talang air dapat menjadi tanda bahwa talang air kamu perlu dibersihkan dan diperbaiki. Kotoran dalam sistem talang air dapat menumpuk hingga berat yang terkumpul menarik sistem talang air menjauh dari atap atau dinding luar.

4. Aktivitas Hama

Adanya aktivitas hama di talang air dapat mengindikasikan adanya sarang atau penumpukan bahan bersarang, seperti daun basah yang perlu disingkirkan.

5. Pertumbuhan Tanaman di Talang Air

Dengan munculnya tanaman di talang air memberikan tanda bahwa talang air perlu segera dibersihkan. Jika tidak, air tidak akan mengalir dengan lancar saat hujan sehingga menyebabkan air meluap dari talang di atasnya.

6. Penumpukan Kotoran hingga Terlihat

Terlihatnya kotoran yang berada di talang air merupakan tanda paling jelas bahwa talang air perlu dibersihkan. Rencanakan satu hari untuk membersihkan talang air sebelum terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Umumnya, waktu terbaik membersihkan talang air adalah saat musim panas atau awal musim hujan. Sebelum memutuskan untuk membersihkan talang air, periksa kondisinya. Jika sistem talang air rusak, bengkok, atau ada yang patah maka sebaiknya panggil profesional untuk memperbaikinya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com